29.4 C
Bogor
Wednesday, July 29, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 607

DPKPP Bahas Persoalan Lahan Garapan Warga dengan PT WSA

0

Kades Curug Apresiasi Respons Cepat Plt Bupati

Jasinga | Jurnal Bogor

Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP)  mengundang pihak terkait membahas masalah penggarap tanah Hak Guna Usaha (HGU) di Blok 23  Wakap Bolang (Jam’ah), Desa Koleang, Jasinga, Kabupaten Bogor.

Acara yang berlangsung di ruang rapat DPKPP pada Jumat (23/06/2022), turut mengundang diantaranya, Kepala Dinas Pertanian Holtikultura dan Perkebunan, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I, Kepala Bagian Tata pemerintahan pada Setda, Kepala Bagian Sumber Daya Alam pada Setda Kabupaten Bogor, Camat Jasinga, Kepala Desa Koleang, Kepala Desa Curug dan Pimpinan PT. Wahana Sekar Agro.

Dalam musyawarah tersebut, Kepala Desa Curug Anton mengatakan hal yang dibahas di forum tersebut, terkait surat yang telah disampaikan oleh warga kepada Plt Bupati Bogor tentang permasalahan lahan garap mereka.

Anton sangat mengapresiasi langkah Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan yang mengutus Kepala Bidang Pertanahan DPKPP yang merespons terkait permasalahan yang menimpa warga Desa Curug.

“Saya mewakili warga masyarakat Desa Curug mengucapkan terimakasih banyak kepada DPKPP, yang telah memfasilitasi, merespons dan tanggap akan surat aduan warga Curug yang ditujukan kepada Plt Bupati Bogor,” katanya saat dihubungi Jurnal Bogor, Sabtu (24/06/2023).

Lebih lanjut Aton berharap, Pemerintah Kabupaten Bogor dalam hal ini Kabid DPKPP melalui kebijakannya memberikan solusi yang terbaik untuk masyarakat Desa Curug.

“Harapan kita semoga permasalahan ini segera selesai dan ada solusi terbaiknya,  baik dengan warga penggarap, maupun perusahaan dann juga pemerintah,” ucapnya.

Sementara Kepala Bidang Pertanahan  (DPKPP) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto menjelaskan, dari hasil pertemuan tersebut, lokasi yang digarap oleh masyarakat sejumlah bidang itu sebagian besar HGU PT. WSA.

Dari 22.900 m2 yang digarap masyarakat, yang masuk sertifikat menurut PT. WSA seluas 18.200 m2, sedangkan seluas 4.700 m2 diluar PT. WSA.

Nanti, kata Eko, akan dilakukan pengecekan lapangan oleh Tim Gugus Tugas Reforma Agraria mengenai luasan tanah tersebut.

“Nanti antara PT WSA dengan penggarap rencana akan dilakukan pengecekan lapangan secara keseluruhan, sekaligus menyelesaikan permasalahan lokasi yang berasal dari PT.PP Jasinga. Karena, lokasi PT WSA itu ambil alih dari PT PP Jasinga dan dulu waktu ambil alih dari PT.PP Jasinga mungkin belum ada rekontruksi batas,” jelasnya.

Dia berpesan dan berharap kepada masyarakat dalam hal ini untuk bersabar.

“Kit berpesan terhadap warga untuk bersabar,  sambil mencari solusi permasalahan antara PT WSA dengan penggarap ini,” pungkasnya.

** Andres

Dugaan Pungli TPAS Galuga, Sambas Alamsyah: Biarkan Proses Hukum Berjalan

0

Cibungbulang l Jurnal Bogor

Dugaan pungutan liar (pungli) yang terjadi di lingkungan TPAS Galuga, Cibungbulang, Kabupaten Bogor  yang kini terus jadi sorotan, menurut Ketua Umum LSM Genpar, Sambas Alamsyah biarkan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya.

“Sepengetahuan kami , forum yang melakukan ini adalah forum atau lembaga nonprofit, beda halnya dengan CV atau PT. Jadi sekali lagi kami tegaskan ya biarkan proses hukum berjalan, karena kami menduga ini adalah pungli,”  kata Sambas Alamsyah, Sabtu (24/6/2023).

Dugaan pungli tersebut secara tertulis pelaporannya mencapai Rp 26.000.000 per bulan yang dibagikan

ke berbagai pihak diantaranya mengalir ke Kades Galuga sebesar Rp 2.000.0000 per bulan.

Sambas sebelumnya menegaskan, dugaan pungli di seputar TPAS Galuga dilakukan secara sistematis dan terorganisir.

“Terkait TPAS Galuga LSM Genpar menemukan adanya aliran dana yang dikoordinir oleh salah satu lembaga yang mengatas namakan forum, namun dari aliran tersebut lebih banyak mengalir kepada individu-individu tertentu,” kata dia, Selasa (20/06/2023) lalu.

“Ini sudah masuk dugaan pungli, yang menikmati hasil segelintir orang yang secara tidak langsung menerima gaji buta,” tandasnya.

LSM Genpar mengaku telah menyampaikan aduan secara tersurat (dumas) kepada tim saber pungli Polda Jabar agar segera ditindak lanjuti.

Di tempat berbeda, Ketua Galuga Center Asep Saepudin yang akrab disapa Kang Doris pun membenarkan adanya hal dugaan pungli. Namun dia enggan memberikan komentar lebih jauh.

“Iya hal itu ada, namun saya enggan berkomentar lebih lebih jauh,” tukasnya.

Sementara itu  Kepala Desa Galuga, Endang Sujana dikonfirmasi mengaku bahwa keberadaan forum yang melakukan kutipan  dari truk pengakut sampah sudah ada semenjak dirinya sebelum menjadi kepala desa.

“Kami  disitu sebagai pengawas, sebelum saya jadi kades juga sudah ada,” tanas Endang.

** Arip Ekon | Andres

Konsistensi Fotografer Motorsport dari Nol Sampai ke Jenjang Formula 1

0

Bogor | Jurnal Bogor

Menjadi seorang fotografer memang banyak diminati banyak orang. Tapi, banyak juga yang tidak konsisten di bidang fotografi. Berawal dari hobi pada tahun 2005 silam, Benediktus Gunawan Wibisono yang akrab dipanggil sebagai Wibie, mulai menjajaki fotografi.

Bermodal kamera poket digital mulailah memotret moment-moment di sekolahnya (ketika itu masih putih abu-abu), street hunting kemana pun berjalan. Tidak sampai disitu, bahkan dia memberanikan diri untuk memotret balap mobil di Sirkuit Sentul dengan menggunakan alat seadanya.

Hasil jepretannya kemudian dipamerkan di Facebook. Lama kelamaan orang pun menyukai hasil dari jepretannya. Singkat cerita, hasil dari jepretannya menghasilkan kamera DSLR. Dari awal memiliki DSLR, mulailah tawaran untuk mengabadikan moment foto berdatangan, mulai dari wedding, prewedding, modelling, produk, event bahkan otomotif.

Sekitar tahun 2012, dia lebih memilih membuka usaha fotografi di rumahnya, yang brand Wibie Photography, dan mulai berfokus fotografi bergenre otomotif dan spesifiknya di motorsport.

Mulai dengan merogoh kocek tabungan, Wibie membeli alat yang mendukung untuk memotret motorsport, kamera, lensa pun dia upgrade. Dengan menggunakan alat yang telah diupgrade, dia pun terus berlatih dan semakin percaya diri untuk mengeksekusi foto-foto balap. Mulai dari pembalap nasional seperti, Fitra Eri, Ridwan Hanif, Muhammad Ichan, Umar Abdullah, sudah menjadi langganan untuk diabadikannya. Tak hanya pembalap, balap kelas pabrikan Honda dan Toyota pun juga tak luput dari jepretan kamera Wibie.

Selama berkarir tetap di dunia fotografi motorsport, baik event balap nasional, tingkat Asia, bahkan dunia pun akhirnya sudah dijalani. Di tahun 2022, akhirnya Wibie mendapatkan license untuk memotret balapan bergensi di dunia, Formula 1 (F1) di Singapore.

Tidak mudah untuk memotret mobil balap sekelas Formula 1. Selain dari sisi financial, memotret balapan Formula 1 itu banyak persaingan dari para fotografer motorsport dunia, bahkan sempat tidak pede. “Foto dari fotografer lain memang bagus bahkan ada yang lebih bagus, kita harus lebih percaya diri yang lebih”, ujarnya.

Saat ini dengan jam terbang yang tinggi dan berpengalaman, Wibie bisa terus berkarir dan memiliki harga jasa yang sangat memukau para calon pelanggannya.

Buat kalian yang ingin menggunakan jasanya bisa menghubungi melalui Instagramnya @wibiephotography dan nomor Whatsappnya juga lengkap tercantum.

** yev

Nekat Beroperasi, Mie Gacoan Sholis Terancam Disegel

0

jurnalinapirasi.co.id – Mie Gacoan di Jalan KH Sholeh Iskandar (Sholis), Kecamatan Tanah Sareal, rencananya akan melaksanakan grand opening pada Sabtu (24/6/2023).

Sontak, rencana tersebut langsung mendapat sorotan dari Komisi I DPRD Kota Bogor. Hal itu lantaran restoran itu belum melengkapi seluruh perizinan.

“Seharusnya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bisa bersikap tegas. Sebelum dilaunching harus dirapihkan dulu perizinannya,” ucap Anggota Komisi I DPRD Kota Bogor, Endah Purwanti pada Jumat, (23/6/2023).

Dengan demikian, kata Endah, pengusaha akan terus menganggap gampang terhadap persoalan tersebut lantaran pemkot tidak tegas.

“Kalau hal ini terus dibiarkan akan menjadi contoh buruk untuk kedepannya. Dan seharusnya pembangunan resto Mie Gacoan harus segera digesel dan belum boleh beroperasi sebelum perizinannya diselesaikan semuanya,” ucapnya

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Bogor, Agustian Syach mengaku geram lantaran pengelola Mie Gacoan tetap melanjutkan pembangunan meski sudah ditegur.
“Tapi, kalau tetap dilaunching sebelum ada kelengkapan surat perizinannya, maka hari itu juga kita akan lakukan penyegelan,” ungkapnya.

Agustian Syach mengatakan bahwa perizinan resto Mie Gacoan Sholis tinggal menunggu Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) keluar, sebab ada sejumlah revisi di KRK, Amdal Lalin, SKPLH, serta siteplan.

“Oleh karenanya, selama belum keluar semua itu maka tidak boleh melakukan pembangunan terlebih lagi launching. Kita sudah menjalankan tupoksi tapi mereka (pengelola) memang bandel,” tandasnya.* Fredy Kristianto

Sedih, Kota Bogor Masuk Lima Besar Termiskin di Jabar

0

jurnalinspirasi.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat melansir data kota dan kabupaten termiskin di Jawa Barat pada 2022.

Pada posisi pertama kabupaten termiskin di Jawa Barat ada Kabupaten Indramayu dengan persentase angka kemiskinan mencapai 12,77 persen.

Kemudian, Kabupaten Kuningan dengan 12,76 persen, Kabupaten Cirebon 12,01, Kabupaten Majalengka 11,94 persen dan Kabupaten Bandung Barat 10,82 persen.

Dari data yang sama, di posisi pertama kota termiskin di Jawa Barat ada Kota Tasikmalaya dengan persentase angka kemiskinan mencapai 12,72 persen.

Diikuti Kota Cirebon 9,82 persen, Kota Sukabumi 8,02, Kota Bogor 7,10 dan Kota Banjar 6,73.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Akhmad Saeful Bakhri mempertanyakan mengapa di akhir masa jabatan, Wali Kota Bima Arya justru malah menyisakan angka kemiskinan yang meningkat.

Sebab, berdasarkan data BPS di 2022 jumlah penduduk miskin Kota Bogor mencapai 79,2 ribu jiwa atau 7,10 persen. Sementara pada 2021 80,1 ribu jiwa, dan pada 2020 sebesar 75 ribu jiwa.

“Padahal dengan adanya pembangunan infrastruktur yang begitu masif diakhir masa jabatan walikota seperti Taman, GOM, dan jembatan harusnya membuat pertumbuhan ekonomi karena menyerap tenaga kerja,” ungkap pria yang akrab disapa Gus M itu, Jumat (23/6).

Apalagi, kata Gus M, saat ini Kota Bogor memiliki sebuah maskot bernama Rubo (Rusa Bogor), di mana kehadiran maskot itu digadang akan memberikan dampak positif bagi para pelaku UMKM. Namun, rupanya tak berdampak positif.

“Hal Ini menjadi sebuah gambaran bahwa Kemiskinan absolut terjadi dikarenakan program dan kegiatan yang dilakukan tidak menyasar pada tataran dasar kebutuhan masyarakat,” tegas politisi PPP itu.

Seharusnya, kata Gus M, pembangunan di Kota Bogor lebih berpihak kepada pergerakan UMKM. “Apakah pembangunan di klKota Bogor lebih berpihak pada kelompok middle up saja tidak membangunan pergerakan ekonomi UMKM. Atau ini adalah pembenaran bahwa Pemkot hanya membangun di tataran permukaan dan tampak bagus untuk pencitraan,” katanya.

Kendati demikian, sambungnya, harus juga dipertanyakan indikator dan parameter yg dipakai sama BPS. Karena DPRD dan Pemkot terus melakukan berbagai program utk pemulihan ekonomi pasca Covid 19.

“Apakah angka kemiskinan berbanding lurus dengan ketidakmampuan Pemkot menurunkan angka pengangguran, PMKS dan stunting serta program UHC,” ucapnya.

Jangan sampai, kata Gus M, Kota Bogor yang memiliki segudang prestasi, tapi juga masuk dalam lima besar kita termiskin di Jabar.

“Angka kemiskinan di Kota Bogor adalah Akumulasi bahwa prog keg yang dijalankan selama ini masa tak menyasar pada kebutuhan dasar,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor, Fachrudin mengatakan bahwa berdasarkan data terbaru dari Kementerian PMK, warga miskin di Kota Bogor menyentuh 6,8 persen dari total penduduk 1,2 juta jiwa. Sementara menurut BPS 7,10 persen.

“Kalau untuk data DTKS bukan merupakan penduduk miskin, tapi data penduduk yang pernah diusulkan atau mengusulkan untuk meminta bantuan sosial. Dari data DTKS yang dinyatakan layak mendapatkan bantuan program PKH ada kurang lebih 34 ribu KK,” tandasnya.* Fredy Kristianto

Jika Dirugikan PKBM Satria Sakti, Usep Dorong Warga Lapor ke Aparat Penegak Hukum

0

Sukajaya | Jurnal Bogor

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupatennya Bogor dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Usep Saepuloh akan mendorong terkait polemik dugaan manipulasi data di PKBM Satria Sakti kepada aparat penegak hukum.

“Bisa juga masyarakat kalau ada yang dirugikan karena ada pemalsuan akta hibah kami akan dorong  melaporkan kepada aparat kepolisian,” kata Usep Saepuloh, Jumat (23/06/2023).

Dia membeberkan, PKBM Satria Sakti yang terletak di Kampung Pasir Tugu, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor kalau ada dugaan  PKBM Satria Sakti  melakukan  manipulasi apalagi sampai ada dugaan pemalsuan tanpa dilaporkan oleh masyarakat harusnya Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten gerak cepat  secepatnya melakukan kunjungan ke PKBM tersebut.

“Jangan menunggu masyarakat korban penipuan dan manipulasi berjatuhan diakibatkan ada oknum PKBM yang mencari keuntungan pribadi,” katanya.

Sebagai wakil rakyat, atas kasus tersebut pihaknya  akan mendorong pimpinan komisi untuk mengagendakan Kunjungan Kerja (Kunker) secara acak ke PKBM-PKBM yang ada di Kabupaten Bogor.

“Karena  bisa jadi kasus PKBM Satria Sakti ini ibarat gunung es di Kabupaten Bogor,” beber dia.

Dia berharap, dalam hal ini Disdik Kabupaten Bogor agar untuk secepatnya melakukan penertiban. Kendati demikian PKBM yang memiliki komitmen mencerdaskan masyarakat patut diberikan penghargaan.

“Kami berharap Disdik Kabupaten Bogor  untuk secepatnya melakukan penertiban kepada pengelola  PKBM- PKBM nakal dan juga tentu Disdik harus memberikan apresiasi dan penghargaan kepada PKBM yang punya komitmen mencerdaskan masyarakat,” pungkasnya.

** Andres

Lepas Keberangkatan Ibadah Haji Anies Baswedan, AHY: Semoga Lancar dan Hajinya Mabrur

0

Bogor | Jurnal Bogor

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melepas keberangkatan Bakal Calon Presiden (Bacapres) Koalisi Perubahan, Anies Baswedan untuk menunaikan Ibadah Haji 1444 H, Kamis (22/6/2023) di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

AHY dan Anies

Ketum AHY bersama istri, Annisa Pohan, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya, beberapa pengurus teras Partai Demokrat dan Tim Koalisi Perubahan mendoakan agar Anies Baswedan dapat menunaikan ibadah Haji dengan lancar.

“Semoga dilancarkan perjalanannya dan hajinya mabrur,” ucap AHY saat menyambut kedatangan Anies Baswedan di Bandara Soekarno-Hatta.

AHY juga menyampaikan kepada Anies bahwa selama menunaikan ibadah Haji, Partai Demokrat beserta tim Koalisi Perubahan akan terus bekerja.

“Di bandara tadi, saya dan para sahabat juga meyakinkan kepada Mas Anies bahwa Tim Koalisi akan terus bekerja bersama selama beliau beribadah di Tanah Suci nanti. Sehingga, beliau bisa benar-benar fokus dalam menjalankan ibadahnya. Selamat menunaikan ibadah Haji, Mas Anies, Mbak Fery Farhati dan keluarga,” kata AHY.

AHY juga mendoakan agar dalam menjalankan ibadah Haji, Anies beserta keluarga diberikan kesehatan dan keselamatan, serta membawa kebaikan bagi masyarakat Indonesia.

“Kami semua berdoa agar Mas Anies dan keluarga senantiasa diberikan kelancaran dalam ibadah Hajinya, diberikan kesehatan dan keselamatan selama perjalanan, serta menjadi Haji yang Mabrur yang InsyaAllah akan membawa kebaikan bagi masyarakat Indonesia,” tutupnya.

** yev

Menkopolhukam: Orang yang Aktif di Al Zaytun Didalami Perannya

0

Bogor | Jurnal Bogor

Arahan Wapres KH Ma’ruf Amin terkait polemik Pondok Pesantren Al Zaytun Indramayu ditindaklanjuti Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD. Dia menyatakan, saat ini sedang menindaklanjuti dan masih mendalami sumber lain yang pernah aktif di ponpes pimpinan Panji Gumilang tersebut.

“Terkait banyaknya pertanyaan tentang Al Zaytun, saya sebagai Menko Polhukam masih mendalami dari sumber-sumber lain yang pernah aktif di pesantren ini,” ujar Mahfud dikutip dari RMOL, Jumat (23/6/2023). 

Rapat Eselon I Lintas Kementerian dan Lembaga di Kemenko Polhukam dengan tambahan penjelasan dari MUI, sudah dilakukan Rabu (21/6/23). Selanjutnya, kata Mahfud, pihaknya akan memilah mana yang terkait dengan pembinaan pesantren dan mana yang pelanggaran hukum pidana.

“Selanjutnya kita akan memilah mana yang terkait dengan pembinaan pesantren yang santri-santrinya harus dijaga, dan mana yang terkait dengan pelanggaran hukum pidana,” ucap Mahfud. 

“Kita akan mendalami posisi dan peran Ponpes sebagai lembaga pendidikan dan oknum yang terlibat dalam pengelolaan,” kata menteri asal Madura ini. 

Mahfud juga masih akan mengonfirmasi dengan tim Investigasi yang dibentuk oleh Gubernur Jawa Barat. Karena sudah memasuki tahun politik, dia juga akan memilah mana yang hukum dan politik. 

“Ini tahun politik, kita akan memilah mana yang hukum, yang politik, dan yang politisasi situasi. Tapi kita akan bekerja cepat,” jelas Mahfud. 

Dia menambahkan, pihaknya akan segera membicarakan dengan menteri dan pimpinan intansi terkait lainnya untuk segera menyelesaikan masalah Al Zaytun ini. 

“InsyaAllah pekan depan kita sudah punya bahan dan akan segera membicarakannya dengan Menag, Mendagri, Polri, dan institusi terkait lainnya,” ujar Mahfud.

** yev

Hadits Hari Ini

0

HR Muslim

Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah. Namun, keduanya tetap memiliki kebaikan. Bersemangatlah atas hal-hal yang bermanfaat bagimu. Minta tolonglah pada Allah, jangan engkau lemah. Jika engkau tertimpa suatu musibah, maka janganlah engkau katakan: ‘Seandainya aku lakukan demikian dan demikian.’ Akan tetapi hendaklah kau katakan: ‘Ini sudah jadi takdir Allah. Setiap apa yang telah Dia kehendaki pasti terjadi.’ Karena perkataan law (seandainya) dapat membuka pintu setan.

Dari hadist ini setidaknya ada 3 karakter orang beriman yang Rasulullah sampaikan, yaitu

  1. Kuat
  2. Semangat
  3. Berfikir positif

Tim Wantannas RI Kunjungi Pabrik AQUA Mekarsari Sukabumi Bahas Ketahanan Air Nasional

0

Sukabumi | Jurnal Bogor

Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Sesjen Wantannas RI) Laksdya TNI Dadi Hartanto, M.Tr (Han) bersama para pejabat di lingkungan Wantannas RI meninjau Pabrik AQUA Mekarsari, Sukabumi beserta sumber air Kubang pada 22 Juni 2023. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka akselerasi penguatan ketahanan air nasional yang berkelanjutan untuk mendukung perekonomian dan keamanan nasional.

Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional Laksdya TNI Dadi Hartanto, M.Tr (Han) menanam pohon burahol di Taman Konservasi AQUA.

Dalam kesempatan ini, Laksdya TNI Dadi Hartanto, M.Tr (Han) menjelaskan bahwa Wantannas RI sebagai representatif dari pemerintah ikut mengupayakan peningkatkan ketahaan air nasional sebagai salah satu prioritas yang perlu dilakukan untuk mewujudkan kemandirian ekonomi. “Ketahanan air yang berkelanjutan harus dimulai dengan perhatian yang lebih besar dalam pengelolaan sumber-sumber air. Pengelolaan itu menuntut adanya keseimbangan antara pemanfaatan dan konservasi. Ketahanan air yang didukung keterpaduan konservasi sumber daya air merupakan kunci dari pembangunan berkelanjutan,” ujar Dadi.

“Upaya pemanfaatan air memerlukan pengelolaannya tersendiri. Fokus pengelolaan pada tahap ini adalah untuk menjaga kualitas dan kuantitas air untuk masyarakat, termasuk untuk kegiatan ekonomi. Kekurangan penyediaan pasokan air baku, misalnya, mendorong rumah tangga dan industri untuk menggunakan air baku secara bertanggung jawab . Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan pasokan air baku, kualitas air mutlak untuk dijaga,” tambah Dadi.

Sementara itu, Government and External Scientific Affairs Director Danone Indonesia Rachmat Hidayat mengatakan, “Kami menyadari bahwa air memainkan peran penting sebagai bahan utama kami dalam produksi, dan sejalan dengan komitmen menyediakan hidrasi yang sehat, kami terus berusaha untuk melindungi dan melakukan inovasi untuk menyeimbangkan kualitas dan kuantitas sumber air kami melalui strategi utama kami yaitu dengan Memilih Sumber Air Terbaik dan Melindungi Kemurnian Air.”

“Kami juga memiliki berbagai komitmen dalam pengelolaan sumber daya air yang bertujuan untuk memastikan keberlanjutan sumber daya air bagi lingkungan dapat terjaga dengan baik dan ini tentunya sangat sejalan dengan Ketahanan Air Nasional,” Rachmat menambahkan.

Kunjungan kerja Tim Wantannas RI ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Sukabumi Drs. H iyos Somantri, M.Si beserta segenap pimpinan daerah baik di Kota Sukabumi maupun Kabupaten Sukabumi.

“Pemerintah Kabupaten Sukabumi sangat mendukung langkah-langkah yang dilakukan Tim Wantanas RI terkait ketahanan air nasional,” kata Wakil Bupati Sukabumi Drs. H iyos Somantri, M.Si.

Di sisi lain, menurut H. Iyos Somantri, Pabrik AQUA Mekarsari selama ini telah melakukan berbagai kegiatan pelestarian lingkungan, termasuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Kepala Pabrik AQUA Mekarsari Krisvan Sarendeng mengatakan:“Dalam menjalankan proses produksi Pabrik AQUA Mekarsari senantiasa menjalankan konsep pabrik yang ramah lingkungan, yaitu dengan menerapkan efektivitas dan efisiensi pemanfaatan sumber daya air secara terpadu di setiap aspek produksi.”

Krisvan menjelaskan bahwa Pabrik AQUA Mekarsari tidak hanya sibuk menjalankan kegiatan operasional bisnis semata. Pabrik AQUA Mekarsari pun secara aktif menjalankan berbagai kegiatan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan dan melibatkan berbagai pihak, yaitu Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Kecamatan Cicurug dan Cidahu, Dinas Lingkungan Hidup, LSM peduli lingkungan, dan masyarakat.

Danone memiliki komitmen mengembalikan air lebih banyak ke lingkungan dan masyarakat, dibandingkan yang dimanfaatkan oleh perusahaan. “Untuk mencapai komitmen tersebut melalui kegiatan konservasi di hulu, pertanian berkelanjutan, efisiensi pada proses produksi, serta program sanitasi dan akses air bersih. Melalui kegiatan tersebut saat ini Danone Indonesia telah mencapai ambisi positive water impact, dan hal ini telah divalidasi oleh BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional),” ujar Ratih Anggraeni, Head of Climate and Water Stewardship Danone Indonesia.

“Danone juga mendorong adanya kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Forum Daerah Aliran Sungai,  yang akan berperan untuk menjembatani dari hulu ke hilir melalui inisiatif Pembayaran Jasa Lingkungan,” tambah Ratih.

Kunjungan Tim Wantannas RI telah membuka dialog terbuka terkait ketahanan air berbasis konservasi. Dari sini diharapkan akan tercipta suatu sinergi pemerintah dan perusahaan yang berfokus pada pengelolaan air untuk mendukung program kedaulatan pangan dan energi yang memberikan dampak positif terhadap perkembangan ekonomi nasional.

** yev