31.2 C
Bogor
Thursday, April 23, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 541

Muhammad Saepudin Bawa Tim Hockey Indoor Putra Jabar Lolos ke PON 2024

0

Depok | Jurnal Bogor

Prestasi sangat fantastis
diraih Tim Hockey Indoor Putra dan Putri Jawa Barat yang memastikan tiket lolos ke PON XXI Sumut-Aceh tahun 2024.

Manager Tim Hockey Indoor Putra Jabar, Muhammad Saepudin mengatakan, pada babak Kualifikasi PON XXI yang berlangsung di Eden Sport Pangasinan, Kota Depok, 7-15 Juli 2023 Tim Hockey Indoor Putra dan Putri Jabar meraih hasil gemilang dan masing masing menjadi juara Grup dalam BK PON kali ini.

Pada babak Kualifikasi PON XXI Tim Hockey Indoor Putra Jabar berada di Grup A yang boleh dikatakan sebagai Grup Keras yang bercokol beberapa tim kuat seperti Banten, Bali, Kaltim, DKI Jakarta, Lampung dan DIY .

Aep sapaan akrab dari Ketua FHI Kabupaten Bogor mengatakan, kendati berada dalam grup yang keras, Tim Hockey Indoor Putra Jabar mampu tampil gemilang dan meraih semua kemenangan sebanyak enam kali.

” Alhamdulilah Tim Hockey Indoor Putra Jabar mampu meraih semua kemenangan dalam fase BK PON XXI dengan mengalahkan tim Lampung dengan skor 22-0. mengalahkan Kalimantan Timur dengan skor 12-0 pada dua laga awal BK PON XXI,” tegas Manager Tim Hockey Indoor Putra Jabar, Muhammad Saepudin, Minggu, 16 Juli 2023.

Selian itu, Kata Aep yang juga sebagai pejabat di Dispora Kabupaten Bogor menegaskan, timnya mampu menyudahi perlawanan DI Yogyakarta dengan skor 13-2,.

Dalam laga selanjutnya, Tim Hockey Indoor Putra Jabar mampu menumbangkan Banten dengan skor 4-1 serta mencukur Bali dengan skor 20-0.

Dalam laga pamungkas Grup A, Tim Hockey Indoor Putra Jabar secara perkasa menyikat DKI Jakarta dengan skot 6-0.

Sedangkan, Tim Hockey indoor Putri Jabar yang bermain di Grup C bersama NTB, Papua Barat, Papua, Bengkulu, Sumatera Barat dan Lampung.

Sama halnya dengan Tim Putra, Tim Hockey Putri Indoor Jabar juga mampu meraih semua kemenangan pada fase Grup di BK PON XXI kali ini.

Ketua Umum Pengprov Federasi Hockey Indonesia (FHI) Jabar, H. Syahrir mengaku sangat bangga dengan prestasi yang diraih Tim Hockey Indoor Putra dan Putri Jabar yang sudah memastikan tiket ke PON XXI Sumut -Aceh.

Ia berharap, capaian pada BK PON XXI ini akan menjadi motivasi semua pemain Hockey Indoor Putra dan Putri Jabar untuk meraih hasil gemilang di PON mendatang.

” Saya berharap Tim Hockey Indoor dan Outdoor Jabar yang akan tampil di PON XXI Sumut -Aceh 2024 bisa mendulang medali emas,” pungkasnya. ( asep syahmid)

PKK Kabupaten Bogor Monev Program PKK di Kalongliud

0

Nanggung | Jurnal Bogor

Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Bogor melakukan Monitoring dan evaluasi (Monev) 10 program (PKK) di Desa Kalongliud, Nanggung. Kamis (13/07/2023).

“Kita melakukan monev se-kabupaten Bogor di 40 kecamatan kebetulan hari ini untuk tim satu yang di ketuai oleh saya  monev di Desa Kalongliud,” kata Nurhayati Burhanudin yang merupakan istri Sekda Kabupaten Bogor

“Desa Kalongliud mewakili desa di Kecamatan Nanggung untuk mengikuti program 10 program PKK ini,” tambahnya.

Dia menilai di wilayah yang dikunjunginya itu partisipasi dari masyarakatnya cukup baik, kendati masih banyak yang harus ditingkatkan dari setiap programnya.

“Kita liat di Kecamatan Nanggung ini partisipasi masyarakatnya cukup semangat tetapi masih perlu ada peningkatan-peningkatan tiap program nya,” paparnya.

Seperti sumber daya manusia kelompok kegiatannya serta program kerja dan kegiatan-kegiatan yang memang harus dikerjakan oleh ibu- ibu PKK.

Dalam monev tersebut, dirinya memetik sayuran yang di Tanam oleh KWT TP PKK Desa Kalongliud, dirinya pun mengapresiasi.

“Tadi kita kunjungi juga salah satu kegiatan kelompok wanita tani (KWT) dimana  kita melihat bagaimana ibu-ibu ketua Pokja begitu peduli tentang ketahan pangan, sehingga dia menanam sendiri menjual sendiri, baik buat pribadi maupun buat peningkatan gizi keluarga di sekitarnya,” katanya.

Dia berharap kegiatan program PKK di Desa Kalongliud dapat menjadi contoh untuk PKK yang lain.

“Saya berharap dengan adanya peningkatan kebun, terutama KWT akan meningkatkan gizi keluarga khususnya keluarga dari Desa Kalongliud ini secara umum khususnya peningkatan gizi keluarga interen keluarga petani itu sendiri,” pungkasnya.

** Andres

Ritual Obati Warga yang Sakit, 3 Warga Rumpin Tenggelam di Danau Bekas Galian

0

Cigudeg | Jurnal Bogor

Danau bekas galian tambang di Kampung Nunggaherang, Desa Tegalega, Cigudeg, Kabupaten Bogor memakan korban jiwa. Sekitar 3 orang ditemukan sudah keadaan meninggal dunia yang mana dalam pencarian tersebut melibatkan tim gabungan Polri, TNI, BPBD dan Tim SAR dan lainnya.

Tim pencarian melakukan pencarian sejak pagi hari di lokasi tempat kejadian. Para petugas selain menggunakan perahu karet juga menerjunkan tim penyelam.

“Ketiga korban yang ditemukan atas nama berinisial DB dan C, Ketiganya warga Desa Cipinang Rumpin. Korban ditemukan sekitar pukul 14.30 WIB dalam kondisi meninggal dunia,” kata Kapolsek  Cigudeg  Kompol Wagiman, Jumat (14/7/2023).

Ia menjelaskan, peristiwa ketiga orang tenggelam tersebut terjadi pada Kamis, 13 Juli 2023 sekitar pukul 22.00 WIB. Kronologi kejadian, lanjut Kompol Wagiman, berawal korban David diantar keluarganya datang ke rumah AN, untuk mendapat pengobatan karena mengalami sakit.

Kemudian, pada sekitar pukul 22.00 WIB, dilakukan pengobatan dengan cara dimandikan di danau bekas galian yang berada di Kampung Nunggaherang Desa Tegalega. Saat proses dimandikan itu, David dipegangi oleh anggota keluarganya sebanyak 6 orang.

“Namun saat dimandikan itu, pasien atas nama David berontak sehingga dia dan dua orang yang memegangi yaitu Badrusalam dan Cecep ikut tercebur ke danau dan akhirnya tenggelam,” papar Kompol Wagiman.

Kapolsek Cigudeg menambahkan, pascaadanya laporan warga terkait musibah orang tenggelam tersebut, jajarannya langsung berkoordinasi dengan BPBD, tim SAR dan lainnya guna melakukan pencarian terhadap ketiga orang korban.

“Pencarian di malam hari tidak berhasil karena kondisi tidak memungkinkan dan proses pencarian dilanjutkan pada hari Jumat 14 Juli 2023 sejak pagi hari. Dan pada sekitar pukul 14.30 WIB ketiga orang korban ditemukan dalam keadaan telah meninggal dunia Kemudian tiga korban dibawa ke Puskesmas Rumpin untuk dilakukan pemeriksaan,” katanya.

Dari kasus tersebut pun, pihak kepolisian memeriksa seorang pria yang diduga dukun dalam ritual mandi di danau tersebut. 

“Hasilnya seperti apa, kita tunggu hasil penyelidikan,” ucap Wagiman.

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya belum mengetahui alasan ritual pengobatan alternatif di danau tersebut.

“Pemeriksaan kami belum sampai ke situ,” kata dia.

Menurut dia, dukun tersebut berinisial A warga Tegallega, Cigudeg dan saat ini sudah ada di Polsek Cigudeg.

** Andres

Mensos Risma Jenguk Warga Pamijahan yang Lumpuh

0

Leuwiliang | Jurnal Bogor

Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia Tri Rismaharini, kembali turun gunung ke wilayah Kabupaten Bogor. Kali ini Mensos menjenguk Enur Hayati, warga Kampung Ciputri RT 05 RW 08 Desa Ciasihan, Pamijahan, yang  mengalami lumpuh puluhan tahun.

Seorang wanita paruh baya ini akhirnya dirujuk oleh Kementerian Sosial ke RSUD Leuwiliang. Mensos Risma langsung menjenguk Enur yang baru dirujuk oleh Sentra Galih Pakuan Bogor, Jumat (14/7/2023).

“Informasi ini dari media. Terima kasih rekan-rekan media yang telah memberikan informasi kepada kami. Tadi saya sudah WA minta Kepala Sentra untuk assessmen dan kemudian dibawa ke rumah sakit ini,” katanya saat memberikan keterangan di RSUD Leuwiliang.

Awalnya Mensos berencana berkunjung ke rumah Enur, untuk mengecek kondisi keluarga Enur. Selain Enur, putri keduanya Iin (15) mengalami Down Syndrome sejak lahir.

“Ternyata ada dua yang sakit, putrinya dan ibunya. Namun ternyata Kepala Sentra saya bisa membawa ke rumah sakit sini. Alhamdulilah, dan sekarang lagi diassessmen untuk sakitnya,” katanya.

Jadi kata dia, Kemensos akan membantu menyelesaikan kebutuhan-kebutuhan selama di rumah sakit, terutama pengurusan BPJS Kesehatan Enur dan keluarga.

Menurutnya, fokus Kemensos saat ini adalah perawatan medis bagi Enur dan Iim. Selanjutnya, Mensos akan memberikan bantuan pemenuhan hidup layak.

“Tadi ada permintaan-permintaan ibunya, yang terutama untuk keberlanjutan hidupnya. Terutama untuk penghidupannya, begitu,” ujarnya.

Enur mengalami kelumpuhan sejak tahun 1982 akibat terjatuh dari lantai dua. Semenjak itu, ibu dua anak ini berjalan dengan bantuan tongkat kruk. Namun pada tahun 2020 kondisinya memburuk hingga tidak bisa berjalan dan  sehari-hari beraktivitas dengan merangkak.

Selama ini, Enur dirawat oleh anak pertamanya, Nurdin Haerudin (32) yang bekerja di sebuah koperasi dengan gaji Rp 600 ribu per bulan. Untuk membantu perekonomian keluarga, Enur berjualan sembako kecil-kecilan dengan penghasilan Rp50 ribu per hari. Enur sudah berpisah dari suaminya saat Iim berusia 5 tahun, sejak saat itu ia membesarkan kedua anaknya seorang diri.

Sementara itu, Sentra Galih Pakuan Bogor memberikan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) berupa alat bantu walker kaki empat, pemenuhan nutrisi, sembako, alat kebersihan diri, serta uang tunai untuk operasional di rumah sakit.

Kemudian Sentra akan melakukan assessmen lanjutan untuk pemberian alat bantu berupa kursi roda yang sesuai dengan kondisi dan kontur tanah serta situasi geografis lingkungan rumah Enur. Adapun Mensos juga mengarahkan agar keluarga Enur diberikan bantuan kewirausahaan dan program Rumah Sejahtera Terpadu (RST).

** Andres

Ridwan Kamil Apresiasi Paguyuban Asep Telah Beri Manfaat

0

Garut | Jurnal Bogor
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengapresiasi 1.700 orang menghadiri kegiatan Silaturasep yang digelar oleh Paguyuban Asep Dunia di SOR RAA Adiwijaya, Kabupaten Garut, Sabtu (15/7/2023).

Tak hanya dari Garut, orang-orang bernama Asep dari berbagai wilayah di Indonesia juga datang dalam kegiatan Silaturahmi Asep (Silaturasep) yang digelar Paguyuban Asep Dunia itu selama dua hari hingga Minggu (16/7/2023).

Kang Emil sapaan akrabnya mengapresiasi karena paguyuban ini tak hanya berkumpul, tetapi bisa memberikan manfaat. Menurutnya, Paguyuban Asep Dunia selama ini sudah banyak berkiprah dalam aksi sosial.

“Yang saya amati, mereka bukan sekadar silaturahmi antarasep, tapi juga memberikan kebermanfaatan. Saya menyaksikan langsung, saat kebencanaan organisasi ini turun membantu,” ujar Gubernur dikutip dari RMOL, Minggu (16/7/2023).

“Saya juga apresiasi Paguyuban Asep Dunia memilih Garut, karena Garut itu banyak kuliner. Pesan saya, jangan lupa jajan kuliner dan UMKM Garut,” kata Emil.

Ia mengatakan, Paguyuban Asep Dunia merupakan sebuah perkumpulan yang unik, lantaran berkumpul karena kesamaan nama. Melalui Paguyuban Asep, orang-orang bernama Asep berhimpun dan membentuk organisasi.

Saat ini, nama Asep memang masih banyak jumlah. Menurut Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, apabila mengacu terhadap data statistik, kemungkinan terdapat jutaan orang bernama Asep.

Namun, menurut dia, belakangan nama Asep mulai menjadi langka. Karenanya, nama itu harus tetap dijaga agar tetap lestari.

“Karena di generasi baru ini, makin punah nama-nama unik khas Pasundan atau khas budaya kita. Kebanyakan nama-namanya, ya sudah kita paham lah,” kata Emil.

Karena itu, ia mengaku akan memberikan hadiah kepada orang tua yang menamai anaknya dengan nama Asep. Namun, hadiah itu akan diberikan secara pribadi. “Barang siapa yang anaknya bernama Asep, insya Allah akan saya kasih hadiah. Bentuk hadiahnya nanti secara pribadi,” kata dia.

Dalam kegiatan itu, Emil juga memberikan bantuan kepada Paguyuban Asep Dunia senilai Rp 50 juta. Bantuan itu diberikan atas nama pribadi untuk mendukung program Paguyuban Asep Dunia dalam melestarikan nama Asep.

Wakil Presiden Paguyuban Asep Dunia, Asep Jaelani, mengatakan terdapat sekitar 1.700 orang bernama Asep yang datang untuk menghadiri kegiatan Silaturasep di Kabupaten Garut. Mereka datang dari berbagai daerah, mulai dari Aceh, Kalimantan, Bengkulu, Banten, dan wilayah lainnya.

“Kurang lebih ada 1.700 orang yang hadir pada hari ini,” kata dia, Sabtu (15/7/2023).

Ia menjelaskan, tujuan digelarnya kegiatan Silaturasep tak lain sebagai ajang berkumpulnya orang-orang bernama Asep. Pasalnya, selama ini mereka hanya bertegur sapa melalui dunia maya. Dengan Silaturasep, para Asep bisa berkumpul dan berbagi dengan sesama.

Tak hanya sekadar kumpul, dalam kegiatan Silaturasep itu juga dilakukan berbagai aksi sosial. Beberapa di antaranya adalah memberikan santunan kepada 210 anak yatim piatu dan donor darah. Selain itu, terdapat juga berbagai hiburan kesenian dan berbagai stan UMKM yang diperuntukan bagi masyarakat luas.

Asep mengaku sangat senang lantaran kegiatan Silaturasep mendapat berbagai apresiasi. Karenanya, Paguyuban Asep Dunia ke depan akan melakukan kegiatan lainnya, yang juga dapat memeberikan manfaat bagi masyarakat luas. “Ke depan, kami ingin melanjutkan kegiatan ini dengan kegiatan lain. Mungkin ada kolaborasep,” ujar dia.

Sementara Bupati Garut Rudy Gunawan menilai kegiatan Silaturasep memberikan manfaat bagi daerahnya. Pasalnya, terdapat ribuan Asep yang datang ke Kabupaten Garut. Apalagi, kegiatan Silaturasep digelar selama dua hari hingga Ahad (16/7/2023), sehingga pasti banyak Asep yang menginap di daerah berjuluk Swiss van Java itu.

“Kita tuan rumah bangga. Apalagi yang datang bukan hanya dari Garut, tapi berbagai wilayah Indonesia,” kata Rudy.

Menurut dia, dengan banyaknya tamu yang datang, perekonomian di Kabupaten Garut otomatis akan meningkat. Sejumlah hotel penuh oleh tamu bernama Asep yang datang bersama keluarganya. Penjualan UMKM khas Garut pun berpotensi meningkat.

Menurutnya, kegiatan Silaturasep itu didatangi sedikitnya sekitar 1.700 orang bernama Asep. Para Asep itu tentu tak datang sendiri. Sebagian di antaranya datang bersama keluarga untuk sekaligus berlibur di Kabupaten Garut.

“Dampak kegiatan ini garut kedatangan tamu dari luar daerah. Beberapa hotel dan penginapan penuh. Termasuk rumah makan,” kata dia.

Rudy Gunawan menilai, Asep merupakan adalah nama kesayangan dari orang tua. Ironisnya, nama Asep itu sekarang menjadi tidak populer.

“Orang tidak lagi memberikan nama asep. Namun kami kembangkan lagi. Nama Asep ini kan menjadi kebanggaan, apalagi sekarang ada paguyubannya,” kata Rudy.

Ia pun meminta para orang tua agar tidak malu menamai anaknya Asep. Pasalnya, banyak orang bernama Asep yang sukses.

“Tadi ada yang jenderal, profesor, pengusaha besar, dan sebagainya. Kita harap orang kembali menamai anaknya Asep,” kata dia.

Ia pun berharap nama Asep tak akan hilang tergilas zaman.

“Karena Asep itu memiliki makna tersendiri. Kalau dalam bahasa Sunda itu berasal dari kasep (ganteng). Asep juga memiliki kepanjangan yaitu agama, sosial budaya, ekonomi, pendidikan,” kata Asep.

** yev

Kader Demokrat Kabupaten Bogor Akan Sosialisasikan 14 Agenda Perubahan dan Perbaikan yang Ditawarkan AHY

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Pidato politik Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendapat apresiasi dari kader, simpatisan dan warga Kabupaten Bogor. AHY pada pidato poltiknya, Jumat (14/7/2023) malam, menawarkan 14 Agenda Perubahan dan Perbaikan Indonesia.

“Apresiasi yang luar biasa, banyak hal dianilisis kritis perihal kondisi bangsa dan negara seperti ekonomi, hukum, perdagangan dan lainnya semuanya masuk agenda perubahan dan perbaikan kedepan,” kata Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor Dede Chandra Sasmita.

Kang Dechan, sapaan akrabnya, menyatakan akan menindaklanjuti agenda Partai Demokrat itu dengan bakal melaksanakan sosialisasi ke warga Kabupaten Bogor. “Apa yang disampaikan Ketum dan apa yang diinginkan untuk menuju perubahan dan perbaikan telah terlihat jelas secara gamblang dan detil. Rasa bangga kami kepada ketua umum atas agenda perubahan dan perbaikan Indonesia yang ditawarkan tersebut,” jelasnya.

Sementara Raden Farieq Iqbal Hosein Caleg DPRD Kabupaten Bogor Dapil 6 Partai Demokrat, menilai AHY sangat memahami persoalan bangsa dan jika masyarakat ingin ada perubahan dan perbaikan, Demokrat telah berkomitmen berkoalisi dengan rakyat.

“Masyarakat bisa merasakan adanya gap kaum yang dibawah dan diatas, ketum tadi bilang dalam pemerintahan harus punya skala prioritas. Makanya pembangunan harus yang benar-benar berdampak ke masyarakat, khususnya di Kabupaten Bogor juga,”

Raden ketika turun di masyarakat menjelaskan, banyak sekali masyarakat yang hidupnya masih miskin sehingga dalam sektor ekonomi harus benar-benar diperhatikan dan harus berdampak ke masyarakat. “Ya percuma pembangunan infrastruktur kalau masyarakat kecil gak merasakan,” ungkapnya.

Sedangkan salah satu tokoh olahraga Kabupaten Bogor, Solahudin merespons apa yang disampaikan AHY benar-benar adanya. SDM masih minim dan perlu ditingkatkan karena sektor ini amat penting. “Bagaimana mungkin SDM bagus kalau gaji guru minim, guru honorer juga minim kesejahteraannya,” kata dia.

Di bidang olahraga juga perlu regulasi, sekolah mesti jadi lumbung olahraga karena olahraga telah menjadi ilmu pengetahuan sehingga guru-guru perlu ditingkatkan SDM dan berlisensi. “Keberpihakannya kepada guru sangat jelas disampaikan AHY dan kedepan ada kesejahteraan atlet dan guru-guru olahraga lebih ditingkatkan lagi,” jelasnya.

Sedangkan M.RIzki Gunardi Caleg Dapil 2 juga menyinggung sektor pendidikan seperti yang disampaikan AHY. Kondisi pendidikan saat ini perlu perbaikan sebagai contoh persoalan PPDB yang mencuat karena kurangnya sekolah negeri, masalahnya sekolah swasta bagi masyarakat kecil lebih mahal biayanya. “Ketum yang sampaikan perihal pendidikan, SDM harus maju. Tidak ada negera maju  kalau tidak ada SDM yang maju. Lalu pemerataan ekonomi juga harus jadi perhatian. Nah, ketika turun ke masyarakat bansos tak tepat sasaran. Program kesehatan juga kesannya malah mempersulit masyarakat dan Ketum singgung juga soal Undang-undang Kesehatan yang menghapus mandatory spending (alokasi anggaran). Ini akan jadi persoalan nantinya karena gak ada alokasi anggaran minimal untuk sektor ini,” kata dia.

Hoerudin, salah satu jurnalis Kabupaten Bogor juga mengapresiasi AHY ketika menyinggung kebebasan pers. Dia berharap tidak ada kontradiksi. Pasalnya media sebagai kontrol sosial sekarang ini masih ada pengekangan. Dia juga respek dengan Pemerintahan SBY, perihal kenaikan PNS dimana masa Joko Widodo ini minim kenaikan.

“Petani mengeluhkan pupuk subsidi. Jadi pidato AHY menginspirasi dan kenyataannya pemerintah sekarang jauhlah, salah satunya utang yang besar sehingga bebannya ke masyarakat salah satunya pajak yang dibebankan ke masyarakat,” jelasnya.

Sementara Gustrini, tokoh perempuan Bogor Timur dan Caleg Dapil 2 merespons pidato AHY bukan untuk menihilkan pemerintahan Jokowi, misalnya soal gaji PNS. Kalau pada zaman SBY memang naik setiap tahun, dan kalau dihitung inflasi, gaji yang diterima akhirnya kurang memuaskan.

“Kalau tidak ada perhatian soal gaji ini akan memicu korupsi sehingga korupsi jadi perilaku yang tidak memalukan. AHY peduli SDM, pendidikan seperti anggaran pendidikan dan kesehatan karena di zaman Jokowi dipangkas. Infrastruktur perlu tapi kesejahteraan lebih diuatamakan,” jelasnya.

Sedangkan Herni Marselina Caleg Dapil 6 mengaku benar-benar dibuat merinding dengan pidato AHY. Dia menilai AHY sebagai sosok muda dan cerdas. Persoalan bangsa kata dia, benar-benar dipangkas habis. “Yang saya salut AHY tidak menjelekan pemerintahan sekarang. Apapun yang sudah dijalankan ya jalankan dengan baik dan yang tidak baik harus diperbaiki dan yang belum harus dilaksanakan. Semua paparan AHY, saya dibyuat kagum dan mudah-mudahan 2024 Partai Demokrat jaya dan kami menduikung AHY Wakil Presiden Anies Baswedan,” tandasnya.

** Asep S.Sayyev

Dilatih Manajemen dan Administrasi Keuangan, Petani Sawit Riau: Terimakasih BPDP-KS dan Kementan

0

Pekanbaru | Jurnal Bogor
Kementerian Pertanian (Kementan) bekerjasama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) melaksanakan pelatihan Manajemen dan Administrasi Keuangan, 11 – 17 Juli 2023 di Pekanbaru Riau.

Sebanyak 25 orang pekebun kelapa sawit dari Kabupaten Kampar, Riau mengikuti pelatihan yang dilaksanakan Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) Ciawi Bogor.

Dalam sebuah kesempatan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menegaskan pentingnya industri kelapa sawit bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, industri sawit adalah salah satu yang menopang laju ekspor Indonesia disaat semua negara mengalami krisis global. Apalagi, selama ini, sawit juga merupakan andalan sekaligus kebanggaan bangsa Indonesia.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) Dedi Nursyamsi menilai Sawit, sebagai penggerak perekonomian daerah, menyerap tenaga kerja dan mendukung pengentasan kemiskinan di perdesaan

Dalam pelatihan tersebut sebanyak 25 pekebun sawit terdiri dari petani dan anak petani kalapa sawit. Berasal dari 4 desa di Kabupaten Kampar, dengan rincian 14 orang dari Desa Bandur Picak, Kecamatan Koto Kampar Hulu, 3 orang dari Desa Kuntu Darussalam, Kecamatan Kampar Kiri. Kemudian, 3 orang dari Desa Rumbio, Kecamatan Kampar, 5 orang dari Desa Sarak, Kecamatan Kampar.

Seorang peserta pelatihan dari Desa Bandur Picak, bernama Muhammad Ikhwal ingin pelatihan ini bisa terus dilanjutkan. Karena menurutnya banyak ilmu dan manfaat yang didapat.

“Kami sebagai peserta sangat bersyukur sekali, bisa ikut pelatihan ini. Karena tidak semua petani dan anak petani yang bisa ikut pelatihan ini. Kami berterima kasih kepada KBPDP-KS dan Kementerian Pertanian,” tandasnya.

Kepala Bidang Pengembangan Usaha dan Penyuluhan, Dinas Perkebunan Provinsi Riau Sri Ambar Kusumawati menyampaikan, bahwa arah dan kebijakan Pemerintah Provinsi Riau tahun yang akan datang dalam memperkuat pembangunan perkebunan adalah meningkatkan nilai tukar petani (NTP) dan meningkatkan daya saing sektor perkebunan.

“Khusus untuk sektor perkebunan Kelapa sawit telah menjadi unggulan perkebunan Riau dan menjadi andalan petani kita dan berdampak ekonomis yang baik. Kita menyadari sepenuhnya dalam melaksanakan/mensukseskan pembangunan perkebunan, banyak kendala yang kita hadapi,” ujarnya saat hadir membuka Pelatihan.

Saat ini, kata Ambar, program pemerintah tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan produksi di bidang perkebunan. Namun, yang lebih diutamakan adalah peningkatan pendapatan petani. Pada akhirnya diharapkan mampu mewujudkan kesejahteraan petani tersebut terus meningkat dari waktu ke waktu.

“Konsep-konsep pembangunan untuk mengatasi berbagai kendala seperti rendahnya tingkat pengetahuan dan keterampilan petani dan lainnya, secara bertahap terus diupayakan pemecahannya,” kata Ambar.

** Regi- BBPMKP

Tiga ASN Kabupaten Bogor Perkuat Jabar di PORNAS Korpri 2023

0

Tiga ASN dari Pemkab Bogor mewakili Jawa Barat pada event PORNAS XVI Korpri 2023 yang berlangsung mulai 15 sampai 21 Juli 2023.

Ketiga ASN Pemkab Bogor yang memperkuat Kontingen Jawa Barat pada PORNAS XVI Korpri 2023 di Semarang diantaranya Sri Agus Meliyana, SE, MM dari Cabor Tenis Lapang dan berasal dari Dispora Kabupaten Bogor.

Selain itu, Endar sakti lubis SS, M.Si yang juga berasal dari Dispora Kabupaten Bogor dan Erdi Setiajaya
dari Kecamatan Ciomas akan bermain pada Cabor Catur pada PORNAS XVI Korpri 2023.

” Alhamdulilah tiga ASN Kabupaten Bogor akan tampil pada PORNAS XVI Korpri 2023 membela Jawa Barat. Kami siap all out memberikan yang terbaik bagi Jawa Barat pada PORNAS kali ini,” ujar Sri Agus Meliyana alias Agus Althaf, Jumat, 14 Juli 2023

Mudah mudahan, kata Agus, semua Atlet ASN yang membela Jawa Barat akan mampu memberikan Konstribusi medali pada ajang PORNAS XVI Jabar 2023.

Hal yang sama dikatakan Endar Sakti Lubis ( Dispora) dan Erdi Kecamatan Ciomas) dua atlet Catur asal Pemkab Bogor yang siap memberikan prestasi terbaik pada PORNAS XVI Korpri 2023 di Semarang.

” Semua lawan bagus bagus yang akan tampil pada PORNAS XVI Korpri 2023. Namun saya akan berusaha memberikan yang terbaik bagi Kontingen Jabar dan juga bagi Pemkab Bogor,” papar Endar Sakti Lubis.

Dalam kesempatan yang sama, Akung Susmono salah satu sesepuh tenis lapang Kabupaten Bogor berencana akan memberikan dukungan langsung ke Agus Althaf dkk di ajang PORNAS kali ini.

Akung Susmono akan bertolak ke Semarang dan akan memberikan dukungan langsung kepada Agus Althaf dkk saat bertanding.

” Insya Allah saya akan mengajak Pak Anto Kaos untuk menyaksikan dan memberikan supporr kepada Agus Althaf dkk di PORNAS XVI Korpri 2023,” pungkasnya. ( asep syahmid)

Tempati Lahan Fasos Fasum Warga Perum Bumi Mutiara, Labs School Kaizen Dikeluhkan

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Warga Perumahan Bumi Mutiara, Desa Bojong Kulur, Gunung Putri, Kabupaten Bogor mengeluhkan lahan fasos fasumnya yang dipakai oleh sekolah swasta Labs School Kaizen. Pasalnya, bangunan gedung sekolah tersebut berdiri di lahan fasos fasum milik warga dengan luas kurang lebih 8000 m2.

Kepada Dusun 08, Desa Bojong Kulur, Yusron membenarkan lahan yang digunakan oleh Labs School Kaizen adalah lahan fasos fasum dari Perumahan Bumi Mutiara yang dahulunya adalah lapangan sepak bola dan lapangan voli yang digunakan warga untuk berolahraga.

“Saya kurang tahu persisnya, karena saat saya kesini, sekolah itu sudah berdiri. Namun, belum lama ini memang pihak sekolah meminta tanda tangan untuk perpanjang izin lingkungan keberadaan sekolah tersebut. Tapi, saya arahkan untuk ke RT dan RW terlebih dahulu, dan sampai saat ini belum ada tindaklanjutnya lagi,” ungkap Yusron kepada Jurnal Bogor, Kamis (13/7/23).

Yusron menyebut, pihak Labs School Kaizen sendiri selama berdiri tidak ada kontribusi kapada lingkungan sekitar, baik saat warga mengadakan kegiatan, ataupun diskon saat warga sekitar ingin bersekolah ditempat tersebut. Mengingat, sekolah yang dikelola yayasan tersebut biayanya sangat mahal, dan warga sekitar yang berpenghasilan pas-pasan tidak akan mungkin sanggup untuk menyekolahkan anaknya disitu.

“ Anak Yatim yang kami titipkan saja tidak ada perhatiannya, hanya dikurangi 50 ribu rupiah. Padahal jika diberikan biaya pendidikan gratis pun sekolah tersebut tidak akan rugi jika hanya 1 anak yang di gratiskan, apalagi ini anak yatim,” tandasnya.

Maka dari itu, sambung Yusron, dirinya meminta kepada dinas terkait untuk datang menyambangi sekolah swasta yang sudah menggunakan lahan fasos fasum milik warga Perumahan Bumi Mutiara tersebut. Dan kami nyatakan, kami tidak akan menandatangani perpanjangan izin penggunaan lahan untuk sekolah tersebut, karena yang kami inginkan ialah adanya sekolah negeri di Desa Bojong Kulur, baik itu sekolah SMAN ataupun SMPN.

“Desa Bojong Kulur ini sudah padat sekali peduduknya, dan disini tidak ada sekolah negeri. Kami menginginkan ada sekolah negeri di wilayah kami, agar anak-anak kami juga bisa merasakan bersekolah di sekolah negeri,” pintanya.

“Saya berharap, keluhan ini didengar pihak terkait, kalau pun Labs School Kaizen masih ingin beroperasi disana, tolong gantikan lahan fasos fasum kami,”tambahnya.

** Nay Nuráin

UPT Ultimatum Pemilk Restoran Wulan Sari

0

Cileungsi | Jurnal Bogor

UPT Penataan Bangunan Wilayah I melakukan pemasangan segel sebagai upaya pengawasan terkait pelanggaran bangunan yang dilakukan oleh pemilik restoran wulan sari di wilayah Cileungsi. Hal itu dilakukan sebagai upaya agar pemilik restoran menempuh seluruh proses perizinan yang berlaku di Kabupaten Bogor. Dari pengawasan yang dilakukan oleh pihak UPT, pemilik restoran disinyalir melanggaran Peraturan Pemerintah No 16 tahun 2021, Peraturan Daerah Nomor 12.

“Pemasangan tanda pengawasan ini kami lakukan dikarenakan adanya tindakan pelanggaran izin bangunan yang dilakukan oleh pemilik restoran. Segel ini baru dapat dilepas jika pemilik sudah memenuhi seluruh proses perizinan yang berlaku di Kabupaten Bogor,” kata Kepala UPT Penataan Bangunan Wilayah 1, Riza Juangsah kepada Jurnal Bogor.

Menurut dia, keputusan tersebut diambil oleh pihak UPT karena sebelumnya pihak pengawas UPT sudah melakukan sidak dan kroscek di lapangan terkait adanya pelanggaran bangunan di restoran wulan sari. Sebelumnya, pihak UPT juga sudah melayangkan dua kali surat peringatan kepada pemilik agar segera melakukan pembenahan.

“Ini tindakan tegas dari kami selaku pengawas bangunan. Kami harap pihak pemilik restoran dapat melakukan perbaikan dan menempuh proses perizinan terlebih dahulu,” ujarnya.

Riza mengatakan, untuk bangunan yang berada di pinggir danau atau sungai memang memiliki ketentuan tersendiri pada saat mendirikan bangunan yang diperuntukan usaha atau komersil lainnya. Oleh karena itu, ia mengimbau kepada para pengusaha yang ingin berinvestasi di Kabupaten Bogor untuk mengetahui seluk beluk aturan mengenai perizinan dan pemanfaatan ruang. Hal itu diperlukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan pada saat bangunan sudah rampung dibangun.

“Oleh karena itu, saya imbau kepada pengusaha agar mengurus perizinan terlebih dahulu sebelum mendirikan bangunan untuk usaha. Karena dari proses pembuatan izin tersebut nantinya diketahui batasan serta aturan yang berlaku agar tidak terjadi pelanggaran dalam mendirikan bangunan,” tandasnya.

** Taufik/Nay