26.3 C
Bogor
Sunday, May 10, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 741

RSUD Kota Bogor Miliki Layanan Rawat Inap Terbesar

0

Bogor | Jurnal Bogor

Warga Bogor patut berbangga. Pasalnya, RSUD Kota Bogor akan menjadi rumah sakit dengan layanan rawat inap terbesar di kota hujan. Hal itu dikarenakan pembangunan blok I dan IV akan segera rampung pada 29 Desember nanti.

“Bila bangunan blok I dan IV telah rampung, maka akan ada penambahan ruang rawat inap sekitar 100 hingga 200 bed. Saat ini, RSUD Kota Bogor telah memiliki 425 bed,” terang Kepala Bidang Pengembangan Bisnis dan Pengendalian Mutu RSUD Kota Bogor, dr. Armein Sjuhary Rowi, M.Kes.

Dengan adanya penambahan jumlah bed, pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua IDI Kota Bogor ini berkeyakinan, bila RSUD Kota Bogor akan menjadi rumah sakit yang memiliki jumlah bed terbesar di kota hujan.

“Semua itu dilakukan untuk menjawab tantangan masyarakat yang menginginkan pelayanan kesehatan terbaik untuk anggota keluarganya. Dan RSUD harus menjadi pemeran utama untuk menjawab tantangan itu,”.

Apalagi, pasien yang datang ke RSUD bukan hanya datang dari Kota Bogor saja, namun juga datang dari Kabupaten Bogor, Cianjur, Sukabumi, bahkan Banten.

“Tentu ini yang memotivasi kami, untuk menjadikan RSUD sebagai rumah sakit rujukan regional,” tegasnya.

Namun demikian, Armein menyadari lahan yang dimiliki RSUD saat ini masih belum cukup untuk menopang segala kebutuhan rumah sakit. Mengingat, RSUD saat ini tengah menuju menjadi rumah sakit pusat layanan anak, pusat layanan jantung dan pusat layanan kanker.

“Atas dari itu, pihak managemen rumah sakit berharap adanya perluasan lahan,” tutupnya.n Fredy Kristianto

Nunggak, Bapenda Pasang Papan di Rumah Mewah

0

Bogor | Jurnal Bogor

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) melakukan tindakan tegas terhadap wajib pajak nakal, dengan memasang papan teguran pada sejumlah rumah mewah di wilayah Kota Bogor.

Pemkot memasang papan peringatan di pintu gerbang dan pagar rumah yang bertuliskan ‘Pemilik Objek Pajak ini, Menunggak Pajak Daerah’.

Pemasangan papan dilakukan pada beberapa titik lokasi. Yakni, Jalan Sudirman, Kelurahan Pabaton, Kecamatan Bogor Tengah, Jalan Dadali, Kelurahan Tanah Sareal, Kecamatan Tanah Sareal dan Jalan RE Samanta Direja, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan.

Kepala Bidang Penagihan dan Pengendalian pada Bapenda Kota Bogor Anang Yusuf mengatakan, pemasangan papan pengawasan wajib pajak diperuntukan bagi mereka yang menunggak pajak lebih dari 2 tahun dengan nilai pajak diatas Rp50 juta.

“Kami juga telah memberikan surat tagihan untuk membayar pajak sebanyak 3 kali, beserta surat pemberitahuan akan dipasang plang apabila tidak membayar pajak sampai dengan tanggal 26 Nopember 2022.

Menurut Anang, sejak 10 Oktober sampai 23 Desember 2022, Pemkot Bogor memberikan keringanan dalam membayar pajak PBB berupa penghapusan sanksi administrasi (denda) dengan catatan telah mendaftarkan e-SPPT PBB.

Kata dia, pemasangan plang kepada penunggak Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dilakukan sebagai upaya penagihan kepada wajib pajak yang tidak melunasi tagihan PBB-P2.

Untuk pemasangan papan pengawasan dilaksanakan oleh Bapenda dengan didampingi Satpol PP Kota Bogor dan aparat wilayah serta kelurahan sehingga kondusif dan tak ada perlawanan.n Fredy Kristianto

Ada PTSL di Penlok R3, PUPR Ajukan Pembatalan

0

Bogor | Jurnal Bogor

Kisruh terbitnya Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL)ada bidang tanah dalam peta penetapan lokasi (penlok) proyek Jalan Regional Ring Road (R3), Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, terus menuai sorotan.

Sekretaris Daerah Kota Bogor, Syarifah Sofiah Dwikorawati mengatakan bahwa hal tersebut masih dipelajari oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Saya minta yang terbir PTSL ditunda dulu (tak dieksekusi). Tapi untuk yang lain jalan saja,” ujar Syarifah kepada wartawan, Senin(28/11).

Saat disinggung mengapa aparatur wilayah setempat bisa memberikan rekomendasi sehingga PTSL bisa terbit. Syarifah menegaskan, bila hal itu saat ini sedang dipelajari Pemkot Bogor. “Soal itu kami akan bicarakan dulu dengan BPN,” ucap Syarifah.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Chusnul Rozaqi mengatakan bahwa pihaknya akan melayangkan surat permohonan pembatalan PTSL setelah rapat dengan BPN dilaksanakan pada Selasa (29/11).

“Setelah kami meminta klarifikasi dari BPN soall terbitnya PTSL, kita akan layangkan surat permohonan pembatalan,” ungkapnya saat dihubungi via Whatsapp.

Lebih lanjut, kata Chusnul, dalam penlok Jalan R3 terdapat tiga bidanng tanah yang diterbitkan PTSL. Namun, ia mengaku belum mengetahui secara rinci berapa luasan lahan tersebut.

“Belum tahu berapa harus ditanya ke staf dulu,” tandas Chusnul.n Fredy Kristianto

R3 Terganjal PTSL

0

Bogor | Jurnal Bogor

Kelanjutan pembangunan Jalan Regional Ring Road (R3) di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, nampaknya akan sedikit tersendat. Hal itu lantaran terbitnya Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) pada salah satu bidang tanah yang sebelumnya sudah masuk dalam penetapan lokasi (penlok) R3.

“Ya, memang masalahnya cukup pelik. Dulu ada konsinyasi dititipkan di PN. Kemudian ada pemilik lahan meninggal dunia, termasuk keluarnya PTSL. Itu bukan masalah besar, tapi mesti diurai kembali,” ucap Wakil Wali Kota Bogoe, Dedie A. Rachim kepada wartawan, Minggu (27/11).

Menurut Dedie, terbitnya PTSL di lahan penlok R3 kemungkinan disebabkan ahli waris mengurus PTSL di Badan Pertanahan Nasional (BPN). Ia pun mengaku sudah meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk membuat kajian.

“Kalau bisa dibatalkan PTSL-nya Alhamdulillah. Tapi saya tak tahu apakah sudah ada permohonan pembatalan. Tetapi bila PTSL terbit, kita harus pengadaan dan otomatis mesti dianggarkan, takutnya lama lagi,” kata Dedie.

Lebih lanjut, kata Dedie, pada 2023 Pemkot Bogor akan meminta rekomendasi SDA PUPR untuk pembuatan Detail Engineering Design (DED) Jembatan Ciliwung.

“Rencananya pembebasan lahan sampai ke Wangun akan dilaksanakan pada 2024. Pada 2023 akan dialokasikan anggarannya,” katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Kota Bogor, Akhmad Saeful Bakhri menyebut bahwa terbitnya PTSL merupakan fenomena yang luar biasa. “Ada apa ini? Sudah dipenlok, tapi keluar PTSL,” ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Gus M ini meminta Pemkot Bogor mendalami hal ini, termasuk dengan memanggil untuk meminta penjelasan kepada Lurah Katulampa hingga Camat Bogor Timur.

Gus M juga mengaku akan membawa hal tersebut dalam rapat Komisi I untuk membahas hal itu, termasuk merencanakan pemanggilan BPN, lurah hingga dinas terkait. “Kita akan bahas ini di komisi,” pungkasnya.n Fredy Kristianto

Pelatihan Instruktur Senam Salah Satu Keseriusan Dispora Gelorakan Program Bogor Bugar

0

Caringin | Jurnal Bogor

Program Bogor Bugar yang jadi salah satu program Dispora Kabupaten Bogor terus mendapatkan perhatian serius dari semua elemen masyarakat Kabupaten Bogor.

Salah satu bukti nyata dukungan yang kuat kepada program Bogor Bugar terlihat dari antusiasnya masyarakat di Bumi Tegar Beriman yang ikut dalam pelatihan Instruktur Senam angkatan kedua.

Pelatihan Instruktur Senam Angkatan kedua ini dilakukan di salah satu hotel yang ada di kawasan Kabupaten Bogor bagian selatan.

Program pelatihan Instrukur Senam ini adalah program kerja dari Bidang Pembudayaan Prestasi Olahraga ( PPO) Dispora Kabupaten Bogor dan dibuka secara langsung oleh Kadispora Kabupaten Bogor, Asnan AP

Menurutnya, dalam pelatihan Instruktur Senam ini pihaknya menggandeng KORMI Kabupaten Bogor.

” Kegiatan pelatihan instruktur senam ini merupakan kerjasama dengan KORMI Kabupaten Bogor. Saya berharap akan semakin banyak SDM di Kabupaten Bogor jadi Instruktur senam setelan dilakukannya pelatihan Instruktur senam dengan dua angkatan ini,” ujar Kadispora Kabupaten Bogor, Asnan AP disela sela pembukaan pelatihan instruktur senam, Selasa, 28 November 2022.

Asnan AP mengatakan, pelatihan instruktur senam angkatan kedua ini berlangsung dari tanggal 28 sampai 29 November 2022

” Ada sekitar 70 peserta yang menjadi perwakilan Kecamatan dan 30 perwakilan Inorga yang berada dalam naungan KORMI Kabupaten Bogor,” jelasnya

Ia menambahkan, pemateri pelatihan Instruktur Senam angkatan kedua kali ini berasal dari FOKBI Jabar dan KORMI Kabupaten Bogor.

Selain itu, kata Asnan AP. pelatihan insrtruktur senam yang dilakukan Dispora Kabupaten Bogor tampak hadir 8 orang instruktur yang melakukan praktek secara langsung didepan peserta pelatihan.

Asnan AP menegaskan kegiatan pelatihan instruktur senam yang dilakukan dalam dua angkatan ini Dispora menekankan pada Senam Panca Karsa, Senam Bugar Jabar Juara, Senam Kebugaran Jasmani dan Senam Kebugaran Indonesia. ( asep syahmid)

Gubernur Jabar Didemo Warga Depok yang Belum Diberi Kompensasi Pembangunan UIII

0

Bandung | Jurnal Bogor

Sejumlah warga Depok bersama Kesatuan Komando Pembela Merah Putih (KKPMP) melakukan demonstrasi di depan Gedung Sate Pemprov Jabar, Bandung, Senin (28/11/2022). Mereka menuntut agar warga yang terusir pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) segera mendapat uang kompensasi atau kerohiman.

“Kami bangga adanya sarana pendidikan, namun kami kecewa adanya praktik penindasan rakyat yang mengatasnamakan kepentingan strategis pemerintah,” kata Irwan Setiawan, kuasa hukum dari masyarakat Depok dalam keterangannya.

Irwan yang juga Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Merah Putih, datang bersama Sagitarius sebagai LBH, dan Lukman sebagai Humas Mabes KKPMP sekaligus Koordinator Lapangan Aksi meminta agar Gubernur Jabar Ridwan Kamil segera menerbitkan kebijkan terkait pembayaran atau kompensasi atau kerohiman terhadap warga yang terdampak yang belum menerima pembayaran tersebut.

Sementara dalam aksi demo itu, mereka juga membacakan surat terbuka untuk Gubernur Jabar yakni belum menerima kompensasi, warga terpaksa dan dipaksa harus meninggalkan tempat mereka meski telah 35 tahun dihuni hingga menyebabkan hidup tidak menentu dan menderita karena harus mengontrak rumah atau menumpang ditempat saudara.

“Harmonisasi silaturami juga sudah tidak dirasakan karena sudah terpencar, hasil pertanian bercocok tanam tidak lagi dinikmati hasilnya dan banyak warga yang mengalami trauma kejiwaan jika mengenang masa-masa perjuangan saat kami melawan demi bertaham hidup,” ungkap Irwan.

Seperti diketahui, Kampus UIII dibangun di atas lahan seluas 142,5 hektar. Dimana 30 persen lahan akan diisi bangunan dan 70 persen lainnya adalah lahan hijau untuk perlindungan flora dan fauna ramah lingkungan, sehingga akan menjadi tempat rekreasi bagi warga kampus dan warga sekitarnya.

Pembangunan Kampus UIII sudah dicanangkan Presiden Joko Widodo melalui Perpres Nomor 57 Tahun 2016 tentang Pendirian Universitas Islam Internasional Indonesia. Komitmen ini diperkuat ini dengan status PTNBH yang akan langsung disematkan pada UIII. Selain itu, proyek kampus ini menjadi satu-satunya pembangunan kampus yang masuk dalam program Proyek Strategis Nasional (PSN) di bidang pendidikan. 

**ass-rl

Pemkot Pamerkan Kendaraan Dinas Berbasis Listrik

0

Bogor | Jurnal Bogor

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor semakin serius membangun ekosistem kendaraan listrik di kota hujan. Salah satunya dengan menyediakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Plaza Balaikota Bogor, yang sudah bisa dinikmati publik mulai Sabtu (26/11).

Dalam acara serah terima SPKLU dari PLN kepada Pemkot Bogor, juga akan dikenalkan kendaraan operasional kedinasan berbasis listrik, terdiri dari 2 unit mobil dan 5 unit motor.

Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Bogor, Yadi Cahyadi mengatakan, langkah ini merupakan bagian dalam menjalankan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Listrik Sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan atau Kendaraan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

“Selain itu, Wali Kota Bogor juga sangat konsern dengan isu-isu lingkungan. Kendaraan listrik ini arahnya ke penggunaan energi ramah lingkungan. Infrastrukturnya terus disiapkan, SPKLU di Balaikota ini merupakan langkah awal yang berkolaborasi dengan PLN,” ungkap Yadi kepada wartawan.

Dalam kesempatan ini, kata Yadi, juga akan dilakukan ‘Riding Peduli Stunting’. Riding ini bertujuan untuk lebih mengenalkan kendaraan listrik ke masyarakat Kota Bogor sekaligus aksi sosial dengan memberikan bantuan kepada warga yang memiliki anak stunting.

Sementara itu, kendaraan dinas berbasis listrik milik Pemkot Bogor yang akan dikenalkan antara lain mobil Hyundai Ioniq 5 dan motor United T1800.

Menurut Yadi, Pemkot Bogor menjadi kota pertama yang memiliki kendaraan listrik sebagai kendaraan operasional kedinasan sesuai arahan dari Presiden Joko Widodo.

“Unitnya sudah ada dan sudah siap. Kami hadirkan acara penyerahan SPKLU. Akan mulai digunakan tahun ini, secepatnya,” pungkas Yadi.

Dalam kesempatan yang sama, akan dipamerkan juga motor-motor listrik dari berbagai merek yang ada di Indonesia, termasuk dari Grab dan Gojek dalam mendukung kendaraan ramah lingkungan.

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan bahwa SKPLU ini nantinya dapat digunakan sebagai tempat pengisian bahan bakar kendaraan listrik dinas dan juga dapat digunakan oleh masyarakat umum.

“Ini menjadi sejarah. Kita jemput masa depan Kota Bogor. Terima kasih kepada PLN yang sudah membangun SKPLU ini,” ungkapnya.

Ia menuturkan bahwa ke depan PLN bakal banyak membangun SKPLU lain di Kota Bogor, dengan begitu permintaan pasar juga dinilai akan semakin banyak.

“Nanti akan semakin banyak, otomatis permintaan pasar akan semakin banyak. Masyarakat semakin bergeser ke kendaraan listrik. Rasanya berkendaranya mulus sekali, banyak juga yang sudah pakai bertahun-tahun jadi saya optimis banyak yang akan melakukan konversi,” tutur Bima.

Ia menyadari kebijakan konversi kendaraan listrik memancing pro dan kontra masyarakat. Meski demikian hal tersebut tidak menyurutkan perkembangan dan kebijakan soal kendaraan listrik sebab hal itu merupakan intruksi presiden.

Bima juga menyebut tidak ada aturan khusus mengenai penggunaan kendaraan listrik. Aturan yang dikenakan sama dengan kendaraan konvensional. “Semua aturannya sama aja, jalur dan batas kecepatannya sama,” tandasnya.n Fredy Kristianto

Camat Cigudeg Minta Pihak Desa Antisipasi Oknum Penyunat Bansos

0

Cigudeg | Jurnal Bogor

Camat Cigudeg, Pardi mewanti-wanti dalam mengantisipasi munculnya oknum tidak bertanggung jawab dengan memanfaatkan Bantuan Sosial (Bansos) yang akan diterima Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Pasalnya, pekan ini di wilayah Cigudeg, Kabupaten Bogor ribuan KPM akan menerima bansos yang disalurkan melalui PT. Pos Indonesia.

“Memang ada terjadi sedikit perubahan mekanisme dalam pendistribusian bantuan PKH dan BPNT tapi kalau BBM memang dari awal. Tetapi untuk bantuan lainnya di tiga bulan terakhir ini ada perubahan mekanisme penyaluran dimana pemerintah sudah menunjuk PT. Pos Indonesia untuk mendistribusikan ke masyarakat,” kata Camat Cigudeg, Pardi, Senin (28/11).

Pardi mengatakan, dalam pendistribusian bantuan sosial tersebut dia sudah memanggil semua pihak desa untuk mensosialisasikan mengantisipasi adanya oknum yang memanfaatkan bansos tersebut.

“Laksanakan tugas dengan penuh keikhlasan karena bagaimanapun juga ini adalah tugas dan tanggung jawab kita selaku aparat dan melayani masyarakat, berikan hak-hak masyarakat secara penuh jangan sampai ada pemotongan sekecil apapun dan alasan apapun. Jadi, tidak ada lagi saya mendengar ada oknum-oknum yang berbagai macam alasan walaupun nilainya tidak seberapa, biar kita berikan pelayanan 100 persen untuk masyarakat,” tegasnya.

Pardi mengingatkan, bila ada oknum yang bermain dan atupun sampai terjadi pemotongan pihaknya tidak segan memberikan tindakan tegas.

“Tentunya kami akan memberikan teguran-teguran kepada desa, kepada aparat yang melakukan penyelewengan tetapi juga kita dari sejak dini sudah sampaikan agar tidak boleh ada pemotongan pemotongan dengan alasan apapun,” tegasnya.

Lebih lanjut, dirinya mengimbau, kepada masyarakat agar bantuan yang diterima dapat dipergunakan sebagaimana mestinya, seperti halnya Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) harus memenuhi 4 komponen didalamnya.

“Seperti bantuan sembako atau BPNT inikan untuk pembelian makanan pokok seperti karbohidrat, buah-buahan, protein hewani dan nabati, sayuran dan sebagainya yang memang salah satu tujuan pemerintah itu memberikan makanan yang bergizi kepada masyarakat sehingga selalu sehat,” katanya.

Sementara itu Koordinator Lapangan PT. Pos Indonesia sektor Cigudeg, Rian Rudiansyah mengatakan, penyaluran bantuan sosial di wilayah Cigudeg mencapai 1.663 KPM.

“Secara mekanisme yang akan disalurkan tidak berubah seperti yang sudah berjalan seperti biasa, KPM datang ke masing-masing desa sesuai jadwal yang ditentukan membawa surat pemberitahuan dan juga syarat-syarat KTP dan kartu keluarga asli,” katanya.

Dari hasil sosialisasi, Rian Rudiyansyah mengatakan, penyaluran di wilayah Kecamatan Cigudeg dari 15 desa dijadwalkan pekan ini. “Karena kan Kecamatan Cigudeg menjadi dua hari, yaitu hari Rabu dan Kamis,” jelasnya.

** Andres

SMP dan SMK Panca Bakti Bekali Siswa dengan Pengetahuan Pengurusan Jenazah

0

Leuwisadeng | Jurnal Bogor 

Siswa dan siswi di SMP dan SMK Panca Bakti di Kampung Paku, Desa Sadeng, Leuwisadeng, Kabupaten Bogor dibekali keterampilan tata cara pengurusan jenazah dengan baik.

Menurut Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SMK Panca Bakti, Nurmilah, kegiatan praktik ini memberikan keterampilan peserta didik dalam merawat jenazah.

“Ini termasuk praktik ujian untuk nanti persiapan. Jadi, itu nanti diambil penilaian PAI. Jadi, buat ujian nanti dinilai untuk nilai ijazah,” ungkap Nurmilah kepada wartawan, Senin (28/11).

Adapun tujuannya kegiatan itu, Nurmilah mengatakan, agar para peserta didik dapat mengetahui dan memahami bagaimana tata cara pengurusan jenazah dengan baik.

Praktik merawat jenazah ini tidak hanya sebatas formalitas, namun sangat besar manfaatnya salah satunya memberikan keterampilan bagi peserta didik dalam pengurusan jenazah saat terjun di masyarakat.

“Sebagaimana kita sebagai umat Islam. Jadi, bagaimana cara mengurus jenazah dengan baik,” katanya.

Nurmilah menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut diikuti para siswa dan siswi baik itu SMP maupun SMK Panca Bakti.

“Diikuti siswa di kelas 12 untuk SMK dan kelas 9 untuk SMP jadi yang mau lulus saja yang mengikuti kegiatan ini, untuk SMP tadi pagi selesai dan sore harinya SMK,” katanya.

Jadi, Nurmilah menyampaikan, bahwa siswa yang mengikuti kegiatan itu dikelompokan menjadi 5 kelompok untuk SMK dan masing masing kelompok terdiri dari 5 orang peserta didik.

Dia berharap dari kegiatan tersebut maupun kegiatan-kegiatan keagamaan yang rutin dilakukan di sekolah tersebut dapat mencetak murid yang berakhlak baik.

“Selain itu, di sekolah kami kegiatan lainnya juga rutin dilakukan seperti peringatan Maulid Nabi, Isra Mi’raj. Bahkan sebelum masuk sekolah juga kami menggelar Sholat Duha rutin setiap hari, harapannya agar supaya siswa itu menjadi berakhlakul karimah, akhlak yang baik jadi mencontoh teladan Nabi Besar Muhammad SAW,” katanya.

Selain itu, Nurmilah mengatakan, para siswa di sekolah tersebut juga sebagian besar merupakan santriawan dan santriawati di Pondok Pesantren Ashabul Aziziah yang terletak di Kampung Kosol RT 07 RW 04, Desa Sadeng, Leuwisadeng.

“Di sekolah ini, selain siswa bersekolah disini juga mereka pada mondok di Pondok Pesantren Ashabul Aziziah,” tukasnya.

** Andres

Toko Elektronik di Parung Dibobol Pencuri

0

Parung | Jurnal Bogor 

Sebuah toko elektronik di Desa Waru, Parung, Kabupaten Bogor menjadi korban pencurian oleh orang yang kini masih dalam proses penyelidikan. 

Akibatnya sejumlah barang elektronik yang berada di dalam toko hilang diduga dibawa kabur oleh pelaku.

Adanya laporan kejadian pencurian tersebut saat ini langsung ditangani oleh pihak kepolisian dari Polsek Parung Polres Bogor dengan melakukan penyelidikan dan gelar olah TKP di lokasi kejadian.

Kapolsek Parung Kompol Sularso, S.H menjelaskan, adanya kejadian pencurian tersebut baru diketahui pemilik toko pada Senin (28/11) pagi, sekitar pukul 07.45 WIB saat akan membuka toko, yang mana pemilik toko mendapati barang-barang yang berada di dalam toko hilang dan bagian jendela toko dalam keadaan rusak. 

“Jadi dalam melakukan aksinya para pelaku pencurian ini masuk ke dalam toko dengan cara mencongkel jendela, yang kemudian mengambil barang-barang elektronik yang berada di dalam toko,” katanya.

Kerugian akibat aksi pencurian ini belum dapat dikalkulasikan. Kata dia, saat ini proses penyelidikan masih terus dilakukan lakukan.

“Untuk mengungkap para pelaku pencurian tersebut, kita masih dalam proses penyelidikan,” tukasnya.

** Andres