26.8 C
Bogor
Thursday, September 24, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 9

Gemilang di Pentas PAI, SMP ITA eL MA’MUR Kota Bogor Raih Juara Umum

0

Bogor | Jurnal Bogor
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMP ITA eL MA’MUR Kota Bogor dalam ajang Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) yang diselenggarakan di Al Yasmin 2, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Dengan semangat, kerja keras, dan dedikasi yang luar biasa, siswa dan siswi SMP ITA eL MA’MUR berhasil meraih sejumlah prestasi sekaligus mengukuhkan diri sebagai JUARA UMUM dalam ajang tersebut.

Adapun prestasi yang berhasil diraih adalah:
🏆 JUARA 1 – Lomba MHQ
-Alya Salihatunnisa Ufairah
-M. Fadlan Hermawan

🏆 JUARA 2 – Lomba Pidato
-Naomi Nareswari Yurida

🏆 JUARA 1 – Lomba Video Kreatif
-Haura Kautsar Rachman

Pencapaian ini bukan sekadar deretan piala dan penghargaan, melainkan sebuah cerminan dari proses panjang yang dibangun melalui ketekunan, keberanian, kedisiplinan, serta semangat untuk terus memberikan yang terbaik.

Gelar Juara Umum menjadi persembahan istimewa bagi keluarga besar SMP ITA eL MA’MUR Kota Bogor. Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa pendidikan yang memadukan keunggulan akademik, karakter, kreativitas, dan nilai-nilai keislaman mampu melahirkan generasi yang berprestasi sekaligus berakhlak mulia.

Apresiasi dan rasa bangga disampaikan kepada seluruh peserta didik yang telah berjuang, para pembina dan guru yang dengan penuh dedikasi mendampingi proses persiapan, serta seluruh keluarga besar SMP ITA eL MA’MUR Kota Bogor yang senantiasa memberikan dukungan.

Semoga pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus melangkah lebih jauh, menorehkan prestasi-prestasi berikutnya, dan menginspirasi seluruh siswa untuk berani bermimpi, berproses dengan sungguh-sungguh, serta memberikan karya terbaik bagi sekolah dan lingkungan sekitarnya.

Selamat kepada para juara dan seluruh keluarga besar SMP ITA eL MA’MUR Kota Bogor atas diraihnya gelar JUARA UMUM Pentas PAI Al Yasmin 2. Hari ini berprestasi, esok menginspirasi. SMP ITA eL MA’MUR — Berprestasi, Berkarakter, dan Berakhlak Mulia.

Penulis: Adhann Zamdhani

CALSIC Chapter Bogor Raya Gelar Family Gathering Peringati HUT ke-9

0

Megamendung | Jurnal Bogor
Komunitas Toyota Calya dan Daihatsu Sigra, CALSIC Chapter Bogor Raya, memperingati Hari Ulang Tahun ke-9 dengan menggelar kegiatan Family Gathering di Vila Catur KidHouse  Gunung Geulis, Pasir Angin, Megamendung, Kabupaten Bogor pada Sabtu-Minggu, 22-23 Agustus 2025.

Acara yang mengusung tema “ONE FAMILY” ini diikuti puluhan anggota beserta keluarga. Perayaan anniversary ke-9 ini menjadi momentum bagi para anggota CALSIC Bogor Raya untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan di internal komunitas.

Sejumlah kegiatan disiapkan panitia, mulai dari sesi ramah tamah, diskusi seputar otomotif, hingga kegiatan outbound dan camping bersama keluarga.

Ketua Pelaksana Aldry menyampaikan tema “ONE FAMILY” dipilih sebagai bentuk pengingat bahwa CALSIC bukan hanya sekadar komunitas kendaraan, melainkan wadah kekeluargaan bagi para pengguna Toyota Calya dan Daihatsu Sigra di wilayah Bogor Raya.

“Selama 9 tahun ini kami terus bertumbuh. Family Gathering ini kami jadikan ajang untuk saling mengenal lebih dekat antar anggota dan keluarga. Kami ingin membangun komunitas yang solid, positif, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini juga diisi dengan sharing pengalaman terkait perawatan kendaraan, keselamatan berkendara, serta rencana kegiatan sosial yang akan dilakukan komunitas ke depan.

“CALSIC atau Calya Sigra Club merupakan komunitas nasional bagi pengguna Toyota Calya dan Daihatsu Sigra. Chapter Bogor Raya sendiri telah aktif sejak 2016 dan secara rutin menggelar kegiatan touring, bakti sosial, serta edukasi safety driving,” ujar Ketua Umum Calsic Indonesia Sayid K, Sabtu (22/08/2026).

Dengan bertambahnya usia, Ketua CALSIC Chapter  Bogor Raya Agus Ubeng berharap komunitas ini dapat terus berkembang, memberikan kontribusi positif, serta menjadi contoh komunitas otomotif yang mengedepankan persaudaraan dan kepedulian sosial di wilayah Bogor dan sekitarnya.

(Wawan Hermawanto)

Ribuan Siswa Diberi Beasiswa 2026, Kabupaten Bogor Terus Perluas Akses Pendidikan

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Perubahan sasaran penerima beasiswa yang kini mencakup keluarga dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Desil 1 hingga Desil 5 dari sebelumnya hanya Desil 1 dan Desil 2, membuat jangkauan akses pendidikan kian luas. Program beasiswa tahun 2026 dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tahun ini telah diterima 9.645 siswa.

Sementara perluasan sasaran tersebut diperkuat melalui perubahan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai bentuk penyesuaian kebijakan agar manfaat program beasiswa dapat menjangkau lebih banyak siswa yang membutuhkan dukungan pendidikan. Untuk tahun 2026, Pemkab Bogor menetapkan kuota beasiswa sebanyak 11.800 siswa.

Hingga penutupan pendataan, realisasi program telah mencapai 9.645 penerima. Jumlah tersebut terdiri atas 1.630 siswa penerima beasiswa lanjutan tahun 2025 dengan nilai bantuan Rp 900.000 per siswa serta 8.015 siswa penerima program beasiswa siswa gratis di SMP swasta dengan bantuan Rp 450.000 per siswa.

Selain memperluas sasaran penerima, Pemkab Bogor juga memperkuat kolaborasi dengan satuan pendidikan swasta. Tercatat sebanyak 302 SMP swasta telah mengikuti kerja sama dalam pelaksanaan program beasiswa siswa gratis tersebut.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mengatakan, perluasan sasaran penerima menjadi Desil 1 sampai Desil 5 merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memastikan pelayanan pendidikan semakin inklusif. Menurut dia, pemerintah terus berupaya agar anak-anak Kabupaten Bogor memiliki kesempatan memperoleh pendidikan tanpa terkendala kondisi ekonomi keluarga.

“Ini merupakan upaya kita untuk terus meningkatkan pelayanan pendidikan bagi masyarakat. Dengan diperluasnya sasaran penerima sampai Desil 5, semakin banyak siswa yang memiliki kesempatan mendapatkan dukungan pendidikan dari pemerintah daerah,” ujar Ajat.

Ajat menegaskan, Pemkab Bogor akan terus melakukan penguatan program pendidikan, baik melalui dukungan pembiayaan maupun kerja sama dengan sekolah swasta. Kolaborasi dengan ratusan SMP swasta diharapkan semakin memperluas pilihan layanan pendidikan bagi masyarakat sekaligus memastikan program pemerintah dapat dirasakan secara lebih merata.

Realisasi 9.645 penerima beasiswa pada 2026 menjadi bagian dari langkah Pemkab Bogor dalam memperkuat akses pendidikan bagi warganya. Dengan dukungan pemerintah daerah dan keterlibatan 302 SMP swasta, program tersebut diharapkan terus berkembang sehingga semakin banyak anak di Kabupaten Bogor dapat melanjutkan pendidikan dan mempersiapkan masa depan dengan lebih baik.

(sayyev)

Liburan Akhir Tahun Beda! Jamaah Bogor Bisa Umrah + Aqso 13 Hari Bareng Tanur Muthmainnah

0

Bogor | Jurnal Bogor
Bosan liburan akhir tahun itu-itu aja? PT Tanur Muthmainnah Tour punya alternatif yang lebih berkesan: paket Umrah Plus Aqso 13 Hari dengan keberangkatan pertengahan Desember 2026. Program ini khusus membuka kesempatan bagi jamaah dari Bogor dan wilayah Jabodetabek untuk beribadah ke Makkah, Madinah, sekaligus berziarah ke Masjid Al-Aqso di Yerusalem.

Paket Urban Package dibanderol Rp51,1 juta per pax kamar quad. Calon jamaah cukup membayar DP Rp15 juta untuk mengunci kursi. Pendaftaran ditutup 25 September 2026 karena kuota dan proses visa terbatas.

“Fasilitas sudah lengkap mulai dari tiket PP, hotel setaraf bintang 4/5, makan 3x sehari, tour leader, muthawif, hingga asuransi. Kami ingin warga Bogor bisa berangkat dengan tenang dan nyaman,” Ungkap Rina Octaviani, Manajer Bisnis Tim Bengkel Umroh dari Travel Tanur Mutmainnah, Kamis (20/08/2026).

Selama perjalanan jamaah akan menginap di Hotel Durrat Al Eiman Madinah, Elaf Diamond Makkah, Golden Tulip Amman, dan New Capitol Yerusalem dengan sistem combine flight.

PT Tanur Muthmainnah juga mengingatkan agar pembayaran hanya dilakukan lewat virtual account resmi aplikasi Tanur Warriors. Info & pendaftaran: 0878-7480-0049 atau http://www.tanurmuthmainnah.com.

(Wawan Hermawanto)

Jalan Sehat MIN 1 Bogor Semarak dengan Kostum Profesi yang Diinginkan Anak

0

Leuwisadeng l Jurnal Bogor
Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Bogor, Leuwisadeng, Kabupaten Bogor menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-81 dengan menggelar jalan sehat, Kamis (20/8/2026).

‎‎Kegiatan jalan sehat ini berlangsung seru dan semarak. Sejumlah peserta dari murid MIN 1 Bogor ada yang mengenakan kostum kepahlawanan, kiayi, ustadzah. Bahkan ada juga hingga menarik perhatian masyarakat para peserta yang  mengenakan kostum  profesi seperti TNI, polisi, dokter dan guru.

‎‎Perayaan HUT Kemerdekaan RI tahun 2026 di MIN 1 Bogor ini sangat berbeda dan tahun sebelumnya. Kostum yang dikenakan anak sesuai keinginan dan cita-cita mereka.

‎‎”Sesuai keinginannya,  jadi pihak sekolah tentu harus memberikan support serta dukungan pada anak sejak dini,” kata Kepala Sekolah MIN 1 Bogor Ating S.Pd.I  kepada Jurnal Bogor, Kamis (20/8/2026).

‎‎Namun yang terpenting kata dia, jiwa kepahlawanan  yang harus ditamankan agar anak tumbuh dan berkembang dengan memiliki jiwa nasionalisme dan cinta tanah air.

‎‎Sementara jalan sehat dengan beragam hadiah  doorprize seperti sepeda listrik maupun pun barang berharga lainnya  merupakan hasil partisipasi aktif antara wali murid dan pihak sekolah.

‎‎”Kenginan sejumlah anak dan wali murid begitu kuat  untuk memeriahkan Agustusan yang menjadi agenda rutin tahunan,” jelasnya.

‎‎Wali murid  menyumbangkan doorprize dan sejumah guru dan kepala sekolah berpartisipasi untuk bersama sama mensukseskan HUT Kemerdekaan RI ke-81 tersebut.

‎‎”‎Suksesnya acara itu berkat partisipasi dan swadaya wali murid dan sekolah,” tandas Ating S.Pd.I.  

(Arip Ekon)

Bengkel di Bogor Ini Kasih Makan Gratis Buat Yang Service Motor

0

Bogor | Jurnal Bogor
Buat warga Bogor yang bosen service motor di bengkel nunggu lama dan panas, ZEBUA MOTOR Batutulis  punya gebrakan baru. Bengkel ini resmi meluncurkan program “Service = Makan + Minum Gratis” mulai Kamis, 20 Agustus 2026.

Program ini langsung jadi perbincangan karena jarang ada bengkel yang sekalian ngasih makan buat pelanggannya. Konsepnya simple: motor kamu dirawat, kamu juga kenyang.

“Kami ingin pelanggan merasa seperti di rumah sendiri. Motor dirawat, perut juga kenyang,” ujar Andreas perwakilan ZEBUAMOTOR.

Ada 2 pilihan promo yang bisa dinikmati:

1. SERVICE FULL

Gratis 1 menu makan + 1 menu minum sesuai ketentuan yang berlaku.

2. SERVICE CVT / KARBURATOR

Gratis pilih salah satu: Teh Manis, Lemon Tea, atau Kopi Sachet

Selain itu, ZEBUAMOTOR juga bikin suasana bengkel senyaman mungkin. Ada tempat duduk, pilihan cemilan, dan area bersih buat nongkrong sambil nunggu motor beres.

“Service motor di sini nggak membosankan. Banyak pilihan minuman, cemilan, dan suasana yang nyaman buat menemani kamu selama motor dikerjakan,” tambah Andreas selaku  pihak manajemen Zebua Motor, Kamis (20/08/2026).

Meski fasilitas ditambah, harga service tetap dibilang ramah di kantong. Dengan tagline “Motor dirawat, Perut kenyang, Nongkrong nyaman, Pulang hati senang”, ZEBUAMOTOR pengen jadi lebih dari sekadar tempat service.

“Kami bukan cuma tempat service, tapi tempat bikin kamu betah,” tutupnya.

Untuk info detail promo dan syaratnya, bisa langsung datang ke ZEBUAMOTOR Batutulis.

 (Wawan Hermawanto)

MyKahuripan Hadir dengan Tampilan Baru, Siapkan Apresiasi untuk Pelanggan

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor terus memperkuat transformasi digital pelayanan pelanggan melalui pengembangan aplikasi MyKahuripan. Memasuki tahap pre-launching, MyKahuripan akan hadir dengan wajah baru yang lebih modern dan sejumlah penyempurnaan untuk memberikan pengalaman layanan yang lebih mudah dan nyaman bagi pelanggan.

Salah satu fitur baru yang dipersiapkan adalah sistem poin pelanggan. Poin yang dikumpulkan nantinya dapat ditukarkan dengan berbagai bentuk apresiasi baik dalam bentuk merchandise maupun potongan tagihan rekening air sesuai dengan mekanisme dan ketentuan program yang akan ditetapkan perusahaan.

Selain itu, sebelumnya MyKahuripan hanya tersedia untuk perangkat Android, kini MyKahuripan versi terbaru sedang dipersiapkan untuk hadir di App Store, sehingga dapat menjangkau lebih banyak pelanggan pengguna perangkat berbasis iOS.

Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Abdul Somad mengatakan, pengembangan MyKahuripan merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan pelayanan yang mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan pelanggan.

“Kami ingin MyKahuripan tidak sekadar menjadi aplikasi layanan pelanggan, tetapi menjadi kanal digital yang memberikan kemudahan sekaligus manfaat bahkan apresiasi reward. Karena itu, pengembangan terbaru ini tidak hanya menyentuh tampilan aplikasi, tetapi juga mencakup perbaikan bug, peningkatan performa dan stabilitas sistem yang berdasarkan evaluasi serta masukan dari pelanggan,” ujar Abdul Somad.

Menurutnya, sistem poin menjadi salah satu inovasi untuk membangun interaksi yang lebih positif dengan pelanggan atas loyalitasnya selama ini.

Sistem poin ini adalah bentuk apresiasi Perumda Air Minum Tirta Kahuripan atas loyalitas dan kepercayaan pelanggan yang terus setia menggunakan jasa layanan perusahaan. Ke depan, pengembangan aplikasi MyKahuripan akan terus dilakukan secara bertahap untuk memberikan pengalaman layanan digital yang semakin baik.

(yev/cc)

Eiger Nature Libatkan Pakar IPB untuk Jaga Ekosistem TNGP

0

Megamendung | Jurnal Bogor – Kehadiran Eiger Nature di Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, mendapat perhatian terkait upaya menjaga kelestarian ekosistem di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGP).
Destinasi yang diproyeksikan menjadi salah satu ikon pariwisata Kabupaten Bogor tersebut berkomitmen mengembangkan konsep ekowisata dengan melibatkan sejumlah tenaga ahli untuk menangani aspek lingkungan, mulai dari perlindungan satwa hingga pengelolaan sampah.

Salah satu pakar yang dilibatkan merupakan dosen ahli ekologi dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Pada Kamis (20/8/2026), Een menjelaskan bahwa keberadaan Eiger Nature diharapkan tidak mengganggu habitat satwa maupun keseimbangan ekosistem di kawasan TNGP.

“Saya dilibatkan di Eiger Nature untuk menangani ekologi yang ada di sini. Mulai dari penanganan dan perlindungan satwa yang berada di TNGP agar jangan sampai terganggu,” ujar Een, Kamis (20/8/2026).

Selain perlindungan satwa, aspek konservasi air juga menjadi perhatian. Menurutnya, Eiger Nature telah menyiapkan sekitar 120 sumur resapan serta kolam penampungan air hujan sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan dan pengelolaan air di kawasan tersebut.

Sementara itu, Prof. Arif yang dilibatkan sebagai ahli pengelolaan sampah mengatakan, keberadaan destinasi wisata tentu berpotensi menghasilkan sampah. Karena itu, sistem pengelolaan sampah harus disiapkan sejak awal.

“Cukup sederhana untuk menghitung sampah yang dihasilkan dari suatu lokasi atau tempat wisata. Untuk penanganan sampah dari para pengunjung di Eiger Nature, kita akan membangun pengolahan sampah. Sampah dari sini tidak akan dibuang keluar, tetapi akan kita olah untuk dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhannya,” katanya.

Direktur EIGER Nature, Imanuel Wirajaya, mengatakan EIGER Nature merupakan bagian dari perjalanan panjang EIGER dalam belajar dari alam, budaya, dan masyarakat.

“Perubahan ini bukan sekadar tentang nama, tetapi tentang komitmen kami untuk membangun ekowisata yang dapat menjadi berkat bagi pengunjung, alam, budaya, dan masyarakat,” ujar Imanuel.

Di sisi lain, menjelang rencana pembukaan pada akhir September 2026, Eiger Nature juga terus melakukan persiapan operasional, termasuk perekrutan tenaga kerja. Salah satu manajemen Eiger Nature, Faris Irianto, mengatakan sekitar 1.200 tenaga kerja dipersiapkan untuk mendukung operasional. Perekrutan tersebut diupayakan melibatkan sebanyak mungkin masyarakat lokal.

“Sekitar 500 pekerja ditambah 300 orang dari warga sekitar mereka bekerja di sini. Total sekitar 1.200 orang pekerja akan siap saat operasional nanti,” pungkas Faris.

Keterlibatan masyarakat lokal tersebut diharapkan tidak hanya membuka lapangan pekerjaan, tetapi juga menjadi bagian dari konsep ekowisata Eiger Nature yang mengedepankan keberlanjutan lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat sekitar. Dadang Supriatna

Kebon Pedes Dorong Kemandirian Warga

0

Bogor | Jurnal Bogor

Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, terus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan potensi ekonomi, ketahanan pangan, pengelolaan lingkungan, hingga penanganan kesehatan.

Wilayah yang dikenal warga dengan sebutan Bondes tersebut memiliki luas sekitar 104 hingga 108 hektare. Meski berada di kawasan perkotaan yang cukup padat, Kebon Pedes masih memiliki beragam potensi ekonomi lokal yang terus dikembangkan.

Mulai dari peternakan sapi perah penghasil susu segar, industri kreatif kerajinan sandal hotel yang pemasarannya telah menjangkau luar Pulau Jawa, hingga usaha katering makanan tradisional, pie rumahan, kafe dan warung kopi.

Lurah Kebon Pedes, Lulut Wiyono, mengatakan keberagaman potensi tersebut menjadi kekuatan masyarakat yang terus didorong agar memberikan manfaat ekonomi sekaligus meningkatkan kemandirian wilayah.

Hal itu disampaikan Lulut saat memaparkan sejumlah potensi unggulan Kebon Pedes kepada awak media, Kamis (20/8/2026).

Salah satu yang menjadi perhatian adalah keberadaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Bersahaja di RT 04 RW 07. Kelompok tersebut menjadi salah satu penggerak kegiatan ketahanan pangan dan pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.

“Hari ini kami sengaja mengenalkan potensi wilayah, salah satunya KWT Bersahaja di RT 04 RW 07. Ini diinisiasi oleh ibu-ibu lansia yang luar biasa dan konsisten menjadi penggiat lingkungan. Mereka mengelola pengolahan sampah menjadi pupuk hingga memanfaatkan lahan tidur milik warga untuk pembibitan dan penanaman yang sudah berjalan selama dua tahun,” ujar Lulut.

Menurutnya, KWT Bersahaja memanfaatkan lahan warga melalui pola kolaborasi. Sebanyak 11 titik lahan dimanfaatkan dengan skema pinjam-pakai tanpa biaya selama kurang lebih dua tahun.

Lahan tersebut kemudian dikelola oleh anggota KWT dan dipadukan dengan fasilitas umum yang tersedia. Selain membuat lingkungan lebih hijau, hasil panen juga dapat memberikan nilai tambah bagi keluarga.

Kegiatan itu sekaligus menjadi bagian dari persiapan menghadapi berbagai program penilaian kebersihan lingkungan, termasuk Bogor Bersih.

Saat ini, Kebon Pedes memiliki tiga kelompok wanita tani, yakni KWT Bersahaja, KWT Mekar Sari, dan KWT Wijaya Kusuma.

KWT Wijaya Kusuma bahkan telah menjadi salah satu kelompok percontohan yang pernah mendapat kunjungan langsung dari Presiden dan Menteri. Pengalaman tersebut kemudian menjadi contoh yang dikembangkan di wilayah sekitar untuk mendukung program pemberdayaan dan ketahanan pangan.

Penguatan lingkungan juga dilakukan melalui pengelolaan sampah. Kelurahan Kebon Pedes memiliki Bank Sampah serta unit pengolahan sampah mandiri yang menjadi bagian dari upaya mengurangi sampah dari sumbernya.

Edukasi pemilahan sampah terus dilakukan kepada masyarakat melalui sosialisasi rutin setiap Sabtu, pengajian malam Sabtu, serta pertemuan RW pada Minggu.

Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya mempersiapkan masyarakat menghadapi kebijakan pengelolaan sampah Pemerintah Kota Bogor, termasuk rencana pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PESEL) di Kelurahan Kayumanis.

Selain lingkungan, persoalan kesehatan juga menjadi perhatian. Kelurahan Kebon Pedes menjalankan inovasi “Bonteng” atau Bondes Leungit Keun Sesanti untuk mempercepat penanganan stunting.

Dari total 1.717 balita yang tercatat di wilayah Kebon Pedes, saat ini terdapat 20 kasus stunting yang masih mendapatkan pendampingan hingga tuntas.

Upaya pemberdayaan masyarakat juga diperkuat melalui kegiatan gotong royong yang digelar setiap pekan secara bergilir di sejumlah wilayah.

Kegiatan bersih-bersih tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari pengurus RT dan RW, Karang Taruna, LPM, Bojer, KNPI, lembaga masyarakat hingga Ormas GRIB.

Kegiatan tersebut dilakukan melalui skema sinergi “Korpri Bersih” yang diterapkan secara berjenjang mulai dari pemerintah pusat hingga tingkat kelurahan.

Lulut mengatakan keberhasilan berbagai program di Kebon Pedes sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat.

Dengan mengembangkan potensi UMKM, memperkuat ketahanan pangan melalui KWT, meningkatkan pengelolaan sampah, serta mempercepat penanganan stunting, Kebon Pedes terus diarahkan menjadi wilayah perkotaan yang tidak hanya produktif secara ekonomi, tetapi juga bersih, sehat dan mandiri.

“Semua potensi ini tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci agar program yang ada bisa terus berkembang dan manfaatnya dirasakan langsung oleh warga,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

Perkuat Deteksi Dini Melalui SIPEKA

0

Bogor | Jurnal Bogor

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Bogor memperkuat upaya menjaga stabilitas politik, keamanan, dan ketenteraman masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni menghadirkan SIPEKA (Sistem Pemetaan Kerawanan), sebuah aplikasi internal yang dirancang untuk mendeteksi dan memetakan potensi kerawanan sosial, konflik politik, hingga berbagai ancaman terhadap kewaspadaan dini di wilayah Kota Bogor.

Program tersebut dipaparkan Bakesbangpol Kota Bogor dalam kegiatan pada Kamis (20/8/2026), yang juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi pelayanan publik dan komunikasi bersama insan pers.

Kepala Bakesbangpol Kota Bogor, Hidayatulloh, mengatakan SIPEKA dibuat untuk mengintegrasikan berbagai informasi dari lapangan sehingga dapat menjadi dasar bagi pemerintah dalam mengambil langkah secara cepat dan tepat.

Menurutnya, selama ini informasi mengenai kondisi kewaspadaan dini di masyarakat masih kerap disampaikan melalui pesan pribadi atau percakapan di aplikasi pesan instan. Pola tersebut dinilai memiliki kelemahan karena informasi tidak selalu terdokumentasi dan terkelola secara sistematis.

“SIPEKA ini dirancang agar informasi sekecil apa pun terkait dinamika Ipoleksosbudhankam (Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya, Pertahanan, Keamanan, dan Agama) dapat terintegrasi. Kita ingin data lapangan menjadi dasar pengambilan keputusan pimpinan, bukan lagi sekadar asumsi,” ujar Hidayatulloh.

Ia mencontohkan, apabila ditemukan potensi kerawanan sosial di tingkat kelurahan, seperti maraknya praktik pinjaman ilegal atau bank emok, informasi tersebut dapat masuk dalam sistem SIPEKA.

Data tersebut selanjutnya dapat menjadi dasar bagi perangkat daerah terkait untuk mengambil langkah penanganan. Salah satunya melalui Dinas Tenaga Kerja yang dapat memberikan pelatihan maupun peningkatan kapasitas ekonomi kepada masyarakat agar memiliki alternatif sumber penghasilan.

Hidayatulloh mengatakan Kota Bogor merupakan wilayah yang heterogen dan dinamis dengan keberagaman suku, ras, serta enam agama yang diakui pemerintah.

Berdasarkan data Bakesbangpol Kota Bogor, sedikitnya terdapat 286 organisasi kemasyarakatan (ormas) yang aktif dan terdaftar. Ormas tersebut bergerak di berbagai bidang, mulai dari keagamaan, kepemudaan, sosial, hingga adat dan budaya.

Untuk menjaga keharmonisan di tengah keberagaman tersebut, Bakesbangpol juga mengoptimalkan peran 136 penyuluh wawasan kebangsaan yang tersebar di 68 kelurahan di Kota Bogor.

“Di tengah berbagai keterbatasan, kita tetap harus hadir dan mewarnai masyarakat. Kehadiran 136 penyuluh wawasan kebangsaan di 68 kelurahan bertujuan memberikan pengayaan nilai Pancasila, mencegah penyebaran hoaks, serta meminimalisir potensi gesekan sosial sejak dini,” tegasnya.

Selain memperkuat sistem deteksi dini dan edukasi kebangsaan, Bakesbangpol juga mendorong peningkatan sinergi dengan media massa sebagai bagian dari pelayanan publik.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor, Herman Indrabudi atau yang akrab disapa Kang Aldho, menyambut baik langkah tersebut. Terlebih, Sekretariat PWI Kota Bogor dan Bakesbangpol berada di lokasi yang berdekatan sehingga dinilai dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas.

Ia mendorong agar pelayanan publik terpadu yang sebelumnya telah dilaksanakan dapat digelar secara rutin.

“Kemarin kita sudah coba mengadakan kegiatan pelayanan publik bersama. Ke depan, kami berharap pelayanan publik terpadu ini bisa dilaksanakan secara rutin, misalnya sebulan sekali. Tidak hanya layanan kependudukan dan perizinan, tetapi juga menggandeng BPN untuk pertanahan serta Imigrasi untuk pembuatan paspor di hari libur, agar masyarakat yang sibuk bekerja tetap bisa mengaksesnya,” kata Kang Aldho.

Menurutnya, keterlibatan berbagai instansi dalam pelayanan terpadu akan memberikan kemudahan bagi masyarakat karena sejumlah kebutuhan administrasi dapat diakses dalam satu kegiatan.

Di sisi lain, Kang Aldho mengapresiasi langkah Bakesbangpol yang membuka ruang komunikasi langsung antara pejabat pemerintah dengan wartawan.

Menurut dia, komunikasi langsung dengan pelaku kebijakan di tingkat perangkat daerah maupun kelurahan penting untuk memastikan informasi yang diterima masyarakat akurat dan berimbang.

“Sinergi seperti ini sangat positif. Teman-teman media mendapatkan fakta dan data langsung dari sumber utama, sehingga pemberitaan yang sampai ke masyarakat benar-benar berimbang, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto