30.9 C
Bogor
Tuesday, May 5, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 681

7 Perumahan di Situsari Jadi Langganan Banjir

0

Cileungsi | Jurnal Bogor

Kerap menjadi langganan banjir menahun, warga di Perumahan di Desa Situsari, Cileungsi, Kabupaten Bogor, meminta pemerintah untuk sesegera mungkin mengatasi persoalan banjir yang dialaminya. Hal tersebut disampaikan Ketua RT.16 RW 07 Perumahan Pesona Situsari Sejahtera (PS3) Ujang. Dia menyampaikan banjir di wilayannya sudah menjadi sebuah langganan yang tak kunjung ada penyelesaiannya.

“Saya sudah 3 tahun tinggal di perumahan ini, dan banjir disini menjadi banjir menahun yang dirasakan oleh masyarakat, warga perumahan khusunya,” ucap Ujang kepada Jurnal Bogor, Rabu (15/02/23).

Dirinya meminta kepada pemerintah untuk mendorong developer agar membuat saluran drainase dan penampungan air yang lebih besar yang menjadi salah satu masalah inti terjadinya banjir. Mengingat, banjir menahun tidak hanya dirasakan oleh warga Perumahan PS3, tapi juga dirasakan oleh 6 perumahan lain yang berdekatan dengan letak perumahannya.

“Penyelesaian banjir tak hanya diperumahan ini, melainkan harus diselesaikan dari hulu ke hilir, dimana perumahan tetangga juga mengalami hal yang sama. Jadi, disini pemerintah harus cermat, agar air ini mengalir kealiran yang memang sudah seharusnya. Sehingga tak lagi menggenangi kediaman warga,” paparnya.

Dia berharap, dengan hadirnya pemerintah dalam persoalan ini bisa sesegera mungkin menyelesaikan persoalan banjir diperumahannya, ” Saya sih berharap bisa segera selesai dengan turunnya aparatur pemerintah ke lapangan,” harapnya.

Sementara, Kepala Desa Situsari Dahlan mengatakan, banjir langganan memang sudah terjadi sejak dirinya belum menjadi Kepala Desa, dan yang mengalami banjir bukan saja satu perumahan melainkan 7 perumahan yang ada di Desa Situsari dan Desa Cipeucang. Mengingat, letak perumahan didua desa tersebut memang berdampingan, hanya saja perumahan lebih banyak di wilayah Desa Situsari.

“Saya apresiasi dengan kedatangan pihak Dinas Perumahan Kabupaten Bogor, Camat dan pak Dewan Achmad Fathoni. Mengingat, persoalan banjir ini tak bisa hanya diselesaikan oleh Kepala Desa, apalagi sebagian besar perumahan belum menyerahkan fasos fasumnya ke Pemda sehingga masih kewenangan pihak perumahan tersebut,” beber Dahlan.

“Berharap, dengan dilakukannya kesepakatan di Kantor Kecamatan Cileungsi tadi, dan dengan turunnya pihak pemerintah ke lapangan, semoga apa yang diharapkan warga Desa Situsari bisa segera terealisasi,” papar Dahlan.

Banjir memang sebentar, sambung Dahlan, dan banjir terparah terjadi pada bulan November 2022 kemarin, tapi yang namanya air banyak dampaknya, dari barang-barang yang rusak dan penyakit pasca banjir. Jika dibiarkan berlarut, bukan tidak mungkin akan semakin parah dan justeru bisa menimbulkan korban jiwa.

“Kita sama-sama mencari solusi, sejatinya warga yang tinggal diperumahan berharap nyaman tanpa banjir, itukan yang dijual oleh developer. Dan saat ini terjadi kejadian banjir yang membuat mereka tidak nyaman, saya berharap sesegera mungkin untuk menyelesaikan persoalan ini,” tegasnya. 

Hadir dalam agenda Inspeksi tersebut Kabid Perumahan DPKPP Kabupaten Bogor Dede Armansyah berserta jajaran, DPRD Komisi 3 Achmad fathoni, Camat Cileungsi Adhi Nugraha, Kepala Desa Situsari Dahlan, tokoh masyarakat, Ketua RT dan Ketua RW di perumahan yang berdampak.

** Nay Nur’ain

Melihat Lebih Dekat Impelementasi PISA di Kota Bogor Fasilitas Sudah Lengkap, Tinggal Gencar Sosialisasi

0

Tak ada tawuran pelajar, kasus bullying, penculikkan, kekerasan pada anak, sehingga anak-anak aman dan nyaman di area publik maupun di dalam rumah merupakan tujuan akhir Kota Layak Anak (KLA). Nah, selangkah lagi Kota Bogor naik peringkat menuju KLA predikat utama. Syaratnya harus punya Pusat Informasi Sahabat Anak (PISA) di Perpustakaan dan taman bacaan.

Pemkot Bogor memiliki target menjadi kota layak anak. Hal ini karena fasilias pendukung atau infrastrukturnya sudah tersedia. Tak heran bila Kota Bogor selalu naik peringkat dalam urusan layak anak ini. Pada 2022 lalu, Kota Bogor berhasil mendapatkan penghargaan KLA predikat Nindya. Sebelumnya, selama tiga tahun berturut, Kota Bogor hanya menjadi Kota Layak Anak dengan predikat Madya. Nah, targetnya pada 2023 ini menjadi KLA predikat utama.
Namun untuk mencapai target ini tak mudah. Saat ini Pemkot Bogor melalu Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bogor bersinergi dengan Dinas Arsip dan Perpusataan, Dinas Pendidikan,Diskominfo Kota Bogor bekerja keras membuat dan mewujudkan konsep PISA.

Sinergi tersebut misalnya dengan Dinas Arsip dan Perpustakaan, yakni harus membuat fasilitas buku-buku terpilih layak anak, jenis buku ramah anak dan anak disabilitas, literasi digital yang ramah anak, hingga penyimpanan buku dan tempat bermain di areal perpusataan yang ramah anak.
Begitu juga dengan Dinas Pendidikan, guru-guru mulai dari SD hingga SMP di Kota Bogor memberikan ruang dan kesempatan untuk anak didik berkreasi dan berekpresi sesuai minat dan bakatnya. ‘’Bila di sekolah ruangannya terbatas bisa menggunakan fasilitas umum milik Pemkot seperti Taman Ekpresi dan Taman Corat-Coret. Pastinya ruang atau tempat itu gratis untuk anak-anak,’’ kata Kadis DP3A Kota Bogor, Doddy Achdiat yang didampingi Subko Pemenuhan Hak Anak DP3A Kota Bogor, Jajang Koswara.
Menurut Doddy, untuk sinergi dengan Diskominfo, saat memberikan wifi gratis di tingkat RW se-Kota Bogor, wifi tersebut sudah terpasang filter agar konten kekerasan, pornografi, sadisme serta perjudian sudah terblokir. Begitu juga ada pendampingan agar tampilan atau akses internet tersebut sudah ramah anak. Hal ini agar anak-anak berhak mendapatkan informasi yang layak. Terlebih Diskominfo sudah menerapkan informasi layak anak (ILA), yang sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan terkait dengan perkembangan jiwa dan sosial anak mengikuti perkembangan usia dan kematangannya.

Sedangkan Jajang Koswara menjelaskan bila anak-anak secara terus menerus terpapar berbagai konten termasuk konten negatif tersebut tanpa adanya pengawasan dari orang tua, dapat menimbulkan dampak negatif pada anak, mulai dari kecanduan gawai hingga menjadi korban cyber bullying, cybercrime, kejahatan berbasis gender online hingga kejahatan seksual.

Makanya DP3A Kota Bogor terus melakukan berbagai upaya agar anak-anak tetap mendapatkan haknya atas informasi yang layak dan cerdas. Penyediaan ILA juga menjadi salah satu indikator sebuah kabupaten/kota yang layak anak (KLA).

‘’Untuk mewujudkan pemenuhan hak anak atas ILA tersebut, DP3A Kota Bogor telah mengembangkan konsep PISA. PISA merupakan pusat informasi dengan fokus pada penyediaan informasi terintegrasi yang dibutuhkan oleh anak dengan pendekatan pelayanan yang ramah anak di perpustakaan dan taman-taman baca,’’ kata Jajang.
Sumber informasi layak anak ini dikelompokkan lima kategori yakni penyiaran, buku, terbitan berkala seperti majalah, koran, video, internet. Untuk itu informasi dari lima kategori ini bisa menjadi sahabat bagi anak, bukan musuh bagi anak.
Nah, PISA ini merupakan pusat informasi yang berfokus pada layanan penyediaan informasi secara terintegrasi. Jadi tidak hanya sebagai tempat untuk mencari informasi saja, tetapi juga sebagai tempat bermain, tempat peningkatan kreativitas, tempat konsultasi, dengan pendekatan pelayanan ramah anak.

Adapun berbagai bentuk PISA, diantaranya yaitu perpustakaan ramah anak, pusat informasi dunia anak, perpustakaan keliling, pojok informasi anak digital, majalah dinding (mading) di sekolah-sekolah, dan taman baca anak agar anak dapat tumbuh kembang dan mengekspresikan minat dan bakat
Saat ini, di Perpustakaan Kota Bogor sudah menerapkan konsep PISA. Hal ini terlihat dengan penyediaan ruang untuk anak-anak bermain dan belajar. Begitu juga dengan penyediaan buku-buku untuk anak-anak yang tentunya ramah anak. Tak hanya itu, memiliki ruangan atau auditorium untuk anak-anak mendengarkan dongeng, menonton film-film yang ramah anak. Hanya saja, di Perpustakaan Kota Bogor belum terdapat banner atau tulisan yang menyebutkan bahwa ruangan ramah anak.
Begitu juga dengan di taman bacaan yang ada Kelurahan Cimahpar, Menteng, Sindang Barang sudah terdapat perpustakaan keliling dan taman bacaan yang ramah anak. Taman bacaan yang ramah anak ini syaratnya harus menyediakan buku-buku untuk anak dan buku tersebut ramah anak. Misalnya di Kelurahan Menteng, perpustakaan kelilingnya menggunakan motor bekas penarik sampah. Dimodifikasi sedemikian rupa motor tersebut menjadi perpusatkaan keliling. ‘’Kelurahan Menteng mendapatkan hibah motor sampah yang baru, jadi motor sampah yang lama dijadikan motor perpustakaan keliling,’’ tambah Jajang.

Perpustakaan dan taman bacaan serta perpustakaan keliling ini menjadi penting untuk menangkal arus informasi yang negatif baik itu kekerasan anak, bullying, sadisme, pornografi, ujaran kebencian, berita bohong atau hoak.
Peran orangtua menjadi kunci dari keberhasilan pemberian informasi yang layak bagi anak. Makanya, yang datang ke Perpustaan dan taman baca, selain anak juga orang tua agar dapat memberikan edukasi yang baik pada anak-anaknya. “Orangtua saat ini harus membatasi dan mengetahui apa yang disukai oleh anak dalam hal mencari informasi melalui gadget dan akses internet,” ujarnya.

Pemkot melalui DP3A dan dinas terkait sudah mendukung dalam penyediaan tempat bagi anak untuk mendapatkan informasi yang layak sekaligus mengasah kreativitas anak. Ini penting agar pengembangan PISA bisa merata ke seluruh wilayah Kota Bogor. Namun sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat agar PISA dapat menjadi tempat bagi anak untuk mengasah minat dan bakatnya, masih kurang. Makanya mulai 2023 ini, DP3A mulai massif melakukan sosialisasi PISA ini. (*)

Normalisasi Sungai Cileungsi Masuk Tahap Kajian

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Pemerintah bakal menormalisasi Sungai Cileungsi dan Cikeas guna mengatasi banjir yang kerap kali terjadi di Desa Bojongkulur, Gunungputri, Kabupaten Bogor. Terkait hal ini, Direktur Sungai dan Pantai, Direktorat Jenderal (Ditjen) Ditjen Sumber Daya Air (SDA), Bob Arthur Lombogia meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk segera menyiapkan lahan.

“Untuk itu, kepada Pemerintah Kabupaten Bogor agar segera menyiapkan lahan apabila memang terjadi pembebasan lahan,” kata Bob Arthur, seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Menurut dia, program normalisasi sub daerah aliran sungai (DAS) Cileungsi dan Cikeas sudah memasuki wilayah Kabupaten Bogor. Ia mengatakan, dengan selesainya detail desain pengendalian banjir Sungai Cikeas dan Cileungsi, maka tahap berikutnya masuk pada tahapan LARAP (Land Acquisition and Resetlement Action Plan).

“ LARAP merupakan tahapan kajian dampak sosial ekonomi penyiapan lahan sebelum normalisasi sungai dilaksanakan. Kajian LARAP dimulai Februari 2023-Agustus 2023,” ujarnya.

Setelah itu, lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Bogor bertanggung jawab melakukan penyiapan lahan yang dilanjurkan dengan pekerjaan konstruksi dimulai oleh Kementerian PUPR.

Sementara itu, Kepala BBWSCC RR Bambang Heri Mulyono mengatakan, saat ini BBWSCC tengah mempercepat kegiatan Pengendalian Banjir Kali Bekasi paket I (Bendung Bekasi-Pertemuan Sungai Cileungsi dan Cikeas (P2C)), Paket 6 dan Paket 7 di wilayah Cikarang Bekasi Laut (CBL) Kabupaten Bekasi.

“ Untuk Pengendalian Banjir Kali Bekasi paket 1 pekerjaannya dilaksanakan oleh kontraktor pelaksana PT Adhi Karya dan PT Nindya Karya KSO yang progres fisik telah mencapai 45,6 persen. Pekerjaannya telah dimulai sejak awal 2021 dan direncanakan selesai pada tahun 2023,” pungkasnya.

Menanggapi hal ini, Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C) Puarman juga menyampaikan aspirasi masyarakat agar Sungai Cileungsi dan Cikeas segera dinormalisasi.

“Selain normalisasi, kami juga ingin ada studi LARAP yang dikerjakan tahun ini agar banjir tak lagi menghantui masyarakat,” harap Puarman.

** Taufik/Nay

Ketua DPRD Janji Ubah Tata Ruang Ligarmukti

0

Klapanunggal | Jurnal Bogor

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto mengatakan bahwa akan merealisasikan permintaan revisi tata ruang kawasan hijau di Desa Ligarmukti, Klapanunggal, Kabupaten Bogor. Dia mengaku, telah mendorong perubahan tata ruang di kawasan tersebut.

“Untuk perubahan tata ruang yang ada di wilayah Desa Ligarmukti, kebetulan kami di DPRD Kabupaten Bogor juga sudah mendorong. Dalam waktu dekat Pemerintah Daerah akan mengubah dan merevisi tata ruang wilayah tersebut,” kata Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto kepada wartawan, Rabu (15/02/23).

Menurutnya, permohonan revisi itu dilakukan lantaran sebagian besar wilayah di Desa Ligarmukti masuk dalam kawasan hijau yang sudah dipenuhi oleh penduduk. Sehingga, warga meminta untuk persoalan revisi tata ruang itu segera terwujud.

“Karena sebagian besar tata ruang di wilayah itu adalah kawasan hijau, yang sudah ada penduduknya sekitar 220 KK, jadi warga minta agar direvisi tata ruangnya,” ujar Rudy.

Rudy mengakui ada beberapa program yang memang sudah dikerjakan dan ada juga yang belum. Ia mengaku akan mengupayakan semampunya hingga akhir masa jabatannya di 2024.

“Kita akui memang ada beberapa program yang belum terealisasikan karena kemampuan keuangan daerah. Jabatan kami berakhir di 2024, maka kita berupaya di 2023 ini di APBD Perubahan maupun APBD murni 2024, program yang belum terealisasikan akan kita dorong,” ucapnya.

Dia meminta, kepada Pemerintah Kecamatan Klapanunggal agar semua usulan diinput di Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) terlebih dahulu, setelah itu disampaikan kepada dewan agar dikawal bersama-sama.

** Taufik/Nay 

MUI dan Ratusan Siswa Pelita Ciampea Sholat Ghaib dan Doa Bersama untuk Korban Gempa di Turki dan Suriah

0

Ciampea | Jurnal Bogor 

Sebagai bentuk keprihatinan terhadap warga Turki dan Suriah, yang mengalami musibah bencana alam gempa bumi yang telah menewaskan ribuan orang, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor bersaman ratusan siswa SMK Pelita Ciampea menggelar sholat ghaib dan doa bersama.

Kegiatan yang melibatkan siswa SMK Pelita itu untuk melatih rasa empati para siswa sedari dini, serta memupuk profil karakter siswa yang mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

“Semoga keluarga korban meninggal dunia karena gempa itu diberikan kesabaran dan ketabahan. Dan yang meninggal dunia semoga husnul khotimah,” kata Ketua MUI Kecamatan Ciampea, Hanafi, kemarin.

“Kenapa sholat ghaib, zikir  dan doa bersama bersama siswa sekolah, tujuannya tak agar mereka sebagai generasi penerus bangsa memiliki rasa solidaritas sesama umat muslim,” tambahnya.

Menurut dia, sholat ghaib dan doa bersama untuk Turki dan Suriah yang digelar oleh siswa merupakan pembelajaran dan merupakan tanggung jawab bersama bahwa cinta sesama dimana pun berada, dan cinta sesama agama yang mayoritas muslim dan sesama muslim merupakan saudara.

“Ketika Negara Turki diguncang gempa, sewajarnya bangsa  Indonesia mendoakan yang terkena musibah dan Negara Turki bisa kembali pulih pascagempa,” ucap Hanafi.

Sementara itu, Kelas 12  Rivaldi Dwi Putra mengatakan, shalat gaib yang dilakukan para siswa tersebut sebagai aksi peduli terhadap korban gempa Turki dan Suriah. Menurutnya, banyak korban yang belum ditemukan, oleh karenanya dengan doa ini bisa membantu agar para korban bisa segera ditemukan.

Selain itu, kegiatan yang digelar oleh sekolah dinilainya sangat luar biasa, karena bisa meningkatkan rasa solidaritas sesama dan empati serta menambah keilmuan tata cara shalat ghaib.

“Semoga doa yang kita kirim ini bisa membantu para korban untuk segera ditemukan, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” jelasnya.

** Andres 

Harmonisasi Alam di Taman Kehati Pabrik AQUA Babakanpari Sukabumi

0

Sukabumi | Jurnal Bogor

Nama Kecamatan Cidahu, Sukabumi tempat Pabrik AQUA Babakanpari berada, ternyata sangat mirip dengan nama pohon langka, Kidahu, yang ditanam di Taman Kehati Pabrik AQUA Babakanpari.

Sejak 2010 Pabrik AQUA Babakanpari membangun taman keanekaragaman hayati (Taman Kehati) di lahan seluas 5,5 hektar. Taman yang kini dipenuhi pohon-pohon besar dan bersebelahan langsung dengan Pabrik AQUA  Babakanpari dibagi menjadi dua zona yang dipisahkan oleh jalan penghubung antar-kampung.

Panen palawija sungguh membahagiakan para petani yang bermukim di Cidahu dan Cicurug.

Zona pertama ditanam berbagai jenis pohon endemik, pohon asli setempat, pohon bernilai ekonomi tinggi, pohon yang terancam punah, tanaman obat, maupun pohon buah. Ada sekitar 113 jenis pohon yang ditanam di Taman Kehati Pabrik AQUA Babakanpari. Pohon-pohon itu antara lain eboni (diospyros celebecca), engkala (litsea garciae), pulai (alstonia scholaris), kidahu (dracontomelon dao), rasamala (atingia excelsa), puspa (schima walicii), kayu manis (cinamomun burmani), mindi (azadirach indica), damar (agathis damara), mahoni (swietania mahagony), dan lain-lain.

Pohon-pohon di taman kehati itulah yang membantu konservasi tanah dan air. Selain pepohonan, sebagai upaya memasukkan air ke dalam tanah maka di taman kehati Pabrik AQUA Babakanpari juga dibuat 20 rorak yang berfungsi sebagai peresap air dikombinasikan dengan fungsi lain yang berhubungan lebah klanceng yang dibudidayakan di taman kehati ini. Rorak tersebut kemudian diberi nama ROTARI (Rorak Taman Trigona). Rotari sebenarnya sama saja dengan rorak pada umumnya.  Yang membedakannya adalah pada pinggiran rotari ditanami bunga-bungaan sebagai pakan lebah klanceng.

“Penanaman pohon di taman kehati Pabrik AQUA Babakanpari ini dilakukan setiap tahun agar luas tutupan hijau terbuka semakin luas, Penanaman dilaksanakan bersama masyarakat (kelompok tani), karyawan AQUA, LSM, dan dari beberapa dinas yang ada di Kabupaten Sukabumi,” jelas Kepala Pabrik AQUA Babakanpari Eddwison Yasir.

Eddwison menambahkan, “Menanam pohon merupakan suatu amal kebaikan yang pahalanya akan terus mengalir selama pohon tersebut masih hidup. Orang akan senang karena bisa memanen buah dari pohon yang kita tanam atau paling tidak orang bisa menghirup udara segar dari sebatang pohon yang kita tanam.”

Penanaman pohon di zona kedua dilakukan dengan sistem tumpang sari. Di sini para petani diberi kebebasan mengolah lahan seluas 2,5 hektar dengan menanam berbagai jenis palawija dan sekaligus merawat pohon-pohon besar yang ada di zona dua ini. Hasil palawija dari sini dapat dimanfaatkan para petani untuk konsumsi keluarga masing-masing, dibagikan ke tetangga, ataupun dijual.

“Ini merupakan suatu benruk pemberdayaan petani yang bermukim di kawasan Cidahu dan Cicurug. Selain penanaman palawija tersebut, para petani pun diajak melakukan budidaya madu hasil dari lebah klanceng, ” kata Stakeholder Relations Manager Pabril AQUA Bababaknpari.

“Adanya lebah klanceng di taman kehati membangun suatu hubungan simbiosis mutualisme dengan pohon-pohon yang ada di sini. Lebah membantu proses penyerbukan yang menguntungkan pohon-pohon, sementara lebah juga mendapatkan nektar dari pohon-pohon sebagai bahan makanan dan bahan pembuatan sarang lebah. Pohon-pohon bertambah subur dan lebah klanceng pun tambah berkembang,. Semakin banyak pohon, maka semakin banyak air yang terserap ke dalam tanah,” tambah Andi Suhandi sumringah.

Kehidupan pohon-pohon besar, palawija, dan lebah klanceng di taman kehati Pabrik AQUA Babakanpari terus berlangsung dalam suatu harmoni alam yang memberikan kebaikan kepada semua pihak.

Selaras dengan dengan hal itu Pabrik AQUA Babakanpari yang berdiri sejak 1993 pun terus menghasilkan produk air minum dalam kemasan yang berkualitas, sambil terus menjalankan komitmen melestarikan lingkungan.

**ass/rls

Viral Video Emak-emak Lawan Depkolektor, Kompol Bayu Ingatkan Ini

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Seorang emak-emak terlibat adu mulut dengan tiga orang yang diduga penagih hutang di depan sebuah minimarket, di Perumahan Kota Wisata, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Senin siang (13/2/23) yang hendak merampas motor miliknya.

Dari rekaman video amatir warga, terlihat aksi seorang emak-emak yang sedang beradu mulut dengan 3 orang pria yang  diduga penagih utang itu pun viral.

Peristiwa ini berawal saat tiga orang pria hendak merampas sebuah motor milik Rahma Nujulita yang sedang dikendarai anaknya. Ketiga pria itu menuding jika angsuran motor itu telah lama menunggak, padahal, cicilan motornya sudah lunas sejak tahun 2011 lalu.

“Kaget ada orang nyamperin saya, dan memanggil nama saya. Terus saya bilang kamu tahu nama saya dari mana, katanya begini, begitu. Saya bilang jangan ngarang ya, dia itu ngotot kalau saya punya utang, padahal saya merasa tidak punya utang,” ucap Rahma Nujulita kepada wartawan.

Selanjutnya ia menjelaskan, para penagih utang itu ngotot, jika cicilan motor yang hendak mereka bawa itu nunggak, padahal motor itu sudah lunas sejak tahun 2011 lalu. Setelah akan dilaporkan ke pihak berwajib, ketiga orang itu langsung meninggalkan lokasi.

“Meski sudah dijelaskan baik-baik, ketiga orang itu masih aja tetap ngotot agar motor itu dibawa oleh mereka, hingga saya beradu mulut dengan mereka. Setelah saya bilang akan laporkan ke pihak kepolisian, semua orang itu langsung pergi,” jelasnya.

Sementara, Kapolsek Gunung Putri Kompol Bayu Tri Nugraha Hidayat mengimbau kepada masyarakat agar memarkirkan kendaraannya ditempat yang ramai, dengan adanya modus perampasan motor berkedok tunggakan iuran tersebut. 

“Masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati, bisa jadi itu modus kejahatan. Parkirkan kendaraan ditempat yang ramai, dan mintallah pertolongan kepada warga sekitar lokasi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” papar Kompol Bayu.

Simpan nomor hotline Polsek Gunung Putri, lanjutnya, pasti petugas akan langsung ke lokasi. Seandainya pun memang ada kejadian penarikan bermotor karena tertunggak angsuran, pihak depkolektor tidak bisa seenaknya merampas kendaraan di pinggir jalan.

“Ada prosedurnya yang harus ditempuh oleh depkolektor, baru mereka bisa mengambil unit kendaraan yang tertunggak angsurannya, tidak bisa main rampas di jananan,” pungkas Kompol Bayu.

** Nay Nur’ain 

Pilkades Cileungsi Tunggu SK Bupati

0

Cileungsi | Jurnal Bogor
Proses pemilihan kepala Desa Cileungsi yang kosong karena kepala desa sebelumnya meninggal dunia karena sakit masih menunggu surat keputusan dari Bupati Bogor. Surat Keputusan tersebut terkait pemberhentian kepala Desa Cileungsi yang meninggal dunia.

Setelah surat tersebut dikeluarkan Bupati, maka proses tahapan untuk melaksanakan Pilkades Cileungsi baru bisa dilaksanakan.

“Kami masih menunggu surat keputusan dari Bupati terkait pemberhentian kepala desa. Untuk sementara kepala desa diisi oleh pelaksana harian,” ujar Plh Kades Cileungsi, Supendi kepada Jurnal
Bogor, Rabu (15/02/23).

Menurutnya, untuk sementara Kepala Desa Cileungsi dijabat oleh pelaksana harian sampai dengan surat keputusan dari Bupati ditandatangani. Setelah surat tersebut keluar, maka nanti Camat
Cileungsi akan menunjuk Pejabat Sementara yang nantinya akan mempersiapkan Pilkades Pergantian Antar Waktu (PAW).

“Setelah ada PJS baru proses PAW bisa dipersiapkan, tentunya dengan melibatkan BPD,” ujarnya.

Pendi menjelaskan, jika seluruh proses dapat berjalan sesuai rencana, maka paling lama enam bulan ke depan Desa Cileungsi sudah dapat memiliki kepala desa yang baru. 

“Karena banyak tahapan yang harus ditempuh maka paling cepat empat bulan dan paling lama enam bulan baru bisa ada pengganti kepala desa,” ujarnya.

Terkait siapa saja calon kepala desa yang nantinya akan maju dalam pemilihan kepala desa Cileungsi, Supendi mengatakan siapa pun yang memenuhi syarat tentunya berhak mencalonkan diri sebagai calon kepala desa dan mengikuti setiap tahapan yang nantinya dipersiapkan.

“Untuk saat ini kami fokus untuk mempersiapkan tahapan-tahapan dahulu. Kalau untuk Pilkades nantinya menjadi kewenangan PJS dengan BPD,” pungkasnya.

** Taufik/Nay 

Kementan Siapkan SDM Pemimpin Berorientasi Pelayanan Lewat PKP

0

Ciawi | Jurnal Bogor

Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) tengah menyiapkan SDM pemimpin berorientasi pelayanan melalui Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) yang diselenggarakan oleh Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Kementerian Pertanian.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo dalam berbagai kesempatan menekankan pentingnya implementasi core values ASN berAKHLAK bagi SDM pertanian dalam membangun sektor pertanian Indonesia yang lebih maju, mandiri, dan modern. Menurutnya, SDM pertanian harus dibentuk dengan karakter yang baik, ucapan yang santun, perilaku yang mencerminkan umat yang beragama, berkeahlian profesional, dan memiliki rasa kebangsaan yang kuat serta komitmen untuk melayani publik.

Komitmen melayani publik tercermin dalam upaya pelaksanaan tugas sehari-hari, meliputi memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat, ramah, cekatan solutif, dan dapat diandalkan serta senantiasa melakukan perbaikan. Upaya-upaya tersebut menjadi salah satu kunci membangun kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah. Oleh karenanya kualitas SDM memegang peranan penting dalam menciptakan good governance.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi meyakini bahwa SDM merupakan faktor pengungkit utama dalam pembangunan pertanian Indonesia.

“Faktor pengungkit utama dalam peningkatan produktivitas pertanian adalah SDM. Oleh sebab itu, jika ingin pertanian maju, majukan dahulu SDM-nya,” tutur Dedi

Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) didesain untuk membekali para peserta dengan kompetensi jabatan pengawas, baik wawasan, pola pikir, sikap, keahlian, upaya penyelesaian masalah serta adanya gagasan inovasi. Pejabat pengawas bertanggungjawab terhadap pelaksanaan akuntabilitas dan kemampuan untuk memimpin pelaksanaan tugas pegawai di bawahnya dalam memberikan pelayanan publik

Kepala PPMKP Yusral Tahir dalam kesempatan membuka pelatihan secara virtual, Senin (13/02) menyebutkan harapannya kepada para peserta

“Teman-teman inilah yang berhubungan langsung dengan teman-teman pelaksana. Jadi jiwa kepemimpinan, jiwa manajerial, strategi sangat diperlukan. Gunakanlah kesempatan pelatihan ini menjadi forum bagi teman-teman semua untuk menggali ilmu-ilmu dari para widyaiswara kita” sebut Yusral

PKP tahun 2023 memasuki angkatan ke V yang diselenggarakan oleh PPMKP Kementerian Pertanian, diikuti oleh 35 peserta pejabat pengawas lingkup Kementerian Pertanian. Berlangsung secara blended learning dari tanggal 13 Februari hingga 21 Juni 2023 mendatang.

** Nita/PPMKP

Heboh! Suga Bakal Adakan Tour 3 Hari di Indonesia

0

Bogor | Jurnal Bogor

Tepat pada tengah malam hari Rabu (15/02), Agust D mengumumkan jadwal tour konsernya di berbagai negara.

Kabar gembira dan mengejutkan ini juga untuk kalian pencinta musik KPop terutama ARMY, nama penggemar dari boy grup KPop BTS, boy grup terkenal asal Korea Selatan yang dinaungi BigHit Entertainment. Dari sekian banyak yang dikunjungi olehnya, Indonesia menjadi salah satu negara yang akan didatangi oleh Agust D.

Personel BTS ini rencananya akan menggelar tour konser solo yang bertajuk Agust D TOUR di berbagai negara, mulai dari Amerika Serikat, Indonesia, Thailand, Bangkok, Singapura, Korea Selatan dan Jepang. Luar biasanya, tour konser Agust D TOUR ini akan digelar di Indonesia selama 3 hari, tepatnya pada 26, 27 dan 28 Mei 2023 mendatang.

Seperti yang telah dicantumkan pada poster, tur konser Agust D TOUR ini akan digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE BSD) Hall 5-6.

Sebelum menggelar konser di Jakarta, Agust D terlebih dahulu akan menyambangi berbagai kota di Amerika Serikat. Tour konser Agust D TOUR akan dimulai dari Belmont Park pada 26 dan 27 April, kemudian Newark pada 29 April, Rosemont pada 3, 5 dan 6 Mei, Los Angeles pada 11 dan 14 Mei, kemudian Oakland pada 16 dan 17 Mei.

Setelah menggelar tur konser selama tiga hari di Jakarta, Agust D akan melanjutkan konsernya di Bangkok pada 10 dan 11 Juni, kemudian Singapura pada 17 dan 18 Juni, serta Korea Selatan pada 24 dan 26 Juni. Sedangkan untuk jadwal di Jepang untuk saat ini masih belum diumumkan oleh pihak BIGHIT MUSIC selaku agensi.

Untuk saat ini masih belum ada informasi rinci terkait seatplan ataupun harga tiket dari konser tersebut.

Sehingga para ARMY di Indonesia harus sedikit bersabar dan menunggu informasi dari pihak promotor.

Apakah kalian sudah siap untuk bertemu langsung dengan Agust D di Jakarta, ARMY?

Source: Instagram agustd

** Disya Firnanda/mg-jb