30.9 C
Bogor
Tuesday, May 5, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 679

Inspeksi 7 Perumahan di Cileungsi, Achmad Fathoni Sayangkan Soal Regulasi

0

Cileungsi | Jurnal Bogor

Anggota DPRD Kabupaten Bogor Achmad Fathoni melakukan inspeksi terhadap 7 perumahan yang berdampak dan menjadi langganan banjir menahun. Dia datang bersama Pemerintah Kecamatan Cileungsi, Pemerintah Desa Situsari dan Dinas Kebersihan, Pertamanan, dan Permakaman (DKPP) Kabupaten Bogor untuk turun langsung meninjau lokasi.

“Kunjungan ini untuk menindaklanjuti keluhan  perwakilan masyarakat dari 7 perumahan, dengan  adanya persoalan  banjir menahun yang ternyata tidak bisa diselesaikan hanya satu perumahan. Mengingat, saluran air nyambung dari hulu sampe hilir,” ujar Fathoni biasa disapa kepada Jurnal Bogor, Kamis (16/02/23).

Menurutnya, keluhan warga disini sama dengan yang terjadi di Kecamatan Gunung Putri. Sehingga memang perlu turun bersama antara dinas terkait dan pemerintah setempat, serta pengembang di setiap perumahan juga harus dilibatkan untuk mengurai masalah banjir ini secara bersama-sama.

“Alhamdulilah, hari ini bisa turun bersama, dan  saya melihat ini positif karena sebagian besar pengembang masih ada.  Jadi masih bisa kita ajak untuk ikut membantu, tadi sebagian di lapangan juga mereka ikut mengiringi kita dan menyampaikan Insya Allah asal ada arahan dari dinas mereka akan ikut serta  menyelesaikan masalah banjir ini,” ucapnya.

Menurutnya, walaupun dari 7 perumahan yang dilihat hanya ada 4 pengembang yang hadir, tapi tidak menutup yang lain juga masih bisa dikejar untuk membantu menyelesaikan persoalan ini. Dia berharap pihak dinas setelah meninjau ini langsung memberikan perencanaan, persoalannya  dimana dan solusinya apa. Solusi itu kata dia, langsung  dibuatkan arahan teknisnya, sehingga para pengembang perumahan itu tinggal diundang.

“Kita kasih arahan mereka siap untuk menyelesaikan bagian apa, dan yang tidak siap diselesaikan mereka baru Pemda yang menangani. Secara administrasi  7 perumahan belum menyerahkan fasumnya kepada Pemkab. Oleh karena itu, untuk persoalaan didalam kawasan perumahan masih tanggungjawab penuh pengembang, Pemkab akan mengatasi persoalan antar perumahannya saja,” paparnya.

Politisi PKS tersebut mengatakan salah satu kelemahan Pemkab adalah diregulasi, dinas terkait hanya diberikan kewajiban membuat siteplan per perumahan, tidak ada arahan perencanaan kewilayahan, terutama diurusan drainase. Kedepan, ini jadi pembelajaran, bahwa saat mengijinkan satu perumahan harus dipastikan dulu perencanaan kewilayahannya terutama persoalan saluran, air lari kemana,  nanti keluar dari komplek kemana, ikut saluran mana dan hal itu yang selama ini tidak direncanakan.

“Secara umum 7 perumahan tersebut sudah sesuai dengan siteplan semua, cuma salahnya pada saat itu direncanakan hanya untuk ngurusi saluran air yang ada di perumahan, tidak memikirkan bahwa perumahan ini menerima air dari permahan sebelumnya,  disitulah peran pemda yang belum maksimal,” bebernya.

Kedepan, lanjut Fathoni,  perencanaan wilayahnya harus ditata sebelum mengeluarkan izin. Yang terjadi saat ini dari hasil survei ialah yang menjadi masalah  dari saluran hulu ke hilir  seharusnya membesar. Kenyataannya terbalik, di area dalam perumahan sendiri ada beberpaa penataan saluran yang kurang bagus . Mengingat, persoalan dengan adanya pembangunan perumahan juga banyak, mulai dari sampah, lalu lintas,  keamanan dan sebagainya.

“Memang kedepan kita harus banyak mengevaluasi regulasi kita,  saat ini kami sedang menggodok RTRW. Jika satu  wilayah sudah ditetapkan menjadi satu fungsi tertentu, harusnya yang pertama kali turun itu pemerintah daerah untuk menyiapkan infrastukturnya. Di Perda kita tentang PSU sebenarnya sudah ada acuannya, hanya saja detailnya yang tidak terakomodir disiteplan, “ pungkasnya.

Fathoni menilai, persoalan seperti yang terjadi di perumahan Cileungsi dan Gunung Putri ini terjadi di beberapa wilayah lain juga, hanya saja tidak teradvokasi. “Maka dari itu disini saya mengajak untuk masyarakat yang mengalami hal yang sama segera melaporkan dan sampaikan keluhan-keluahannya, kami siap menampung dan akan mencarikan solusinya,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

PT Parisindo Akui tak Mengetahui Soal Izin Pembangunan Jembatan, Amin Sugandi Minta Jembatan Segera Dibongkar

0

Gunung Putri | jurnal Bogor

Mendapati informasi terkait sulitnya akses jalan warga karena terhalang jembatan yang dibangun oleh perusahaan swasta, hingga membuat membuat warga harus jalan merunduk selama puluhan tahun dan tak bisa memiliki kendaraan, membuat Anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor Amin Sugandi turun tangan untuk melihat langsung kondisi jembatan milik PT Parisindo yang berdiri diatas tanah Pertamina Gas.

“Didampingi oleh Kepala Desa Gunung Putri saya diantar menuju lokasi jembatan tersebut, dan sangat luar biasa, puluhan tahun warga jalan merunduk baru kali ini mencuat. Mungkin perusahaan menganggap tidak berdampak, tapi bagi masyarakat, berasa terisolir,” ucap Amin Sugandi kepada Jurnal Bogor, Rabu (15/2/23).

Aleg yang berasal dari dapil 2 tersebut mengatakan adanya jembatan yang dibangun oleh PT. Parisindo itu sangat mengganggu akses jalan untuk warga. Sebagai anggota Komisi 1 yang menangani urusan pemerintahan dan hukum, didalamnya ada juga perizinan termasuk juga DPMD, karena juga urusannya dengan desa dan masyarakat.

“Keberadan jembatan mempersulit akses warga yang melintas, harus segera dicarikan solusi. Apalagi kondisi mengerikan seperti ini sudah berlangsung puluhan tahun,” paparnya.

Dirinya menjelaskan, mungkin pada saat itu kondisinya berbeda, jembatan masih berfungsi untuk perusahaan dan populasi masyarakat masih sedikit. Tetapi apapun itu, tidak boleh mempersulit masyarakat.

“Intinya PT Parisindo ini harus komunikasi dengan pemerintah desa dan warga, apa sih masalah yang timbul dengan adanya jembatan ini, apakah harus ada pembongkaran, atau ada alternatif lain, nanti yang lebih tau Kades, RW, RT dan warga yang ada di sekitar lingkungan tersebut,” ujarnya.

Dirinya berharap, pihak PT Parisindo yang bisa mengambil sikap cepat, dalam menangani persoalan yang sudah berlarut ini. Jangan diam dan seolah dibiarkan, hingga terkesan dzolim terhadap masyarakat. Selain itu, jembatan yang berdiri diatas tanah Pertamina Gas juga harus jelas izinnya.

“Jika perlu jembatan itu dibongkar, perusahaan harus mengalah karena memang kepentingan masyarakat harus diutamakan, tadi pihak perusahaan juga saya tanya terkait perijinan jembatan ini, pihak perusahaan juga tidak tahu, maka dari itu, kalau permasalahan ini tidak cepat selesai, kita akan melakukan tindakan sesuai dengan peraturan,” cetusnya.

Sementara Kepala Desa Gunung Putri Daman Huri menyampaikan, sidak bersama anggota DPRD Kabupaten Bogor ini berkaitan dengan adanya jembatan PT. Parisindo yang menutup akses jalan warga di dua RT yang sudah terjadi puluhan tahun.

“Pembangunan jembatan sudah puluhan tahun, dari tahun 80-an, dan sekarang ini bukan menjadi akses utama perusahaan, tapi menjadi parkiran diatas tanah Pertamina Gas. Maka kesepakatan dari warga dua RT ini menginginkan ada pembongkaran, sehingga bisa digunakan akses jalan untuk masyarakat,” ucapnya.

Menurutnya, keberadaan jembatan membuat masyarakat merasa terisolasi sehingga akses warga ini yang perlu diperhatikan. Apalagi kata dia, sudah puluhan tahun belum ada solusi, makanya dikepemimpinannya sekarang ini harus ada solusi yang terbaik.

“Kondisi seperti ini sudah sangat lama sekali, perusahaan seolah membiarkan warga terisolir. Mengingat warga kesulitan jika ada yang meninggal, emergency, maka kami sepakat agar jembatan tersebut untuk dibongkar, tidak ada kata lain,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

ASKI Serahkan Alkes Dalam Negeri untuk Fakultas Kedokteran Unpad Bandung

0

Citeureup | Jurnal Bogor

PT Astra Komponen Indonesia (ASKI) menyerahkan alat kesehatan (alkes) produksi dalam negeri berupa 2 unit USG 2D, 1 unit high flow nasal cannula (HFNC), 1 unit Suction Pump, dan 1 set Anthropometry Kit kepada Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad).

Bantuan ini diserahkan secara langsung oleh Presiden Direktur ASKI Prihatanto Agung Lesmono kepada Dekan Fakultas Kedokteran Unpad Prof. Dr. dr. Yudi Mulyana Hidayat, SpOG(K)-Onk, DMAS yang turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kemenkes RI Kunta Wibawa Dasa Nugraha, SE, MA, PhD, Rektor Unpad Prof. Dr. Rina Indiastuti, S.E., M.SIE, dan Direktur PT Astra Otoparts Tbk Lay Agus di Gedung Pamitran Jl. Prof. Eyckman No. 38, Bandung, Selasa (14/2).

Diektur PT. Astra Otopart Tbk Lay Agus menjelaskan bahwa penyerahan alkes ini merupakan salah satu bentuk program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilakukan oleh ASKI, yang merupakan salah satu anak perusahaan dari PT Astra Otoparts Tbk, dalam rangka meningkatkan mutu dan sarana pendidikan mahasiswa. 

“Diharapkan mahasiswa calon dokter dapat mengenal dan terbiasa dalam mengoperasikan alkes produksi dalam negeri sejak masa perkuliahan, sehingga setelah lulus sudah terlatih menggunakan alkes dalam negeri dan mengurangi ketergantungan penggunaan alkes impor,” ucapnya kepada Jurnal Bogor, Kamis (16/02/23).

Sementara, Sekretaris Jenderal Kemenkes RI Kunta Wibawa dalam sambutannya mengatakan, hal yang dilakukan PT.Astra Otopart Tbk ini sesuai dengan tujuan program pemerintah untuk meningkatkan resiliensi atau ketahanan alkes nasional yang tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri Dan Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil, Dan Koperasi Dalam Rangka Menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

 “Terima kasih kepada ASKI karena telah mengembangkan alkes dengan komponen lokal. Harapannya ASKI bisa menjadi pelopor dan bekerja sama dengan industri dari luar negeri sehingga terjadi alih teknologi dalam pengembangan alat kesehatan yang lebih high tech dan dapat bersaing dengan pasar global,” paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Prof. Rina Indiastuti menyatakan apresiasi kepada ASKI atas bantuan alkes dalam negeri yang diberikan. Bantuan tersebut akan digunakan secara optimal dalam kegiatan perkuliahan serta praktikum mahasiswa Fakultas Kedokteran Unpad.
Setelah melakukan serah terima, acara dilanjutkan dengan berkeliling dan melihat langsung fasilitas sarana dan prasarana yang dimiliki oleh Fakultas Kedokteran Unpad, diantaranya ultrasound training center. Acara ditutup dengan pemberian plakat serta foto bersama.

Sebagai salah satu anak perusahaan PT Astra Otoparts Tbk, ASKI yang bergerak pada lini bisnis manufaktur komponen otomotif dengan semangat inovasi berkelanjutan pada 2020 melakukan diversifikasi bisnis dengan meluncurkan produk alkes dalam negeri.

** Nay Nur’ain

Investor Asal Qatar akan Ajukan Tawaran kepada MU Pekan Ini

0

Bogor | Jurnal Bogor

Proses penjualan Manchester United terus berlanjut. Investor Qatar diperkirakan akan membuat penawaran resmi pada Jumat (17/2/2023).

The Glazers terus menyelidiki penjualan Manchester United. Mereka diharapkan menargetkan harga minimal £ 5 miliar untuk penjualan ini.

Raine Group yang bertanggung jawab menangani prosedur tersebut kabarnya telah menetapkan tenggat waktu yang lunak, yakni Jumat (17/2/2013). Pihak yang berminat diharapkan untuk mengajukan penawaran singkat sebelum batas waktu.

Penawaran akan dibuat dalam satu salinan yang menunjukkan jumlah penawaran dan bukti kepemilikan dana yang diberikan. Sky Sport melaporkan bahwa meskipun belum ada keputusan tegas yang dibuat, investor Qatar diharapkan kuat dan mengajukan penawaran.

Dijelaskan bahwa investor tersebut tidak terkait dengan pemilik Investasi Olahraga Qatar Paris Saint-Germain atau bosnya, Nasser Al Khelaif. Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, dikabarkan merupakan penggemar MU.

Sementara itu, Raine Group memperkirakan setidaknya akan ada dua penawaran lainnya. Sejauh ini sudah ada beberapa orang yang antusias dengan MU, antara lain pengusaha Inggris Sir Jim Ratcliffe, kemudian dari Amerika Serikat dan Arab Saudi.

** Moch Rizki Fathir/mg-jb

BNI X NCT 127 Luncurkan TapCash Foto Member

0

Bogor | Jurnal Bogor

Bank BNI bekerjasama dengan boy grup asal Korea Selatan, NCT 127 meluncurkan kartu TapCash dengan gambar foto para member. Pada Rabu (15/2/2023), BNI mengadakan acara launching untuk produk TapCash tersebut di Lotte Avenue, Jakarta.

Selain itu, BNI juga mengadakan event menarik lainnya seperti membuka photo booth NCT 127, dan membuka stan penjualan ‘TapCash BNI x NCT 127’ yang bekerjasama dengan Alfamart. 

Para penggemar yang hadir di acara launching ini menunjukkan antusias tinggi terbukti dengan habisnya stock TapCash dalam waktu singkat, dan tidak sedikit pula para penggemar yang tidak hadir dalam acara ini yang langsung menyerbu gerai Alfamart terdekat demi mendapatkan TapCash tersebut.

Produk ‘TapCash BNI X NCT 127’ merupakan produk TapCash seperti e-money dengan foto para member yang memakai konsep full album ‘2 Badies’. TapCash ini bisa digunakan untuk pembayaran tol, kereta, MRT, busway, parkir, SPBU, tempat makan, tempat hiburan, dan juga untuk membayar belanjaan.

Para penggemar bisa langsung membeli produk ‘TapCash BNI X NCT 127’ di gerai Alfamart dengan harga Rp 75.000 untuk setiap kartu TapCash. Detail lokasi Alfamart yang sudah menyediakan kartu
‘TapCash BNI x NCT 127’ dapat dilihat di akun Twitter BNI @BNI.

  • ** Venda Oktavioni/mg-jb

Mark NCT Diam-diam Donasikan 150 Juta Won untuk Korban Gempa Turki-Suriah

0

Bogor | Jurnal Bogor

Mark menyumbangkan 150 juta won atau setara dengan Rp 1,8 miliar melalui Hope Bridge National Disaster Relief Association.

Menurut laporan eksklusif Xports News, Rabu (15 /2/2023), donasi tersebut diharapkan dapat digunakan untuk memulihkan kerusakan akibat gempa di Turki dan Suriah.

Dalam suasana SM yang “kacau”, Mark mengirimkan donasi melalui situs web asosiasi sendirian tanpa memberi tahu agensinya, SM Entertainment. Kemudian SM mengatakan bahwa mereka mengetahui donasi Mark setelah mendapat panggilan dari asosiasi untuk konfirmasi.

Isu-isu seputar SM setiap hari membingungkan, tetapi karakter Mark yang baik, yang dengan murah hati menyumbangkan 150 juta won memikirkan para korban yang mengalami kesulitan akibat kerusakan gempa, memberikan resonansi yang kuat bagi banyak orang.

Source : XportNews

** Intan Husna Fahrunnisa/mg-jb

Jadi JC, Bharada E Divonis Ringan 1,6 Tahun Penjara

0

Bogor | Jurnal Bogor

Richard Eliezer alias Bharada E dinyatakan bersalah melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Meski demikian, Eliezer sebagai pelaku yang bekerja sama atau justice collaborator (JC) menjadi pertimbangan Majelis Hakim mendapat hukuman meringankan karena telah membongkar kejahatan Ferdy Sambo.

Bharada E pun divonis hukuman penjara selama 1,6 tahun dalam sidang kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (15/2).

Vonis ini lebih ringan dari tuntutan jaksa sebelumnya dengan hukuman 12 tahun penjara. Jaksa meyakini Eliezer terbukti bersalah terlibat dalam pembunuhan berencana Brigadir Yosua.

“Mengadili, menyatakan terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana turut serta melakukan pembunuhan berencana,” kata Hakim Ketua Wahyu Iman Santoso saat membacakan amar putusan di PN Jaksel, Rabu (15/2/2023).

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu dengan pidana 1 tahun dan 6 bulan penjara,” imbuhnya.

Putusan hakim itu disambut oleh tangisan lega dari Eliezer yang duduk di ruang sidang, serta oleh kedua orang tuanya yang menyaksikan siaran langsung sidang dari Bintaro, Jakarta Selatan.

** Rahma Tiara Putri/mg-jb

Viral Video Pasangan Gay Rayakan Valentine, Gus M: Penyimpangan Seksual tak Dapat Diterima di Kota Bogor

0

Bogor | Jurnal Bogor

Potongan video berdurasi 28 detik yang diunggah ke media sosial menuai polemik. Pasalnya, dalam video tersebut diduga dua orang gay tengah melakukan pesta perayaan Valentine di salah satu cafe di Kota Bogor.

Ketua Komisi IV, Akhmad Saeful Bakhri pun angkat suara atas beredarnya video tersebut. Menurutnya, perilaku penyimpangan seksual tidak dapat diterima di Kota Bogor.

Sebab, DPRD Kota Bogor bersama Pemkot Bogor telah mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) nomor 10 tahun 2021 tentang Pencegahan Dan Penanggulangan Perilaku Penyimpangan Seksual.

Sehingga menurut pria yang akrab disapa Gus M ini, perilaku homoseksual tidak dapat diterima di Kota Bogor dan perlu dilakukan penanggulangan terhadap orang yang diduga mengalami penyimpangan seksual.

“Tentu homoseksual atau gay tidak dapat diterima di Kota Bogor karena termasuk dalam penyimpangan seksual sesuai didalam perda,” ujar pria yang gemar memelihara musang itu.

Lebih lanjut, ia pun mengaku akan menghubungi dinas terkait untuk segera menindaklanjuti kejadian tersebut. Tak hanya itu, ia juga akan menindaklanjuti dengan memanggil pihak pengelola cafe yang berada di Kecamatan Tanah Sareal tersebut.

“Jangan sampai cafe yang ada malah dijadikan tempat berkumpulnya gay. Kami tidak bisa menolerir itu dan kami akan menindaklanjutinya,” pungkasnya.* Fredy Kristianto

CJ Group Tanggapi Kabar Akuisisi Saham SM Entertaiment Gabung Kakao

0

Bogor | Jurnal Bogor

CJ Group dilaporkan akan menjadi pemegang saham terbesar bersama Kakao.

Media Korea sebelumnya merilis CJ Group sedang mempertimbangkan untuk bergabung dalam pertempuran Kakao melawan Lee Soo Man untuk mengendalikan SM Entertainment. Dilaporkan bahwa Kakao telah menyarankan CJ Group bergabung untuk membeli saham di perusahaan tersebut.

Namun CJ Group membantah kabar tersebut pada Selasa (14/2/2023) malam. Media Korea melaporkan bahwa CJ Group mengklaim laporan tersebut salah.

Sebelumnya, laporan berita mengklaim bahwa CJ Group dan Kakao berencana untuk membeli 19,9% saham bersama untuk menjadikan mereka pemegang saham terbesar. Ini untuk memerangi Lee Soo Man dan HYBE bergabung memaksa, dengan Bang Shi Hyuk membeli saham Lee Soo Man dari perusahaan.

Pada 2021, ada kasus serupa di mana diklaim CJ ENM, anak perusahaan CJ Group, mengincar saham tersebut. Pada akhirnya, seorang staf dari CJ ENM mengklaim bahwa “tidak ada yang dikonfirmasi” saat itu.

Artikel tersebut telah dikoreksi untuk mencerminkan kerangka waktu pernyataan yang akurat.

Source: Koreaboo

** Intan Husna Fahrunnisa/mg-jb

Sambo Gunakan Kacamata Selama Persidangan, Pakar Forensik Singgung Strategi “Nerd Defense”

0

Bogor | Jurnal Bogor

Pakar psikologi forensik menyoroti kebiasaan Ferdy Sambo belakangan ini yang kerap memakai kacamata selama persidangan. Tak bisa diremehkan, ternyata cara Ferdy Sambo berkacamata dalam setiap usahanya adalah sebuah strategi.

Hal itu diungkapkan psikolog forensik Reza Indragiri Amriel yang menilai apa yang dilakukan Ferdy Sambo merupakan strategi untuk memoles citranya sebagai pribadi yang baik. Tujuan strategi Ferdy Sambo adalah meringankan vonis.

Reza mengatakan, cara memakai kacamata di persidangan Ferdy Sambo dikenal dengan nerd defense, yang mana terdakwa menampilkan dirinya sebagai orang luar dengan menggunakan kacamata seperti pribadi sopan dan saleh.

Dengan kata lain, seorang terdakwa yang dalam keadaan normal tidak pernah memakai kacamata tiba-tiba selalu menggunakan kacamatanya selama persidangan. Reza mengatakan, penggunaan kacamata terdakwa di persidangan atau penggunaan taktik nerd defensif telah diteliti secara ilmiah melalui berbagai penelitian.

Hasilnya, tersangka berkacamata terlihat lebih cerdas dan tidak pemalu sehingga mengurangi kesan kriminal.

“Pada akhirnya, kecil kemungkinan terdakwa akan dinyatakan bersalah. Atau karena dia terlihat lebih manusiawi, hukumannya bisa lebih ringan,” kata Reza. 

** Ulan Damayanti/mg-jb