30 C
Bogor
Tuesday, May 12, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 806

Semrawut BHPRD, WK Tantang Bappenda Transparan Jumlah Pajak

0

Citeureup  | Jurnal Bogor 

Puluhan kepala desa yang terkena dampak kesalahan hitung oleh Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bapppenda) Kabupaten Bogor  berdiskusi di Desa Gunung Putri untuk mencari solusi terbaik serta menjadwalkan audiensi dengan Komisi 2 DPRD dan Plt Bupati Iwan Setiawan, Sabtu (25/09).

Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kecamatan Citeureup, Wawan Kurniawan ikut turun tangan membantu keluhan 29 kepala desa (Kades) di Kabupaten Bogor, terkait turunnya Bagi Hasil Penerimaan Retribusi Daerah (BHPRD) tahun 2022.

Wawan Kurniawan yang juga menjabat sebagai Kades Tarikolot, Kecamatan Citereup itu menegaskan, meski BHPRD desanya terkoreksi naik, namun mendengar banyak keluhan dari kades lain membuatnya tergugah untuk turun tangan dan mengupayakan agar ditemukan solusi.

“Desa saya kebetulan gak turun, yang pertama sebagai ketua Apdesi Kecamatan Citereup ada teman lain BHPRD-nya terkoreksi turun ditengah jalan. Bahkan sudah masuk kwartal ke-2 dan 3 bulan September, Oktober dan November. Nah ini kan resikonya berat buat teman yang turunnya parah. Bahkan ada yang cair pertama itu malah lebih dan harus dikembalikan ke kas daerah,” tegas Kang WK sapaan akrabnya kepada Jurnal Bogor, Minggu (25/9/22).

Kang WK menambahkan, dengan turunnya bahkan terhutang BHPRD di beberapa desa tersebut bakal menimbulkan masalah. Apalagi banyak kegiatan yang sudah disusun dan disepakati, bahkan anggarannya sudah ditalangin akhirnya kocar kacir. Apalagi terkait yang belum tercover itu insentif itukan parah. 

“Bahkan ada yang terhutang, mungkin beberapa bulan kemarin belum terbayar. Ketika terkoreksi habis masa gak dapet insentif. Kalau program sih masih bisa di-cancle, dipending atau dilarikan ketahun depan, tapi kalau insentif riskan,” ujarnya.

Kemudian jelas WK, ada desa yang sudah menalangi dulu untuk insentif atau BHPRD-nya, karena urgen programnya sudah berjalan dan BHPRD belum cair dan akhirnya ada dana talangan dan terkoreksi habis lagi.

“Saya sih berharap ada solusi terbaik dari Pemkab Bogor khsusunya Bappenda,” pintanya.

Konon katanya, Bappenda itu masih menggunakan penghitungan manual untuk BHPRD. Artinya tidak by sistem masih manual. Inputannya ada 11 point, 416 desa dikali 11 pont dan dihitung secara manual sehingga repot juga.

“Kita khawatirnya kalau ternyata Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 70 juga isinya belum tepat, tidak menutup kemungkinan ada perubahan lagi. Kalau manual kan jaminannya gimana, sedangkan yang hitungan sekarang saja tidak tepat,” ucapnya.

Dengan kejadian seperti ini, ia meminta dan tantang transparansi dari Bappenda untuk memberikan input jumlah pajak yang masuk di setiap Desa yang ada di Kabupaten Bogor agar Kepala Desa tak lagi jadi korban. Melihat bukan hanya 29 desa yang turun sekarang, tidak menutup kemungkinan dari 416 desa ini ketika dengan Perbup 70 ini ternyata harus dikoreksi lagi.

“Kan bisa jadi desa yang sekarang merasa aman akhirnya jadi korban juga. Atau ditahun yang akan datang, makannya saya walaupun terkoreksi naik ya saya khawatir juga,” ujarnya.

“Kita sih pengen ada transparansi dari Pemerintah Daerah khususnya Bappenda, harus pakai sistem tidak lagi pakai manual,” sambungnya.

Ia juga meminta kepada intansi terkait ikut mencari solusi permasalahan dan kekhawatiran soal BHPRD tersebut. “Ini kan bukan masalah kecil, harusnya semua pihak ikut bagaimana mencari solusi permasalahan ini, termasuk DPRD jangan nunggu kita dateng. Terutama Apdesi Kabupaten jangan nunggu dibawah teriak dulu, yuk kita bergerak dan solideritas. Karena kita yang terkoreksi naik atau tetap juga belum tentu aman,” tandasnya.

** Nay Nur’ain 

Penertiban PKL Cikereteg, Pemcam Caringin dan UPT IJJ Satu Suara

0



Caringin| Jurnal Bogor
Tidak mau dituding melakukan pembiaran atau tutup mata terhadap keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Jalan Cikereteg, terutama didepan Pasar Cikereteg, Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Caringin, Kabupaten Bogor akhirnya angkat bicara.

Sekretaris Kecamatan (Caringin, Ivan Rivaldi mengaku, pihak kecamatan sudah memberikan surat teguran kepada para PKL yang berada di Jalan Cikereteg, Desa Ciderum.

“Semua pedagang di Jalan Cikereteg terutama didepan pasar, sudah kami berikan surat peringatan agar tidak berjualan di jalan,” akunya kepada wartawan saat ada kegiatan di Gelanggang Olahraga (GOR) Caringin, Kamis (08/9).

Mantan Sekcam Kemang ini pun mengungkapkan, surat teguran itu diberikan pihaknya, setelah adanya aksi massa yang merupakan para pengurus wilayah, mulai dari RT, RW, tokoh masyarakat, LPM hingga BPD Desa Ciderum ke kantor Kecamatan Caringin. 

“Sehari setelah kejadian kantor kecamatan digeruduk massa, kami langsung melayangkan surat teguran kepada para pedagang untuk tidak berjualan di jalan. Dalam surat itu juga kami himbau agar pemilik lapak,  membongkar sendiri tempat usahanya,” ujar Ivan.

Selain kepada para PKL, lanjutnya, surat teguran yang dibuat pihak kecamatan bersama Polsek Caringin tersebut, ditembuskan juga kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, baik itu Bupati Bogor, Sekda maupun Satpol PP Kabupaten Bogor.

“Kalau pun sekarang PKL itu masih ada, sudah menjadi kewenangan Satpol PP Kabupaten Bogor untuk melakukan penertiban. Pihak kecamatan tidak mempunyai kewenangan melakukan hal itu (penertiban,red),” tegas Ivan.

Sebelumnya, Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU) Unit Pelaksana Teknis (UPT) Infrastruktur Jalan dan Jembatan (IJJ) Kelas A Wilayah II, Ade Sa’ban menjelaskan, terkait penertiban para PKL yang ada disepanjang Jalan Cikereteg, bukan kewenangan pihaknya.
Dijelaskannya, UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan, merupakan kepanjangan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bogor. Dimana dalam tugasnya hanya sebagai pelaksana pembangunan jalan.

“Jadi kalau urusan pembangunan atau pemeliharaan jalan, itu menjadi kewenangan kami. Masalah PKL bukan ranah kami, tapi Satpol PP,” jelas Ade.

Ade berharap, setelah proyek pembangunan Jalan Cikereteg yang saat ini sedang tahap pengerjaan betonisasi oleh pihak pemborong selesai dikerjakan, kondisi jalan yang merupakan akses utama menuju ke kawasan wisata alam di Desa Pancawati itu, tidak akan lagi cepat rusak dan tahan lama. Sehingga, bisa mengurai kemacetan yang kerap terjadi di jalan tersebut.

“Lantaran masih ada PKL, jangan sampai setelah Jalan Cikereteg yang rusak ini selesai diperbaiki, kemacetan masih terjadi,” imbuhnya.
Sementara, Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor, Cecep Imam saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, belum memberikan keterangan apapun terkait keberadaan PKL di Jalan Cikereteg tersebut.

** Dede Suhendar  

Inilah Bentuk Totalitas YMS Basket Ball Club Menggali Talenta Basket Bogor

0

Bogor | Jurnal Bogor

YMS Baslket Ball salah satu klub basket yang punya tata kelola modern dalam pembinaannya terus melebarka sayap dalam menggali talenta basket di Kabupaten dan Kota Bogor

Founder dan juga Owner YMS Basket Ball, Ridwan Eka Saputra termasuk salah satu sosok yang sangat inovatif dalam pengembangan YMS Basket Ball sebagai salah satu klub yang tepat sebagai tempat berlatih talenta basket di Kawasan Bogor Raya.

Yomi panggilan akrab dari Ridwan Eka Saputra mengatakan, YMS Basket Ball Club akan menggelar atau membuka kelas baru di wilayah Kota Bogor khusunya di Kecamatan Kota Bogor Barat.

Lebih lanjut, kata Yomi, semua program laihan di Kota Bogor Barat ini akan terpusat di End Sport Basket Ball Kedai Fatimah, Jalan KH. R Abdullah Bin Nuh, Sindang Barang, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

” Kami membuka kelas baru bagi para pecinta dan peminat basket dari usia 6 sampai 18 tahun dan akan ber home base di End Sport Basket Ball,” tegas Yomi, Minggu, 25 September 2022

Yomi berharap, kehadiran kelas baru YMS Basket Ball di End Sport ini akan jadi kesempatan emas talenta basket yang ada di kawasan Kecamatan Bogor Barat dan sekitarnya.

Apalagi, kawasan End Sport yang berada di Kecamatan Bogor Barat ini berdekatan dengan beberapa wilayah kecamatan yang masuk Kabupaten Bogor seperti Kecamatan Dramaga, Kecamatan Ciomas, Ranca Bungur dan Ciampea.

Menurutnya, YMS Basket Ball Club akan terus mengembangkan sayapnya dalam menggali talenta pebasket masa depan di Kabupaten Bogor dan sekitarnya.

Intinya, kata Yomi, YMS Basket Ball Club tetap punya komitmen tinggi dalam menggairahkan basket di Kabupaten Bogor dan akan menggali talenta basket di 40 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor.

” YMS akan terus jadi bagian perjuangan dalam membangun pondasi masa depan basket di Kabupaten Bogor,” pungkasnya.

** asep syahmid

B Maung Bidik Sejarah Baru Fokus Latihan Tatap Semifinal Piala Bupati Bogor 2022

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Laga Semifinal Kompetisi Sepakbola U-19 antar Kecamatan dengan titel Piala Bupati Bogor 2022 hingga kini belum jelas kapan dilaksanakannya.

Namun, hal tersebut tidak mengurangi motivasi para pemain, pelatih dan official tim sepakbola U-19 Kecamatan Babakan Madang untuk tetap melakukan latihan keras guna menatap laga Semifinal Piala Bupati Bogor 2022.

Pada babak Semifinal Piala Bupati Bogor 2022 nanti, B Maung julukan bagi tim sepakbola U-19 Babakan Madang besutan Frido Yuwanto akan meladeni Tim Sepakbola U-19 Kecamatan Citeureup

“Meskipun belum ada jadwal resmi dari PSSI Askab Bogor yang punya hajatan Piala Bupati Bogor 2022, Skuad B Maung tetap melakukan latihan,” ujar Lukman Huis salah satu asisten pelatih B Maung, Minggu, 25 September 2022.

Lukman menambahkan, semua punggawa dan elemen yang ada dalam skuad B Maung tetap.menjaga motivasi tingginya untuk membuat sejarah dalam Piala Bupati Bogor 2022.

” Capaian prestasi masuk Semifinal Piala Bupati Bogor 2022 ini sudah membanggakan bagi kami. Namun, semua punggawa B Maung tetap mengejar target lebih tinggi lagi dan akan all out membuat sejarah baru Piala Bupati Bogor,” beber Lukman Huis.

Ia berharap, PSSI Askab Bogor segera memutuskan jadwal pertandingan babak Semifinal Piala Bupati Bogor 2022 secepatnya.

” Kalau jadwal sudah ada tentunya semua pemain akan semakih meningkat motivasinya dan latihan juga akan lebih mengarah pada strategi pertandingan,” tuntasnyan.

Sementara itu, Ketua Panpel Piala Bupati Bogor, H.Iswahyudi mengatakan, lanjutan Piala Bupati Bogor 2022 yang sudah memasuki fase semifinal masih.akan dilakukan rapat lebih dahulu.
” Lagi akan dirapatkan dulu,” ujar H. Iswahyudi saat menjawab pertanyaan seputar pelaksanaan Semifinal Piala Bupati Bogor 2022.

Salah satu anggota Exco PSSI Askab Bogor ini menambahkan, pihaknya akan melakukan Kongres Tahunan PSSI Askab Bogor yang akan dilakukan pada 29 September 2022.

** Asep Syahmid

Baru Digelar Patah dan Retak, Warga Minta Sidak Jalan Klapanunggal – Dayeuh 

0

Klapnunggal | Jurnal Bogor 

Proyek peningkatan Jalan Klapanunggal – Dayeuh yang dilaksanakan oleh CV. Prima Karya dan PT. Nasuma Putra sebagai Konsultan Pengawas yang memakan anggaran sebesar Rp1,9 miliar mendapat keluhan warga yang menilai pekerjaan asal jadi.

Ahmad (45) warga sekitar mengatakan, pelaksana pekerjaan proyek ini menutup jalan total untuk tidak dilalui dan sudah berlangsung lebih dari 1 pekan penutupan jalan ini dilakukan. Namun dia menyayangkan beton yang belum dilalui kendaraan sudah menimbulkan retakan dan patahan pada jalan tersebut.

“Ini salah satunya, depan pabrik ini malam itu beton digelar paginya sudah tampak retak tengah dan sepanjang jalan ini,” ucap Ahmad sambil menunjuk jalan yang retak.

Menurutnya, kualitas beton saat ini sangat memprihatinkan, dirinya yang juga suka melintasi jalan yang baru dibeton pada tahun 2022 ini tapi sudah banyak sekali keretakannya. 

“Ternyata bukan hanya disini, di Bojong Kulur saat saya melintas itu parah juga, retak beton sepanjang jalan dan sudah ada patahan-patahan padahal mutu beton itu setau saya bisa mencapai 10-15 tahun, ini baru seumur jagung sudah rusak dan patah-patah,” keluhnya.

Harusnya, sambung ia, dengan sudah divonisnya Bupati non aktif Ade Yasin, baik BPK maupun inspektorat harus lebih teliti lagi, dalam melakukan pemeriksaan. Kenyataan di lapangan dengan terjeratnya Ade Yasin tidak dijadikan pelajaran oleh para pengusaha karena lemahnya pengawasan dan bisa dibelinya kebijakan.

“Semoga setelah kejadian Bupati Ade Yasin, jadi cambuk juga untuk pengusaha. Disini BPK dan Inspektorat jangan main mata terus dengan para pengusaha. Hingga kerusakan dalam pekerjaan jalan dianggap sebagai kewajaran, black list harus tegas dilakukan sebagai efek jera untuk pengusaha, mengingat jual/beli pekerjaan masih terjadi di Kabupaten Bogor walaupun tidak terendus,” bebernya.

Dia berharap, ada anggota DPRD Kabupaten Bogor yang turun dan sidak ke lokasi Jalan Klapanunggal – Dayeuh. “Sidak dan jika perlu jangan dicairkan uangnya sebelum dibenahi, ini jalan cuma dipoles-poles aja untuk nutupin keretakannya, tidak di graouting. Dewan dapil 2 banyak sekali, miris jika tidak satu orang pun yang datang menengok jalan ini,” pungkasnya kepada Jurnal Bogor, Sabtu (25/09).

Terpisah disampaikan Ali pelaksana CV.Prima Karya jika pihaknya sudah meminta pertanggungjawaban pihak bacingplant Adhimix untuk melakukan grouting dan sedang mempersiapkan alatnya.

“Belum tau kapan, cuma sudah kita komplain dan akan dilakukan perbaikan untuk alat sedang disiapkan,” cetus Ali melalui WhatsApp.

** Nay Nur’ain

Mayang Gandes dan Desa Sipak Tanamkan Lagi Kecintaan Budaya Sunda

0

Jasinga | Jurnal Bogor

Pentas seni sanggar Mayang Gandes bersama Pemerintahan Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor sebagai upaya menanam kembali kecintaan masyarakat kepada budaya Sunda.

Hal itu terlihat antusiasnya peserta yang mengikuti lomba maupun dari masyarakat yang hadir untuk menyaksikan gelaran yang diadakan di pelataran Koramil 0621-24 Jasinga, Sabtu (24/9).

Bahkan, kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor, yang hadir melalui Sub Koordinasi Pelestarian dan Pengembangan Budaya.

“Alhamdulilah, mewakili Kadisbudpar kita bisa hadir untuk melihat sejauh mana penyelenggaraan dari pada pentas seni di Desa Sipak yang diselenggarakan Sanggar Seni Mayang Gandes ini, ” ungkap Sub Koordinasi Pelestarian dan Pengembangan Budaya, Andi.

Dengan adanya kegiatan tersebut, dia merasa berbahagia lantaran seni dan budaya di Kabupaten Bogor khususnya di Desa Sipak masih tetap eksis sampai dengan saat ini.

“Selain itu saya pun berharap, kegiatan seperti ini tetap terus berjalan jangan sampai hanya saat ini saja. Karena, generasi muda sangat butuh pengetahuan akan budaya kita itu seperti apa, yang khusus seni dan budaya yang ada di Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Kepala Desa Sipak Agung Suryadinata mengaku sangat mendukung penuh kegiatan tersebut, karena untuk melestarikan budaya yang ada di Desa Sipak.

“Dimana pada hari ini peserta yang mengikuti kegiatan terdiri dari beberapa RW yang ada di Desa Sipak. Selain itu pada hari ini kita pun mengesahkan atau melegalkan lagu wajib yakni Karatagan Desa Sipak,” paparnya.

Agung menjelaskan, lagu Karatagan Desa Sipak tersebut akan menjadi lagu untuk para generasi muda yang ada di Desa Sipak. Sehingga lagu tersebut akan disosialisasikan ke sekolah-sekolah yang ada di wilayah Desa Sipak.

“Nanti akan kami sosialisasikan supaya semua mengetahui apa langkah kerja kami dari lagu ini,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Muspika Kecamatan  Jasinga yang diwakili oleh staf kasi pendidikan dan kesehatan, Muhammad Toha mengapresiasi acara tersebut. Dia berharap desa yang lain di wilayahnya bisa mengikuti.

“Intinya selain kita mengapresiasi kita pun berharap kedepan di setiap desa yang ada di wilayah Kecamatan Jasinga bisa melakukan hal seperti ini, karena yang namanya seni dan budaya Sunda khususnya harus tetap dijaga dan dilestarikan,” tukasnya.

** Andres

Dispora Undang Kontingen dan Pengurus NPCI Kabupaten Bogor Sambil Serahkan SK Kontingen Peparda

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Kadispora Kabupaten Bogor, Asnan AP mengatakan pihaknya akan menggelar rapat persiapan Peparda dengan mengundang Ketua Kontingen Peparda dan pengurus NPCI Kabupaten Bogor.

Asnan AP menambahkan, rapat yang dilakukan Dispora Kabupaten Bogor ini akan berlangsung di Ruang Rapat Besar Dispora Kabupaten Bogor, Rabu, 28 September 2022.

” Ini rapat persiapan kami dalam menatap Peparda Jabar 2022. Makanya kami mengundang unsur Kontingen Peparda dan juga unsur NPCI Kabupaten Bogor,” tegas Asnan AP.

Selain itu, kata Asnan AP, pada saat rapat persiapan yang akan dilakukan hari Rabu nanti akan dilakukan penyerahan SK Kontingen Peparda Kabupaten Bogor menuju Peparda Jabar 2022.

Pada dasarnya, kata Asnan AP, tahapan persiapan menuju Peparda Jabar 2022 sudah berjalan pada track yang benar.

“NPCI Kabupaten Bogor sudah melakukan Pra Pelatcab dan Pelatcab Peparda sejak sebulan lalu dan akan berlangsung selama 3 bulan,” tegas Asnan AP

Selanjutnya, Kata Asnan AP, Ketua Kontingen Kabupaten Bogor untuk Peparda Jabar sudah melakukan monitoring pelaksanaan Pelatcab Peparda NPCI Kabupaten Bogor 2022.

** asep syahmid

Capaian Prestasi Tim Wushu Kabupaten Bogor Sangat Membanggakan

0

Kejurnas Wushu Piala Presiden 2022

Cibinong | Jurnal Bogor

Pengurus cabor Wushu Kabupaten Bogor merasa bangga dan puas dengan capaian prestasi atlet Wushu Kabupaten Bogor pada Kejurnas Wushu Piala Presiden 2022 yang berlangsung di Graha Unesa, Suranaya, Jawa Timur yang berakhir belum lama ini.

Para atlet Wushu Kabupaten Bogor yang tampil pada Kejurnas Wushu Piala Presiden 2022 ini berhasil meraih 3 medali Perak dan 2 Medali Perunggu.

Ketua Cabor Wushu Kabupaten Bogor, Fitri Putra Nugraha yang akrab disapa Nungki mengatakan, tim Wushu Kabupaten Bogor berhasil menorehkan prestasi tingkat nasional untuk kedua kalinya.

Pasca BK-PORPROV November 2021 di kuningan (november lalu) Tim Wushu Kabupaten Bogor berhasil menorehkan record dan menjadi Juara Umum 3 ditengah persaingan Provinsi dan Kabupagen /Kota se-Indonesia pada ajang Kejurnas Wushu Open (IWAG-Indonesian Wushu All Games 2021 bulan Desember 2021

Namun, saat itu tidak ada keikutsertaan atlet-atlet pelatnas dan hanya beberapa atlet atlet yang tampil pada PON Papua lalu.

“Berbeda dengan Kejurnas Wushu Piala Presiden 2022 kali ini dengan banyaknya atlet atlet Pelatnas yang ambil bagian dalam Kejurnas ini serta mampu menaikkan level kejuaran yang berlangsung di Graha Unesa, Surabaya, Jawa Timur,” ujar Nungki, Minggu, 25 September 2022.

Nungki mengatakan, saat Kejurnas Wushu Piala Presdien 2022 pihaknya memang turun di nomer yang lebih sedikit ketimbang Turnamen Open tahun lalu. (November 2021) Karena kali ini system pertandingan mewakili provinsi yang hanya diperbolehkan turun 2 atlet per nomer per provinsi.

“Maka pihak Pengprov wushu jabar melakukan seleksi sehingga atlet atlet kita hanya dapat mengikuti 9 nomer pertandingan,” bebernya.

Hal itu, kata Nungki, tentunya sangat berbeda dengan Turnamen Open pada November 2021 dimana saat itu, para atlet Wushu Kabupaten Bogor bisa mewakili langsung Pengcab Kabupaten / Kota sehingga Tim Wushu Kabupaten Bogor dapat mengikuti 14 nomer pertandingan.

Dalam kesempatan yang sama, Nungki mengayakan, pada event IWAG 2021 ( Kejurnas Wushu) sebanyak lima Atlet Taolu Senior Kabupaten Bogor mampu meraih 2 Emas, 3 Perak, 3 Perunggu.

” Tim Wushu Kabupaten Bogor merebut gelar untuk pertama kali sebagai Juara Umum KE III Taolu Senior Kejurnsa dan mampu bersaing dan mengalahlan persaingan degan atlet Wushu dari Provinsi serta Kota dan Kabupaten se Indonesia yang ambil bagian dalam IWAG 2022,” tegasnya.

Daftar Atlet Wushu Kabupaten Bogor Peraih Medali Pada IWAG 2021:

• Ahmad A Zaidan ( 2 emas)
• Andrew Xavier ( 1 Perak, 1 Perunggu)

• Robert Sienarta ( 1 Perak)
• Ragil Wiramukti ( 1 Perak)
• Basyasyah Ayu ( 2 Perunggu)

Klasemen Akhir IWAG 2021 Lalu

  1. DKI JAKARTA 10 5 3
  2. JAWA TIMUR 3 3 2
  3. KAB BOGOR 2 3 3

** asep syahmid

Puluhan Dongdang Meriahkan Mapag Bulan Mulud Desa Lemah Duhur

0

Caringin | Jurnal Bogor
Puluhan Dongdang meriahkan kegiatan Mapag Bulan Mulud tahun 2022 yang dilaksanakan Pemerintah Desa (Pemdes) Lemah Duhur, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Minggu (25/09).

Kepala Desa (Kades) Lemah Duhur, Ujang Najmudin mengatakan, acara Mapag Bulan Mulud atau menyabut datangnya bulan Maulid, merupakan kegiatan rutin tahunan yang selalu dilaksanakan Pemdes Lemah Duhur.

Untuk menambah semaraknya acara  di bulan lahirnya Nabi Muhammad SAW ini, lanjutnya, pihaknya menyelenggarakan berbagai kegiatan, mulai dari pawai dongdang, pencak silat hingga tabligh akbar.

“Jadi kegiatan yang kami laksanakan ini bersifat islami serta menampilkan pentas seni dan budaya. Makanya ada pawai dongdang, pencak silat dan ditutup dengan acara tabligh akbar,” kata Ujang Najmudin.

Ujang Najmudin yang akrab disapa Iyang itu menjelaskan, masyarakat dari berbagai unsur yang berada di 37 rukun tetangga (RT) dan meliputi 7 rukun warga (RW), ikut turun ke jalan sambil membawa dongdang yang dibuat masing-masing wilayah.

“Untuk itu sebanyak 21 dongdang yang ditampilkan warga secara bersama-sama ini, kami serahkan ke setiap Posyandu. Karena ditiap Posyandu semua warga dari berbagai unsur atau kalangan ada semua,” paparnya.

Dijelaskannya, dongdang adalah tempat atau wadah yang secara tradisional dipakai untuk tempat makanan. Kreativitas dalam pembuatannya juga murni dari swadaya masyarakat.

“Makanya warga sangat antusias membuat dongdang dengan kreasi mereka masing-masing. Isi dalam dongdang tersebut kemudian dibagikan kepada warga yang ikut pawai dalam acara ini,” ujar Iyang.

Iyang menambahkan, peringatan maulid itu harus dijaga dan tetap dilaksanakan, karena untuk menjaga keimanan serta ketakwaan terhadap Nabi Muhammad SAW.

“Bila bukan kita yang menjaga siapa lagi. Jadi mari kita sama-sama lestarikan tradisi ini,” imbuhnya.

Sementara, untuk pelaksanaan star pawai dongdang dimulai dari Kampung Cimande Hilir menuju jalan Cimande – Cikodok dan finis di kantor Desa Lemah Duhur.

Acara kreatif itu mendapat antusias dari masyarakat dan sambutan meriah atas kegiatan pawai dongdang.

“Adanya perayaan maulid nabi ini bukan hanya sekedar merayakan hari kelahirannya nabi saja. Tapi harus dapat menjadikan motivasi kita untuk perubahan dunia atas kelahiran Rasulullah. Karena berkat perjuangan beliaulah kita bisa menikmati islam yang sekarang ini,” tukas Sadiah Sumantri, warga Kampung Nangoh, Desa Lemah Duhur yang ikut pawai dongdang bersama Posyandu Mekar.

** Dede Suhendar  

Disebut Serobot Lahan Warga, Dirut CV Makmur Bayar Lahan yang Kena Pasangan Batu 

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor 

Pekerjaan kontruksi drainase lingkungan yang berada di Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor yang dikerjakan oleh CV Makmur KMC dan PT Tunas Sejahtera sebagai Konsultan Pengawas dengan memakan anggaran sebesar Rp 440 juta sempat dikabarkan menyerobot lahan warga sekitar.

Mendapati hal tersebut, Yayat Pelaksana kegiatan tersebut mengatakan, saat pengecekan lapangan sudah dihadirkan pemilik lahan, desa, ketua RW, ketua RT, dan pemuda setempat untuk melihat kondisi dan lokasi pekerjaaan.

“Saya sudah menginstruksikan kepada pekerja untuk mengambil diluar patok tanah warga, mungkin karena beberapa hal sehingga mengambil pas patok tanah warga tersebut, ” ujar Yayat kepada Jurnal Bogor, Sabtu (25/09).

Menurutnya, bukan diserobot lebih tepatnya lahannya pas pasangan batu tersebut hanya 4 meter yang masuk pas pekerjaan pasangan batu tersebut. “Awalnya minta 10 juta cuma kami keberatan, karena itu pas pasangan batu, akhirnya sepakat 4,5 juta kita ganti jadi kita beli semeternya sejuta lebih lah, ” ujar Yayat.

Hal ini akan jadi pembelajaran untuk dia, dimana saat survei walaupun sudah ada Pemerintah Desa Cicadas dan ketua RW dan RT tapi tidak menjamin hal-hal seperti ini tidak terjadi.

” Alhamdulilah sudah clear, yang penting gak masalah tapi ini jadi pembelajaran lah untuk kita, ” ujarnya.

** Nay Nur’ain