30.5 C
Bogor
Monday, April 6, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 380

700 Peserta Ambil Bagian Event Bulutangkis Bupati Open 2023

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Ratusan pebulutangkis dari berbagai daerah di Indonesia akan unjuk kebolehan dalam event Bulutangkis Bupati Open 2023 yang akan dilangsungkan di GOR Karadenan, Cibinong, Kabupaten Bogor, 18 -23 Desember 2023.

Event Bulutangkis Bupati Open 2023 ini merupakan program kerja atau kalender dari Pengcab PBSI Kabupaten Bogor.

Ketua PBSI Kabupaten Bogor, Dedi Budi Sumardi atau yang akrab disapa Debus mengatakan Bulutangkis Bupati Open 2023 ini akan mempertandingkan 23 nomor pertandingan putra dan putri dari kategori tunggal dan ganda.

” Hingga hari ini sudah lebih 700 peserta yang daftar ambil bagian kejuaraan Bulutangkis Bupati Open 2023. Padahal target kami hanya 600 peserta,” ujar Dedi Budi Sumardi, Rabu, 13 Desember 2023

Dedi mengatakan, peserta Bupati Open 2023 ini banyak yang berasal dari luar Pulau Jawa dan beberapa Kota yang ada di Jabar, Jateng dan Jatim pula.

Lebih lanjut, kata Dedi yang juga sebagai pengurus teras KONI Kabupaten Bogor mengatakan, total hadiah event Bupati Open 2023 ini sebesar Rp 136 juta.

(asep.syahmid)

UPT Sarpras Dispora Gelar Sinergitas Karyawan

0

Cisarua | Jurnal Bogor
UPT Pengelolaan Sarana dan Prasarana Dispora Kabupaten Bogor terus berupaya meningkatkan kebersamaan dan rasa kekompakan semua petugas kebersihan, petugas keamanan dan Mekanik yang ada di Kawasan Pakansari Sport Center.

Salah satu upaya yang dilakukan UPT Sarpras Dispora adalah dengan menggelar Gathering atau Sinergitas semua karyawan yang ada di UPT Sarpras di kawasan Puncak, Cisarua, Rabu, 13 Desenber 2023

Kepala UPT Sarpras Dispora Kabupaten Bogor, Sairan mengatakan, kegiatan Gathering ini merupakan salah satu terobosan baru dari Dispora Kabupaten Bogor dalam meningkatkan kekompakan dan kebersamaan semua karyawan yang ada di UPT Sarpras Dispora.

” Alhamdulilah semua yang ikut kegiatan Gathering UPT Sarpras Dispora ini benar benar disambut positif oleh semua karyawan yang ada di UPT Sarpras” ujar Sairan.

Sairan menambahkan, kegiatan Sinergitas atau Gathering ini akan menjadi kalender secara rutin oleh UPT Sarpras Dispora.

(asep syahmid)

Elly Rachmat Yasin Terus Lakukan Edukasi Tata Cara Pencoblosan Saat Pileg 2024

0

Dramaga | Jurnal Bogor
Ketua DPC PPP Kabupaten Bogor, Hj Elly Rachmat Yasin terus mensosialisasikan tata cara pencoblosan surat suara pada pelaksanaan Pileg tanggal 14 Februari 2024.

Menurutnya, edukasi tata cara pencoblosan surat suara itu sangat penting bagi pemahaman masyarakat atau orang tua yang akan menentukan wakil rakyatnya yang akan dipilih pada saat pencoblosan surat suara saat Pileg 2024.

Caleg DPR RI No Urut 1 dari PPP Dapil Kabupaten Bogor menegaskan banyaknya surat suara dalam Pileg yang berbarengan dengan Pilpres serta pemilihan anggota DPD tentunya harus dipahami benar oleh semua lapisan masyarakat terutama kalangan usia yang sudah diatas 50 tahun atau 60 tahun lebih

” Masyarakat harus paham surat suara warna Kuning untuk DPR RI, warna biru untuk DPRD Provinsi Jawa Barat dan surat warna hijau untuk DPRD Kabupaten Bogor,” tegas Elly Rachmat Yasin dihadapan 3000 jamaah Majlis Taklim Nuyasin, Dramaga saat sebelum acara Tausiah Maulid Nabi Muhammad SAW dan menyambut datangnya bulan Rajab, Rabu, 13 Desember 2023.

Edukasi lain yang diberikan oleh Elly Rachmat Yasin kepada para jamaah ibu ibu adalah cara membuka dam meletakan lembaran surat suara sebelum di coblos oleh para pemilih.

” Buka dulu satu persatu surat suara secara menyeluruh lalu letakan ke bantalan surat suara dan baru dicoblos nama caleg atau nomor caleg yang akan dipilih. Bisa juga lambang partainya saja,” bebernya dihadapan para jamaah Majlis Taklim Nuryasin.

Namun, sambung Elly, kalau bisa coblosnya nama caleg atau nomor urut caleg yang akan dipilihnya,” papar Elly

Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Menyambut datangnya bulan Rajab ini adalah kegiatan internal Majlis Taklim Nuryasin yang diadakan tiap tahun.

Hadir pula mantan Bupati Bogor, H Rachmat Yasin dalam kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Menyambut datangnya bulan rajab di Majlis Nuryasin kali ini.

Kehadiran sosok Rachmat Yasin atau yang akrab disapa RY ini disambut gembira oleh tiga ribu jamaah yang memang sudah sangat lama merindukan untuk bertemu dan bersilaturahmi dengan sosok RY yang mempelopori pemberian insentive RT / RW dan Guru Ngaji di Kabupaten Bogor ini saat beliau masih menjabat sebagai Bupati Bogor.

Saat ini, RY juga akan mendorong kepada para wakil rakyatnya dari Fraksi PPP DPRD Kabupaten Bogor harus bisa berjuang all out menaikan insentive RT/ RW, Guru Ngaji dan lainnya minimal bisa mencapai nominal Rp 1 juta / bulan.

” Kegiatan ini adalah salah satu agenda rutin tiap tahun yang dilakukan para pengurus dan jamaah Majlis Taklim Nuryasin,” tegas RY

Makanya, kata RY, semua undangan yang hadir acara kali ini diundang untuk menghadiri tausiah Islam dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW dan silaturahmi menyambut datangnya bulan rajab yang diisi oleh penceramah Ustad Hilman Fauzi dan Ustadzah Liza Azizah.

(asep syahmid)

Tutup Kurikulum 2023-2024, SMPN 1 Gunung Putri Adakan Pentas Seni

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Siswa kelas 9 angkatan 40 SMPN 1 Gunung Putri, Kabupaten Bogor mengadakan pentas seni dengan mengusung tema nusantara. Pentas seni tersebut berlangsung di halaman sekolah, Rabu (13/12/2023).

” Kegiatan ini merupakan puncak kegiatan kurikulum 13 khusus kelas 9. Yaitu, pagelaran dan bazar dengan tema nusantara,” kata Kepala Sekolah SMPN 1 Gunung Putri Omay Komara kepada Jurnal Bogor.

Omay sapaan akrabnya menjelaskan, kegiatan pentas seni yang diikuti kelas 9 tersebut menampilkan berbagai tarian seni budaya nusantara.

“Jadi masing-masing kelas 9 menampilkan tarian seni budaya nusantara, pakaian khas nusantara, beserta beraneka makanan khas nusantara,” jelasnya.

Lebih lanjut Omay menjelaskan, kegiatan pentas seni budaya gelar karya P5 ini adalah akhir dari kurikulum 2023-2024. “Kalau tahun depan formatnya barangkali berbeda, tapi pastinya ada kegiatan P5 gelar karyanya,” katanya.

Dia berharap pada kurikulum merdeka nanti diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan anak, khususnya di SMPN 1 Gunung Putri. ” Jadi, guru juga harus tetap belajar untuk bisa melaksanakan kurikulum merdeka ini,” tuturnya.

Sementara peserta didik kelas 9.1 SMPN 1 Gunung Putri,  Lutfiana dan Zihan mengungkapkan kegembiraannya, yang telah ikut serta dalam acara gelar karya P5 ini.

“Ya seneng banget, selain kita disajikan hiburan, kita juga jadi banyak tau terkait macam-macam budaya nusantara yang ada di Indonesia ini,” ujarnya.

“Ya semoga kegiatan ini terus dilaksanakan, lebih meriah lagi dan lebih baik,” pungkasnya.

(nay nur’ain)

Puluhan Warga Desa Nambo Dapat Pengobatan Gratis

0

Klapanunggal | Jurnal Bogor
Puluhan warga Desa Nambo, Klapanunggal, Kabupaten Bogor mendapat pengobatan gratis dari Puskesmas Klapanunggal yang bekerjasama dengan PT Solusi Bangun Indonesia (SBI).

PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) melalui CSR terus berupaya memberikan manfaat kepada masyarakat di desa – desa sekitar lokasi kerja. Melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) PT SBI  menggandeng pihak Puskesmas Klapanunggal melaksanakan sosialisasi dan pengobatan gratis bagi masyarakat Desa Nambo, Kabupaten Bogor, Rabu (13/12/2023).

Pengobatan gratis kali ini dilaksanakan di RT 04/02 Desa Nambo, dan turut hadir tim CSR PT SBI, dokter dari Puskesmas Klapanunggal, dokter dari PT SBI, Ketua RT 04 Misar, Ketua RW 02 Sugiyarto, kepala dusun (Kadus 01) Agus, dan masyarakat setempat.

Ketua RT 04 Misar mengatakan, program pengobatan ini bentuk kepedulian perusahaan dan Puskesmas terhadap masyarakat Desa Nambo.

” Hal ini juga untuk membantu masyarakat dalam hal pengobatan serta mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera,” katanya kepada Jurnal Bogor.

” Pengobatan gratis peduli sehat dilaksanakan oleh perusahaan, tujuannya membantu masyarakat sekitar perusahaan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis,” sambungnya.

Hal senada disampaikan, Kenah (65) warga yang mengikuti pengobatan gratis, dirinya merasa terbantu sekali dengan kegiatan sosial yang dilakukan oleh CSR PT SBI dan pihak Puskesmas Klapanunggal.

“ Semoga pengobatan gratis ini tidak cuma hanya sekali saja dan terus diupayakan ada untuk masyarakat Desa Nambo dan kuota peserta di tambah lagi. Saya mengucapkan terimakasih kepada CSR PT SBI dan Puskesmas Klapanunggal yang sudah menyelenggarakan program pengobatan peduli sehat secara gratis ini,” tutupnya.

(andi/nay)

Polsek Citeureup Olah TKP Penemuan Jenazah di Kontrakan

0

Citeureup | Jurnal Bogor
Polsek Citeureup Polres Bogor mendapatkan laporan dari warga yang menemukan jenazah seorang laki – laki pada Selasa (12/12/2023) pukul 10.00 wib, di sebuah kontrakan di Kp Leuwinutug, Desa Leuwinutug, Citeureup, Kabupaten Bogor.

Kapolsek Kompol Victor G Hamonangan S, SH,.M membenarkan jenazah didalam rumah kontrakan atas nama Hidayat Kurnia (39). Kejadian berawal dari informasi  Rohendri yang merupakan Ketua RT, mengecek keberadaan rumah almarhum bersama Nanang dan Gozali. Mengingat, telepon darinya tidak direspons almarhum

” Saat mendatangi kontrakannya, mereka mendapati Hidayat Kurnia sudah dalam keadaan meninggal dunia, dan penyebab meninggalnya dinyatakan karena sakit. Karena almarhum memiliki riwayat sakit jantung, dan terdapat obat-obatan di sekitar tubuh korban yang selama ini dikonsumsi,” papar Kompol Victor kepada Jurnal Bogor.

Selanjutnya, sambung Kompol Victor, pihak Kepolisian Polsek Citeureup bersama Tim INAFIS Sat Reskrim Polres Bogor melakukan olah TKP di rumah kontrakan tersebut. Menyatakan benar almarhum sudah meninggal dunia dan pada tubuh korban tidak ditemukan luka apapun.

“Kemudian mayat Hidayat Kurnia dan seluruh warga memutuskan untuk langsung dimandikan dan makamkan secara layak,” pungkas Kapolsek Citeureup Kompol Victor.

(nay nur’ain)

Ratusan Anak di Gunung Putri Dikhitan IPSM

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kecamatan Gunung Putri, menggelar khitanan massal dengan tema “IPSM Nyunat” di halaman Kantor Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Rabu (13/12/2023).

Ketua IPSM Kecamatan Gunung Putri, Irma mengatakan, program khitanan ini dikhususkan untuk membantu dan meringankan beban masyarakat yang ada di wilayah Gunung Putri.

” Untuk hari ini ada 110 peserta, yang berasal dari wilayah Kecamatan Gunung Putri,” jelasnya kepada Jurnal Bogor.

Menurutnya, selain dikhitan secara gratis peserta juga mendapatkan bingkisan serta uang saku. Dengan tujuan agar lebih memancing para anak-anak yang belum dikhitan agar segera dikhitan.

“Alhamdulillah, acara ini berlangsung dengan lancar, terlebih acara ini bisa berjalan berkat bantuan dari Ketua Karang Taruna Kecamatan Gunung Putri. Tidak lupa saya ucapkan juga terima kasih kepada semua donatur yang telah mensupport kegiatan ini, sehingga dapat terselenggara dengan lancar,” tandasnya.

Sementara salah satu orang tua peserta khitan, Wawan menyampaikan rasa terima kasih kepada semua panitia khusus IPSM Kecamatan Gunung Putri.

” Ini sangat luar biasa, saya ucapkan terima kasih kepada IPSM. Semoga kegiatan sosial ini dapat terus berlangsung, bahkan menjadi agenda rutin tahunan. Ini sangat membantu sekali, terlebih seperti saya. Pokoknya terimakasih buat IPSM Kecamatan Gunung Putri, ” tutupnya.

(nay nur’ain)

Hadir di Jawa Tengah, Presiden Ajak Petani, Penyuluh dan Babinsa Tingkatkan Produktivitas

0

Pekalongan | Jurnal Bogor
Setelah melakukan  Pembinaan Penyuluh Pertanian dan Petani Wilayah Sulawesi Tenggara, Sumatera Selatan, Jawa Timur, Jawa Barat dan Kalimantan Tengah, kini Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan kegiatan serupa di  Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan yang dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo, Menko PMK, Menteri Pertanian,Panglima TNI, Anggota DPR RI, DPRD dan DPD, Plt Gubernur Jateng serta Bupati Pekalongan beserta jajarannya merupakan bentuk dukungan atas pentingnya peran penyuluh dan petani dalam peningkatan produktivitas pertanian khususnya produksi padi dan jagung di Provinsi Jawa Tengah untuk kebutuhan Nasional.

Presiden Jokowi mengatakan saat ini Indonesia sedang mengalami krisis pangan, adanya pandemi, perang ukraina  antara rusia dan ukraina dan perang di gaza antara israel dan palestina, elnino dan perubahan iklim. Hal ini menyebabkan kelangkaan bahan dasar puluk, peningkatan harga minyak dunia hingga gagal panen.

“Urusan pupuk akan menjadi fokus Kementan. Mentan akan mengkontrol supply pupuk akhir desember 2023 hingga awal Januari 2024. Subsidi pupuk akan kami tambah”, ungkap Presiden di hadapan puluhan ribuan petani,penyuluh dan Babinsa di alun-alun Kajen Pekalongan, Rabu (13/12/2023).

Kita ingin meningkatkan produksi pangan Indonesia. “Saya meminta para PPL, Babinsa dampingi para petani dalam menjalankan budidayanya sehingga produksi padi kita meningkat”, pesan Jokowi.

Mentan Amran menyebut bahwa Petani dan Penyuluh adalah pahlawan pangan Indonesia. Ia mengaku dulunya pernah menjadi PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) dan kembali menjadi Menteri Pertanian untuk bekerja bersama PPL membantu aktivitas produksi petani di ada lapangan.

“Saya ini dulu PPL, PPL adalah pelayan petani Indonesia, saya kembali (menjadi Menteri Pertanian) untuk anda, kalian semua pahlawan pangan Indonesia, kami terbiasa kerja hingga ke pelosok sampai keujung, kami ingin petani merasakan kehadiran pemerintah,” ujar Mentan.

Masalah utama dalam penurunan produksi adalah pupuk, keterbatasan alsintan serta kesulitan benih. 2019-2022 swasembada kita raih 2 kali dan menurun karena hadirnya elnino, tapi saat ini kita bersinergi untuk kembali meraih swasembada dalam waktu dekat.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa saat ini dunia tengah menghadapi ancaman krisis pangan, sehingga upaya peningkatan produksi tidak bisa dilakukan melalui langkah – langkah biasa.

Dirinya mengaku, saat ini tengah berupaya meningkatkan Biaya Operasional Penyuluh (BOP) yang total anggarannya mencapai Rp 260 miliar. Biaya ini diharapkan dapat mendukung kerja penyuluh dilapangan secara lebih maksimal.

“Pertanian itu tidak perlu di perdebatkan tapi harus dikerjakan. Kita hadirkan solusi untuk kemajuan pertanian Indonesia”, tutup Amran.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menambahkan sekitar 25.000 insan pertanian yang terdiri dari  penyuluh pertanian, petani baik petani millenial termasuk petani hutan,  pemilik kios pupuk pertanian. serta Babinsa hadir disini  untuk mengikuti kegiatan Pembinaan Penyuluh Pertanian dan Petani di Provinsi Jateng.

“Ini merupakan dukungan nyata atas peran penting penyuluh dan petani sebagai tonggak pembangunan pertanian. Tak kalah pentingnya adalah peran serta Babinsa. Setelah ini Kementan melalui BPPSDMP melaksanakan Bimtek petani dan penyuluh pertanian serta Babinsa. Bimtek ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi penyuluh pertanian dan petani serta Babinsa dalam peningkatan produksi padi dan jagung khususnya di wilayah Jateng sebagai salah satu penyangga kebutuhan pangan nasional”, tegas Dedi.

(bbpmkp)

Didampingi Mentan Amran, Presiden Jokowi Sapa Puluhan Ribu Petani, Penyuluh dan Babinsa se-Jawa Tengah

0

Pekalongan | Jurnal Bogor
Presiden RI, Joko Widodo didampingi Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman (Mentan Amran), menyapa puluhan ribu petani, penyuluh  dan Babinsa se – Jawa Tengah. Disini, Presiden Jokowi mengajak petani tingkatkan produksi pangan sehingga mampu mendongkrak kesejahteraan petani.

“Dunia sekarang ini sedang krisis pangan, karena pandemi belum selesai, memperbaiki ekonomi belum selesai, sudah masuk perubahan iklim sehingga ada gelombang panas yang panjang, menyebabkan banyak gagal panen di semua negara dan sekarang ini terjadi krisis pangan , harga pangan naik” kata Presiden Jokowi di Alun – Alun Kajen, Pekalongan.

Tidak hanya itu, Presiden Jokowi mengatakan ketegangan politik antara Rusia dan Ukraina juga berdampak pada petani, karena bahan baku industri pupuk di Indonesia berasal dari negara tersebut. Kendala ini menjadikan harga pupuk meningkat.

“Akan tetapi akhir 2023 dan awal 2024, Menteri Pertanian akan pantau terus agar tidak ada masalah dilapangan. Subsidi pupuknya akan saya tambah karena supply pupuknya juga ada. Berapa? Sebentar saya akan umumkan, tunggu saya ketemu Menteri Keuangan ya,”kata Jokowi.

Pada kesempatan yang sama, Mentan Amran mengatakan produksi pangan dalam setahun terakhir menghadapi tantangan besar, seperti perubahan iklim, sehingga Kementerian Pertanian (Kementan) bersinergi dengan berbagai pihak berupaya meningkatkan pertanaman guna mencapai target produksi yang sudah ditetapkan untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional.

“Kami laporkan Pak Presiden dulu produksi pangan kita 34 juta ton menurun menjadi 30 juta ton sehingga kita harus impor, ini kami harus kembalikan produksinya, terlebih kami sudah keliling selama 40 hari, Jawa Tengah menjadi Provinsi ke 10 yang kami datangi untuk mengecek dan diskusi dengan petani terkait kendala peningkatan produksi pangan,”kata Mentan Amran.

Lebih lanjut, Mentan Amran menyebut kendala pertama bagi para petani dalam peningkatan produksi pangan adalah volume pupuk, kedua, petani yang tanam 2 kali hanya boleh ambil pupuk 1 kali, dan ketiga, benih unggul serta mesin alat pertanian yang sudah lama sehingga kurang produktif.

“Kami sudah ketemu penyuluh, penyuluh kami ada sebanyak 20 ribu, Babinsa 70 ribu, keluhannya satu lagi Pak yakni kalo bisa BOP penyuluh dinaikkan dan atas perintah Bapak Presiden, BOP sekarang sudah dinaikkan,”tambah Mentan Amran.

Sementara itu, Pj.Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Nana Sudjana melaporkan bahwa kegiatan pembinaan penyuluh pertanian dan petani di Provinsi Jawa Tengah ini dihadiri ±25.000 orang, yang terdiri dari penyuluh pertanian, petani, Babinsa, distributor pupuk di wilayah Jawa Tengah.

“Kita harapkan tentunya terkait dalam bidang pertanian, penyuluh dan petani bersinergi dengan Babinsa akan menjadikan sektor pertanian semakin maju dan kita harapkan kedepan kita mampu meningkatkan produksi di Jawa Tengah dan InsyaAllah akan mensejahterakan masyarakat,” tutup Nana.

(bbpmkp)

Menahun Tidak Terpasang PJU di Jalur Galuga-Leuwiliang, Warga: Seram Kalau Lewat Jalan Itu

0

Cibungbulang | Jurnal Bogor
Jalan Lingkar Galuga di wilayah Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, sudah menahun minim Penerangan Jalan Umum (PJU). Padahal keberadaan jalan tersebut sangat vital karena jalur alternatif bagi pengguna jalan.

Hal itu menjadi keluhan bagi para pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut.

“Iya kadang kalau di jam aktivitas suka macet parah di Pasar Leuwiliang. Apalagi kalau kita kejar waktu, kadang suka telat dateng ke tempat kerja. Jadi jalan lingkar tersebut alternatif untuk dilewati,” kata salah satu warga sekitar, Ogi.

Dia mengeluh minimnya lampu PJU yang cukup lama tidak terpasang di jalan tersebut. Bahkan dirinya juga mengkhawatirkan adanya rawan kejahatan pada malam hari.

“Ada mah ada, cuman kadang idup kadang mati. Itu juga lampunya cuma sampe jembatan aja, gak sepanjang jalur Galuga-Leuwiliang. Padahal kan yang agak seremnya itu pas di jalur yang atas tuh yang mau ke arah sampah. Saya ngerinya kalau lewat malem, takut ada begal atau rawan kejahatan lain,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kecamatan Cibungbulang telah menyerap aspirasi terkait minimnya PJU di Jalan Lingkar Galuga dan sudah sering diajukan, namun hingga kini belum juga sepenuhnya terealisasi.

“PJU itu sebetulnya sebelum (menjabat) Camat saya juga sudah diajukan ke Dishub,” ujar Camat Cibungbulang, Agung Surachaman Ali kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan, pengajuan dilakukan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang).

“Tapi persoalannya itu dimana, kalau tidak salah itu persoalannya karena status lahan,” pungkasnya.

(andres)