26.8 C
Bogor
Saturday, April 25, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 563

Bima Arya, Sandiaga Uno dan Ridwan Kamil Kompak Berkuda Saat HJB

0

Wali Kota Bogor, Bima Arya bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno dan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil serta unsur Forkopimda hadir dalam Helaran Hari Jadi Bogor (HJB) ke-541 tahun, Minggu (4/6/2023).

Pawai helaran dimulai dari Balai Kota menuju panggung utama di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor. Ketiganya bersama unsur pimpinan Forkopimda Kota Bogor menunggangi kuda.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bogor, Bima Arya menyampaikan dalam helaran yang merupakan hari besar tersebut, dirinya bersama jajaran Pemkot Bogor serta warga kota Bogor merasa bangga dan bersyukur dengan kehadiran para tokoh dan para pemimpin muda, merayakan serta menyaksikan suguhan seni budaya yang ditampilkan.

Dengan mengusung tema Rumawat Pusaka Kota, Bima Arya mengajak semua untuk menjaga warisan leluhur yang merupakan peninggalan pusaka dan tidak hanya bangunan maupun fisik, tetapi juga nilai-nilai.

“Kita jaga Kota Bogor agar kebesaran dari Kerajaan Pajajaran di masa Prabu Siliwangi melegenda,” katanya.

Ia menyampaikan Bogor yang beragam, menghargai perbedaan, cinta kepada sesama manusia dan Bogor yang penuh seni budaya. Siapapun wali kota atau pemimpinnya, Kota Bogor akan selalu menjadi kota untuk semua

“Terima kasih untuk kebersamaannya, bangga sekali bersama-sama bergerak membuat Kota Bogor maju dan sejahtera,” kata Bima Arya.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengungkapkan, usia 541 tahun Kota Bogor merupakan usia yang sangat panjang dan mungkin salah satu yang tertua di Jawa Barat. Pesan serupa disampaikan  Ridwan Kamil agar semua lapisan di Kota Bogor merawat pusaka–pusaka yang ada di Kota Bogor.

“Mudah-mudahan terus berlari, berinovasi dan terus berprestasi. Kita saling mendoakan, mudah-mudah Kota Bogor selalu diberkahi dan dijaga dari marabahaya dan teruslah menjadi kota terbaik se-Indonesia,” jelasnya.

Apresiasi dan terima kasih disampaikan Menparekraf, Sandiaga Uno untuk Pemkot Bogor atas undangannya.

“Wilujeung tepang taun ke-541 tahun untuk Kota Bogor. Ini adalah kota wisata favorit, sebanyak 20 persen dari total pergerakan wisatawan Jawa Barat sekitar 100 juta, ada di kota Bogor. Saya melihat Kota Bogor ini luar biasa dalam masa kepemimpinan Wali Kota Bogor, Bima Arya. Semoga bisa merawat pusaka kota, 541 tahun tidak hanya menjadi bagian daripada pariwisata dan ekonomi kreatif, tetapi juga seluruh rajut tenun kebangsaan ini Kota Bogor lah yang juga dipilih sebagai tempat tinggal bapak Presiden RI, Joko Widodo. Saya melihat geliat ekonomi Kota Bogor, luar biasa, banyak peluang dan lapangan kerjanya sangat terbuka,” kata Sandiaga Uno.

Wali Kota Kisarazu, Yoshikuni Watanabe turut serta dalam pawai yang mengenakan kimono yukata yang baru pertama kali mengikuti helaran HJB.

“Kehangatan warga Kota Bogor begitu terasa dan sangat memegang nilai-nilai sejarah dari Kota Bogor,” kata Yoshikuni Watanabe.

Saat warga Kota Bogor mengajak untuk berswafoto. Yoshikuni Watanabe menuturkan di Jepang kultur atau tren sudah tidak seperti itu, karena itu dirinya menginginkan hal ringan seperti itu yang menunjukkan kehangatan.

“Ke depan kalau diundang saya ingin datang menghadiri Hari Jadi Bogor. Sampai ketemu lagi,” katanya.adv

Model, Bapak Ibu Hingga Anak-anak Meriahkan Perca Fest 2023

0

Para ibu dan bapak bahkan anak-anak warga Kampung Sindangsari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, berlenggak lenggok layaknya model profesional di Kampung Perca yang disulap menjadi stage bagi para model dadakan untuk menunjukkan dan memperagakan mode fashion rancangan Adri Basuki dalam Perca Fest 2023.

Total ada 15 warga yang menjadi supermodel dadakan di hadapan Wali Kota Bogor, Bima Arya dan Wakil Ketua TP PKK Kota Bogor, Yantie Rachim, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Iceu Pujiati serta Kepala Bagian Pemerintahan Setdakot Bogor, Hidayatullah.

“Ternyata warga Kampung Perca ini memiliki percaya diri yang luar biasa, memiliki bakat terpendam, tidak hanya emak-emaknya bahkan bapak-bapaknya juga PD (percaya diri) semua. Saya kagum dengan desain dan corak dari fashion yang digunakan para model. Terima kasih untuk semuanya, acara seperti ini harus lebih sering agar Kampung Perca semakin kinclong, memberikan berkah dan pemasukan bagi warga Kampung Perca dan Kampung Perca semakin dikenal oleh masyarakat luas. Kampung Perca keren,” ungkap Bima Arya di Kampung Perca Sindangsari, Minggu (25/6/2023).

Selain fashion show, ada mini talkshow tentang Kampung Perca yang menghadirkan pembina Kampung Perca Nie Wulan dan desainer, Adrie Basuki serta ada lomba foto dan pemilihan model dadakan dengan Dosen London School of Public Relation (LSPR), Maylaffayza Permata Fitri Wiguna selaku juri.

Selain warga Kampung Perca, para mahasiswa dari London School of Public Relation (LSPR) dalam Fashion Shock Entertainment turut memeriahkan, menunjukkan dan memperagakan rancangan fashion karya Adri Basuki berkolaborasi dengan produk Batik Handayani Geulis.

Usai fashion show, Maylaffayza Permata Fitri Wiguna selaku juri fashion show merasa senang karena semua yang terlibat memiliki semangat yang sama. Semangat lokal tapi gayanya internasional dan sangat mendunia. Karya yang dihasilkan dan diperlihatkan diharapkan bisa dipertahankan dengan semangat berkreatifitas.

Dosen LSPR ini menerangkan, Perca Fest 2023 merupakan bentuk pengabdian masyarakat oleh mahasiswa London School of Public Relation Institute Communications and Business dari rangkaian 4 mata kuliah.

“Jadi intinya adalah mahasiswa turun ke masyarakat mencari desa atau kelurahan yang memiliki potensi untuk dikembangkan yang dalam prosesnya tidak mudah, namun jadi pembelajaran bagi warga maupun mahasiswanya sendiri, kebanyakan tentang memberikan edukasi serta informasi di samping meningkatkan awareness maupun pengetahuan. Yang dilakukan para mahasiswa lakukan adalah sebuah rangkaian PR (public relation) untuk Kampung perca,” jelas Maylaffayza.

Rangkaian PR yang dimaksud adalah membuat kampanye untuk sosial media, workshop atau melatih para ibu untuk mempergunakan akun platform bisnis online shop dan lainnya untuk mengaktivasi dan memahaminya.

“Saya melihat festival ini bagus banget karena tidak lepas dari fashion. Sebelum terbentuk seperti sekarang ini, saya bersama Ibu Wali Kota Bogor, mundar mandir memberikan dorongan dan dukungan yang awalnya untuk pemberdayaan masyarakat terutama para ibu di saat pandemi, semakin berkembang setelah Pemkot Bogor berkolaborasi dengan banyak pihak mengintervensi, sehingga menjadi kampung tematik dan destinasi wisata yang mampu menggerakkan roda perekonomian warga Kampung Sindangsari yang pada akhirnya menjadi pemasukan bagi Kota Bogor,” tutur Wakil Ketua TP PKK Kota Bogor, Yantie Rachim.

Dirinya menginginkan agar potensi Kampung Perca bisa dilengkapi dengan adanya rumah singgah bagi wisatawan yang datang, sehingga para wisatawan bisa mempelajari proses awal pembuatan kain perca hingga menjadi satu karya desain yang cantik.

“Pemberdayaannya bukan hanya rumah dijadikan galeri, tetapi juga bisa dijadikan rumah singgah atau tempat menginap bagi para wisatawan,” harapnya.

Camat Bogor Timur, Feby Darmawan menambahkan, Perca Fest 2023 terlaksana berkat adanya kolaborasi warga Kampung Sindangsari dengan para mahasiswa LSPR, sebagai bentuk pengabdian masyarakat.

Potensi yang dimiliki Kampung Perca menjadi salah satu alasan dipilih sebagai tempat pengabdian masyarakat oleh mahasiswa LSPR dengan tujuan agar bisa lebih dikenal di tingkat nasional.

Camat berharap agar ke depan Perca Fest bisa diselenggarakan rutin setiap tahun atau menjadi bagian dari acara Hari Jadi Bogor.

“Akan kita sempurnakan dan semoga Perca Fest ini menjadi agenda rutin tahunan,” harap Febby.

Hadits Hari Ini

0

Mekkah Tanah Haram

Sahih al-Bukhori:1484

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ فَتْحِ مَكَّةَ:

إِنَّ هَذَا الْبَلَدَ حَرَّمَهُ اللَّهُ، لاَ يُعْضَدُ شَوْكُهُ وَلاَ يُنَفَّرُ صَيْدُهُ وَلاَ يَلْتَقِطُ لُقَطَتَهُ إِلاَّ مَنْ عَرَّفَهَا.

Dari Ibn Abbas ra, dia berkata: Rasulullah saw bersabda pada hari pembebasan kota Mekkah:

Sesungguhnya tanah ini telah diharamkan oleh Allah, maka tidak boleh ditebang pohonnya, dan tidak boleh diburu hewan buruannya, dan tidak boleh diambil barang yang hilang kecuali kemudian oleh orang yang menyeru untuk mencari pemiliknya.

Pesan :

  1. Mekkah adalah tanah yang telah Allah haramkan.
  2. Larangan menebang pohon dan memburu binatang di Mekkah. Jika menemukan barang, maka wajib menyeru untuk mencari pemiliknya.

Duh, Pengangguran Terbuka Kota Bogor Tertinggi di Jabar

0

Bogor | Jurnal Bogor

Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat (Jabar) melansir bahwa presentase pengangguran terbuka di Kota Bogor pada 2022 mencapai 10,78 persen. Presentase itu merupakan yang tertinggi di wilayah Jabar.

Sementara pada posisi kedua adalah Kota Cimahi dengan presentase 10,77 persen. Kemudian diikuti oleh Kabupaten Bogor 10,64 persen.

Kendati jumlahnya tertinggi di Jawa Barat, tingkat pengangguran di Kota Bogor cenderung menurun setiap tahunnya. Berdasarkan data BPS Jabar, pada 2020 presentase pengangguran terbuka di ‘Kota Hujan’ mencapai 12,68 persen dan pada 2021 menurun menjadi 11,79 persen, dan di 2022 turun ke 10,78 persen.

Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Bogor Endah Purwanti mengaku sedih dengan banyak pengangguran di ‘Kota Hujan’. Padahal, ia berharap di tahun terakhir masa jabatan Wali Kota Bima Arya dapat fokus kepada program yang lebih banyak menyentuh masyarakat.

“Pertanyaannya sederhana, lebih urgent trotoar atau pengentasan kemiskinan? Lebih urgent trotoar atau penurunan pengangguran?,” ujar Endah kepada wartawan, Senin (26/6).

Endah pun menilai bila Pemkot Bogor kurang serius dalam menangani hal tersebut. Hal itu, kata dia, dapat dilihat dari program yang masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). “Hanya beberapa persen anggaran yang dialokasikan untuk pengentasan pengangguran. Disnaker saja operasional setahun hanya Rp1 miliar di 2021. Bahkan warga yang mengikuti pelatihan di BLK hanya 30 sampai 40 orang,” katanya.

Seharusnya, kata Endah, Pemkot Bogor mesti fokus pada padat karya. Namun pemerintah terlebih dahulu harus memecah data BPS itu. “Dikaji dari usia, potensi, baru dirumuskan penanganannya,” katanya.

Kata Endah, presentase 10,78 persen berarti di Kota Bogor terdapat 55 ribu pengangguran terbuka. “Tinggal sekarang keseriusan Pemkot Bogor saja,” ungkap dia.

Pemkot, sambungnya, mesti membuat terobosan baru dalam hal pengentasan pengangguran lantaran dunia kerja telah berubah, sehingga kebutuhan tak selalu sama.

Apabila melihat APBD Kota Bogor yang mencapai Rp3 triliun, sambungnya, apabila setengahnya untuk gaji pegawai, setengahnya bagi pembangunan. “Ya, paling tidak diangka Rp1 triliun ini untuk yang bisa dipaketkan, misalkan untuk pengentasan pengangguran. Yang pendidikannya rendah ke padat karya, pendidikan menengah berarti harus ditingkatkan lagi ilmunya maka bisa di program melalui BLK,” ucapnya.

“Sedangkan pendidikan yang tinggi dicarikan referensinya, apakah itu dikerjasamakan dengan pihak luar Kota Bogor atau luar negeri,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Bogor, Elia Bintang mengatakan bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan banyaknya pengangguran terbuka di Kota Bogor.

“Pertama karena covid, kemudian kualitas SDM lulusan SMK jeblok, lantas tingginya UMR. Kalau soal banyak pabrik hengkang sebenernya nggak masalah. Sekarang Disdik provinsi yang harus perbaiki kualitas SDM.
Harusnya ada uji kompetensi, sebelum lulus,” imbuhnya.

Yang jadi pertanyaan saat ini, kata Elia, adalah apakah BPS apakah mensurvei juga pesatnya pertumbuhan UMKM. “Kami juga sudah melakukan pelatihan berbasis kompetensi dan wirausaha. Kita melakukan pembinaan ke sekolah vokasi agar melakukan uji kompetensi di sekolahnya. Kami pun melaksanakan pemagangan anak SMK ke perusahaan,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

ZM Minta Proyek Pedestrian Cifor Dieksekusi

0

jurnalinspirasi.co.id – Pada 2022 lalu Pemkot Bogor menertibkan 265 pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Cifor, Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, menyusul rencana pembangunan pedestrian di sepanjang jalan yang juga menuju ke kawasan Cifor tersebut.

Kondisi saat ini, ratusan PKL tersebut kembali melakukan aktifitas jualannya namun dengan posisi yang agak mundur dari badan jalan utama.

Di sepanjang jalan tersebut, sudah dibangun juga pembatas oleh Dinas PUPR Kota Bogor yang diketahui sebagai awalan dari pembangunan pendestrian nantinya.

Anggota Komisi III DPRD Kota Bogor Zaenul Mutaqin (ZM) berharap, Pemkot Bogor melalui PUPR bisa segera mengeksekusi rencana pembangunan pedestrian itu, untuk mencegah kesemrawutan kembali di wilayah tersebut.

“Saat ini PKL sudah tertib dengan tempat yang sudah disiapkan. Sehingga, rencana pembangunan pedestrian itu harus tetap dilanjutkan, agar makin tertata rapi wilayah tersebut ke depannya,” ujar Zaenul kepada wartawan, Senin (26/6).

Ditambahkan Zaenul, sudah sebaiknya pembangunan pedestrian di daerah Bubulak-Cifor itu masuk prioritas agar mengikis penilaian berbagai kalangan, terhadap gencarnya pembangunan yang dilakukan Pemkot Bogor hanya berada di pusat kota saja.

“Daerah di pinggir seperti Bubulak ini wajib juga diperhatikan, karena kawasan wisata Situ Gede yang mulai tumbuh dan berkembang. Kemudian, ada lembaga yang bernama Cifor juga di dalamnya. Saya kira pantas juga pembangunan tersebut masuk prioritas. Jika sesuai rencana PUPR akan dibangun tahun ini, tentu saya memberi suport dan semoga segera terlaksana,” harap dia.

Komisi III, sambung Zaenul, tentu akan melakukan pengawasan jika pelaksanaan pembangunan sudah dilakukan. Diimbau, siapapun yang mengerjakan proyek tersebut agar tidak melakukannya secara asal-asalan serta harus selesai tepat waktu.

Diketahui, penataan kawasan Bubulak dan Cifor sudah digaungkan sejak lama oleh Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, sehingga akhirnya Pemkot Bogor menganggarkan pembangunan pedestrian di tahun 2023 ini.

Dedie menjelaskan, Pemkot Bogor ingin melakukan penataan jalan menuju Cifor yang dimulai dari Terminal Bubulak. “Dari ujung terminal (Bubulak) sampai Cifor kami akan tata ulang, termasuk pembangunan jalur pedestrian dan tamannya,” kata Dedie beberapa waktu lalu.

Atas rencana tersebut, Pemkot Bogor pun pada September 2022, sudah menertibkan 265 PKL di Jalan Cifor, menyusul rencana pembangunan pedestrian.

Saat penertiban kala itu, Kepala Bidang Trantibum Linmas Satpol PP Bogor, Andry S Wahyudianto menegaskan, jika penertiban dilakukan setelah ada peringatan sebelumnya kepada para pedagang.

“Sudah kami sampaikan pemberitahuan, sosialisasi, peringatan, dan juga banyak sekali rapat rapat dengan perwakilan pedagang,” kata dia, di lokasi penertiban.

Sementara sebulan kemudian atau tepatnya masih di tahun 2022, akhirnya para PKL kembali berjualan namun jaraknya dimundurkan, sambil menunggu pembangunan pedestrian pada yang akan dilakukan pada 2023.* Fredy Kristianto

Keluarkan Produk AJB, Oknum PPAT Diduga Tabrak Aturan

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Beralamatkan kantor di Kota Bogor, oknum Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) terbitkan Akta Jual Beli (AJB) lahan di wilayah Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor.

PPAT inisial Ef diduga melanggar pasal 20 pada Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 1998 tantang Peraturan Jabatan PPAT yakni PPAT wajib mempunyai hanya satu kantor, yaitu di tempat kedudukannya.

Ef berdalih, pihaknya berkantor di Kota Bogor namun berwilayah tugas alias menerbitkan AJB di Kabupaten Bogor atas persetujuan menteri terkait.

“SK saya tugas di Kabupaten Bogor. Saya berkantor di Kota Bogor itu berdasarkan persetujuan Kemenkumham, artinya bukan salah salah dong berkantor di sini,” dalih EF.

Ia mengatakan, pihaknya memiliki wilayah kerja di Kabupaten Bogor meski berplang di wilayah Kota Bogor.

“Kantor saya pertama kali di Palasari, saya tidak pernah, hanya alamat kantor di Kota Bogor. Saya lapor ke AHU untuk berkantor di Kota Bogor. Sakarang saya sudah pindah lagi ke Palasari,” katanya.

Terpisah, Ketua Pengda IPPAT Kabupaten Bogor, Cynthia mengungkapkan, pihaknya tidak mengetahui pasti alamat kantor anggotanya EF tersebut.

“Ef terdaftar keanggotaan kami. Tapi saya sudah tanya ke yang bersangkutan bahwa alamat kantor Ef sudah tidak di Kota Bogor lagi, pindah,” ungkap Cynthia.

Lebih lanjut Cynthia memaparkan, bahwa dalam aturan PPAT wajib berkantor di wilayah kerjanya.

“Dalam Pasal 12 jo pasal 20 PP 37 Tahun 1998 tentang Peraturan Jabatan PPAT, itu jelas wajib berkantor di wilayah kerjanya,” tandas Cynthia.

** Noverando H

DPKPP Optimistis Huntap di Nanggung Selesai Tahun Ini

0

Nanggung | Jurnal Bogor

Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor mengaku optimistis target pembangunan Hunian Tetap (Huntap) di wilayah Kecamatan Nanggung selesai tahun 2023 ini.

“Jadi, targetnya tahun 2023 ini (Huntap) selesai semua,” kata Kepala Bidang (Kabid) DPKPP Kabupaten Bogor, Dede Armansyah kepada wartawan disela kegiatan penyerahan kunci Huntap yang berlangsung di aula Kecamatan Cigudeg, Jumat (23/06/2023).

Jadi, kata dia, pembangunan Huntap untuk korban bencana yang berlokasi di wilayah Kecamatan Nanggung salah satunya di Desa Bantarkaret itu selesai di tahun 2023.

“Jadi (Huntap) Nanggung kita masih optimis selesai di tahun 2023 ini,” katanya, Senin (26/6/2023).

Untuk proses pembangunan Huntap di Desa Bantarkaret itu masih menunggu sebagian lahannya yang masih basah dan sudah dilakukan land clearing. Direncanakan awal Juli 2023 ini baru akan mulai dikerjakan pembangunannya.

“Jadi, Huntap Bantarkaret kita rencanakan awal Juli kita kerjakan, mulai ada pergerakan. (Huntap) Desa Cisarua belum banyak, yang banyak itu di Desa Nanggung. Dan Desa Malasari belum sama sekali, terus Desa Pangkaljaya kita baru memulai proses land clearing,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, penampakan soal tempat relokasi pembangunan Huntap di Desa Bantarkaret mendapatkan sorotan dari Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Permadi Dalung.

Dia mulai geram karena dalam rencana kegiatan awal tersebut DPKPP Kabupaten Bogor yang rencananya pada kegiatan pembangunan Huntap Desa Bantarkaret secepatnya itu akan dibangun 50 unit itu kian terbengkalai sampai saat ini.

Padahal kata Permadi Dalung warga korban bencana di Desa Bantarkaret Kecamatan Nanggung sangat mengharapkan Huntap.

“Kita meminta dari pihak DPKPP Kabupaten Bogor agar segera melakukan action,” ungkap Permadi Dalung.

Hal itu karena soal lahan basah itu, sudah dianggarkan land clearing). “iya jadi tinggal bagaimana sejauh ini untuk action pembangunan tersebut (land clearing) itu dilakukan,” paparnya.

Setelah dibangunnya Huntap ini akan tetapi agar segera dihuni, dan yang lain sebaginya oleh para penerima manfaat Huntap.

Pasalnya tempat relokasi tersebut lahanya yang saat ini basah, rencana pembangunan Huntap yang akan dibangun 85 unit.

Namun demikian selama pasca bencana alam pada tahun 2020 tersebut belum kunjung dikerjakan oleh pihak – pihak terkait.

Padahal untuk pembangunan Huntap tersebut, sudah mendapatkan angin segar. Kandati demikian hal itu tampaknya relokasi Huntap tersebut sejauh ini masih terbengkalai.

Sementara Dede Armansyah sendiri menyampaikan, ada sedikit kendala teknis terkait kondisi lokasi lahan rencana pembangunan Huntap itu karena tanahnya masih lunak.

“Karena (tanahnya) bekas sawah. Iya mudah-mudahan masih dalam bulan ini sudah memungkinkan sehingga kami akan segera kontrak dengan Pokmas,” pungkasnya.

** Andres

Boling ke Sumakmur, Ini Kata Plt Bupati Iwan Setiawan

0

Sukamakmur  | Jurnal Bogor

Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan kembali menyapa langsung masyarakat melalui kegiatan Bogor Keliling (Boling), Senin (26/6/23). Kali ini giliran masyarakat wilayah Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor yang ditinjau langsung pelayanan KB dan renovasi bangunan Puskesmas Sukamakmur oleh Plt Bupati didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Bogor Halimatusadiyah Iwan.

Iwan Setiawan juga berkesempatan meresmikan jalan Desa Sirnajaya hasil pembangunan melalui program Satu Miliar Satu Desa (Samisade) ditandai dengan pengguntingan pita dan tanda tangan prasasti. 

Selanjutnya, Plt Bupati meninjau langsung pelaku UMKM di Desa Wargajaya, dan diakhiri dengan kegiatan penyerahan kartu tani secara simbolis kepada lima orang petani Desa Wargajaya.

Iwan Setiawan mengungkapkan, Sukamakmur merupakan daerah dengan potensi wisata yang cukup besar, untuk itu sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Bogor dengan pemerintah kecamatan juga pemerintah desa dan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) harus diperkuat, baik pengelolaan wisata, infrastruktur menuju kawasan wisata maupun fasilitas rest area.

“Saya lihat infrastruktur disini sudah ada, kami siap mendukung. Wisata di Sukamakmur ini sangat bagus. Kami juga minta agar para kades, camat juga harus PUPR lebih sinergi. Terutama infrastruktur Cibadak dan jalur pariwisata, supaya pariwisata disini semakin baik,” ujar Iwan Setiawan.

Plt Bupati juga meminta agar Puskesmas Sukamakmur bisa di-upgrade dengan fasilitas rawat inap dan Poned. Untuk memberikan pelayanan kesehatan yang mudah muali fasilitas hingga dokternya.

“Untuk mengoptimalkan pelayanan, saya minta ada Poned, ruang inapnya ditambah dokternya ditambah. Supaya masyarakat disini mudah akses dan pelayanan kesehatannya,” terangnya kepada Jurnal Bogor.

Di tempat yang sama, Camat Sukamakmur Bakri Hasan menyatakan terimakasih kepada Plt. Bupati Bogor Iwan Setiawan beserta jajaran atas kunjungan langsung ke wilayah Kecamatan Sukamakmur. Ia berharap kehadiran Plt. Bupati Bogor ke Sukamakmur bisa lebih meningkatkan sinergitas dalam mendukung peningkatan pengelolaan infrastruktur, bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi dan lainnya.

** Nay Nur’ain

Luis Milla Apresiasi Penampilan Para Pemain Baru

0

Bogor | Jurnal Bogor

Pelatih Persib, Luis Milla cukup puas dengan penampilan beberapa rekrutan baru yang dimainkan pada laga persahabatan kontra PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Minggu 25 Juni 2023 lalu

Para pemain baru yang ditampilkan Milla dalam pertandingan penutup tur pramusim di Yogyakarta itu adalah Tyronne Gustavo del Pino, Edo Febriansah, Ryan Kurnia, dan I Putu Gede. Sementara Alberto Rodriguez belum berkesempatan tampil.

Milla menjelaskan, tambahan kekuatan itu hasil analisa tim pelatih pada musim lalu. Hasilnya beberapa pemain tampil sesuai dengan harapan dan bisa membantu PERSIB untuk mengarungi Liga 1 2023/2024 mendatang.

“Saya mendatangkan pemain baru dan memberi kesempatan (bermain) dan pemain baru itu datang untuk membuat tim lebih kuat,” kata pelatih asal Spanyol tersebut dilansir dari laman resmi klub, Senin, 26 Juni 2023

Secara keseluruhan, pelatih yang pernah bermain bersama Real Madrid dan Barcelona itu mengaku puas.

Dia senang dengan sikap semua pemain dalam membuat timnya semakin kuat dalam mengarungi Liga 1 2023/2024.

“Semua pemain selalu berusaha menunjukan performa yang lebih bagus. Saya rasa kami sudah siap untuk memainkan liga,” ucapnya. ( Asep Syahmid )

Tim Panjat Tebing Kota Bogor Optimis Sabet Dua Emas

0

Bogor | Jurnal Bogor

Tim panjat tebing Kota Bogor, menargetkan dua medali emas pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Barat 2023. Hal itu dikatakan Ketua FPTI ‘Kota Hujan’ Samson Purba, disela-sela pelepasan Kontingen Atlet, di GOR Indoor A Pajajaran, Senin (26/6/2023).

“Target kami dua medali emas dari sepuluh kategori yang akan dipertandingkan di ajang Popda Jabar 2023,” kata Samson.

Kadis Damkar ini menjelaskan, di ajang Popda Jabar 2023, khusus cabor panjat tebing yang akan dilangsungkan di wall Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, diperkuat delapan atlet.

Adapun delapan atlet tersebut di antaranya Neyla Ayu Putri, Rahmanda Aulia Putri, Sabastian Bahri Maulana Sianturi, M Farel Alfarid, M Azril Ramadhan, Obet Kornelius Sitorus, Siti Mazaya Santoso, dan Zascha Nuraini.

“Saya sangat optimis, para climber kami bisa membawa dua medali emas ke Kota Bogor. Tapi kalau melihat kesiapan atlet, bisa jadi lebih dari dua emas,” pungkasnya.

Sementara itu, pelatih panjat tebing Kota Bogor, Siti Robiah mengatakan, bahwa pihaknya tidak ingin muluk-muluk soal target medali emas.

“Kita targetkan dua medali emas. Dan dua terget tersebut sudah tercatat di Dispora,” kata Obi-sapaan akrab pelatih ini.

Disinggung soal rival, Obi menjelaskan, jika semua daerah sama-sama punya atlet potensial. Namun dirinya tetap menyakini, kalau atletnya tidak kalah bagus dari daerah lain. ( asep syahmid)