26.9 C
Bogor
Saturday, May 2, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 636

Dodi Eksodus ke Nasdem, Pengamat Minta Demokrat Serius Perhatikan Kader

0

Bogor | Jurnal Bogor

Sejumlah kader Partai Demokrat pada beberapa wilayah di Jawa Barat dikabarkan berpindah partai, tak terkecuali di Kota Bogor. Berdasarkan informasi yang beredar eks Ketua DPC Partai Demokrat, yang juga Anggota DPRD Kota Bogor, R Dodi Setiawan berpindah haluan ke Nasdem.

Menanggapi hal itu, Bendahara DPC Partai Demokrat Kota Bogor, H Mulyadi mengatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan pemanggilan terhadap Dodi untuk meminta klarifikasi langsung terkait pindahnya ia ke partai besutan Surya Paloh itu.

“Kami akan panggil yang bersangkutan untuk meminta klarifikasi, apakah benar atau tidaknya,” ujar Mulyadi kepada wartawan, Minggu (9/4).

Mulyadi mengatakan bahwa apabila memang benar Dodi pindah ke Nasdem, maka DPC Partai Demokrat akan menggelar rapat pleno untuk mem-PAW Dodi dari kursi anggota DPRD Fraksi Demokrat. “Ya, kalau memang benar pindah, berarti mesti PAW. Nanti gantinya adalah Syafe’i nomor urut dua saat pileg lalu,” ucapnya.

Sementara itu, dikonfirmasi perihal tersebut Dodi Setiawan enggan berbicara banyak. “Ya, nanti saja akan ada klarifikasinya,” tegasnya.

Dalam kesempatan berbeda, Ketua DPD Partai Nasdem Kota Bogor, Benninu Argoebie menegaskan bahwa pihaknya menyambut baik berlabuhnya Dodi ke partai Nasdem. Sebab, dia merupakan salah satu tokoh yang mumpuni dalam kancah politik lokal.

“Kami sangat senang bila Pak Dodi gabung ke Nasdem. Beliau adalah salah satu tokoh yang tak perlu diragukan lagi kapasitasnya,” katanya.

Benn menegaskan bahwa DPW Nasdem Jawa Barat telah memploting Dodi untuk menjadi Calon Legislatif Jawa Barat nomor urut satu dari dapil Kota Bogor. “Itu akan segera diplenokan nanti, dan langsung dibawa ke DPP juga,” tegasnya.

Terpisah seperti dilansir InewsBandungRaya.id, Pengamat Politik Elsid (Lingkar Survei dan Demokrasi) Dedi Barnadi menilai Partai Demokrat Jawa Barat harus serius memperhatikan kader-kadernya, mengingat sudah banyak kader unggulan yang hijrah ke partai lain.

Diketahui, pernyataan tersebut merujuk pada beberapa mantan Ketua DPC dan kader Partai Demokrat di wilayah Jawa Barat yang telah memutuskan pindah berbagai partai. Bahkan, informasi terbaru menyebutkan pengurus DPC Kabupaten Indramayu période 2022 – 2027 , yang dikomandoi sekretaris DPC kang Numan, juga melakukan migrasi ke PKB. Perpindahan ini tidak hanya struktur semata tetapi tim, jaringan relawan dan simpatisan banyak yang pindah.

Mereka dikenal sebagai kader-kader andal Partai Demokrat di wilayah Jabar, namun sayangnya, kini telah menjadi bagian dari kekuatan Partai lain. Bahkan di gelombang kedua, akan terjadi eksodus besar besaran dari partai Demokrat ke partai lain.

Momen ini akan ditandai dengan acara malam kesenian yang diikuti dua ribu mantan kader partai Demokrat Jawa Barat dalam acara malam kesenian “paturay pateupang deui, keur ngabangun Jabar” sebagai bentuk perpisahan baik -baik dan rasa terimakasih kepada Demokrat dari mantan kader.

Kata dia, Kondisi ini harus menjadi perhatian serius bagi Partai Demokrat, terutama dalam hal merawat dan memperkuat kader-kader yang telah berjuang bersama dengan partai tersebut.

Menurut Dedi, Partai Demokrat harus lebih intensif dalam memberikan pembinaan dan pelatihan kepada kader-kadernya, serta memberikan ruang bagi para kader lama yang sudah berjuang dan membesarkan partai, sehingga mereka tidak mudah tergoda untuk bergabung dengan partai politik lain.

Alasan para mantan Ketua DPC Partai Demokrat bergabung dengan partai lain, kata dia, bisa dipengaruhi oleh banyak faktor termasuk di antaranya perbedaan pandangan atau kesempatan politik yang lebih baik, Partai politik yang memiliki prinsip dan nilai yang jelas akan lebih mudah memperkuat kader-kadernya dan meraih dukungan masyarakat dan partai Demokrat akan sibuk mem-PAW anggota DPRD provinsi, kota dan kabupaten.* Fredy Kristianto

Berbagi di Bulan Ramadhan Ala YBM PLN Gunung Putri, Ini Penjelasannya 

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Bulan Ramadhan memiliki keistimewaan tersendiri dibandingkan dengan bulan-bulan yang lain, bulan Ramadhan merupakan kesempatan besar bagi seluruh umat Islam untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas beribadah, salah satunya dengan  berbagi kepada yang membutuhkan.

Di bulan Ramadhan 1444 H, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Gunung Putri mendistribusikan bantuan sebesar Rp 57.500.000. Bantuan tersebut dibagi beberapa program diantaranya bantuan uang tunai sebesar Rp 5.000.000 untuk 25 anak yatim dhuafa, 250 paket sembako untuk warga dhuafa dan bantuan uang tunai kepada 25 orang guru ngaji dan marbot.

Bantuan tersebut  disebar ke-3 unit layanan yang berada di wilayah kerja PLN UP3 Gunung Putri yaitu ULP  Jonggol, ULP Cileungsi dan ULP Citeureup sepanjang bulan Ramadhan tahun ini.

Sementara penyerahan dilakukan di halaman Kantor PLN UP3 Gunung Putri dimana bantuan uang tunai dan paket sembako diberikan kepada 5 anak yatim dhuafa, 5 dhuafa dan 6 orang guru ngaji atau marbot dalam acara  Berbagi Bingkisan Ramadhan 1444 H dan Buka Bersama Pegawai dan Mitra Kerja PLN Gunung Putri.

Penyerahan dilakukan oleh Manajer UP3 Gunung Putri, Rully Indra Ardhyan dan diterima langsung oleh anak yatim dan guru ngaji atau marbot.

“Terima kasih YBM PLN sudah memberikan santunan untuk anak yatim dan guru ngaji atau marbot, terima kasih juga atas kepeduliannya kepada kami semoga YBM PLN dan pegawai PLN diberikan keberkahan dan dimudahkan urusannya,” ujar Ustadz Akhmad Sugiarto dari Pondok Pesantren Abu Bakar As-Shidiq Kp.Tlajung Udik saat menerima bantuan dari YBM PLN Gunung Putri kepada Jurnal Bogor, Minggu (9/4/23).

Ketua YBM PLN UP3 Gunung Putri, Achmad Edy Junaedi menyampaikan bahwa kegiatan program Ramadhan ini sudah menjadi program rutin YBM PLN UP3 Gunung Putri. Dia berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi penerimanya dalam merayakan hari Raya Idul Fitri 1444 H.

” Kegiatan YBM PLN ini merupakan kegiatan yang dananya berasal dari Zakat Maal yang dipotong 2,5% dari penghasilan pegawai PLN seluruh Indonesia, dan dihimpun atau dikelola oleh YBM PLN Pusat untuk selanjutnya disebarkan ke YBM PLN yang ada di unit-unit untuk diserahkan kepada mustahik sesuai asnafnya,” jelas Edy.

** Nay Nur’ain

Slankers Bogor Ampera Santuni Yatim dan Bagi Takjil ke Pengendara

0

Dramaga | Jurnal Bogor

Komunitas musik Slankers Bogor Ampera (SBA) yang berlokasi di Desa Purwasari, Dramaga Kabupaten Bogor melakukan berbagi takjil kepada para pengendara yang melintas di jalan raya Gadog sisi Ampera sekaligus santunan anak yatim piatu, Minggu (09/04/2023).

Ketua SBA Dramaga Abdi Negara atau Anoy sapaan akrabnya menuturkan, kegiatan berbagi takjil dan santunan anak yatim piatu dilakukan rutin setiap bulan suci Ramadhan dengan target para pengendara yang melintas dan yatim piatu di sekitar wilayahnya.

“Alhamdulillah hari ini kami bisa melakukan kegiatan santunan anak yatim dan berbagai takjil, meskipun target tidak sesuai yang kita inginkan seperti tahun kemarin,” kata Anoy.

Anoy menjelaskan, adapun sumber anggaran dari kegiatan santunan ini sendiri dari para donatur-donatur yang dicari oleh rekan-rekannya yang hasilnya dikumpulkan.

“Alhamdulillah sangat banyak donatur yang memberikan sedikit rejeki untuk para anak yatim piatu,” jelasnya.

“Semoga kegiatan ini bisa kami laksanakan kembali di tahun depan, dengan target yang lebih dari kegiatan hari ini dan saya ucapkan banyak banyak terimakasih kepada para donatur dan rekan-rekan yang sudah menyukseskan kegiatan ini,” pungkasnya.

Sementara penasehat SBA Supri sangat mengapresiasi kegiatan positif yang dilakukan rekan-rekannya.

“Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya dengan lebih mengutamakan kekompakan seluruh anggota dan berharap kepada komunitas musik Slankers Bogor Ampera terus melakukan kegiatan positif kepada masyarakat dan berguna untuk masyarakat,” tutup Supri.

Sedangkan Ketua Panitia Santunan Iyang bersyukur kegiatannya sukses. “Berkat adanya doa dan dukungan dari semua elemen anggota dan struktur panitia,” ucapnya.

“Saya ucapkan terimakasih kepada panitia diantaranya Odeng, Ajat, Rama, Caca, Kokok, Ebih, Erwin, Empang dan Cina, serta semua anggota SBA dan donatur yang sudah memberikan rejekinya untuk kegiatan santunan dan berbagi takjil ini,” jelasnya.

**ass/rls-andi.s

Mentan SYL Dorong Mahasiswa Polbangtan Jadi Pionir dan Champion Pertanian Indonesia

0

Bogor | Jurnal Bogor

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mendorong mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor menjadi pionir sekaligus champion pertanian masa depan bangsa yang mampu mewujudkan pertanian indonesia jauh lebih kokoh dan berkelanjutan.

Menurut SYL, mahasiswa adalah generasi emas yang bisa menjadikan Indonesia sebagai negara terkuat dalam menghadapi krisis dan tantangan global.

“Saya berharap setelah kalian selesai dari sini (Polbangtan) kalian mampu menjadi champion untuk membantu petani memastikan mereka tidak miskin. Karena negara ini bisa baik kalau pertaniannya baik,” ujar SYL, Sabtu, 8 April 2023.

Lebih dari itu, SYL juga mendorong Anak-anak polbangtan mempertajam arah dan tujuan dalam mengelola pertanian di sekitar rumahnya. Dia mencontohkan, dari satu hewan ternak sapi maka setiap orang bisa menghasilkan banyak keuntungan yang bernilai ekonomis tinggi.

“Pertanian itu menguntungkan. Misalnya kita ternak sapi, susunya itu bisa kita jual, kotorannya bisa jadi pupuk, dari sana bisa menghasilkan beras, dari beras bisa kita makan. Karena itu kalian harus tanamkan menjadi champion, menjadi pionir di rumah kalian untuk bangsa dan negara,” katanya.

SYL menambahkan, ke depan lulusan polbangtan harus memiliki modal network yang kuat agar memiliki kemudahan dalam mengelola produksi dari hulu sampai hilir. Termasuk kemampuan menguasai pasar dalam melakukan penjualan.

“Saya minta kalian perbanyak membangun network agar bisa memastikan produksi dari hulu sampai hilir berjalan dengan baik. Jadi kamu hadir di polbangtan ini untuk membuat kamu secara pasti tidak miskin. Karena itu pendidikan sangat penting,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa mahasiswa polbangtan saat ini sudah masuk pada tahap budidaya dan bisnis melalui marketplace. Mereka diberikan pembelajaran mengenai manajemen hulu hilir dan mengakses modal Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Kegiatan utama pembangunan petani milenial saat ini adalah agar mereka bisa mengakses KUR. Kalau sudah ambil KUR dia sudah menjadi petani pengusaha milenial. Kedua kami juga melakukan pendampingan pertanian presisi berbiaya rendah. Alhamdullilah anak anak kita antusias. Insyaallah pertanian kita maju, mandiri dan modern,” jelasnya.

**Kementan/ppmkp

Tercemar Limbah B3, Ikan di Aliran Sungai Cileungi Hingga Bekasi Banyak yang Mati

0

Cileungsi | Jurnal Bogor

Sungai Cileungsi di Kabupaten Bogor dan Kali Bekasi di Kota Bekasi kembali tercemar oleh limbah B3. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya ikan mati di beberapa titik di sepanjang sungai tersebut.

Ketua KP2C Puarman mengatakan, berdasarkan laporan masyarakat ke Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C) pada Jumat (7/4/2023), bahwa telah terjadi pencemaran limbah, dari hulu hingga hilir sungai. Kejadian mulai terlihat dari Jembatan Leuwikaret, Klapanunggal dan di Jembatan Wika Gunung Putri ditemukan banyak ikan mati.

“Sementara, pantauan kami lanjutkan di Jembatan Cikuda, Wanaherang, Gunung Putri. Juga ditemukan ikan yang mabok dan mati,” cetus Puarman.

Tak sampai disitu, tim KP2C, kemudian memasuki area Curug Parigi, Kelurahan Cikiwul, Bantar Gebang, Kota Bekasi. Juga didapati pemandangan yang sama, ikan mati dalam jumlah luar biasa. Begitu pun kondisi di Perum Bumi Mutiara Blok Kabupaten Bogor, ditemukan banyak ikan mati dan mengambang.

“Laporan warga menyebutkan di Jembatan Vila Nusa Indah – Bantar Gebang, Pangkalan 1. Pemandangan ikan mati dan mengambang cukup terlihat luar biasa. Kuat dugaan, pada hari Kamis ada perusahaan nakal yang membuang limbah berbahaya ke aliran Sungai Cileungi,” paparnya.

Kuat dugaan, sambung Puarman, sumber pencemaran limbah antara Jembatan Leuwikaret, Klapanunggal dengan jembatan Wika, Tlajung Udik.

” Kami meminta pemerintah menyelidiki penyebabnya ikan-ikan tersebut mati. Mengingat, aliran sungai yang membawa ikan mati ini sudah berlangsung lebih dari 24 jam,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Pemdes Gunung Putri Kembali Wisuda Santri Samaduha, Berikut Nama-namanya 

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Pemerintah Desa Gunung Putri untuk yang ketiga kalinya kembali melakukan wisuda untuk para santri yang mengikuti program Satu Masjid Dua Hafidz (Samaduha). Samaduha sendiri merupakan program turunan dari Provinsi Jawa Barat yakni Satu Desa Satu Hafidz (Sadesa) yang pernah diinisiasi oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Pada kesempatan tersebut, Desa Gunung Putri telah berhasil mewisuda 29 santriwan dan santriwati yang dilaksanakan di aula Kantor Desa Gunung Putri, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Sabtu (8/4/23).

Kepala Desa Gunung Putri, Damanhuri menjelaskan kegiatan malam hari ini adalah kegiatan wisuda santri dari program Samaduha. Yang alhamdulilah 29 santriwan-santriwati sudah diwisuda, dengan hafalan masing-masing santri ada yang berhasil menghafal 2 juz, 15 juz, bahkan ada juga yang 30 juz full.

” Pemerintah Desa Gunung Putri mengapresiasi setinggi-tingginya kepada para pengurus Samaduha. Dengan anggaran yang sangat terbatas bahkan tidak dianggarkan dari dana-dana yang ada di desa, tapi mereka bisa berjalan di tiga tahun terakhir ini mengukir prestasi yang luar biasa sampai dari siswa-siswi Samaduha ini berhasil menjuarai beberapa lomba MTQ, baik di tingkat kecamatan dan kabupaten, ” ujar A Heri sapaan akrabnya kepada Jurnal Bogor.

Selain itu, sambung A Heri, pihaknya juga mengapresiasi atas kinerja dari para pengurus Samaduha. Juga kepada para orang tua siswa, dan pengurus MUI Desa Gunung Putri dan DMI Desa Gunung Putri yang terus memberikan satu kontribusi besar bagi pembangunan desa di bidang kerohanian.

“Saya sebagai kepala desa juga mengharapkan kepada para pengurus agar terus membangun desa ini di bidang spiritual, sehingga ada keseimbangan pembangunan antara duniawi dan ukhrowi. Tadi dalam acara pun kami memberikan apresiasi kepada siswa-siswi yang sudah berhasil berupa pemberian sertifikat, dan ada sedikit buah tangan untuk anak-anak, mudah-mudahan dengan pemberian ini semakin memberikan semangat kepada siswa-siswi untuk terus belajar,” ungkapnya.

Dengan adanya wisuda untuk para santri ini, A Heri menemukan satu pengalaman, dan satu keadaan yang luar biasa. Dimana mereka begitu antusias baik dari orang tua siswa maupun para siswanya sendiri dalam menempuh program Samaduha ini.

Turut hadir dalam kesempatan itu kordinator dari Program Sadesa (Satu Desa Satu Hafiz) dari Kabupaten Bogor, yang tadi juga mengapresiasi kepada pemerintah desa dan kepada guru-guru yang menjalankan program Sadesa.

“Tadi disampaikan bahwa Sadesa merupakan program Gubernur Jawa Barat ini baru pertama kali di Jabar ada turunannya yaitu Samaduha dan bahkan dari koordinator kabupaten juga mengatakan bahwa dia selalu memberikan informasi ke provinsi bahwa satu-satunya desa yang terus berupaya dan mengembangkan program Sadesa hanya Desa Gunung Putri, ” bebernya.

Bahkan, lebih lanjut A Heri menyampaikan, dalam pertemuan-pertemuan juga diutarakan jika Desa Gunung Putri merupakan satu-satunya desa yang memiliki terobosan baru dalam pengembangan Sadesa dari program Provinsi Jawa Barat. Disamping itu pemdes juga memberikan pemaparan bahwa satu lembaga desa yang menjalankan program Samaduha ini memang tidak memiliki anggaran dan tidak rewel meminta kepada desa.

“Mereka bekerja dengan ikhlas dan tulus dalam membina anak-anak. Dan saya yakin, ditangan-tangan orang ikhlas inilah akan muncul nanti pemimpin-pemimpin baru di masjid-masjid yang ada di Desa Gunung Putri,” cetusnya.

“Karena lewat keikhlasan ini akan menghasilkan juga generasi ikhlas kedepannya, sehingga Desa Gunung Putri akan siap menerima estafet kepemimpinan dari para ustad-ustad yang sekarang sudah sepuh. Kemungkinan dalam 10 atau 20 tahun kedepan ini akan menjadi sebuah kekuatan baru dalam pembangunan, khususnya pembangunan di Desa Gunung Putri, ” pungkasnya mengakhiri. 

Untuk diketahui, berikut nama-nama santri beserta pencapaian hafalannya yang berhasil dibina dari program Samaduha.

A. Kategori 1 Juz ( Juz 30)

1.Muhammad AL- Fatih 2.Aliefya Rava Permana 3.Naufa Salma Hanifah 4.Shakila Adzkia Mursyida 5.Muhammad Dzaki AL-Habsih 6.Alfia Saida Husna 7.Azmi Alawdin 8.Hilda Khoerunisa 9.M.Fardhan Awaludin 10.M.Fadlan Raja Fadilah 11.Muhammad Irham Fahri 12.Dzakiy Almer Jamail Aziz 13.Ranupani Jagad Sugianto

B.Kategori 2 Juz (Juz 29 dan Juz 30)

1.Kayla Putri Azzahra 2.Gitanna Fira Rahmawati 3.Zaskia Firdiah 4.Cinta Nadia Shendy 5.Rezkya Aliya Putri 6.Nayya Syakila Putri 7.Aiman Raffa Muawan 8.Adelia Lutfiati

C.Kategori 3 Juz

1.Deliana Aisya Putri Bilqis 2.Naila Asma Amaliya 3.Fatih Pradesya 4.Muzhafar Prihartono

D.Kategori 10 Juz

1.Daffa Ardhan Putra Pradesya 2.Dannisa Mulya Adiba 3.Siti Adillah Rahmawati

E.Kategori 30 Juz

1.Imam Fatkhu Soleh

 ** Nay Nur’ain

Bukber Sambil Sosialisasi Ala Ormas Gibas, Ini Harapan Ketua Resort

0

Babakan Madang | Jurnal Bogor

Gibas Resort Kabupaten Bogor mengadakan sosialisasi sekaligus perombakan struktur organisasi. Upaya ini diakuinya bisa memberikan nilai-nilai positif di masyarakat. Sosialisasi sekaligus buka puasa bersama (bukber) tersebut dilaksanakan di Resto Reno Bebek Apartemen Sentul, Desa Kadumanggu, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Rabu (5/4/2023) lalu.

” Alhamdulilah, hari ini dihadiri oleh perwakilan disetiap kecamatan. Kita adakan silaturahmi ini sekaligus pemberitahuan jika dalam tubuh Gibas ada keluarga kita yang akan ikut bertarung di ajang pesta politik nantinya, dan saya berharap rekan-rekan bisa saling mendukung satu sama lainnya,” ujar Ketua Ormas Gibas Resort Kabupaten Bogor, Muhammad Ridwan kepada Jurnal Bogor.

Menurutnya, walaupun tidak ada penekanan terhadap anggota yang punya pilihan sendiri, tapi dirinya berharap ada kekompakan yang terjalin. Karena, dampak positifnya nanti yang akan dirasakan keluarga besar ormas Gibas juga.

” Harapan saya, anggota selalu kompak dan berjalan beriringan. Saling mendukung satu sama lain untuk rekan yang memang punya niatan baik, serta produktif di masyarakat,” ujarnya.

” Alhamdulillah untuk keluarga besar Gibas sendiri, dari 6 dapil, masing-masing dapil kami punya perwakilan yang siap bertarung di pesta politik 2024 mendatang. Mohon doanya, agar apa yang kami upayakan sesuai dengan harapan kita semua,” pungkasnya. Nay Nur’ain

MIS Nurul Islamiyah di Ciseeng Diduga Lakukan Pungli Berdalih Sumbangan

0

Ciseeng | Jurnal Bogor

Yayasan Islami Al-Idrus (YIAI) MIS Nurul Islamiyah di Desa Karihkil, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap muridnya.

Hal itu diakui oleh Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Genpar Sambas Alamsyah, bahwa dari hasil penelusuran investigasi di lapangan, sejumlah wali murid merasa keberatan dengan surat yang disampaikan ke wali murid yang terindikasi ke arah pungutan liar.

Pasalnya, dalam surat lampiran dengan nomor 015/MIS/-NI/V/2023. Wali murid diharuskan untuk melunasi sumbangan dengan total sebesar Rp 355.000.

Diantara sumbangan itu rinciannya sebagai berikut, asesmen madrasah atau ujian praktik dan try out  sebesar Rp 200,000. Sumbangan foto Rp.30,000, medali Rp.25,000 dan sumbangan perpisahan Rp.100,000.

Bahkan dalam surat keterangan  yang ditanda tangani dan diketahui oleh Komite Madrasah dan TU Madrasah serta Kepala Madrasah itu terkesan pemaksaan.

Karena, terlampir tulisan dalam surat pemberitahuan bahwa sumbangan paling lambat pada tanggal 08 Juni 2023 dan sumbangan bisa dipotong dari tabungan bagi yang memiliki tabungan di sekolah.

“Ada anak yang kondisinya yatim keberatan karena kondisi situasi sekarang ini menjelang Idul Fitri. Pastinya wali murid banyak biaya,” katanya.

Sambas menjelaskan, padahal semua biaya sudah diatur oleh pemerintah. Dengan begitu, hal tersebut termasuk pelanggaran undang-undang dan masuk kategori pungli.

“Ini kan jelas semua biaya itu sudah diatur oleh dana Bantuan Operasional Sekolah (Bos). Ini pungutan liar yang dilegalisasi namun tetap menyalahi aturan karena semua biaya pendidikan itu sudah di cover oleh pemerintah,” katanya.

Dalam hal itu, Sambas menegaskan, pihaknya akan melakukan pelaporan kepada saber pungli Polda Jabar untuk memberikan efek jera terhadap oknum yang melakukan pungli berdalih sumbangan tersebut. 

“Kita akan tindak lanjut dalam hal ini kita laporkan secara tertulis ke saber pungli Polda Jabar, untuk memberikan efek jera terhadap mereka yang berkamuflase sumbangan,” tegasnya.

Sementara Kepala Madrasah Aang Kunaepi saat dikonfirmasi melalui selulernya membantah, bahwa

hal tersebut hasil kesepakatan berdasarkan hasil rapat orang tua kelas yang dilaksanakan pada 13 Maret 2023.

“Berkaitan dengan sumbangan yang tertera di surat pemberitahuan itu sudah berdasarkan rapat wali murid, komite dengan guru dan sudah sepakat, artinya kami tidak semata-mata pungli,” katanya.

Dia pun membenarkan dengan total Rp 355.000 per murid yang jumlah murid kelas 6 di sekolahnya sebanyak 50 murid lebih.

“Kami berharap tidak usah ditulis, lebih baik saya minta tolong orang tua wali tersebut datang ke sekolah dibicarakan dengan baik-baik,” pungkasnya.

** Andres

Penyebab Keracunan Makanan Ratusan Warga Masih Misterius

0

Jasinga | Jurnal Bogor

Hampir satu bulan kasus terkait kejadian keracunan makanan terhadap ratusan warga di Desa Pangradin, Jasinga, Kabupaten Bogor yang terjadi pada 13 Maret 2023 lalu belum terungkap dan menimbulkan pertanyaan publik.

“Hasilnya belum keluar, kan itu habis makan di acara pengajian. Yang mana makan makanan yang disitu.

Kemarin hasil sampel sisa makanannya sudah tidak ada,” kata Kapus Jasinga Dr. Nur Alya saat dikonfirmasi, Rabu 5/04/2023.

Meski begitu, Dr. Nur Alya mengatakan saat ini sudah tidak ada lagi pasien keracunan yang dirawat inap maupun rawat jalan di Puskesmas Jasinga.

“Saat ini sudah tidak ada yang dirawat,” katanya.

Dia menyampaikan, penyebab terjadinya keracunan tersebut diduga karena olahan makanan ataupun penyediaan makanan yang kurang baik.

“Jadi apapun makanannya harus fresh ya dan itu mungkin biasanya kalau kejadian kaya gitu itu makanannya kapan baru disajikannya kapan itu masalahnya,” paparnya.

Jadi kata dia, keluhan yang dirasakan para pasien itu seperti mulas, mual, muntah hingga demam.

“Sebenarnya ini makanannya kurang layak untuk dimakan. Jadi yang dirasakan oleh para pasien itu mereka mules, mual muntah panas mencret  sakit kepala rata rata keluhannya itu sama semua,” ucapnya.

Biasanya, kata dia, makanan yang mudah berpotensi keracunan biasanya telur.

“Biasanya yang mudah berpotensi keracunan biasanya itu telur, tapi kita belum tau hasilnya soalnya kadang-kadang telur sudah dikupas cangkangnya dari kapan baru dimasaknya kapan, kemudian ditutup panas baru disajikannya kapan,” katanya.

Kasus yang terjadi tersebut, Dr. Nur Alya mengatakan masih menunggu hasil pemeriksaan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor.

“Saya kurang hapal (hasilnya). Mudah mudahan satu bulan atau mungkin saya juga belum hapal sih,” katanya.

Atas kejadian tersebut, Dr. Nur Alya mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih bahan makanan dan juga dalam proses pengolahannya.

“Saya mengimbau masyarakat harus hati hati, harus lebih memilih juga cara memasak teknik pengolahan apa lagi kalau ada makanan yang berpotensi,” pungkasnya.

** Andres

Gorong-gorong di Susukan Ambles Hambat Saluran Irigasi dan Rawan Kecelakaan

0

Nanggung | Jurnal Bogor

Gorong-gorong saluran air yang berada di bawah jalan Kampung Susukan RT 04 RW 07 Desa Cisarua, Nanggung, Kabupaten Bogor ambles dan berlubang  dikeluhkan oleh masyarakat sekitar.

Pasalnya, jalan milik desa yang belum lama dibangun menggunakan hotmix  program Satu Miliar Satu Desa (Samisade) itu terdapat sebuah lubang berdiameter satu meter lebih. Hingga akses jalan berada tepat di ujung tanjakan dari arah Kantor Desa Bantarkaret hampir tertutup.

Menurut warga sekitar Apay, kondisi tersebut sudah terjadi sejak lama, hingga kini belum ada perbaikan. “Ini kondisinya sebelum dibangun hotmix juga sudah seperti ini,” katanya.

Menurut dia, akses jalan tersebut cukup vital dengan kondisi tersebut dikhawatirkan banyak terjadi kecelakaan. “Khawatir kalo ada kendaran dari bawah maupun dari atas takut masuk ke lubang itu, dan menyebabkan kecelakaan,” ucap Apay.

“Warga sangat berharap ke pemerintah desa (pemdes) segera memperbaiki, mengingat makin lama makin besar. Karena jalan itu sekarang cuma cukup untuk satu kendaran roda empat,” tambahnya.

Menanggapi keluhan warga, Pemerintah Desa Cisarua melalui staf desanya Isep Firdaus mengatakan, bahwa irigasi yang berada di bawah jalan tersebut tersumbat oleh lumpur tanah.

“Kemarin itu tersumbat oleh lumpur-lumpur, jadi harus dibuang dulu. Karena kalau kita bangun pun kekuatannya tidak akan lama karena air menyumbat di situ,” katanya.

Dia menjelaskan, bahwa tahun kemarin irigasi tersebut tidak masuk dalam program anggaran. Kendati pihaknya telah menutup jalan berlubang tersebut menggunakan besi memakai uang pribadi sang kepala desa, agar akses tetap bisa dilewati dan bisa buka tutup untuk pembuangan lumpur-lumpur di kala menyumbat.

Karena kata dia, air yang mengalir di irigasi tersebut cukup penting untuk mengairi persawahan, kalau air itu mati sawah-sawah milik warga tidak bisa teraliri air lagi.

“Kemarin pas pembangunan hotmix irigasinya tidak dianggarkan. Karena anggarannya hanya untuk membangun jalan saja. Sebelumnya juga kita sudah perbaiki, pakai besi itu oleh pak kades secara sukarela, ternyata besinya tidak kuat. Saat ini besi itu dijadikan penghalang oleh warga,” jelasnya.

Dia berharap masyarakat sekitar pun sadar akan hal untuk menjaga lingkungan. Sebab pihak pemdes akan berusaha supaya bagaimana pun jalan tersebut untuk tidak sampai bolong dan rusak.

“Sejarah akses jalan itu sebetulnya begitu panjang, akses jalan yang seharusnya jadi akses jalan milik pemerintah daerah (Pemda). Saat ini aset tersebut jadi jalan desa, tapi in syaa Allah nanti kita dorong lagi. Karena kalo sekarang honorer aja belum pada turun nih,” pungkasnya.

** Andres