28.6 C
Bogor
Sunday, July 19, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 444

Buntut Banjir Hebat di Dua Kelurahan, Dewan Pertanyakan AMDAL OCBD

0

jurnalinspirasi.co.id- Peristiwa banjir hebat di Kelurahan Cibuluh dan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara pada Minggu (26/11), terus memancing reaksi publik. Hal itu lantaran kejadian tersebut terjadi diduga akibat pembangunan SMAKBO dan
Oriental Commercial Business District (OCBD).

Anggota DPRD Kota Bogor dapil Bogor Utara, Endah Purwanti mempertanyakan kajian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) terkait kedua proyek tersebut.

“Bagaimana kajian AMDAL mengenai pembangunan beserta fasilitas pendukung lainnya di Kelurahan Cibuluh, Kota Bogor. Apakah kajian ini sudah sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Bogor,” ujar Endah kepada wartawan, Selasa (28/11).

Menurutnya, kajian AMDAL mesti difokuskan terhadap potensi dampak banjir di wilayah tersebut. Selain itu harus juga terdapat perencanaan mitigasi risiko banjir yang mungkin terjadi.

Selain itu, Endah juga menyoroti kelengkapan izin lingkungan juga menjadi sorotan utama apakah sesuai dengan regulasi lingkungan yang berlaku.

Ia juga berharap hasil kajian dapat memberikan pandangan yang komprehensif terkait dampak lingkungan dari pembangunan OCBD, dengan penekanan khusus pada dampak terhadap risiko banjir beserta antisipasi dan kepatuhan terhadap regulasi izin lingkungan.

“Kalau kajian ini tidak dilakukan sesuai regulasi yang ada, lagi-lagi masyarakat yang selalu akan dirugikan terus menerus dengan banjir sementara pihak OCBD tidak tersentuh sama sekali oleh hukum dan selalu tidak hadir solusi banjir bagi warga” kata Endah.

Terpisah, Ketua RW
05 Kelurahan Cibuluh, Alit berharap Pemkot Bogor segera memberikan solusi terbaik bagi warga.

“Kami, warga ingin segera ada pemecah masalah dari dampak pembangunan OCBD. Dimana hampir setiap hujan deras warga was-was akan terjadi banjir lagi, terlebih dengan pembangunan akses tol ini, semakin memperparah banjir yang terjadi baik debit air dan juga durasi banjir yang dialami warga” tandasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengunjungi lokasi banjir didampingi Camat Bogor Utara Riki Robiansyah.

“Yang saya cek karena dampak air tertahan jembatan sementara. Saya kesana bertemu kontraktor, karena diduga penyebabnya karena ada bangunan baru. Faktor drainase yang tersumbat, ada yang tersumbat oleh dampak di sana,” ujar Bima kepada wartawan.

Menurut dia, selain itu diketahui juga intensitas hujan tinggi, jadi banjir kombinasi semua itu. Maka Dinas PUPR, BPBD dan aparatur wilayah dirinya meminta untuk waspada.

“OPD kami siagakan melakukan tindakan kedaruratan. Kita lihat melihat sejauh mana, lewat Biaya Tak Terduga (BTT) apa saja. Termasuk banjir OCBD kami cek kesana,” terangnya.

Sementara itu, Camat Bogor Utara, Riki Robiansyah memaparkan, mereka menyampaikan aduan ke pak wali kota, kemudian direspon dengan jawaban akan dilakukan cek lokasi pada Senin (27/11) siang. Makanya para warga ingin mengetahui hasil dari pertemuan dengan pihak kontraktor SMAKBO seperti apa.

“Kebetulan SMAKBO dengan banjir OCBD beda tempat, kalau SMAKBO itu Cibuluh RW 06 dan Tanah Baru RW11. Nah, untuk OCBD di RW5 Kelurahan Cibuluh. Langkah kami saat ini menginventarisasi dahulu. Kami tidak bisa menahan aksi warga, kami akan sampaikan ke pihak OCBD. Bagaimana keinginannya dari warga,” paparnya.

Kata dia, Pemkot Bogor juga sudah berkoordinasi antar OPD bagaimana akan melakukan langkah, seperti pengerukan kali karena kecamatan sudah berkoordinasi dengan pihak Dinas PUPR Kota Bogor.

“Banjir diduga karena OCBD dan banjir diduga SMAKBO ini diajukan dahulu kerugiannya, dilihat tanggapannya dahulu. Di OCBD yang parah 10 rumah dan lainnya terendam hanya satu lutut saja. Karena dekat OCBD saja parahnya,” bebernya.

“SMAKBO lebih banyak ada tiga RW yang terdampak karena kontur seperti lembah. Dari dahulu banjir tapi suruh 30 menit tapi sekarang dikeluhkan warga surutnya aga lama bisa sampai 2 jam,” tandasnya.* Fredy Kristianto

Jatim Juara 1 BK PON

0

jurnalinspirasi.co.id – Babak Kualisifikasi (BK) PON 2024 dan Kejurnas (kejuaraan Nasional) Barebow yang berlangsung selama 10 hari di GOR Pajajaran Bogor, akhirnya selesai, Selasa (27/11).

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim bersyukur pelaksanaan kualisifikasi PON dan Kejurnas Barebow yang berlangsung sejak 17-27 November berlangsung lancar.

“Alhamdulillah, meski Kota Bogor disebut kota hujan, namun selama kejuaran berlangsung hampir tidak pernah serangkaian pertandingan terkena hujan. Jadi saya sangat bersyukur tidak ada kendala apapun,” kata Dedie kepada wartawan.

Dedie juga mengucapkan selamat kepada kontingen tiap provinsi yang telah lolos mendapatkan tiket menuju PON Aceh dan juga selamat kepada juara kejurnas barebow.

“Selamat kepada kontingen juara umum Jawa Timur, persiapkan mulai dari sekarang untuk PON ACEH Sumut. Dan Saya do’akan juga teman-teman yang lolos ke Olimpiade dapat meraih prestasi setinggi-tingginya untuk kebanggaan Indonesia. Saya doakan juga untuk barebow Asia yang diselenggarakan bulan Mei 2024 di Jogja, mudah-mudahan berjalan lancar,” harap Dedie yang juga Ketua PB Perpani Kota Bogor.

Lebih lanjut Dedie menambahkan, dirinya mengucakan terima kasih atas kesediaan atlet, pelatih official, dewan wasit dan seluruhnya. Terutama kepada TNI POLRI yang telah berkenan hadir di Bogor mendukung kegiatan ini.

“Terimakasih semuanya. Yang kita rasakan hari ini, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan sukses, dan semoga bapak dan ibu semua mendapatkan balasan sebaik-baik nya balasan dari Allah SWT. Kami tunggu kembali tahun depan, InsyaAllah kita akan mengadakan kembali 1 kejuaraan di Kota Bogor, mudah-mudahan lebih baik dari yang diselenggarakan sekarang,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Kadin Kota Bogor sekaligus sebagai Wakil Ketua pelaksana kualisifikasi PON dan kejurnas barebow, Almer Faiq Rusydi, mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada PB Perpani yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk menjadi wakil ketua pelaksana.

“Saya sangat berterimakasih kepada PB Perpani yang telah mempercayakan saya sebagai wakil ketua pelaksana kegiatan. Alhamdullillah kegiatan berjalan lancar tanpa ada kendala berarti. Selamat kepada pemenang dan atlet, official, dan pengurus, mohon maaf jika ada kekurangan,” ujar Almer.

Seperti diketahui sebanyak 585 atlet panahan dari 35 Provinsi di Indonesia berjuang memperebutkan tiket cabang olahraga (cabor) panahan untuk PON Aceh. Selain itu juga 133 atlet barebow hadir mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Barebow di GOR Pajajaran Bogor, yang dibuka secara resmi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo.

Jawa Timur keluar sebagai juara pertama Kejurnas Barebow 2023 dengan perolehan emas 7, 2 perak, 3 perunggu. Disusul Sulawesi Selatan dengan perolehan emas 2. Dilanjut di posisi 3 Kalimatan Timur dengan 1 emas, 3 perak, 2 perunggu.

Sementara untuk babak kualisifikasi PON 2024 mendatang, DI Yogyakarta menduduki posisi pertama dengan mengumpulkan 18 tiket, disusul Jawa Tengah dengan 18 tiket, serta Jawa Barat 17 tiket.* Fredy Kristianto

Isu Rotasi Promosi Kembali Mencuat, Dewan Ingatkan Hal Ini

0

jurnalinspirasi.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dikabarkan kembali melakukan rotasi Promosi pejabat. Rencananya, langkah itu akan dilaksanakan pada Selasa (28/11).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, beberapa pejabat akan menduduki jabatan baru, di antaranya Marse Hendra Saputra yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) bakal dipromosikan menjadi Kepala Dishub. Kemudian, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub, Dinas Tiko akan menjadi Sekretaris Dishub.

Kemudian, Dani Rahardian yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bagian Administrasi Pengendalian Pembangunan (Adalbang) dipromosikan sebagai Kepala Dinas Sosial (Dinsos). Kemudian, Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Hidayatullah menjadi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggantikan Thefilio Patricinio Freitas yang akan menjadi camat.

Selanjutnya, Kepala Bidang SMP Disdik Kota Bogor, Adhitya Buana menjadi camat.

Anggota Fraksi PPP DPRD Kota Bogor, Akhmad Saeful Bakhri menilai bila mutasi menjelang akhir masa jabatan itu idealnya dilakukan secara terbatas dan hanya untuk mengisi kekosongan jabatan saja.

Dia juga mempertanyakan mengapa Pemkot Bogor berencana melakukan rotasi jabatan, padahal pada Jumat (11/11) kemarin pemerintah juga sudah melakukan rotasi jabatan pada tujuh pejabat pimpinan tinggi pratama.

“Kenapa tidak pakai open bidding saja? Apa acuan yang dipakai oleh Tim Penilai Jabatan? Sementara SK pemetaaan manajemen talenta dan kelompok rencana suksesi m PNS di lingkungan Pemkot Bogor hingga pekan kemarin saja belum ditandatangani wali kota?,” ujar pria yang akrab disapa Gus M itu, Senin (27/11).

Kata dia, apabila SK pemetaaan manajemen talenta dan kelompok rencana suksesi PNS di lingkungan Pemkot Bogor sudah ditandatangani, tentunya perlu adanya sosialisasi kepada ASN guna memenuhi ketentuan asas yang diatur dalam Perwali 40 tahun 2021, salah satunya adalah asas keterbukaan.

Kalaupun rotasi jabatan didasari dengan menggunakan sistem merit, sambung Gus M, jangan sampai keputusan dan kebijakan tersebut mengganggu roda pemerintahan.

“Hanya mengingatkan saja, walaupun itu hak prerogatif, jangan sampai dilakukan hanya untuk pembenaran saja dan hanya berlaku bagi orang-orang tertentu. Bagaimana nasib karier ASN yang bekerja dengan benar dan sepenuh hati?,” ujarnya.

“Pada akhirnya publik khususnya ASN akan menilai open biding maupun merit sistem melalui manajemen talenta semua tidak ada bedanya, hanya berdasar pada otoritas walikota saja,” sambungnya.

Ia berharap Pemkot Bogor bisa lebih bijak dalam mengambil keputusan, sehingga setiap keputusan dan kebijakan yang diambil tidak mengundang polemik, mengingat saat ini memasuki tahun politik.

“Belum lagi ini dilakukan menjelang masa akhir jabatan. Secara logika ini kental dengan muatan politik. Karena apabila dilihat dengan masa bakti wali kota yang tinggal menghitung hari, apa yang dapat dilakukan oleh kepala dinas untuk mengejar target dan janji-janji wali kota,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Hery Karnadi mengatakan bahwa rotasi promosi baru akan dilaksanakan setelah pihaknya berkonsultasi dengan wali kota dan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).

“Belum, kita masih mau konsultasi dulu dengan Baperjakat, dan Pak Wali juga kan baru pulang perjalanan dinas. Jadi belum bisa dipastikan kapan waktunya,” ucapnya.

Mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) itu menegaskan bahwa untuk rotasi dan promosi eselon tiga dan empat tidak diperlukan rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Ada beberapa yang tak perlu rekomendasi KASN. Misalnya, Disdukcapil, butuh rekom Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Jadi nggak semua,” katanya.* Fredy Kristianto

Siswi SMPN 11 Bogor Juara Umum Dua Lomba Kreasi Tari  Daerah Nusantara Tingkat Nasional

0

Bogor l Jurnal Bogor
Siswi SMPN 11 Bogor meraih prestasi dengan titel juara umum dua pada Lomba Kreasi Tari  Daerah Nusantara Tingkat Nasional di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Minggu (26/11/2023). Tim tari SMPN 11 Bogor ini mampu bersaing dengan 77 kelompok peserta dari seluruh Indonesia.

SMPN 11 Bogor pada lomba tersebut mewakili Kota Bogor. “Alhamdulilah selain mewakili sekolah, peserta dari SMPN 11 Kota Bogor juara umum kedua,” kata wali murid SMPN 11 Bogor Wawan kepada Jurnal Bogor.

Dia mengaku mendukung perlombaan kreativitas anak dalam menjaga tumbuh kembangnya di bidang  kesenian tradisional.

Menurutnya, di zaman serba menggunakan teknologi tentu harus diperkuat dalam mendukung warisan kesenian Nusantara Indonesia.

Dengan mengikuti perlombaan, baik kreasi budaya kategori peserta kelompok maupun perorangan, telah menjadi kebanggaan. Selain SMPN 11 Bogor mewakili sekolah lainnya yang ada di Kota Bogor, juga bangga bisa melestarikan budaya agar tetap terjaga.

“Maka sejak dini generasi harus menjaga dan mencintai seni dan budaya Indonesia. Untuk itu, kami sebagai wali murid, sangat mendukung dalam keikutsertaan peserta lomba,” jelasnya.

Sebagai bentuk motivasi bagi anak kedepan, dia berharap kegiatan tersebut lebih maksimal dengan banyaknya support, terutama pihak sekolah. “Tentu dalam menghadapi perlombaan yang begitu ketat, maka persiapan harus lebih maksimal lagi,” tandasnya.

(arip ekon)

Festival Setu 2023 di Citongtut, Kurnia Indra Janji 2 Tahun Kedepan Gunung Putri Akan Punya Tempat Pengolahan Sampah Terpadu

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor 
Yayasan Tani Mandiri (Nastari) beserta PT Tirta Investama Pland Citeureup, menggelar acara Festival Setu 2023 yang ke-2 yang diselenggarakan di Setu Citongtut, Desa Cicadas, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Minggu (26/11).

Turut Hadir perwakilan dari Dinas Budaya dan Pariwisata Kabupaten Bogor, Dinas Lingkungan Hidup, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), PT Tirta Investama, Camat Gunung Putri, Pemdes Cicadas, Nastari, Yayasan Gerakan Pungut Sampah (GPS), Komunitas Peka Membaca, Gentra Padjajaran, Kalaramu, Pokdarwis Desa Cicadas, beserta tamu undangan lainnya.

Ketua Panitia Pelaksana, Nevky E Saputra mengatakan, Festival Setu yang ke-2 tahun 2023 ini untuk mengajak masyarakat agar datang ke setu supaya bisa lebih peduli dengan setu dan lebih memiliki kepedulian terhadap pelestarian setu sehingga bisa ikut terlibat dalam penyelamatan setu.

” Festival Satu dimeriahkan oleh beberapa penampilan, mulai dari seni tradisional Sunda, musikal puisi, penganugrahan Situ Hero 2023, penyerahan lukisan dan lomba balap perahu bebek,” bebernya kepada Jurnal Bogor.

Nevky menyebut, dengan adanya kegiatan Festival Setu yang diselenggarakan oleh Nastari dan PT Tirta investama Pland Citeureup ini, diharapkan dapat memiliki kepedulian terhadap setu yang ada di Kabupaten Bogor. Seperti halnya yang terjadi di 103 setu yang ada di Kabupaten Bogor karena 20 persen diantaranya sudah rusak dan tercemar.

Sementara Camat Gunung Putri Kurnia Indra mengapresiasi atas diadakanya kegiatan Festival Setu Citongtut yang ke-2 kalinya. Kurnia Indra berharap kegiatan ini bisa memotivasi untuk daerah konservasi setu-setu yang lain agar melakukan hal yang sama, dan menjadi event tahunan yang lebih meriah lagi.

Lebih lanjut, Kurnia Indra juga mengatakan bahwa disaat acara tadi ada juga kampanye tentang menjaga lingkungan, yang mana ini adalah salah satu program dari pemerintah Kecamatan Gunung Putri juga.

“Tentunya ini sejalan dengan temen-temen GPS dan komunitas komunitas yang lainya, yang senantiasa selalu menjaga kebersihan lingkungan,” tuturnya.

“Ini bagus sekali, bisa mendorong dan memunculkan para pecinta lingkungan agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar,” tambahnya.

Kurnia Indra menyebut, sampah menjadi salah satu kendala utama di Kecamatan Gunung Putri. Oleh karena itu, menurut dia, keberadaan KRL dan Bank Sampah di Kecamatan Gunung Putri harus lebih ditingkatkan.

” Kedepanya kita akan membuat satu tempat pengelolaan sampah (TPS) terpadu. Dan insya Allah akan terwujud di satu sampai dua tahun ini,” janjinya.

Dengan semakin parahnya tingkat pemanasan global, sambung Kurnia Indra, masyarakat diharapkan lebih bisa menjaga lingkungan bagaimanapun caranya.

” Tidak hanya membuang sampah dan pungut sampah. Tapi juga ikut menanam pohon, dengan tidak bersikap serakah saja itu bisa membantu lingkungan, tidak serakah main hantem kesana kemari,” tandasnya.

(nay nur’ain)

MTQ Tingkat Desa, H.Udin Saputra Tingkatkan Kecintaan Terhadap Al-Qur’an

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor 
Ajak pemuda-pemudi untuk lebih lebih mencintai Al-Qur’an, Pemdes Ciangsana menggelar Musabaqoh Tilawatil Quran  (MTQ) tingkat desa yang diselenggarakan di aula Kantor Desa Ciangsana, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Sabtu (25/11/23).

Kepala Desa Ciangsana H Udin Saputra mengatakan, MTQ tingkat desa ini untuk meningkatkan kecintaan dan pemahaman masyarakat terhadap kitab suci umat Islam.

” MTQ tingkat desa ini diikuti oleh 56 peserta dari masyarakat yang ber-KTP Desa Ciangsana. Ada 3 kategori yang dilombakan, mulai dari murotal, tilawah anak – dewasa, tanfidz quran anak – dewasa,” paparnya kepada Jurnal Bogor.

H.Udin Saputra menyebut, adanya MTQ ini diharapkan untuk anak pemuda milenial khususnya lebih mencintai Al- Qur’an. Dimana kita ketahui, era globalisasi saat ini lebih anak muda lebih condong terhanyut terhadap gadget dan dunia maya.

” Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meningkatkan pemahaman mereka terhadap ajaran Islam. Serta memunculkan bibit bibit pemuda Qurani di Desa Ciangsana, sekaligus mempersiapkan jika nanti MTQ Kecamatan diselenggarakan,” ujarnya.

“Alhamdulillah pertama kalinya kita melaksanakan lomba MTQ tingkat desa pada hari ini, yang diikuti oleh warga Desa Ciangsana dari perwakilan masing-masing Kadus se-Desa Ciangsana. Mudah-mudahan dengan adanya acara seperti ini warga bisa lebih giat lagi membaca Al-Qur’an,” tambah H.Udin.

Sementara Ketua MUI Desa Ciangsana, Ustad Surya Atmaja mengapresiasi program Desa Ciangsana yang mengadakan kegiatan  perlombaan MTQ tingkat desa.

“Kita sangat mengapresiasi apa yang sudah menjadi program Pemdes untuk warga masyarakat Desa Ciangsana. Khususnya untuk anak-anak didik kita agar bisa mencintai Al-Qur’an sehingga kedepan menjadi generasi Qurani,” tuturnya.

“Maka harus kita munculkan dari sejak dini, sehingga pada suatu ketika nanti kalau Desa Ciangsana memiliki generasi-generasi Qurani, atau penghapal Al-Qur’an, tentu kedepannya kita tidak sulit jika nanti di tingkat kecamatan, kabupaten atau di tingkat yang lebih besar karena kita punya generasi Qurani asli warga Desa Ciangsana,” pungkasnya.

(nay nur’ain)

Milad Pertama, Majelis Taklim Desa Bojong Adakan Tablig Akbar

0

Klapanunggal | Jurnal Bogor
Majelis taklim bulanan Desa Bojong mengadakan tabligh akbar melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H, sekaligus milad pertama yang bertempat di Kampung Bojong RT 10/05 Desa Bojong, Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Sabtu (25/11).

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini mengusung tema “ Milad kesatu tahun, Majelis Taklim Bulanan Bojong, Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Mempererat Silaturahmi Melalui Majelis Taklim Bulanan”.

Adapun penceramah yang mengisi kegiatan yaitu Habib Bahar Smith, Habib Abdullah Al Atthos, Habib Husein Al Athhos, Habib Ahmad Asyatiri, Habib Hanif Al Atthos dan Habib Shaleh Al Athhos.

Acara tersebut turut dihadiri Kepala Desa Bojong, beserta jajarannya dan ribuan jamaah yang terdiri dari jamaah majelis taklim bulanan Bojong dan para undangan dari majelis–majelis yang berada di wilayah Kecamatan Klapanunggal dan para undangan dari majelis taklim di luar wilayah Klapanunggal yang ada di Kabupaten Bogor.

Ketua majelis taklim bulanan Dedi  Faroga menyampaikan majelis taklim bulanan yang berdomisili di Kampung Bojong ini merupakan majelis yang sebagian besar jamaahnya adalah masyarakat Desa Bojong agar dapat membangun hubungan yang lebih erat antar masyarakat Desa Bojong melalui kegiatan – kegiatan majlis lewat acara – acara besar agama Islam maupun lewat pengajian rutin yang dilaksanakan dalam satu bulan sekali.

” Walaupun majelis ini sebagian besar anggotanya masyarakat Desa Bojong dari yang berdomisili di Bojong, tetapi tetap terbuka bagi siapa saja. Karena majelis ini tidak bersifat ekslusif bagi siapa saja yang ingin bergabung sepanjang demi kemaslahatan ummat,” tandasnya.

Ditempat yang sama, Pimpinan Majelis Ta’klim Bulanan, Habib Husein Al Athhos mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh panitia penyelenggara yang sudah berjibaku untuk menyukseskan acara.

” Saya ucapkan terimakasih juga kepada seluruh jamaah yang sudah berkenan hadir di acara ini khususnya jamaah dari masyarakat Desa Bojong dan jamaah dari desa – desa lain yang berada di wilayah Kecamatan Klapanunggal maupun jamaah dari luar wilayah Klapanunggal,” tuturnya.

(andi/nay)

Peringati Hari Guru, Alumni SDN Nambo 01 Angkatan 2001 Adakan Reuni Akbar

0

Jonggol | Jurnal Bogor
Alumni Sekolah Dasar Negeri (SDN) Nambo 01, mengadakan acara Gebyar Reuni Akbar. Reuni Akbar tersebut diadakan di Wisata Balekambang, Kampung Kebon Kopi RT04/02 Desa Bantarjati, Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Minggu (26/11).

Hadir dalam kesempatan ini Endi Suhendi dan Jamin Guru SDN Nambo 01 dan juga seluruh alumni SDN Nambo 01 angkatan tahun 2001.

Ketua pelaksana kegiatan Romlah mengatakan, reuni yang diadakan ini merupakan bentuk penghuormatan untuk mengenang jasa para guru dahulu. Dimana, pahlawan tanpa tanda jasa tersebut telah dengan ikhlas memberikan ilmu dan membimbing siswa menjadi manusia yang lebih baik, berpendidikan, dan sukses hingga saat ini.

“Reuni ini sebagai momen tali silaturahmi dan membangun keguyuban, kerukunan, komunikasi bagi alumni maupun para bapak ibu guru,” ujar Romlah.

” Sekitar 2 bulan kami persiapan untuk acara reuni akbar ini. Salah satu kendala yang agak sulit ialah menghubungi kembali rekan-rekan kita yang sebagian besar sudah ada di perantauan, dan alhamdulilah pada hari ini bisa meluangkan waktu untuk berkumpul kembali,” tambahnya.

Sementara, Endi Suhendi Yudha Guru SDN Nambo 01, merasa senang dan bangga bisa ketemu, tatap muka dengan para mantan muridnya dan berharap kedepannya bisa ditingkatkan kegiatannya. Dia juga berharap mantan siswanya diberi kesehatan, serta umur panjang dan di limpahkan rizkinya.

” Saya berharap pertemuan bisa dilanjutkan jangan sampai putus tali persaudaraan dan silaturahmi dengan para guru serta teman-teman semua meski 22 tahun meninggalkan sekolah (angkatan 2001). Tetap bersama-sama dalam keberagaman dan setiap situasi,” cetusnya.

(andi/nay)

Smanelsa Terus Berkiprah, Siswa-siswi Raih Prestasi

0

Leuwisadeng l Jurnal Bogor
SMAN 1 Leuwisadeng Kabupaten Bogor terus berkiprah menjaga eksistensinya sejak sekolah ini berdiri pada 2016. Smanelsa, julukan sekolah yang berlokasi di Jalan Raya Hambaro – Leuwisadeng KM 02 Kalipasir RT 004 RW 002 Leuwisadeng ini seperti pada 2023 debutnya cukup membanggakan.

Berikut ini sejumlah prestasi siswa-siswi Smanelsa selama  dua bulan terakhir.

1.M.Habilrullah (peraih medali emas Silat Heroes Invitation 2023
2.Misni Apriliyanti (peraih medali emas dan atlet siswa terbaik Silat Heroes Invitation 2023)
3.Tiara Oktaviani (peraih medali emas Kejuaraan Bulutangkis Antar SMA se-Provinsi Jabar)
4.Paskibra Pastasuna (meraih juara potensial III dalam ajang LKBB Edition KPU 2023 dan LKBB Karismatis SMAN 1 Cibungbulang)
5. Pasukan Pramuka (meraih juara II PKPU Putri se-Bogor Raya dalam ajang Loka Atya Agsera).
6.Herlinda (periah medali perunggu TFI Challenge 2023 Piala Kemenpora)
7.PMR (juara umum 3 tingkat wira Lomba PMR se-Bogor Raya)

Raihan prestasi tersebut sejalan dengan arahan maupun bimbingan Kepala Sekolah Smanelsa Dwi Astuti Indriati. Menurutnya, anak didik harus terus dilakukan pembinaan agar mentalitas terbangun sehingga meningkat rasa percaya diri.

“Kemampuan siswa  akan terlihat (turun pada kejuaraan) sesuai potensi dan bidangnya masing –masing,” jelasnya. (Arip Ekon)

Sekjen ATTB: Perbup yang Baru akan Timbulkan Konflik Horizontal Antarmasyarakat

0

Cigudeg | Jurnal Bogor
Perubahan Peraturan Bupati (Perbup) Kabupaten Bogor nomor 56 atas perubahan Perbup nomor 120 tentang pembatasan waktu operasional kendaraan truk tambang pada ruas jalan di wilayah Kabupaten Bogor dinilai akan menjadi pertikaian antarsesama masyarakat.

Hal ini disebabkan, produk hukumnya Bupati Bogor saat ini disebut tidak melakukan kajian komprehensif dan tanpa melakukan uji coba sehingga terjadi menimbulkan masalah baru.

“Kalau seperti ini sisi ekonominya masyarakat kami menjerit, jadi tinggal tunggu bom waktu saja ini. Masyarakat miskin kalau sudah masalah perut brutal, semuanya bisa turun ke jalan akhirnya konflik horizontal antara masyarakat hulu dan hilir,” kata Sekjen Asosiasi Transporter Tangerang Bogor (ATTB) Ahmad Gojali saat dihubungi Jurnal Bogor, Minggu (26/11/2023).

“Makanya kami mengajak ke Bupati dan dinas terkait harus segera pikirkan ini, ada upaya pencegahan konflik horizontal antarmasyarakat hulu dan hilir,” tambahnya.

Dia membeberkan, sangat menyayangkan sikap bupati terkait dengan produk hukumnya. Seharusnya Bupati Bogor ketika mengeluarkan produk hukum jangan tergesa-gesa, karena ini menyangkut masyarakat luas, baik masyarakat hulu maupun masyarakat hilir dimana masyarakat hulu masyarakatnya ketergantungan hidup pada tambang dan angkutan.

Sementara, masyarakat hilir seperti Parungpanjang yang mayoritas kehidupannya tidak ketergantungan dengan angkutan. Karena sudah banyak perumahan-perumahan di Parungpanjang, para pendatang.

“Yang pertama terjadinya penumpukan kendaraan dan menimbulkan kemacetan, karena pemerintah Kabupaten Bogor tidak menyiapkan fasilitas atau parkir untuk kendaraan barang khusus tambang.  Harusnya sebelum mengeluarkan produk hukum itu dikaji dulu atau diuji coba, contoh siapkan kantong parkir baik di hulu maupun di hilir,” bebernya.

Kata dia, dampaknya saat ini terhadap masyarakat itu sendiri, terlebih masyarakat yang berdekatan dengan tambang yang perlu diingat dampak sisi ekonominya.

“Bupati punya tanggung jawab moral, baik di dunia maupun di akhirat dan setiap perbuatannya dimintai pertanggung jawaban,” katanya.

Dia  menyayangkan, tidak adanya sosialisasi terlebih dahulu terbitnya Perbup baru dari Bupati Bogor melalui Dishub, baik melalui kepolisian maupun kecamatan. Padahal kata dia, PAD truk tambang sangat begitu besar.

“Harusnya pikirkan dulu, jangan langsung mengambil keputusan sepihak, apa sih istimewanya masyarakat Parungpanjang?. Kalau kita bicara pendapatan daerah tentu saja dari kami, dari pajak mobil pendapatan kendaraan khusus tambang,” ujarnya.

Dia menjelaskan, Bupati dan instansi terkait untuk kembalikan ke-Perbup nomor 120 tahun 2021, artinya angkutan tambang yang tidak bermuatan dari Tangerang ke Cigudeg itu bisa melintas, dan angkutan tambang yang sumbu dua, engkel dan colt diesel dapat melintas seperti Perbup 120 Kabupaten Bogor dan Perbup nomor 47 tahun 2018 Kabupaten Tangerang.

“Perbup Bogor ini menyesuaikan Perbup Tangerang, di Perbup Tangerang, sumbu dua bisa melintas begitu juga sumbu tiga yang tidak ada muatannya diperbolehkan melintas, tidak ada larangan. Tapi kenapa Perbup yang baru nomor 56 ini, yang kosong dilarang yang isian sumbu dua tidak boleh juga melintas. Oke yang sumbu tiga setuju itu kita tidak permasalahan, tapi siapkan dulu kantong-kantong parkirnya dong,” pungkasnya.

** (andres)