29 C
Bogor
Wednesday, July 15, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 355

BRIN Ungkap Rahasia Picu Puting Beliung Rancaekek Bandung: Konvergensi Angin dan Uap Air

0

jurnalinspirasi.co.id – Badai puting beliung yang melanda Rancaekek, Kabupaten Bandung pada Kamis (22/2/2024) menimbulkan kerusakan pada 493 rumah dan sulit diprediksi kedatangannya.

Dilansir dari Tempo.co, analisis awal oleh BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) menunjukkan bahwa kejadian tersebut disebabkan oleh konvergensi angin dan uap air di wilayah Rancaekek. Proses ini menghasilkan pertumbuhan awan cumulonimbus yang cepat dan luas.

Menurut peneliti senior di Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN, Didi Setiadi, updraft yang meningkat menyebabkan pertumbuhan awan yang lebih banyak dan dapat berputar karena kecepatan angin. Hal ini mengakibatkan terbentuknya kolom udara berputar dengan kuat yang kemudian mencapai permukaan tanah dan menyebabkan puting beliung.

Didi menjelaskan bahwa dampak puting beliung biasanya lebih rendah daripada tornado dengan perbedaan signifikan dalam proses pembentukan dan durasi kejadiannya. Tornado umumnya terjadi dalam awan badai yang terbentuk akibat pertemuan dua massa udara berbeda, sedangkan puting beliung disebabkan oleh proses konveksi lokal di dalam awan badai. Durasi puting beliung juga lebih pendek daripada tornado yang biasanya hanya beberapa menit.

Tornado jarang terjadi di daerah tropis karena biasanya terbentuk di wilayah lintang tengah yang memiliki gradien temperatur yang tinggi. Sementara itu, puting beliung lebih umum terjadi di wilayah tropis karena kondisi atmosfer yang hangat dan lembab.

Meskipun puting beliung memiliki risiko yang lebih rendah daripada tornado, namun tetap berbahaya terutama jika terjadi di daerah padat penduduk karena dapat menyebabkan kerusakan lokal yang signifikan.

(wardah arrasyidah hanifah/mg-uik)

Jonathan Majors Diberhentikan dari Peran Kang di Marvel Studios

0

jurnalinspirasi.co.id – Marvel Studios telah mengumumkan penghentian kontrak Jonathan Majors, yang terkenal karena perannya sebagai Kang dalam serial “Loki” dan “Ant-Man and The Wasp: Quantumania”.

Keputusan ini diambil setelah Majors dinyatakan bersalah atas tuduhan pelecehan terhadap mantan kekasihnya.

Sebagai respons, Marvel Studios telah memutuskan untuk mencopot Majors dari perannya sebagai Kang dalam proyek-proyek mendatang.

The Hollywood Reporter melaporkan bahwa Marvel Studios juga mengubah judul film “Avengers: The Kang Dynasty” untuk menghilangkan referensi apa pun tentang karakter Kang yang diperankan oleh Majors dikutip dari Cretivox, Jumat (23/2/2024).

Keputusan ini menegaskan komitmen Marvel Studios terhadap standar tinggi dalam menjaga lingkungan kerja yang aman dan inklusif, serta menegaskan bahwa perilaku yang tidak pantas tidak akan ditoleransi dalam industri hiburan.

(ocha lubianti/mg-uik)

Kementerian Perdagangan: TikTok Shop Diduga Langgar Ketentuan Perizinan

0

jurnalinspirasi.co.id – Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah mengeluarkan pernyataan yang menyinggung platform TikTok atas dugaan pelanggaran terhadap ketentuan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 tahun 2023 tentang Perizinan Berusaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha Dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik.

Dikutip idntimes pada Jumat (23/2/2024), dalam pernyataannya, Kemendag menegaskan bahwa TikTok, sebuah platform media sosial, telah dilaporkan menyediakan layanan transaksi jual beli. Namun, hal ini menimbulkan kekhawatiran karena Permendag 31 tahun 2023 mengatur bahwa transaksi jual-beli hanya boleh dilakukan oleh platform dengan izin e-commerce.

Menurut ketentuan tersebut, social commerce, yang merupakan platform media sosial, hanya diizinkan untuk menyediakan fitur, menu, dan/atau fasilitas tertentu yang memungkinkan pedagang untuk memasang iklan barang atau jasa. Maka dari itu, platform social commerce seharusnya tidak boleh melayani transaksi.

Kemendag menyatakan bahwa mereka akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan pelanggaran ini dan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan hukum yang berlaku.

(ocha lubianti/mg-uik)

Elon Musk Umumkan Rencana Ambisius Pindahkan 1 Juta Manusia ke Mars

0

jurnalinspirasi.co.id – Pendiri perusahaan teknologi terkemuka, Elon Musk, mengungkapkan rencana ambisiusnya untuk memindahkan 1 juta manusia ke Mars pada tahun 2029. Melalui akun media sosial pribadinya, Musk menyatakan bahwa persiapan untuk target tersebut sedang dalam proses.

“Dalam upaya besar ini, kami sedang menyusun rencana untuk membawa 1 juta orang ke Mars. Peradaban kita hanya akan melewati ‘Great Filter’ ketika Mars dapat bertahan tanpa ketergantungan pada pasokan dari Bumi,” kata Musk dikutip dari Cretivox, Jumat (23/2/2024).

Rencana tersebut telah lama menjadi cita-cita Musk, yang secara terbuka memperjuangkan eksplorasi dan kolonisasi Mars sebagai langkah krusial untuk menjaga kelangsungan hidup umat manusia di luar Bumi.

Meskipun proyek ini masih dalam tahap perencanaan, keberanian dan visi jauh ke depan Musk telah menarik perhatian banyak orang di seluruh dunia. Dengan pernyataan terbarunya, ia menegaskan komitmennya untuk mewujudkan mimpi besar ini, meskipun tantangan teknis dan logistik yang besar di depan.

Walaupun skeptisisme mungkin timbul, pendukung Musk yakin bahwa dengan keahlian teknologi dan ketekunan, visi kolonisasi Mars akan menjadi kenyataan dalam beberapa dekade mendatang. Menyongsong masa depan antarbintang yang lebih cerah, upaya menuju peradaban multiplanet menjadi semakin nyata.

(ocha lubianti/mg-uik)

Walaupun Unggul Diperolehan Suara, Komeng Belum Siap Jadi Ketua DPD

0

jurnalinspirasi.co.id – Komedian yang bernama asli Alfiansah Bustami Komeng, meraih perolehan suara yang unggul untuk sementara ini. Namun, ia menyatakan tidak siap kalau harus menjadi ketua DPD.  

“Maksudnya saya belum mengerti, saya jarang mengikuti sidang-sidang di organisasi yang saya masuki. Bukan menolak, belum mengerti. Mungkin kalau sudah mengerti saya mau,” ujarnya dalam wawancara  di Kompas TV, Jumat (23/02/2024).

Dilanjut dengan ungkapan Rosi yang tetap mendukung jika Komeng berhasil menang voting saat pemilihan ketua DPD nanti.

“Wah kalau tepilih luar biasa,” kata dia.

Semenjak mengungguli perolehan suara di pemilihan anggota DPD RI, Alfiansah Komeng sering muncul mewarnai layar televisi atau channel youtube. Kemarin baru saja ia menghadiri acara yang disiarkan oleh kompas TV dengan pembawa acara Rosiana Silalahi.

Bergaya santai saat diwawancarai, Komeng menanggapi beberapa pertanyaan yang diajukan. Namun, yang sedikit menarik Rosiana Silalahi tidak membawa catatan pertanyaan.

“Rasanya saya belasan tahun menjadi MC selalu membawa kertas pertanyaan, kali ini sudah tidak ada, tidak perlu ada  pertanyaan, tidak perlu ada apapun.  Karena apapun pertanyaannya pasti ngawur jawabannya,” ujarnya dikutip dari Youtube Kompas TV.

Dalam wawancara santai tersebut, Komeng juga sedikit menyinggung visi misinya maju sebagai salah satu calon anggota DPD. Harapannya ia bisa memberikan kebahagiaan lewat seni untuk masyarakat dalam jangkauan yang lebih luas. Bukan hanya sebatas membahagiakan lewat lawakannya.

“Ini saya gak bisa sendirian, misalnya membuat undang-undang untuk menghidupkan gedung kesenian yang ada di Kabupaten dan Kota, dengan itu kepenatan masyarakat sekitar akan hilang,” ujarnya.

Disambut dengan tanggapan dari Rosiana Silalahi yang mengapresiasi misi dari Komeng untuk menghidupkan kembali kebudayaan di tingkat kabupaten/kota.

(roseta al zahra/mg-uik)

Nelayan Sebatik Hilang Kontak Selama 5 Hari Akibat Cuaca Buruk, 3 Orang Hanyut ke Perairan Malaysia

0

jurnalinspirasi.co.id – Tiga nelayan dari Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara dilaporkan hilang setelah mereka pamit pergi memancing di perairan Pancang Putih, Desa Tanjung Karang, Jumat (16/2/2024).

Dilansir dari KOMPAS.com, masing-masing nelayan tersebut adalah Joni Febi Mardiansyah (44), yang merupakan warga di Jalan Bhakti Husada RT 003 RW 001 Desa Sungai Nyamuk, Sebatik Timur. Selain itu, Darwis (28), yang bertempat tinggal di Jalan H. Beddu Rahim RT 002 RW 001, Desa Sungai Pancang, Sebatik Utara. Terakhir, Syair (40), yang merupakan warga di Kota Tarakan.

Muhammad Basir, yang menjabat sebagai Kepala Humas di Badan Penanggulangan Bencana Daaerah (BPBD) Nunukan, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan tentang hilangnya 3 nelayan pada Minggu (18/2/2024) sekitar pukul 18.45 WITA.

“Kita di BPBD mulai mengirimkan tim pencari pada Senin 19 Februari 2024 pukul 10.05 WITA. Untuk melakukan pencarian, menyisir di perairan yang berjarak sekitar 2 jam perjalanan dari Nunukan,” kata Basir, Rabu (21/2/2024).

BPBD Nunukan menerima laporan tentang nelayan yang hilang dari istri salah satu nelayan yang hilang, yaitu Joni. Ketiga nelayan tersebut pergi memancing pada Kamis (15/2/2024) dan Joni sempat berpamitan kepada istrinya dengan mengatakan akan pulang ke rumah pada Jumat (19/2/2024) pukul 04.00 WITA.

“Istri korban Joni, bangun pukul 04.30 Wita untuk menunaikan shalat subuh. Sadar suaminya belum ada di rumah, istrinya mencoba menelepon hp suaminya namun tidak aktif,” tutur Basir.

BPBD bekerja sama dengan Polsek Sebatik Timur, Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarhanud 8/MBC dan Polairud untuk melakukan pencarian terhadap ketiga nelayan yang hilang.

Setelah dua hari melakukan operasi pencarian pada Selasa 20 Februari 2024, petugas menerima kabar dari Pos Polairud bahwa ketiga nelayan tersebut hanyut ke perairan Malaysia karena kapal mereka mengalami mati mesin. Keberadaan ketiga nelayan Indonesia di perairan Malaysia diketahui oleh petugas Imigresen Tawau, yang kemudian langsung mengamankan mereka.

Tim selanjutnya berkoordinasi dengan Kepala Pos Imigrasi Sebatik dan mencoba memastikan kondisi para korban dengan langsung menghubungi Imigresen dan KRI Tawau. Namun, panggilan telepon tidak terhubung.

Untuk mendapatkan kepastian akan kondisi dan keberadaan para korban, petugas BPBD datang ke rumah salah satu korban di Sebatik. Setelah bertemu dengan istri salah satu korban, petugas mendapat kepastian bahwa semua korban selamat dan berada di Imigresen Tawau, Malaysia.

“Istri korban juga menegaskan bahwa dia akan berangkat ke Tawau untuk menjemput suaminya dan mengurus beberapa hal yang dibutuhkan ketiga korban saat di sana nanti. Intinya, semua korban selamat, alhamdulillah,” kata Basir.

BPBD bersama instansi keamanan di perbatasan, kemudian melakukan sosialisasi dan mengingatkan para nelayan agar meningkatkan kewaspadaan di musim cuaca yang tidak menentu.

Petugas mengimbau agar para nelayan tidak mengabaikan prosedur keselamatan, dengan melengkapi diri dengan alat keselamatan saat beraktivitas di tengah laut.

“Musim gelombang seperti saat ini, dibutuhkan kehati-hatian dan kewaspadaan. Tetap jaga keselamatan, keluarga di rumah menunggu,” imbau Basir.

(wardah arrasyidah hanifah/mg-uik)

Gaza Diterpa Krisis Makanan, Sudah Tiga Minggu Terpaksa Mengonsumsi Pakan Ternak

0

jurnalinspirasi.co.id – Warga Gaza bagian utara terpaksa mengonsumsi pakan ternak selama tiga minggu, karena persediaan makanan sudah habis. Hal tersebut dikatakan oleh Ismail Al-Thawabteh, Kepala kantor media pemerintahan Gaza, Kamis ( 22/02/2024).

Bahan pakan ternak dijadikan makanan

Mereka kekurangan kebutuhan utama  yaitu tepung terigu. Dalam sebuah video tampak para pemuda Palestina sedang mengumpulkan tepung yang sudah berjatuhan ke tanah dan beberapa orang yang sedang menggiling pakan ternak. Video dapat di tonton di akun instagram @eye.on.palestine

Dilansir dari Kompas.com, hal tersebut disebabkan PBB menghentikan pasokan bantuan ke wilayah utara, walaupun keadaan warga Gaza disana kelaparan. Karena Israel terus menembaki truk bantuan yang lewat dan kejadian itu mengganggu keamanan sipil disana.

Sementara dilansir dari CNBC Indonesia bahwa pihak PBB pertama kali menghentikan pengiriman bantuan tiga minggu lalu dan memulai kembali pada minggu ini. Namun, pengiriman tersebut dihujani serangan dari Israel. Akibatnya banyak warga palestina yang sedang menunggu bantuan menjadi korban.

Shane Low, juru bicara Dewan Pengungsi Norwegia, menyebut kondisi pekerja kemanusiaan di Gaza tidak dapat diterima karena lingkungan yang sangat berbahaya. Dia menyoroti ketidakamanan staf kemanusiaan, termasuk risiko dari Israel yang menargetkan konvoi dan polisi yang melindunginya, serta keputusasaan akibat kurangnya bantuan yang masuk.

(roseta al zahra/mg-uik)

Dinkes Kota Bogor Rilis Data Kasus DBD Selama Awal Tahun 2024

0

jurnalinspirasi.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor telah mengungkapkan data terkait kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terjadi di ‘Kota Hujan’ selama bulan Januari dan Februari tahun 2024. Menurut laporan yang dirilis, terdapat total 750 kasus DBD yang tercatat selama periode tersebut.

Dikutip dari infobogor, Kamis (22/02/2024), menurut Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno, pada bulan Januari terdapat sebanyak 389 kasus DBD yang dilaporkan, sedangkan pada bulan Februari terdapat 361 kasus. Meskipun angka tersebut menunjukkan tren penurunan dari bulan Januari ke Februari, namun masih perlu dilakukan upaya pencegahan lebih lanjut untuk mengurangi jumlah kasus yang terjadi.

Sayangnya, dari total 750 kasus yang dilaporkan, 4 diantaranya menyebabkan kematian. Hal ini menunjukkan bahwa DBD tetap menjadi masalah kesehatan yang serius, dan masyarakat di Kota Bogor perlu meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan dan pengendalian penyakit ini.

Dinkes Kota Bogor juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi penularan DBD dengan menjaga kebersihan lingkungan, menghindari penumpukan air di tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, dan segera mencari pertolongan medis jika mengalami gejala DBD seperti demam tinggi, nyeri otot dan sendi, serta perdarahan. Langkah-langkah pencegahan sederhana ini diharapkan dapat membantu mengurangi jumlah kasus DBD dan mencegah terjadinya komplikasi yang lebih serius.

(ocha lubianti/mg-uik)

Pegawai Puskesmas Banyak yang Bolos

0

jurnalinspirasi.co.id – Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dr. Agus Fauzi membenarkan adanya puluhan pegawai Puskesmas ditemukan banyak yang bolos, hal itu dibuktikan melalui surat teguran oleh Dinas Kesehatan yang dilayangkan ke beberapa Puskesmas di wilayah Kabupaten Bogor.

Agus Fauzi mengaku, adanya aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Puskesmas banyak pegawai bolos tanpa keterangan, dan itu dibuktikan dari data absensi aplikasi Si Cantik.

“Betul dari Dinas Kesehatan membuat surat teguran ke sejumlah Puskesmas karena berdasarkan laporan absensi Si Cantik, terkait ditemukannya pegawai puskesmas yang bolos tanpa ada keterangan, namun setelah diklarifikasi oleh Dinas Kesehatan adanya kendala terkait sinyal dan HP-nya eror, juga ada sejumlah pegawai yang sakit, jadi alasan tersebut memang disampaikan oleh para kepala puskesmas,” kata Agus Fauzi dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kamis (22/02/2024).

Agus menjelaskan, Dinas Kesehatan selalu berpedoman kepada regulasi yang ada dengan mengirim surat teguran berdasarkan apa yang diatur oleh PP 53 Tahun 2010 tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil atau ASN.

Dikatakannya, pihak dinas sudah mengumpulkan pegawai Puskesmas untuk dilakukan pembinaan bagi para pegawai yang ditemukan bolos atau tidak masuk tanpa keterangan.

“Ada sekitar 50 orang lebih sesuai data laporan pegawai yang bolos kerja dan itu ditemukan melalui aplikasi absensi Si Cantik, dan itu nanti akan ada sanksi baik administrasi maupun teguran surat peringatan, dilihat dari akumulasi tingkat kehadiran absensi tiap bulannya,” jelasnya.

Agus membeberkan, pihaknya akan terus melakukan pembinaan secara optimal kepada ASN di lingkungan Dinas Kesehatan, apabila masih ditemukan bagi ASN yang melanggar kedisiplinan kerja, akan dilakukan tindakan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.

“Sesuai peraturan, tindakan yang kita lakukan adalah melihat dari pelanggarannya. Kalau pegawai itu sudah mendapatkan pembinaan berupa teguran lisan dan ternyata masih melakukan kesalahan yang sama, maka akan diberikan teguran secara tertulis dengan mengeluarkan Surat Peringatan (SP) satu, dua dan seterusnya,” pungkasnya.

(andres)

Kenaikan Harga Beras di Pasar Leuwiliang Turunkan Daya Beli Masyarakat

0

jurnalinspirasi.co.id – Harga bahan sembako di Pasar Tradisional Leuwiliang, Kabupaten Bogor mengalami lonjakan kenaikan. Seperti kenaikan beras yang mencapai 30 persen. Dengan terus meroketnya harga beras membuat menurunnya daya beli masyarakat.

“Kenaikan harga beras terjadi pada sebelum Pilpres lebih tepatnya beberapa minggu lalu juga sudah naik,” kata  Kepala UPT Pasar Tohaga Leuwiliang, Mulyadi, Kamis (22/02/2024).

Ia mengatakan, untuk persentase kenaikanya sekitar 30 persen, saat ini untuk beras premium kisaran 16.000 per kilogram dan untuk medium sekitar Rp14.000 .

“Secara daya beli ada penurunan karena dari harga ada kenaikan sehingga berdampak terhadap daya beli terhadap masyarakat makin menurun,” paparnya.

Selain dampak dari Pilpres, menurutnya, kenaikan harga beras juga akibat akan berlangsung bulan Ramadhan

“Kurang lebih, tapi kita belum bisa memastikan ini dampak dari akan menginjak bulan Suci Ramadhan atau tidak,” jelasnya.

Sementara itu, pedagang beras Didin Yaman mengatakan, akibat kenaikan harga beras tentunya berdampak terhadap daya beli masyarakat.

“Kenaikan sekitar 30 persen kalau dirupiahkan ya sekitar 2000 per kilo, kenaikan tersebut terjadi sejak dua bulan lalu,” ujarnya.

Penurunan daya beli terhadap masyarakat dirasakan, bahkan secara persentase sekitar 30 persen penurunannya.

“Pasti ya, pasti terdampak biasanya beli 50 liter sekarang belinya cuma 20 liter, jadi dampaknya sangat dirasakan oleh kita selaku pedagang,” jelasnya.

Ia juga berharap, pemerintah segara melakukan langkah-langkah yang cepat terhadap lonjakan harga beras, mengingat beras salah satu kebutuhan pokok.

“Saya berharap pemerintah bisa melakukan langkah-langkah yang cepat dan tanggap terkait dengan lonjakan harga beras,” pungkasnya.

(andres)