30.9 C
Bogor
Saturday, July 25, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 545

Rakernas Peradi-SAI Gelar Seminar Nasional Tindak Pidana Pemilu dan Hoaks

0

Bogor | Jurnal Bogor

Perhimpunan Advokat Indonesia Suara Advokat Indonesia (Peradi-SAI) kubu Juniver Girsang menggelar Seminar Nasional bertajuk Tindak Pidana Pemilu dan Berita Bohong, pada rapat kerja nasional (Rakernas) ke-IV.

Dalam kegiatan itu, hadir sebagai pembicara Dekan Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Hamzah Halim, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Ketua Bawaslu RI Achmad Bagja, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Hamdan Zoelva dan moderator Andi F. Simangunsong.

Ketua Bawaslu RI, Achmad Bagja menyebutkan pihaknya sebagai pintu masuk atas semua pelanggaran yang terjadi dalam proses penyelenggaraan pemilu.

Mekanismenya, kata Bagja, Bawaslu menerima laporan dan melakukan kajian terhadap pelanggaran pemilu/pemilihan.

Dalam melakukan kajian, Bawaslu dapat meminta keterangan para pihak. Batas waktu melakukan kajian ini berbeda antara pemilu dan pemilihan.

Ketika pemilu, batas waktunya adalah paling lama 14 hari kerja, sedangkan pada pemilihan paling lama 5 hari kalender.

“Hasil dari pengkajiannya, Bawaslu dapat berupa dua hal. Penanganan dihentikan atau diteruskan/direkomendasikan kepada instansi lain yang berwenang,” ungkap Bagja.

“Kemudian, dalam konteks penanganan tindak pidana pemilu/pemilihan, Bawaslu melakukan penanganan secara bersama-sama dengan Polisi dan Jaksa yang tergabung dalam Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu),” sambung Bagja.

Guru Besar Dekan Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, Hamzah Halim beranggapan penguatan kapasitas Bawaslu sebagai lembaga pengawas harus ditingkatkan dari segi kewenangan.

“Bawaslu harus diberikan sumber daya dan wewenang yang memadai untuk melakukan pengawasan,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam video pengantar seminar itu menyebutkan konflik pemilu akan sangat mungkin terjadi pada pemilu dan pilkada nanti.

Konflik yang hadir tak hanya berasal dari peserta, tetapi juga di luar peserta.

Oleh karena itu, masyarakat bersama semua stakeholder harus bisa bersinergi menekan adanya konflik yang seringkali terjadi lewat penyebaran hoaks.

“Masyarakat maupun peserta harus berkampanye secara sehat dan baik, kampanye negatif dan hoaks harus dihindari sebab ini yang menjadi akar konflik di pemilu,” katanya.

Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Sulsel), Zet Tadung Allo mengatakan kejaksaan sebagai penegak hukum telah melakukan sejumlah optimalisasi peran dalam mendukung Pemilu 2024 nanti.

Optimalisasi ini juga berisi soal identifikasi terkait tindak pidana pemilu baik yang sebelum dan sesudah pemilu 2024 dan juga mendeteksi dan mencegah konflik dalam pemilu.

“Mungkin teman-teman dengar bahwa Kejaksaan menunda pemeriksaan kasus ke semua peserta pemilu. Sebenarnya hal yang harus diluruskan bahwa ini dilakukan sebagai upaya mencegah konflik,” bebernya.

“Jangan sampai akibat pemeriksaan, orang-orang dari peserta pemilu terpancing sehingga bisa menimbulkan konflik namun semua kasus tetap akan diproses kejaksaan,” sambung dia.

Peradi – SAI menggelar Rakernas keempat kalinya di tengah upaya rekonsiliasi karena adanya tiga kepemimpinan berbeda.

Kubu Juniver Girsang menegaskan pihaknya sebagai motor rekonsiliasi untuk meleburkan ketiganya sehingga dapat menjalankan visi dan misi organisasi.

Peradi – SAI senantiasa menjalin komunikasi positif dengan berbagai pihak agar niat mulia itu tercapai.

“Dan kalau tidak dibersatukan, usul dari kami satu kode etik, satu dewan kehormatan, satu untuk pengujian,” kata Juniver.

** M.Yusuf

IJTI Bogor Raya, Muspika, Pelajar dan Warga Bantarkaret Bersihkan Sungai Cikaniki

0

Nanggung | Jurnal Bogor

Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Bogor Raya berkolaborasi bersama Muspika dan masyarakat Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor melakukan aksi bersih-bersih sungai Cikaniki.

Hal tersebut dilakukan dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-25 IJTI yang sekaligus rangkaian HUT Kemerdekaan ke-78 RI. Tak hanya Muspika, secara sukarela ratusan pelajar dari dua sekolahan tak luput juga ikut turun ke sungai berjibaku melakukan aksi tersebut.

Salah satu wakil kepala sekolah Muhammad Repi mengatakan, kegiatan tersebut sangat positif karena selain untuk mengedukasi terhadap anak-anak didiknya, juga sebagai upaya pencegahan dini terjadi banjir.

“Ini sangat bagus, terlebih melibatkan para peserta anak didik dan masyarakat yang mendukung penuh dengan Cikaniki bersih,” katanya, Jumat (25/08/2023).

Dia berharap kegiatan tersebut terus dapat berkesinambungan, sehingga menjadi contoh masyarakat yang berada di aliran sungai Cikaniki tersebut. “Saya berharap kegiatan seperti ini terus di follow up dan harus menjadi kegiatan yang bisa menyadarkan masyarakat agar tidak buang sampah sembarangan,” katanya.

Sementara, diakui Kapolsek Nanggung AKP Jony Handoko, kegiatan ini cukup membuat antusias sekaligus mengundang partisipasi banyak kalangan sekitar Kecamatan Nanggung.

“Cukup antusias masyarakat sekitar dalam mengikuti kegiatan ini, terbukti ada ratusan pelajar, dan masyarakat sekitar cukup antusias dalam membersihkan sungai Cikaniki,” ujarnya.

Di lokasi yang sama, Camat Nanggung Ae Saefullah mengatakan, pihaknya cukup berterimakasih dengan kegiatan bersih bersih sungai tersebut.

Ae menyebut sungai Cikaniki ini merupakan sumber air masyarakat sekitar yang berada di wilayah bantaran sungai Cikaniki, terlebih saat ini ada beberapa desa yang memang memerlukan air.

“Cukup baik karena memang masyarakat kami sedang dilanda kekeringan, oleh sebab itu jika air sungai bersih dari sampah, air sungai dapat dimanfaatkan warga untuk mencuci pakaian dan bersihkan alat rumah tangga,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Aksi Bersih Bersih Sungai Cikaniki, Iman Abdurahman menyatakan, dia dan teman-teman tergerak untuk membersihkan sungai Cikaniki bertepatan dengan HUT ke-25 IJTI , juga bertepatan dengan hari Jumat, dan mengusung tema Jumat bersih.

“Bertepatan dengan hari Jumat, kami lakukan kegiatan bersih bersih sungai, seperti Jumat bersih,” ujarnya.

Iman yang juga jurnalis salah satu tv lokal di Bogor ini, mengaku bahwa, ide untuk membersihkan sungai terbesit saat melihat masyarakat khususnya yang ada di sungai Cikaniki, tetapi melihat masih banyak sampah menumpuk.

“Saya prihatin melihat masyarakat desa yang mengandalkan aliran sungai sebagai sumber untuk kebutuhan mandi cuci ini namun terlihat kotor dan kumuh,” pungkasnya.

** Andres

Polres Minta Betonisasi Jalan Desa di Banyuresmi Diselesaikan

0

Cigudeg | Jurnal Bogor

Pihak kepolisian dalam hal ini, Polres Bogor, Polda Jabar memanggil Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Banyuresmi, Cigudeg, Kabupaten Bogor.

Dalam pemanggilan tersebut, diduga terkait dengan pekerjaan infrastruktur betonisasi jalan desa di Desa Banyuresmi yang belum selesai dikerjakan.

“Iya ada panggilan dari Polres Bogor terkait adanya pekerjaan yang belum selesai,” kata Ketua BPD Banyuresmi Muhamir Rusmi Samin saat dikonfirmasi wartawan, Senin (28/08/2023).

Muhamir Rusmin Samin mengatakan, selain dirinya ada beberapa pihak yang juga turut dipanggil untuk dimintai keterangan.

“Yang dipanggil dari pihak Kecamatan Cigudeg dari pihak Pemerintah Desa Banyuresmi, saya sama Sekertaris Desa, kalau dari pihak Kecamatan itu Kasipem sama Pak Camat,” katanya.

Dirinya menjelaskan, pemanggilan tersebut karena adanya surat pernyataan Kepala Desa Banyuresmi pada Februari lalu yang menerangkan bahwa sang Kades akan menyelesaikan pekerjaan proyek betonisasi jalan yang berlokasi di Kampung Sirnaasih tersebut namun tak kunjung diselesaikan.

“Jadi, ada sedikit kesalahan atau kelupaan dari kepala desa bahwa dia itu siap melaksanakan pekerjaan tetapi sampai kemarin kemungkinan banyak pekerjaan jadi belum bisa dibersihkan gitu,” katanya.

Kini, kata dia, betonisasi jalan di dua titik lokasi tersebut kembali dikerjakan.

“Yang hasil (pemanggilan) kemarin itu hanya sekedar bikin pernyataan saja supaya pekerjaan itu dilaksanakan kalau saya mah dan sekarang lagi dikerjakan bahkan satu titik sudah beres karena totalnya ada dua titik pekerjaan dan satu titik lagi sedang dikerjakan,” katanya.

** Andres 

Meresahkan, Sehari Dua Kali Pelajar Tawuran di Ciampea

0

Ciampea | Jurnal Bogor

Tawuran pelajar kerap terjadi dimana sehari bisa terjadi dua kali tawuran i Jalan Raya Ciampea, tepatnya di depan kantor Kecamatan Ciampea. Pelaku tawuran pun diamankan Satpol PP Kecamatan Ciampea untuk dilakukan pendataan.

Kanit Pol PP Kecamatan Ciampea, Ego Suryadi mengungkapkan awalnya terjadi tawuran pelajar dari sekolah swasta tingkat menang atas. Adanya aksi tauran tersebut, warga bersama anggota Pol PP Kecamatan Ciampea langsung membubarkan aksi tawuran dan berhasil mengamankan satu pelajar yang bersekolah di wilayah Kecamatan Ciampea.

“Kita amankan satu orang pelajar SMA yang terlibat tawuran. Pelajar tersebut dibawa ke ruang Satpol untuk didata,” ujarnya, Selasa (29/8).

Selang 20 menit kemudian, sambung Ego, di lokasi yang sama kembali terjadi tawuran pelajar. Namun , kali ini anak sekolah swasta tingkat SMP. Satpol PP pun agar tak ada korban, pihaknya langsung membubarkan aksi tawuran tersebut dan menyisir ke wilayah agar tidak terjadi tawuran kembali.

“Kita amankan satu pelajar SMP, sedangkan pelajar yang melakukan penyerangan melarikan diri. Total ada dua pelajar yang kita amankan dan langsung  diserahkan ke pihak sekolah untuk dilakukan pembinaan,” ungkapnya.

Satgas Pelajar Kabupaten Bogor, Ahmad Sihotang mengungkapkan pihaknya bersama guru semaksimal mungkin memberikan pembinaan kepada pelajar agar tidak terjadi tawuran. Termasuk melakukan patroli dan memantau mulai dari pertama kehadiran siswa sekolah sampai sepulang sekolah, sehingga menghindari adanya kerumunan pelajar yang akan terindikasi terjadinya tawuran.

“Tawuran pelajar biasanya terjadi saat jam pulang sekolah. Biasanya antarsekolah saat pulang mereka saling ejek hingga terjadi tawuran,” ungkapnya.

Intinya, Satgas Pelajar kata dia selalu mengawasi titik-titik rawan atau tempat yang dikhawatirkan menjadi pertemuan kubu-kubu pelajar di wilayahnya, untuk mengantisipasi terjadinya penyimpangan prilaku pelajar tersebut.

“Pengawasan ini juga dilakukan untuk meminimalisasi kekhawatiran masyarakat, khususnya orang tua yang anaknya akan kembali ke sekolah. Kalau tidak saling ejek atau janjian mereka tidak mungkin melakukan aksi tawuran, itu yang kita antisipasi,” tukasnya.

** Arip Ekon

Antisipasi Kekeringan, Pemdes Pangkaljaya Bangun MCK

0

Nanggung l Jurnal Bogor

Upaya mengatasi persoalan kekeringan air di musim kemarau, Pemerintah Desa Pangkaljaya , Nanggung, Kabupaten Bogor membangun MCK untuk menampung air di Kampung Pangkalan. Dilanjutkan rencana pembuatan sumur.

Alasannya dibangunnya MCK, lantaran ketersediaan air untuk kebutuhan mulai berkurang.

Dibangunnya MCK, masalah utama yang dihadapi masyarakat Pangkaljaya  yaitu kekurangan air selama musim kemarau.

“Tujuan dibangunnya MCK, hal ini mencegah kekeringan ketika musim kemarau berkepanjangan,” ujar Kepala Desa Pangkaljaya Taupik Sumarna, kemarin.

Setelah MCK rampung dan bisa difungsikan, diharapkan warga desa bisa memenuhi kebutuhan air. MCK yang dibangun di Kampung Pangkalan menggunakan anggaran dana desa tahun 2023.

Sementara MCK yang baru dibangun memanfaatkan sumber air aliran kali Ciketug. Menjaga pasokan persediaan air bersih di musim kemarau, kedepannya akan dibuat bangunan sumur.

Sumber air dari  lainnya menjadi kering pada musim kemarau, sebagian warga hanya memanfaatkan kali Cikaniki Ciketug.

“Warga mulai kesulitan untuk mendapatkan air bersih lantaran sumur milik warga juga kering selama musim kemarau,” paparnya.

Di antaranya  membangun sistem menggunakan selang   untuk mengalirkan air sementara dari sumber kali Ciketug yang ditampung pada bak bangunan MCK.

Selain dibangun MCK, Pemerintah Desa Pangkaljaya juga manfaatkan program Samisade salah satunya peningkatan jalan dengan hotmix, tepatnya di Kampung Wates RT 09.

Berikut pembangunan drainase dan hotmix jalan di Kampung Ciketug dan Kampung Kirayam. Lalu pembangunan dari dana desa memakai sistem rabat beton di  RW 08 RT 02 RT 03 Kampung Gunung Malang. “Hotmix juga di jalan RW 02 Kampung Tapos,” tukasnya.

** Arip Ekon

Desa Cileungsi Kidul Prioritaskan Beton Jalan

0

Cileungsi | Jurnal Bogor 

Desa Cileungsi Kidul, Cileungsi, Kabupaten Bogor mengalokasikan anggaran Samisade untuk betonisasi jalan di tiga titik yakni Kp Bojong Kaso, Lebak Kongsi dan Perumahan Kenari Mas.

Kepala Desa Cileungsi Kidul Rudi Sukarya menjelaskan, pekerjaan betonisasi sudah dikerjakan oleh Pemdes sejak Kamis lalu, yang dimulai dari Kp. Bojongkaso RW 08 dengan volume P 343 m x 4.0 m x 0,20 m dan Kp Lebak Kongsi RW 007 dengan memakan anggaran sebesar Rp445.644.000 untuk tahap 1.

“ Pekerjaan betonisasi bisa dilaksanakan setelah sebelumnya berkoodinasi dengan warga sekitar karena tadinya ada warga yang memanfaatkan lahan jalan sehingga perlu dikembalikan pada fungsinya dan alhamduliliah dapat terselesaikan sehingga pekerjaan betonisasi ini dapat berjalan dengan baik,” ujarnya, Selasa (29/8/23).

Rudi mengatakan lokasi betonisasi jalan adalah jalan utama Rawa Putat mengarah ke Kp Lebak Kongsi lalu menuju Kp Bojongkaso tembus samping Perumahan Kenari Mas Cileungsi Kidul. Masyarakat sekitar sangat antusias dan mendukung terlaksananya betonisasi jalan desa tersebut.

” Saya berharap masyarakat dapat memanfaatkan jalan yang sudah dibangun oleh pemerintah  dengan baik. Kedepan saya berharap, dengan jalan yang bagus akan mengangkat ekonomi masyarakat juga,” cetusnya.

Kades Rudi mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Bogor dengan adanya  program Samisade ini karena sangat bermanfaat untuk masyarakat khususnya warga Desa Cileungsi Kidul. Untuk warga sekitar dan yang punya usaha, Rudi telah berkoodinasi dan minta pengertian kepada warga yang terganggu selama pelaksanaan betonisasi tersebut.

“ Saya berharap besar Pemkab Bogor untuk terus melanjutkan program Samisade ini karena dirasakan sangat bermanfaat bagi masyarakat dan masih ada jalan yang harus diperbaiki,” pungkas Rudi.

Bahkan untuk jalan menuju Kp Bojongkaso, sambung Rudi, sisi sebelah kanannya, Pemdes menambahkan besi wiremash karena lokasi jalur tersebut bisa dikatakan labil.

 ” Sebelum digelar beton, kami menggelar plastik beton juga sebagai standarisasi pekerjaan dalam betonisasi,” pungkasnya.

 Untuk tahap 2 nanti, masih melanjutkan jalur yang saat ini dengan volume P 218 m x L 4m x T 0,20 m, menyerap anggaran Rp 297.096.000.

“Jadi total anggaran untuk Samisade tahun ini sebesar Rp742.740.000,00, ” tambahnya.

** Nay Nur’ain

Sering Kecelakaan di Jalan Mercedez-Benz Akibat Minim Penerangan

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Jalan Raya Mercedez-Benz jadi jalur maut karena selama 3 bulan terakhir sudah merenggut lebih dari 4 nyawa melayang akibat kecelakaan lalu lintas. Hal tersebut disampaikan oleh Kapolsek Gunung Putri Kompol Bayu Tri Nugraha Hidayat. Menurut, banyak faktor yang menjadi penyebab kecelakaan, selain human error juga pendukung penerangan jalan sangat dibutuhkan.

” Saya sangat menyayangkan sekali, karena jalur dalam waktu 3 bulan sudah memakan korban 4 orang meninggal ditempat di jalur tersebut. Yang lebih disayangkan lagi, minimnya penerangan jalan di jalur tersebut turut andil dalam kecelakaan lalu lintas,” ungkap Kompol Bayu kepada Jurnal Bogor, Selasa (29/8/23).

Lebih lanjut Kompol Bayu menjelaskan, sekali pun PJU itu bagian dari kewenangan Dinas Perhubungan, tidak ada salahnya jika pihak perusahaan ikut sumbangsih dalam menerangi jalan. Apalagi, Mercedez-Benz adalah perusahaan besar dari Jerman.

” Sudah sewajarnya ikut dalam partisipasi untuk masyarakat, karena itu persis ada di depan perusahaan, kondisi penerangan sangat minim sekali,” tandasnya.

Kompol Bayu berharap, pihak perusahaan Mercedez-Benz tidak pelit dalam mengeluarkan sedikit partisipasinya untuk penerangan jalan, apalagi ini untuk kebutuhan orang banyak. Karena dengan dia menyumbang PJU tidak akan membuat perusahaannya bangkrut atau kolep.

” Berharap pihak perusahaan berinisiatif untuk membuatkan PJU pada jalur tersebut, paling tidak dengan jalan yang terang bisa meminimalisir kecelakaan pada malam hari, jangan sampai Jalur Mercedez – Benz jadi berubah nama menjadi jalur tengkorak karena seringnya memakan korban,” pungkas Kompol Bayu.

Sementara, salah satu warga sekitar, Rafli Alamsyah (33) mengatakan jalur itu memang sering kali terjadi kecelakaan. Kebanyakan adu banteng kendaraan roda dua, dan pasti ada saja korban yang tewas di tempat.

” Udah kaya jalur tengkorak sih, karena sering banget ya kecelakaan di jalur ini, apalagi setiap kecelakaan pasti ada yang tewas,” jelasnya.

Selain itu, sambung Alam sapaan akrabnya, minimnya penerangan bisa menjadi faktor utama kecelakaan pada jalur tersebut.

“Kalo malem jalur ini gelap, padahal banyak karyawan pabrik yang lalu lalang, pastinya untuk mereka yang pulang malam, akan merasa terganggu lewat jalan sini, sudah jalan gelap pulang dalam keadaan capek,” cetusnya.

” Padahal, insiden kecelakaan itu persis di depan perusahaan Mercedez-Benz yang notabene perusahaan besar. Tapi, walaupun sering terjadi kecelakaan, pihak perusahaan seolah cuek dan masa bodoh akan kecelakaan yang terjadi dan dianggap biasa aja,” tambahnya.

** Nay Nur’ain

Warga Sadar Pajak, Desa Sanja Capai Target Buku 1

0

Citeureup | Jurnal Bogor

Pemerintahan Desa Sanja, Citeureup, Kabupaten Bogor berhasil mencapai target pajak tahun 2023. Hal tersebut disampaikan oleh Bagian Pemerintahan Pendamping Lokal Desa (PLD), Hadi sebagai petugas lapangan untuk menarik iuran pajak bumi dan bangunan masyarakat Desa Sanja.

Hadi menjelaskan, pihaknya sudah mencapai lebih dari yang ditargetkan. Hal tersebut lantaran adanya kerja sama antar-PLD dengan RT dalam melakukan penagihan pajak kepada masyarakat.

” Alhamdulilah, untuk target kami selalu tercapai, dari tahun ke tahun Desa Sanja selalu mencapai target bahkan langganan dalam menerima penghargaan pencapaian pajak,” ungkap Hadi kepada Jurnal Bogor, Selasa (29/8/23).

Menurutnya pencapaian tersebut tak lain adalah dari hasil kerjasama warga yang sudah sadar akan kewajibannya dalam membayar pajak, juga kerja PLD dan RT yang selalu berkordinasi dan komunikasi dari setiap persoalan di bawah.

” Untuk tahun ini ada 42 bidang pajak yang kami kembalikan kepada UPT. Karena tidak ditemui wajib pajaknya dan objek bidang pajaknya,” jelas Hadi.

Kejadian seperti itu, sambung Hadi, hampir setiap tahun terjadi, tak jarang desa kebagian untuk menggalang pembayaran pajak tersebut. Sampai ada yang sudah 3 tahun berjalan belum juga pihak wajib pajak belum juga datang ke desa untuk menanyakan SPPT.

” Maka tahun berikutnya akan kami kembalikan kepada UPT untuk dibatalkan, karena tidak adanya wajib pajak dan juga objek pajaknya tidak diketahui,” ujar Hadi.

Lebih lanjut Hadi menjelaskan, sampai saat ini Desa Sanja selalu unggul dalam pencapaian pajak untuk tingkat Kecamatan Citeureup dan masih dalam urutan pertama. Dia berharap pencapaian ini terus bertahan bahkan harus terus ditingkatkan.

“Untuk buku 1 sudah mencapai 99,7 persen dan target saya hari ini selesai mencapai 100 persen, jadi kita lanjut ke buku dua,”  pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Tim Tenis Beregu Putra Jabar Hajar Papua 3-0

0

Palembang | Jurnal Bogor

Tim tenis beregu putra dan putri Jabar berhasil meraih kemenangan perdanannya dalam nomor beregu putra dan putri pada event Popnas 2023 di Palembang, Sumsel, Selasa, 29 Agustus 2023.

Pada laga perdana beregu putra, Tim Tenis Jawa Barat besutan Sri Agus Melyana atau Agus Altaf mengalahkan Papua dengan skor 3-0 dalam laga yang dilangsungkan di Lapangan Jakabaring Tenis Center, Selasa, 29 Agustus 2023.

Kemenangan yang sama diraih Tim Beregu Putri Jabar yang juga menang mudah atas Kaltim dengan skor 3-0.

” Alhamduilah pada laga perdana ini Tim Tenis Beregu Putra mampu menang atas Papua dengan skor 3-0 dan ini jadi modal penting bagi laga selanjutnya,” ucap Sri Agus Melyana.

Saat lawan Papua, Sri Agus menurunkan para pemain seperti Galih, Fauzan ( Tunggal) dan Jojo / Yusaka ( Ganda)

” Saya berharap kemenangan ini jadi motivasi bagi semua pemain. Apalagi target kami pada nomor beregu putra adalah final,” paparnya.

Lebih lanjut, kata Sri Agus, pemainnya tetap harus disiplin dan jaga kekompakan karena ini baru fase penyisihan grup dan jangan anggap enteng lawan.

** asep syahmid

Kepengurusan KONI Harus Solid dan Bersinergi

0

Cibinong Jurnal Bogor

Ketua Umum KONI Kabupaten Bogor periode 2023-2027, H. Dedi Ade Bachtiar atau yang akrab disapa DB mengcapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Plt. Bupati Bogor beserta jajarannya yang telah mendukung pelaksanaan pelantikan KONI Kabupaten Bogor.

Hal yang sama, ia katakan juga kepada Ketua Umum KONI Provinsi Jawa Barat beserta jajarannya yang hadir untuk melaksanakan pelantikan pengurus KONI Kabupaten Bogor, serta seluruh pihak yang sudah memberikan dukungannya.

“Kami juga menghaturkan terima kasih kepada jajaran pengurus KONI Kabupaten Bogor masa bakti tahun 2019-2023 atas pondasi yang telah dibangun, sehingga kami dapat meneruskan program pembinaan olahraga prestasi di Kabupaten Bogor,” ungkap Dedi disela sela acara pelantikan KONI Kabupaten Bogor periode 2023-2027, Selasa, 29 Agustus 2023

Dedi menambahkan, selanjutnya kepada para pengurus yang telah dilantik dan para pengurus cabang olahraga diharapkan dapat menjadi tim yang solid untuk membangun dan memajukan prestasi olahraga di Kabupaten Bogor.

Intinya, kata DB, KONI Kabupaten Bogor periode 2023-2027 harus solid dan bisa bersinergi dengan semua elemen keolahragaan di Kabupaten Bogor.

** asep syahmid