26.3 C
Bogor
Tuesday, April 28, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 608

Hadits Hari Ini

0

Sahih al-Bukhori:3052

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:

إِذَا اسْتَيْقَظَ أُرَاهُ أَحَدُكُمْ مِنْ مَنَامِهِ فَتَوَضَّأَ فَلْيَسْتَنْثِرْ ثَلاَثًا، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَبِيتُ عَلَى خَيْشُومِهِ.

Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw bersabda:

Jika terbangun, ia mengira beliau mengatakan: salah seorang dari kalian dari tidurnya kemudian dia berwudhu, maka hendaklah ia beristinsyar (memasukkan air ke hidung dan mengeluarkannya) sebanyak tiga kali, karena sesungguhnya setan bermalam pada batang hidung orang itu.

Pesan :
Anjuran untuk berwudhu dan beristintsar setelah bangun dari tidur, karena setan bermalam pada batang hidung manusia.

Pelatihan Petani ke-13 juta, Mentan SYL Minta Semua Bersiap Hadapi El Nino

0

Bandung | Jurnal Bogor

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) membuka pelatihan petani dan PPL di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP Lembang). Sampai hari ini, sudah 13 juta penyuluh dan petani mengikuti pelatihan sebagai upaya pemerintah dalam memastikan ketersedian pangan utamanya menghadapi cuaca ekstrem el nino yang diperkirakan berlangsung hingga Agustus 2023 mendatang.

Diketahui, pelatihan ini merupakan pelatihan yang sudah dilakukan sejak empat tahun lalu melalui program sejuta petani milenial BPPSDMP Kementan. Dalam arahannya, SYL meminta pelatihan tersebut dapat dilakukan serentak di seluruh Indonesia serta membentuk gugus tugas el nino dan melakukan mitigasi adaptasi.

“Pelatihan-pelatihan petani dan PPL ini harus terorganisir dengan baik sehingga seluruh insan pertanian memiliki kemampuan mengantisipasi berbagai tantangan yang muncul akibat el nino,” ujar SYL, Selasa, 23 Mei 2023.

SYL mengatakan, pelatihan adalah langkah yang tepat dalam memberikan pemahaman el nino secara konkrit dan menyeluruh. Dengan begitu, petani dan penyuluh dapat menumbuhkan kepekaan serta sense of crisis dalam menghadapi semua persoalan.

“Saya juga minta agar jajaran SDM (BPPSDMP) mampu memanfaatkan jaringan Kostratani di berbagai level untuk mengaktualisasikan penerapan hasil pelatihan ini,” katanya.

Sebagai informasi, cuaca ekstrem yang melanda dunia saat ini terbagi menjadi dua bagian. Pertama adalah el nino atau fase hangat dan kedua el nina atau fase dingin. Saat ini, sekitar 10 persen dari wilayah Indonesia sudah memasuki musim kemarau yang berlangsung di sejumlah sentra pertanian.

“Fenomena el nino merupakan ancaman serius terhadap produksi pangan, baik di subsektor tanaman pangan, peternakan dan perkebunan. Oleh karena itu, sekali lagi diperlukan langkah antisipasi dan adaptasi dengan pelatihan petani dan penyuluh,” katanya.

Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa pelatihan ini secara khusus mengundang para mentor yang konsen di bidang perubahan cuaca seperti BMKG dan juga lembaga lainya. Dia berharap, pelatihan ini dapat membawa dampak baik terhadap kemajuan sektor pertanian Indonesia melalui pelatihan mitigasi dan adaptasi.

“Yang pertama saya menyampaikan terimakasih karena saat ini sudah mencapai 13 juta peserta. Kedua pelatihan kali ini dibuat khusus untuk menghadapi el nino. Kami undang juga BMKG dalam memastikan prediksi dan kondisi yang ada saat ini,” jelasnya.

** PPMKP

Bank Kota Bogor Berikan Puluhan Traffic Cone ke Dishub

0

Bogor | Jurnal Bogor

Perumda BPR Bank Kota Bogor memberikan bantuan 50 buah traffic cone ke Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor. Puluhan traffic cone itu keberadaannya diperlukan untuk rekayasa lalu lintas.

Pihak Bank Kota Bogor sendiri memberikan langsung traffic cone tersebut ke Kepala Bidang Angkutan Dishub Muhammad Yaffis di kantor pusat Bank Kota Bogor, Senin (22/5/2023).

Seperti diketahui, traffic cone untuk mendukung perlengkapan jalan seperti menghadapi perbaikan Jembatan Otista, dimana jalan semula satu arah menjadi dua arah hingga harus dipisahkan dengan traffic cone atau ketika menutup jalur. Traffic cone sendiri merupakan perangkat pengaturan lalu lintas yang bersifat sementara yang bisa dipindah-pindahkan. **prast

Lelah Pindah-pindah Kontrakan, Korban Banjir Bandang Minta Kepastian Huntap

0

Leuwiliang | Jurnal Bogor

Korban terdampak bencana banjir bandang yang menerjang wilayah Desa Purasari, Leuwiliang, Kabupaten Bogor yang terjadi pada tahun 2022 lalu, harus berpindah-pindah tempat tinggal.

“Sampai kapan saya harus begini, usaha jadi serabutan karena harus pindah-pindah kontrakan, sudah 3 kali selama ini, kasihan dong anak dan istri saya,” ungkap Sanusi kepada wartawan, kemarin.

Menurut pengakuannya, keluarganya pascabanjir bandang 2022 lalu, sudah tiga kali berpindah kontrakan.

Dirinya sebagai kepala keluarga hanga bekerja serabutan dengan penghasilan minim demi memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya.

“Disana kita punya usaha warung dan jual beli motor, semuanya terbawa arus air bercampur lumpur habis semuanya, sekarang ngontrak mau gimana saya,” katanya.

Sanusi mempertanyakan kepastian dari Pemkab Bogor kapan pembangunan Huntap bagi korban bencana di wilayah tersebut.

“Sudah gitu harus ngontrak jadi tanpa kepastian, tolonglah kami ini korban yang butuh kepastian, biar kami bisa hidup layak seperti awal,” katanya.

Sanusi berharap, Pemkab Bogor memberi kepastian kepada masyarakat korban terdampak bencana di Deda Purasari kapan pembangunan Huntap tersebut direalisasikan.

“Huntap ini satu-satunya harapan saya sebagai kepala keluarga, agar anak dan istri saya bisa hidup dengan tenang. Anak saya juga butuh untuk belajar, ketika harus pindah-pindah kontrakan kapan dia bisa menjadi anak yang cerdas, kalau seperti ini terus,” katanya dengan nada sedih.

Senada dengan Sanusi, korban terdampak bencana lainnha, Sukron menyatakan dengan adanya Huntap berharap kehidupannya dapat berjalan normal.

“Tapi sampai kapan kami harus menunggu lagi ?, Kapan Huntap dibangun ?.Kami butuh kepastian itu,” katanya dengan nada bingung.

** Andres

Iwan Setiawan Janji Bangun Jalan Untuk Kawasan Wisata Babakan Madang

0

Babakan Madang | Jurnal Bogor

Plt. Bupati Bogor Iwan Setiawan menyatakan wilayah Kecamatan Babakan Madang memiliki destinasi wisata cukup potensial. Sehingga untuk mendorong kemajuan destinasi wisata di wilayah Babakan Madang, dirinya bersama sejumlah Perangkat Daerah (PD) terkait dalam hal ini Dinas PUPR juga Disbudpar berkomitmen akan mengoptimalkan pembangunan infrastruktur wilayah Kecamatan Babakan Madang terutama infrastruktur menuju kawasan wisata wilayah tersebut.

“Kalau mau memajukan wisata tugas pemerintah adalah dengan membangun jalan atau infrastrukturnya. Saya minta PUPR dan Disbudpar juga camat serta kepala desa untuk kolaborasi memetakan jalan-jalan akses menuju tempat wisata mana saja yang akan kita bangun pada 2024 mendatang. Saya ingin ada satu pilot project hasil studi banding kami ke Bali, bisa diimplementasikan di Kabupaten Bogor salah satunya pembangunan jalan akses tempat wisata yang yang jalannya dibangun oleh PUPR,” tegas Iwan Setiawan saat kegiatan rutin Bogor Keliling (Boling) atau Saba Desa di wilayah Kecamatan Babakan Madang, Selasa (23/5/23).

Kedatangan Iwan Setiawan didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Bogor Halimatusadiyah untuk menyapa langsung masyarakat dan mendengar aspirasi masyarakat sekaligus meninjau hasil pembangunan infrastruktur hingga ketahanan pangan yang ada di wilayah Kecamatan Babakan Madang, melalui

Melalui kegiatan Boling, Iwan Setiawan melakukan kunjungan langsung ke tiga desa yaitu Desa Cijayanti, Karang Tengah dan Desa Babakan Madang dengan rangkaian kegiatan meresmikan Puskesmas Cijayanti ditandai dengan penandatanganan prasasti dan gunting pita, dilanjutkan dengan peninjauan gedung puskesmas sekaligus melakukan pemberian PIN Polio pada Sub PIN Polio Putaran II.

Tidak hanya itu, Plt. Bupati Bogor juga berkesempatan melihat aplikasi Pertanahan Geospasial Data Desa di Kantor Desa Cijayanti, dan dilanjutkan dengan panen cabai rawit yang merupakan program ketahanan pangan Desa Cijayanti.

Iwan Setiawan juga meninjau langsung sekaligus meresmikan hasil pembangunan infrastruktur melalui Program Satu Miliar Satu Desa (Samisade) di wilayah Desa Karang Tengah ditandai dengan penandatangan prasasti dan pengguntingan pita. Kemudian diakhiri dengan kegiatan peninjauan hasil produk pelaku UMKM dan pemberian santunan anak yatim.

Iwan Setiawan menegaskan, selain melakukan peninjauan langsung hasil pembangunan infrastruktur di wilayah Kecamatan Babakan Madang juga ingin melakukan evaluasi serta mengkaji hasil pembangunan di wilayah ini.

“Saya kesini ingin mengevaluasi juga mengkaji. Kalau memang daerah Babakan Madang ada destinasi wisata jalannya belum baik, saya minta dari PUPR untuk segera menindaklanjutinya,”ungkap Iwan Setiawan.

Sebagai wilayah dengan potensi wisata yang cukup kuat, Iwan Setiawan juga akan mengoptimalkan program Bogor Sehat untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kecamatan Babakan Madang guna mendorong terwujudnya Kabupaten Bogor bebas stunting.

Dalam kesempatan ini, ia juga menyatakan, terimakasih kepada pada kades yang sudah dipercaya untuk mengelola bantuan keuangan Satu Miliar Satu Desa (SAMISADE) dengan baik dan mengoptimalkan anggaran Rp1 miliar untuk pembangunan infrastruktur dengan optimal dan sukses.

“Mudah mudahan para kades setuju 2024 kami luncurkan kembali, karena respons masyarakat dan manfaat dari program ini sangat bagus, makanya 2024 Samisade masih tetap akan kami gulirkan kembali. Baik untuk perbaikan infrastruktur juga untuk optimalisasi program ketahanan pangan,” terangnya.

 Kemudian, Camat Babakan Madang, R Maknum Nawawi mengatakan terimakasih kepada Plt. Bupati Bogor Iwan Setiawan, kehadirannya sangat memotivasi jajaran Pemerintah Kecamatan Babakan Madang juga masyarakat untuk lebih maksimal dalam memajukan pembangunan wilayah Kecamatan Babakan Madang.

 Terlebih katanya, wilayah Kecamatan Babakan Madang ini termasuk dalam kawasan zona pemukiman, perumahan, industri juga zona wisata alam dan wisata buatan. Ada sembilan wisata alam seperti curug, termasuk 87 cafe dan restoran.

 “Alhamdulilah kunjungan wisatawan setiap akhir pekan cukup tinggi, terlebih adanya program Samisade program luar biasa dan satu-satunya program yang ada di Indonesia. Dimulai tahun 2021, program Samisade telah dilaksanakan di wilayah Kecamatan Babakan Madang sejak tahun 2021 dengan total pembangunan Samisade di 20 titik, kemudian tahun 2022 sebanyak 24 titik, dan tahun ini sebanyak 21 titik. Alhamdulillah sangat membantu warga kami dan manfaatnya sangat besar, karena beberapa daerah yang terisolir sekarang bisa ditempuh dibangun dari Samisade,” imbuhnya.

** Nay Nur’ain

Galian Kabel Optik Dikomplain Warga

0

Klapanunggal | Jurnal Bogor

Warga dan para pengguna jalan Klapanunggal hingga Desa Bojong, Klapanunggal, Kabupaten Bogor mengeluhkan keberadaan aktivitas galian kabel optik yang berada di pinggir ruas jalan tersebut. Pasalnya, keberadaan galian tersebut dianggap telah mengganggu arus lalu lintas dan mengakibatkan ruas jalan menjadi licin pada saat turun hujan. Hal itu lantaran pihak yang mengerjakan galian tersebut membiarkan tanah tertumpuk di pinggir jalan.

“Karena adanya tumpukan tanah ruas jalan jadi semakin sempit. Kalau sedang tidak ramai yang lewat ya enggak masalah. Tapi kalau lagi macet itu sangat mengganggu,” kata salah satu pengguna jalan, Romli kepada Jurnal Bogor, Selasa (23/5/23).

Romli menyebut, selain mengakibatkan penyempitan ruas jalan keberadaan galian tanah tersebut juga mengakibatkan ruas jalan menjadi kotor dan licin pada saat turun hujan. Hal itu karena banyaknya tanah yang masuk ke permukaan jalan.

“Kalau dilihat tidak semua tanah bekas galian dimasukan ke dalam karung. Mungkin hanya beberapa saja yang dikemas di karung, jadi kalau hujan pasti jalan menjadi kotor dan licin,” ujarnya.

Sementara itu, Umar salah satu warga Desa Cikahuripan mengatakan, selain mengakibatkan penyempitan ruas jalan dan mengakibatkan jalan licin, pihak yang mengerjakan proyek tersebut juga menutup bekas galian menggunakan material seadanya.

“Harusnya dirapikan seperti sebelum digali. Jangan asal uruk saja,” singkatnya.

** Taufik / Nay

Tower Ilegal DIbangun, Pemerintah Tutup Mata

0

Cileungsi | Jurnal Bogor

Aktivitas pembangunan tower di Desa Dayeuh, CIleungsi, Kabupaten Bogor yang diduga belum mengantongi izin masih terus berlangsung. Ironisnya, pemerintah yang memiliki kewenangan untuk melakukan tindakan penertiban justeru malah berdiam diri dan seakan tutup mata.

Entah apa yang membuat pemerintah seakan mengabaikan keluhan dari masyarakat terkait pembangunan tower ilegal tersebut.

“Kemarin membangun pondasi dan sekarang sudah mulai membangun towernya karena perlengkapan untuk tower sudah datang dan pembangunan masih terus berjalan,” kata salah satu warga Desa Dayeuh, Ahmad kepada Jurnal Bogor, Selasa (23/5/23).

Menurut dia, warga sempat mengkonfirmasi terkait izin pembangunan tower tersebut serta kewajiban yang harus dilakukan kontraktor untuk menjamin kenyamanan dan keselamatan warga yang bermukim di sekitar lokasi pembangunan tower. Pada saat itu, mandor yang mengerjakan proyek hanya mengatakan tidak memegang izin lantaran hal itu menjadi kewenangan pihak pemilik tower.

“Kalau untuk izin saya kurang paham. Karena saya hanya ditugasi untuk membangun tower ini,” kata penanggungjawab proyek Triono.

Sementara itu Kepala Desa Dayeuh Jamhali mengatakan pihak desa belum menandatangani proses pengajuan izin yang diajukan oleh pihak pemilik tower.

“Memang berkas sudah diajukan tapi saya belum tandatangan,” singkatnya.

Sejauh ini, tidak ada upaya tindakan tegas yang dilakukan oleh pihak aparat penegak Perda untuk menertibkan pembanguan tower yang diduga ilegal tersebut. Kanit Pol PP Kecamatan Cileungsi yang dikonfirmasi terkait hal tersebut juga belum bisa memberikan komentar.

** Taufik/Nay

Polsek Klapanunggal Bekuk Tiga Pelaku Curanmor

0

Klapanunggal | Jurnal Bogor

Tiga kawanan pelaku pencuri motor dan penadah motor curian berhasil diciduk Polsek Klapanunggal, Polres Bogor. Penangkapan ini dilakukan pada Senin (22/5/2023) atas laporan kasus pencurian motor yang terjadi pada Minggu (9/5/2023) lalu.

“Berawal dari adanya laporan masyarakat terkait aksi pencurian kendaraan bermotor di sebuah parkiran Alfamart di Desa Bojong, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor,” kata Kapolsek Klapanunggal AKP Irene Kania Defi dalam keterangannya kepada Jurnal Bogor, Selasa (23/5/23).

AKP Irene menjelaskan ketiga pelaku ini diketahui berinisial P (38) dan J (38) berperan sebagai pencuri dan MNS (24) sebagai penadah.

Dari hasil pengungkapan tersebut, pihak Polsek berhasil menyita barang bukti berupa 4 buah mata kunci, 4 buah mata magnet, 1 buah kunci letter T, 1 buah kunci L, 3 unit handphone, 1 unit sepeda motor dan 1 buah kunci kontak kendaraan.

“Dari pengakuan pelaku bahwa dirinya telah melakukan 5 kali aksi pencurian di lokasi berbeda,” kata AKP Irene Kania Defi.

Atas perbuatannya, kata Kapolsek, pelaku akan dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara maksimal 7 tahun. Sementara terhadap penadah akan dikenakan pasal 480 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 4 tahun.

** Taufik / Nay

Kolaborasi Alfamart dan Cussons Indonesia Gelar Posyandu untuk 10.000 Ibu dan Balita

0

Cileungsi | Jurnal Bogor

Alfamart bersama PZ Cussons Indonesia mendukung pertumbuhan dan gizi yang baik untuk ibu dan balita dengan berkolaborasi menggelar kegiatan dengan tema “Alfamart Sahabat Posyandu”di 96 titik di 32 kota atau kabupaten di Indonesia. Ditargetkan total sebanyak 10.000 ibu dan balita bisa memanfaatkan layanan di posyandu ini.

Corporate Communication General Manager Alfamart, Rani Wijaya menjelaskan, jenis layanan kesehatan yang didapat mulai dari mengukur tinggi dan berat badan, pemberian pin polio tetes, konsultasi gizi, penyuluhan kesehatan kepada para ibu, juga ada pemberian bingkisan bagi balita, ibu, hingga kader posyandu.

“Kami bekerjasama dengan puskesmas dan kader ibu-ibu kesehatan setempat, program ini berlangsung mulai Mei hingga Juli 2023. Dan diselenggarakan di halaman Alfamart yang relatif dekat diakses oleh masyarakat,” ungkap Rani Wijaya kepada Jurnal Bogor, Selasa (23/5/23). 

Rani Wijaya menyebut, program Alfamart Sahabat Posyandu merupakan agenda kegiatan CSR rutin Alfamart yang pada periode Mei-Juli kali ini bekerja sama dengan PZ Cussons Indonesia.

“Alfamart sebagai perusahaan ritel yang hadir di tengah masyarakat merasa memiliki tanggung jawab sosial. Salah satunya program Alfamart Sahabat Posyandu. Posyandu ini dapat membantu ibu-ibu di sekitar lokasi toko Alfamart mengecek pertumbuhan balitanya serta dapat berkonsultasi langsung mengenai gizi anak dengan ahlinya, sehingga kami bisa memberikan nilai lebih atau kontribusi atas hadirnya Alfamart di lingkungan mereka,” bebernya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Corporate Communication Director PZ Cussons Indonesia, Elly Mustrianita. Menurutnya program Posyandu yang dijalankan bersama Alfamart. Selain memberi pelayanan kesehatan untuk ibu dan balita juga bagian dari kontribusi perusahaan mendukung pemerintah dalam pencegahan stunting di Indonesia.

“Salah satu kegiatan Alfamart Sahabat Posyandu diselenggarakan di toko Empu Tunggilis, Kecamatan Cileungsi Kelurahan Situsari Kabupaten Bogor, Selasa, 23 Mei 2023. Terlihat ratusan ibu dan balitanya datang memanfaatkan program Posyandu ini,” terangnya.

Hal senada disampaikan Fuji Astuti dan Farah bersama anaknya Kinanti yang berumur 1 tahun, mengaku sangat terbantu dengan adanya program Alfamart Sahabat Posyandu, “Alhamdulillah, posyandu gratis dari Alfamart dan PZ Cusson Indonesia ini sangat membantu untuk mengecek kesehatan bayi saya,” ujarnya.

“Di sini meriah ya dari posyandu sebelumnya, anak saya juga diberi hadiah setelah imunisasi, terimakasih Alfamart dan Cussons,” sambung Farah.

** Nay Nur’ain

UPT Dukcapil Wilayah IV Lakukan Perekaman e-KTP di Smanjas

0

Jasinga | Jurnal Bogor

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) wilayah IV mendatangi SMAN 1 Jasinga alias Smanjas untuk perekaman dan penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD).

“Dalam rangka pelayanan jemput bola bagi pelajar yang belum melakukan perekaman,” kata Kepala UPT  Dukcapil Toni Patoni di sela-sela kegiatannya, Selasa, (23/05/2023).

Dia menjelaskan, upaya ini untuk dapat mempermudah di Pemilu 2024 nanti, sekaligus mengaktivasi e-KTP digital guru dan siswa-siswi yang usianya 17 tahun.

“Kita mempersiapkan sekarang, dimana agar saat pemilihan nanti itu mereka tidak perlu merekam lagi. Sementara mengaktivasi KTP digital bagi guru-guru yang belum memiliki, karena pelayanan identitas kependudukan itu sekarang ada diaplikasi IKD yang dapat diakses melalui smartphone,” jelasnya.

Menurut dia, kegiatan perekaman terhadap anak sekolah baru pertama kali dilakukan. Dengan begitu pihaknya melakukan kegiatan tersebut dengan target optimis 100 persen.

Program ini akan dilakukan di setiap sekolah di tujuh kecamatan yang berada pada cakupan kantor UPT Disdukcapil wilayah IV Leuwisadeng.

“Perekaman yang merupakan target untuk data yang belum direkam. Target usia sekolah, bagi siswa yang belum sempat melakukan perekaman di tingkat kecamatan, dengan begitu kita berharap program di pemilu nanti  berjalan lancar,” katanya.

Sementara, Kasi Pemerintah Kecamatan Jasinga Sandy Praja turut berterima kasih dengan adanya kerja sama antara UPT Dukcapil, karena membantu sosialisasi ataupun perekaman di usia 17 tahun tersebut.

“Ini adalah salah satu program yang kita tunggu karena bagaimana pun jelang pemilu di tahun 2024, terlebih saat ini di Kecamatan Jasinga masih banyak yang memang belum mempunyai e-KTP ataupun yang belum dilakukan perekaman,” katanya.

Jadi kata dia, di Jasinga masih ada ribuan yang belum terekam atau yang belum mempunyai e-KTP yang rata-rata di usia 17 tahun.

“Kita cek di lapangan ternyata sekitar 1.333 jiwa  yang paling banyak itu masih usia muda. Mudah-mudahan dengan adanya terjun langsung dari UPT Disduk kendala dari perekaman ataupun pendataan di Kecamatan Jasinga bisa berjalan dengan lancar dan sesuai dengan target,” pungkasnya.

** Andres