Tiga kawanan pelaku pencuri motor dan penadah motor curian berhasil diciduk Polsek Klapanunggal, Polres Bogor. Penangkapan ini dilakukan pada Senin (22/5/2023) atas laporan kasus pencurian motor yang terjadi pada Minggu (9/5/2023) lalu.
“Berawal dari adanya laporan masyarakat terkait aksi pencurian kendaraan bermotor di sebuah parkiran Alfamart di Desa Bojong, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor,” kata Kapolsek Klapanunggal AKP Irene Kania Defi dalam keterangannya kepada Jurnal Bogor, Selasa (23/5/23).
AKP Irene menjelaskan ketiga pelaku ini diketahui berinisial P (38) dan J (38) berperan sebagai pencuri dan MNS (24) sebagai penadah.
Dari hasil pengungkapan tersebut, pihak Polsek berhasil menyita barang bukti berupa 4 buah mata kunci, 4 buah mata magnet, 1 buah kunci letter T, 1 buah kunci L, 3 unit handphone, 1 unit sepeda motor dan 1 buah kunci kontak kendaraan.
“Dari pengakuan pelaku bahwa dirinya telah melakukan 5 kali aksi pencurian di lokasi berbeda,” kata AKP Irene Kania Defi.
Atas perbuatannya, kata Kapolsek, pelaku akan dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara maksimal 7 tahun. Sementara terhadap penadah akan dikenakan pasal 480 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 4 tahun.
Alfamart bersama PZ Cussons Indonesia mendukung pertumbuhan dan gizi yang baik untuk ibu dan balita dengan berkolaborasi menggelar kegiatan dengan tema “Alfamart Sahabat Posyandu”di 96 titik di 32 kota atau kabupaten di Indonesia. Ditargetkan total sebanyak 10.000 ibu dan balita bisa memanfaatkan layanan di posyandu ini.
Corporate Communication General Manager Alfamart, Rani Wijaya menjelaskan, jenis layanan kesehatan yang didapat mulai dari mengukur tinggi dan berat badan, pemberian pin polio tetes, konsultasi gizi, penyuluhan kesehatan kepada para ibu, juga ada pemberian bingkisan bagi balita, ibu, hingga kader posyandu.
“Kami bekerjasama dengan puskesmas dan kader ibu-ibu kesehatan setempat, program ini berlangsung mulai Mei hingga Juli 2023. Dan diselenggarakan di halaman Alfamart yang relatif dekat diakses oleh masyarakat,” ungkap Rani Wijaya kepada Jurnal Bogor, Selasa (23/5/23).
Rani Wijaya menyebut, program Alfamart Sahabat Posyandu merupakan agenda kegiatan CSR rutin Alfamart yang pada periode Mei-Juli kali ini bekerja sama dengan PZ Cussons Indonesia.
“Alfamart sebagai perusahaan ritel yang hadir di tengah masyarakat merasa memiliki tanggung jawab sosial. Salah satunya program Alfamart Sahabat Posyandu. Posyandu ini dapat membantu ibu-ibu di sekitar lokasi toko Alfamart mengecek pertumbuhan balitanya serta dapat berkonsultasi langsung mengenai gizi anak dengan ahlinya, sehingga kami bisa memberikan nilai lebih atau kontribusi atas hadirnya Alfamart di lingkungan mereka,” bebernya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Corporate Communication Director PZ Cussons Indonesia, Elly Mustrianita. Menurutnya program Posyandu yang dijalankan bersama Alfamart. Selain memberi pelayanan kesehatan untuk ibu dan balita juga bagian dari kontribusi perusahaan mendukung pemerintah dalam pencegahan stunting di Indonesia.
“Salah satu kegiatan Alfamart Sahabat Posyandu diselenggarakan di toko Empu Tunggilis, Kecamatan Cileungsi Kelurahan Situsari Kabupaten Bogor, Selasa, 23 Mei 2023. Terlihat ratusan ibu dan balitanya datang memanfaatkan program Posyandu ini,” terangnya.
Hal senada disampaikan Fuji Astuti dan Farah bersama anaknya Kinanti yang berumur 1 tahun, mengaku sangat terbantu dengan adanya program Alfamart Sahabat Posyandu, “Alhamdulillah, posyandu gratis dari Alfamart dan PZ Cusson Indonesia ini sangat membantu untuk mengecek kesehatan bayi saya,” ujarnya.
“Di sini meriah ya dari posyandu sebelumnya, anak saya juga diberi hadiah setelah imunisasi, terimakasih Alfamart dan Cussons,” sambung Farah.
Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) wilayah IV mendatangi SMAN 1 Jasinga alias Smanjas untuk perekaman dan penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD).
“Dalam rangka pelayanan jemput bola bagi pelajar yang belum melakukan perekaman,” kata Kepala UPT Dukcapil Toni Patoni di sela-sela kegiatannya, Selasa, (23/05/2023).
Dia menjelaskan, upaya ini untuk dapat mempermudah di Pemilu 2024 nanti, sekaligus mengaktivasi e-KTP digital guru dan siswa-siswi yang usianya 17 tahun.
“Kita mempersiapkan sekarang, dimana agar saat pemilihan nanti itu mereka tidak perlu merekam lagi. Sementara mengaktivasi KTP digital bagi guru-guru yang belum memiliki, karena pelayanan identitas kependudukan itu sekarang ada diaplikasi IKD yang dapat diakses melalui smartphone,” jelasnya.
Menurut dia, kegiatan perekaman terhadap anak sekolah baru pertama kali dilakukan. Dengan begitu pihaknya melakukan kegiatan tersebut dengan target optimis 100 persen.
Program ini akan dilakukan di setiap sekolah di tujuh kecamatan yang berada pada cakupan kantor UPT Disdukcapil wilayah IV Leuwisadeng.
“Perekaman yang merupakan target untuk data yang belum direkam. Target usia sekolah, bagi siswa yang belum sempat melakukan perekaman di tingkat kecamatan, dengan begitu kita berharap program di pemilu nanti berjalan lancar,” katanya.
Sementara, Kasi Pemerintah Kecamatan Jasinga Sandy Praja turut berterima kasih dengan adanya kerja sama antara UPT Dukcapil, karena membantu sosialisasi ataupun perekaman di usia 17 tahun tersebut.
“Ini adalah salah satu program yang kita tunggu karena bagaimana pun jelang pemilu di tahun 2024, terlebih saat ini di Kecamatan Jasinga masih banyak yang memang belum mempunyai e-KTP ataupun yang belum dilakukan perekaman,” katanya.
Jadi kata dia, di Jasinga masih ada ribuan yang belum terekam atau yang belum mempunyai e-KTP yang rata-rata di usia 17 tahun.
“Kita cek di lapangan ternyata sekitar 1.333 jiwa yang paling banyak itu masih usia muda. Mudah-mudahan dengan adanya terjun langsung dari UPT Disduk kendala dari perekaman ataupun pendataan di Kecamatan Jasinga bisa berjalan dengan lancar dan sesuai dengan target,” pungkasnya.
PT Intinusa Selareksa Tbk diprotes salah satu karyawannya, Priatno yang akrab dipanggil Neno setelah di-PHK (pemutusan hubungan kerja). Neno menolak pembayaran pesangon karena nominalnya dianggap tak sesuai aturan.
“Hanya nuntut hak saja,” ucap Neno usai pertemuan dengan pihak HRD PT Intinusa Selareksa dengan mediator dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bogor, Selasa (23/5/2023).
Neno mengaku telah bekerja hampir 9 tahun di perusahaan interior marmer yang berlokasi di Citeureup tersebut. Awalnya Neno tak menyangka akan di-PHK karena tak memiliki kesalahan kerja. Namun pihak perusahaan tetap bersikukuh melakukan PHK dengan alasan kontrak tidak diperpanjang.
“Alasan perusahaan mem-PHK akhirnya saya terima dan pesangon pun awalnya saya mau terima. Namun nominalnya tidak sesuai harapan. Makanya kami menolak,” jelasnya.
Kuasa hukum Neno, Edison dari PPMI 98 (Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia 1998) menyayangkan PT Intinusa Selareksa Tbk mengabaikan hak karyawan. Padahal secara aturan, hak karyawan harus dibayarkan sesuai aturan perundang-undangan.
“Sebenarnya mau pakai Undang-undang lama oke atau mau pakai Omnibus Law yang baru tak masalah juga,” kata dia.
Namun PT Intinusa Selareksa Tbk seolah-olah tidak memiliki niat baik hingga uang yang seharusnya diterima tidak sesuai. Padahal perusahaan mestinya taat hukum karena ada yang dirugikan yakni karyawan.
“Undang-undang yang baru, selesai kontrak (PHK kontrak) pakai sistem pembayaran 0,5. Sebenarnya kalau aturan kontrak kan dapat kompensasi ya. Ya sistem pembayarannya sesuai kontrak PKWT ke PKWTT sesuai nominal yang diminta oke kita fix,” jelas Edison.
Masalahnya, kata dia, pihak perusahaan justeru maunya membayar uang pisah sehingga tidak mau membayar sesuai aturan atau undang-undang. “Kebijakan itu yang kita protes, kan tidak menuntut lebih hanya hak karyawan saja sesuai aturan,” ungkapnya.
Dengan demikian, menurut Edison, pihak perusahaan terkesan curang dengan mengabaikan hak-hak karyawan yang mestinya dipenuhi. “Jadi bayar sesuai aturan sajalah. Kalau uang pisah itu kan karyawan mengundurkan diri. Ini kan tidak, masih mau bekerja namun di-PHK dengan alasan tidak diperpanjang kontrak lagi,” tandasnya.
Sementara pada pertemuan dengan agenda klarifikasi (karyawan, pihak perusahaan dan Disnaker) ditolak Edison karena Yoyon sebagai HRD dari PT Intinusa Selareksa Tbk tidak memenuhi prosedur sehingga agenda pertemuan pekan depan langsung dengan agenda mediasi.
Sebanyak 74 Atlet binaan NPCI Kabupaten Bogor mulai hari ini, Selasa, 23 Mei 2023 masuk dalam program Pra Pelatda dan TC Pelajar serta sudah harus tinggal di Mess Atlet NPCI Kabupaten Bogor.
Ketua NPCI Kabupaten Bogor, M Misbach mengatakan, pelaksanaan Pra Pelatda yang diikuti 44 atlet NPCI ini akan berlangsung selama 3 bulan di Cibinong.
” Kami melakukan TC Pra Pelatda kepada 44 atlet dari 9 cabang olahraga. Mudah mudahan setelah ikut Pra Pelatda ini akan ada hasilnya dengan banyak yang lolos ke Pelatda Jabar di Bandung,” tegas Misbach, Selasa, 23 Mei 2023.
Selanjutnya, kata Misbach, selama program Pra Pelatda ini 44 atlet akan mendapatkan uang saku dan juga perlengkapan atau seragam Pra Pelatda.
Disamping itu, kata Misbach, pihaknya juga akan terus memantau perkembangan para atlet yang ikut Pra Pelatda ini supaya bisa tembus dan masuk dalam bagian Kontingen Jabar di Peparnas 2024 di Sumut – Aceh.
Sementara itu, Sekum.NPCI Kabupaten Bogor, Rifin Sembiring menambahkan, selain menggelar Pra Pelatda yang diikuti 44 atlet, pihaknya juga tengah menggelar TC Pelajar.
” Ada sekitar 30 atlet yang masuk dalam program TC Pelajar kali ini,” tegas Ripin
Nantinya, sambung Ripin, 30 atlet pelajar yang ikut TC Pelajar ini akan jadi bagian dalam Kontingen Kabupaten Bogor pada Pepaperda Jabar 2023
” Pelaksanaan TC Pelajar ini akan dilakukan secara terpusat dan digelar di Cibinong selama satu bulan setengah,” pungkas Ripin.( asep syahmid)
Pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Bogor, tengah fokus mempersiapkan diri menjadi tuan rumah pelaksanaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Catur Jawa Barat 2023, pada 18 hingga 23 Juni 2023 nanti.
Perhelatan event tahunan Percasi Jawa Barat ini, nantinya bakal digelar disalah satu hotel Cisarua. Bahkan jelang pelaksanaan, jajaran pengurus sudah mulai mempersiapkan segala sesuatu yang akan dipergunakan dalam kejurda nanti. Hal itu dikatakan Ketua Percasi Kabupaten Bogor, Ajat R Jatmika, Selasa, 23 Mei 2023
“Kejurda tahun 2023 akan berlangsung di Kabupaten Bogor. Bahkan kami sebagai tuan rumah, sudah mulai membahas segela sesuatunya, sebelum Kejurda digelar,” kata Ajat.
Kepala Dinas DPKPP Kabupaten Bogor ini menjelaskan, pada Kejurda nanti, sudah bisa dipastikan akan diikuti ratusan pecatur dari seluruh Pengcab Percasi se-Jawa Barat.
Apalagi kata Ajat, pelaksanaan Kejurda ini, sekaligus menjadi tolak ukur, dalam menyeleksi cikal bakal seluruh pecatur untuk Jawa Barat, yang nantinya akan dipersiapkan untuk Seleksi Daerah (Selekda) PON tahap satu.
“Jadi, kejurda ini, tidak terlepas bagian dari Jabar untuk menyeleksi para atlet, untuk persiapan menuju PON 2024,” sambung Ajat.
Adapun nomor yang dipertandingkan di antaranya, nomor Catur Standar dan Catur Cepat untuk semua kategori. Sedangkan pada Kejurda tersebut, Pengcab Percasi ‘Bumi Tegar Beriman’ akan menurunkan 40 Pecatur potensial.
“Untuk target. Pastinya kami dari Percasi Kabupaten Bogor, ingin meraih yang terbaik, yakni Juara Umum,” pungkasnya.. ( asep syahmid)
Cibinong | Jurnal Bogor Prestasi membanggakan kembali diraih SMAN 3 Cibinong atau yang lebih dikenal dengan SMANTIC pada tahun ini dengan meloloskan puluhan siswanya masuk ke Perguruan Tinggi Negeri dengan berbagai jalur .
Wakasek Bidang Kehumasan, SMAN 3 Cibinong, Joko Maryono menegaskan, ada sekitar 76 siswa SMANTIC tahun ini yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta dari berbagai jalur.
Joko menambahkan, sebanyak 37 siswa masuk atau lolos lewat jalur SNBP di beberapa perguruan tinggi negeri ternama di tanah air seperti UI, IPB, Universitas Brawijaya, Unversitas Udayana , UPI, UNJ dll.
Selanjutnya, kata Joko, ada sekitar 8 siswa yang masuk lewat jalur PMDP, 16 siswa masuk dari jalur undangan, 11 siswa lewat jalur raport, 1 siswa dari jalur Beasiswa Korporat, 2 siswa mendapatkan besiswa penuh dan 1 orang siswa dari jalur test.
Joko Maryono ( Wakasek SMANTIC Bidang Kehumasan)
” Secara persentase jumlah siswa SMANTIC yang masuk perguruan tinggi negeri dan swasta terus mengalami peningkatan tiap tahunnya. Hal ini tak lepas dari peran dan upaya kerja keras semua civitas akademika di SMANTIC, kerja keras para Siswa dan juga motivasi penuh dari orang tua siswa yang terus memantau dan memberikan support pada anaknya dalam belajar,” tegas Joko Maryono, Selasa, 23 Mei 2023
Sementara itu, Kepala Sekolah SMANTIC, Asep Anwar mengatakan, jumlah siswa SMANTIC yang masuk perguruan tinggi negeri kemungkinan akan terus bertambah.
” Saat ini banyak siswa kami yang sedang ikut UTBK 2023. Mudah mudahan mereka masuk semua di Perguruan Tinggi Negeri,” ujar Asep Anwar.
Ia melanjutkan, pada tahun ini juga ada siswa SMANTIC yang ikut test dalam Kedinasan.
” Saya ucapkan selamat kepada para siswa yang sudah masuk atau lolos ke Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta dari berbagai jalur. Bahkan, saya juga optimis akan banyak siswa SMANTIC yang berhasil lolos test UTBK,” pungkasnya. ( asep syahmid)
Sejatinya pembangunan fasilitas umum untuk kebaikkan bersama. Seperti halnya pembangunan jembatan Otto Iskandardinata (Otista) tujuanya untuk memecahkan masalah kemacetan di Kota Bogor di masa mendatang.
Pembangunan jembatan Otista sudah berlangsung hampir tiga pekan. Pemkot Bogor pun melakukan penutupan jalan Otista dan memberlakukan rekayasa lalu lintas. Dampaknya, warga Kota Bogor yang melintasi jalan protokol pasti mengalami ketidaknyamanan terjebak dalam kepadatan lalu lintas. Beberapa warga kesal dan mengeluh dengan kepadatan lalu lintas ini, namun mayoritas warga Kota Bogor mendukungan proses pelebaran Jembatan Otista yang rencananya memakan waktu delapan bulan kedepan atau hingga akhir 2023. Seperti pernyataan warga RW.01, Kebon Kelapa, Kelurahan Babakan Pasar, Zubaedi. Dia mengungkapkan Jembatan Otista tidak hanya untuk warga Kota Bogor saja, tetapi warga luar Kota Bogor turut menggunakannya. Bahkan, menjadi jalur bagi Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo ketika pulang dan menerima tamu negara di Istana Bogor.
“Presiden RI pun lewat jalan ini. Makanya kita sebagai warga wajar jika sedikit banyak ikut berkorban untuk menyelesaikan revitalisasi jembatan ini, tidak jadi masalah. Lagian hanya sampai akhir tahun, sekitar delapan bulan saja. Memang dalam prosesnya aktivitas warga terdampak, khususnya ketika mau ke pasar yang harus berjalan lewat jalur lain. Ke Kampung Pulo Geulis tidak terlalu signifikan,” kata Zubaedi saat ditemui di Jembatan Otista, Selasa (2/5/2023).
SEPARUH JEMBATAN SUDAH DIBONGKAR: Bongkar pasang jembatan Otista terus dikebut. Tahap demi tahap masih dalam pengerjaan kontraktor, sementara Pemkot Bogor mengawasi ketat proses pembangunan tersebut
Sebagai warga, dirinya berterima kasih dengan adanya pembangunan jembatan Otista. Semestinya revitalisasi dilaksanakan tahun kemarin atau tahun-tahun sebelumnya. Ke depan dirinya berharap ketika prosesnya rampung kemacetan yang terjadi dapat direduksi sehingga tidak menjadi separah yang terjadi beberapa tahun kebelakang, khususnya di akhir pekan.
Selanjutnya, Bagus (37), warga RT.01 RW. 08, Lebak Pasar yang mendukung revitalisasi Jembatan Otista sehingga ke depan jembatannya menjadi lebih lebar dibanding kondisi yang ada saat ini sehingga arus lalu lintas akan menjadi lebih lancar.
“Harapan saya Bogor menjadi lebih lancar, sebelumnya macet banget apalagi dulu kan sempat dua arah. Sebagai warga, mendukung dengan adanya perubahan ini, dampak adanya ketidaknyamanan mah wajar, namanya juga pembangunan,” ujarnya.
Rendra Siahaan, warga Jalan Sanggabuana, Babakan, Kecamatan Bogor Tengah mengaku rutin menggunakan pedestrian seputaran SSA untuk berolahraga bersama keluarganya.
“Kalau menurut saya pastinya repot juga, tapi memang mau tidak mau, bottleneck ini mesti dibongkar dan direvitalisasi, sebagai warga pasti mendukung,” katanya.
Banyaknya kendaraan yang menggunakan Jalan Otista menjadi poin yang harus diperhatikan, sehingga revitalisasi Jembatan Otista semestinya diimbangi dengan perbaikan di titik-titik lain sepanjang Jalan Otista sehingga terintegrasi.
Sementara itu, pengamat Tata Kota, Yayat Supriyatna menuturkan, seiring waktu volume kendaraan yang melintasi Jalan Otista akan semakin bertambah. Sementara jika jalan dan jembatan Otista tidak diperlebar atau direvitalisasi, maka pada tahun 2025 Kota Bogor berpotensi mengalami stuck dalam konteks di jalur Sistem Satu Arah (SSA).
“Hal ini karena penyempitan dan kapasitas jalan sudah tidak mendukung, khususnya penyempitan di Jembatan Otista, volume kendaraan semakin bertambah sehingga faktor kemacetan akan semakin meningkat di Jalan Otista. Jika tidak dari sekarang maka kita akan punya delikasi besar,” jelasnya. (*/ded)
Jakarta, 17 Mei 2023 – Secara konsisten mendukung peningkatan minat baca pada anak-anak, Telkom Regional II (Jabotabek dan Banten) mengadakan program bertemakan “Donasi 1000 Buku Anak-Anak” bagi Taman Baca Melego. Kegiatan donasi buku ini merupakan bagian dari program charity yang dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi IndiHome bagi masyarakat, khususnya generasi anak–anak. Donasi buku dikumpulkan melalui box donasi yang tersebar di 10 titik lokasi, yakni Gedung Wilayah Telkom Banten, Bekasi, Bogor, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Tangerang, dan Lobby Graha Merah Putih, The Telkom Hub Tower.
Selain donasi berupa buku bacaan khusus anak-anak, diberikan juga bantuan berupa dana perbaikan fasilitas ruang baca senilai 20 Juta Rupiah dari Telkom Regional II yang akan kepada Taman Baca Melego, di Wilayah Depok, Jawa Barat. Dana perbaikan fasilitas ruang baca dikumpulkan melalui penukaran poin myIndiHome yang tertera pada aplikasi myindiHome pelanggan. Satu kali penukaran poin myIndiHome akan senilai dengan 500 poin, dengan konversi sebesar Rp 5.000. Baik program donasi 1000 buku dan perbaikan fasilitas ini berlangsung sejak awal April hingga pertengahan Juni 2023.
Pemberian bantuan secara simbolis oleh Telkom Regional 2 yang diwakilkan oleh Bheri Priyo (OSM Consumer Marketing Telkom Regional 2) dan Retno Isro (Manager CDC Telkom Regional 2) Sumber: Dokumen pribadi Telkom Regional II
“Menumbuhkan minat baca kepada bagi generasi penerus bangsa merupakan tanggung jawab kita bersama. Ayo kita wujudkan dengan ikut mendonasikan 1 buku pada program Donasi 1.000 Buku. Satu buku lama yang kita donasikan, dapat menjadi buku baru bagi mereka yang menerimanya” Ujar Executive Vice President Telkom Regional II, Mohammad Salsabil.
Taman Baca Melego yang berlokasi di Kelapa Dua, Depok dibangun pada pertengahan tahun 2019 oleh sekumpulan mahasiswa di wilayah Depok. Pada awalnya lokasi tersebut merupakan lahan pembuangan sampah yang kurang mendapat perhatian, namun akhirnya dengan niat baik untuk membangun anak bangsa, Taman Baca Melego didirikan dan sudah berkembang cukup baik hingga saat ini.
Ahmad Zaoharudin, sebagai inisiator Taman Baca Melego, bertekad untuk membersihkan lahan tersebut dan menjadikannya sebagai tempat berkumpul yang layak bagi anak-anak di wilayah sekitar. Setelah proses pembersihan lokasi yang memakan waktu selama kurang lebih 8 bulan, perkumpulan mahasiswa mulai membuka donasi buku, alat tulis serta mainan untuk anak-anak yang akan ditempatkan di Taman Baca Melego.
Kegiatan Donasi 1000 Buku IndiHome ini dibagi menjadi 2 tahap penyerahan yakni tahap pertama telah dilaksanakan pada tanggal 12 April 2023 dan tahap kedua yang akan dilaksanakan pada pertengahan bulan Juni 2023. Pada tahap 1, selain penyerahan buku hasil donasi, dilaksanakan pula tausiyah oleh Ustadz Kamaluddin, unjuk bakat oleh anak-anak Taman Baca Melego dan Buka Puasa Bersama warga sekitar. Untuk tahap 2 agenda utama yang diharapkan adalah peresmian Taman Baca Melego yang telah direnovasi yang disertai dengan penyerahan buku dan donasi.
Hingga saat ini Telkom Regional 2 masih sangat mengharapkan donasi buku bacaan anak-anak dapat dikirimkan atau diserahkan melalui box donasi yang tersebar di 9 Wilayah Telkom dan Graha Merah Putih, The Telkom Hub. Tak hanya donasi berupa barang, masyarakat juga dapat berdonasi dana perbaikan fasilitas Taman Baca Melego melalui tukar poin di aplikasi myIndiHome dan scan QR melalui barcode yang telah tersedia. Untuk infomasi lebih lengkap dapat mengunjungi akun media social IndiHome Telkom Regional II melalui Instagram @Indihomejabotabek.
Tentang IndiHome IndiHome sebagai layanan fixed broadband terkemuka milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menyediakan tiga layanan utama, yaitu Internet, Telepon dan TV Interaktif. IndiHome adalah market leader layanan fixed broadband nasional dengan jumlah pelanggan mencapai lebih dari 8,6 juta hingga akhir 2021. IndiHome telah menjangkau 498 dari 514 kota/kabupaten, bahkan 10 pulau terluar di Indonesia, yaitu Pulau Bintan, Karimun, Kei, Alor, Simeulue, Weh, Sebatik, Rote, Sabu dan Nusa Penida). Serat optik IndiHome membentang sejauh 170.885 kilometer dari pusat kota hingga desa-desa terpencil di seluruh nusantara atau setara dengan 4 kali keliling bumi. Menyediakan berbagai pilihan konten menarik mulai dari layanan TV Interaktif, Minipack Channel TV, add-on, 11 OTT partner antara lain Netflix, Disney+ Hotstar, Vision+, VIU, CATCHPLAY+, MOLA, Vidio, WeTV, Lionsgate Play, HBO Go, dan Gameqoo. Selain itu, IndiHome juga memiliki jumlah channel terbanyak hingga mencapai 238 channel yang dapat ditawarkan kepada pelanggan. Informasi lebih lanjut tentang IndiHome kunjungi www.indihome.co.id.
Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Partai Hanura dari daerah pemilihan Bogor Timur Tengah, Melly Amelya, berkomitmen memperjuangkan ekonomi kerakyatan. Salah satunya dengan menggagas aplikasi berbasis online untuk memudahkan pelaku UMKM mengembangkan usaha.
“Bogor adalah kota jasa dan gudangnya UMKM, sehingga mesti ada inovasi untuk mengembangkan usahanya,” ujar Melly kepada wartawan, Selasa (23/5).
Selain itu, kata Melly, hal yang paling penting dalam mengembangkan usaha adalah memberikan edukasi pelaku UMKM agar lebih memperkenalkan produk yang dijual kepada warga, baik dalam maupun luar daerah.
“Nantinya aplikasi ini berguna untuk pelaku UMKM yang tak tahu akan menjual produknya kemana, dan mereka yang ingin memulai usaha tetapi belum terinspirasi produk apa yang ingin dijual. Sebab nantinya semuanya akan terhubung di aplikasi,” jelas Melly.
Lebih lanjut, kata Melly, hal yang tak kalah penting adalah memakmurkan masjid. Salah satunya dengan memperbaiki masjid yang kurang layak.
“Itu adalah salah satu kunci mencetak generasi unggul dan beriman,” katanya.* Fredy Kristianto