28.7 C
Bogor
Saturday, July 18, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 426

Ratusan Anak di Gunung Putri Dikhitan IPSM

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kecamatan Gunung Putri, menggelar khitanan massal dengan tema “IPSM Nyunat” di halaman Kantor Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Rabu (13/12/2023).

Ketua IPSM Kecamatan Gunung Putri, Irma mengatakan, program khitanan ini dikhususkan untuk membantu dan meringankan beban masyarakat yang ada di wilayah Gunung Putri.

” Untuk hari ini ada 110 peserta, yang berasal dari wilayah Kecamatan Gunung Putri,” jelasnya kepada Jurnal Bogor.

Menurutnya, selain dikhitan secara gratis peserta juga mendapatkan bingkisan serta uang saku. Dengan tujuan agar lebih memancing para anak-anak yang belum dikhitan agar segera dikhitan.

“Alhamdulillah, acara ini berlangsung dengan lancar, terlebih acara ini bisa berjalan berkat bantuan dari Ketua Karang Taruna Kecamatan Gunung Putri. Tidak lupa saya ucapkan juga terima kasih kepada semua donatur yang telah mensupport kegiatan ini, sehingga dapat terselenggara dengan lancar,” tandasnya.

Sementara salah satu orang tua peserta khitan, Wawan menyampaikan rasa terima kasih kepada semua panitia khusus IPSM Kecamatan Gunung Putri.

” Ini sangat luar biasa, saya ucapkan terima kasih kepada IPSM. Semoga kegiatan sosial ini dapat terus berlangsung, bahkan menjadi agenda rutin tahunan. Ini sangat membantu sekali, terlebih seperti saya. Pokoknya terimakasih buat IPSM Kecamatan Gunung Putri, ” tutupnya.

(nay nur’ain)

Hadir di Jawa Tengah, Presiden Ajak Petani, Penyuluh dan Babinsa Tingkatkan Produktivitas

0

Pekalongan | Jurnal Bogor
Setelah melakukan  Pembinaan Penyuluh Pertanian dan Petani Wilayah Sulawesi Tenggara, Sumatera Selatan, Jawa Timur, Jawa Barat dan Kalimantan Tengah, kini Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan kegiatan serupa di  Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan yang dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo, Menko PMK, Menteri Pertanian,Panglima TNI, Anggota DPR RI, DPRD dan DPD, Plt Gubernur Jateng serta Bupati Pekalongan beserta jajarannya merupakan bentuk dukungan atas pentingnya peran penyuluh dan petani dalam peningkatan produktivitas pertanian khususnya produksi padi dan jagung di Provinsi Jawa Tengah untuk kebutuhan Nasional.

Presiden Jokowi mengatakan saat ini Indonesia sedang mengalami krisis pangan, adanya pandemi, perang ukraina  antara rusia dan ukraina dan perang di gaza antara israel dan palestina, elnino dan perubahan iklim. Hal ini menyebabkan kelangkaan bahan dasar puluk, peningkatan harga minyak dunia hingga gagal panen.

“Urusan pupuk akan menjadi fokus Kementan. Mentan akan mengkontrol supply pupuk akhir desember 2023 hingga awal Januari 2024. Subsidi pupuk akan kami tambah”, ungkap Presiden di hadapan puluhan ribuan petani,penyuluh dan Babinsa di alun-alun Kajen Pekalongan, Rabu (13/12/2023).

Kita ingin meningkatkan produksi pangan Indonesia. “Saya meminta para PPL, Babinsa dampingi para petani dalam menjalankan budidayanya sehingga produksi padi kita meningkat”, pesan Jokowi.

Mentan Amran menyebut bahwa Petani dan Penyuluh adalah pahlawan pangan Indonesia. Ia mengaku dulunya pernah menjadi PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) dan kembali menjadi Menteri Pertanian untuk bekerja bersama PPL membantu aktivitas produksi petani di ada lapangan.

“Saya ini dulu PPL, PPL adalah pelayan petani Indonesia, saya kembali (menjadi Menteri Pertanian) untuk anda, kalian semua pahlawan pangan Indonesia, kami terbiasa kerja hingga ke pelosok sampai keujung, kami ingin petani merasakan kehadiran pemerintah,” ujar Mentan.

Masalah utama dalam penurunan produksi adalah pupuk, keterbatasan alsintan serta kesulitan benih. 2019-2022 swasembada kita raih 2 kali dan menurun karena hadirnya elnino, tapi saat ini kita bersinergi untuk kembali meraih swasembada dalam waktu dekat.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa saat ini dunia tengah menghadapi ancaman krisis pangan, sehingga upaya peningkatan produksi tidak bisa dilakukan melalui langkah – langkah biasa.

Dirinya mengaku, saat ini tengah berupaya meningkatkan Biaya Operasional Penyuluh (BOP) yang total anggarannya mencapai Rp 260 miliar. Biaya ini diharapkan dapat mendukung kerja penyuluh dilapangan secara lebih maksimal.

“Pertanian itu tidak perlu di perdebatkan tapi harus dikerjakan. Kita hadirkan solusi untuk kemajuan pertanian Indonesia”, tutup Amran.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menambahkan sekitar 25.000 insan pertanian yang terdiri dari  penyuluh pertanian, petani baik petani millenial termasuk petani hutan,  pemilik kios pupuk pertanian. serta Babinsa hadir disini  untuk mengikuti kegiatan Pembinaan Penyuluh Pertanian dan Petani di Provinsi Jateng.

“Ini merupakan dukungan nyata atas peran penting penyuluh dan petani sebagai tonggak pembangunan pertanian. Tak kalah pentingnya adalah peran serta Babinsa. Setelah ini Kementan melalui BPPSDMP melaksanakan Bimtek petani dan penyuluh pertanian serta Babinsa. Bimtek ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi penyuluh pertanian dan petani serta Babinsa dalam peningkatan produksi padi dan jagung khususnya di wilayah Jateng sebagai salah satu penyangga kebutuhan pangan nasional”, tegas Dedi.

(bbpmkp)

Didampingi Mentan Amran, Presiden Jokowi Sapa Puluhan Ribu Petani, Penyuluh dan Babinsa se-Jawa Tengah

0

Pekalongan | Jurnal Bogor
Presiden RI, Joko Widodo didampingi Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman (Mentan Amran), menyapa puluhan ribu petani, penyuluh  dan Babinsa se – Jawa Tengah. Disini, Presiden Jokowi mengajak petani tingkatkan produksi pangan sehingga mampu mendongkrak kesejahteraan petani.

“Dunia sekarang ini sedang krisis pangan, karena pandemi belum selesai, memperbaiki ekonomi belum selesai, sudah masuk perubahan iklim sehingga ada gelombang panas yang panjang, menyebabkan banyak gagal panen di semua negara dan sekarang ini terjadi krisis pangan , harga pangan naik” kata Presiden Jokowi di Alun – Alun Kajen, Pekalongan.

Tidak hanya itu, Presiden Jokowi mengatakan ketegangan politik antara Rusia dan Ukraina juga berdampak pada petani, karena bahan baku industri pupuk di Indonesia berasal dari negara tersebut. Kendala ini menjadikan harga pupuk meningkat.

“Akan tetapi akhir 2023 dan awal 2024, Menteri Pertanian akan pantau terus agar tidak ada masalah dilapangan. Subsidi pupuknya akan saya tambah karena supply pupuknya juga ada. Berapa? Sebentar saya akan umumkan, tunggu saya ketemu Menteri Keuangan ya,”kata Jokowi.

Pada kesempatan yang sama, Mentan Amran mengatakan produksi pangan dalam setahun terakhir menghadapi tantangan besar, seperti perubahan iklim, sehingga Kementerian Pertanian (Kementan) bersinergi dengan berbagai pihak berupaya meningkatkan pertanaman guna mencapai target produksi yang sudah ditetapkan untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional.

“Kami laporkan Pak Presiden dulu produksi pangan kita 34 juta ton menurun menjadi 30 juta ton sehingga kita harus impor, ini kami harus kembalikan produksinya, terlebih kami sudah keliling selama 40 hari, Jawa Tengah menjadi Provinsi ke 10 yang kami datangi untuk mengecek dan diskusi dengan petani terkait kendala peningkatan produksi pangan,”kata Mentan Amran.

Lebih lanjut, Mentan Amran menyebut kendala pertama bagi para petani dalam peningkatan produksi pangan adalah volume pupuk, kedua, petani yang tanam 2 kali hanya boleh ambil pupuk 1 kali, dan ketiga, benih unggul serta mesin alat pertanian yang sudah lama sehingga kurang produktif.

“Kami sudah ketemu penyuluh, penyuluh kami ada sebanyak 20 ribu, Babinsa 70 ribu, keluhannya satu lagi Pak yakni kalo bisa BOP penyuluh dinaikkan dan atas perintah Bapak Presiden, BOP sekarang sudah dinaikkan,”tambah Mentan Amran.

Sementara itu, Pj.Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Nana Sudjana melaporkan bahwa kegiatan pembinaan penyuluh pertanian dan petani di Provinsi Jawa Tengah ini dihadiri ±25.000 orang, yang terdiri dari penyuluh pertanian, petani, Babinsa, distributor pupuk di wilayah Jawa Tengah.

“Kita harapkan tentunya terkait dalam bidang pertanian, penyuluh dan petani bersinergi dengan Babinsa akan menjadikan sektor pertanian semakin maju dan kita harapkan kedepan kita mampu meningkatkan produksi di Jawa Tengah dan InsyaAllah akan mensejahterakan masyarakat,” tutup Nana.

(bbpmkp)

Menahun Tidak Terpasang PJU di Jalur Galuga-Leuwiliang, Warga: Seram Kalau Lewat Jalan Itu

0

Cibungbulang | Jurnal Bogor
Jalan Lingkar Galuga di wilayah Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, sudah menahun minim Penerangan Jalan Umum (PJU). Padahal keberadaan jalan tersebut sangat vital karena jalur alternatif bagi pengguna jalan.

Hal itu menjadi keluhan bagi para pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut.

“Iya kadang kalau di jam aktivitas suka macet parah di Pasar Leuwiliang. Apalagi kalau kita kejar waktu, kadang suka telat dateng ke tempat kerja. Jadi jalan lingkar tersebut alternatif untuk dilewati,” kata salah satu warga sekitar, Ogi.

Dia mengeluh minimnya lampu PJU yang cukup lama tidak terpasang di jalan tersebut. Bahkan dirinya juga mengkhawatirkan adanya rawan kejahatan pada malam hari.

“Ada mah ada, cuman kadang idup kadang mati. Itu juga lampunya cuma sampe jembatan aja, gak sepanjang jalur Galuga-Leuwiliang. Padahal kan yang agak seremnya itu pas di jalur yang atas tuh yang mau ke arah sampah. Saya ngerinya kalau lewat malem, takut ada begal atau rawan kejahatan lain,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kecamatan Cibungbulang telah menyerap aspirasi terkait minimnya PJU di Jalan Lingkar Galuga dan sudah sering diajukan, namun hingga kini belum juga sepenuhnya terealisasi.

“PJU itu sebetulnya sebelum (menjabat) Camat saya juga sudah diajukan ke Dishub,” ujar Camat Cibungbulang, Agung Surachaman Ali kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan, pengajuan dilakukan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang).

“Tapi persoalannya itu dimana, kalau tidak salah itu persoalannya karena status lahan,” pungkasnya.

(andres)

Mantan Kadishub Diusulkan Jadi Pj Wali Kota Bogor

0

jurnalinspirasi.co.id – DPRD Kota Bogor akhirnya resmi mengumumkan tiga nama susunan calon Penjabat (Pj) Walikota Kota Bogor yang diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto mengatakan bahwa terdapat tiga nama yang sudah diusulkan ke Kemendagri sebagai penjabat yang akan menggantikan Wali Kota Bogor Bima Arya, dan wakilnya Dedie A Rachim yang akan berakhir pada akhir Desember.

Ketiga nama itu adalah Syarifah Sofiah yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kota Bogor, Kepala Rumah Tangga Istana Kepresidenan Bogor, Erwin Wicaksono, dan Kepala BPTJ Kemenhub, Suharto.

Diketahui, Suharto pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor lalu di era Wali Kota Bogor Diani Budiarto dan akhirnya memilih hengkang ke Kementerian Perhubungan.

“Saat ini (usulan) DPRD Kota Bogor sendiri sudah ke Kemendagri,” ucap Atang kepada wartawan, Rabu (13/12).

Atang menjelaskan, beberapa nama yang sempat muncul yakni Syarifah Sofiah, Heri Antasari sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Barat, dan terakhir Teppy Wawan Dharmawan yang saat ini menjabay Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat, merupakan usulan dari Pemrov Jabar.

“Iya sepertinya yang dari Gubernur,” tandasnya.* Fredy Kristianto

Pemerintah Kecamatan Cibinong Luncurkan Buku Agenda Elektronik

0

PUBLIKASI KINERJA KECAMATAN CIBINONG

Jurnalinspirasi.co.id – Pemerintah Kecamatan Cibinong meluncurkan aplikasi Bagelen.site sebagai buku agenda elektronik Kecamatan Cibinong. Aplikasi online berbasis digital ini memuat menu pelayanan perizinan an non perizinan yang dibutuhkan masyarakat dari Pemerintah Kecamatan Cibinong.
Camat Cibinong Acep Sajidin mengatakan, kehadiran Bagelan.site diharapkan memecahkan permasalahan kelalaian penyimpanan berkas yang tidak teratur sehingga mengakibatkan menumpuknya dokumen yang ada. Dari surat-surat yang diproses yaitu: surat masuk sebagai dasar agenda kegiatan dan surat keluar. Memastikan kebenaran dari sebuah informasi tanpa tergesa-gesa dan memperhatikan urusan yang terjadi dan berita yang ada, sehingga dapat jelas kebenarannya.
“Termasuk surat yang dikeluarkan oleh sebuah instansi harus diteliti kebenarannya sehingga tidak terjadi kesalahpahaman antara yang mengeluarkan surat dan yang menerima surat tersebut,” kata Acep Sajidin, Selasa 12 Desember 2023.
Dalam proses pembuatan dan pengolahan surat pada Kecamatan Cibinong yang berfokus pada Bagian Sekretariat yang akan dikelola secara langsung oleh pegawai yang terkait. Tahap proses penomoran surat masih dalam bentuk penulisan manual dalam buku besar dan akan dicari secara satu-persatu yang akan memerlukan waktu lama dalam pencarian dan disposisi surat masuk yang masih suka tercecer
.
Oleh karena itu, maka diperlukan Rancang Bangun Buku Agenda Elektronik pada Kecamatan Cibinong , sehingga dapat mempermudah dalam mengelola data surat secara efektif yang mempercepat proses pendataan serta pencarian nomor surat yang akan diproses,Salah satu pemanfaatan teknologi tersebut dapat juga memberikan informasi agenda kegiatan yang ada di Kecamatan Cibinong. Berdasarkan masalah itu, maka kecamatan cibinong membuat aplikasi “Buku Agenda Elektonik”.
Acep menambahkan, yang melatarbelakangi dibangunnya aplikasi Bugu Agenda Eektronik antara lain mengadaptasi perkembangan teknologi informasi saat ini yang semakin berkembang dengan pesat, sehingga menyebabkan segala aspek kehidupan manusia selalu dihubungkan dengan perkembangan teknologi tersebut.
“Pengaruh dari perkembangan teknologi tersebut bisa dirasakan oleh berbagai bidang. Manfaat yang bisa dirasakan dari perkembangan teknologi yaitu pengolahan data yang bisa dilakukan secara tepat, cepat, dan akurat,” kata dia.
Dengan bantuan teknologi informasi, segala proses pengolahan data dalam sistem bisa dilakukan di berbagai tempat yang berbeda sehingga bisa lebih efektif dan efisien. Dari penjelasan uraian diatas, pengolahan data yang dilakukan secara manual sudah mulai dihilangkan dan dirubah menjadi sistem yang terkomputerisasi untuk memudahkan proses pengolahan data sehingga bisa dilakukan dengan cepat dan tidak membutuhkan waktu yang cukup lama.

Tampilan permohonan pelayanan di Bagelan.site (humas)

Selain itu, pengolahan dan pengaksesan data yang tidak menggunakan sistem biasanya hanya dilakukan di satu tempat saja sehingga bisa menghambat kinerja dari instansi. Salah satu instansi di bidang pelayanan, Kecamatan Cibinong masih menggunakan sistem manual pada proses pembuatan dan pengarsipan surat menyurat sehingga menjadi kurang efisien.
Pada pengarsipan surat masuk masih disimpan dalam map besar yang diurutkan berdasarkan tanggal, dan di tulis secara manual dalam buku besar surat masuk selain itu pada pengarsipan surat masuk membutuhkan pembuatan disposisi untuk ditujukan ke pihak yang bersangkutan.
Pembuatan disposisi tersebut menunggu Camat yang mana sebagai seorang Pemimpin memiliki kesibukan atau aktivitas yang banyak. Sehingga proses pembuatan disposisi dan pembuatan surat keluar memakan waktu yang cukup lama. Selain itu, proses pengarsipan surat masuk hanya menyimpan berkas surat pada map sehingga apabila berkas surat tersebut hilang dan jika berkas tersebut dibutuhkan kembali surat akan sulit untuk ditemukan.
“Oleh karena itu perlu dibuat suatu sistem yang menangani pengolahan data surat menyurat mulai dari pencatatan dan pengarsipan surat masuk, pembuatan disposisi sebagai bahan agenda kegiatan harian yang ada di kecamatan cibinong, pembuatan nomor surat keluar berbasis web. Dengan sistem tersebut, diharapkan bisa meningkatkan kinerja Kecamatan Cibinong. Pembuatan sistem tersebut diharapkan bisa mengolah data tanpa memakan waktu yang lama dan bisa diolah di tempat manapun. Selain itu, diharapkan sistem ini bisa menghasilkan pelaporan yang akurat yang bisa digunakan sebagai hasil evaluasi,” tegas dia.
Acep mengatakan, aplikasi berbassi web yang dinamakan Bagela.site akan mendigitalisasi pengarispan manual yang mudah hilang dan sulit di cari. Kemudian menghindari penulisan ganda dalam pencatatan di buku besar yang selama ini dilakukan secara manual.
Disposisi surat manual yang kerap membuat tercecernya surat dan tidak sampai ke yang didisposikan juga dapat dihindari.
“Agenda kegiatan digital akan memberikan notifikasi dispose tiap bagian atau pengelola surat,” kata dia
Selain itu, pelaporan manual yang sering tidak akuratnya jumlah karena dihitung satu persatu berdasarkan buku besar surat masuk juga diminimalisir karena pelaporan digital lebih akurat dan sesuai dengan jumlah.
Aplikasi ini juga akan mengatasi persoalan surat keluar, mulai dari penomoran yang mengunakan buku besar dan dicatat secara manual akan dilakukan secara system dan tidak memungkinkan terjadi ganda dalam penomoran
Penandatanganan secara manual yang menghambat dalam kegiatan jika pimpinan tidak ditempat juga tidak akan terjadi lagi karena penandatangan secara elektronik dapat di lakukan di manasaja dan real time.
Pengarispan manual yang mudah hilang dan sulit di cari juga tidak akan terjadi lagi karen pengarsipan digital mempermudah dalam pencarian surat.
“Mempermudah pelayanan dan tertib administari dalam pengelolaan surat, surat keluar, agenda kegiatan yang lebih terta, dispose surat yang lebih terarah dan sebagai pendukung penomoran surat keluar tanda tangan elektronik,” kata dia.
Acep menambahkan inovasi buku agenda elektronik ini juga merupaka bagian untuk membantu pemerintah dalam industry 4.0 yakni SDM go Digital. Aplikasi ini akan mmpermudah penomoran surat secara digital, meminimalisir penomor ganda dalam surat keluar, mengurangi penggunaan kertas (Paperless), menata kegiatan yang lebih terstruktur dan agenda kegiatan digital, biaya operasional lebih rendah.
“Bagi Aparatur Kecamatan Cibinong aplikasi berbasis web ini dapat membuat terlaksananya tanggung jawab yaitu tugas pokok dan fungsi dalam bagian ke sekeretariatan di kacamatan cibinong, mempermudah pelayanan dan tertip administrasi, mengurangi penggunan kertas, mensuport aplikasi Tanda Tangan Elektronik, dan memetakan agenda kegiatan yang lebih terarah dan teratur dan basis data elektronik,” tandas dia

Waduh, Pembayaran TPP ASN Ditunda

0

jurnalinspirasi.co.id – Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengeluhkan penundaan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) pada Desember 2023.

“Kan biasanya TPP Desember itu dibayar dua sekaligus Januari. Tapi ini dibayar Januari 2024. Sedangkan kita kan punya kebutuhan yang mesti dipenuhi. Harusnya jangan begitu, ini sudah ramai di kalangan ASN,” ujar salah seorang ASN yang namanya enggan disebut, Rabu (13/12).

Dikonfirmasi perihal itu, Sekretaris Badan Keuangan Aset Daerah (BKAS) Kota Bogor, Evandhy Dahni mengatakan bahwa kebijakan itu diambil lantaran TPP sifatnya menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Apalagi, berdasarkan analisis pendapatan Kota Bogor pada 2023 takkan menyentuh 100 persen.

“Jadi TPP Desember 2023 dibayar Januari 2024, dan itu sudah sepakat dengan Dewan serta sudah dibahas oleh kepala OPD,” kata dia saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon.

Pria yang akrab disapa Evan ini menyebut bahwa penundaan pembayaran TPP tidak ada hubungannya dengan defisit keuangan yang sempat terjadi dan kegiatan seremonial akhir tahun.

“Nggak ada kaitan. Tapi kalau pendapatan kita optimal, kami akan cek lagi proses pembayaran seperti apa. Namun sampai sekarang potensi pendapatan belum terlihat akan sampai 100 persen,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Evan menjelaskan bahwa sebelum TPP, tunjangan itu bernama Tukin (tunjangan kinerja) dengan sistem pembayaran bekerja dulu baru dibayar.

“Januari dibayar Februari dan seterusnya, diselesaikan setahun anggaran. Kemudian November dibayar Desember. Sedangkan saat formatnya berubah menjadi TPP, Januari dibayar Februari dan seterusnya, untuk November dibayar Desember pada pekan keempat,” katanya.

Sedangkan untuk 2023-2024, sambung dia, format pembayaran dikembalikan seperti Tukin. “Jadi Desember 2023 dibayar Januari 2024,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi I DPRD Kota Bogor, Endah Purwanti menyebut bahwa apabila merujuk kepada regulasi, proses perencanaan gaji dan tunjangan sudah dianggarkan per tahun anggaran. Artinya, mesti diselesaikan pembayarannya dalam setahun, baik di APBD murni maupun perubahan.

“Jadi tidak ada penundaan TPP, itu sudah clear. Bagaimana caranya dimundurkan, itu kan anggaran per tahun. Kalau mundur justru aneh,” ucapnya.

Endah pun mempertanyakan, apa yang menjadi regulasi Pemkot Bogor memundurkan pembayaran TPP. “Nggak bisa dimundurkan, bagaimana nomenklaturnya?. Justru kan jelas ketika rapat anggaran, yang banyak dipangkas kaitan pembangunan,” ucap politisi PKS itu.

Kata dia, gaji dan tunjangan merupakan satu paket yang utuh setiap tahun anggaran. “Nah, kalau dibayar tahun depan bagaimana? Jika si ASN masih di instansi itu, kalau pindah. Tentu kan ada perubahan dan penyesuaian TPP. Pembayaran TPP sebelumnya, mau merujuk darimana?,” imbuhnya.

Menurutnya, apabila BKAD berdalih penundaan TPP lantaran lantaran pendapatan Kita Bogor takkan menyentuh 100 persen. Hal itu seharusnya tak mempengaruhi untuk menunda TPP.

“TPP dan gaji itu sudah clear karena sudah dibahas di DPRD. Kalau sampai kejadian begitu, berarti perencanaan tidak matang. Kalaupun banyak acara seremonial akhir tahun, mestinya nggak berimplikasi kepada TPP. Kan sudah ada ploting anggaran, kode rekeningnya pun berbeda,” tandasnya.* Fredy Kristianto

Truk Tambang Tubruk Parit dan Teras Rumah Warga di Kalong Satu

0

Leuwisadeng | Jurnal Bogor
Truk pengangkut pasir urukan mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di Jalan Raya Kalong, Desa Kalong Satu, Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Rabu (13/12/2023).

Beruntung insiden itu tidak menelan korban luka maupun jiwa, namun saluran irigasi di badan jalan  milik PUPR dan teras rumah warga mengalami kerusakan.

Kasi Trantib Leuwisadeng, Cecep Tramiji setelah mendapatkan informasi dari warga, langsung terjun ke lokasi. Dia menyebut, kejadian itu akibat dari rem truk tidak berfungsi.

“Setelah mendapatkan informasi dari warga kita langsung terjun ke sini, menurut penuturan sopir mengalami rem blong sekitar belasan meter dari tempat kejadian truk ini. Lalu dibuang ke kiri untuk menghindari terjadinya korban,” katanya.

Dia berharap kendaraan tambang dapat mentaati tentang Perbup yang berlaku, dan sebelum dioperasikan kendaraan dapat diperiksa lebih dahulu.

“Truk tambang ini harus mentaati Perbup yang sudah disepakati bersama dengan Bupati Bogor. Selain itu juga kendaraan diharapkan untuk diperiksa terlebih dahulu sebelum digunakan,” bebernya.

Sementara warga sekitar Alan (30 mengatakan, kendaraan yang ditumpangi hanya satu orang sopir itu melaju dari arah Cigudeg menuju Bogor.

“Saya tadi lagi maen game, tiba-tiba terdengar suara bruk gitu. Pas saya liat taunya ada truk ke parit. Kalau gak salah kejadiannya tadi siang jam 10 lewat, pas kebetulan lagi sepi sih gak ada warga atau anak sekolah yang keluar,” ungkapnya.

Ditempat  yang sama, pengakuan sang sopir Mardian (29) sebelum tiba di lokasi kejadian, kendaraan masih dalam keadaan normal tidak ada masalah. Bahkan, kata dia sebelum berangkat dan dioperasikan, mobil tersebut dicek terlebih dahulu.

“Saya dari Jasinga bawa muatan material batu mau ke Jakarta. Sebelum kecelakaan mobil mah aman, normal seperti biasa bahkan saya cek dulu. Cuman pas disini (lokasi kejadian-red) remnya tiba-tiba blong, terus saya banting setir ke kiri,” ucapnya.

Hanya saja mobil yang dikemudikannya bernopol B 9229 PYT itu mengalami rusak berat pada bagian depan, dan teras rumah warga terlihat hancur terhantam mobilnya.

“Alhamdulillah sih gak ada luka-luka atau korban jiwa. Pas kebetulan lagi sepi juga, makanya saya buang ke kiri juga. Cuman mobil aja rusak bagian depan,” pungkasnya.

(andres)

Belum Juga Rampung, Proyek Jalan Cinangneng-Tenjolaya Disorot Katar Tenjolaya

0

Tenjolaya l Jurnal Bogor
Proyek pembangunan jalan Cinangneng-Tenjolaya, Kabupaten Bogor yang menelan anggaran Rp5 miliar yang belum juga rampung disorot Ketua Karang Taruna Tenjolaya Sony Arwan. Dinas PUPR Kabupaten Bogor pun diminta mengawasi proyek peningkatan jalan tersebut yang dikerjakan oleh CV Bulan Sabit.

“Kita minta Bupati Bogor, Dinas PUPR segera cek ke lokasi pembangunan. Sebab pekerjaan Jalan Cinangneng- Tenjolaya sudah mau habis kontrak kerja dan saat ini masih dalam pekerjaan,” ujar Sony, Rabu (13/12/2023).

Sony meminta Pemerintah Kabupaten Bogor jangan salah menentukan pemenang lelang karena bisa berdampak fatal. Tidak sedikit juga proyek yang ditinggalkan karena pihak pemborong kurang modal.

Sebab, proyek yang menelan anggaran cukup besar seharusnya dikerjakan oleh perusahaan yang bonafit dan tidak harus menunggu anggaran cair baru dikerjakan.

“Jalan Cinangneng- Tenjolaya merupakan akses utama karena pekerjaan betonisasi jalan lambat banyak hal yang dirugikan. Pengendara harus memutar arah dengan waktu yang lama, perekonomian warga sekitar juga bisa terganggu,” tegasnya.

Ia berharap pemenang tender proyek Jalan Cinangneng- Tenjolaya bisa tepat waktu dan tidak asal-asalan. Sebab, jalan tersebut merupakan akses utama dan penopang perekonomian warga .

“Saya melihat pengecoran jalan setengah -setengah dan rawan terbengkalai. Jangan sampai niat baik pemerintah memperbaiki jalan, malah berdampak masyarakat yang dirugikan karena lambatnya pekerjaan,” tegasnya.

Terpisah, Pengawas Jalan wilayah Kecamatan Tenjolaya, Iya mengaku sudah pernah mengingatkan ke pihak pemborong agar proyek pembangunan jalan tersebut bisa sesuai dengan SPK.

“Kalau dilihat dari jadwal pekerjaan yakni 150 hari kerja. Kita sudah mengingatkan ke pihak pemborong agar proyek jalan tersebut segera dikerjakan agar tidak terjadi penalti,” tukasnya.

(arip ekon)

Pengendara Sepeda Motor di Jalan Raya Cibungbulang Terseret Dump Truck

0

Cibungbulang | Jurnal Bogor
Pengendara sepeda motor Yamaha Vega ZR bernopol F 2712 RU mengalami kecelakaan lalulintas di Jalan Raya Cibungbulang, Desa Cimanggu Dua, Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Selasa (12/12/2023) sekitar pukul 10.30 Wib.

Lakalantas tersebut melibatkan pengendara sepeda motor dan dump truck putih nopol F 9536 FG. Saksi mata Dani (40) menjelaskan, pengendara sepeda motor dari arah Bogor menuju Leuwiliang itu diduga hendak ingin meyalip truk didepannya. Namun, naas kendaraan yang digunakan pria itu oleng dan terjatuh hingga terseret truk.

“Yang saya lihat, si pengendara motor mau nyalip truk dari jalur kiri, pas kebetulan di depannya itu ada mobil angkot berenti, gak tau lagi nurunin atau naikin penumpang. Kemungkinan si korban ini ingin menghindar kemudian oleng dan terjatuh terus ke seret si mobil truk putih,” katanya, Rabu (13/12/2023).

Dani menyebut, beruntung pengendara sepeda motor yang terseret tersebut masih selamat, hanya mengalami luka ringan di bagian kaki. Korban juga langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk perawatan medis oleh sopir dump truk  tersebut.

“Sopir truknya tanggung jawab sih, langsung dibawa ke rumah sakit berdua sama si korban,” katanya.

Akibat insiden itu, kemacetan pun sempat terjadi dan tidak ada petugas lalulintas pada saat kejadian tersebut.

(andres)