30.4 C
Bogor
Monday, April 6, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 355

Innalillahi, Pelajar di Kemang Dibacok Hingga Tewas

0

Kemang | Jurnal Bogor
Pembacokan terhadap korbannya pelajar hingga tewas kembali terjadi. Peristiwa naas kali ini terjadi di depan Pom bensin Jalan Raya Parung, Kemang, Kabupaten Bogor, Rabu (03/01/24).

Pelaku diduga merupakan salah satu  dari gerombolan geng motor. Aksi tersebut viral di media sosial bahkan akibat ulah geng motor tersebut satu korban meninggal dunia dan dua diantaranya kritis.

Menurut salah satu warga sekitar, Warsono, kronologi kejadian sekitar jam 03.00 WIB dini hari, aksi tersebut dipicu antargeng motor dari tiga korban satu diantaranya meninggal dunia

“Ada tiga orang yang satu meninggal dunia kena bacokan bagian kepala, korban masih orang sini cuman beda kelurahan,” ungkapnya.

Ia menuturkan, lokasi tersebut kerap dijadikan aksi  tawuran antareng dan antarsekolah, bahkan setiap bulannya kerap terjadi aksi tersebut.

“Sering hampir setiap satu bulan, kadang segerombolan 10 motor hingga 20 motor,” tuturnya.

Ia mengatakan, korban yang diperkirakan masih berusia 20 tahun tersebut masih warga Kecamatan Kemang dan saat ini sudah dimakamkan oleh pihak keluarga.

“Sekitar usia dibawah 20 tahun kebawah. korbannya orang Desa Tegal kalau yang masih hidup kurang tau infonya,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek kemang AKP Muhamad Taufik membenarkan adanya aksi kekerasan yang terjadi di wilayahnya dan dari ketiga korban satu diantaranya meninggal dunia.

“Iya betul, masih kita tangani dalam tahap penyelidikan ada unit reskrim Polsek sama dibantu oleh reskrim Polres Bogor,” ujarnya.

Saat ini pihaknya belum bisa memberikan keterangan secara rinci dan akurat lantaran masih dalam proses penyelidikan. “Ada 1 meninggal dunia 2 luka, umurnya nanti lah kita masih lidik,” pungkasnya.

(andres)

Langgar Aturan Kampanye, Panwaslu Caringin Sudah Layangkan Surat

0

Caringin | Jurnal Bogor
Calon legislatif (Caleg) DPR RI Partai Gerindra, Mulyadi dinilai sudah melakukan pelanggaran aturan kampanye pada pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) 2024. Pelanggaran yang dilakukan anggota DPR RI asal daerah pemilihan (Dapil) V Kabupaten Bogor itu, karena memasang alat peraga kampanye (APK) di lokasi fasilitas milik pemerintah, yakni di jembatan-jembatan yang berada di ruas Jalan Raya Bocimi (Bogor, Ciawi, Sukabumi).

Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Caringin, Hari Sugiarwo membenarkan jika pemasangan APK milik Caleg DPR RI Partai Gerindra itu sudah melanggar aturan kampanye.

“Jembatan itu milik pemerintah dan tidak diperbolehkan ada APK di lokasi tersebut. Jadi Caleg itu sudah melanggar aturan kampanye,” tegasnya kepada Jurnal Bogor saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Rabu (3/1).

Dijelaskan Hari, sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 15 Tahun 2023 Tentang Kampanye Pemilihan Umum, terdapat larangan-larangan yang harus ditaati partai politik peserta Pemilu.

Salah satu larangan tersebut, lanjutnya, yakni bahan kampanye untuk selebaran, brosur, pamflet, poster, stiker, kalender dan atribut kampanye lainnya yang bisa ditempel, dilarang ditempelkan pada

tempat umum.

Tempat umum dimaksud, sambung Hari, seperti tempat ibadah, rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan, tempat pendidikan (meliputi gedung atau halaman sekolah dan perguruan tinggi), gedung atau fasilitas milik pemerintah, jalan-jalan protokol, jalan bebas hambatan, sarana dan prasarana publik atau taman dan pepohonan.

“Tempat umum juga termasuk halaman, pagar dan tembok, begitu pun berlaku untuk larangan pemasangan alat peraga kampanye, seperti reklame, spanduk dan umbul-umbul,” jelasnya.

Tidak hanya Mulyadi, Hari mengatakan, hampir seluruh partai politik peserta Pemilu terutama para Caleg, baik DPR RI, provinsi maupun kabupaten, melakukan pelanggaran kampanye dengan memasang APK ditempat-tempat yang dilarang.

“Saat kami melakukan pengawasan monitoring terhadap APK di wilayah Kecamatan Caringin, hampir semua Caleg telah melanggar Pasal 70 dan Pasal 71 PKPU Nomor 15 Tahun 2023,” paparnya.

Hari mengaku sudah sudah melayangkan surat imbauan Nomor : 522/PM.00.03/K.JB-04-03/12/2023

kepada para pimpinan partai politik peserta Pemilu 2024 yang ada di wilayah Caringin dari tanggal 17 Desember 2023.

Ia menghimbau agar para peserta Pemilu di wilayah Kecamatan Caringin, termasuk pengurus dan anggota partai politik Peserta Pemilu untuk menaati ketentuan Pasal 70 dan Pasal 71 Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2023,

serta memperhatikan ketentuan Peraturan Daerah yang berlaku di Kabupaten Bogor tentang Ketertiban Umum dan Kawasan Tertib Lalu Lintas.

“Kami minta agar semua APK yang dipasang di lokasi atau tempat dilarang, diturunkan. Termasuk APK yang keberadaanya mengganggu ketertiban umum juga harus diturunkan,” tegas Hari.

Seperti diberitakan Jurnal Bogor pada Rabu (3/1), pemasangan APK Caleg DPR RI Partai Gerindra daerah pemilihan V Kabupaten Bogor, Mulyadi menuai sorotan warga lantaran dipasang di lokasi Jembatan Cikereteg, Caringin.

Indra, warga Kecamatan Caringin menilai, pemasangan baliho Caleg dari Partai Gerindra di lokasi Jembatan Cikereteg, mengganggu keindahan jembatan yang belum lama ini selesai dibangun pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kemen PUPR).

Harusnya, kata Indra, sebelum baliho itu dipasang di jembatan, terlebih dulu tim sukses atau koordinator pemenangan Caleg mengkaji, baik dari aspek estetika maupun sosial.

 “Secara estetika apakah bagus tidak bila dipasang di jembatan. Begitu juga dari aspek sosial, mengganggu apa tidak terhadap warga terutama para pengguna jalan,” ungkapnya kepada Jurnal Bogor saat berada di SPBU Cikereteg.

Menurutnya, banyak sekali APK para Caleg dipasang di jembatan yang ada di ruas Jalan Bocimi (Bogor, Ciawi dan Sukabumi), kerap mengganggu pengendara karena baliho tersebut jatuh dan menghalangi jalan.

 “Saya pernah lihat Baliho Caleg DPR RI dari Partai Nasdem yang dipasang di Jembatan Cimande rubuh hingga jatuh ke jalan. Dan tidak sedikit para pengendara merasa terganggu lantaran jalan terhalang,” tukas Indra.

(dede suhendar)

Mulyadi Bisa Diproses, JPP Desak Bawaslu Gunakan UU Pemilu

0

Caringin | Jurnal Bogor
Berjejernya alat peraga kampanye (APK) Mulyadi, calon legislatif (Caleg) DPR RI nomor urut 2 dari Partai Gerindra di lokasi fasilitas umum yang dibangun pemerintah persisnya di besi jembatan di Jalan Raya Bocimi (Bogor, Ciawi, Sukabumi), dikecam Jaringan Advokasi Masyarakat Pakuan Pajajaran (JPP).

Ketua LSM JPP, Saleh Nurangga pun mendesak Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bogor, untuk menindak tegas siapa saja peserta Pemilu dan Caleg yang sudah melanggar aturan kampanye tanpa pandang bulu.

Saleh mengungkapkan, sesuai dengan  Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 15 Tahun 2023 Tentang Kampanye Pemilihan Umum, terdapat larangan-larangan yang tentunya harus ditaati semua partai politik peserta Pemilu maupun para Caleg.

Salah satu larangan tersebut, lanjutnya, yakni bahan kampanye untuk selebaran, brosur, pamflet, poster, stiker, kalender dan atribut kampanye lainnya yang bisa ditempel, dilarang ditempelkan pada tempat umum.

Yang dimaksud tempat umum, kata Saleh, seperti tempat ibadah, rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan, tempat pendidikan (meliputi gedung atau halaman sekolah dan perguruan tinggi), gedung atau fasilitas milik pemerintah, jalan-jalan protokol, jalan bebas hambatan, sarana dan prasarana publik atau taman dan pepohonan.

Untuk sanksi bagi pelanggaran terhadap larangan, jelas Saleh, sebagaimana diatur di dalam Pasal 280 ayat (1) UU Pemilu diancam dengan pidana penjara paling lama 2 tahun dan denda paling banyak Rp24 juta.

“Jadi Bawaslu harus berani memberikan sanksi kepada siapa saja peserta Pemilu maupun Caleg yang sudah melanggar UU, termasuk kepada Mulyadi,” tegas Ketua LSM yang aktif menyikapi persoalan di wilayah Bogor tersebut saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya.

Menurutnya, apabila pelaku pelanggaran itu dibiarkan tanpa ada penindakan sesuai UU Pemilu, kinerja Bawaslu akan dipertanyakan publik dan patut dicurigai.

“Biar tidak ada asumsi buruk dari publik kepada Bawaslu, Mulyadi dan siapa saja Caleg melanggar aturan harus diproses,” ujarnya.

Saleh pun menyayangkan dengan pemasangan APK Mulyadi di semua lokasi jembatan yang ada di wilayah selatan terutama Jalan Raya Bocimi, Caringin. Alasannya, karena tidak hanya melanggar aturan kampanye saja, keberadaan APK tersebut juga dinilai mengganggu bahkan membahayakan para pengguna jalan.

“Disekitar jembatan itu ada tanda bahaya kepada para pengguna jalan, ketika banyak terpasang baliho Caleg, rambu-rambu atau tanda itu tidak terlihat oleh para pengendara,” imbuhnya.

Menyikapi maraknya APK Mulyadi yang dipasang di semua lokasi jembatan, Ketua PAC Caringin Partai Gerindra, Aden Wijaya mengaku, pihaknya sama sekali tidak tahu menahu pemasangan baliho Caleg DPR RI nomor urut 2 tersebut.

“Tidak ada koordinasi atau pun laporan kepada saya. Makanya saya tidak tahu apapun soal baliho Mulyadi yang dipasang di jembatan, mulai dari Jembatan Cikereteg, Cimande, Caringin maupun Pasir Muncang,” akunya.

Sementara, pantauan di sepanjang Jalan Raya Bocimi khususnya wilayah Caringin, hampir semua besi penghalang jembatan terpasang baliho Mulyadi dengan jumlah yang banyak, sehingga menghalangi rambu-rambu di sekitar lokasi jembatan.

(dede suhendar)

Cabor Segera Bentuk Kerangka Tim BK Porprov

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Ketua Umum KONI Kabupaten Bogor Dedi Ade Bachtiar berharap semua cabang olahraga (Cabor) anggota KONI setempat segera mempersiapkan Kerangka Tim untuk persiapan BK Porprov Jabar yang akan berlangsung mulai tahun 2024 akhir atau pada awal tahun 2025

Sementara pelaksanaan Porprov Jabar akan dilakukan pada tahun 2026 di Kota Bogor.

Kerangka Tim BK semua cabor itu berasal dari hasil seleksi internal cabor atau berdasarkan catatan prestasi para atlet dimasing masing tiap cabornya.

” Intinya kami ingin semua cabor anggota KONI Kabupaten Bogor menyiapkan kerangka Tim Cabornya untuk BK Porprov. Karena BK Porprov adalah pintu awal menuju pelaksanaan Porprov Jabar 2026,” tegas Dedi Ade Bachtiar, Kamis 4 Januari 2024.

Selanjutnya, tambah Ketua KONI Kabupaten Bogor, diharapkan sebanyak banyaknya para atlet semua cabor yang jadi juara padaBK Porprov Jabar nantinya.

” Dengan banyaknya atlet dari semua cabor yang jadi juara pada fase BK Porprov dan lolos ke Porprov Jabar 2026 maka ini akan menjadi peluang besar bagi Kabupaten Bogor untuk mendulang banyak emas,” pungkasnya.

(asep syahmid)

Empat Atlet Sepeda Kabupaten Bogor Perkuat Tim Jabar di PON 2024

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Prestasi membanggakan kembali diraih ISSI Kabupaten Bogor yang meloloskan 4 atlet binaanya masuk dalam skuad Jabar untuk PON 2024 yang akan digelar di Sumut dan Aceh .

Empat atlet binaan ISSI Kabupaten Bogor yang masuk dalam Tim Sepeda Jabar untuk PON 2024 diantaranya Putri Sefia Ardianti, Shaskya Al Mahbub, Muhamad Hafidz dan Muhammad Fahri

Selain empat atletnya yang masuk dalam skuad Jabar, ISSI Kabupaten Bogor juga meloloskan salah satu pelatihnya yakni Ade Solihin yang masuk dalam jajaran Tim Pelatih Sepeda Jabar untuk PON 2024

” Alhamdulilah ada empat atlet sepeda binaan ISSI Kabupaten Bogor yang dipastikan bakal membela Jabar dalam PON 2024 mendatang, ” ujar Ade Solihin, Binpres dan Pelatih ISSI Kabupaten Bogor, Rabu, 3 Januari 2024.

Ade berharap empat atlet sepeda binaan ISSI Kabupaten Bogor bisa menuai sukses dan memberikan konstribusi medali bagi Jabar dalam PON 2024 nanti.

Lebih lanjut, Kata Ade Solihin, empat atlet sepeda binaan ISSI Kabupaten Bogor pafa pertengahan bulan ini akan bergabung dengan TC Tim Pelatda Jabar.

(asep syahmid)

Camat Cibinong Berharap Pembelian Lahan untuk SMPN 5 Bisa Dilakukan Tahun 2024

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Meskipun pada tahun 2023 lalu Pemkab Bogor gagal membeli lahan untuk SMPN 5 Cibinong, namun masyarakat setempat berharap rencana pembelian lahan tersebut bisa dilakukan pada tahun 2024 ini.

Bahkan, sejak awal Rencana Pemkab Bogor membangun dan mendirikan SMPN 5 Cibinong mendapat respon positif dari semua elemen masyarakat dan juga Forkopimcam setempat.

Keberadaan SMPN 5 Cibinong nantinya akan menjadi solusi yang tepat bagi masyarakat yang akan menyekolahkan para anaknya yang terbentur zonasi tidak masuk ke SMPN 1, SMPN 2 atau SMPN 3 Cibinong.

Camat Cibinong, Acep Sajidin menegaskan , pembangunan SMPN 5 jadi Solusi Ideal yang sangat diharapkan masyarakat yang tinggal di kelurahan Pabuaran , Kelurahan Pabuaran Mekar ataupun Harapan Jaya.

” Masyarakat Cibinong sangat senang dengan rencana pembangunan SMPN 5 Cibinong ,” tegas Acep Sajidin, Rabu, 3 Januari 2024.

Acep menambahkan, lokasi yang akan dijadikan SMPN 5 Cibinong idelanya di Kelurahan Pabuaran yang luasnya mencapai kurang lebih 1 hektare.

” Mudah mudahan pada tahun 2024 ini Pemkab Bogor bisa melakukan pembelian atau pembebasan tanah untuk lokasi SMPN 5 Cibinong,” ujarnya

Acep menambahkan, dengan adanya SMPN 5 Cibinong ini diharapkan bisa memberikan dampak positif kepada
masyarakat yang ada di kelurahan Pabuaran dan sekitarnya.

” Yang tadinya lewat jalur zonasi tidak bisa masuk ke SMPN 1 dapat tertampung di SMPN 5 Cibinong,” pungkasnya.

(asep syahmid)

Lanjutkan Perjuangan Sang Kakek, Aria Suryadinata Targetkan 18 Ribu Suara di Pileg 2024

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Sosok Aria Suryadinata SPT, MM merupakan salah satu Caleg PPP untuk DPRD Kabupaten Bogor yang terus bergerak menyasar semua elemen masyarakat yang ada di Dapil IV.

Aria Suryadinata merupakan salah satu cucu dari almarhum H Khemed salah satu tokoh PPP Kabupaten Bogor.

” Insya Allah untuk Pileg 2024 saya mentargetkan 18 ribu suara di Dapil IV yang berasal dari semua kalangan masyarakat,” ujar Aria Suryadinata, Rabu, 3 Januari 2024.

Dia menambahkan persiapan Pileg 2024 ini sudah dilakukannya sejak tiga tahun lebih menyambangi dan silaturahmi kepada semua kalangan masyarakat di Dapil IV.

Setiap melakukan silaturahmi ke masyarakat yang ada di Dapil IV, ia selalu membeberkan 7 Prinsip perjuangan BARISA ( Barisan Relawan Aria Suryadinata) yang menjadi misi dan visi pencalegan Aria Suryadinata pada Pileg 2024.

Tujuh Prinsip Perjuangan BARISA yang terus digelorakan Aria Suryadinata kepada semua elemen masyarakat di Dapil IV diantaranya Prinsip Sosial, Prinsip Ekonomi, Prinsip Budaya, Prinsip Politik Prinsip Hukum, Prinsip HAM dan Prinsip Digital.

” Ini salah satu ikhtiar politik saya dan keluarga yang back to Ka’bah melanjutkan perjuangan kakek (Alm H . Khemed ) Salah satu tokoh PPP di kabupaten Bogor.,” tambah Aria.

Mudah mudahan, kata Aria, untuk Pileg 2024 ini PPP Kabupaten Bogor bisa menambah kursinya menjadi 9 atau 10 kursi dan ia juga bisa dilantik jadi anggota DPRD Kabupaten Bogor periode 2024-2029.

Target 18 ribu suara adalah target realiatia dari Aria Suryadinata yang sangat dikenal semua elemen masyarakat di Dapil IV.

(asep syahmid)

Warung Esek-esek Sukadamai Digerebek Muspika Sukamakmur

0

Sukamakmur | Jurnal Bogor
Maraknya warung esek-esek berkedok warkop di Desa Sukadamai, Sukamakmur disidak Muspika Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Rabu (03/01).

Dalam pelaksanaan sidak penertiban tersebut, Camat Sukamakmur Bakri Hasan ditemani Kapolsek Sukamakmur IPTU Supratman, Danramil 0621- 09 Sukamakmur, Letda Infantri Jhoni, Kepala Desa Sukadamai beserta Satpol PP.

“Hari ini kami telah melakukan, operasi yustisia terkait dengan viralnya video yang menyatakan bahwa di wilayah Kecamatan Sukamakmur banyak warung esek-esek,” kata Bakri Hasan kepada Jurnal Bogor.

Menurutnya, operasi yustisia ini sebagai upaya penindakan langsung dari Pemerintah Kecamatan Sukamakmur terkait beredarnya video tersebut.

“Hasil dari Operasi Yustisia kali ini, kita mendapatkan barang bukti berupa 18 botol minuman keras, beserta perempuan 7 orang dan pemilik warung 2 orang. Dan saat ini para pelaku dan barang bukti kini ditanggani oleh Satpol PP guna melakukan pendataan, ” bebernya.

Sementara Kapolsek Sukamakmur, Iptu Supratman menjelaskan, sebenarnya operasi tersebut bukan pertamakalinya dilakukan oleh Polsek Sukamakmur.

“Sebetulnya, sebelum viralnya video tersebut, kita sudah melakuka tahapan dan sebagainya. Kita sudah beberapa kali melakukan razia. Namun selalu bocor,” katanya.

Iptu Supratman juga menegaskan, apabila terjadi hal serupa di wilayah hukum PolsekSukamakmur, dia tidak sungkan sungkan untuk menindaklanjuti.

“Sementara ini kita berikan himbauan agar tidak lagi menjual minum-minuman keras,” jelasnya.

“Apabila memang ada lagi, sesuai dengan petunjuk pak camat kita akan melakukan pembongkaran,” pungkasnya.

(nay nur’ain)

Dampak Gempa Sumedang Robohkan Rumah Ketua IPSM, Ini Wujud Perhatian Kapolsek Gunung Putri

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Kapolsek Gunung Putri AKP Didin Komarudin,SH beserta jajarannya mendatangi warga yang rumahnya roboh di Kampung Kedep, Desa Tlajung Udik, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Rabu (3/1).

“Saya merasa prihatin atas musibah yang dialami warga Desa Tlajung Udik yang mana rumahnya ambruk akibat gempa Sumedang,” kata Didin sapaan akrabnya kepada Jurnal Bogor.

Kejadian gempa di Sumedang pada Minggu lalu sambung Didin, berdampak pada salah satu rumah warga milik ketua IPSM Desa Tlajung Udik, yakni Muslim.

” Alhamdulillah, hari ini kami dari Polsek Gunung Putri masih bisa memberikan bantuan berupa matrial kepada warga Kp. Kedep, Desa Tlajung Udik. Mudah-mudahan apa yang kami berikan dapat membantu meringankan beban mereka,” jelas AKP Didin Komarudin.

AKP Didin Komarudin juga mengimbau agar warga Kecamatan Gunung Putri senantiasa waspada terhadap kondisi cuaca saat ini dimana sudah memasuki musim penghujan.

“Dalam kondisi cuaca saat ini, kami harapkan masyarakat agar tetap waspada dalam segala hal apapun, termasuk senantiasa untuk tetap menjaga kondisi tubuh agar tidak rentan terkena penyakit,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua IPSM Desa Tlajung Udik, Muslim sangat berterimakasih atas apa yang telah diberikan oleh Polsek Gunung Putri kepadanya.

“Ya tentunya saya mengucapkan terimakasih kelada seluruh personil Polsek Gunung Putri beserta jajaran yang senantiasa telah membantu kami,” tuturnya.

“Semoga senantiasa Allah SWT dapat memberikan ganjaran yang berlipat ganda. Dan juga senantiasa diberikan kesehatan dan murah rizkinya,” tambahnya.

(nay nur’ain)

Rumah Ketua Komite SMKN Gunung Putri Dibobol Maling, Ini Permintaan Dimas Pada Pihak Perumahan Legenda Wisata 

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Pencurian terjadi lagi. Kali ini dialami salah satu warga Cluster Galileo Perumahan Legenda Wisata, Desa Wanaherang, Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Dimana 1 unit sepeda merk Polygon yang diperkirakan memiliki harga Rp5 juta raib digondol maling hanya dalam kurun waktu 2 menit.

Dimas Asep Saputra, SH, MH korban pencurian mengatakan, berawal pada Senin (31/12) pukul 03.20 dini hari dia keluar rumah untuk pergi ke Bandung karena tugas, dan mendapatkan kabar dari sang istri pada pukul 07.00 wib bahwasannya sepeda miliknya hilang digondol maling.

” Setelah mendapat telepon dari istri, saya langsung mengecek CCTV rumah melalu ponsel, ternyata kejadian pencurian 10 menit setelah saya meninggalkan rumah. Dari rekaman CCTV tersebut 2 pria yang melakukan pencurian sepeda milik saya hanya butuh waktu 2 menit untuk membopong sepeda tersebut,” jelas Dimas sapaan akrabnya kepada Jurnal Bogor, Rabu (3/1).

Dimas yang juga merupakan Ketua Komite SMKN 1 Gunung Putri langsung menghubungi pihak kepolisian melalui mantan Kapolsek Gunung Putri Kompol Bayu yang kini menjadi Kabag Ops Polres Bogor. Setelah berkomunikasi, sambung Dimas, esoknya pada 1 Januari 2024 pihak Polsek Gunung Putri langsung melakukan olah TKP dan ditemukan jejak kaki serta tangga yang berbatasan antara perumahan dengan pemukiman warga.

” Dalam hal ini saya berharap, pihak cluster untuk lebih meningkatkan penjagaan lagi, agar kami sebagai penghuni cluster juga merasa tenang dan aman. Mengingat, kejadian seperti ini bukan hanya baru pertama kali, hanya saja yang pertama itu pelaku menggunakan masker sehingga sulit untuk dideteksi,” papar Dimas yang juga sebagai Lawyer tersebut.

Dimas juga mengapresiasi dengan cepat tanggap yang dilakukan oleh pihak kepolisian Polsek Gunung Putri. Hingga saat ini informasinya sudah memasuki proses lidik, dia berharap agar pelaku bisa segera ditangkap karena kejadian pencurian di Perumahan Legenda Wisata bukan baru kali pertama dan pelakunya belum ada yang berhasil ditangkap.

” Dari pengamatan saya sepertinya mereka sudah menggambar kejadian terlebih dahulu, dan mengincar rumah yang tidak ada CCTV-nya. Karena saya baru pasang CCTV sehari sebelum kejadian, jadi ada hikmah juga dari pemasangan CCTV ini,” tandasnya.

” Saya minta kepada pihak perumahan untuk membuat pos jaga di titik-titik rawan, terutama perbatasan. Dan kepada pihak kepolisian saya ucapkan terimakasih atas gercepnya dalam menindaklanjuti laporan,” tambahnya mengakhiri.

(nay nur’ain)