30.4 C
Bogor
Tuesday, March 31, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 53

RM Pak Atok Bintaro Resmi Tutup, Tahun Ini Buka Cabang Baru di BSD

0


jurnalinspirasi.co.id – Setelah delapan tahun memanjakan lidah masyarakat Tangerang Selatan dan sekitarnya, Rumah Makan Ayam Bakar Pak Atok Cabang Bintaro akhirnya resmi berhenti beroperasi.

Keputusan penutupan ditetapkan mulai 1 November 2025 berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Rasa Maju Bersama (RMB), yang selama ini mengelola rumah makan tersebut.

Owner Ayam Bakar Pak Atok, Haji Ari Munandar, membenarkan informasi tersebut. “Ya betul R.M Ayam Bakar Pak Atok Cabang Bintaro kami tutup, dan PT tersebut dibubarkan,” ucap H. Ari.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan setia R.M Ayam Bakar Pak Atok Cabang Bintaro, khususnya terkait masakan, pelayanan, promo-promo, serta penggunaan atribut atau logo yang sudah bukan bagian dari Ayam Bakar Pak Atok lagi.

Ia juga menegaskan, mulai awal tahun 2026, sudah bukan bagian dari Rumah Makan Ayam Bakar Pak Atok Indonesia.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang telah diberikan selama ini kepada semua pihak, khususnya pelanggan setia RM Ayam Bakar Pak Atok. Tanpa semuanya mungkin kami tidak bisa hadir di tengah masyarakat Bintaro,” ucap H. Ari.

H. Ari Munandar menceritakan, pada pertengahan tahun 2026 nanti, RM Ayam Bakar Pak Atok akan membuka cabang di wilayah Serpong, BSD. RM Ayam Bakar Pak Atok BSD akan lebih memanjakan konsumennya dengan tampilan dan manajemen yang berbeda.

“Mohon doa restu kepada para pelanggan setia RM Pak Atok, Insya Allah pertengahan 2026 ini kami hadir di Serpong BSD,” katanya.

Saat ini, Haji Ari Munandar mengatakanx tengah fokus mengembangkan usaha, khususnya di wilayah Bogor. Salah satu unit bisnis yang telah berjalan adalah Kopi Jurang by Atok, yang mulai beroperasi sejak awal tahun 2025.

Selain itu, RM Pak Atok jjuga tengah mempersiapkan unit usaha baru dengan nama Diruang Kopi by Atok sebagai bagian dari ekspansi bisnisnya, yang rencananya akan buka pada awal Ramadan.

(Arihta U. Surbakti)

Azkya Farm Cijeruk Fokus Kembangkan Usaha Peternakan Kambing

0

Jurnal Bogor – Berawal dari kandang sederhana di Kampung Cimenteng RT 03/02, Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk, Yudi (38) perlahan membangun mimpi sebagai peternak kambing mandiri. Usaha yang diberi nama Azkya Farm itu dirintis sejak 2019 dan kini berkembang menjadi salah satu peternakan kambing yang diperhitungkan di wilayah Bogor.

Setiap hari, Yudi menghabiskan waktunya merawat puluhan kambing potong dan perah yang menjadi tulang punggung usahanya. Ketekunan dan konsistensi membuahkan hasil. Saat ini, Azkya Farm memiliki sekitar 70 ekor kambing, yang siap dipasarkan untuk berbagai kebutuhan, terutama menjelang Hari Raya Iduladha.

Momentum qurban menjadi masa tersibuk bagi Yudi. Permintaan kambing meningkat tajam, tidak hanya dari warga sekitar, tetapi juga datang dari luar daerah.

“Alhamdulillah, pembeli datang dari Bogor, Jakarta, sampai Bekasi,” kata Yudi saat ditemui di kandangnya, Sabtu (3/01/25)

Harga kambing qurban di Azkya Farm dipatok bervariasi, menyesuaikan ukuran dan bobot ternak. “Kisaran harga mulai dari Rp1 juta hingga Rp3 juta per ekor,” ujarnya. Menurut Yudi, kepercayaan pelanggan menjadi modal utama dalam menjaga keberlangsungan usaha.

Selain kualitas ternak, Yudi juga memperhatikan kebersihan kandang dan kesehatan hewan. Baginya, beternak bukan sekadar mencari keuntungan, tetapi juga menjaga amanah konsumen yang mempercayakan kebutuhan qurban kepada Azkya Farm.

Dengan semangat kemandirian dan kerja keras, Yudi berharap Azkya Farm terus berkembang dan mampu membuka peluang usaha serta lapangan kerja bagi warga sekitar. Dari Cijeruk, langkah kecil itu kini mulai menembus pasar perkotaan, membuktikan bahwa usaha lokal pun mampu bersaing dan berkelanjutan. Yudi

Grand Opening Rumah Ratu Beauty Bar di Hotel Key Inn Jl.Jend Sudirman Bogor

0

Bogor |Jurnalbogor Ratu Triavony membuka salon kecantikan yang sudah berdiri dari tahun 2019 yang sebelumnya Ratu rumah spa & lash di tahun 2016 sekarang bernama Rumah ratu Beauty Bar cabang kedua yang berada di sudirman

Ratu pemilik Owner Salon Kecantikan mengucapkan rasa syukur dan bangga bisa membuka Rumah Ratu Beauty Bar di tengah masyarakat yang ada di jalan Sudirman Kota Bogor sehingga bisa mengembangkan treatment yang up to date yang dia miliki khususnya bagi para pencinta perawatan kecantikan di semua kalangan wanita,dengan sulam yang lengkap dengan menggunakan tinta organic yang sudah FDA Approved by USA jadi aman untuk yang beragama Islam karna wudhu friendly,selain itu dari tahun 2019 Rumah Ratu beautybar juga terkenal dengan kursus nail art dan eyelash yang sesuai tehnik dan sudah certified dengan harga terjangkau dengan tujuan agar perempuan” muda jaman sekarang bisa mendapatkan uang dimanapun dengan skill yang dimiliki
Sabtu(27/12/2025)

Dirinya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pencinta kecantikan yang sudah mensuppoort terselenggaranya acara cabang kedua ini sehingga kami bisa berada di tengah-tengah Kota Bogor

pada kesempatan tersebut berharap kehadiran Rumah ratu Beauty Bar diKota Bogor semoga bisa membantu semua kalangan masyarakat khususnya yang selaku exis mencintai di dalam bidang kecantikan.

” Rumah ratu Beauty Bar selain servisnya yang terlengkap dengan kualitas premium tak lupa juga selalu mengadakan promo promo menarik setiap bulannya, pokoknya janga ragukan jika ingin cantik datang aja di Rumah ratu beautybar

Rumah ratu Beauty Bar yang baru saja merayakan pembukaan grand opening-nya, menawarkan berbagai solusi kecantikan yang tidak hanya bertujuan untuk merawat, tetapi juga memberdayakan wanita agar merasa lebih percaya diri.

Terletak di lokasi strategis dipusat Kota Bogor rumah ratu Beauty Bar menjadi tempat yang ideal bagi wanita yang ingin memanjakan diri sekaligus merasakan pengalaman kecantikan yang berbeda.

Dengan atmosfir yang nyaman dan pelayanan yang ramah,rumah ratu Beauty Bar menawarkan berbagai layanan, seperti eyelash Extension, nail art,Manicure, medical Pedicure,waxing,massage,therapy Itera,keratin lash,brow lamination, Hair treatment,aqualips treatment dan sulam sulam lainnya,yang semuanya dilakukan oleh tenaga profesional berlisensi.

“Selain itu,rumah ratu Beauty Bar berkomitmen untuk memberikan layanan yang personal dan fokus pada kebutuhan setiap individu, sehingga setiap pelanggan dapat merasakan kenyamanan dan kepuasan maksimal,” kata Ratu triavony kepada Jurnalbogor, Sabtu (27/12/2025).

Menurutnya dalam rangka grand opening, rumah ratu Beauty Bar memberikan promo diskon 15% untuk semua layanan yang tersedia, yang tentunya menjadi kesempatan emas bagi siapa saja yang ingin mencoba layanan kecantikan berkualitas dengan harga lebih terjangkau.

“Tidak hanya itu,rumah ratu Beauty Bar juga menawarkan berbagai paket spesial untuk pelanggan pertama kali serta promosi menarik yang sayang untuk dilewatkan. Bagi Anda yang ingin merasakan perawatan kecantikan terbaik dan memanjakan diri, rumah ratu Beauty Bar adalah pilihan yang tepat,” ungkapnya.

Ratu berharap agar rumah ratu Beauty Bar bisa menjadi solusi kecantikan utama bagi wanita dan juga laki laki dengan menawarkan kenyamanan, kecepatan pelayanan,hasil maksimal, serta pelayanan yang ramah dengan harga yang bersaing.

“Dengan jam operasional yang fleksibel, setiap hari mulai pukul 9 pagi hingga 9 malam, Rumah ratu Beauty Bar melayani pelanggan dengan sepenuh hati. Jadi, tunggu apa lagi? Segera kunjungi rumah ratu Beauty Bar dan nikmati pengalaman kecantikan terbaik yang pasti akan memberikan hasil yang memuaskan,” tandasnya. ( Wawan Hermawanto)

Refleksi Akhir Tahun, Warga Desa Ciadeg Rayakan Budaya dan Dorong UMKM Lokal

0

Jurnal Bogor – Menutup akhir tahun, masyarakat Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, memilih cara berbeda dalam menyambut pergantian tahun. Bukan dengan pesta kembang api atau perayaan seremonial, refleksi akhir tahun digelar melalui hiburan rakyat dan pelestarian budaya yang tumbuh dari kehidupan sehari-hari masyarakat.

Kegiatan ini menjadi ruang berkumpul dan berbagi bagi warga, sekaligus wadah pencarian dan pengembangan bakat di bidang seni tradisi. Beragam kesenian rakyat ditampilkan, mulai dari calung, tarawangsa, karinding, tarian rakyat, hingga pencak silat Cimande. Seluruh pertunjukan disajikan tidak hanya sebagai hiburan, tetapi sebagai wujud nyata denyut budaya lokal yang terus hidup karena dijaga dan diwariskan secara turun-temurun.

Suasana reflektif semakin terasa dengan digelarnya nonton bareng film dokumenter Mulih ka Jati, Mulang ka Asal. Film tersebut mengangkat makna “pulang” ke nilai, alam, dan budaya, sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga jati diri di tengah arus perubahan zaman. Melalui film ini, masyarakat diajak merenung bahwa pelestarian budaya bukan sekadar romantisme masa lalu, melainkan tanggung jawab bersama demi keberlanjutan masa depan.

Selain berdampak secara kultural, kegiatan refleksi akhir tahun ini juga memberi ruang tumbuh bagi pelaku UMKM lokal Desa Ciadeg. Berbagai produk kuliner tradisional, kerajinan tangan, serta hasil olahan warga turut meramaikan acara. Perputaran ekonomi pun terjadi secara alami, mencerminkan semangat ekonomi kerakyatan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

Budayawan Aban Sudrajat menilai kegiatan ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga budaya agar tetap hidup di tengah masyarakat. Menurutnya, budaya tidak cukup hanya dikenang, tetapi harus terus dihidupkan melalui praktik nyata dalam kehidupan sosial dan ekonomi warga.

“Menutup tahun dengan hiburan rakyat dan menyongsong tahun baru dengan kesadaran budaya serta kemandirian ekonomi menjadi pesan utama kegiatan ini. Melalui pelestarian budaya dan penguatan UMKM, masyarakat Desa Ciadeg berupaya menjaga jati diri sekaligus menata masa depan desanya,” ungkapnya. Yudi

Dana Pusat Gagal Masuk, Pemkab BogorPastikan Bayar Proyek Awal Februari 2026

0

jurnalinspirasi.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akhirnya angkat bicara terkait adanya gagal bayar sejumlah proyek pembangunan yang dilaksanakan pada Tahun 2025 kemarin.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengatakan, bahwa keterlambatan pembayaran sejumlah proyek Tahun 2025 itu akibat sistem.

“Iya, data transfer dari pemerintah pusat tidak masuk ke Kas Daerah karena pada 29 Desember 2025 kemarin, Bank BJB closing jam 5 sore dan harus lakukan pelaporan ke BI pada jam 10 malam. Makanya, dana transfer dari pusat gagal masuk ke kas daerah,” ujar Ajat kepada Jurnal Bogor, Jumat (2/1/2026).

Mantan Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Bogor itu menambahkan, pihaknya tidak menyudutkan para penyedia jasa mengajukan administrasi yang dilakukan jelang pergantian tahun kemarin.

“Memang para penyedia jasa ajukan administrasi pada detik pergantian tahun, tetapi tidak dapat disalahkan karena Pemkab Bogor juga sepanjang tahun lalu banyak melakukan penyesuaian kebijakan termasuk adanya Inpres Efisiensi Anggaran. Makanya banyak program yang baru berjalan pada pertengahan tahun,” kata Ajat.

Ia mengungkapkan, bahwa kondisi keuangan Pemkab Bohor tidak memiliki kendala terhadap pembayaran proyek yang telah dilaksanakan pada tahun lalu tersebut.

“Sekarang anggaran yang ada di Kas Daerah itu Rp230 Miliar. Untuk melakukan pembayaran proyek tahun lalu itu karena sekarang sudah loncat tahun, makanya harus dilakukan perubahan parsial anggaran 2026. Pak Bupati sudah menginstruksikan perubahan parsial itu pertengahan Januari 2026, agar paling lambat awal Ferbruari 2026 sudah bisa dibayarkan kepada penyedia jasa,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia memaparkan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bogor dari sektor pajak bukan titik persoalan yang mengakibatkan persoalan belum dibayarkannya proyek tahun lalu.

“Untuk PAD sektor pajak itu over target yakni 102 persen, artinya aman. Persoalannya itu, sistem dana transfer pusat yang jelang pergantian tahun kemarin gagal masuk ke kas daerah akibat Bank BJB sudah tutup transaksi. Tapi insyallah ini tidak ada kendala, karena akan diselesaikan secepat mungkin,” tandasnya. n

(Noverando H)

Mendadak, Pemkab Bogor Gelar Rapat Koordinasi di DPRD

0

jurnalinspirasi.co.id – Pascagagal bayar Pemkab Bogor terhadap ratusan paket proyek dan belanja modal senilai total Rp400miliar membuat Bupati Bogor Rudy Susmanto menggelar rapat khusus dengan pimpinan DPRD Kabupaten Bogor, Jumat (2/1/2026).

Sebelum rapat khusus dengan DPRD, Rudy Susmanto menggelar rapat di Pendopo Bupati Bogor ba’da solat Jumat dengan menghadirkan sejumlah pejabat teras bidang keuangan dan dinas teknis dengan anggaran belanja ratusan miliar.

“Siap kang, saya jam 2 siang ini masih rapat lanjutan rerkait permasalahan ini. Nanti saya kabari kalau sudah selesai rapatnya. Punteenn,” ujar Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor, WR Pelitawan saat dikonfirmasi Jurnal Bogor, Jumat (2/1/2026).

Rapat mendadak di awal tahun 2026 ini digelar usai Bupati Bogor Rudy Susmanto menggelar rapat di Pendopo Bupati Bogor.

Sementara itu, suasana di Gedung DPRD Kabupaten Bogor tampak lengang meskipun dihadiri sejumlah mobil mewah. Di antaranya adalah mobil dinas Bupati Bogor dan Wakil Bupati Bogor. Namun dua kendaraan dinas itu tidak nampak menurunkan penumpangnya di depan pintu utama Gedung DPRD Kabupaten Bogor.

“Terimakasih ya broo,” ujar Wakil Bupati Bogor Jaro Ade dari dalam mobilnya kepada sejumlah jurnalis yang berkumpul di depan pintu utama Gedung DPRD.

Rencana awal, Rudy Susmanto akan memberikan pernyataan terkait gagal bayar Pemkab Bogor terhadap ratusan proyek di sela kegiatan pelantikan pejabat di Vivo Mall, Kecamatan Sukaraja.

Namun pernyataan itu batal diberikan karena masih ada beberapa hal yang belum final dibahas. Termasuk solusi pembayaran atau tunggakan utang akan dilakukan di Februari 2026.

(Herry Setiawan | Noverando H)

Gagal Bayar Karena Miskomunikasi Bapenda-BPKAD Bogor

0

jurnalinspirasi.co.id – Kegagalan membayar Pemkab Bogor atas ratusan kegiatan yang sudah selesai dikerjakan di tahun anggaran 2025, mendapat respon dari ketua LSM PRB, Johan Pakpahan.

“Sikap LSM PRB jelas ada kesalahan di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor,” ujar Johan kepada Jurnal Bogor, Jumat (2/1/2026).

Johan menjelaskan para pengusaha atau pihak ketiga yang belum dibayarkan karena kondisi defisit keuangan Pemkab Bogor tidak perlu dikhawatirkan karena Pemkab Bogor dengan APBD hampir Rp12 triliun pasti sanggup membayar.

“Para pengusaha yang pekerjaannya belum dibayarkan tidak perlu khawatir. Pemkab Bogor pasti bayar hanya saja masih menghitung proses PAD dan dana dari sumber-sumber keuangan lainnya,” ujar Johan melalui sambungan telpon.

Ada yang tidak sinkron antara belanja, pendapatan dan kas daerah. Ketidaksinkronan itu disebabkan salahsatunya besarnya pengeluaran untuk penanganan bencana.

“Selain itu ada perencanaan yang kurang baik sehingga menimbulkan miskomunikasi antara BPKAD dan Bapenda. Sementara Bupati Bogor disibukan dengan kegiatan membangun dengan cepat tapi tidak diimbangi dengan kondisi keuangan daerah,” ujar Johan.

Oleh karena itu, Johan memberi saran agar Pemkab Bogor menaikan plafon anggaran sebesar Rp15 triliun dengan banyaknya potensi pendapatan yang belum optimal.

“Defisit APBD ini karena ada potensi pendapatan yang belum optimal digali oleh Bapenda. Harunya APBD Bogor ini bisa sampai Rp15 triliun,” kata politikus PDIP.

Johan juga menegaskan bahwa Bupati Bogor Rudy Susmanto harus berhati-hati dalam mengelola anggaran. Harus ada prioritas program unggulan yang dibiayai APBD agar Bogor benar-benar menjadi Istimewa sesuai jargon Bupati dan Wakil Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi (Jaro Ade).

“Boleh saja membangun dengan cepat tapi harus disesuaikan dengan visi Bogor Istimewa dan Gemilang oleh Pak Rudy dan Pak Jaro Ade. Ini semua agar tidak terulang Pemkab Bogor gagal bayar ke ratusan kegiatan yang sudah selesai dikerjakan,” tegas pria kandidat Doktor Ilmu Hukum di Universitas Jakarta.

Dalam kesempatan itu, Johan juga mengingatkan kepada para pengusaha agar sabar karena pemda pasti membayar tagihan yang gagal bayar di 2025.

“Kepada rekan-rekanku sesama pengusaha harap bersabar pasti tagihan kita semua dibayar ketika dananya sudah ada dan cukup,” tandas salahsatu pengurus Gapensi Kabupaten Bogor.

Terpisah, rumor beredar yang diperoleh Jurnal Bogor, harusnya ada dana pusat ke kas daerah Pemkab Bogor sebesar Rp370miliar pada 24 Desember 2025. Namun dana itu gagal masuk ke kas daerah karena kesalahan sistem keuangan di pemerintah pusat. Akhirnya ratusan paket proyek 2025 yang totalnya diduga senilai Rp400 miliar gagal dibayarkan pada 31 Desember 2025.

(Herry Setiawan)

Fix Pemkab Bogor Gagal Bayar, Diduga Sisa Kas Cuma 51 Miliar

0

jurnalinspirasi.co.id – Kegentingan gagal bayar Pemkab Bogor ke para penyedia jasa Tahun Anggaran 2025 makin mengemuka. Dari sejumlah laporan yang diterima Jurnal Bogor per Jumat 2 Januari 2026 terdapat rincian yang belum terkonfirmasi Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor.

Rincian tersebut di antaranya adalah, Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan DPUPR 90 Surat Perintah Membayar (SPM), Bidang Pengairan 60 SPM, DPKPP 75 SPM, DLH 70 SPM, Disdik 170 SPM, Dinkes hanya 2,7 Miliar, RSUD ibinong 8 miliar yang belum terbayar.

Sementara itu beredar edaran non formal atas nama Bidang Perbendaharaan BPKAD yang berbunyi, “Assalamu’alaikum..
Yth. Bpk/ibu teman² SKPD Pengelola Keuangan. Mohon maaf kami tidak bisa membalas satu persatu WA bpk/ibu (disertai emoticon tangan terlipat diasumsikan permohonan maaf_red). Terkait dengan permohonan pembayaran tagihan Bpk/Ibu yang belum terbayarkan, kami mohon maaf. Untuk selanjutnya silahkan bapak/ibu koordinasi dengan teman-teman bidang AKTI secara administrasi untuk bisa dicatat sebagai hutang, dan teman-teman bidang Anggaran untuk memastikan apabila dalam penganggaran harus ada ketersediaan uang untuk membayarkan. Sekali lagi mohon maaf lahir dan batin, terimakasih. Bidang Perbendaharaan – BPKAD.

Saat edaran di Whatsapp grup atas nama Bidang Perbendaharaan tersebut dikonfirmasi ke Kepala BPKAD, WR Pelitawan merespon akan menjawab itu setelah rapat dengan pimpinan daerah.

“Nanti setelah rapat dengan pimpinan daerah kami jelaskan. Saat ini akan ada pembahasan soal ini di tingkat pimpinan, kang,” ujar Pelitawan kepada Jurnal Bogor, Jumat (2/1/2026).

Selain edaran WA Grup tersebut, muncul juga edaran whatsapp yang berisi bahwa saat ini kas Pemkab Bogor hanya tersedia sebesar Rp51,1miliar di rekening kas daerah.

“Sudah fix pak Haji. Saya dapat info dari BJB cibinong bahwa dana di rekening Kas Daerah hanya ada Rp. 51.100.000.000.-. Artinya defisit anggaran untuk pembayaran SP2D, proyek-proyek nggak terbayarkan, menunggu dana pinjaman atau PAD terkumpul,” bunyi pesan singkat yang seolah ingin mengonfirmasi kegentingan keuangan Pemkab Bogor di awal TA 2026.

Menurut rumor, Pemkab Bogor mengalami defisit anggaran sebesar Rp400 miliar untuk membayar utang di Tahun Anggaran 2025. Defisit ini otomatis harus dibayarkan di TA 2026 bersama dengan belanja pegawai.

Terpisah, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto memastikan bahwa prmbayaran termin terakhir pembangunan Masjid Raya Pakansari juga gagal bayar meskipun sudah jadi SPM.

“Belum terbayar, padahal sudah jadi SPM,” ujar Eko saat dikonfirmasi Jurnal Bogor, Kamis (1/1/2026).

Sebelumnya Bupati Bogor Rudy Susmanto akan memberikan pernyataan terkait kondisi keuangan Pemkab Bogor pada pelantikan dan rotasi pejabat di Vivo Mall, Jumat (2/1/2026). Namun pernyataan itu batal dikeluarkan karena masih ada pembahasan lanjutan di Pendopo Bupati Bogor bada shalat Jumat.

(Herry Setiawan | Noverando H)

Pemkab Bogor Tak Bayar Ratusan Proyek 2025

0

jurnalinspirasi.co.id – Gegap gempita dan keriuhan suasana malam tahun baru 2026 berbanding terbalik dengan kenyataan ratusan paket proyek 2025 yang sudah selesai dikerjakan gagal dibayar Pemkab Bogor di 31 Desember 2025.

“Pekerjaan kami sudah selesai dengan modal kami sendiri karena Pemkab Bogor punya kebijakan tidak memberi uang muka pekerjaan, tapi kenapa pemda jahat sama kami. Di akhir Desember 2025 pekerjaan kami tidak dibayar,” tegas salah satu pengusaha muda Kabupaten Bogor berambut klimis dan kinclong, Rabu (31/12/2025).

Setelah menanti berjam-jam masih di hari Rabu, akhirnya rambut pria muda itu juga turut menciut setelah memastikan simpangsiurnya keputusan Badan Pengelolaan dan Keuangan Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor tidak lagi memproses pengajuan Surat Perintah Membayar (SPM) dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) ke Bank BJB.

“Kami mau lapor pimpinan dulu ya kang, nanti saya kabari,” ujar Kepala BPKAD Kabupaten Bogor, WR Pelitawan saat dikonfirmasi usai ledakan petasan meraung-raung di langit Kecamatan Cibinong melalui sambungan telepon, Kamis (1/1/2026) sekira pukul 00.38 WIB.

Sementara aktivitas di DPUPR masih terlihat sibuk menyelesaikan berkas administrasi hingga penerbitan SPM sebelum adanya kepastian tidak dibayarkan di tahun yang sama. “Masih proses. Semua berkas dokumen teknis kayak gambar, laporan harian, mingguan dan hasil uji laboratorium sudah jadi. Sekarang tinggal tandatangan konsultan baru ke PPK. Proyek mah udah beres udah rapih,” ujar salah satu pengusaha kontraktor asal Dramaga yang memerintahkan stafnya untuk merapikan dokumen laporan kinerja kontraktor.

Seolah terbuai dengan ujaran para pemangku kepentingan di DPUPR bahwa SPM selesai langsung dikirim ke BPKAD, ternyata kantor depan Stadion Mini Pemkab Bogor itu terdengar sayup menahan pengajuan SPM.

Tersiar kabar, lock unlock karena pengajuan SPM menumpuk dan tidak terburu waktu diproses hingga terbit Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) untuk diajukan ke Bank BJB.

Informasi beredar bahwa sejak Rabu (31/12/2025) pukul 18.00 WIB, Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) milik Kementerian Dalam Negeri yang dioperasionalkan BPKAD tiap pemda, sudah tidak dapat menerima penginputan data dan memprosesnya menjadi SP2D digital.

Namun DPUPR tetap saja memproses administrasi pengajuan SPM dari para penyedia jasa. Kepastian pengajuan SPM DPUPR berhenti setelah pukul 00.00 WIB. Rentang waktu antara pukul 18.00 – 00.00 inilah yang dijadikan celah waktu proses SP2D berlanjut secara manual di BPKAD. Secara hukum SP2D manual dapat dilakukan Pemda dalam kondisi tertentu. Namun beredar kabar tak sedap, hanya proyek titipan pejabat tertentu yang diproses untuk dibayarkan. Meski hal ini belum mendapat konfirmasi dari para pejabat pengelola keuangan.

Saat ini dibutuhkan kepastian informasi mengenai pembayaran kepada para penyedia jasa baik pengadaan barang, infrasfruktur, konstruksi, mengingat ada konsekuensi dari keterlambatan pembayaran dari pemda.

“Kami punya tagihan ke vendor yang harus dibayar. Belum lagi utang ke bank yang bunganya terus berjalan sampai ada kemampuan pelunasan,” ujar Sekretaris DPC Askonas, Jonarudin.

Jonarudin menambahkan, saat ini yang dibutuhkan kontraktor adalah kepastian pembayaran agar pihaknya bisa menunaikan kewajiban ke vendor dan bank. “Saat ini kami butuh kepastian kapan pekerjaan dan kewajiban yang sudah kami tuntaskan bisa dibayar pemda,” tandas Jonarudin.

Salahsatu pengusaha lain juga mengaku bahwa SP2D sudah terbit tapi belum ditandatangani elektronik (TTE) sehingga Bank BJB memproses pembayaran pekerjaan yang sudah dituntaskannya.

“Pengajuan berkas saya sudah jadi SP2D tapi tidak dicairkan karena tidak ditandatangani elektronik, jadi Bank BJB tidak membayarkan pekerjaan yang sudah tuntas saya kerjakan,” kata pengusaha asal Ciomas yang namanya enggan disebutkan.

Terpisah, fenomena tidak terbayarnya proyek pembangunan di tahun 2025 juga terjadi di Pemprov Jabar. Salahsatunya adalah pembangunan jalan Parungpanjang – Bunar sepanjang 5,6 kilometer.

Berdasar informasi melalui Instagram dedimulyadi71 kas Pemprov Jabar saat ini kosong untuk pembayaran sejumlah paket proyek. Hal itu bahkan sudah dikomunikasikan oleh BPKAD dan DPUPR Provinsi Jabar.

(Herry Setiawan)

Caffe dan Resto Kembali Ke alam Gelar Pentas seni Budaya

0

Bogor | Jurnal Bogor Alunan musik sudah terdengar di Resto Kembali ke alam Citamiang Puncak, Bogor . Kopi dan Makana dan jajaran lampu- Lampu Bergantungan juga terlihat menemani tamu-tamu yang sudah hadir untuk menikmati beberapa suguhan. Orang-orang lalu-lalang menyambut tamu yang hadir.

Kamis malam, 1 Januari 2026 ada suguhan pertunjukan seni-budaya tepat di depan meja-meja tamu. Resto ini tepatnya berada di desa tugu Utara , kecamatan Cisarua kampung pondok 10 Kabupaten Bogor Kamis ,( 1/1/2026)

Resto dan Caffe kembali Ke alam Citamiang selalu menyuguhkan pertunjukan budaya pada setiap hari Kamis atau moment tertentu Pertunjukan itu diperkenalkan langsung di hadapan turis lokal dan manca negara.

Pertunjukan berlangsung tepat di resto dan Caffe yang tepat di tengah resto dan Caffe kembali ke alam . Resto dan Caffe ini ditengah tengah pepohonan yang tinggi menjulang dan ada sungai mengalir dipinggirnya dengan dikelilingi meja-meja makan ,lokasi yang strategis untuk pertunjukan tari.

Menurut penuturan Ahyar karyawan Resto dan Caffe Kembali ke alam Citamiang Arsitektur resto dan Caffe yang terlihat sangat khas dan nyaman sesuai namanya kembali ke alam.

Ahyar juga juga menambahkan, di resto kembali ke alam itu juga Rutin selalu menyajikan pentas seni sebagai salah satu ciri khasnya melestarikan kebudayaan

Acara-acara kebudayaan ini dinamai Symforest atau Ruang alam yang diadakan setiap hari hari tertentu mulai dari pukul 7.00 -09.00 Wib ungkapnya ( Wawan Hermawanto)