30.4 C
Bogor
Monday, April 13, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 499

45 Atlet Pelajar Kabupaten Bogor Perkuat Jawa Barat

0

Palembang | Jurnal Bogor

Sebanyak 45 atlet pelajar dari Kabupaten Bogor saat ini tengah membela Kontingen Jawa Barat pada ajang Popnas 2023 di Palembang, Sumsel.

Hal tersebut dikatakan oleh Asep Taryat Taryana selaku Subkor Olahraga Pendidikan dan Sentra Olahraga saat melakukan Monitoring di arena Popnas 2023, Senin, 28 Agustus 2023.

Asep menambahkan, 45 atlet pelajar dari Kabupaten Bogor yang membela Jabar di Popnas 2023 berasal dari 15 cabor.

Selain itu, kata Asep Taryar Taryana ada 45 atlet ada juga 8 pelatih dari beberapa cabor yang menjadi pelatih dan masuk dalam Kontingen Jawa Barat di Popnas 2023 yang berlangsung dari tanggal 26 Agustus hingga 4 September 2023.

Lebih lanjut, kata Asep, ia sangat optimis para atlet pelajar Kabupaten Bogor akan mampu memberikan Kontribusi medali dan mengharumkan Jawa Barat pada ajang Popnas 2023.

” 45 Atlet dari Kabupaten Bogor ini banyak berasal dari binaan PPOPM dan cabor yang ada di KONI Kabupaten Bogor” tegas Asep lagi.

** asep syahmid

Sekdispora Kabupaten Bogor Support Langsung Atlet Popnas

0

Palembang | Jurnal Bogor

Perjuangan para atlet pelajar Kabupaten Bogor yang tengah membela Kontingen Jabar pada ajang Popnas 2023 mendapat perhatian serius dari para petinggi Dispora Kabupaten Bogor.

Sekdispora Kabupaten Bogor, Trian Turangga datang langsung memantau kondisi para atlet pelajar Kabupaten Bogor yang tengah berada di arena Popnas 2023 di Sumsel, Palembang.

” Saya berharap semua atlet dari Kabupaten Bogor bisa berjaya di Popnas 2023 dengan menyumbangkan medali emas bagi Jabar pada Popnas kali ini,” tegas Trian Turangga saat ditemui awak media di arena Popnas 2023, Senin, 28 Agustus 2023

Trian juga sempat berbincang dengan para atlet dan memberikan motivasi agar semua atlet dari Kabupaten Bogor bisa menjaga kondisi dan tampil prima pada Popnas 2023.

Menurutnya, ajang Popnas ini akan menjadi langkah awal bagi para atlet pelajar sebelum mereka akan tampil di event PON membela Provinsi masing masing serta membela Indonesia pada ajang Sea Games , Asean Games dan Olimpiade.

” Tidak sedikit atlet yang berjaya di Popnas ini beberapa tahun kemudian akan tampil dan berjaya di ajang PON:” paparnya

” Saya optimis dari 45 atlet pelajar Kabupaten Bogor ini nantinya akan jadi tulang punggung Kabupaten Bogor di Porprov Jabar 2026 dan juga tulang punggung Jabar pada PON 2024,” pungkasnya.

** asep syahmid

Persiapan Pemilu 2024, PKS Kabupaten Bogor Mulai Panaskan Mesin

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bogor, di bawah komando Dedi Aroza dan Wasto, mulai memanaskan mesin politik dengan cara mengumpulkan pengurus partai dari tingkat kecamatan hingga desa/kelurahan atau ranting.

“Pemilu 2024 kan semakin dekat, kita sudah harus melakukan langkah nyata. Nah yang kami lakukan Sabtu (26/08) mengumpulkan pengurus tingkat kecamatan hingga desa/keluruhan atau ranting untuk melaporkan hasil dari pembentukan koordinator RW/RT,” kata Ketua DPD PKS, Dedi Aroza, dalam keterangan tertulisnya kepada Jurnal Bogor, Senin (28/08).

Dedi mengingatkan, kepada semua pengurus dari mulai DPD, kecamatan dan ranting untuk tidak berleha-leha dan terbuai dengan hasil yang diperoleh pada Pemilu 2019 lalu. “Hasil Pemilu 2019 lalu menjadi tolak ukur, karena pada Pemilu 2024 ini kita menargetkan peningkatan jumlah kursi baik untuk DPRD Kabupaten Bogor, DPRD Provinsi Jawa Barat dan DPR – RI, makanya dari sekarang harus bekerja keras turun menyapa masyarakat,” tegas Anggota Komisi IV DPRD itu.

Dedi mengungkapkan, pembentukan koordinator di tingkat RT dam RW ini merupakan realisasi dari strategi partai untuk mendulang suara dengan basis Tempat Pemilihan Suara (TPS) sekaligus untuk memetakan wilayah sosialisasi yang akan dilakukan calon anggota legislatif di semua daerah pemilihan.

“Ini memang bukan tugas ringan, tapi kita yakin, ketika dilakukan bersama-sama artinya semua pengurus DPD, kecamatan, dan ranting ditambah para kader, dan calon anggota legislatif  bergerak bersama turun kemasyarakat, target yang kita canangkan Insya Allah tercapai,” tegas Dedi.

Dedi mengakui,  luasnya wilayah Kabupaten Bogor, dengan jumlah 15.528 TPS yang tersebar di 40 kecamatan, 435 desa dan kelurahan serta 3,8 juta lebih pemilih yang terdaftar merupakan tantangan.

 Sinergi antara relawan calon anggota legislatif dan struktur, sambung Dedi, dalam  melakukan pendekatan ke warga sangat penting, agar semua TPS ada saksi dari PKS. “Pokoknya jangan sampai ada satu TPS pun yang kosong dari saksi, makanya kita terapkan strategi pemenangan berbasis TPS,” tegas Dedi.

Sementara itu, saat disinggung program PKS Menyapa yang masih berlangsung, Dedi menegaskan, program perlu evaluasi agar tepat sasaran.  “Semua program yang dijalankan perlu dilakukan evaluasi. Agar tercatat dan terarah tidak ada sumber daya yang tidak memberikan pengaruh terhadap elektoral,” ujar Dedi menutupi.

** Mochamad Yusuf

Anton Suratto Paparkan Empat Pilar pada Sarasehan Banggar

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Anggota DPR RI Anton Suratto sosialisasikan Empat Pilar Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI di Pendopo Suratto Siswodihardjo Puri Cikeas, Desa Cikeas, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Senin (28/8/23). Sosialisasi yang bertema “ Sarasehan Anggota Banggar MPR RI “ tersebut, turut dirangkai dengan silaturahmi bersama masyarakat sekitar.

Hadir dalam kegiatan itu diantaranya Anton Sukartono Suratto, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor Dede Candra Sasmita, Karang Taruna se-Kecamatan Gunung Putri dan masyarakat.

“Kita memiliki empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika. Empat pilar kebangsaan ini sebagai tiang penyangga bangsa kita supaya rumah yang bernama Indonesia tetap tegak berdiri,” kata Anton dalam sambutannya.

Anton menjelaskan tentang pentingnya empat pilar kebangsaan karena dinilai sebagai perekat dan pemersatu elemen bangsa di tengah maraknya budaya barat yang merongrong kedaulatan NKRI.

“Isi dari empat pilar kebangsaan adalah Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara kita. Undang-undang Dasar 1945 sebagai konstitusi negara kita, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan NKRI,” tandasnya.

Dia mengambil contoh konkret masyarakat yang hidup di tengah kehidupan bermasyarakat lebih berdaulat serta sebagai implementasi praktis tatanan hidup melalui penerapan empat pilar kebangsaan ini.

“Empat pilar menjadi perekat kita sehingga semua bisa hidup berdampingan, meskipun ada suku, ras, adat, istiadat, dan budaya yang menjadi nuansa kedaerahan kita, tentunya masih sangat kental,” lanjutnya.

Sebagai manusia, sambung Anton,  tidak ada yang bisa terlepas dari aturan karena empat pilar kebangsaan ini merupakan pedoman dalam membuat aturan, termasuk apa yang dijalani dalam keseharian berjalan aman dan damai.

“Kita semua ini di bawah naungan negara yang harus kita jaga bersama. Tidak boleh mendirikan negara di atas negara. Kemudian, ada Bhinneka Tunggal Ika sebagai simbol negara karena dari sekian puluh ribu suku, pedoman kita adalah tetap Pancasila,” pungkasnya.

** Nay Nuráin

Satu Pengendara Motor Tewas Adu Banteng di Jalan Mercedez-Benz

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Lagi, dua sepeda motor terlibat adu banteng di jalan raya Mercedes-Benz, Desa Wanaherang, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Minggu malam (27/8/23). Akibat kecelakaan itu satu orang meninggal dunia, dan dua orang lainnya mengalami luka-luka. Kecelakaan ini melibatkan sepeda motor Honda Beat Street Nopol F 5970 FIO dan Yamaha Vixion T 5812 IB.

Salah satu saksi mata di lokasi, Lukman menjelaskan saat sepeda motor Vixion melaju dari arah Cicadas menuju Wanaherang, tiba-tiba sepeda motor Honda Beat akan belok ke kanan, dan terjadilah tabrakan, menyebabkan pengendara sepeda motor Honda Beat meninggal ditempat, dan dua orang pengendara sepeda motor Yamaha Vixion mengalami luka-luka.

“ Pengendara sepeda motor Honda Beat yang dari arah Wanaherang akan belok ke kanan, di arah yang berlawanan ada motor Yamaha Vixion yang berboncengan, dan langsung terjadi tabrakan,” jelas Lukman.

“Tadi motor yang dari arah Wanaherang, mau belok ke kanan, didepan ada motor yang berboncengan lurus, pas pengendara sepeda motor Beat belok terjadilah tabrakan, gitu aja sih. Adu banteng kalau kata orang bilang mah” tambahnya.

Saat kejadian jalan terlihat sepi, sambung Lukman, dan sepeda motor Yamaha Vixion melaju dengan kencang.

“Waktu itu posisi jalan sepi, sepertinya pengendara yang berboncengan kencang, soalnya motornya mental sampai jauh, yang menyebabkan pengendara sepeda motor Beat meninggal ditempat, sedangkan yang berboncengan mengalami luka-luka aja,” paparnya.

Sementara, Unit Gakum Lakalantas Ipda Bayu menyampaikan, menurut saksi yang ada di lokasi kejadian mengatakan, pengendara sepeda motor Yamaha Vixion dari arah Cicadas menuju  Wanaherang dan sebaliknya, dari arah berlawanan ada pengendara sepeda motor Honda Beat.

“Ya, dengan adanya tabrakan ini menyebabkan, pengendara sepeda motor Honda Beat meninggal ditempat, dan dua orang pengendara Yamaha Vixion hanya luka-luka saja. Korban meninggal dibawa ke rumah Sakit Tamrin, dan dua orang yang luka dibawa ke klinik,” tandasnya.

“Saat ini kita sedang menindaklanjuti penyebab dari kecelakaan ini, dengan cara olah TKP,” pungkasnya.

** Nay Nuráin

Kades Cup Momen Pemuda Desa Sukagalih Bersatu dan Kompak

0

Jonggol | Jurnal Bogor

Pemerintahan Desa Sukagalih, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor mengadakan Kades Cup yang digelar sekaligus untuk memeriahkan HUT RI ke- 78. Kepala Desa Sukagalih Aja Waridin menyebut, dirinya ingin menyatukan silaturahmi kepemudaan di desa melalui olahraga, mengingat hanya dengan olahragalah warga bisa tumpah ruah dan turun ke lapangan. Selain itu Kades Cup jadi momen menyatukan pemuda dalam kegiatan yang positif.

“ Usia saya menjabat baru hitungan bulan, dan saya ingin adanya perubahan terutama untuk warga Desa Sukagalih. Walaupun banyak yang khawatir akan masih panasnya suasana politik pascapemilihan, tapi saya yakin warga saya sudah sangat dewasa untuk menerima itu,” ungkap Aja kepada Jurnal Bogor, Senin (28/8/23).

Lebih lanjut Aja menjelaskan, Kades Cup pertama yang diadakan di Desa Sukagalih pada masa kepemimpinannya diikuti oleh 10 tim dari yang mewakili masing-masing dusun. Menurutnya, antusias warga sangat terlihat saat pertandingan berlangsung, kekhawatiran akan adanya keributan tidak terjadi, hingga akhir pertandingan semua aman, damai, sukses tanpa ekses.

“ Untuk juara 1 dimenangkan oleh Tim Samba FC dari Dusun 1 RT 01, untuk juara ke 2 diraih oleh Tim Kapok FC Dusun 4 RT 16, dan Juara 3 diraih oleh Tim Aremsi FC Dusun 3 RT 11 dan 12, dan untuk juara harapan diraih oleh Tim Star Junior Dusun 2 RT 07 dan 08. Jadi masing-masing dusun ada perwakilan pemenangnya,” papar Aja.

Kades Aja berharap, semua warganya bisa kembali menyatu dalam silaturahmi yang baik, apalagi pasca-Pilkades yang menurut orang lain masih ada hawanya. Namun, Aja percaya kini warga sudah cerdas dan dewasa dalam menyikapi hal, hingga tidak lagi mudah diprovokasi.

“ Sejak saya menjabat sebagai kepala desa, itu menandakan semua masyarakat desa itu warga saya tanpa terkecuali, tidak ada lagi pengelompokan atau kubu-kubuan. Pilkades sudah selesai, fokus saya saat ini adalah bagaimana bisa mengembangkan desa menjadi lebih baik lagi, dengan mengaktifkan lembaga-lembaga dan kelompok masyarakat,” jelasnya.

“ Saya juga berharap kepada seluruh warga untuk bersama-sama membangun Desa Sukagalilh dengan mengukir prestasi kedepannya, karena desa yang maju akan berdampak kepada kemajuan ekonomi masyarakat pula,” tambah Aja.

** Nay Nuráin

Obras Forum Perubahan Pembaharu: IPM Kabupaten Bogor Masih Dibawah Rata-rata IPM Nasional

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Forum Perubahan Pembaharu Kabupaten Bogor mengadakan kegiatan ngobrol santai dengan tema Bogor Kini, Esok dan Masa Depan yang Sejahtera dan Bebas Korupsi yang digelar di Aula Hotel Papyrus, Kota Bogor, Minggu (27/8/23). Hal tersebut disampaikan oleh Rena Supriadi sebagai inisiator kegiatan obrolan santai (obras) tersebut.

“Kami menghadirkan Pengamat Sosial Politik Nasional Ubedillah Badrun, beliau memaparkan tentang potret Kabupaten Bogor saat ini, berdasarkan data statistik dimana IPM Kabupaten Bogor masih dibawah rata-rata IPM Nasional,” ungkap Rena menyampaiakan ucapan Ubedillah Badrun.

Menurut Ubedillah, sambung Rena, pertumbuhan ekonomi masih dibawah pertumbuhan rata-rata ekonomi nasional yakni  sebesar 3,5%, kemudian tingkat kemiskinan dan pengangguran yang cukup besar. Dari potensi pendapatan daerah yang cukup besar belum mampu meningkatkan kesejahteraan penduduknya secara merata, sehingga beliau menyampaikan beberapa solusi diantaranya implementasi good governance and clean government sehingga pengelolaan pemerintahan daerahnya menjadi lebih baik.

“ Kemudian fokus pada pemberdayaan sumberdaya manusia dan ekonomi yang jumlahnya cukup besar, berikutnya beliau menyampaikan tentang pemerintahan yang adaptif, kreatif, inovatif, kolaboratif ditengah-tengah pemanfaatan teknologi di era digital sekarang ini serta keterlibatan pemuda dalam pembangunan, yang terakhir beliau menyoroti tentang kegagalan pemerintah dua periode balakangan ini sehingga beliau menyampaikan tentang Kabupaten Bogor ini memerlukan teladan moralitas dan integritas yang tinggi dari penyelenggara pemerintahan daerah dimana kepemimpinan dua periode kepemimpinan yang menjadi tersangka kasus korupsi,”jelas Rena.

Lebih lanjut Rena menjelaskan, selain itu panelis yang hadir pada kegiatan ini adalah kepala desa teladan se-Indonesia yakni Kepala Desa Gunung Putri Damanhuri yang memaparkan pengalamannya dalam mengelola dan memberdayakan potensi desanya untuk kesejahteraan, dari sekian keberhasilannya  dalam pengelolaan potensi desanya yang menjadi sorotan adalah kurang perhatiannya pemerintah daerah Kabupaten Bogor dalam memberikan perhatian dan dukungannya terhadap program-program pemberdayaan desa.

“ Dari hasil obrolan santai yang dihadiri beberapa organisasi masyarakat dan juga organisasi kepemudaan serta tokoh-tokoh masyarakat disepakati bersama tentang kepedulian, bahwa pengelolaan Kabupaten Bogor bukanlah mengelola yayasan, yang hanya dikelola oleh keluarga secara dinasti atau kelompok tertentu saja, tapi menjadi kewajiban seluruh warga Kabupaten Bogor,” tandasnya.

“ Sehingga kesejahteraan dan mendapatkan pendidikan yang layak, layanan kesehatan yang baik serta peningkatan ekonomi menjadi hak bagi masyarakat kabupaten Bogor, maka dengan kesamaan persepsi ini menyepakati pembentukan Forum Perubahan Pembaharu Kabupaten Bogor yang bertujuan memastikan bahwa pemilik sah Kabupaten Bogor ini adalah seluruh warga masyarakat Kabupaten Bogor dan memastikan terdistribusinya secara merata kesejahteraan bagi warga masyatakat Kabupaten Bogor,” tambah Rena.

Sementara, Wakil Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor Fikar Robbani  yang mewakili unsur pemuda dalam kegiatan ini menyambung apa yang sudah disampaikan oleh narasumber Ubedillah Badrun dan juga Kades Damanhuri bahwa pemerintah daerah belum sepenuhnya memberikan ruang kolaborasi dan partisipasi pemuda dalam pembangunan Kabupaten  Bogor.

“ Dalam hal ini, pemuda di mata Pemerintahan Kabupaten Bogor masih dianggap tidak penting dan terpinggirkan, maka dari itu memang sangat perlu adanya perubahan untuk perbaikan,” pungkasnya.

** Nay Nurain

Mahasiswa KKN Turun ke Sungai Bersihkan Sampah

0

Leuwisadeng | Jurnal Bogor

Agar terciptanya lingkungan yang bersih sehingga jadi dambaan semua warga, para mahasiswa dari berbagai universitas kuliah kerja nyata (KKN) Tematik Desa Sadeng, Leuwisadeng, Kabupaten Bogor melakukan bersih-bersih sampah.

Dengan inisiatif para mahasiswa dari  Universitas Pakuan (Unpak), Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor dan Universitas Nusa Bangsa, STKIP Arrahmaniyah serta STIE Dewantara bersama dengan masyarakat Kampung Paku RW 04 turun langsung ke sungai yang dipenuhi oleh sampah rumah tangga.

Mereka bahu membahu mengangkat sampah yang memenuhi aliran sungai Cimanggu di Dusun Dua. Salah satu mahasiswa dari UIKA Mochammad Tamam Mulya mengatakan, bersih-bersih dilakukan dalam rangka kesadaran lingkungan.

“Memulai membersihkan sungai yang dipenuhi dengan sampah, yaitu aliran sungai Cimanggu,” katanya. Senin (28/08/2023).

Dia menjelaskan, dengan bersih warga dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman. Sementara, kata dia sampah-sampah tersebut akan diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Tujuannya agar lingkungan bersih serta aliran air yang bersih dari sampah. Karena aliran air Cimanggu ini bisa bersambung dengan aliran sungai Cikaniki. Sehingga tentu aliran air ini banyak warga yang masih menggunakannya,” jelasnya.

Kegiatan tersebut, kata dia, diharapkan bisa menjadi contoh bagi warga sekitar untuk menjaga kebersihan.

“Kami memberikan edukasi agar warga ikut menjaga kebersihan sungai. Semoga kedepannya mereka tergerak untuk membersihkan apabila terdapat sampah yang berada di sungai. Jangan sampai sungai menjadi kumuh dengan adanya tumpukan sampah,” pungkasnya.

** Andres

SDN Parakanmuncang 02 Raih Juara Umum Kedua GTM Kwarran Nanggung

0

Nanggung | Jurnal Bogor
Sekolah Dasar Negeri (SDN) Parakanmuncang 02, Desa Parakanmuncang, Nanggung, Kabupaten Bogor meraih juara umum kedua dalam helaran Gladi Tangguh Medan (GTM) Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Nanggung 2023.

Juara umum kedua tersebut diraih oleh kategori putra, yang mana untuk juara umum pertama diboyong SDN Hambaro 01. Sementara, dalam ajang jenis lomba pos 1 Sandi, kategori putra SDN Parakanmuncang 02 meraih juara pertama.

SDN Parakanmuncang 02 yang dipimpin Ondeng Sofwanudin tersebut dari tahun ke tahun telah mampu unjuk gigi dan menorehkan segudang prestasi.

Sebab tak hanya itu, dalam kegiatan ajang lomba untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-78 tingkat Desa Parakanmuncang yang digagas oleh mahasiswa KKN, SDN Parakanmuncang 02 meraih juara kedua dan ketiga.

“Sebenarnya prestasi tim Pramuka ini mengulang kesuksesan yang sebelumnya di ajang jenis lomba di beda penyelenggara. Salah satunya meraih juara pertama kategori regu putra dan putri kegiatan lomba tingkat (LT) II pada Januari lalu,” kata Kepala Sekolah SDN Parakanmuncang 02 Ondeng Sofwanudin kepada Jurnal Bogor di ruang kerjanya, Senin (28/08/2023).

Dia menjelaskan, pihaknya berkomitmen sebagai pengabdi negara dunia pendidikan sekolah yang dikomandoinya diharapkan bisa mencetak generasi yang hebat.

“Tentu saya akan terus mendidik anak-anak di sekolah untuk memiliki peserta didik yang berkarakter,” jelasnya.

“Semoga keberhasilan ini mampu dipertahankan dan ditingkatkan pada ajang lomba-lomba yang lain,” tambahnya.

Jadi kata dia, hal itu berkat kerjasama yang terjalin baik antar guru, siswa dan orang tua siswa hingga membuahkan hasil yang maksimal.

“Kepada anak-anak saya ucapkan selamat untuk piala yang diperolehnya, adapun bagi yang belum mohon bersabar. Yang penting tingkatkan kwalitas belajarnya semaksimal mungkin, masih ada kesempatan kedepan. Mudah-mudahan dapat kita raih apa yang kita inginkan,” bebernya.

Gerakan Pramuka Kwarran Nanggung, Kabupaten Bogor menggelar GTM dengan tajuk “Penggalang tangguh terampil dan berkarakter”.

** Andres

Ribuan Kader PAN Menyemut di Pakansari, Caleg Usep Nukliri: Semoga Berdampak Positif

0

Nanggung l Jurnal Bogor

Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Amanat Nasional (PAN) ke- 25  yang dihelat di area Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor menyimpan kesan membirunya ribuan kader PAN yang hadir saat mengikuti beragam kegiatan baru baru ini.

Ketua Panitia Usep Nukliri mengaku optimistis geliat kader menghadiri acara menambah semarak acara HUT PAN yang jadikan ajang silaturahmi serta konsolidasi kader dan pengurus PAN.

“Pada silaturahmi itu sudah tampak bahu membahu agar PAN semakin solid,” ujar Usep Nukliri, Senin (28/8)

Warga Desa Kalongliud Kecamatan Nanggung ini yang kini sebagai Rektor di  Institut Agama Islam Bogor (IAIB) mengaku respek dengan kader PAN. Apalagi kata dia hadir disela sela acara calon Bupati Bogor Jaro Ade (JA).

Sementara acara yang dikemas senam sehat yang menampilkan artis ibu kota ini dibarengi doorprize  berupa kipas angin, kulkas hingga sepeda motor.

Usep Nukliri yang juga sebagai calon legislatif Dapil 5 nomor urut 1 pada HUT PAN ini berharap dapat memberikan sinyal positif u untuk kemajuan Kabupaten Bogor.  “Ada sekitar 10 ribuan kader PAN hadir tentu menambah semangat kami dan semoga berdampak positif untuk Kabupaten Bogor nantinya,” harapnya. Arip Ekon