28.5 C
Bogor
Friday, August 7, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 772

Lembaga Aliansi Indonesia Siap Gugat Balik PT Cibiuk

0

Rangkasbitung | Jurnal Bogor

Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) menyatakan siap melakukan gugatan balik terhadap PT. Cibiuk yang melakukan gugatan atas hak sebidang tanah di Rangkasbitung berdasarkan Hak Guna Usaha (HGU) yang telah habis masa berlakunya pada tahun 1971 dan 1972.

Hal tersebut disampaikan Sagitarius, SH.,MH, anggota tim advokasi LAI selaku kuasa hukum dari Isa bin Jured yang digugat oleh PT. Cibiuk ke Pengadilan Negeri (PN) Rangasbitung, Provinsi Banten. Habisnya masa berlaku HGU PT. Cibiuk diketahui ketiga tim advokasi LAI, Sagitarius, Oscar Harris, SH, Mkn dan Irwan Setiawan, SE, SH, saat menghadiri sidang perdana gugatan perdata nomor 31/Pdt.G/2022/Pn.Rkb, Kamis (01/12/2022) lalu, dengan agenda pemberkasan dan mediasi. 

“PT. Cibiuk jangan sampai merampas hak rakyat kecil dan mempermalukan diri sendiri. Gugatan atas tanah yang telah digarap oleh Isa bin Jured lebih dari 50 tahun. Saat pemberkasan, PT. Cibiuk menggugat klien kami berdasarkan HGU yang telah habis masa berlakunya pada tahun 1971 dan tahun 1972. Keterangan itu diperkuat surat dari BPN Kabupaten Lebak yang kami tunjukan ke pihak PN Rangakasbitung,” ujar Harris, Ketua Tim Advokasi dalam keterangannya.

Menangapi hal tersebut, Ketua BP2 Tipikor Lembaga Aliansi Indonesia (LAI), Agustinus P.G, SH mengatakan, pihaknya siap melakukan serangan balik terhadap gugatan yang dilakukan oleh PT. Cibiuk kepada Isa bin Jured (anggota aktif LAI), pria yang berusia sekitar 95 tahun, yang juga sepuh di kawasan Lebak. 

“Dengan dilakukannya gugatan oleh PT. Cibiuk, artinya ada pengakuan atas HGU yang pernah dikuasainya, walau statusnya sudah habis sejak tahun 1971 dan tahun 1972. Diduga terjadi pengakuan sepihak atas aset negara tersebut. Kami akan kumpulkan data dan bukti-bukti terkait, termaksud adanya dugaan keterlibatan aktor besar dalam hal ini. Semua bisa diakses dan tidak ada yang kebal hukum,” tegasnya.

Agustinus menjelaskan, pihaknya akan mengumpulkan data dan informasi terkait nama pengurus PT. Cibiuk, legalitas, izin, aktivitasnya di kawasan tersebut, pajak pendapatan negara yang dilaporkan setiap tahunnya, termasuk dugaan keterlibatan oknum pejabat, sebelum melaporkannya kepada aparat penegak hukum terkait. 

Setelah memenuhi unsur dan adanya dua alat bukti, lanjut Agus, pihaknya akan menyampaikan langsung kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Leonard Eben Ezer Simanjuntak. 

Dia juga menyebut di Kabupaten Lebak marak tambang dan aktivitas illegal di atas tanah negara yang disinyalir dibiarkan oleh Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya.

“Pembangunan Pengendali Banjir Sungai Ciujung Desa Muaradua, TA. 2021, sudah kami laporkan ke Kejari Lebak. Anggaran hibah kepada korban longsor, tanah bergerak dan banjir di Lebak juga disinyalir rawan korupsi. Besarnya anggaran pendidikan dibandingkan kesehatan pada masa Covid 19, juga patut diperiksa kebenarannya. Kami tinggal menunggu perintah Ketua Umum LAI, Irawati Jhoni Lubis, untuk mengambil langkah tersebut,” tandas Agus yang juga melaporkan mantan Bupati Bogor, Ade Yasin ke KPK.

** ass/rls

Gus Udin: Dana Bantuan Madrasah Harusnya Cukup

0

Dramaga | Jurnal Bogor 

Sekolah madrasah di Kabupaten Bogor masih minim mendapat perhatian dari pemerintah, termasuk Pemda Kabupaten Bogor dengan masih banyaknya sekolah madrasah yang rusak dan tak layak. Namun menurut Ketua Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Bogor Saefuddin Mukhtar, Pemkab telah mengeluarkan dana bantuan sekolah madrasah sebesar Rp20 miliar untuk intensif guru dan sarana prasarana.

“Sebenarnya Pemerintah Kabupaten Bogor itu sudah mengalokasikan dana untuk madrasah itu sebesar 20 miliar, 9 miliar untuk insentif guru dan 11 miliar itu untuk infrastruktur sekolah sarana prasarana,” kata Gus Udin, sapaan akrabnya usai menghadiri pelantikan pengurus Mathlaul Anwar Kabupaten Bogor di Hotel Duta Berlian Dramaga Bogor, Senin (3/12/22).

Dia mengklaim, dengan anggaran itu seyogyanya sampai lima tahun itu seharusnya cukup, dan itu dialokasikan sejak tahun 2020 untuk mendukung pendidikan madrasah di Kabupaten Bogor.

“Anggaran 20 miliar itu setiap tahun selama lima tahun, untuk mendukung program Pancakarsa Kabupaten Bogor, karsa cerdas,” katanya.

Lebih lanjut Gus Udin menjelaskan, terkait permasalahan pendidikan di Kabupaten Bogor itu ada tiga yang pertama menurutnya adalah sarana prasarana, yang kedua kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga pendidik dan peserta didiknya.

“Dan yang ketiga adalah kaitan dengan akses kemudahan maka dari itu perlu dukungan semua pihak termasuk ormas Islam seperti Matlahul Anwar ini,” ucapnya.

Apalagi untuk sekolah madrasah banyak yang ada di pelosok tentu peran serta ormas Islam ini kan sangat luar biasa khususnya beberapa ormas seperti Matlahul Anwar, kemudian NU dan Muhammadiyah yang bergerak di pendidikan untuk bersama sama meningkat kualitas pendidikan di Kabupaten Bogor.

“Kalau kita melihat IPM Kabupaten Bogor kan juga masih sangat jauh dari harapan rata-rata lama sekolah kita juga masih diangka 8,32 sementara target kita harus diangka 8, 61 dan itu masih jauh tetapi juga harapannya bagaimana ormas seperti Matlahul Anwar yang memiliki 75 lembaga pendidikan yang tersebar di seluruh kabupaten Bogor yang ada di pelosok-pelosok ini harus ada kerjasama untuk meningkatkan lama rata-rata sekolah,” tukasnya.

** Andres

Nugraha Sorot Berkas Administrasi Pemekaran Bogor Timur

0

Cileungsi | Jurnal Bogor 

Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Jawa Barat, Ruhyat Nugraha yang menangani pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) di Jawa Barat memberikan perhatian khusus terhadap kesiapan berkas administrasi pengajuan pemekaran Kabupaten Bogor Timur.

Sebagai salah satu perwakilan Jawa Barat dalam pembahasan DOB di tingkat pusat, Nugraha menilai ada dua kekurangan dari berkas administrasi Kabupaten Bogor Timur yang harus segera diselesaikan sebelum Februari 2023. 

“Kekurang dari pengajuan Kabupaten Bogor Timur secara administrasi adalah kurangnya wilayah dan kajian akademik yang belum memasukan proyek nasional di Bogor Timur. Karena dua hal ini juga jadi penilaian utama dalam proses verifikasi nanti,” kata Ruhyat Nugraha kepada Jurnal Bogor, Senin (05/12).

Menurut dia, meskipun memiliki kekurangan secara administrasi, namun potensi Kabupaten Bogor Timur juga memiliki kelebihan bila dibandingkan daerah lain. Salah satunya yakni jumlah pendapatan asli daerah yang sudah mencapai 700 miliar, potensi ini tentunya menjadi penilaian tersendiri, jika nantinya Kabupaten Bogor Timur dimekarkan maka daerah otonomi baru tersebut sudah siap secara keuangan.

“Kalau bisa potensi PAD ini terus ditingkatkan hingga mencapai 1 triliun. Kalau sudah mencapai angka tersebut maka proses pemekaran hanya tinggal menunggu waktu,” ujarnya.

Terkait kekurangan berkas administrasi tersebut, Nugraha mengatakan, Presidium Bogor Timur sebagai lembaga terdepan dalam mengawal proses pemekaran harus segera bertindak cepat mengingat proses verifikasi calon daerah otonomi baru akan segera dilaksanakan.

“Saat pansus datang ke Kabupaten Bogor terkait pemekaran wilayah, kami juga memberi catatan jika Kabupaten Bogor Timur memiliki kekurangan dari aspek luas wilayah, dan saat itu Pemerintah Kabupaten Bogor menyatakan akan memenuhi hal tersebut. Jadi saya pikir tinggal mengkomunikasikan saja sehingga kekurangan wilayah ini dapat segera dipenuhi,” paparnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Presidium Bogor Timur, Alhafiz Rana mengatakan, pihaknya akan segera melakukan proses perbaikan administrasi sehingga pengajuan Bogor Timur sebagai daerah otonom baru tidak mengalami kendala.

“Ini masukan buat kami dan tentunya akan segera kami tindaklanjuti sehingga seluruh berkas lengkap dan tidak ada kekurangan,” pungkasnya.

** Taufik/Nay 

Kolaborasi BTJ, Katar dan UDB Kampung Kedep Salurkan Bantuan ke Cugenang

0

 

Gunung Putri | Jurnal Bogor 

Bogor Timur Jurnalis (BTJ) berkolaborasi dengan Karang Taruna RW 23 dan RW 19, dan Urgen Darurat Bogor (UDB), Desa Tlajung Udik, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, salurkan bantuan kepada korban gempa di Kp.Sarampad, Desa Sarampad, Cugeunang, Kabupaten Cianjur, Minggu (04/12).

Dalam kesempatan tersebut, BTJ dan tim menyalurkan bantuan di posko yang dibuat oleh Jurnalis Mancing Indonesia (JMI).

Ketua BTJ Sudadi mengatakan, dia dan tim menyalurkan bantuan di tenda atau posko yang dibuat oleh JMI dan relawan lainnya. “Dari informasi tersebutlah kami memberikan bantuan berupa sembako dan sajadah untuk ibadah,” ujar Dadi biasa disapa kepada Jurnal Bogor, Senin (05/12).

Apa yang diberikan diharapkan bisa meringankan beban para korban gempa dan relawan yang menjaga posko. Pihaknya akan datang kembali untuk memberikan bantuan lainnya yang dibutuhkan oleh pengungsi.

“Dari hasil bincang-bincang yang kami lakukan dengan pengungsi dan relawan, jika disini masih kekurangan obat-obatan, sarana air bersih, dan alat tulis sekolah anak yang sebentar lagi memasuki masa sekolah,” bebernya.

Sementara Ketua JMI Peduli Agil mengatakan, dia bersama tim sudah berada di Kampung Sarampad RT 02/03 hampir 12 hari. Perjuangannya membuka akses untuk wilayah ini diakuinya sangat keras sekali.

” Alhamdulilah dari kerjasama tim, kini kampung yang sempat terisolir karena tertutup reruntuhan bangunan rumah sudah bisa dilalui oleh para donatur maupun relawan yang hendak mengunjungi wilayah disini, ” ujar Agil.

Awalnya, kata dia, pascagempa sampai 5 hari bantuan tidak ada yang masuk hingga JMI patungan dengan relawan lain untuk membeli beras untuk para korban gempa dan relawan. “Seiring berjalannya waktu, dan kita coba membuka link dari relasi kami sebagai jurnalis agar ada bantuan masuk kesini. Alhasil kini bantuan berdatangan dan kami para relawan dan korban gempa tak lagi khawatir kekurangan bahan pangan,” ungkapnya.

Yang saat ini dibutukan, lanjutnya, adalah Sarana Air Bersih (SAB) yang masih minim, hingga harus mandi di lokasi yang cukup jauh, ditambah lagi airnya coklat bak kopi susu. “SAB harus didahulukan untuk menghindari penyakit kulit atau gatal-gatal yang biasanya dialami pengungsi pascabencana,” ujarnya.

” Saya ucapakan terimakasih banyak untuk rekan-rekan jurnalis dari Bogor dan Katar Kampung Kedep, karena apa yang diberikan sangat bermanfaat untuk mereka. Dan untuk bantuan sajadah kami berikan kepada Ketua DKM Masjid Nurul Ikmah disini. Serta doakan kami agar sehat-sehat disini sampai situasi aman terkendali,” sambung Agil.

** Nay Nur’ain

Peringati Hari Disabilitas Internasional, PT SBI Berikan Motivasi Bagi Sahabat Difabel dan Kelompok Dampingan

0

Klapanunggal | Jurnal Bogor

Memperingati Hari Disabilitas Internasional tahun 2022 yang jatuh pada 3 Desember 2022, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) Pabrik Narogong berkolaborasi bersama Srikandi SIG menggelar kegiatan bertajuk “Refleksi dan Motivasi Peran Solidaritas Sosial Dalam Kemandirian”.

Acara ini diikuti oleh 45 peserta yang terdiri dari perwakilan 10 kelompok dampingan SBI Pabrik Narogong, SLB (Sekolah Luar Biasa) Mentari Citra Diri, PPDI (Perkumpulan Penyandang Disabilitas) Cabang Bogor, Kepala Puskesmas Klapanunggal, perwakilan Kecamatan Klapanunggal, serta tim General Affairs & Community Relations SBI Pabrik Narogong.

General Affairs & Community Relations Manager SBI Pabrik Narogong Nur Lailiyah mengatakan, pengembangan masyarakat sekitar area operasional merupakan salah satu dari lima pilar pembangunan berkelanjutan SBI untuk mewujudkan target SDGs 2030. Melalui beragam program inovasi sosial, SBI memahami pentingnya menjaga hubungan dalam hidup berdampingan bersama masyarakat.

“Pada kegiatan kali ini, kami ingin seluruh lapisan masyarakat untuk saling berdiskusi dan berbagi pengalaman agar mampu menghadapi tantangan-tantangan kedepannya,” tutur Nur Lailiyah (Laily kepada Jurnal Bogor, Senin (05/12).

Dalam kesempatan yang sama, Laily, yang juga merupakan anggota dari Srikandi SIG berharap, dengan kehadiran Fira Fitri Fitria sebagai narasumber dari penyandang disabilitas, dapat memotivasi komunitas dampingan untuk meningkatkan organisasi dan mengembangkan kegiatan-kegiatan untuk mendorong pemberdayaan dan kemandirian.

“Kami sadar, bahwa mewujudkan pembangunan berkelanjutan itu harus inklusif. Semua bagian dalam masyarakat harus bisa turut berpartisipasi dan berkontribusi. Karena itu, kami sangat mengapresiasi keterlibatan dan antusiasme warga pada program ini dan program-program lainnya yang diselenggarakan SBI untuk bersinergi menuju #MasaDepanYangKitaMau”, ujarnya.

Menurutnya, Srikandi SIG merupakan komunitas perempuan di lingkup PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), yang merupakan wadah untuk saling mendukung sesama perempuan dalam berkarya dan berprestasi di berbagai perannya.

“Fira Fitri Fitria merupakan sosok perempuan penyandang disabilitas yang aktif didalam III (Institut Inklusi Indonesia) dan berhasil mendirikan berbagai macam organisasi, salah satunya adalah ORBIT (Organisasi Disabilitas Tuban),” bebernya.

“Dia meraih  program IVLP (International Visitor Leadership Program) di tahun 2019, sebuah program pertukaran professional dari Kedutaan Besar Amerika Serikat. Fira juga berhasil menamatkan studi S1 Akuntansi di STIE Muhammadiyah, Tuban dan saat ini mendapatkan beasiswa S2 dari Asean University of Disability Public Policy Network dalam bidang Magister Kebijakan Publik di Universitas Airlangga. Fira juga aktif sebagai asisten peneliti Universitas Airlangga untuk isu-isu disabilitas,” sambung Laily.

PT.Solusi Bangun Indonesia Tbk adalah sebuah perseroan terbuka yang mayoritas sahamnya (83,52%) dimiliki dan dikelola oleh PT Semen Indonesia Industri Bangunan (SIIB) – bagian dari grup PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG. Perseroan menjalankan usaha yang terintegrasi dari semen, beton siap pakai, agregat dan layanan pengelolaan limbah yang mengoperasikan empat pabrik semen di Narogong (Jawa Barat), Cilacap (Jawa Tengah), Tuban (Jawa Timur), dan Lhoknga (Aceh), dengan total kapasitas 14,8 juta ton semen per tahun, dan mempekerjakan lebih dari 2.000 orang. 

** Nay Nur’ain

TJSL PT Indocement Disalurkan Melalui Pemcam Jonggol

0

Jonggol | Jurnal Bogor 

Pemerintah Kecamatan Jonggol yang diwakili Asep Basuki dan Agus, Staf KUA Jonggol menyerahkan bantuan semen kepada 4 pondok pesantren dan 1 masjid yang ada di wilayah Kecamatan Jonggol, Senin (05/12).

Bantuan merupakan hasil sumbangan dari PT  Indocement Tunggal Prakasa Citeureup melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai kepedulian kepada tempat ibadah maupun pendidikan agama.

Plt PM Jonggol Asep Basuki mengatakan, penyerahan bantuan berupa semen ini untuk membantu pembangunan lima ponpes yang saat ini sedang melakukan renovasi.

“Kami hanya menyalurkan amanah dari PT Indocement melalui program TJSL-nya, dimana memang ada beberapa ponpes di Jonggol yang sedang melakukan pembangunan,” ujar Asep kepada Jurnal Bogor, Senin (05/12).

Asep menjelaskan, bantuan semen saat ini diberikan di 5 titik, dan untuk setiap titiknya menerima 32 sak semen.

“Semoga bantuan yang diserahkan  dapat membantu percepatan renovasi masjid dan ponpes. Adapun pemberian bantuan TJSL dari PT Indocement adalah Ponpes Assadatu Isaniyah, Ponpes Darul Nulsh, Ponpes Tarbiyatul Falah, Ponpes Nurul Huda dan Masjid Besar Nurul Taqwa,” paparnya mengakhiri.

** Ramses/Nay 

Akibat Puting Beliung, Warga Alami Kerugian Ratusan Juta 

0

Ciampea | Jurnal Bogor 

Warga yang rumahnya terdampak dari angin puting beliung di Desa Tegalwaru, Ciampea, Kabupaten Bogor mengaku mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Sambas Alamsyah menceritakan, rumahnya porak poranda dihantam angin itu hingga membuat atap rumahnya berterbangan. Beruntung kata dia, tidak ada anggota keluarganya yang terkena dampak tersebut.

“Alhamdulillah, tidak ada korban luka ringan maupun berat. Namun saya mengalami kerugian 150 juta dari insiden ini,” tukasnya, Senin (5/12).

Sebelumnya disebutkan, hujan deras disertai angin puting beliung mengakibatkan belasan  rumah warga di Desa Tegalwaru, Ciampea, rusak. Peristiwa tersebut terjadi Minggu (4/12) sekitar pukul 15.30 WIB. Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Tegal Waru Serka Arif dalam keterangan laporannya, mencatat sebanyak 17 rumah warga mengalami rusak ringan yang mana genteng dan atap mengalami rusak.

“Iya betul, lokasi terparah di Kampung Tegalwaru Rt 05/06,” katanya saat dihubungi Jurnal Bogor melalui telepon selulernya.

Untuk pendataan kata dia, telah berkoordinasi dengan Kepala desa, Bhabinkamtibmas dan BPBD setempat.

** Andres

Tim Monev Dramaga Sidak Lima Desa

0

Dramaga | Jurnal Bogor 

Tim Monitor evaluasi (Monev) Kecamatan Dramaga sidak ke lima desa yang mendapat bantuan Program Samisade (Satu Miliar Satu Desa) yang dikucurkan Pemerintah Kabupaten Bogor. 

Ketua Tim Monev Kecamatan Dramaga Ine Handayani mengatakan, ada lima desa yang dikunjungi. Tujuan monev tak lain untuk melihat langsung hasil pembangunan yang biayai dana Samisade. 

Hasilnya, pekerjaan program Samisade di Desa Sukadamai, Purwasari, Dramaga Babakan, Neglasari sesuai progres.  

“Monev salah satu syarat mengajukan pencarian tahap ke dua Program Samisade yakni 40 persen, ” ujarnya, kemarin.

Ia menambah untuk pembangunan TPT di Desa Babakan, sedikit mengalami kendala. Hal tersebut disebabkan faktor alam yakni kerap terjadi banjir di hulu kali Ciapus. Namun, diusahakan pekerjaan bisa mencapai progres ke-100 . 

“Dalam waktu dekat ini yang bisa mencairkan program Samisade tahap kedua 40 persen yakni Desa Sukadamai dan Purwasari. Kedua desa tersebut disebabkan lebih dulu menyelesaikan pekerjaan dan administrasi,” ujarnya. 

Sementara Kepala Desa Babakan, Ahmad Yani menyatakan, pembangunan TPT sepanjang 23 meter dengan tinggi 9 meter sesuai dengan progres awal. Memang diawal terkendala banjir di hulu, sehingga pekerjaan dasar pondasi TPT terganggu. 

Untuk saat ini pekerjaan sumur, lantai sudah selesai tinggal pekerjaan tahap pemasang batu pondasi. “Kita siasati dengan memperbanyak pekerjaan agar pekerjaan sesuai progres dan akhir Desember sudah rampung pekerjaan, ” tukasnya.

** Andres

Belasan Rumah Warga di Ciampea Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

0

 

Ciampea | Jurnal Bogor 

Hujan deras di sertai angin puting beliung mengakibatkan belasan  rumah warga di Desa Tegalwaru, Ciampea, Kabupaten Bogor rusak.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (4/12/22) sekitar pukul 15.30 WIB. Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Tegal Waru Serka Arif dalam keterangan laporannya, mencatat sebanyak 17 rumah warga mengalami rusak ringan yang mana genteng dan atap mengalami rusak.

“Iya betul, lokasi terparah di Kampung Tegalwaru RT 05/06,” katanya saat dihubungi Jurnal Bogor melalui telepon selulernya.

Untuk pendataan kata dia, telah berkoordinasi dengan Kepala Desa, Bhabinkamtibmas dan BPBD setempat.

“Saat ini saya masih di lokasi, sedang memperbaiki kerusakan rumah dibantu dengan warga,” tutupnya.

** Andres 

Sopir Angkot Protes Pengerjaan Jalan Abdul Fatah

0

Kesal 4 Bulan tak Selesai, Jalan yang Masih Dicor Diblokir

Tenjolaya | Jurnal Bogor 

Sejumlah massa dari organisasi pengemudi angkutan kota (angkot) menggelar demo memprotes perbaikan jalan raya Abdul Fatah, Tenjolaya, Kabupaten Bogor, Sabtu (3/12/22).

Para pengemudi angkot kesal lantaran selama proses perbaikan jalan, penghasilan mereka berkurang hingga 75 persen dari biasanya. 

Seperti diungkapkan sopir angkot warga Cinangneng Fredi (34), sejak empat bulan lalu, perbaikan jalan tak kunjung selesai mengakibatkan penghasilan berkurang. “Perbaikan jalan udah empat bulan lalu, tapi sampai sekarang tak kunjung selesai, saya sebagai pengemudi angkot keberatan. Karena jalan tak bisa kita lalui,” katanya. 

Ratusan pengemudi Angkot Tumaritis itu melakukan aksi demo dengan menutup jalan menggunakan armadanya.

Sementara pengemudi lainnya Rahmat mengaku, Jalan Abdulah Fatah dari Cikalancing hingga Tenjolaya patut dipertanyakan hingga membuat para pengemudi rugi. Karena pekerjaan tidak sekaligus, padahal dalam pengerjaannya jalan ditutup total.

“Saya heran sudah empat bulan lebih, jalan ditutup total, dan pengecoran tak kunjung selesai, apa penyebabnya?. Apakah kurang modal atau emang sengaja di sendat-sendat,” tanyanya.

Aksi demo ini menyebabkan pengemudi Angkot Tumaritis jurusan Tenjolaya-Laladon meluapkan kekesalannya dengan cara memblokir jalan yang sudah dicor. Hingga berita ini diturunkan, Camat Tenjolaya Farid Ma’ruf, masih belum bisa dikonfirmasi.

** Andres