30.6 C
Bogor
Monday, July 27, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 572

Waspada Memasuki Agustus, Ular Cari Tempat Nyaman untuk Bertelur

0

Leuwiliang | Jurnal Bogor

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) menginformasikan untuk berhati-hati bahwa ular akan mencari tempat yang nyaman untuk menyimpan telur memasuki Agustus mendatang. Pada bulan itu suhu cenderung hangat sehingga banyak ular akan bertelur.

“Mendekati bulan Agustus, biasanya ular mencari tempat nyaman untuk bertelur. Kalau jenis ular itu tidak harus berpasangan dan habitatnya biasanya tanpa dibuahi tanpa ada pasangan bisa bertelur,” kata petugas BKSDA TNGHS Hadi Hamdani, Rabu  (26/7/2023).

Menurutnya, ular mengetahui bila dalam keadaan cuaca dingin si telur biasanya gagal untuk beranak pinak.

“Kalau untuk bertelur biasanya pada bulan-bulan Agustus tapi kalau di cuaca yang dingin dia tidak bisa bertelur mereka mencari tempat cuaca yang hangat. Kalau tempat yang dingin mereka biasanya gagal untuk bertelur,” bebernya.

Dia menjelaskan, untuk antisipasi pertama agar tidak bertemu ular, jauhi sekitar kebun atau hutan atau tumpukan sampah karena biasanya lebih cenderung di daerah pohon-pohon bambu karena di pohon itu banyak daun yang berjatuhan dan bersarang pada sela-sela daun.

“Di pohon kelapa sawit jangan salah, ularnya biasanya sebesar paha seperti sanca atau piton, karena kebanyakan ularnya banyak selain sanca ada ular sendok (ular kobra) juga,” katanya.

Menurut dia, ular akan cendrung tidak bergerak saat bertelur tetapi pada masa kawin biasanya sangat agresif.

“Ketika bertelur tidak galak dia cenderung berdiam diri dan tidak ada gerakan, seakan-akan tidak ada hal yang mencurigakan tetapi saat birahi masa kawin baru dia agresif,” jelasnya.

Dani Hamdani juga berpesan kepada masyarakat, saat beraktivitas menemukan ular jangan terlihat panik, karena bila panik ular akan merasa terancam bahkan sampai menyerang.

“Terutama kebersihan juga selalu dijaga kalau misalkan saat birahi kalau ketemu atau berpapasan dengan ular jangan panik yang pertama, dan jalan pun biasa saja, kalau kita panik malah mereka menyerang karena merasa terancam,” ujarnya.

Lebih lanjut menurut dia, ular mematikan atau beracun memiliki bola mata yang sedikit sipit.

“Ular itu kalau matanya sipit seperti ular sendok atau kobra, biasanya berbisa namun kalau yang bulat tidak berbisa tetapi membelit seperti piton,” katanya.

** Andres

Divonis 5 Tahun Penjara, KSP SB Ajukan Banding

0

jurnalinspirasi.co.id – Menyikapi putusan Majelis Hakim yang menjatuhkan vonis 5 tahun penjara dan denda sebesar Rp10 miliar terhadap IS dan DZ, Penasehat Hukum (PH) Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama (KSP SB) ajukan banding.

Tim kuasa hukum melalui Humas KSP SB Dede Suherdi membenarkan, pihaknya mengajukan banding atas vonis PN Bogor.

Namun, Dede enggan menerangkan secara jelas mengenai poin-poin dalam bandingnya, dan meminta agar menunggu informasi selanjutnya. “Iya berkas banding sudah masuk Jumat, tinggal tunggu saja,” ungkap Dede, Senin 25 Juli 2023

Sementara puluhan ribu anggota KSP-SB yang tergabung dalam Perkumpulan Sejahtera Bersama Bersatu (PSBB) mendukung langkah PH yang mengajukan banding, dengan harapan melalui banding pengadilan bisa membebaskan IS dan DZ.

Ketua PSBB Mulyadi mengatakan, bahwa pihaknya mewakili kurang lebih 53 ribu anggota KSP SB akan selalu melindungi koperasi dari aksi kriminalisasi oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab dengan melapor kesana kemari di jalur perundang undangan koperasi.

“Visi Misi kami menjadi wahana perjuangan anggota KSP SB baik litigasi maupun non litigasi, untuk memberikan edukasi yang benar tentang prinsip-prinsip koperasi,” jelasnya.

Dia mengaku, pihaknya menuntut vonis bebas kepada IS dan DZ. Hal itu bukan tanpa alasan, tetapi karena dari fakta-fakta persidangan tidak ada satupun unsur penggelapan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) seperti yang didakwakan Jaksa Penuntut Umum (JPU)

“Dari awal berdiri KSP SB mulai dari KSU lalu berubah jadi KSP sangat terbuka, ada di Company Profile  tidak ada yang disamarkan, disembunyikan dan lain lain,” jelas Mulyadi.

Selain itu lanjut Mulyadi, KSP SB selalu melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebagai kekuasaan tertinggi dalam koperasi untuk menyampaikan LPJ pengurus pengawas, RAPBK, pembelian asset, penyertaan modal, gaji, remunerasi, dan pemilihan penggaqas pengurus.

“Semua tahapan itu selalu dilakukan sesuai aturan dan transparan. Dan sah serta disepakati yang mengikat seluruh anggota,” tegasnya.

Mereka berharap kepada Pemerintah, para penegak hukum dan khususnya Kementerian Koperasi (Kemenkop) RI berada di garda paling depan untuk melindungi seluruh anggota, bukan sekelompok anggota yang jelas jelas melakukan upaya upaya Kriminalisasi terhadap Koperasi.

Dirinya berpesan kepada seluruh anggota koperasi agar bisa saling menghormati dan duduk bersama dalam RAT untuk mencari solusi bukan saling caci maki, lapor polisi dan cari sensasi.

“Apakah LP-LP serta demo-demo itu selama ini membuahkan hasil, malah habis tenaga pikiran dan biaya,” tandasnya.* Fredy Kristianto

Ketahui Batas Aman Berlari Agar Terhindar dari Cedera

0

Bogor | Jurnal Bogor

Aktivitas berlari bisa bermanfaat bagi kesehatan jantung, namun jika dilakukan berlebihan memiliki risiko cedera lutut.

Nah, agar berlari memberi manfaat, batasi berlari tak melebihi jarak tempuh 25-50 km per pekan.

“Bila Anda berlari dengan jarak tempuh 25-50 km per pekan, itu aman untuk lutut, bahkan itu bisa menurunkan risiko arthritis lutut,” jelas ahli saraf dari Apollo Hospitals, Dr Sudhir Kumar di laman Indian Express dikutip dari RMOL, Rabu (26/7).

Sebaliknya, Dr Kumar mengatakan orang-orang yang berlari dengan jarak tempuh lebih dari 25-50 km per pekan cenderung lebih berisiko mengalami masalah lutus. Salah satunya adalah masalah arthritis lutut.

Selain berlari dalam jarak tempuh yang aman, Dr Kumar juga menganjurkan orang-orang yang hobi berlari untuk selektif dalam memilih sepatu. Sepatu yang digunakan harus mampu menunjang aktivitas berlari dengan baik.

“Ganti sepatu setelah menggunakannya (untuk berlari) sejauh 800-1.000 km,” lanjut Dr Kumar.

Hal serupa juga disampaikan oleh Dr Akhilesh Yadav dari Max Hospital Vaishali. Menurut Dr Yadav, batas maksimal jarak tempuh berlari setiap orang sebenarnya bisa berbeda-beda. Perbedaan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti teknik berlari, tingkat kebugaran tubuh, hingga riwayat cedera masing-masing individu.

Bila seseorang berlari dalam jarak tempuh yang aman, maka aktivitas lari bisa memberikan sejumlah manfaat seperti meningkatkan ketebalan tulang rawan dan lubrikasi sendi. Lari dengan kecepatan yang sedang juga dapat membantu membangun otot lutut dan meningkatkan stabilitas serta sokongan tubuh.

Namun, aktivitas berlari yang dilakukan secara berlebihan dapat memberikan tekanan lebih pada sendi lutut. Dampak lain yang mungkin terjadi adalah tulang rawan atau cartilage berpotensi menjadi aus, dan risiko osteoarthritis dapat meningkat seiring waktu.

“Ini terjadi karena lari menyebabkan sendi lutut mendapatkan hentakan berulang kali, yang dapat membuat cartilage menjadi aus,” tambah Dr Yadav.

Berlari secara berlebihan juga dapat membuat orang-orang lebih berisiko terhadap patellar tendinitis. Patellar tendinitis merupakan cedera pada tendon yang menghubungkan tempurung lutut dengan tulang kering.

Untuk menghindari masalah lutut akibat jarak tempuh lari yang tinggi, orang-orang yang hobi berlari perlu melakukan sejumlah penyesuaian. Salah satunya adalah meningkatkan jarak tempuh lari secara bertahap.

Penting juga untuk fokus pada penggunaan teknik berlari yang tepat. Selain itu, orang-orang yang hobi berlari sangat dianjurkan untuk melakukan sejumlah latihan lain seperti latihan kekuatan dan latihan fleksibilitas.

“Dan perhatikan sinyal-sinyal yang diberikan tubuh,” tutur Dr Yadav.

** yev

Penipuan Online Gunakan Modus Kerja Part Time

0

Bogor | Jurnal Bogor

Polisi membongkar modus baru penipuan online jaringan internasional dengan modus kerja part time. Pelaku penipuan membentuk grup WhatsApp Tokped dan miliki tim di Kamboja.

Sebanyak tiga orang pelaku ditangkap masing-masing berinisial DPS (26 tahun), DPP (27 tahun) dan WW (35 tahun) setelah polisi mendapat laporan masyarakat yang jadi korban penipuan.

“Link di Instagram yang diklik terhubung masuk di grup WhatsApp bernama ‘tokped’ dimana korban diberikan tugas paruh waktu dengan dijanjikan keuntungan,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko dikutip dari RMOL, Rabu (26/7).

Dalam kasus ini, seorang wanita berinisial AM yang menjadi korban diminta mentransfer ke beberapa rekening yang diperintah pelaku. Pengakuan korban, awalnya pelaku bakal mengembalikan uang milik korban dengan komisi Rp 400 ribu. Namun setelah beberapa kali korban melakukan transfer ternyata korban tidak menerima lagi uangnya, begitu juga dengan keuntungan yang dijanjikan. 

“Akibat perbuatan para tersangka, korban dirugikan sekitar Rp 878.000.000,” terang Trunoyudo.

Dalam aksinya ketiga pelaku memiliki peran masing-masing. Pelaku DPP berperan sebagai salah satu pemilik rekening penampung uang korban. Sebelumnya DPP pernah bekerja sebagai costumer service judi online di Kamboja. Lalu pelaku WW bertugas merekrut pembuat buku tabungan dan rekening. Sedangkan pelaku DPS berperan membuat rekening dan juga merekrut pelaku DPP.

“Tersangka DPS sebagai penyedia rekening penampung (buku tab dan ATM), Nomor Kartu Perdana yang akan diberikan ke tersangka WW, selanjutnya oleh WW dikirim ke salah satu pelaku berinisial CS yang berdomisili di luar negeri,” tutur Trunoyudo.

Selanjutnya, kata Trunoyudo, pelaku DPS dan DPP secara bersama menarik tunai uang hasil transfer dari korban di rekening. Para pelaku juga membentuk jaringan dengan merekrut orang pembuat buku tabungan rekening dan ATM selanjutnya buku tabungan dan ATM dibawa ke Kamboja. 

Kemudian pelaku yang berada di Kamboja membuat website. Pada saat orang membuka link yang dibuat oleh tersangka tersebut otomatis masuk ke dalam grup kerja paruh waktu.

“Terus ditawarkan menyetor atau transfer uang dimana korban akan mendapatkan keuntungan. Korban yang berharap mendapat keuntungan yang dijanjikan, terus melakukan transfer hingga uang didalam rekening korban habis. Adapun dalam hal ini korban mengalami kerugian sebesar delapan ratus tujuh puluh delapan juta rupiah,” jelas Trunoyudo.

Dalam pengungkapan ini, penyidik mengamankan barang bukti berupa telepon, buku tabungan dan kartu ATM uang tunai mata uang Kamboja, Vietnam, Thailand. Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 28 Ayat (1) Juncto Pasal 45 (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau Pasal 378 KUHP dengan ancaman pidananya di atas lima tahun penjara. 

** yev

Alhamdulillah, Putri Bungsuku Lulus SNPMB Tahun 2023 Masuk IPB University

0

JURNALINSPIRASI.CO.ID – Alhamdulillah, putri bungsuku bernama Fathia Nurul Izzah (18 thn) lulus test SNPMB tahun 2023, dan subhanallah diterima sebagai mahasiswi IPB University, diterima pada Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM IPB).

Alhamdulillah ketiga putriku Annisa Hasanah, Inna Rahmawati dan Fathia Nurul Izzah adalah alumni dan mahasiswa IPB. Mereka mengikuti jejak kedua orangtuanya, yang juga alumni IPB. Kami pun berbahagia.

 Tak lupa rasa syukur tidak henti-hentinya, kami panjatkan kehadirat Allah SWT atas limpahan  nikmat dan KaruniaNya yang kami terima sekeluarga.

Alhamdulillah, selaku orangtua barang tentu kami  sangat berbahagia sekaligus terharu menyaksikan putri bungsuku Fathia “menangis” kebahagiaan tersendu-sendu ketika membuka laptop membaca balkot kelulusannya. Walaupun saya.dan istriku Hj.Sudarijati S.E, M.Si sebelumnya sangat “tegang” dadaku pun berdebar-debar menunggu informasi status kelulusan putriku, yang ikut ujian SNPNB pada bulan Mei 2023 yang lalu di ruang Fateta IPB kampus IPB Dramaga Bogor. 

Sambil saya berdoa memohon kepada Allah SWT agar anakku diterima  di IPB almamaterku, seraya saya selaku ortu sempat berpikir antisipatif, jika sekiranya putriku “gagal” bagaimana mensikapinya secara bijak dan cerdas, agar putriku bisa dan lega menerima kenyataan. Tetapi alhamdullilah, dugaanku yang penuh kekhawatiran sebagai ortu itu tidak sampai terjadi. Alhamdulillah.

Si bungsu Fathia  alhamdulillah diterima di IPB.University, dia pun langsung bersujud syukur di lantai rumah ruangan Perpustakaan pribadiku.

Aku dan istriku tidak tahan menahan air mata kebahagiaan atas keberhasilan anakku  si bungsu Fathia. Alumni MAN 2 Kota Bogor 2023. Aku pun berdoa, semoga Allah SWT memberikan jalan terbaik dan jalan keselamatan bagi ketiga putri yg cantik, cerdas dajn.sholehah.

Ya Allah Ya Rabb, luluskanlah test SNPNB anakku Fathia Nurul Izzah menjadi Mahasiswa FEM IPB University tahun 2023. Begitu doa, yang aku tulis di WA japri, 2-3 jam sebelum pengumuman pkl 15.00 wib pada hari Selasa 20 Juni 2023, alhamdulillah. Doaku dikabulkan Allah SWT. Insya Allah.

Aku akan tetap teringat  dengan firman Allah dalam Al Quran surat Ar Rahman,”nikmatKu yang manakah yang kamu dustakan”?. Syukron kepada para keluarga, kerabat, dunsanak dan sahabat atas kiriman doanya.

Semoga Allah SWT senantiasa melindungi dan menolong hamba-hambaNya yang beriiman, bertaqwa dan gemar berbuat kebajikan. Aamiin ya Rabbal ‘Alamiin. Wassalam, saya dan istri yang berbahagia dan bersyukur.

===!✅✅✅

Penulis:
Dr.Ir.H.Apendi Arsyad, M.Si
(Dosen dan Pendiri Universitas Djuanda Bogor)

Bantu BPN, Warga Desa Sukamakmur Turun Gunung Jahit Buku Sertifikat

0

Sukamakmur | Jurnal Bogor

Demi mempercepat pembuatan sertifikat program PTSL, warga Desa Sukamakmur, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor turun gunung ikut membantu meringankan pekerjaan BPN Bogor 2 yang bisa dibilang kewalahan. Tak kurang dari 10 orang warga Sukamakmur bergantian menjahit buku sertifikat tanah yang masih belum terselesaikan.

“Untuk meringankan pekerjaan BPN, Pemdes meminta RT dan RW serta beberapa warga yang memiliki waktu luang untuk turun ke basecame BPN guna melakukan penjahitan untuk buku sertifikat,” ungkap Kepala Desa Sukamakmur, Ujang kepada Jurnal Bogor, Selasa (25/7/23).

Dia menyebut, apa yang dilakukan warganya mutlak dari keinginan mereka karena ingin sesegera mungkin lahan mereka bisa memiliki legalitas seperti sertifikat. Jadi, dengan kesadaran sendiri mereka ingin membantu agar cepat selesai.

“ Inisiatif mereka yang ingin membantu agar pekerjaan yang memang seharusnya menjadi tanggung jawab BPN mereka ringankan, “ tandasnya.

Dia mengaku paham dengan kondisi keterbatasan tim dari BPN. Ditambah lagi mereka mungkin dikejar oleh target yang harus selesai tepat waktu, sehingga berkas yang seharusnya sudah selesai justeru menumpuk dan belum terselesaikan.

“ Saat ini kami akan intens terus mengawal sejauh mana pekerjaan pembuatan sertifikat ini selesai, karena saya pribadi menjadi beban moral kepada masyarakat. Hampir setiap hari warga menanyakan itu, “ cetus Ujang.

Sementara salah satu warga yang ikut membantu dalam pekerjaan menjahit buku sertifikat, Ace (44) mengatakan, apa yang dilakukannya semata ingin membantu meringankan pekerjaan BPN. Karena dia juga ingin sesegera mungkin buku sertifikat selesai.

“Biar cepat selesai aja,  cuma dengan turunnya warga akan membebani pak kades, karena semua operasional kami ditanggung oleh beliau. Kami berharap kepada BPN untuk buku sertifikat yang sudah selesai ditandatangani untuk sesegera mungkin diberikan, jangan dientar-entar. Khawatir warga bisa demo karena sudah terlalu lama,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Launching Samisade Tahap 1, Wawang Targetkan Jalan di Desa Hambalang Mulus dan Terurus

0

Citeureup | Jurnal Bogor

Pemerintah Desa Hambalang, Citeureup, Kabupaten Bogor, melakukan launching Samisade pengaspalan jalan desa, Selasa (25/7/23). Kepala Desa Hambalang, Wawang Sudarwan mengatakan, opening kegiatan pengaspalan ini turut dihadiri oleh Kasie Ekbang Kecamatan Citeureup H. Raudi Hidayat, Sekretaris Kecamatan Citeureup Lutfia Sahara, tokoh masyarakat sekitar, Babinsa dan Babinmas Kecamatan Citeureup.

“Samisade tahap 1 ini kami alokasikan untuk pengaspalan jalan desa di 2 titik yakni RT 02/RW 03 dan RT 01/01, dengan volume pekerjaan sepanjang 1.585 m, dengan lebar rata-rata 3 meter,” ungkap Wawang kepada Jurnal Bogor.

Wawang menyebut, kondisi jalan yang saat ini dilakukan pengaspalan memang sudah memprihatinkan, sehingga perlu kembali dipoles. Walaupun dasarnya sudah menggunakan betonisasi, tapi sudah banyak beberapa titik yang sudah berlubang dan sangat mengkhawatirkan jika dilintasi oleh kendaraan.

“Memang sudah perlu diperbaiki, target saya, dengan banyaknya berbagai anggaran yang masuk ke desa. Semua jalan di Desa Hambalang ini, mulus dan terurus. Oleh karena itu saya berharap kepada masyarakat untuk turut menjaga jalan yang sudah diperbaiki,” harapnya.

Dia mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, yang masih menurunkan anggaran Samisade. Sehingga, desa bisa mempercepat program pembangunan di wilayah. “ Terimakasih saya ucapkan, semoga program ini terus berjalan siapapun nanti yang menjadi orang nomor satu di Kabupaten Bogor,” tandasnya.

Sementara salah satu warga sekitar, Umar (47) mengaku senang dengan dirapikannya jalan di Desa Hambalang. Mengingat, kondisi jalan memang sudah sangat kurang enak jika dilalui, banyak lubang, belum lagi genangan air jika hujan.

“Saya ucapkan terimakasih kepada pak Kades yang sudah banyak memperindah Desa Hambalang. Semoga kedepannya, baik jalan gang maupun jalan desa bisa mulus dan halus,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Pemdes Cikahuripan Dukung Pembentukan SMAN 2 Klapanunggal

0

Klapanunggal | Jurnal Bogor

Desakan untuk dibangunnya SMAN 2 Klapanunggal terus bergulir. Selain tokoh masyarakat, sejumlah pemerintah desa juga menyatakan dukungannya jika di Klapanunggal sudah harus dibangun SMAN 2. Pasalnya, kebutuhan sarana pendidikan tingkat SMA tersebut sudah sangat mendesak mengingat saat ini di Klapanunggal baru ada satu SMA negeri. Hal ini tentunya bertolak belakang dengan perkembangan Kecamatan Klapanunggal yang semakin cepat dan padat.

Terbatasnya sarana pendidikan tingkat SMA Negeri ini kerap menjadi persoalan setiap tahun pada saat penerimaan siswa baru. Pasalnya, kuota yang tersedia di SMAN 1 Klapanunggal tidak mampu menampung keinginan masyarakat yang ingin menyekolahkan anaknya di SMA negeri.

“Sekarang kan memang hanya ada SMA Negeri 1 Klapanunggal saja harus menampung calon peserta didik dari seluruh Kecamatan Klapanunggal. Ya pasti tidak mungkin tertampung. Apalagi kapasitas di SMAN 1 Klapanunggal juga sedikit. Pasti setiap tahun ada saja masalah karena tidak diterima di sekolah negeri,” kata Sekretaris Desa Cikahuripan, Encim kepada Jurnal Bogor, Selasa (25/7/23).

Menurut dia, memang sudah saatnya Klapanunggal memiliki dua sekolah negeri tingkat SMA, seperti di Jonggol dan Cileungsi. Sehingga daya tampung pada saat PPDB setiap tahun dapat lebih maksimal dan semakin banyak masyarakat klapanunggal yang menyekolahkan anaknya ke sekolah negeri.

“Dengan peduduk yang padat memang sudah pantas kalau Klapanunggal punya dua sekolah negeri. Agar setiap permasalahan pada saat PPDB dapat dikurangi dan makin banyak siswa lulusan SMP yang melanjutkan pendidikannya di SMA negeri,” ujarnya.

Terkait ketersediaan lahan, Encim mengatakan, di Klapanunggal banyak lahan fasos dan fasum dari perumahan. Sehingga pemerintah tinggal menentukan dimana titik lokasi yang akan dibangun SMA Negeri 2.

“Tinggal berkordinasi dimana titiknya dan menentukan lahan mana yang nantinya akan digunakan. Tentunya yang berada ditengah-tengah dan aksesnya mudah dijangkau oleh berbagai desa di Kecamatan Klapanunggal,” ujarnya.

Ia mengatakan, pengajuan pendirian dan penyediaan lahan untuk SMAN 2 di Klapanunggal tentunya bukan hal yang sulit apabila semua lini bekerjasama dengan berkoordinasi dengan baik. Karena yang utama untuk pembangunan sekolah adalah ketersediaan lahan.

“Potensi lahan tentunya sangat banyak karena banyaknya fasos dan fasum dari perumahan yang dapat dimanfaatkan. Tinggal ditentukan dimana lokasinya dan tinggal diproses ke Pemda untuk peruntukannya,” tandas Encim.

** Taufik/Nay

Truk Bermuatan Berat Dilarang Melintas Bersamaan di Jembatan Leuwiranji

0

Rumpin | Jurnal Bogor

Pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor, memasang spanduk peringatan bagi truk bermuatan berat untuk tidak secara bersamaan melintas di atas Jembatan Leuwiranji, Rumpin, Kabupaten Bogor.

Pemasangan spanduk ini setelah muncul beberapa kritik warga soal kerusakan pada beberapa bagian konstruksi Jembatan Leuwiranji yang berpotensi membahayakan keselamatan warga dan pengguna kendaraan bermotor yang melintas.

“Tujuan dari pemasangan spanduk ini adalah untuk mengurangi laju kerusakan jembatan. Kendaraan berat yang lewat jembatan tidak boleh lebih dari satu, harus bergantian,” kata Kepala UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Wilayah VIII Parung, Candra Trikaya, Selasa (25/7/2023).

Candra melanjutkan, kendaraan berat dari satu arah selanjutnya boleh masuk melintasi jembatan jika kendaraan berat di depannya (arah sebaliknya) sudah keluar dari jembatan.

Ditanya terkait soal apakah akan ada perbaikan atau pembangunan jembatan baru pada tahun 2023 ini, Candra Trikaya tidak memberi jawaban secara rinci soal tersebut.

“Tahun 2023 ini sedang dilakukan kegiatan Detailed Engineering Design (DED) untuk pembangunan Jembatan Leuwiranji,” imbuhnya.

Dari penelusuran di laman website resmi LPSE, diketahui bahwa Dinas PUPR telah selesai melakukan lelang tender penyusunan DED untuk Jembatan Leuwiranji dengan PAGU anggaran hampir Rp500 juta.

** Andres

Jalan Raya Leuwiliang KM 19 Ambles

0

Leuwiliang | Jurnal Bogor

Jalan Raya Leuwiliang KM 19 di Desa Cibeber, Leuwiliang, Kabupaten Bogor ambles. Pengendara yang melintas di jalan itu harus berhati-hati karena amblesnya jalan mengakibatkan jalan bergelombang.

Dari pantauan, tampak di lokasi jalan ambles itu terpasang batang kayu dengan garis polis line menandakan agar para pengendara berhati-hati saat melintasi jalan tersebut.

Tak hanya itu saja, jalan ambles itu tampak ditambal menggunakan cor beton. Namun jalan itu masih tampak ambles. Pengendara yang melintas, Andri Supriyatna mengatakan, kondisi jalan ambles itu sudah terjadi beberapa minggu lalu. Pihak terkait sudah melakukan perbaikan tambal sulam di jalan nasional tersebut.

“Tapi ini jalannya kayak turun lagi kayak ambles gitu, saya hampir setiap hari melewati jalan ini, karena kan ini akses jalan utama,” kata Andri Supriyatna kepada wartawan pada, Selasa (25/07/2023).

Pengendara lainnya, Nazmudin mengaku khawatir saat melintasi jalan tersebut lantaran jalan ambles itu mengakibatkan jalan menjadi bergelombang.

“Ini kan lihat saja jalannya jadi gelombang gitu jadi harus hati hati juga kalau melewati jalan ini,” katanya.

Dirinya berharap, kepada pihak terkait untuk segera melakukan perbaikan agar tidak mengancam keselamatan pengendara.

“Harapan kita sih semoga jalan ini bisa segera diperbaiki, walaupun memang sebelumnya kayaknya udah dicor itu tapi jalannya masih tetap ambles dan jadi bergelombang gitu, dikhawatirkan terjadi kecelakaan,” pungkasnya. Andres