29.4 C
Bogor
Saturday, February 7, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 40

Sejumlah Tempat Wisata Bodong Tunggu Eksekusi Satpol PP

0

jurnalinspirasi.co.id – Penataan kawasan Cisarua Puncak terhadap bangunan liar atau bangunan-bangunan yang tidak memiliki IMB dan berdiri diatas tanah negara dipastikan akan melakukan penanganan dari penegak Perda Kabupaten Bogor. Diantaranya, bangunan bangunan yang berada di tempat-tempat wisata bodong atau tidak memiliki perijinan nasibnya tinggal menunggu waktu.

Seperti hasil penelusuran, untuk tempat wisata Kampung Ulin yang berada di Desa Citeko, Kecamatan Cisarua diduga tidak memiliki perijinan dan melanggar terhadap peraturan lingkungan hidup yang sudah ditindak oleh KLH beberapa waktu lalu, kini keberadaannya terancam dari penertiban. Hal ini seiring dengan adanya peneguran dari intansi Tata Bangunan wilayah Ciawi.

“Untuk Kampung Ulin di Desa Citeko, dimana tempat wisata itu berdiri diatas tanah negara kami dari Tata Bangunan Ciawi sudah melakukan teguran. Tegurannya berupa surat teguran pertama hingga surat teguran ketiga. Dan setelah surat teguran ketiga, berkasnya sudah dilimpahkan ke Satpol PP di Cibinong, ” ujar Asep, pengawas dari Tata Bangunan Ciawi.

Bukan hanya Kampung Ulin saja yang berkasnya sudah dilayangkan ke Satpol PP, melainkan terdapat tempat wisata lain yang ditindak serupa. Begitu juga dengan vila-vila yang terbukti melanggar atau berdiri diatas tanah negara data pelanggarannya sudah dikantongi Pol PP Kabupaten Bogor.

“Selain tempat wisata yang dinilai melakukan pelanggaran, banyak juga bangunan vila yang sudah diberikan teguran ke-3. Selanjutnya tinggal nunggu langkah Satpol PP, ” imbuh Asep.

Sementara itu reaksi dari beberapa pengamat lingkungan khususnya untuk kawasan Puncak, selama ini penegakan Perda di wilayah Puncak sangatlah lemah. Ini dibuktikan dengan  semakin menjamurnya bangunan vila yang dikomersilkan yang berdiri diatas tabah negara.

“Beberapa tahun ini penegakan terhadap bangunan atau vila-vila milik warga Jakarta yang berdiri diatas tanah negara jumlahnya terus bertambah. Dan vila-vila itu dikomersilkan dengan harga sewa yang cukup fantastis. Dengan kondisi seperti ini, wibawa penegak Perda tengah diuji. Aturan jangan hanya ditegakkan kepada warga yang lemah saja, ” pungkas Suhadi, warga Cisarua.

(Dadang Supriatna)

All New Honda Vario 125 Resmi Meluncur, Harga Mulai RP24 Jutaan

0

jurnalinspirasi.co.id – PT Astra Honda Motor (AHM) meluncurkan generasi terbaru All New Honda Vario 125, dengan pembaruan menyeluruh.Motor anyar ini dilengkapi kehadiran tipe terbaru berkonsep Street style. 

Dari sisi tampilan, desain lampu depan, belakang, dan winker All New Honda Vario 125 kini sepenuhnya baru dengan desain lampu yang lebih sporti dan advance.

Lampu depan All New Honda Vario 125 yang mempertahankan bentuk V-shape sebagai identitas utama, kini menggunakan teknologi LED terbaru, menghasilkan pencahayaan yang lebih luas dan jauh untuk berkendara di malam hari.

Desain pada panel meter juga mendapat sentuhan corak baru yang fresh dan atraktif, semakin memperkuat karakter sporti dari model terbaru ini.

Tipe Street menjadi pilihan terbaru All New Honda Vario 125 yang menarik perhatian. Kehadirannya membawa konsep street-style yang menonjolkan karakter kuat, ekspresif, dan energik.

Ciri khasnya terletak pada penggunaan naked handlebar serta panel meter terpisah yang dikombinasikan dengan warna velg yang atraktif, siap menjadi partner berkendara anak muda yang ingin tampil beda.

Motor Stylish dan Fungsional

Mendukung kenyamanan dan fungsionalitas untuk penggunaan harian, All New Honda Vario 125 terbaru kini dilengkapi dengan fitur modern seperti USB Charger Type-C yang praktis digunakan untuk mengisi daya gadget saat berkendara.

Konsol box depan yang lebih luas menjadikannya lebih praktis dalam membawa barang-barang bawaan esensial. Kedua fitur ini menjadi jawaban atas kebutuhan anak muda yang aktif dan menginginkan kemudahan dalam setiap perjalanan. 

President Director AHM Susumu Mitsuishi mengatakan dengan tampilan baru yang keren, fitur yang kian lengkap serta tipe Street terbaru, All New Honda Vario 125 siap menemani kebutuhan berkendara sehari-hari. Dilansir mobilinanews.com.

“All New Honda Vario 125 cocok untuk mendukung gaya, dengan ubahan desain terbaru dan kehadiran tipe Street, kami ingin memberikan pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan dan sesuai dengan karakter pengendara muda Indonesia,” ujar Mitsuishi.

Executive Vice President Director AHM Thomas Wijaya mengatakan Honda Vario 125 telah tumbuh bersama penggunanya dan AHM terus menyesuaikannya sesuai dengan perubahan tren dan gaya hidup yang semakin dinamis. 

“Ragam tipe All New Honda Vario 125 yang kami hadirkan diharapkan dapat memberikan pilihan baru bagi konsumen yang menginginkan sepeda motor dengan tampilan sporti dan tetap fungsional,” ujar Thomas. 

Ditenagai mesin 125cc liquid-cooled engine dengan teknologi eSP, All New Honda Vario 125 menawarkan keseimbangan sempurna antara responsivitas dan efisiensi bahan bakar terbaik di kelasnya. Model ini mampu menghasilan konsumsi BBM yang irit hingga 51,7 km/liter.

All New Honda Vario 125 tipe CBS dipasarkan Rp24.410.000 On The Road Jakarta. Tipe CBS-ISS dipasarkan seharga Rp26.065.000 On The Road Jakarta, sedangkan tipe Street dipasarkan seharga Rp26.499.000 On The Road Jakarta. ded

Bupati Bogor Terima Penghargaan Sebagai Kepala Daerah Yang Dekat Dan Peduli Terhadap Insan Pers, di Malam Anugerah Jurnalisme Istimewa 2025

0

jurnalinspirasi.co.id – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menghadiri Malam Anugerah Jurnalisme Istimewa 2025 yang digelar di Gedung Tegar Beriman pada Senin malam (1/12/25).

Dalam kesempatan ini, Bupati menerima penghargaan sebagai kepala daerah yang dekat dan peduli terhadap insan pers, khususnya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor. 

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas sinergi dan dukungan Bupati terhadap kemajuan jurnalisme di Bumi Tegar Beriman.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto menjelaskan alasannya hadir pada acara tersebut, meski mendapatkan beberapa undangan lain. 

“Hari ini, kami sedang membangun Kabupaten Bogor bersama-sama. Pemerintah Kabupaten Bogor sangat membutuhkan dukungan, terutama dari rekan-rekan media dan seluruh anggota PWI. Kabupaten Bogor ke depan harus berubah menjadi lebih maju,” ujarnya.

Bupati Bogor juga menekankan pentingnya komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan media. 

“Sebaik apapun pemerintah bekerja, tanpa kerja sama yang baik dengan media, informasi pembangunan kepada masyarakat tidak akan tersampaikan secara optimal. Kehadiran saya malam ini sebagai bentuk komitmen untuk bersinergi dengan seluruh insan pers di Kabupaten Bogor,” tambahnya.

Rudy Susmanto juga menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan selama ini dan menegaskan niat pemerintah daerah untuk selalu melibatkan media dalam proses pembangunan. Ia berharap tahun 2026 menjadi tahun kebangkitan Kabupaten Bogor dengan dukungan penuh dari media untuk menyuarakan pembangunan secara positif dan konstruktif.

“Mari kita tutup lembaran lama dan buka pintu seluas-luasnya untuk kerja sama. Sinergi dan kolaborasi adalah kunci keberhasilan kita dalam membangun Kabupaten Bogor dan mensejahterakan masyarakat,” ujar Bupati.

Acara Malam Anugerah Jurnalisme Istimewa 2025 menjadi momentum bagi Bupati Bogor Rudy Susmanto untuk memperkuat hubungan dengan insan pers, sekaligus menegaskan komitmennya sebagai pemimpin pelayan masyarakat yang terbuka dan komunikatif.

Ia juga menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterima dan berharap ini menjadi penyemangat untuk terus melanjutkan pembangunan Kabupaten Bogor ke arah yang lebih baik, aman, dan sejahtera.

Selanjutnya, Ketua PWI Kabupaten Bogor, Dedy Firdaus, menyambut hangat para peserta Lomba Anugerah Jurnalis tingkat SMA sederajat yang digelar oleh PWI Kabupaten Bogor. 

Dedy menyampaikan rasa bangga atas antusiasme peserta yang luar biasa. Ribuan peserta telah mengikuti seleksi awal, kemudian disaring menjadi ratusan, hingga akhirnya terpilih puluhan peserta terbaik yang berkompetisi pada ajang ini

Lomba ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kreativitas siswa dalam bidang jurnalistik, sekaligus menanamkan nilai-nilai jurnalistik yang baik dan benar. Dedy menyakini para peserta yang berpartisipasi dalam lomba ini akan menjadi generasi jurnalis berkualitas dan profesional.

“Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar dan mengembangkan kemampuan jurnalistik kalian. Jangan takut mencoba, karena itu adalah langkah penting menuju kesuksesan,” pesan Dedy. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para guru yang telah membimbing peserta selama persiapan lomba.

Kepada para pemenang, Dedy memberikan ucapan selamat atas prestasi yang telah diraih, sambil mendorong mereka untuk terus berkarya dan mengasah kemampuan jurnalistiknya. Bagi peserta yang belum meraih kemenangan, ia menekankan bahwa kegagalan adalah bagian dari proses belajar.

“Semua peserta memiliki potensi hebat. Semoga lomba ini menjadi ajang yang bermanfaat bagi kita semua, dan semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan untuk terus berkarya dan mengembangkan diri,” tutupnya. (**)ded

Bukan Karyawan Eiger, Penjaga Ruko Meninggal di Mushola Store Siliwangi

0

jurnalinspirasi.co.id – Warga Sukasari dikejutkan dengan tewasnya penjaga toko di mushala sebuah store perlengkapan outdoor di Jalan Siliwangi, Kota Bogor, Selasa (2/122025).

Berdasaejan informasi, korban berinisial MJ merupakan driver ojek online yang menyambi menjaga pertokoan di kawasan Siliwangi. Pertama kali, korban ditemukan di pelafon mushola milik store brand outdoor di Siliwangi.

Sustainability & Communcation Manager
PT EIGERINDO MPI, Ribka Suharyanto menegaskan, ndividu yang terlibat bukan karyawan PT EIGERINDO MPI.

“Yang bersangkutan merupakan warga setempat yang kami perbantukan untuk tugas jaga malam di toko tersebut,” ujar Ribka dalam keterangan persnya.

Sejauh ini, kata Ribka, pihaknya belum mengetahui motif dari tindakan yang dilakukan dan sedang melakukan penelusuran lebih lanjut bersama pihak-pihak terkait.

** Fredy Kristianto

Ekspor Beras Vietnam Tahun 2025 Diperkirakan Turun, Imbas Larangan Impor Filipina

0

jurnalinspirasi.co.id – Ekspor beras Vietnam diperkirakan turun 11,5% tahun ini menjadi sekitar 8 juta metrik ton akibat penurunan tajam pengiriman ke Filipina.

Mengutip Reuters, Selasa (2/12) Vietnam adalah eksportir beras terbesar ketiga di dunia, setelah India dan Thailand, dan pasar utamanya adalah Filipina, Indonesia, dan Afrika.

Ekspor beras Vietam ke Filipina, pasar terbesarnya, terhenti setelah Manila memberlakukan larangan impor beras pada bulan September untuk melindungi petani lokal. Larangan tersebut akan berlangsung hingga akhir tahun ini.

“Kemungkinan besar larangan ini akan diperpanjang,” kata Ketua Asosiasi Pangan Vietnam, Do Ha Nam, ketua asosiasi pangan Vietnam.

Pengiriman beras dari Vietnam ke Filipina turun 18,5% dalam 10 bulan pertama tahun ini dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024 menjadi 2,96 juta ton, menurut data bea cukai Vietnam.

Nam mengatakan permintaan beras global tetap kuat dan Vietnam akan berupaya meningkatkan ekspor ke pasar lain, sambil berfokus pada produksi beras berkualitas tinggi.

“Kami tidak menghadapi persaingan ketat di pasar beras berkualitas tinggi,” kata Nam, seraya menambahkan bahwa ia yakin ekspor akan dipertahankan pada 8 juta ton hingga 9 juta ton per tahun.

Dalam jangka panjang, Nam mengatakan pemerintah berencana untuk memotong ekspor beras dan menggunakan lahan tersebut untuk menanam tanaman lain guna beradaptasi dengan kondisi pasar.

Di Delta Mekong, lumbung padi Vietnam, beberapa petani sebelumnya beralih ke budidaya udang dan tanaman lainnya karena dampak perubahan iklim. ded

Tingkatkan Kualitas 40  Peserta Ikuti Lisensi Pelatih Bola Voli yang Dilakukan Dispora Kabupaten Bogor

0

jurnalinspirasi.co.id – Sebanyak 40 peserta dari kalangan guru olahraga dan pelatih bola voli di Kabupaten Bogor mengikuti kegiatan Lisensi pelatih cabang olahrga bola voli di Grand Pesona, Caringin, Kabupaten Bogor, 1 sampai 6 Desember 2025.

Kegiatan Lisensi pelatih bola voli ini merupakan salah satu program dari Tim Pembibitan IPTEK dan Organisasi Keolahragaan, Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga ( PPO) Dispora Kabupaten Bogor.

” Pelatihan lisensi pelatih bola voli ini merupakan salah satu program dari Dispora dengan tujuan agar Kabupaten Bogor banyak memiliki para pelatih yang  berlisensi,” ujar Ketua Tim PITOK, Neneng Nurhasanah, Selasa (2/11/2025)

Ia berharap setelah mengikuti lisensi kepelatihan ini para peserta harus bisa lebih fokus dalam pengembangan dan pembinaan para atlet bola voli di sekolah sekolah maupun di klub yang ada di Kabupaten Bogor .

Untuk pemateri kali ini, kata Neneng, berasal dari PBVSI Jawa Barat dan semua peserta nantinya dapat lisensi kepelatihan

” PITOK PPO Dispora Kabupaten Bogor akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas para pelatih cabor dengan menggelar berbagai pelatihan atau Lisensi kecabangan olahraga,” pungkas Neneng Nurhasanah.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga ( Kadispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP merespon positif kegitaan bidang PPO melalui Tim PITOK dengan menggelar Lisensi pelatih bola voli

Menurutnya, cabang olahraga bola voli adalah salah satu cabor yang sangat familiar di kalangan masyarakat Kabupaten Bogor ataupun di Indonesia.

Ia  juga mengatakan,  UPT  PPOPM  Dispora Kabupaten Bogor juga melakukan pembinaan  cabang olahraga bola voli.

Selain itu, kata Asnan AP, cabor bola voli juga sudah lama menjadi bagian dari cabor yang dipertandingkan dalam berbagai kegiatan Multievent seperti  Porprov , PON, Sea Games, Asian Games ataupun Olimpiade .

Tak hanya itu, kata Asnan AP, di Indonesia cabor bola voli juga ada kompetisi bergengsinya seperti Livoli dan Pro Liga

” Saya berharap  kegiatan Lisensi pelatih bola voli yang dilakukan ini bisa punya dampak yang sangat signifikan bagi peningkatan pembinaan olahraga bola voli di semua sekolah ataupun klub yang ada di Kabupaten Bogor;” paparnya

Asnan berharap, para pelatih yang ikut lisensi pelatih bola  voli ini harus bisa mempraktekan atau transfer ilmu kepada para atlet atlet binaaannya.

Kedepannya, kata Asnan AP,  event kompetisi antar sekolah atau antar klub di Kabupaten Bogor harus lebih semarak lagi dan semua pelatih yang ikut lisensi bisa melahirkan para atlet masa depan bola voli Kabupaten Bogor . ( ded/Sep)

Ponpes Hadyurrosul Indonesia Hadirkan Masjid Berbentuk Ka’bah dan Program Unggulan untuk Umat

0

jurnalinspirsi.co.id – Pondok Pesantren Hadyurrosul yang berlokasi di Jalan Raya Citumbuk, Desa Cisarua, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, terus menunjukkan perkembangan signifikan sejak awal berdirinya. Perjalanan panjang pesantren ini diawali pada tahun 2019 dengan pembebasan tanah wakaf sebagai langkah awal membangun pusat pendidikan Islam yang berkelanjutan.

Pada tahun 2020, pesantren mulai membangun sebuah saung majelis sebagai tempat kegiatan keagamaan masyarakat setempat. Setahun kemudian, tepatnya 2021, bangunan majelis tersebut dikembangkan menjadi pendopo yang lebih luas dan representatif untuk berbagai kegiatan pembelajaran serta majelis taklim.

Memasuki awal tahun 2022, Ustadz Farhan selaku pengasuh pondok pesantren terinspirasi dari konsep travel H.D Elbader yang menyediakan fasilitas manasik haji dan umrah. Dari inspirasi tersebut, dibangunlah sebuah majelis berbentuk miniatur Masjid Ka’bah berukuran 10 x 11 meter. Hadirnya bangunan ini menjadi sarana penting bagi masyarakat untuk mempelajari manasik haji dan umrah secara lebih nyata dan terarah.

Tidak hanya fokus pada pembinaan ibadah, Pondok Pesantren Hadyurrosul juga memiliki berbagai program unggulan, di antaranya Tahfidz Al-Qur’an, Sekolah Alam, serta Agrobisnis yang mengajarkan santri keterampilan bercocok tanam dan kewirausahaan. Selain itu, terdapat pula program kemasyarakatan seperti Majlis Ta’lim Al-Ummahat yang diikuti oleh kaum ibu-ibu dari lingkungan sekitar.

Program terbaru yang saat ini dijalankan di bawah naungan Yayasan Hadyurrosul HRI adalah Sedekah Kampung, sebuah gerakan sosial yang diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat peran pesantren dalam pemberdayaan umat.

“Semua program ini kami jalankan untuk memberikan manfaat yang lebih luas, baik bagi santri maupun masyarakat sekitar,” ujar Ustadz Farhan, pengasuh Pondok Pesantren Hadyurrosul.

Dengan berbagai pengembangan yang telah dilakukan, Pondok Pesantren Hadyurrosul terus berkomitmen menjadi pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan umat yang berkelanjutan di wilayah Bogor Barat.

(Teti/mg)

Youth Camp Kabupaten Bogor: Refleksi Kolektif Pemuda untuk Meneguhkan Misi Perubahan

0

jurnalinspirasi.co.id – Puluhan anak muda dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bogor berkumpul dalam gelaran Youth Camp Kabupaten Bogor, sebuah ruang refleksi kolektif untuk meneguhkan komitmen perubahan serta memperkuat misi persatuan di tingkat daerah. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi lahirnya konsolidasi gerakan pemuda yang lebih terstruktur, progresif, dan berorientasi pada masa depan Bogor.

Ketua Yayasan Visi Nusantara Maju, Yusfitriadi, menegaskan bahwa Youth Camp ini bukan sekadar agenda pertemuan pemuda, tetapi proses membangun kesadaran kritis. “Anak muda Bogor harus hadir sebagai subjek perubahan. Youth Camp ini adalah titik awal untuk menata komitmen kolektif, memperjelas arah gerakan, dan merumuskan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Founder Vinus Muda, Chikal Akmalul Fauzi, menekankan pentingnya keberanian generasi muda untuk merumuskan agenda publik. “Pemuda harus memiliki ruang untuk berpikir, berdialog, dan menyatukan misi. Kita tidak hanya bicara perubahan sebagai wacana, tapi sebagai gerakan yang terukur dan berkelanjutan,” ucapnya.

Co-Founder Vinus Muda, Muhammad Diva Mu’zizat, melihat Youth Camp sebagai wadah konsolidasi visi pemuda yang selama ini berjalan sendiri-sendiri. “Gerakan kolektif hanya akan kuat jika dibangun dengan kesadaran bersama. Youth Camp ini membangun pondasi kolaboratif agar pemuda Bogor mampu menghadirkan gagasan dan aksi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Selama dua hari kegiatan, peserta mengikuti diskusi tematik, sesi refleksi malam, hingga lokakarya mini yang memperkuat kapasitas kepemimpinan dan memperjelas agenda kolektif pemuda. Youth Camp ini diharapkan menjadi pijakan strategis bagi lahirnya jejaring pemuda Kabupaten Bogor yang solid, berorientasi perubahan, dan menjaga persatuan dalam dinamika sosial-politik daerah.

(yev-rls)

Khatam Al Quran, Pemerintah Kecamatan Nanggung Gelar Tasyakuran

0

jurnalinspirasi.co.id – Sebagai bentuk rasa syukur, Pemerintah Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor menggelar tasyakuran atas khatamnya pembacaan kitab suci Al Qur’an yang dilakukan sejumlah staf  di lingkup kantor Kecamatan Nanggung.

Tasyakuran khatam Al Quran bertepatan dengan pengajian rutin bulanan MUI yang digelar di gedung serbaguna Kantor Kecamatan Nanggung dengan dihadiri ketua MUI Kecamatan Nanggung, tokoh agama dan masyarakat, baru-baru ini.

“Tasyakuran sebagai bentuk syukur, karena  para  staf di Kecamatan Nanggung telah mengikuti pengajian hingga khatam Al Quran,” kata Camat Nanggung Ae Saepuloh, Senin (1/12/2025).

“Kegiatan ini, sebagai rasa syukur kita atas nikmat dan karunia yang telah Allah berikan,” tandasnya.

Tasyakuran merupakan tradisi yang sangat melekat dalam kehidupan masyarakat terutama di kalangan umat Islam.

“Tak hanya itu, acara ini kita  panjatkan doa bersama untuk kemajuan Kabupaten Bogor. Momentum ini diharapkan dapat meningkatkan semangat dan komitmen  dalam menjalanakan tugasnya. Semoga acara ini dapat menjadi berkah dan membawa kebaikan bagi kita semua,” pungkas Camat mengakhiri.

(Arip Ekon)

Kebutuhan Mebel SDN Citeko 3 Belum Direspons Disdik

0

jurnalinspirasi.co.id – Pengajuan mebel dan sarana prasarana (sarpras) gedung sekolah SDN Citeko 3 Cisarua, Kabupaten Bogor yang telah disampaikan sejak lama oleh pihak sekolah hingga kini belum mendapat respons dari Dinas Pendidikan (Disdik). Kondisi ini membuat proses belajar mengajar terganggu, terlebih sejumlah fasilitas mengalami kerusakan berat dan membutuhkan penanganan segera.

Kepala Sekolah SDN Citeko 3, Dewi Rexar Giri Kusumah, M.Pd., menjelaskan bahwa pihaknya telah berulang kali mengajukan permohonan perbaikan dan pengadaan sarpras, termasuk genting yang rusak mencapai ribuan unit serta kebutuhan mebel yang menjadi penunjang utama kegiatan belajar.

 “Genting yang rusak itu jumlahnya sekitar 5.000 genting. Sudah lama kami ajukan, tapi sampai sekarang belum juga mendapat respons,” ujar Dewi dalam keterangannya.

Karena tidak adanya kepastian dari Dinas Pendidikan dan kondisi atap yang terus memburuk, pihak sekolah terpaksa melakukan langkah darurat dengan menggunakan dana BOS, memanfaatkan ruang kebijakan 20% yang diperbolehkan untuk kebutuhan sarana prasarana.

“Anggarannya sebenarnya sudah masuk rencana tahun 2026, tapi kondisinya terlalu urgen. Kami akhirnya memakai dana BOS dulu agar kelas tidak bocor dan tidak membahayakan siswa,” tambah Dewi.

Perbaikan dilakukan secara swadaya tanpa melibatkan kontraktor, dengan alasan agar proses lebih cepat dan efisien. Hingga kini, empat ruangan berhasil diperbaiki melalui gotong-royong, memprioritaskan keselamatan siswa.

Dewi juga mengungkapkan bahwa kebutuhan mebel seperti kursi, meja, dan perangkat pembelajaran lainnya sudah sangat mendesak. Banyak fasilitas yang sudah tidak layak pakai karena usia pemakaian yang panjang. Bahkan pengajuan sarana layar besar dari program Presiden Prabowo Subianto hingga kini belum memiliki kejelasan.

Selain itu, sekolah juga mengajukan penambahan ruang kelas karena saat ini siswa harus belajar dengan sistem bergiliran—sebagian masuk pagi, sebagian masuk siang—akibat terbatasnya ruang belajar.

Pihak sekolah telah melakukan pendataan dan pengajuan melalui berbagai metode, termasuk menggunakan Google Form serta berkoordinasi dengan tokoh masyarakat setempat agar pengajuan tidak kembali diabaikan.

Namun hingga kini, Dewi mengaku belum melihat tanda-tanda bahwa pengajuan tersebut akan segera diproses.

“Sudah berkali-kali kami sampaikan, baik secara lisan maupun melalui berkas resmi. Harapan kami, Disdik bisa cepat merespons karena ini menyangkut kenyamanan dan keselamatan anak-anak,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa pihak sekolah siap mengikuti seluruh prosedur, verifikasi, hingga pengecekan lapangan kapan pun diperlukan. Komite sekolah, masyarakat sekitar, serta orang tua murid juga meminta Dinas Pendidikan segera turun tangan karena kondisi bangunan sudah bertahun-tahun tidak mengalami pembenahan menyeluruh.

Pihak sekolah berharap agar usulan sarpras dapat masuk dalam prioritas anggaran dan tidak lagi tertunda.

“Kami sudah ajukan melalui Musrenbang, tetapi sampai saat ini belum ada tanda-tanda akan direspons. Padahal kebutuhan semakin meningkat setiap tahun,” tutup Dewi.

(Dadang Supriatna)