25.7 C
Bogor
Thursday, April 23, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 545

Kesulitan Ekonomi, Warga Ciputri Pamijahan Alami Lumpuh

0

Pamijahan | Jurnal Bogor

Enur Hayati, warga Kampung Ciputri RT 05 RW 08 Desa Ciasihan, Pamijahan, Kabupaten Bogor mengalami lumpuh belasan tahun dan saat ini butuh perhatian.

Ibu rumah tangga yang memiliki dua orang anak ini tidak ada aktivitas yang bisa dikerjakan, selain berbaring di tempat tidur.

Dengan sakit yang dideritanya sejak gadis, Enur Hayati membutuhkan kursi roda untuk membantu aktivitasnya.

“Kalo ibu lumpuh dan reumatik, juga lambung. sementara lalo Ade saya lambung, bisul-bisul dan anak berkebutuhan khusus,” kata anak pertama Enur Hayati, Nurdin Haerudin saat dihubungi, Rabu (12/07/2023).

“Kalo ibu lumpuh dari gadis, untuk lambung dan reumatik sekitar 10 tahun terakhir ini,” tambahnya.

Dia yang sudah lama ditinggal oleh bapaknya mengaku saat ini sedang mengalami kesulitan ekonomi untuk menghidupi sehari-harinya keluarga.

“Kami tinggal bertiga di satu rumah. Saat ini kami sedang agak kesulitan, karena jualan sembako juga banyak saingannya dan modalnya juga sudah mulai menipis,” paparnya.

Nurdin berharap, para dermawan ada yang peduli terhadap keluarganya yang tengah mengalami kesulitan ekonomi.

“Saya kerja di koperasi gaji hanya 600.000 per bulan cukup buat pribadi saja,” pungkasnya.

** Andres

Hadits Hari Ini

0

Musibah Menghapus Dosa

Sahih al-Bukhori: 5209

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:

مَا مِنْ مُصِيبَةٍ تُصِيبُ الْمُسْلِمَ إِلاَّ كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا عَنْهُ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا.

Dari Aisyah ra, istri Nabi saw, dia berkata: Rasulullah saw bersabda:

Tidaklah suatu musibah yang menimpa seorang Muslim melainkan Allah akan menghapus (dosa orang itu) dengannya, bahkan duri yang menyakitinya sekalipun.

Pesan :

  1. Musibah yang menimpa seorang hamba, sekecil apapun itu akan menghapus kesalahannya.
  2. Maha baik Allah yang tidak menyia-nyiakan hal sekecil apapun, bahkan sepotong duri saja yang melukai kita akan Allah jadikan penghapus dosa.

IPAL Komunal Dikeluhkan, Kades Sebut Ada Sabotase

0

Cibungbulang | Jurnal Bogor

Warga Kampung Cemplang RT 01 RW 06, Desa Sukamaju, Cibungbulang, Kabupaten Bogor mengeluhkan kondisi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal di wilayahnya. Pasalnya, keberadaan IPAl komunal tersebut menimbulkan bau tidak sedap terlebih sehabis hujan deras di wilayah itu.

“Jadi IPAL itu setiap hujan kotoran-kotorannya meluap dan timbulkan bau tidak sedap ke lingkungan,” kata salah satu warga Ulan, Selasa (11/7).

Dia menuturkan, bahkan dari kejadian itu salah satu rumah tetangganya sampai kebanjiran air limbah kotoran tersebut dan sampai sumurnya tercemar sehingga tidak bisa digunakan.

“Ada tetangga saya, air sumurnya terkena kotoran dari intalasi itu sehingga tidak bisa digunakan, mereka terpaksa untuk mandi harus membeli air galon,” paparnya.

Kendati kata dia, hal itu pernah dilakukan perbaikan namun hal itu kembali terjadi. Dia berharap para pihak untuk segera melakukan perbaikan agar lingkungannya kembali bersih dan tidak menimbulkan bau.

“Sudah sempat dibenerin, namun gak lama begitu lagi. Kita berharap tempat penampungannya ini diperbaiki supaya lancar lagi. Kejadian seperti ini baru minggu-minggu ini saja,” katanya.

Sementara saat dihubungi Kepala Desa Sukamaju Cucum Ratna Suminar yang mana diwakilkan oleh suaminya mengatakan, meluapnya air IPAL tersebut disebabkan sabotase oknum warga.

“Jadi setalah kita cek ke lokasi saluran komunal itu meluap ternyata ada oknum warga yang melakukan sabotase,” katanya.

Dia berdalih saat ini sudah diperbaiki dan sudah tidak terjadi lagi luapan air dari IPAL tersebut.

“Jadi setelah sekarang disolusikan dan dibuang. Gak ada masalah sekarang,” bebernya.

 Dia menjelaskan, disabotasenya IPAL tersebut  dengan cara dilubangi dan dimasukan sampah bahkan coran dan dimasukan keramik-keramik bekas sehingga otomatis airnya tidak ngalir.

Dia juga menyebut warga sekitar tidak ada kesadaran pemeliharaan terhadap saluran IPAL di wilayah tersebut.

“Kesadaran dari warga itu gak ada untuk memelihara. Contoh harusnya sebulan sekali dikontrol gitu dibersihkan. Itu gak ada kesadaran itu dari warganya,” katanya.

Menurutnya, IPAL tersebut dibangun dengan diswakelola oleh desa dan melibatkan TPK. IPAL tersebut  kini ada pengurus yakni RT setempat.

“Untuk pemeliharaan itu sebetulnya ada kepengurusan yang mana RT setempat dengan warga itu sendiri,” jelasnya.

** Andres

Penuh Haru, Kang Dedi Beri Support Fahmi

0

Rancabungur | Jurnal Bogor

Fahmi Husaeni mantan suami Anggi Anggraini perempuan yang berdrama hilang setelah sehari menikah. mendapat perhatian dari Kang Dedi Mulyadi (KDM). Pertemuan keduanya membuat haru. Mantan Bupati Purwakarta ini memeluk Fahmi Husaeni untuk memberikan support menguatkan mentalnya.

Dalam unggahan video KDM Channel, Fahmi Husaeni bercerita awal mulanya kenal dengan sosok Anggi Anggraini.

Fahmi menceritakan kisah awal mula bertemu dengan Anggi. Fahmi kelahiran 1997 itu pernah bekerja jadi sekuriti rumah sakit swasta di wilayah Cibinong.

Tangis Fahmi tak terbendung saat Kang Dedi menanyakan awal akad nikah yang berlangsung  di rumah Anggi Anggraini pada 25 Juni 2023.

Fahmi mengaku tidak sempat melakukan malam pertamanya setelah menikah dengan Anggi Anggraini.

Fahmi mengatakan, awal pertama bertemu dengan Anggi Anggraini di tempat resepsi pernikahan temannya.

“Bertemu di tempat pernikahan temen karena ada resepsi nikahan, kebetulan Anggi itu masih temennya juga,” kata Fahmi dikutip dari kang Dedi Mulyadi Channel, Selasa (11/7).

Sebulan dari awal ketemu Fahmi main ke rumahnya dan keluarga Anggi menerimanya dengan baik.

“Ketemu lagi setelah sebulan terus maen kerumahnya di situ chatting video call juga, PDKT. Ceritanya (Anggi Anggraini). Waktu itu emang kita lagi cari yang serius dan Anggi juga pengen cari yang serius kata dia (Anggi Anggraini),” bebernya.

Fahmi menyebut hanya butuh satu bulan saja cinta Fahmi pun diterima oleh Anggi Anggraini di rumahnya.

“Nyatakan cinta di handphone di rumahnya juga dan diterima di rumahnya. Maen kerumahnya cintanya diterima dan dikenalkan kepada orang tuanya dan orang tuanya menyambut dengan baik,” katanya.

Tak lama, sehabis Idul Fitri 2023 Anggi Anggraini meminta Fahmi untuk cintanya ke jenjang lebih serius.

“Abis Lebaran kata dia (Anggi Anggraini), A kalau mau serius temuin bapa besok malem. Anggi juga udah siap pengen rumah tangga setelah dua minggu itu kita seserahan. Kalau seserahan itu gak banyak cuman 20 juta,” kata Fahmi.

Sebelumnya, pengantin perempuan yang hilang setelah sehari menikah berinisial AA warga Kampung Sindang Pala RT 03 RW 05, Desa Mekarsari, Rancabungur, Kabupaten Bogor telah ditemukan.

Kabar hilangnya pengantin baru yang viral ini ternyata didasari oleh motif asmara, yang mana AA pergi menemui mantan kekasihnya.

Bahkan, hilangnya kabar AA setelah memesan makanan ayam geprek ternyata itu hanya alasan semata.

Diketahui perginya AA bersama mantan kekasihnya yang berada di Jakarta dari kecurigaan kakak Fahmi Husaeni yakni Haerudin ke salah satu mantan kekasih Anggi berinisial AL.

** Andres

Duh, Kades ‘Spaneng’ Dana BHPRD

0

Cileungsi | Jurnal Bogor

Lagi-lagi soal dana BHPRD (Bagi Hasil Pajak Retribusi Daerah) yang belum juga dikucurkan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor membuat sebagian besar kepala desa yang ada di wilayah Bogor Timur Kabupaten Bogor “spaneng“ alias pusing tujuh keliling. Pasalnya anggaran tersebut sangat dinanti untuk membayar gaji para staf desa dan membeli peralatan yang dibutuhkan untuk keperluan kantor desa.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Desa Cileungsi, M. Mastur mengaku sudah kebingungan lantaran anggaran yang seharusnya bisa dikelola untuk kemajuan dan kepentingan desa tak kunjung terealisasi.

“Kalau begini caranya bisa stres saya, kasihan para staf desa yang belum mendapatkan gajinya, sedangkan setiap hari saya harus merogoh kantong sendiri untuk kepentingan yang ada di desa,” keluh Mastur saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (11/7).

M. Mastur menyebut, setelah turunnya Perbup dari Plt Bupati, dirinya mengira sudah ada titik terang untuk pencairan dana BHPRD. “Tapi ternyata malah mendapatkan kabar bahwa masih menunggu arahan pimpinan, dan masih tersendat sehingga belum bisa dicairkan,” bebernya.

Mastur berharap Pemkab Bogor untuk sesegera mungkin mencairkan anggaran BHPRD dan jangan sampai lewat lagi dari bulan 7 ini. “Bisa-bisa staf kagak makan, karena penghasilannya hanya dari situ,” tandasnya.

Sementara Ketua Umum Forum Timur Raya (FATRA) H Yudi Sucipta sangat menyayangkan lambannya kinerja Pemkab Bogor untuk urusan BHPRD. “Sangat disayangkan ketika anggaran yang seharusnya turun tepat waktu karna sangat dibutuhkan oleh semua desa tapi sampai detik ini masih tak kunjung jua terealisasi,” terang Yudi Sucipta.

Dengan lambannya pencairan tersebut, sambung H.Yudi,  berdampak pada kegiatan pemerintahan desa dalam melayani masyarakat. “Kasian desa-desa yang harusnya roda perekonomian bisa berjalan, akan tetapi saat ini sudah mulai melemah, banyak juga para staf desa yang mengeluh kepada saya karena sudah 6 bulan belum gajian,” tukasnya.  

** Nay Nur’ain

Warga Nangela Hibahkan Tanah hingga Rumah untuk Jalan

0

Dramaga l Jurnal Bogor

Warga Kampung Nangela, Desa Sukadamai, Dramaga, Kabupaten Bogor menghibahkan tanahnya untuk jalan. Tidak hanya tanah, halaman rumah warga ikut juga dihibahkan sebagai bentuk kepedulian warga karena ingin akses jalan bisa dilalui kendaraan roda empat.

Hibah tanah itu diketahui ketika Camat Dramaga Tenny Ramdhani bersama Danramil Ciomas dan Kepala Desa Sukadamai, melaunching program Samisade tahap pertama tahun anggaran 2023.

Tenny menjelaskan, desa yang mendapat  bantuan Samisade itu baru dua desa yakni Desa Sukadamai dan Purwasari.

Untuk di Desa Sukadamai diperuntukan pembangunan jalan desa dan pembangunan TPT Jalan Nangela.  “Kepala desa agar buatkan bukti hibahnya agar kemudian hari tidak terjadi masalah,” ujar Tenny saat melaunching program Samisade di Desa Sukadamai, kemarin.

Sementara itu Kepala Desa Sukadamai Pepen Supendi menjelaskan ada juga rumah warga yang terpasang satu meter dibongkar dan digunakan untuk jalan. Hal tersebut dilakukan warga  secara sukarela.

Awalnya Jalan Nangela hanya dilalui roda dua, dengan Samisade Jalan Nagela bakal dibetonisasi sepanjang 311 meter.

“Tadinya hanya dilalui sepeda motor dengan dibetonisasi dan dilebarkan bisa dilalui kendaraan roda empat. Kita juga berharap bisa meningkatkan perekonomian warga,” tukasnya.

** Arip Ekon

Dikunjungi Camat Kelumpang Selatan, Kades Gunung Putri Berkaca Belum Sempurna

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Banyaknya kunjungan dari luar Pulau Jawa ke Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor membuat Kepala Desa Gunung Putri Damanhuri berkaca. Sharing dari desa luar pulau, diakui desanya masih jauh dari kata sempurna.

“Kunjungan ini justeru membuat saya berkaca, bahwa desa ini sangat tidak ada apa-apanya dibandingkan desa mereka yang datang kesini untuk melaksanakan studi tiru,” ungkap A Heri sapaannya kepada Jurnal Bogor, Selasa (11/7).

A Heri menyebut, dari segi fasilitas desanya masih sangat butuh perbaikan dan pengembangan, begitu pun inovasi-inovasi yang masih sangat perlu dilakukan pembenahan. Dari situ dirinya belajar banyak, akan apa-apa yang harus dibenahi dari tubuh Desa Gunung Putri. Walaupun sering kali mendapatkan kunjungan, bukan berarti menurut dia, desanya sudah sempurna.

“Justeru dengan banyaknya studi tiru dari luar ini membuat saya banyak belajar, sehingga bisa terus meningkatkan apa yang belum ada di desa ini. Seperti kunjungan kali ini, dari Kepala Desa se- Kecamatan Kelumpang Selatan, Kabupaten Kota Baru, Provinsi Kalimantan Selatan. Yang berkunjung untuk studi tiru pengembangan BUMDes,” tandasnya

Dari 7 provinsi yang pernah berkunjung ke Desa Gunung Putri, sambung A Heri, dirinya mengaku masih terus bersinergi dan berkomunikasi untuk saling tukar pendapat dan inovasi. Dirinya berharap, setiap tamu yang datang untuk kedepannya ada sinergitas yang terjalin dalam bidang apapun.

“Saya ucapkan terimakasih atas kunjungan dan kepercayaan para tamu dari luar Pulau Jawa. Kami akan terus berupaya berinovasi, karena sejatinya semua tamu yang berkunjung sudah mempunyai inovasi yang sangat luar biasa di wilayahnya,” cetusnya.

Sementara, Camat Kelumpang Selatan Ahmad Mawardi mengaku berkunjung ke Desa Gunung Putri setelah melihat video-video di chanel youtube Desa Gunung Putri. Dengan adanya beberapa kesamaan yang mungkin kedepannya bisa diaplikasikan di masing-masing desa yang ada di Kecamatan Kelumpang Selatan.

“Hari ini saya datang dengan rombongan sebanyak 35 orang, yang terdiri dari 8 kepala desa se-Kecamatan Kelumpang Selatan, staf dan perwakilan DPMD. Dengan tujuan ingin melihat tata cara perkembangan BUMDes dan UMKM yang ada di desa ini,” papar Ahmad Mawardi.

Selain soal BUMDes yang ingin dipelajari, sambung Ahmad Mawardi, pihaknya pun ingin melihat keberhasilan desa digital yang sudah berjalan di Desa Gunung Putri. Mengingat, di wilayah kerjanya, masih ada 2 desa yang sama sekali belum tersentuh oleh sinyal, bahkan untuk mengerjakan laporan pun dilakukan secara offline dan nantinya dibuat di kantor kecamatan yang sudah bisa menyambung sinyal.

“Di wilayah kami ada 9 desa, dari 9 desa tersebut baru 1 desa yang berhasil disebut desa mandiri. Target saya dalam tahun ini, ada 3 desa yang bisa naik menjadi desa mandiri, maka dari itu dengan studi tiru kesini saya berharap bisa meningkatkan status desa yang ada menjadi desa mandiri,” bebernya.

“Dan untuk digitalisasinya, mungkin akan saya dorong untuk memakai dana desa yang ada dari Pemerintah Pusat. Karena jika hanya mengandalkan dari pihak swasta, mereka harus melihat kuota konsumen baru dipasangkan tower sinyalnya,” tambahnya.

Dirinya menyebut hasil dari kunjungan ke Desa Gunung Putri ini akan dilaporkan kepada Bupati. Karena pihaknya bisa datang ke desa ini karena izin dari Bupati. “Hasil dari kunjungan ini akan kami paparkan kepada Bupati, dan kami berharap bisa kembali lagi untuk melihat detail inovasi yang sudah sudah ada terutama dalam bidang digitalisasi dan pengembangan BUMDesnya,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Apresiasi Media, Muspika Ciomas Nobar Kasad Award 2023

0

Tamansari | Jurnal Bogor

Komando Rayon Militer (Koramil 0621-13/Ciomas menggelar nonton bareng (nobar) Kasad Award 2023, Senin (10/7). Nobar itu mengangkat tema “Bersama Merawat Kebangsaan” di Koramil Ciomas.

Turut hadir Camat Ciomas, Kapolsek Dramaga, Kapolsek Ciomas, Kapolsek Tamansari dan sejumlah anggota Koramil Ciomas. Acara yang dipandu langsung oleh youtuber Letnan Kolonel Tituler Deddy Corbuzier dan rekannya tersebut digelar secara virtual. 

Kasad Award 2023 itu mengapresiasi media yang berkomitmen dan secara kontinyu memberitakan tentang berbagai isu strategis yang menjadi bagian dari program prioritas pemerintah. Media yang disorot ini meliputi media nasional, media daerah, dan media kampus. Pemberitaan-pemberitaan dari media nasional, media daerah, dan media kampus itu kemudian disaring dalam sepuluh kategori.

Danramil 2113/Ciomas Mayor Chb (K) Zurnalita mengatakan, nobar Kasad Award 2023  merupakan bentuk kebersamaan yang salama ini sudah terjalin.

“Kami berharap Kasad Award 2023 dapat memotivasi rekan-rekan media dan masyarakat luas dalam menyebarkan pesan positif demi mendorong kemajuan Indonesia,” ujarnya

Camat Ciomas Chairuka Judhyanto menambahkan nonton bareng Kasad Award 2023 di Koramil Ciomas bersama Muspika  yakni menghadiri penganugerahan kepada insan pers terkait sepuluh isu nasional. 

Kegiatan ini juga menjadi motivasi untuk berbuat lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Diharapkan melalui kegiatan nonton bareng bersama muspika  ini dapat lebih meningkatkan silaturahmi dan memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada masyarakat,” tukasnya.

** Arip Ekon

Politeknik Ketenagakerjaan Ciracas Fasilitasi Kuliah Gratis

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Politeknik Ketenagakerjaan yang berada di Jalan Penganten Ali No 71, Ciracas, Jakarta Timur. Menyediakan kuliah gratis sampai D4 bagi yang ingin melanjutkan ke tingkat perguruan tinggi. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Direktur 1 Polteknaker Bambang Wardoyo saat mengadakan pelatihan digital marketing untuk warga Desa Gunung Putri.

Menurut Bambang, Polteknaker merupakan perguruan tinggi dibawah naungan Kementerian Tenaga Kerja untuk mencetak generasi yang mandiri sehingga bisa menciptakan tempat usaha sendiri. “Jadi tidak hanya terpacu harus kerja di perusaaan anu, di bagian anu, dan di tempat anu. Tapi nantinya mereka akan digembleng untuk bisa menciptakan usaha sendiri kedepannya,” ungkap Bambang kepada Jurnal Bogor.

Maka dari itu, sambung Bambang, pihaknya menginformasikan bagi yang ingin meneruskan pendidikan tapi tidak mempunyai biaya, bisa mendaftarkan diri ke Polteknaker di Ciracas. “Yang penting ada kemauan, insya Allah ada jalan,” kata dia.

Lebih lanjut Bambang menjelaskan, Polteknaker sendiri sudah berdiri sejak tahun 2017, dan untuk lulusan Polteknaker bisa menjadi manager hubungan industrial, dan auditor hubungan industrial. Kemudian pada serikat pekerja bisa menjadi pengurus SP, federasi dan konfederasi, bahkan lulusannya dari relasi industri juga bisa menjadi konsultan hubungan industrial.

“Ada dua jalur penerimaan yang bisa dipilih yakni, jalur prestasi dan penerimaan berdasarkan tes. Untuk pendaftaran sendiri memang sudah lewat, karena pendaftaran jalur prestasi dibuka sejak 3 April hingga 31 Mei 2023. Sementara itu, pendaftaran jalur tes sudah digelar pada tanggal 1 Mei – 28 Juni,” bebernya.

Untuk yang belum berkesempatan menikmati fasilitas pendidikan gratis, Polteknaker ini, menurut Bambang bisa dipersiapkan untuk tahun berikutnya, dan intens mencari tahu informasi tentang Polteknaker.

“ Untuk jalur beasiswanya sendiri nati ada berbagai jenis, dan itu tinggal disesuaikan dengan nilai, sudah banyak sekali jebolan dari Polteknaker yang berhasil. Nantinya, jika pun ada lowongan di Kementerian Tenaga Kerja anak didik Polteknaker yang akan diutamakan untuk dipromosikan,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Diskusi Publik, AMBB dan HMI-MPO Bogor Hadirkan Ravindra

0

Pamijahan | Jurnal Bogor

Dua organisasi kemahasiswaan (ormawa) menggelar diskusi publik untuk mensukseskan pesta demokrasi serentak di tahun 2024. Ormawa itu yakni Aspirasi Mahasiswa Bogor Bersatu (AMBB) dan Himpunan Mahasiswa Islam-Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO) Cabang Bogor.

Dalam diskusi tersebut turut dihadiri narasumber anggota DPR RI Ravindra Airlangga, putra Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto yaitu dan Ridwan Muhibi Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor. Burhanudin Bawaslu Kabupaten Bogor dan PPK Kecamatan Pamijahan.

Dalam diskusi tersebut masyarakat dari berbagai lembaga sangat antusias. Karena dengan kegiatan ini bisa berperan serta mensukseskan pemilu 2024.

Pembahasan menarik terjadi ketika Ravindra Airlangga, menyampaikan cita-cita dan peran, untuk mewujudkan aspirasi masyarakat melalui pemilu.

“Sebagai sarana sosilisasi, sarana komunikasi dan peran politik terhadap masyarakat,” kata Ravindra di hadapan para audiens yang bertempat di Gedung PGRI Kecamatan Pamijahan, Minggu (8/7).

“Untuk mewujudkan pemilu yang sukses serta masyarakat yang cerdas,” tambahnya.

Selain itu Ravindra Airlangga yang dikenal sebagai politisi muda dan memiliki semangat, untuk membangun program-program bersama masyarakat di Kabupaten Bogor. “Kita akan bangun program-program bersama di Bogor ,” katanya.

Seusai kegiatan terlihat para audiens bahagia dan  berfoto ria bersama Ravindra Airlangga.

** Andres