31.5 C
Bogor
Sunday, April 12, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 485

Soal Rencana Pembubaran Komite Sekolah, Begini Kata Komisi IV

0

jurnalinspirasi.co.id – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor membubarkan Komite Sekolah di tingkat SD hingga SMP lantaran disinyalir menjadi ajang pungutan liar (pungli) mendapat respon Komisi IV DPRD.

Ketua Komisi IV, Akhmad Saeful Bakhri mengatakan bahwa pembentukan Komite Sekolah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 75 Tahun 2016. Dengan demikian, rencana pembubaran Komite Sekolah tidak serta merta dapat dilakukan oleh Pemkot Bogor lantaran terdapat regulasi pusat yang mengatur.

Terkecuali, kata dia, pemkot mengajukan uji materil mengenai permendikbud tersebut. “Nggak bisa langsung dibubarkan begitu saja Komite Sekolah karena ada regulasi pusat yang mengatur,” ujar pria yang akrab disapa Gus M itu, Senin (11/9).

Selain itu, sambungnya, pembentukan Komite Sekolah juga diamanatkan dalam Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU SPN) Nomor 20 Tahun 2003. Dalam pasal 56 ayat 3 menyatakan bahwa komite/madrasah sebagai lembaga mandiri dibentuk dan berperan dalam peningkatan mutu pelayanan dengan memberikan pertimbangan, arahan, dan dukungan tenaga, sarana prasarana serta pengawasan pendidikan pada tingkat satuan pendidikan.

“Bila koordinator kelas (korlas) dibubarkan, kami setuju karena tak ada regulasinya,” ucap Gus M.

Menurut dia, pada Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 pasal 12 huruf b dijelaskan bahwa Komite Sekolah dilarang meminta sumbangan atau iuran kepada peserta didik dan orangtua siswa, yang bertujuan untuk diberikan kepada sekolah.

Namun, di pasal itu pun disebutkan bila untuk memajukan sekolah, komite dapat meminta sumbangan dengan mengajukan corporate social responsibility (CSR) kepada perusahaan-perusahaan di sekitaran sekolah.

“Boleh ajukan proposal CSR ke perusahaan sekitar, asal jangan meminta ke perusahaan rokok,” ucapnya.

Atas dasar itu, kata Gus M, perlu adanya edukasi kepada orangtua peserta didik dan anggota komite, agar dapat kreatif dan berinovasi dalam mencari solusi terkait anggaran untuk memajukan sekolah.

“Apabila sudah diedukasi masih melakukan pungutan yang tak berdasar hukum kepada orangtua siswa, maka laporkan saja ka aparat penegak hukum,” tandasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi perihal rencana pembubaran komite sekolah. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto enggan berbicara banyak. “Nanti saya infokan kalau sudah ya. Kalau korlas memang nggak ada legalitasnya, yang ada komite,” ungkapnya.

Sebelumnya, Pemkot Bogor sepertinya akan menghapus Komite Sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMP di ‘Kota Hujan’.

Kepada wartawan, Wali Kota Bogor, Bima Arya mengaku sedang melakukan kajian untuk menghapus Komite Sekolah. Sebab, berdasarkan hasil evaluasi, banyak yang menginginkan agar koordinator kelas dan komite dikaji kembali.

“Kami akan mengumpulkan seluruh Kepsek dari SD dan SMP pekan depan untuk menyampaikan hal-hal tersebut. Semua dalam kajian dan terus menindaklanjuti laporan pungutan liar, kemarin SD, nanti SMP kita cek lapangan,” ujar Bima, Minggu (10/9).

Saat disinggung apakah hal itu berarti juga menghapus komite sekolah. Bima menegaskan bahwa selama hal itu menjadi kewenangan wali kota, maka tentu ia bakal melakukannya.

“Sejauh mana kewenangan wali kota, harus dilihat dasar hukumnya. Intinya kita evaluasi, pungutan kan bisa oleh oknum guru, kepsek, komite sekolah dan lain sebagainya,” katanya.

Sebelumnya, Bima mengaku mendapat aduan soal pungutan liar di setiap sekolah dari mulai SD hingga SMP.

“Ada 12 aduan tentang pungli di SD dan SMP. Semuanya kita tindaklanjuti. Waktu itu di SD Bogor Selatan itu kepala sekolah terindikasi kuat melakukan pelanggaran dengan pungli ketika proses PPDB sudah di tindak lanjuti oleh inspektorat,” katanya.

Ia pun meminta yang bersangkutan dijatuhi sanksi sesuai aturan. Karena ada juga laporan lain, termasuk penyalahgunaan uang tabungan dan lain-lain.

Lebih lanjut, Bima meminta Disdik foku kepada kasus pungli, jangan sampai memberatkan anak anak agar tidak menggangu kondisi belajar.

Bima juga menyebut akan terus membuka layanan aduan tersebut dan akan posting di media sosialnya.* Fredy Kristianto

ZM Komitmen Kembangkan Olahraga Masyarakat di Kota Bogor

0

Bogor | Jurnal Bogor
Ratusan warga mengikuti senam massal memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2023, dan HUT ke-23 Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI), di Lapangan Genteng, Kecamatan Bogor Selatan, Minggu (10/9/2023) akhir pekan lalu.

Zaenul Mutaqin

Selain senam massal, KORMI Kota Bogor juga menggelar festival street soccer memperebutkan piala Perkumpulan Street Soccer Indonesia (Perssoci), serta pertandingan olahraga tradisional.

Ketua KORMI Kota Bogor, Zaenul Mutaqin (ZM) mengatakan, pihaknya berkomitmen dan konsisten dalam mengembangkan dan memajukan olahraga rekreasi masyarakat dalam rangka mewujudkan olahraga yang berbasis pariwisata.

ZM pun mengajak seluruh masyarakat untuk hidup sehat dengan berolahraga, tujuannya agar tubuh terus bugar.

“Melalui olahraga senam ini kita ingin memajukan olahraga rekreasi masyarakat. Kita tidak ingin Kota Bogor tertinggal lagi dengan daerah lain. Kami juara keempat saat Forprov lalu di Sumedang, itu menunjukkan KORMI Kota Bogor serius mengembangkan olahraga tradisional,” jelas ZM.

Salah satu bentuk komitmen KORMI Kota Bogor dalam pelestarian olahraga tradisional ini adalah dengan menggelar kegiatan festival dari semua Induk Olahraga (Inorga), dan senam massal.

ZM berharap, kegiatan ini akan jadi media yang tepat untuk kembali memasyarakatkan olahraga tradisional di kalangan masyarakat Kota Bogor terutama kalangan generasi muda dan pelajar.

“Saya optimis dengan festival, dan berbagai pelatihan, maka olahraga tradisional yang jadi budaya bangsa akan tetap bisa dilestarikan di Kota Bogor,” pungkasnya.

** asep syahmid

Menang Secara Aklamasi, Rike Iskandar Pimpin KORMI Kabupaten Bogor 2023-2027

0

Sentul | Jurnal Bogor
Rike Iskandar alias Akew akhirnya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum KORMI Kabupaten Bogor 2023-2027 dalam Muskablub KORMI Kabupaten Bogor periode 2023-2027 di salah satu hotel yang ada di Kawasan Sentul, Babakan Madang, Senin, 11 September 2023.

Semua Induk Olahraga ( Inorga/ Cabor) yang ada di KORMI Kabupaten Bogor secara kompak menginginkan Rike Iskandar sebagai Ketua Umum KORMI Kabupaten Bogor 2023-2027.

” Ada 21 Inorga yang ada di KORMI secara aklamasi sangat mendukung dan setuju kalau Akew jadi Ketua Umum KORMI Kabupaten Bogor 2023-2027,” ujar Fauzi Dubba salah satu pengurus KORMI Kabupaten Bogor kepada awak media, Senin, 11 September 2023

Fauzi menambahkan, jalannya Muskablub KORMI Kabupaten Bogor sangat lancar dan kondusif serta nyaman.

” Alhamdulilah KORMI Kabupaten Bogor sudah punya Ketua baru untuk menggantikan almarhum Bapak Usep Supratman. Semoga Akew akan mampu menjalankan semua program positif yang dicita citakan almarhum Pak Usep,” tegas Fauzi Dubba.

Rike Iskandar dalam keterangan singkatnya mengatakan sangat terimakasih kepada semua INORGA yang telah memberikan kepercayaan dan amanah jadi Ketua KORMI Kabupaten Bogor 2023-2027.

Tak hanya itu, kata Akew panggilan akrab Rike Iskandar mengaku dirinya akan menjalin sinergitas dengan semua Inorga, Stakholder keolahragaan di Kabupaten Bogor serta elemen lainnya para pegiat olahraga masyarakat yang ada di Bumi Tegar Beriman

” Saya juga akan meneruskan program program yang bagus dan telah dicanangkan oleh almarhum Pak Usep Supratman,” papar Rike Iskandar.

** asep syahmid

Hadits Hari Ini

0

Larangan menceritakan mimpi buruk

Sahih al-Bukhori:6470

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ: أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ:

إِذَا رَأَى أَحَدُكُمْ رُؤْيَا يُحِبُّهَا فَإِنَّمَا هِيَ مِنْ اللَّهِ، فَلْيَحْمَدْ اللَّهَ عَلَيْهَا وَلْيُحَدِّثْ بِهَا. وَإِذَا رَأَى غَيْرَ ذَلِكَ مِمَّا يَكْرَهُ فَإِنَّمَا هِيَ مِنْ الشَّيْطَانِ، فَلْيَسْتَعِذْ مِنْ شَرِّهَا وَلاَ يَذْكُرْهَا لأَحَدٍ فَإِنَّهَا لاَ تَضُرُّهُ.

Dari Abu Sa’id al-Khudri: Bahwa ia mendengar Nabi saw bersabda:

Jika salah seorang diantara kalian bermimpi yang ia sukai, maka sesunguhnya itu berasal dari Allah, hendaklah ia memuji Allah karenanya dan menceritakannya (kepada orang lain). Adapun jika ia bermimpi selainnya yang tidak disukai, maka sesungguhnya itu berasal dari setan, hendaklah ia meminta perlindungan dari keburukannya, dan jangan menceritakannya kepada siapun, maka tidak akan membahayakan dirinya.

Pesan :
Jika anda melihat mimpi yang baik, maka mimpi itu dari Allah, dan anda diperbolehkan menceritakan mimpi itu kepada orang lain. Namun jika anda melihat mimpi buruk, maka ia berasal dari setan dan dianjurkan agar tidak menceritakan mimpi itu kepada orang lain, dengan harapan setan tidak akan membahayakan anda.

Jadi Bintang Tamu Lomba Mewarnai, Tenggo Wicaksono Hadir di Q Square Bogor

0

Bogor | Jurnal Bogor
Tenggo Wicaksono, seorang YouTuber, sekaligus seniman perut atau ventrilokuis, membuat suasana lomba mewarnai yang digelar manajemen Q-Square, pengelola tempat hiburan, bermain anak dan olahraga meriah.

Apalagi, Tenggo yang datang ke Q-Square yang berlokasi di Jalan Raya Bogor – Jakarta, Km 50, Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, lengkap dengan membawa dan memerankan empat boneka dengan pelbagai jenis suara membuat anak-anak tertawa dan terhibur.

“Saya senang, karena anak- anak yang ikut berpartisipasi dalam lomba mewarnai sangat antusias dan bergembira, apalagi mendapatkan hiburan dari Kak Tenggo Wicaksono,” kata Ning perwakilan manajemen Q Square, kepada Jurnal Inspirasi, Minggu (10/09/2023).

Ning mengatakan, selain lomba mewarnai, manajemen Q Square, selama tahun 2023 ini sudah merancang berbagai event hiburan untuk segala segmen usia.

“Usai lomba mewarnai, dalam waktu dekat ini manajemen akan menggelar even musik, olahraga seperti pertandingan biliar dan minisoccer, karena konsep Q Square ini memadukan arena bermain, hiburan, belanja dan olahraga, makanya di Q Square ini ada fasilitas lapangan olahraga minisoccer,” ujarnya.

Sementara itu, Tenggo Wicaksono mengaku senang diundang memeriahkan acara lomba mewarnai bersama anak-anak. Apalagi tempat atau lokasinya sangat representatif dan strategis.

“Q Square ini tempatnya sangat keren, apalagi di sini, selain tempat berbelanja, dan bersantai, ada fasilitas olahraga. kalau saya tinggal di Bogor, pastinya akan sering kesini untuk bersantai dan berolahraga,” ungkap Tenggo.

Tenggo pun berharap, manajemen Q Square sering menggelar acara bertemakan anak-anak, karena di eta sekarang ini anak- anak butuh tempat untuk berkreasi mengembangkan bakat yang dimilikinya.

“Bakat anak-anak harus sering diasah. Lomba di Square ini sangat dibutuhkan anak-anak agar mereka terbiasa tampil dan bakatnya terasah,” tutupnya.

** Aga Alamanda

Costumer Gathering, PLN ULP Cileungsi Perkenalkan Layanan PLN Group

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Masih dalam semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN ULP Cileungsi UP3 Gunung Putri menyelenggarakan Customer Gathering, bertempat di Ballroom Avenzel Hotel, Jl. Transyogi Cibubur, Jum’at (8/9/23).

Costumer Gathering dihadiri oleh 179 pelanggan Tarif Bisnis dan Industri dengan daya kontrak> 197.000 VA , acara yang bertemakan “Front to End Business Partner With PLN Group” bertujuan untuk memberikan informasi kepada pelanggan terkait program dan pelayanan PLN dan Anak Perusahaan khususnya PLN di Wilayah UID Jawa Barat.

Dalam sambutannya Manager PLN Gunung Putri, Alamsyah Anwar menyampaikan terima kasih atas dukungan dari para pelanggan terhadap acara yang diselenggarakan dan berharap dapat menjadi media komunikasi yang bermanfaat bagi PLN dan Pelanggan.

Salah satu program PLN UID Jawa Barat yang diperkenalkan pada acara tersebut adalah “Jabar Smile” .

” Jabar smile merupakan program PLN Jawa Barat dalam mendukung pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT). Dukungan perkembangan EBT direalisasikan PLN melalui berbagai program Jabar Smile seperti electrifying lifestyle, electrifying agriculture, dan layanan Renewable Energy Certificate (REC),” ungkap Alamsyah Anwar kepada Jurnal Bogor, Minggu (10/9/23).

Sementara, Manager Strategi Pemasaran, Hendra Hermawan menjelaskan, bahwa REC merupakan salah satu inovasi produk hijau PLN untuk mempermudah pelanggan dalam mendapatkan pengakuan atas penggunaan EBT yang transparan, akuntable dan diakui secara internasional tanpa harus mengeluarkan biaya investasi untuk pembangunan infrastruktur.

” Melalui REC, PLN memastikan energi yang digunakan pelanggan berasal dari pembangkit listrik berbasis EBT yang diaudit oleh sistem tracking internasional dan memastikan bahwa REC yang telah digunakan oleh pemiliknya, tidak dapat diperjualbelikan lagi,” jelas Hendra.

Pada kesempatan yang sama, General Manager PLN UID Jawa Barat Susiana Mutia mengajak Pelanggan Bisnis dan Industri sebagai pelaku usaha di wilayah PLN UP3 Gunung Putri untuk menggunakan REC dalam menjalankan usahanya sebagai dukungan terhadap transisi energi bersih di tanah air, untuk Net Zero Emission tahun 2060

” Selain “Jabar Smile”, juga diperkenalkan layanan anak perusahaan PLN seperti Iconnet yang merupakan jasa layanan Internet dari PT Icon+ dan Operation & maintenance EV Charging serta jasa layanan lainnya dari PT Haleyora,” Pungkas Susiana mengakhiri.

** Nay Nur’ain

The Bell Jabar Gelar Festival Sepakbola Usia Dini 2023

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Komunitas The Bell selama ini dikenal sebagai salah satu komunitas otomotif yang memiiliki anggotanya sampai ribuan di Jawa Barat.

Selama ini The Bell dikenal juga dengan berbagai kegiatan positif yakni sering membantu dalam berbagai kegiatan sosial dan keaganaan.

The Bell Jabar sendiri saat ini dinahkodai oleh Gautama Bayu yang dikenal sebagai salah satu penggila Sepakbola yang jadi panutan para pemain muda di Bogor.

Pada hari minggu, 10 September 2023 akhir pekan lalu, The Bell menggelar Festival sepakbola usia dini dari empat KU yakni KU 9, KU 10, KU 11 dan KU 12 dan dilangsungkan di Lapangan Jagorawi Golf, Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

” Alhamdulilah Bos Bayu selaku Komisaris Utama The Bell menggelar event Festival Sepakbola Usia Dini yang memperebutkan Piala Ketua Umum The Bell Jawa Barat,” ujar Ariek SB, selaku Ketua Panpel Piala Ketua Umum The Bell Jawa Barat, Minggu, 10 September 2023

Ariek yang juga selaku Direktur Utama EFSOD Management menegaskan, Piala Ketua Umum The Bell Jabar ini diikuti klub atau SSB yang ada di Jabodetabek.

” Saya bangga The Bell memberikan kepercayan kepada EFSOD Management menggelar festival sepakbola usia dini. Ini artinya The Bell Membawa Keberkahan bersama sama dengan elemen yang ada di EFSOD Management,” terangnya.

Daftar Juara Piala Ketum The Bell Jawa Barat

Kelahiran 2014

  1. Akademi Persib Bogor
  2. Annisa Pratama
  3. Cicadas Raya
  4. Cibinong Raya

Kelahiran 2012

  1. Tunas Gunung Putri
  2. Citra Pratama
  3. Cicqdqs Raya
  4. Akademi Persib Bogor

Kelahiran 2013

  1. Annisa Pratama
  2. Cibinong Raya
  3. Citra Pratama

Kelahiran 2011

  1. Bong Kulur Raya
  2. Persipa
  3. Bromelia
    3 Cikeas Junior
  4. ** asep syahmid

Ditinggal Anak Istri, Warga Cimandala jadi Tunawisma Butuh Perhatian Pemerintah

0

Sukaraja  | Jurnal Bogor
Dede Yayat Dimyati, warga Kampung Kebon Kelapa, RT 06 RW 004, Desa Cimandala, Sukaraja, Kabupaten Bogor butuh perhatian pemerintah.

Pria kelahiran 1967 itu di masa tuanya tidak bernasib baik. Sebab saat ini kondisi Dede sangat memperhatikan. Pasalnya, Dede seorang tunawisma yang di tinggal oleh anak-anak dan istrinya.

Memiliki penyakit jantung dan pernapasan, Dede hanya bisa terbaring di tempat tidurnya.

Jovian merupakan kerabat dekatnya mengatakan, saat ini Dede tinggal bersama adiknya yang juga memiliki keterbatasan ekonomi.

“Pak Dede Yayat beliau seorang tunawisma yang telah ditinggal oleh anak-anak dan istrinya,” katanya.

“Beliau mempunyai penyakit jantung dan pernapasan atau paru, dan saat ini pak Dede Yayat tinggal di rumah adiknya yang juga mempunyai keterbatasan dalam hal ekonomi,” tambahnya.

Dia berharap pemerintah dapat memperhatikan terhadap nasib warga Sukaraja tersebut.

“Dia sangat membutuhkan sekali bantuan. Begitu pun adiknya, semoga dari pihak pemerintah bisa membantu beliau dan keluarga nya,” pungkasnya.

** Andres

Minta dan Surana tak Berdaya, Pemerintah Diminta Hadir Ringankan Beban

0

Ciawi | Jurnal Bogor
Kondisi Minta, warga Kampung Totopong  RT 04 RW 01, Desa Cipicung, Cijeruk, Kabupaten Bogor hanya terbaring di tempat tidur. Saat ini Minta butuh perhatian pemerintah karena keterbatasan ekonomi. Pria kelahiran 1965 tersebut menderita stroke sehingga menyebabkan tidak dapat jalan, bahkan kondisi  yang dideritanya tersebut sudah tiga tahun.

Istri Minta yaitu Sanah menjelaskan, suaminya tersebut menderita stroke dan saat ini butuh perhatian pemerintah agar suaminya bisa pulih.

“Saya berharap pemerintah dapat membantu kondisi suami saya yang hanya berbaring di tempat tidur karena stroke,” katanya, baru-baru ini.

Dia membeberkan, bahwa suaminya tersebut adalah tulang punggung keluarga. Dengan kondisi ekonomi keluarga tersebut cukup memprihatinkan sehingga butuh bantuan pemerintah.

“Untuk makan saja harus disuapin. Jadi kami berharap pemerintah dapat memperhatikan keluarga kami,” katanya.

Tak hanya Minta, Surana warga Kampung Teluk Pinang RT 01 RW 04, Desa Teluk Pinang, Ciawi, Kabupaten Bogor pun demikian.

Surana mengalami stroke sehingga mengakibatkan tidak bisa jalan. Hanya dapat berbaring di tempat tidur. Begitu juga dengan kondisi ekonominya. Salah satu tokoh masyarakat Misjaya, menjelaskan, kedua warga tersebut saat ini membutuhkan bantuan dari pemerintah agar dapat meringankan perekonomian kedua warga tersebut.

“Kami minta pemerintah cepat respons terhadap permasalahan ini agar dapat meringankan beban kedua saudara kita yang tengah kesulitan,” pungkasnya.

** Andres

Pembangunan Pasar Tlajung atau Kantor Kecamatan Gunung Putri?, Achmad Fathoni: Semua Proyek Itu Ada Kepentingan

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Banyaknya sindiran masyarakat akan Anggota DPRD Dapil 2 yang seolah tak mampu untuk mendorong pembangunan Kantor Kecamatan Gunung Putri, mendapatkan respons positif dari Anggota DPRD Kabupaten Bogor Achmad Fathoni. Fathoni menyebut kekecewaan itu memang pantas dikeluhkan warga, mengingat sudah berkali-kali diajukan namun belum juga terealisasi.

“ Kalo saya menanggapinya memang benar, wajar jika warga merasa kecewa, mungkin mereka melihat kondisi kantor kecamatan lain itu sudah dua lantai. Kok Kantor Kecamatan Gunung Putri, masih begini-begini saja, ini dewannya kerja apa. Pasti mereka berpikir kesana,” ungkap Fathoni sapaan akrabnya kepada Jurnal Bogor, Minggu (10/9/23).

Menurut Politisi Partai PKS tersebut, untuk tahun ini ada anggaran pembangunan Pasar Tlajung yang akan dibangun di Griya bukit Jaya. Dimana, menurutnya pembangunan pasar saat ini belum terlalu penting karena persoalan tempatnya pun masih menjadi polemik, dan jika dipaksakan akan ada gesekan nantinya.

“ Kami Dewan Dapil 2 sudah sepakat untuk mendorong anggaran tersebut untuk pembangunan Kantor Kecamatan Gunung Putri. Namun, entah ada apa katanya sudah masuk lelang untuk anggaran pembangunan Pasar Tlajung itu,” cetusnya.

Fathoni melanjutkan, jika masuk lelang harusnya dari awal tahun agar waktu pengerjaan terkejar. Namun sekarang ini sudah mau masuk anggaran perubahan, dan jika belum juga dilelang nantinya akan menjadi silpa. Padahal kata Fathoni, dari pada jadi silpa lebih baik dialihkan untuk pembangunan Kantor Kecamatan Gunung Putri.

“ Nanti saya coba lihat dulu, saya coba untuk mendorong bersama teman-teman dapil 2 agar DED untuk Kecamatan Gunung Putri bisa dianggarkan di tahun ini. Sehingga, tahun 2024 nanti bisa dibangun,” tandasnya.

“ Semua proyek itu ada kepentingan, namun kepentingan itu harus dilihat kebutuhannya, jangan karena kepentingan, kebutuhan dibelakangi,” tambahnya

Sementara Camat Gunung Putri Didin Wahidin berharap apa yang disampaikan dewan tersebut bisa diwujudkan. Mengingat, sudah berkali-kali pembangunan kantor kecamatan diajukan, tapi sampai saat ini belum juga ada tanda-tanda akan dibangun.

“ Semoga saja apa yang disampaikan para dewan itu bisa benar-benar terwujud, bukan hanya sebatas angin segar atau pun janji manis. Karena penduduk Gunung Putri ini sudah padat, sudah selayaknya untuk pelayanan itu membuat nyaman masyarakat, untuk kondisi saat ini masyarakat masih ada yang berkata tidak nyaman, karena kantornya terpisah-pisah,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain