26.3 C
Bogor
Sunday, May 10, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 900

‘Pasukan Katak’ Bersihkan Sungai Perbatasan Bekasi dan Kabupaten Bogor

0

Bogor Timur | Jurnal Bogor

Puluhan anggota ‘Pasukan Katak’ Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi membersihkan aliran sungai di sekitar Bendung Koja, Kelurahan/Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi yang jadi perbatasan Bekasi dengan Kabupaten Bogor.

Aliran sungai tersebut berasal dari Sungai Cikeas yang kembali dipenuhi sampah bambu. Sudah tak terhitung untuk kesekian kalinya kejadian itu berulang. Warga di empat perumahan yang dilintasi sungai tersebut selalu resah karena terancam banjir saat hujan deras mengguyur hulu sungai. 

Namun berkat kesigapan ‘Pasukan Katak’ yang dipimpin langsung oleh Kabid Pengendalian Pencemaran Lingkungan dan Penegakan Hukum DLH Bekasi, Helfiana Sudirman,  sampah-sampah bambu itu mulai  disingkirkan pada Kamis (26/5). Bertolak dari kejadian sebelumnya, penanganan sampah-sampah bambu tersebut bukan kerja sehari dan selesai. Namun berbilang berhari-hari.

Di awali ketika beberapa hari lalu hujan lebat mengguyur hulu sungai Cikeas yang berada di Gunung Geulis, Kabupaten Bogor. Curah hujan yang tinggi di hulu kala itu  menyebabkan Tinggi Muka Air (TMA)  di hilir sunggai meninggi. Akibatnya, sampah bambu yang berada di bibir sungai tercabut saat digerus air sungai yang meninggi dan mengalir deras dari hulu menuju hilir.     

“Saat ini sungai tersumbat sepanjang 100 meter, dengan perkiraan volume sampah mencapai 1.500 kubik atau sekitar 25 truk engkel,” jelas Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C), Puarman. 

Dari Kamis pagi, Puarman yang selalu hadir ketika Bendung Kodja tersumbat sampah bambu, menyatakan apresiasinya kepada jajaran DLH Kota Bekasi, khususnya Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan dan Penegakan Hukum DLH Bekasi.

“Walaupun hari libur mereka tetap menugaskan Pasukan Katak Orange DLH Kota Bekasi pimpinan Saudara Mansur untuk turun membersihkan sampah itu,” urai Puarman. 

Pembersihan sampah bambu di Bendung Kodja juga didukung sejumlah pihak. Di antaranya UPTD Kebersihan Jatiasih, Lurah Jatiasih Sakum, pengurus dan warga perumahan Mandosi Permai. 

“Kami berharap kejadian ini tidak terulang terus menerus. Pemerintah hendaknya memberikan perhatian lebih terhadap penanganan sampah bambu di sepanjang aliran sungai Cikeas,” ujar Puarman menyuarakan harapan warga.

** Nay Nur’ain

Tinjau Saluran Irigasi, Kedatangan Satpol PP ke PT BAP Dipertanyakan Warga

0

Ciawi | Jurnal Bogor

Kedatangan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor ke lokasi PT Balina Angung Perkasa (BAP) Rabu (25/5), dipertanyakan warga. Sebab, kedatangan instansi penegak peraturan daerah (Perda) Kabupaten Bogor itu, tidak ada pemberitahuan kepada warga.

Ketua RT 02 RW 07, Kampung Cibolang, Desa Telukpinang Kecamatan Ciawi, Nurpajri mengaku tidak mengetahui Satpol PP mendatangi lokasi proyek pembangunan perluasan PT BAP.

“Apalagi warga, saya juga tidak tahu kalau Satpol PP Kabupaten Bogor datang ke PT BAP,” akunya kepada wartawan saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kamis (26/5).

Nurpajri pun mempertanyakan kedatangan Satpol PP ke lokasi pembangunan PT BAP yang tidak ada pemberitahuan terlebih dulu, baik itu ke warga maupun pemerintahan desa.

“Biasanya kalau ada pemberitahuan ke pihak desa, pastinya informasi kedatangan Satpol PP itu sampai juga ke saya selaku pengurus wilayah,” ungkapnya.

Nurpajri menyayangkan dengan anggota Satpol PP yang sama sekali tidak memberitahukan warga dan desa saat mendatangi lokasi perusahaan ekspedisi pengangkut air minum di wilayahnya itu.

 “Kalau saja kami ikut mendampingi, pasti kami akan buka semua keluh kesah yang ada sekitar lingkungan perusahaan,” paparnya.

Meski begitu, Ketua RT 02 berharap, saat meninjau lokasi pembangunan, Satpol PP bisa melihat kondisi yang sebenarnya, mulai dari penutupan saluran irigasi, lahan warga yang rusak serta kerusakan lingkungan lainnya.

 “Harapan kami Satpol PP benar-benar menjalankan tugas dan fungsinya sebagai Penegak Perda. Bila di lokasi menemukan pelanggaran, tindak tegas sesuai fungsinya,” tegas Nurpajri.

Selain itu, Nurpajri menekankan kepada pihak PT BAP untuk tidak mempermainkan warga dengan hanya memberikan janji yang tidak pasti.

 “Janji mau ada penyelesaian dengan warga, sampai sekarang pertemuan kedua yang dijanjikan itu belum jelas,” ujarnya.

Nurpajri mengungkapkan, pihaknya bersama warga memberikan waktu kepada pihak perusahaan hingga Jumat (Besok, red) untuk menyelesaikan permasalahan yang belum selesai.

 “Jika Besok (hari ini,red) tidak juga dilakukan pertemuan kedua dan belum ada penyelesaian, maka kami dan warga sepakat akan melakukan tindakan tegas terhadap perusahaan,” imbuhnya.

Informasi didapat Jurnal Bogor, anggota Satpol PP Kabupaten Bogor Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum mendatangi PT BAP di Kampung Ranji, Desa Telukpinang dan meninjau ke lokasi penutupan saluran irigasi.

** Dede Suhendar

Lomba Siskamling, Pemdes Gunung Putri Siapkan Sepeda Motor

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Polsek Gunung Putri bekerja sama dengan Desa Gunung Putri mengadakan lomba Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) se-Desa Gunung Putri, yang akan dilaksanakan pada 11-13 Juni 2022.

Kepala Desa Gunung Putri, Daman Huri mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Polsek Gunung Putri mengadakan lomba ini agar poskamling lebih baik lagi untuk menjaga keamanan desa.

“Adapun kriteria dan penilaian yang akan menjadi bahan pertimbangan yaitu 1. Bangunan, 2. Kebersihan, 3. Kelengkapan sarana dan prasarana,” papar Damanhuri kepada Jurnal Bogor , Kamis (26/5).

Selain itu, kata dia, untuk penilaian harus ada foto presiden sampai penataan lingkungan. “Dari Foto presiden, wakil presiden, lambang negara., bendera merah-putih, kentongan ronda, sandi kentongan ronda (dibuat desa), nomor-nomor penting (dibuat desa), P3K, tongkat dan borgol, alat pemadam kebakaran (karung goni/APAR), jadwal ronda, absensi ronda, jam dinding, majalah dinding, dispenser dan perlengkapan nya, HT, peta pos ronda wilayah RW (acuan dari desa), tong sampah organik dan non organik, penataan lingkungan, Uang kas pos ronda, Inovasi pos ronda (diserahkan kepengurus lingkungan contoh perelek/jimpitan), buku laporan kejadian, data pengangguran angkatan kerja, dan data anak putus sekolah rapot terakhir,” jelas A Heri biasa disapa.

Hadiahnya cukup menarik, pemenang diberikan peralatan untuk poskamling dan sampai sepeda motor. “Hadiah penghargaannya yaitu, trophy, sepeda motor 2 unit, televisi 19 inc 2 unit, HT, jam dinding, piagam penghargaan, dan hadiah menarik lainnya,” ujarnya.

Terpisah , Kapolsek Gunung Putri, Kompol Bayu Tri Nugraha sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan lomba desa yang dibuat oleh Desa Gunung Putri. “Itu sangat bagus menurut saya, karena ini akan dapat meningkatkan keamanan untuk desa, dengan trophy dan hadiah yang sangat menarik, ini patut diapresiasi,” pungkas Bayu.

** Nay / Wisnu

Persiapan Piala Bupati, Kecamatan Dramaga Seleksi Pemain

0

Dramaga l Jurmal Bogor

Komite Olahraga Kecamatan (KOK) Dramaga menggelar seleksi pemain turnamen Piala Bupati U-19 2022 di Lapangan Tegal Loceng. 

Seleksi pemain ini dilakukan untuk mencari skuad  terbaik bagi kesebelasan Kecamatan Dramaga yang akan bermain dalam ajang Piala Bupati U-19, Juni 2022 mendatang.

Ofisial Tim  Kecamatan Dramaga, Madi mengatakan, para pemain yang bakal bertanding di turnamen Bupati Cup tersebut merupakan putra asli Kecamatan Dramaga. 

Sebab, pemain yang mengikuti seleksi perwakilan dari setiap desa yang ada di Kecamatan Dramaga. 

“Ada 32 pemain yang mengikuti seleksi. Dari 32 orang pemain, nantinya mengerucut menjadi 22 orang pemain yang bakal ikut bertanding di Bupati Cup,” ujarnya, baru baru ini.

Manajer Tim Kecamatan Dramaga, Rusdi Konyan mengaku optimis skuad yang dimiliki Kecamatan Dramaga bisa menembus ke babak semifinal hingga menjuari turnamen Bupati Cup U- 19. Setiap seminggu sekali para pemain yang bakal berlaga di turnamen dilatih secara marathon.

“Dengan kerja keras tersebut, diharapkan bisa menghasilkan tim yang solid sehingga bisa meraih hasil terbaik dalam ajang Piala Bupati U-19 tahun 2022 ini, ” katanya. 

Sebelum mengikuti turnamen Bupati Cup, skuad tim sepakbola Kecamatan Dramaga bakal mengelar uji coba dengan tim Kecamatan Leuwiliang.

“Hasil uji coba tersebut jadi bahan evakuasi bagi tim Kecamatan agar di turnamen nanti sudah siap menghadapi pelawanan tim lain,” tukasnya.

** Arip Ekon

Sasar Warga Belum Tervaksin, Polsek Gunung Putri Gelar Vaksinasi

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Polisi Sektor Gunung Putri melaksanakan vaksinasi 1,2 dan booster di Mapolsek Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Senin (23/5).

Kepala Kepolisian Sektor Gunung Putri, Kompol Bayu Tri Nugraha, S.H, S.I.K mengatakan, target vaksin sebanyak 500 dosis booster untuk warga yang belum tervaksin dan membantu warga yang ingin vaksin.

“Kali ini Polsek Gunung Putri melaksanakan vaksinasi booster, 1 dan 3 juga ada, dan kita menargetkan para lansia dan membantu warga yang belum malaksanakan vaksin,” papar Bayu kepada Jurnal Bogor, Kamis (26/5).

Lanjut Bayu mengatakan, pihaknya melaksanakan vaksinasi tiap hari, namun bila semua sudah tervaksin dan peminatnya berkurang akan dijadwalkan kembali.

“Bila semua sudah divaksin kita akan jadwalkan seminggu 3 kali atau 2 kali, setiap hari kita ingin maksimal, dengan batas tenaga kesehatan (nakes) yaitu 2 orang bisa mengcover sampai 200 orang,” kata Bayu

Dia berharap, dengan kondisi Covid-19 sekarang yang sudah mulai melonggar, masyarakat bisa mendapatkan kekebalan tubuh yang cukup.

“Harapannya mempermudah masyarakat Gunung Putri untuk memperoleh vaksinasi dan juga herd immunity tercapai,” tandasnya.

** Nay / Wisnu 

REHAB Program Anyar BPJS Kesehatan untuk Meringankan Iuran Peserta

0

Bogor | Jurnal Bogor
BPJS Kesehatan terus memantau dalam memberikan pelayanan kepada peserta JKN-KIS. Kali ini inovasi yang dikembangkan BPJS Kesehatan menyasar peserta JKN-KIS segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU/Mandiri) dan peserta Bukan Pekerja (BP) yang menunggak iuran.

Program baru yang diluncurkan tersebut adalah Rencana Pembayaran Iuran Bertahap (REHAB). REHAB adalah program yang keringanan dan kemudahan bagi peserta segmen PBPU dan BP untuk mendapatkan iurannya secara bertahap dan pengaktifan kembali Kartu/kepesertaan dalam program JKN.

“Selama ini kami banyak mendengar peserta tidak membayar tunggakannya karena sudah terlalu banyak tunggakannya, sehingga tidak mampu membayarnya (tunggakan) sekaligus. Sekarang peserta JKN-KIS segmen PBPU dan BP yang menunggak bisa mengangsur tunggakannya sehingga memberi kesempatan untuk segera mengaktifkan kepesertaannya,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bogor Fahrurozi, Rabu (25/5/2022).

Syarat dan ketentuan bagi peserta yang ingin mengikuti Program REHAB yaitu pertama, peserta memiliki tunggakan lebih dari 3 bulan (4-24 bulan), kedua, mendaftar melalui aplikasi Mobile JKN atau BPJS Kesehatan Care Center 165, ketiga, pendaftaran dapat dilakukan sampai dengan tanggal 28 bulan berjalan kecuali bulan Februari pendaftaran sampai dengan tanggal 27 dan keempat, periode pembayaran maksimal bertahap adalah 12 tahapan.

“Pendaftaran Program REHAB sangat mudah, silahkan bukan aplikasi Mobile JKN lalu akan ada menu “Rencana Pembayaran Bertap” . Selanjutnya peserta dapat mengikuti Arahan yang tertera. Kami mengimbau agar peserta yang mendaftar Program REHAB agar membaca dengan seksama ketentuan-ketentuan yang menyetujui mendaftar Program REHAB,” Kata Fahrurozi.

Pembayaran tunggakan sudah termasuk memperhitungkan tunggakan untuk satu keluarga sehingga peserta tidak perlu melakukan pendaftaran Program REHAB untuk setiap anggota keluarga. Peserta juga tidak dikenakan bunga layaknya ketika mengikuti program pembayaran iuran bertahap ini. Status kepesertaan peserta program pembayaran tunggakan iuran bertahap baru akan aktif ketika seluruh tunggakan dan iuran bulan berjalan telah lunas. 

** Handy Mehonk  | *

Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh Usai, Peserta Semangat Terapkan dan Bagikan Ilmu

0

Ciawi | Jurnal Bogor

Kementerian Pertanian melalui BPPSDMP sukses menggelar Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh Vol.3 dengan dengan tema “Pemanfaatan KUR untuk Agribisnis”, digelar sejak 24 hingga 26 Mei 2022, diikuti oleh 1.738.986 peserta online dan 58 peserta offline. Pelatihan ditutup secara resmi, Kamis (26/5), ditandai dengan penyerahan dana KUR secara simbolis kepada 3 petani.

Dijumpai usai pelatihan, para peserta antusias dan bersemangat untuk segera menerapkan dan membagikan ilmu yang didapat selama pelatihan.

“Pelatihan ini bagus sekali, dan saya mohon teman-teman petani dan penyuluh dapat mengaplikasikan semua ilmu yang telah di dapat dan membagikannya pada teman-teman lain, yang belum berkesempatan”, ujar Hartono, petani asal Magelang, Jawa Tengah.

Mengikuti pelatihan secara offline di PPMKP Ciawi, Bogor. Hartono menuturkan program KUR untuk petani sangat bermanfaat sekali bagi produktivitas pertaniannya. “Mohon program KUR terus dilanjutkan karena sangat membantu petani”, harap Hartono

Hal senada diungkapkan oleh Andrias Aprianto, peserta petani asal DKI Jakarta. Baginya pelatihan ini memberikan banyak manfaat, khususnya ilmu dan pengetahuan mengenai KUR dan seluk beluknya. Ia pun salut pada kepedulian pemerintah terhadap petani.

“Pemerintah sangat memperhatikan dan peduli dengan kondisi petani, dimana masalah besarnya adalah permodalan. Saya sangat salut dengan pemerintahan saat ini. Melalui pelatihan ini, banyak pihak yang telah berkontribusi dalam mengayomi para petani,” ujar Andrias.

Penerima dana KUR dari BNI ini juga mengakui banyak mendapatkan ilmu terkait pemanfaatan KUR dari berbagai narasumber, khususnya pengelolaan keuangan dari financial planner.

Seperti diketahui, Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak para petani memanfaatkan KUR untuk meningkatkan nilai tambah pascapanen. Pemerintah sendiri akan mempermudah persyaratan program KUR pertanian, termasuk menaikkan kebijakan KUR tanpa agunan. Melalui Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh Vol.3 dengan tema “Pemanfaatan KUR untuk Agribisnis”  diharapkan peserta  memperoleh pengetahuan mengenai proses pengajuan KUR dan dapat memanfaatkan dana KUR tersebut dengan sebaik-baiknya.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo berkeyakinan jika program Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh ini mampu memberikan dampak besar bagi pembangunan kehidupan bangsa  baik saat ini dan juga di masa depan.

“Saya yakin apa yang kita capai hari ini adalah bagian-bagian untuk menghadirkan energi bangsa dalam rangka membangun kehidupan kedepan yang lebih baik dan juga lebih sejahtera,” tegas Mentan SYL.

“Oleh karena itu, pelatihan ini sangatlah penting dan juga sangat strategis. Karena kita ketahui bersama pelatihan sejuta petani dan Penyuluh dengan tema pemanfaatan KUR untuk agribisnis ini adalah upaya untuk menghadapi tantangan dunia,” lanjut Mentan SYL.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, menjelaskan jika program Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh ini, dilaksanakan juga atas tindaklanjut dari arahan Mentan SYL.

“Kegiatan ini sendiri sebagai tindak lanjut atas arahan bapak menteri. Di mana kita harus memulai pelatihan petani dan penyuluhan secara online dan juga offline,” papar Dedi.

Dalam kesempatan menutup pelatihan, Kepala Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP), Yusral Tahir kembali menekankan peran petani dan penyuluh sebagai ujung tombak pembangunan pertanian

“Teman-teman di sini merupakan ujung tombak pembangunan pertanian, ayo bangkitkan pertanian kita khususnya para petani milenial, tingkatkan produktivitas pertaniaannya. Manfaatkan program KUR yang telah difasilitasi pemerintah”, ajak Yusral.

** Nita/Regi PPMKP

Sejak Dilantik Gus M Telah Salurkan 6 Ton Beras dan Migor

0

JURNAL INSPIRASI – Anggota DPRD Kota Bogor dapil Bogor Utara, Akhmad Saeful Bakhri melalui Perhimpunan Sadulur Salembur (PSS) rupanya masih menunjukan konsistennya dalam membantu masyarakat.

Hal itu terbukti dengan terus menerus melaksanakan kegiatan bagi-bagi sembako setiap minggu kepada warga di delapan kelurahan yang ada di Bogor Utara melalui program Sadulur Berbagi Bersama Rakyat (Sabaraya).

Salah satu penggerak Sabaraya, Resha Melania mengatakan bahwa sejak dilantik menjadi Anggota DPRD pada 20 Agustus 2019 lalu, Akhmad Saeful Bakhri atau Gus M telah membagikan 6 ton beras dan 6 ton minyak goreng (migor) kepada warga pada delapan kelurahan.

“Itu adalah jumlah keseluruhan yag telah disalurkan. Setiap minggu memang beliau selalu membagikan sembako kepada warga yang memang membutuhkan, sesuai janjinya kepada sang ibunda,” ujar Resha, Kamis (26/5).

Menurut Resha, saat mencalonkan diri sebagai calon legislatif Gus M memang sudah berjanji tidak akan mengambil gajinya bila terpilih menjadi anggota dewan. “Janji beliau kepada sang ibu memang seperti itu,” katanya.

Kata dia, Gus M membagikan sembako kepada warga yang ia beli menggunakan penghasilannya sebagai anggota dewan. “Jadi sembako yang dibagikan kepada warga ini berasal dari gajinya yang notabenenya adalah uang rakyat dan harus kembali ke rakyat,” ungkapnya.

Selain itu, kata Resha, Gus M melalui PSS yang bekerjasama dengan relawan pendidikan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor juga berupaya memfasilitasi warga yang putus sekolah untuk mengikuti kejar paket A, B dan C.

“Ya, alhamdulillah antusias masyarakat sangat bagus. Ini adalah salah satu ikhtiar kami untuk membantu pemerintah dalam hal pendidikan,” tandasnya.

Sementara itu, Gus M mengatakan bahwa gerakan-gerakan sosial yang selama ini dijalankan melalui PSS, tak terlepas dari amanat sang ibu yang memintanya untuk selalu hadir membantu masyarakat tanpa memandang golongan.

“Apa yang saya lakukan ini adalah amanat dari ibu saya untuk selalu melakukan gerakan kebaikan yang harus terus dilaksanakan selama hidup,” pungkasnya.** Fredy Kristianto

Secara Daring, Petani Kota Pekalongan Antusias Ikuti Pelatihan Pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat untuk Agribisnis

0

Ciawi | Jurnal Bogor

Petani di Kecamatan Pekalongan Utara sambut antusias Pelatihan Pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk Agribisnis. Di tengah aktivitas bertaninya, sejumlah petani didampingi oleh penyuluh mengikuti pelatihan secara daring di hari pertama (24/5/2022).

Kemudahan mengakses permodalan melalui skema KUR diakui oleh Lazim Sofi, Penyuluh Pertanian Kecamatan Pekalongan Utara, menarik untuk dimanfaatkan. Dia menjelaskan bahwa petani di Kecamatan Pekalongan Utara tertarik mengakses Kredit Usaha Rakyat untuk mempercepat laju usaha agribisnisnya.

“Salah satu kemudahan (dalam skema KUR adalah) dalam pembayaran, kalo petani bisa bayar setelah panen (6 bulan) dan jasa pinjamannya sangat murah, sehingga petani pada tertarik”, jelasnya.

Tidak berhenti sampai di sini, Lazim melanjutkan “Insyaallah pekan depan rombongan akan ke bank, ini sedang didata oleh ketua Poktan, petani yang akan ikut ambil KUR serta petani – petani yang tidak bisa datang (pelatihan), untuk dikabari soal KUR ini.”

Selain di Kecamatan Pekalongan Utara, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Pekalongan juga menggerakan petani dan penyuluh untuk mengikuti pelatihan di 4 titik kumpul lainnya.

Petani dan penyuluh Kota Pekalongan menyambut baik skema kredit dengan insentif yang diberikan kepada petani berupa subsidi suku bunga dan atau penjamin kredit. KUR ini dapat dimanfaatkan untuk membiayai semua usaha produktif termasuk sector pertanian yang layak (feasible) tetapi belum bankable dari aspek agunan tambahan.

Melalui skema KUR, perbankan bekerjasama dengan Pemerintah dan lembaga penjamin memberikan kemudahan akses permodalan bagi petani untuk meningkatkan produktivitas pertaniannya.

Secara khusus, Kementerian Pertanian (Kementan) terus mengajak para petani memanfaatkan KUR untuk meningkatkan nilai tambah sektor pertanian. Pemerintah berupaya mempermudah persyaratan program KUR pertanian, termasuk menaikkan kebijakan KUR tanpa agunan.

Dedi Nursyamsi, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian mendorong petani dan penyuluh untuk memanfaatkan KUR untuk menggerakkan roda pembangunan, khususnya sector pertanian.

“Kredit usaha rakyat adalah bensin, tenaga, energi untuk menggerakkan agribisnisnis kita!” serunya.

Dedi menjelaskan bahwa perlu membangun agribisnis yang kuat menuju peningkatan produktivitas pertanian. “KUR ini (jasa pinjamannya) jauh dari kredit komersial. Hanya 6 %! Artinya, KUR ini adalah anggaran pemerintah yang didedikasikan untuk petani untuk membangun agribisnisnya”.

Hal ini juga ditekankan oleh Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, dalam pembukaan Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh Volume 3, dengan tema Pemanfaatan KUR untuk Agribisnis. SYL mengapresiasi tingginya minta petani dan penyuluh dalam mengikuti pelatihan.

“Pelatihan ini sangatlah penting dan juga sangat strategis. Karena kita ketahui bersama Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh dengan tema Pemanfaatan KUR untuk Agribisnis ini adalah upaya untuk menghadapi tantangan dunia,”

Lebih lanjut, SYL sangat yakin program Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh dengan tema Pemanfaatan KUR untuk Agribisnis mampu memberikan dampak besar bagi pembangunan kehidupan bangsa baik saat ini dan juga di masa depan.

“Saya yakin apa yang kita capai hari ini adalah bagian-bagian untuk menghadirkan energi bangsa dalam rangka membangun kehidupan kedepan yang lebih baik dan juga lebih sejahtera,” papar SYL.

Antusiasme petani memanfaatkan KUR disambut baik oleh Mentan, “Saya tunggu hasilnya, di setiap kabupaten/ kota, semakin maju mandiri modern, membangun Bangsa Indonesia Berjaya!”

Sampai dengan hari ini pelatihan masih berjalan, baik secara luring di Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian Ciawi – Bogor, maupun secara daring di seluruh Indonesia. Pelatihan secara daring dapat diikuti sampai dengan 26 Mei 2022 melalui Learning Management System atau melalui kanal YouTube Puslatan dan UPT Pelatihan lingkup Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian.

** Osi/ PPMKP

Dubes Tajikistan Janji Buka Jalur Perdagangan UMKM untuk Indonesia

0

Bogor | Jurnal Bogor
Baru-baru ini, PT Harapan Baru Mulia (HBM) yang bekerjasama dengan Marketplace Bliterus menyambut kedatangan Ardasher Saeedjaafar Qodiri Duta Besar (Dubes) Tajikistan untuk Malaysia merangkap Republik Indonesia yang berkedudukan di Kuala Lumpur dalam rangka penjajakan bisnis kedua negara yang berlangsung di Kantor PT HBM berlokasi di Sentul Bogor, Senin (23/5/2022).

Dikatakan Andi Suryana Direktur ITIBC (Indonesia Turkey International Business Connection), dalam lawatannya Ardasher Saeedjaafar Qodiri selaku Dubes Tajikistan yang baru kali pertama berkunjung ke Indonesia ini mengatakan akan segera membuka jalur perdagangan bagi pemasaran produk UMKM/IKM PT HBM dan Marketplace Bliterus dengan Tajikistan.

“Tentunya hal ini sangat membanggakan bagi kami dengan akan dilakukannya kerjasama melalui jalur perdagangan untuk pemasaran sejumlah produk UMKM/IKM PT HBM dengan Tajikistaan dan tak hanya itu, yang mulia Ardasher juga berjanji akan menyiapkan hub atau display produk-produk UMKM Indonesia yang menjadi Mitra ITIBC PT HBM di Tajikistan,” ungkapnya kepada Jurnal Bogor.

Andi melanjutkan, pihak Dubes Tajikistan sangat senang ketika berdialog bersama dengan UMKM Mitra PT HBM dan Bliterus yang merupakan marketplace yang selama ini memasarkan produk-produk UMKM. Pasalnya kerjasama ini diharapkan dapat terealisasi agar tercapai apa yang menjadi impian para pelaku UMKM yang dibawah naungan PT HBM dan market place Bliterus yang merupakan market place yang selama ini memasarkan produk-produk UMKM Indonesia di pasar Internasional di 150 negara.

Sebagai informasi, ITIBC adalah sebuah program PT HBM yang dibentuk menkoneksikan bisnis pelaku usaha indonesia dengan pelaku bisnis international. Selain itu, saat ini PT HBM lewat program ITIBC telah memiliki kantor di Istanbul Turkey, kantor ini juga akan digunakan sebagai hub atau display produk UMKM Indonesia. Sehingga para buyer akan bisa datang langsung melihat produk UMKM Indonesia di kantor HBM di Burak Plaza, Kartal, Istanbul Turkey.

Sebagai tambahan bahwa PT HBM juga memiliki program edukasi semua bisa ekspor dan Michael Shindunata selaku Direktur selalu sigap membantu dan memberikan edukasi kepada UMKM yang memberikan edukasi kepada pelaku UMKM agar produk mereka siap ekspor.

Reporter: Handy Mehonk