23.5 C
Bogor
Wednesday, April 8, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 444

Lecehkan 10 Bocah, Kakek Cabul Diciduk

0

jurnalinspirasi.co.id – Pria paruh baya inisial MS (58) harus merasakan dinginnya lantai hotel prodeo, usai mencabuli 10 anak dibawah umur di Jalan Pancagalih, Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat.

Aksi bejat kakek cabul ini terungkap setelah salah seorang korban yang sedang bersama orangtuanya berpapasan dengan pelaku dan korban merasa ketakutan sehingga orang tuanya menggali informasi dari anak tersebut.

“Saat berpapasan, si anak melontarkan pertanyaan bahwa apakah orang jahat itu harusnya ditahan? Nah, dari kalimat-kalimat itu akhirnya orang tua menggali keterangan dari korban dan keterangan-keterangan kawan mainnya, akhirnya orang tua korban melaporkan,” ujar Kasatreskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Rizka Fadhila pada Jumat (13/10).

Menurut dia, sedikitnya ada 10 anak yang menjadi korban dari aksi bejat sang kakek cabul. Modusnya, sambung dia, pelaku merayu dan mengiming-imingi uang beserta makanan agar korban mau diajak melakukan persetubuhan dan perbuatan cabul.

“Korban semua perempuan, rata-rata usia 3-12 tahun. Modusnya korban akan memberikan makanan hingga uang sebesar Rp5 ribu agar korbannya mau diajak atau dicabuli,” ungkapnya.

Sementara tempat yang dijadikan pelaku untuk melancarkan aksinya, Rizka menegaskan bahwa pelaku melakukan perbuatan cabul di sebuah ruangan tertutup sekitar luar musala dan aksi tersebut sudah berlangsung selama satu tahun lebih tepatnya dari Maret 2022 sampai Agustus 2023.

“Jadi di area luar musala ini ada ruangan tertutup seperti gudang, dan disana pelaku melancarkan aksinya. Motif pelaku karena dorongan nafsu, sedangkan pelaku ini sudah berkeluarga namun tidak bekerja,” ujarnya.

Atas perbuatannya, pelaku di jerat Pasal 76D dan atau 76E Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman paling sedikit 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.* Fredy Kristianto

Wujudkan Edutownship, UResort Beri Beasiswa Hunian Mahasiswa IPB

0

jurnalinspirasi.co.id – PT Prima Permata Agung selaku pengembang Apartemen University Resort (UResort) Bogor terus mendukung upaya mewujudkan visi IPB University menjadikan Kawasan sekitar kampus untuk menjadi Education Township (EduTownship).

Salah satunya dengan kembali memberikan beasiswa bagi mahasiswa IPB University. Sebelumnya, tepatnya pada Agustus 2022 lalu, manajemen UResort telah merealisasikan Beasiswa Hunian kepada empat orang mahasiswa IPB University yang berprestasi, Jumat (13/10).

Managing Director UResort, Dimas Ario Shakti Mumpuni saat memberikan sambutan dalam acara penandatanganan kesepakatan untuk melanjutkan kerjasama dalam memberikan Blbeasiswa hunian bagi mahasiswa berprestasi mengungkapkan, pihaknya bersyukur sudah menjalankan komitmen selama 1 tahun terakhir dengan memberikan beasiswa bagi mahasiswa IPB.

“Kami juga mengucapkan banyak terima kasih kepada segenap pimpinan IPB University, karena hari ini kita kembali bertemu sebagai bentuk dari kelanjutan kesepakatan bersama untuk memberikan Beasiswa hunian bagi mahasiswa IPB berprestasi,” ujarnya.

“Kami juga mengucapkan puji syukur atas terealisasinya Program Beasiswa Batch 1 yang sudah berjalan tahun lalu. Dan kami juga merasa sangat senang serta juga ikut bangga saat mendengar kabar bahwa salah satu penerima beasiswa kami, Brayen, berhasil memenangkan kompetisi teknologi pangan tingkat dunia di USA,” tambah lelaki yang akrab disapa Rio itu.

Diketahui, kesuksesan Brayen sebagai mahasiswa penerima beasiswa semakin mempertebal keyakinan kami akan visi University Resort yang selain Edu Friendly juga Research Friendly. Pada masa mendatang Visi Reaserach Friendly ini akan dikembangkan terus dengan menciptakan Lingkungan Hunian Mahasiswa yang selelu mendorong kreativitas dan inovasi.

“Beasiswa ini menjadi realisasi gambaran visi misi kami, dimana UR menjadi tempat pengembangan ide, riset, juga sumber kreativitas dalam berkreasi. Semoga cerita dapat menginspirasi mahasiswa penerima beasiswa batch 2. Beasiswa hunian ini akan tetap terus kita lanjutkan dan Insya Allah akan kita kembangkan dan kita pertimbangkan dalam bentuk-bentuk lainnya, namun intinya kami mendukung mahasiswa untuk terus berprestasi, jelas Rio yang juga aktif di kepengurusan DPD Realestat Indonesia (REI) ini,” paparnya.

Menurut dia, UResort memiliki komitmen mendukung proses belajar dan mengajar di IPB University, dan akan tetap konsisten mengembangkan pembangunan properti bertemakan Pendidikan dan Pengembangan Entrepreneurship bagi mahasiswa IPB sekaligus mendukung Visi Rektor IPB Kampus sebagai core Education Townshipdan Pengembangan kawasan sekitarnya yang bertemakan Pendidikan.

Sebagai informasi, UResort sendiri sudah berjalan hampir dua tahun, dimana memasuki tahun ketiga ini manajemen telah mengembangkan produk yang sebelumnya hanya berupa hunian mahasiswa saja, tapi sekarang sudah ada UR Hostel.

Fasilitas UResort Hostel yang diperuntukkan bagi keluarga mahasiswa ini diawali dengan banyaknya permintaan dari orangtua yang sedang berkunjung ke Bogor, terutama mereka ya g berasal dari Malaysia dan luar Jabotabek.

UResort Menjadi Pilihan Mahasiswa Asing

Untuk operasional harian, sebanyak 72 Kamar, 100 orang penghuni berjenjang mulai S1-S3, setiap penghuni didaftarkan fingerprint nya untuk masuk ke koridor juga menggunakan fasilitas communal room, shuttle bus beroperasi sepanjang hari, cafetaria dan dapur bersama, laundry, internet yang dedicated sampai di dalam kamar seperti di hotel, meeting room dengan fasilitas premium yang bisa disewa. Menariknya lagi, pada bulan November2023 ini akan ada foodcourt di area Kawasan UResort.

“Penghuni UResort berasal tidak hanya dari berbagai daerah di Indonesia, tapi juga ada dari negara lainya itu Malaysia, Filipina, Myanmar, dan dari beberapa negara Asean lainnya. InshaaAllah bulan November ini kami mendapat akan kedatangan penghuni dari negara Asia Pasifik dan Afrika, yang merupakan pesanan dari salah satu fakultas IPB. Selain itu tahun ini kami juga akan kedatangan tamu dari UITM Malaysia, terang Rio.

Dari sisi ke amanan, kawasan UResort selalu dijaga satpam 24 jam dan seluruh area nya dipantau dengan CCTV, dan juga biometric fingerprint untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada penghuni.

“Fasilitas disini sudah kami siapkan dengan baik danseksama untuk bisa mencukupi kebutuhan penghuni untuk tinggal dan juga belajar agar semakin berprestasi, juga memberikan rasa ketenangan bagi para orang tua di rumah, tutur Rio.

Hunian Ideal Sekaligus Wahana Kreativitas Gen-Z

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB University, Prof.drh. Deni Noviana, PhD, DAiCVIM, mengatakan, pihaknya menyambut baik kerjasama ini, karena saat ini IPB memang membutuhkan dukungan hunian mahasiswa yang berkualitas.

“Apa yang dihadirkan UResort saat ini sudah sangat cocok untuk para mahasiswa. Dari sisi lokasi, Uresort sangat dekat dengan Kampus IPB, dan lokasinya ini sangat nyaman, tenang dan aman. Tidak hanya itu, UResort juga menyediakan kamar dan sktifitas-aktifitas yang medukung proses belajar lainnya, terutama dalam membangun karakter. Menurut kami, kondisi ini inline dengan program-program kami di IPB, ujarnya seusai acara Seremoni

Dengan adanya hunian Uresort di lingkungan sehat dan menyehatkan tersebut, menurut Prof. Deni Noviana hal ini juga sesuai dengan karakteristik kami di IPB yang mengembangkan proses pendidikan mahasiswa ini bukan hanya untuk belajar, tapi juga mengembangkan Healthy Lifestyle.

“Jadi saya kira ini kebutuhan yang saling mengisi. UResort menyediakan hunian dengan segala kelebihannya itu, dan mahasiswa IPB mendapatkan hunian yang sesuai dengan kebutuhan mereka, terangnya, sembari menambahkan, pihak IPB juga sangat terbantu dengan dengan kehadiran UResort,” tandasnya. * Fredy Kristianto |*

Kades Cileungsi Monopoli Program Samisade

0

Cileungsi | Jurnal Bogor

Program Satu Miliar Satu Desa (Samisade) seharusnya menjadi program pembangunan infrastruktur yang mengedepankan swakelola dan pemberdayaan masyarakat di desa penerima bantuan. Namun pada realitasnya, kini program Samisade seakan-akan menjadi proyek kepala desa.

Dimana dari seluruh proses perencanaan hingga realisasi peran kepala desa sangat dominan. Kepala desa dalam program Samisade ibaratkan kontraktor pemenang tender yang berhak mengelola keuangan dan mengatur pembelanjaan material. Seperti yang terjadi di Desa Cileungsi dimana seluruh program Samisade ditentukan oleh kepala desa, termasuk dalam proses pembelanjaan material proyek.

“Samisade di Desa Cileungsi ini sudah banyak keluar jalur. Banyak aturan yang diterobos oleh kepala desa. Karena sekarang seluruh anggaran dan pekerjaan menjadi tanggungjawab kepala desa. Padahal di desa ada LPM dan TPK yang seharusnya dilibatkan dalam realisasi program Samisade,” kata salahsatu warga Desa Cileungsi, Ahmad.

Menurut dia, LPM dan TPK di Desa Cileungsi saat ini seperti pajangan dan tidak berfungsi. Hal ini lantaran kepala desa tidak melibatkan lembaga tersebut dalam setiap progran pemerintah desa yang berkaitan dengan pembangunan infrastrukur.

“Seperti Samisade sekarang yang pengaspalan dan pemasangan turab. Semua itu ditangani kepala desa tanpa ada keterlibatan dari LPM. Bahkan TPK sebagai penanggungjawab kegiatan juga tergantung dari arahan kepala desa. Bahkan untuk beli material saja harus kepala desa. Ini kan sudah tidak benar,” ujarnya.

Yang lebih parah lagi, lanjut Ahmad, pengerjaan Samisade yang seharusnya diswadayakan dan di swakelolakan ke masyarakat sekitar, justru diserahkan kepada pihak lain yang bukan warga Desa Cileungsi.

“Jadi mandor sampai tukang yang mengerjakan Samisade sekarang itu dari desa lain. Padahal di Cileungsi juga banyak yang bisa dan membutuhkan pekerjaan,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota LPM Desa Cileungsi, Muhamad Faisal membenarkan, sebagai anggota LPM dirinya tidak pernah dilibatkan dalam perencanaan maupun pelaksanaan program Samisade. Ia bersama dengan beberapa anggota LPM lain mengaku tidak pernah diundang atau mendapat laporan dari kepala desa terkait realisasi Samisade.

“Bahkan bukan hanya Samisade program lain yang menggunakan dana desa juga saya tidak pernah dikabari atau diajak duduk bersama terkait perencanaan dan realisasi pembangunan infrastruktur,” ujarnya.

Sementara pihak desa ketika dikonfirmasi belum bisa memberikan keterangan, termasuk Sekretaris Desa Cileungsi, Supendi tidak bisa dihubungi.

** fk/cc-jb

Rusliandy Apresiasi Prestasi Akhmad Basit di Asian Games 2023

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Ketua Umum Perpani Kabupaten Bogor Rusliandy memberikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian Akhmad Basit atlet panahan binaan Perpani Kabupaten Bogor pada ajang Asian Games 2023 lalu di Hangzhou, Cina.

Rusliandy menegaskan, Akhmad Basit adalah contoh nyata atlet yang dilahirkan dari proses pembinaan berkelanjutan selama ini.

” Sebagai Ketua Perpani Kabupaten Bogor saya sangat bangga kepada Basit. Semoga apa yang diraih Basit pada Asian Games 2023 jadi motivasi bagi atlet lainnya” ujar Rusliandy, disela sela makan siang bersama Basit di salah satu Rumah Makan yang ada di Cibonong, Jumat, 13 Oktober 2023.

Ia berharap kedepannya Basit akan terus mengukir prestasi emas di ajang ajang panahan berlabel nasional dan internasional.

Selain itu, Rusliandy yang juga sebagai Camat Cibinong optimis Perpani Kabupaten Bogor akan bisa melahirkan atlet atlet potensial dan berjaya di ajang panahan nasional dan internasional.

Dalam pertemuan kali ini, Rusliandy juga memberikan apresiasi khusus atau sedikit kadeudeuh kepada Basit atas prestasinya yang dicapai di Asian Games 2023.
” Nggak besar, ini hanya apresiasi saja buat Basit” pungkas Rusliandy.

** asep syahmid

M Yusuf Kiat Terus Gelar Silaturahmi Lewat Event Sayuki Cup

0

Citeureup | Jurnal Bogor

Sejak terjun menjadi salah satu caleg Dapil 2 dari Partai Gerindra, Muhammad Yusuf Kiat terus menggelorakan spirit silaturahmi melalui ajang sepakbola dengan label Sayuki Cup 2023.

” Event Sayuki Cup ini diikuti beberapa tim sepakbola usia dewasa yang ada di beberapa desa se Dapil 2,” tegas M Yusuf Kiat, SE , Jumat, 13 Oktober 2023

Pentolan suporter sepakbola Bogor ini menegaskan, pada event pertama, Sayuki Cup dilangsungkan di Lapangan KONI Citeureup pada tanggal 7 dan 8 Oktober 2023 pekan lalu dan diikuti 17 tim yang ada di Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri.

” Event kedua akan dilanjutkan di salah satu lapangan Salak Gading, yang ada di Desa Kranggan, Gunung Putri pada tanggal 15 Oktober 2023,” jelas lelaki yang akrab disapa Djendral ini

Sayuki Cup yang akan dilangsungkan di Desa Kranggan ini akan dikuti oleh 12 tim terbaik yang ada di Desa Kranggan

Perhelatan Sayuki Cup ini sebagai salah satu bukti nyata dari M Yusuf Kiat dalam menggalang silaturahmi antar pemuda yang ada di Dapil 2 khususnya di Gunung Putri.

Selain mengelar kegiatan sepakbola, Djendral juga aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial.

” Silaturahmi tanpa batas adalah salah satu tujuan saya dalam menggelar berbagai kegiatan dan ini akan terus saya lakukan ,” paparnya.

** asep syahmid

PPOPM Harus Merajut Mimpi yang Terputus

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Pengurus teras KONI Kabupaten Bogor, Dedi Budi Sumardi mengatakan sangat senang dengan geliat perhatian Dispora yang mulai muncul kembali kepada PPOPM Kabupaten Bogor saat ini.

Apalagi, kata Dedi Budi Sumardi, PPOPM Kabupaten Bogor sejak awal punya tagline dari Karadenan Menuju Pentas Dunia atau punya julukan Kampus Ksatria Arena.

” Namun saya melihat ada mimpi para pendiri PPOPM yang belum tuntas,” tegas Dedi Budi Sumardi yang akrab disapa Debus, Jumat, 13 Oktober 2023.

Salah satu mimpi yang terputus dari PPOPM adalah mewujudkan sekolah akademik yang langsung terintegrasi dengan PPOPM dan siswanya tidak lagi dititipkan di sekolah yang ada di sekitar Cibinong.

” PPOPM harus mengadopsi sistem pendidikan yang pernah dilakukan oleh SKO( Sekolah Khusus Olahraga) Ragunan yang satu atap dengan kegiatan olahraga atletnya. Hingga nantinya harus ada pembuatan kurikulum khusus di SKO Karadenan nantinya,” papar Debus.

Kalau sudah ada SKO Karadenan, kata Debus, setidaknya akan menjadi mudah bagi pengelola dalam melihat perkembangan pendidikan akademik ataupun bidang olahraganya.

” Ideal nya dibuat 6 kelas aja dulu dan digabung dengan para atlet disabilitas pendidikannya. Karena NPCI juga saya dengar sedang berjuang membuat SKOD,” tegasnya.

Debus menegaskan, Pemkab Bogor melalui Dispora harus ada keberanian membuat terobosan positif pembentukan SKO Karadenan guna merajut mimpi yang terputus selama ini.

Sementara itu, Sekdispora Kabupaten Bogor, Hendarsah mengatakan dulu PPOPM punya program harus jadi Universitas juga.

” Saya sangat setuju dengan gagasan itu, makanya saya akan dorong dulu soal SKO Karadenan yang letak nya memang satu hamparan dengan wisma atlet dan tempat latihan para atlet,” ujar Hendarsah.

Hendarsah mengakui kalau saat ini ia punya tugas untuk kembali mengangkat marwah PPOPM seperti dulu yang sangat dikenal di Indonesia dan di Kemenpora.

” Insya allah saya akan dorong dan berusaha merajut minpi yang terputus soal SKO Karadenan , ” pungkasnya.

*” asep syahmid

Batik Khas Cileungsi Diluncurkan

0

Cileungsi | Jurnal Bogor
Ketua TP-PKK Kabupaten Bogor Halimatussadiyah Iwan mendukung penuh peluncuran batik khas Cileungsi yang dikemas melalui Wonderful Batik yang digagas langsung oleh Ketua TP-PKK Kecamatan Cileungsi, dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional di Metropolitan Mall Cibubur, Kamis (12/10).

Dia berharap tidak hanya TP-PKK Kecamatan Cileungsi, tapi seluruh TP-PKK kecamatan se-Kabupaten Bogor bisa mengembangkan potensi yang ada di wilayah masing- masing. “Karena saya yakin Kabupaten Bogor kaya akan potensi terutama batik untuk dikembangkan lebih luas lagi,” terang Halimatussadiyah Iwan.

Sementara Camat Cileungsi Adhi Nugraha menjelaskan, motif batik Cileungsi yang diluncurkan itu didesain khusus oleh Ketua TP-PKK Kecamatan Cileungsi dengan mengusung corak kearifan lokal yakni kue pandan, buah cempedak dan Tugu Pancakarsa yang merupakan ikon Kabupaten Bogor.

“Semoga batik Cileungsi tidak hanya bisa digunakan oleh aparatur pemerintah kecamatan juga bisa digunakan oleh para kades dan PKK dan bisa jadi kebanggaan kita semua,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini, ia juga menyampaikan terimakasih kepada Ketua TP-PKK Kabupaten Bogor juga Pemerintah Kabupaten Bogor dalam hal ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dan dinas lainnya yang senantiasa mendukung PKK Kecamatan Cileungsi untuk menciptakan kreasi dan inovasi sehingga Kecamatan Cileungsi memiliki batik khas.

“Mudah-mudahan kita bisa menjadi pionir dalam  menghasilkan karya batik khas Kecamatan Cileungsi, dengan semangat Hari Batik Nasional kita bangga menggunakan batik Kecamatan Cileungsi,” imbuhnya.

** Nay Nur’ain

CSR PT Indocement Berikan Pelatihan Daur Ulang Plastik

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Puluhan kaum ibu di Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor mengikuti kegiatan daur ulang plastik yang diprakasai oleh CSR PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk, dengan tema “ Makeover Sampah Plastik Jadi Nyeni”, Kamis (12/10).

Ketua TP PKK Desa Gunung Putri, Kiki Zakkiyah menjelaskan kegiatan pelatihan daur ulang sampah plastik ini diikuti oleh kaum ibu dari KRL dan PKK. Dengan tujuan menambah lagi pengetahuan dan model daur ulang dari plastik.

“ Kami ucapkan terimakasih kepada CSR PT Indocement yang selalu memberikan pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan kaum ibu di desa ini,” ungkap Kiki sapaan akrabnya kepada Jurnal Bogor.

Kiki menyebut, untuk kegiatan daur ulang sendiri sudah dilakukan oleh KRL dan PKK sejak 3 tahun lalu. Hanya saja, market dari hasil karya daur ulang inilah yang masih menjadi kendala sampai saat ini. Sejauh ini, sambung Kiki, pihaknya menjual hasil kerajinan kepada tamu yang datang berkunjung ke Desa Gunung Putri untuk melakukan studi tiru.

“ Dari situlah ada pundi-pundi rupiah yang dihasilkan oleh KRL dan PKK dari hasil kerajinan tangan yang dibuat,” papar Kiki.

Kiki berharap Pemerintah Kabupaten Bogor memberikan atau menyediakan wadah untuk para pengrajin daur ulang plastik atau sampah lainnya. Karena jika hanya membuat tapi tidak menjadi nilai rupiah, dikhawatirkan warga akan malas untuk mengolah bahan daur ulang lagi.

“ Hal ini  harus menjadia perhatian khusus dari Pemkab. Harus kita sadari, banyaknya usaha dan pengrajin yang gulung tikar karena mereka bingung mau dipasarkan kemana, kendala market ini yang harus dipecahkan secara bersama,” tuturnya.

** Nay Nur’ain

PT Tirta Investama AQUA Luncurkan Program SUN Untuk Pelaku UMKM

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran yang sangat penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesempatan kerja. Berdasarkan data kementrian  jumlah UMKM pada 2022 ada 8,71 juta unit usaha.

Berdasarkan sebarannya, jumlah yang paling banyak berada di Provinsi Jabar, yaitu sebesar 1.494.723 unit. Namun, dalam perkembangan nya UMKM menghadapi berbagai permasalahan, salah satunya ialah masih rendah nya tingkat pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya. Seperti keterampilan dalam pemasaran secara digital, masalah legalitas usaha dan sertifikasi.

Hal tersebut pun banyak dialami oleh para pelaku UMKM wilayah Gunung Putri. Hal tersebut mengetuk PT Tirta Investama AQUA yang juga memiliki program pendampingan  legalitas bagi para pelaku UMKM di Desa Cicadas yang diberi nama SUN (senyum untuk negeri).

Wina sebagai pendamping SUN mengatakan, bahwa kegiatan yang diselenggarakan di Kantor Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor ini untuk memberikan pendampingan legalitas bagi para pelaku UMKM.

” Mulai dari NIB, Halal, HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) dan Review prodak, yang kita paparkan melalui 4 pemateri Semesco Indonesia yang dibawah naungan Kementrian koperasi,” ucap Wina kepada Jurnal Bogor, Kamis (12/10).

Wina yang juga legalitas program PT Tirta Investama mengatakan, hanya sebagain kecil pelaku UMKM di Desa Cicadas yang memiliki legalitas.

” Hanya beberapa yang memiliki legalitas, entah itu dibuat oleh siapa dan akhirnya mereka kadang lupa. Lupa akun, lupa Passwordnya. Dan mereka beranggapan yang penting punya, akan tapi enggak tahu manfaatnya,” jelas Winda.

Dalam kesempatan ini juga, sambung Wina, kami menjelaskan tentang kemasan, branding dan pendaftaran merk, serta pengelolaan keuangan dan pendampingan proses pendaftaran sertifikasi halal.

Sementara, Kepala Desa Cicadas, Dian Hermawan berharap dengan ada nya pendampingan legalitas dari program PT. Tirta Investama dapat memberikan wawasan bagi para pelaku UMKM di Desa Cicadas khususnya.

“Dengan adanya pendampingan legalitas para pelaku UMKM di Desa Cicadas, diharapkan menjadikan pelaku UMKM yang cerdas, serta dapat meningkatkan perekonomian masyarakat melalui sektor bidang usaha UMKM,” katanya.

** Nay Nur’ain

Kapolsek Cileungsi Sambangi Warga Gandoang, Ini Pesannya

0

Cileungsi | Jurnal Bogor
Kapolsek Cileungsi  AKP Yohannes Redhoi Sigiro, bersama Bhabinkamtibmas Aipda Haerudin  melaksanakan  sambang Desa Binaan di lingkungan Desa Gandoang, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, untuk bersinergi dengan warga dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Kamis (12/10).

Kapolsek Cileungsi Polres Bogor AKP Yohannes Redhoi Sigiro menyampaikan, melalui kegiatan sambang Bhabinkatibmas Desa Binaan dengan warga ini diharapkan dapat terjalin kemitraan antara Bhabinkatibmas Polsek Cileungsi  dengan masyarakat, bersama-sama menjaga kondusifitas di wilayah hukum Polsek Cileungsi.

“ Partisipasi semua pihak dalam menjaga kondusifitas kamtibmas sangat terasa manfaatnya, sehingga kamtibmas di wilayah hukum Polsek Cileungsi tetap kondusif,” ungkapnya kepada Jurnal Bogor.

Dengan melakukan pola pendekatan yang persuasif kepada masyarakat, AKP Yohannes Redhoi Sigiro mengharapkan hal ini dapat menjadi kunci dalam pemeliharaan kamtibmas yang berkesinambungan.

“ Kegiatan  ini pun merupakan salah satu kegiatan rutin Bhabinkamtibmas dalam upaya terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” tandasnya.

Dikesempatan lain Kasi Humas Polres Bogor  IPTU Desi Triana, SH menyampaikan apabila warga masyarakat ada yang menemukan hal – hal yang mengganggu kamtibmas dan menemukan tindakan kriminalitas lainnya dan adanya perekrutan tenaga kerja ilegal dengan menjanjikan gaji besar akan tetapi tidak resmi payung hukumnya masuk dalam tindak pidana perdagangan orang TPPO segera adukan laporkan ke Call Center (021) 110. Operator melayani 24 jam aduan serta laporan masyarakat ataupun nomor aduan Polres Bogor di 0812 1280 5577, dan akan ditindak lanjuti, baik dari Polsek terdekat maupun Polres Bogor.

** Nay Nur’ain