29.7 C
Bogor
Sunday, October 11, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 351

Bukan Marah-Marah, Melainkan Hanya Mengingatkan Jokowi

0

JURNAL Inspirasi – Always Happy Bu Dr. Sri, saya share lagu cinta anak muda Yogya yang merdu untuk menghibur kawan-kawan Wankar ICMI, al ibuku Dr Sri Astuti yth, beliau amat tekun berkomunikasi dan mengikuti dinamika pemilu Pilpres thn 2024 yang  penuh misteri kecurangan, akal bulus, dengan komentar, yang “menyentil” kita, atau mengingatkan kita jangan “marah-marah”. He he heem.

Kita berharap perbedaan pandangan, pendapat dan sikap pro-kontra yg terjadi tidak sampai menggerus persaudaraan kita antar sesama dalam grup Wankar ICMI ini. Kita harus tetap sabar, bertawakkal illallah, legowo, rileks dan tetap setia merajut hubungan persaudaraan atas landasan ketaqwaan kepada Allah SWT, Tauhidullah, aamiin.

Kata hadist nabi Muhammad SAW bahwa perbedaan itu adalah rahmat, insya Allah memperluas wawasan, kesiapan mental, mempertegas dan memperjelas hak dan batil (furqon), meningkatkan daya antisipasi dan solusi, meningkatkan kewaspadaan nasional kita, serta bermuara pada ketahanan bangsa dan negara Indonesia yang kita sama-sama cintai ini, agar berkemajuan dan berperadaban. 

Kita sebagai Warga bangsa dan negara RI yang peduli dan kritis sangat dibutuhlan negara NKRI.  Mereka itu adalah kaum intelektuil, cendekiawan, ulil albab yang memiliki kepedulian yang tinggi atas keselamatan nasib negara-bangsanya, yang bernama Indonesia Raya.

Kaum intelektuil merupakan insan-insan “sekolahan” yang terdidik dan terpelajar, selalu berpikir atas landasan ipteks (saintific). Intelektuil yang bergabung dalam ICMI, adalah Cendekiawan Muslim, mereka barangtentu tidak saja berpikir secara santific, akan tetapi juga berpikirnya berpadu dengan iman taqwa (imtaq), agama yang dianut dan diyakini DinnulIslam.

Islam harus membentuk pola pikir, pola bersikap dan berperilaku kita sehari-hari, tidak ada dikhotomi Islam dengan Pancasila sebagai ideologi NKRI, NKRI sudah final, kita harus mencintai negeri ini. Dan jangan pula kita sebagai kaum cendekiawan muslim Indonesia dengan keperibadian yang terpecah (split personality), ambigu dan mendua (munafik) mencari selamat (savety player), dalam arti tidak merespon kondisi kekinian Indonesia yang carut-marut penegakan hukum.

Cendekiawan Muslim Indonesia haruslah bersuara lantang, kritis, jangan diam saja (cicing wae) karena sukses dan gagalnya perjalanan bangsa dan negara Indonesia berada pada pundak para ilmuwan, pakar dan kaum ulama/rohaniawan. Kaum intelektual bertindak sebagai komunitas pencerah dan aktor penyadaran masyarakat, janganlah takut untuk beropini.

Untuk lebih jelasnya watak dan kepribadian sosok Cendekiawan Muslim Indonesia, agar membaca AD dan ART ICMI, serta Wawasan Pengabdian dan Kode Etik Anggota ICMI, merupakan hasil-hasil keputusan Muktamar VII ICMI thn 2021di Bandung, Jawa Barat.

Jadi watak Cendekiawan Muslim Indonesia, adalah mereka peduli, sadar akan perjalanan bangsa dan negara, selalu berpikir kritis dan analitik berdasarkan berbagai konsep, teori dan perspektif menurut disiplin ilmu pengetahuan yang dipelajari, dikuasainya, tapi mereka berperpikir, berbuat dan berperilaku atas landasan Tauhidullah, yang merujuk pada kitab suci Al Quranulkarim dan Assunnah Muhammad SAW.

Pada posisi berpikir landasan Tauhidullah inilah, konsekwensinya bagi kita kaum Cendekiawan Muslim yang tergabung dalam organisasi ICMI, harus dan wajib berpihak kepada kebenaran dan keadilan.

Bahkan Allah SWT berfirman bahwa untuk kaum intelektual (ulil albab) wajib berjihad untuk menegakan kebenaran dan keadilan, dalam arti “beramar makruf nahi mungkar” di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam wadah NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Agama Islam (Dinnulislam) sebagai  pandangan hidup (way of life), pedoman hidup kita manusia (hudallinnas) yang kemudian dijabarkan dalam filosofi dan ideologi Pancasila dan konstitusi negara UUD 1945 sangat sarat dengan tatanan nilai, norma, etika, moral dan kaidah hukum (sudah seharusnya kita khayati bunyi pesan etika dan moral pada 4 alenea Pembukaan UUD 1945).

Presiden RI Jokowi wajib memahami, menghayati dan mengamalkannya isi Pembukaan UUD 1945, terutama 4 tujuan bernegara yaitu melindungi, memajukan, mencerdaskan bangsa dan proaktif menciptakan perdamaian abadi lokal, nasional, regional dan global.

Kita sebagai Cendekiawan Muslim Indonesia berkewajiban memahami, menghayati dan mengamalkannya sistem etika, moral dan hukum tersebut dalam perikehidupan kita sehari-hari di lingkungan masyarakat bangsa secara cerdas dan bertanggungjawab.

Jadi, menurut pendapat saya, dengan begitu banyak penyimpangan yang diperbuat oleh regim penguasa (the ruling party) Presiden RI bpk Jokowi saat ini, terutama gemar bercawe-cawe mempromosikan GR putranya sebagai Cawapres RI thn 2024 yang melanggar etika berat dan bahkan cacat hukum, politik dinasty dengan Cawapres GR sering disebut “anak haram konstitusi”, maka seharusnya kita bahkan wajib mengingatkan dan memberitahu berbagai pelanggaran etika, moral dan hukum tersebut dalam perspektif saintific dan relegion dengan ketaatan imtaq yang kuat.

Berdasarkan kontek ini, saya tak sependapat dengan simbokku Dr.Sri Astuti Buchori, kita yang sering memberikan kritik berdasarkan hasil pengamatan dan analisa ini, dikatakan “marah-marah”, bukan marah benci. Akan tetapi kita sayang dan cinta kepada NKRI, tanah tumpah darah Indonesia. Jangan sampai dalam kemunduran dilihat dari indikator sektor dan bidang pembangunan nasional, jika dibiarkan, dan kita diam saja (cicing wae), kita permisif, cendekiawannya bersikap “yes man” saja demi kepentingan jangka imah 3 Ta (tahta, harta dan wanita/free sex), bukan Tauhidullah, maka  negeri yang kita sama-sama kita cintai NKRI lama kelamaan ambruk dan ambiyar (bubar).

Salah satu negara predatornya yang siap suatu saat mengintervensi, menginvasi dan menganeksasi adalah RRC karena bisnis dan investasinya sangat dominan di negeri kita. Sementara para the ruling party Indonesia, ada gejala yang nampaknya “gusture” menjadi kacung atau boneka China, apabila ditinjau dari warna public policynya yang berat sebelah, dan sangat merugikan bangsa dan rakyat kita.

Beberapa contoh misalnya Proyek strategis nasional (PSN) diantaranya hilirisasi tambang Nikel di Morowali Surbar bersifat “enclape”, PSN Eco-Rempang, Barelang Kepulauan Riau yang melanggar HAM, PSN IKN Nusantara di Kaltim yang rawan dianalisis secara geologi, geopolitik dan geostragik, serta pemborosan dana, PSN Kereta Cepat Bdg-Jakarta, perkongsian China-Indonesia yang “mahal” membebani APBN dan menguntungkan investor China, dsb.

Begitu banyak regulasi dan kebijakan publik yang diputuskan regim penguasa mas Joko, yang merugikan rakyat dan bangsa, terlihat dari indeks ketimpangan sosial, indeks kemiskinan masih tinggi, penguasaan asset nasional terkonsentasi pada segelintir orang yang notebenenya aseng, indek korupsi melompat tinggi, indeks penangguran besar, indeks penegakan hukum dan pelanggaran ham anjlok, daya saing ekonomi dan sdm rendah, dsb dsb.

Regulasi dan public policy serta perUndangan-undangan yang dirancang dan diputuskan sangat lemah pro kerakyatan bahkan kental kepentingan pengusaha besar, kapitalis (oligarky) bahkan dibuat tanpa kajian ilmiah (naskah akademik) berbasis akal sehat (nalar ipteks dan spiritual imtaq), tanpa perdebatan di parlemen, disebabkan lebih didasarkan pada akal fulus (money politic, politic transactional, wani piro) dan akal bulus (culas dan curang, akal busuk).

Keculasan dan kecurangan tsb terjadi dalam penyelenggaraan agenda nasional Pemilu Pilpres dan Pileg RI thn 2024 yang kini diperdebatkan di sidang MK RI, dan faktanya cukup terang benderang berdasarkan jejak digital ITC, salah satu diantaranya yang spektakular seperti yang ditayangkan film “Dirty Vote” dengan konten dan lakon “Gentong Babi”, yang tidak bermoral.

Tragis nasib negara ini, jika kita kaum intelektual Intelektual, warga masyarakat yang sangat paham dan mengerti, kini berperilaku masa bodoh (permisif), dan memilih diam saja atau bahkan pro/ikut mendukung pihak yang berbuat zholim.? Nauzubillahi minzalik.

Simpulannya, kita kaum Cendekiawan Muslim Indonesia, di saat bangsa Indonesia dan NKRI dalam kondisi ‘sakit”, alias kondisi “tidak baik-baik amat” sangatlah wajar kiranya, dan kita berkewajiban memberikan solusi dan peringatan keras kepada kaum umaro, pemerintah, elite penguasa (the ruling party) bpk Jokowi dkk, agar mengembang tugas kenegaraan dan pemerintahan RI wajib mentaati hukum berdasarkan Peraturan dan Perundangan yang berlaku. Dan sebagai insan yang peduli dan bernalar, kita  akan selalu pro aktif mengingatkan !, sebagai tanggungjawab moral kaum cendekiawan, bukan marah-marah sebagaimana yang dituduhkan pihak tertentu ?, no way..

Save NKRI, save Bangsa Indonesia ###
Syukron barakallah
Wassalam

====✅✅✅

Penulis: Dr.Ir.H.Apendi Arsyad, M.Si
(Pendiri dan Wasek Wankar ICMI Pusat merangkap Ketua Wanhat ICMI Orwilsus Bogor, Pendiri dan Dosen Universitas Djuanda Bogor, Konsultan K/L negara, Pegiat dan Pengamat serta Kritikus Sosial melalui tulisan di Medsos)

Berbagi Takjil, Santri Citagoci Juga Bukber di Baretti Resto&Bossta Cafe

0

JURNAL Inspirasi – Himpunan santri daerah Cikeas, Tapos, Jonggol, dan Cileungsi atau yang lebih dikenal Citagoci menggelar acara berbagi takjil dan buka bersama di Baretti Resto&Bossta Cafe.

Acara tersebut diselenggarakan di Jalan Mercedes Benz No. 105 Cicadas, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Kamis (4/4/2024).

Acara buka bersama ini bukanlah yang pertama kali diadakan oleh Himpunan Santri Citagoci, namun tahun ini mereka mempersembahkan sesuatu yang istimewa dengan mengadakan kegiatan berbagi takjil. Setelah sesi berbagi takjil selesai, acara dilanjutkan dengan buka bersama sekaligus pembagian doorprize dan pemberian sticker sebagai kenang-kenangan bagi para peserta.

Acara yang dihadiri oleh para alumni dan santri dari Darul Muhajirin Bogor ini telah menjadi tradisi yang dinanti-nantikan setiap tahun. Namun, ada sentuhan berbeda tahun ini yang membuatnya semakin istimewa dan berkesan bagi semua yang hadir.

Ketua panitia, Zaini, menyampaikan rasa syukurnya, “Alhamdulillah acaranya berjalan lancar. Semoga untuk kedepannya kita bisa terus berkumpul dan bersilaturahmi, serta diberikan kebaikan oleh Allah agar kita dapat bertemu kembali di bulan Ramadan tahun depan.”

Semangat persaudaraan dan kebersamaan yang terpancar dari acara ini menunjukkan bahwa spirit untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kebaikan selalu menjadi prioritas santri Citagoci.

(istikhoriyah aulia putri/mg-uik)

Miris, Sampah Bertebaran Dekat UPT Pengelolaan Persampahan Wilayah Cibinong

0

JURNAL Inspirasi – Sampah ditemukan bertebaran di wilayah Cibinong, Kabupaten Bogor. Masalah sampah menjadi persoalan klasik, di bumi Tegar Beriman, padahal kebersihan bagian dari keimanan manusia.

Bahkan wilayah yang dekat dengan pusat Pemerintahan Kabupaten Bogor ini mencerminkan carut marutnya pengelolaan sampah perkotaan dan minimnya kesadaran masyarakat.

Pasalnya, sampah sangat mudah ditemukan di sudut – sudut perkotaan yang cukup padat penduduknya. Diantaranya, di Jalan Baru Bakos, Cibinong, yang hanya berjarak sekitar 500 meter dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Persampahan Wilayah I Cibinong, Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan (DLH).

“Saya jualan disini bayar ke karang taruna lima ribu rupiah setiap sore. Kalau sampah saya bungkus plastik terus saya buang di pojok jalan, pedagang yang lain juga sama kayak gitu,” ungkap Rizal dan Repi yang berjualan di pinggir jalan Baru Bakos, Jumat (05/04/2024) sekitar pukul 17.30 WIB.

Ditempat terpisah, sampah dibiarkan menumpuk di pinggir Jalan Raya Sentul Babakan Madang arah Sentul City, tak jauh dari Tugu Pancakarsa. Tumpukan sampah itu juga terlihat tumpah ke aliran irigasi tak jauh dari sebuah hotel Sentul In.

“Kita ga tau pak siapa yang buang, memang sudah lama sampah – dampak menumpuk disitu. Dulu pernah diangkut truk sampah, setelah itu ada lagi sampah – sampah itu,” ujar Asep, juru parkir di toko serba 35 Ribu, Jalan Raya Sentul Babakan Madang.

Sebelumnya, Dewan Nasional WALHI/ Praktisi Lingkungan Hidup Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Dwi Retnastuti menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi lingkungan hidup di Bogor, mulai dari sungai berbusa sampai hutan dicemari sampah.

“Kalau sampah dibuang ke Sungai akan menyebabkan pencemaran terhadap air sungai yang menyebabkan biota sungai akan mati dan air sungai sebagai sumber kehidupan manusia akan tercemar,” jelasnya, Minggu (31/03).

Dwi Retnastuti memaparkan hasil kajian WALHI terhadap dampak lingkungan hidup akibat sampah dan limbah terhadap kesehatan manusia, habitat dan keseimbangan alam yang perlu diketahui oleh masyarakat luas.

Dirinya memaparkan hasil temuan WALHI mengenai dampak pencemaran lingkungan hidup akibat sampah dan limbah adalah terurainya mikroplastik dalam tubuh manusia, disungai dan masih banyak lagi dampak buruk lainnya.

Ia menjelaskan bahaya dan dampak yang ditimbulkan akibat Sampah dibakar akan muncul dioksin yang bisa menyebabkan kanker dan penyakit lainnya. Demikian pula Sampah yang di kubur tentunya akan terurai dan menyebabkan pencemaran air tanah.

(yev/r)

Berbahan Bambu, Teko, Tamler, dan Lukisan Buatan Samsul Tembus Pasar Luar Bogor

0

JURNAL Inspirasi – Membuat kerajinan dari tangan atau handmade butuh kesabaran dan keuletan, hal ini dilakukan Samsul Rijal (42) tahun, warga Jalan Asrama Badak Putih RT 02 RW 10, Desa Kotabatu, Ciomas, Kabupaten Bogor yang menggeluti pembuatan cangkir dengan bahan dari bambu.

Menariknya, kerajinan bahan baku dari bambu secara otodidak, produknya bisa diadu dengan produk lainnya.

“Untuk bahan baku dari bambu tali dan bambu hitam yang didapat dari wilayah Sukabumi. Berbagai hasil kerajinan yang dihasilkan diantaranya, teko, tamler, lukisan dan lainnya,” ujar Samsul.

Samsul mengatakan, untuk tingkat kesulitan pembuatan dari bambu adalah cara pengeringannya karena tidak sampai kering maka bambu akan tumbuh jamur sehingga bambu tersebut keropos.

“Dalam pengerjaan masih manual belum pakai alat yang modern hanya menggunakan golok, gergaji dan mesin penghalus. Tapi cangkir bambu ini aman untuk digunakan karena tidak memakai bahan kimia,” jelasnya.

Bicara harga untuk jenis cangkir dengan harga Rp20 ribu per pcs, Rp200 ribu teko, Rp120 tamler dan lukisan ukuran besar sampai Rp5 juta.

Saat ini pemasaran ke wilayah Bogor, Jakarta, Bekasi, Sulawesi dan Batam, serta ikut pameran-pameran, baik di Bogor maupun luar Bogor.

Masih kata Samsul, di bulan puasa memang orderan produksinya sepi pembeli. “Mudah mudahan setelah Lebaran nanti pesanan mulai banyak lagi,” harapnya.

(yudi)

Di Penghujung Ramadhan, JJB Santuni Anak Yatim

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Forum Jaringan Jurnalis Bogor (JJB) kembali mengadakan bakti sosial di Bulan Suci Ramadhan 1445 Hijriah dengan memberikan santunan kepada 22 anak yatim, pada Jum’at (5/4/24).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di masjid Al-Multazam, dekat Sekretariat JJB di Perumahan Kinan City, Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Sebelumnya forum yang beranggotakan 48 jurnalis itu sudah 2 kali membagikan takjil di Tugu Pancakarsa dan Stadion Pakansari.

Ketua JJB, Effendi Tobing mengatakan, santunan ini merupakan rangkaian dari kegiatan yang sudah diagendakan pada bulan suci ramadhan tahun ini.

Tobing sapaan akrabnya itu menyebutkan, untuk kegiatan santunan anak yatim ini mendapat support dari ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto.

“Agenda ini merupakan kegiatan ketiga yang dilakukan oleh JJB. Memang untuk santunan ini dikhususkan untuk anak yatim yang berada disekitar sekretariat JJB,” kata Tobing kepada wartawan.

“Saya mewakili JJB menyampaikan terimakasih kepada ketua DPRD Kabupaten Bogor yang telah mensupport kegiatan kami ini,” ucapnya menambahkan.

Tobing menuturkan kegiatan ini dimaksudkan untuk menjaga dan menumbuhkan sikap kepedulian terhadap sesama. Terutama kepada anak yatim piatu dan masyarakat yang kurang beruntung.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberi manfaat dan dapat berlangsung secara berkelanjutan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Lingkungan Perumahan Kinan City, Asep mengucapkan terimakasih kepada Forum JJB yang sudah mengadakan santunan untuk anak yatim di wilayahnya.

“Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh anggota yang tergabung di JJB, semoga apa yang sudah diberikan bisa bermanfaat dan menjadi amal ibadah,” ucapnya. Aga Alamanda

Bulan Ramadhan, Karyawan AQUA Caringin Santuni Ratusan Anak Yatim

0

JURNAL Inspirasi – Menjelang Hati Raya Idul Fitri 1445 H sebanyak 210 anak yatim di Desa Muara Jaya dan Pasir Muncang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor serta 300 anak yatim di Desa Ciburuy, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor mendapat santunan dari Pabrik AQUA Caringin, Bogor.

Stakeholder Relations Pabrik AQUA Caringin Jaka Sunarna (kiri) memberikan paket sembako kepada masyarakat Deaa Muara Jaya.

Penyerahan santunan di Desa Muara Jaya dilakukan pada 4 April 2024, bertempat di Aula Desa Muara Jaya. Sedangkan di Ciburuy dilaksanakan AQUA bekerjasama dengan Karang Taruna setempat pada 5 April 2024 dengan mendatangi rumah demi rumah anak yatim yang sudah terdaftar. Sementara di Pasir Muncang santunan anak yatim itu baru dilakukan pada 6 April 2024. Pemberian santunan di ketiga desa tersebut juga disertai paket sembako.

“Yang menarik adalah santunan anak yatim tersebut merupakan sumbangan para karyawan Pabrik AQUA Caringin. Sedangkan untuk paket sembako menggunakan kas perusahaan. Hal ini merupakan niat ikhlas dari para karyawan Pabrik AQUA Caringin untuk ikut berbagi kebaikan dan kebahagiaan dengan para anak yatim yang berada di sekitar Pabrik AQUA Caringin,” ungkap Stakeholder Relations Pabrik AQUA Caringin Jaka Sunarna.

Menyambut pemberian ini Kepala Desa Muara Jaya Awan Hermawan, SE mengatakan, “ini merupakan bagian dari kepedulian AQUA dan perusahaan-perusahaan lain yang berada di Desa Muara Jaya. Selama ini AQUA dan perusahaan-perusahaan itu telah berkontribusi terhadap masyarakat Muara Jaya melalui kegiatan-kegiatan sosial lingkungan.”

Sementara itu Kepala Pabrik AQUA Caringin Teguh Santoso mengatakan, “Kita harus memperhatikan kecukupan konsumsi air minum setiap hari, termasuk di bulan Ramadhan saat ini. Selama menjalankan ibadah puasa Ramadhan saat ini kita perlu menerapkan pola 2 – 4 – 2, yaitu minum air mineral 2 gelas pada saat berbuka – 4 gelas pada malam hari – dan 2 gelas pada saat sahur. Dengan demikian tubuh kita terhidrasi dengan baik dan tetap bugar selama berpuasa.”

Teguh Santoso menambahkan, “Air minum yang baik dan berkualitas adalah air yang tidak berasa, tidak berbau, tidak berwarna, serta bebas dari cemaran dan kontaminan. Itu sebabnya kita harus memastikan air yang kita konsumsi berasal dari sumber yang terpilih, terlindungi dan terjaga kemurniannya.”

“AQUA yang berasal dari sumber mata air pegunungan seperti yang diproduksi Pabrik AQUA Caringin telah memenuhi syarat sebagai air minum yang berkualitas dan dapat dikonsumsi secara berkala. AQUA 100% berasal dari bumi Indonesia dan didistribusikan untuk memenuhi hidrasi sehat masyarakat Indonesia,” pungkas Teguh.

Pada acara pemberian santunan dan paket sembako di Desa Muara Jaya hadir pula Ustadz Drs Deden Hasanudin S.Ag yang juga Ketua MUI Muara Jaya. Dalam ceramahnya ia mengatakan, “Pemberian ini adalah dorongan dari Allah SWT dan merupakan pemberian yang tulus. Kita semua patut mendoakan agar santunan anak yatim dan pemberian paket sembako ini memberikan manfaat untuk masyarakat Caringin sekaligus membawa berkah untuk perusahaan.”

(yev/r)

Dua Pelaku Pencurian Sepeda Motor Diringkus Polsek Caringin

0

JURNAL Inspirasi – Dua pelaku pencurian sepeda motor di Kampung Tenggek, Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor diamankan Polsek Caringin, Kamis (4/4/2024) malam.

Kapolsek Caringin AKP Ketut Lasswarjana mengatakan, pencurian terjadi pukul 19.30 WIB di rumah warga, namun aksi tersebut ketahuan warga dan pelaku berusaha melarikan diri, namun pelaku akhirnya tertangkap dan diserahkan ke Polsek Caringin.

“Pelaku H (22) dan R (22), mengakui perbuatannya. Saat ini, keduanya telah ditahan di Mako Polsek Caringin untuk proses hukum lebih lanjut,” ungkapnya.

Kepolisian akan terus melakukan langkah-langkah investigasi dan kepada warga harus waspada terhadap tindak kejahatan seperti ini.

“Diimbau untuk segera melaporkannya kepada pihak berwajib guna memastikan keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar,” tandasnya.

(yudi)

Ramadhan Barbagi untuk Para Warakawuri se-Jabodetabek

0

JURNAL Inspirasi – Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) pusat berbagi bersama warakawuri yang mengambil tema “Ramadan 1445 H Berbagi Bersama Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia”.

Kegiatan yang dihadiri ketua umum IKWI pusat Andi Dasmawati Ph.D, sekjen IKWI Novi Enebelty, serta jajaran pengurus IKWI Pusat, juga kegiatan ini dihadiri oleh pembina IKWI Hendry Ch bangun, berlangsung di gedung Dewan Pers kantor PWI Pusat, kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat (04/04/2024).

Dalam kesempatan itu Andi Dasmawati Ph.D, mengungkapkan kegiatan ini merupakan kegiatan kedua IKWI selama bulan Ramadhan, di mana sebelumnya memberikan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa.

“Pada kesempatan sore hari ini kami melaksanakan kegiatan Ramadhan berbagi bersama mengundang seluruh Warakawuri yang berada di wilayah Jabodetabek. Selain memberikan santunan, sekaligus kami mengadakan buka puasa bersama,” kata dia.

Ketua umum IKWI Pusat juga menyebutkan kegiatan ini juga bagian dari perhatian pengurus IKWI Pusat terhadap para warakawuri yang jumlahnya kurang lebih 100 orang. “Tugas utama kami antara lain adalah memperhatikan Warakawuri,” ujarnya.

“Semoga apa yang kami berikan ini baik itu berupa sembako dan uang bermanfaat bagi para keluarga warakawuri, bukan itu saja yang terpenting juga di sini tetap menjaga silaturahmi diantaranya pengurus IKWI anggota IKWI serta warakawuri,” tambahnya.

Sementara itu perwakilan warakawuri Tilly Lumi yang sudah hampir 40 tahun mengikuti kegiatan IKWI mengatakan, kegiatan berbagi bersama yang diselenggarakan oleh IKWI pusat ini merupakan perhatian pengurus dan anggota IKWI pusat kepada warakawuri,

“Sangat besar perhatian dari pengurus IKWI pusat kepada para warakawuri yang ada di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Saya atas nama para warakawuri mengucapkan banyak terima kasih untuk jerih payah dan perhatian dari pengurus IKWI Pusat,” paparnya.

Kegiatan para warakawuri ini juga didukung oleh PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk (Bank BJB), Perum BULOG, PT Pesta Arun Gas, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk Food, Fiesta Bintang Lima, London School of Public Relations{ LSPR), PT Federal Internasional Finance (FIFGroup) dan PT Trans Pacific Petrochemical Indotama.

(YEV)

Siapkan 435 Personil di 10 titik Pos Pengamanan Dishub Pantau Arus Mudik Melalui ATCS

0

Sukaraja | Jurnal Bogor
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Perhubungan (Dishub) lakukan pengamanan mudik hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah dengan memanfaatkan teknologi melalui ATCS (Area Traffic Control System) juga menyiapkan 435 personil yang akan ditugaskan di 10 titik Pos Pengamanan (Pospam) yang tersebar di wilayah Kabupaten Bogor.

Plt. Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Dadang Hengky mengungkapkan, terkait dengan upaya dari Dishub dalam rangka pengamanan mudik Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah yaitu selain menerjunkan 435 personil juga pemantauan melalui ATCS untuk memaksimalkan pengamanan mudik hari raya Idul Fitri.

“Jika terjadi kemacetan kita bisa gerak cepat dalam mengurai kemacetan, karena pemantauan melalui ATCS ini sangat real time. Ketika ada potensi kemacetan kita bisa optimalkan tim di lapangan untuk mencegah dan mengurainya. Sistem ini benar-benar bermanfaat, apalagi terkait dengan arus mudik ini,” tegas Plt. Sekretaris Dishub Kabupaten Bogor.

Lanjut Dadang Hengky menjelaskan, pihaknya juga aktif melakukan ramp check atau uji kelayakan kendaraan guna memastikan kelayakan kendaraan bus untuk menghadapi mudik Lebaran.

“Jauh-jauh hari ramp check sudah dilakukan bahkan kita jemput bola seperti ke PO kendaraan dan perusahan – perusahaan bus yang ada di Kabupaten Bogor, lalu di terminal, pool bus dan rest area. Kita pastikan kendaraan yang lulus uji ramp cek bisa dipakai untuk mudik, tapi kendaraan yang tidak lulus uji kita periksa lalu dilakukan perbaikan,” bebernya.

Plt. Sekretaris Dishub menyampaikan, bahwa pemeriksaan kendaraan ini terus dilakukan dari satu bulan sebelum lebaran, H-7 lebaran hingga setelah lebaran. Sebab kendaraan – kendaraan tersebut tidak hanya dipakai untuk mudik juga untuk berwisata pasca hari raya Idul Fitri.

“Sehingga kita harus terus melakukan pengecekan kendaraan dengan maksimal,” terangnya.


Dalam kesempatan ini ia juga menghimbau kepada masyarakat ketika akan melakukan mudik. Pertama memastikan kendaraan lolos uji kelayakan kendaraan baik kendaraan roda dua juga roda empat, kedua pastikan kondisi fisik dalam keadaan sehat. Ketiga jika tubuh dalam keadaan lelah, sebaiknya segera beristirahat di pospam yang telah disediakan, keempat patuhi peraturan lalu lintas, dan terakhir adalah jangan menggunakan narkoba atau sejenis tropika lainnya.

“Selalu patuhi aturan, jika petugas memerintahkan maka harus segera dilaksanakan demi keamanan dan kenyamanan perjalanan mudik. Jika jarak tempuh mudik lebih dari 100 Km, sebaiknya tidak mudik menggunakan kendaraan roda dua, melainkan memanfaatkan fasilitas mudik gratis yang telah disediakan pemerintah atau angkutan massal,” tandasnya. Aga Alamanda

Apakah Betul Bahwa PS Presiden RI?

0

JURNAL Inspirasi – Menhan RI, Prabowo Subianto (PS) disambut di China dan Jepang. Pemerintah kedua negara itu, menerima PS sebagai Presiden terpilih Republik Indonesia (RI). Presiden China Xi Jinping menerima PS pada Senin (1/4/2024) di Beijing, China. Dalam pernyataan resmi Kemenlu China, PS disebut sebagai Presiden terpilih RI sekaligus Ketua Umum Gerindra. Tidak ada sebutan sebagai Menhan RI (berita headline HU Kompas, Selasa 2 April 2024).

Kita tahu, sidang Mahkamah Konstitusi (MK) RI ttg Persengketaan Pemilu Pilpres 2024, sedang berlangsung di gedung MK RI, Jakarta. Tapi RRC Presiden Xi  Jinping sudah mengundang PS untuk berkunjung ke negaranya China, dan memberlakukan PS amat terhormat, penyambutannya menggunakan standar protokol tamu kepresidenan, PS seolah-olah kini telah menjadi sosok sebagai Presiden RI, pemenang Pilpres RI, pengganti Presiden RI Jokowi.

Apa iya demikian hasilnya keputusan MK RI, PS kini telah menjadi Presiden RI ? Wallahu aklam bissawab, semua kita sedang menunggu hasil keputusan MK RI. Faktanya kok bisa  klaim berstatus Presiden RI tersebut mendahului keputusan MK RI sesuai tahapan kegiatan Pemilu 2024 dari KPU RI?

Gusture si Xi Jinping, sangat masuk akal karena kepentingan bisnis dan investasi RRC di tanah air kita Indonesia Raya, begitu sangat besar dan diberikan karpet merah di era regim politik mas Joko, dan tak rahasia lagi bahwa sangat menguntungkan bagi China dari berbagai aspek, terutama bidang ekonomi, industri dan perdagangan ekspor-impor (Indonesia pasar empuk produk-produk RRC) serta migrasi tenaga kerja China dalam mengeksploitasi sumberdaya alam dan jasa-jasa lingkungan Indonesia yang kaya-raya dan melimpah, seperti hilirisasi tambang nikel etc, proyek strategis nasional (PSN) antara lain proyek Eco Rempang di Barelang Kepulauan Riau yang melanggar HAM, etc.

Selanjutnya yang menjadi target lain, termasuk penanaman pengaruh ideologi komunis China di Indonesia, kemungkinan akan mengulangi sejarah kelam G 30 S PKI, yang mengancam kedaulatan Negara-bangsa Indonesia, dampak dari adanya poros Jakarta-Peking di era Presiden Sukarno ketika itu? Apakah akan terulang kembali?.

Wallahu aklam bissawab. Dalam hal ini kita wajib merespon dan waspada demi kedaulatan NKRI berdasarkan ideologi Pancasila yang sama-sama kita cintai ini.

Kita menilai adanya manufer RRC Presiden Xi Jinping mengundang PS berkunjung ke negara China, sekaligus juga dalam rangka memberikan pengakuan kepemimpinan PS, dan tekanan psikologis sangat kuat guna membangun opini publik bahwa China sdh memberikan pengakuan bahwa PS adalah Presiden RI, pemenang pemilu Pilpres Rabu tgl 14 Pebruari 2024 yang lalu, dan PS merupakan pengganti Presiden RI Jokowi.

Dengan opini publik yang dibangun dan yang dicitrakan tersebut, maka akan memberikan tekanan psikologis-gaya perang (psy-war), terhadap sidang MK RI agar memenangkan Paslon 02 PS sebagai Presiden RI periode thn 2024-2029, itu salah satu target capaiannya.

Padahal kita tahu dan paham bahwa keputusan MK siapa yang memenangkan Pemilu Pilpres thn 2024, kita belum tahu pasti,  sebab belum ada atau belum keluar Surat Keputusan MK-nya memang.

Bahkan saat ini sedang berproses sidang persengketaannya di MK RI yang sengit dan alot bersilang pendapat antar pengacara, sebab proses dan hasil pemilu pilpres RI thn 2024 penuh dengan berbagai tipu daya dan kecurangan yang terstruktur, sistematis dan masif (TSM), tonton film Dirty Voice dengan 3 bintang filmnya ahli hukum konstitusi Zainal Mukhtar, Bivitri Susanti dan Fery Amsari, dengan konten narasi lakonnya politik ala “Gentong Babi”.

Di era digital dengan kemajuan penggunaan ITC ini, dimana warga masyarakat Indonesia juga sudah sadar akan kualitas informasi dan pro transfaransi semakin terang benderang dipahami publik bahwa pemilu pilpres thn 2024 banyak terdapat dan ditemukan kecurangan, tonton film Dirty Voice ala “Gentong Babi”, misteri aplikasi SiRekap KPU RI based cloud Alibaba RRC, bosnya konglomerat Jack Ma (anggota Partai Komunis China) yang diduga merekayasa sistem IT dengan struktur suara pemenangan Paslon 02 pada angka kisaran 56 persen, sedangkan Paslon kisaran 17 persen, dan Paslon 01 sisanya.

Pola suara tersebut menyebabkan data yang masuk dari masing-masing TPS fantastis melebih angka normal 300 suara per TPS,  itu menurut pendapat para ahli ITC bahwa pengelola server ITC KPU RI warga negara asing, yang berada di luar negeri spt Singapura, China dan Perancis (Roy Suryo, 2024). Kasus rekayasa data rekapitulasi “suara aneh” tersebut sudah dilakukan protes, komplain dan diusulkan berupa rekomendasi dari Timses Paslon 01 untuk Sistem ITC KPU RI perlu dilakukan audit forensik. Usulan tersebut tidak digubris sama sekali dan diabaikan begitu saja.

Jadi kredebilitas KPU RI dan juga Bawaslu RI amat diragukan, alias kurang profesional dan tak bertaji mengawasi dan menindak pelanggaran penyelenggaraan Pemilu thn 2024. Para pengamat politik dan demokrasi mengatakan bahwa Pemilu Pilpres RI tahun 2024 ini adalah Pemilu yang terburuk selama Indonesia merdeka dalam perspektif konstitusi UUD 1945 dan budaya demokrasi (dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat atas dasar permusyawaratan dan bilhikmah-kebijaksanaan/perwakilan).

Proses persidangan sengketa Pemilu 2024 semakin alot, dimana para pengacara Paslon 01 dan 03 Pilpres RI akan berupaya keras membuktikan dengan fakta dan data autentik berdasarkan jejak digital yang ada, yang dikumpulkan sejak lama dan sulit dibantah keabsaannya. Artinya sulit rasanya fakta dan data yang disampaikan tersebut dipersidangan MK RI yang tengah berlangsung tersebut untuk disimpulkan para hakim MK tergolong invalid, palsu (hoaks).

Apalagi saat ini warga bangsa ini RI ini sangat mendambakan pengambilan keputusan pengadilan MK yang menjunjung tinggi nilai dan kaidah  demokrasi, penegakan HAM dan supremasi hukum. Rakyat dan bangsa Indonesia, terutama kaum terdidik dan terpelajar (kaum intelektuil, para ilmuwan) sangat peduli dan pro aktif memberikan tekanan secara saintifik dan moral-hukum sebagai Sahabat Hakim kepada Ketua MK RI agar menangani perkara sengketa Pemilu Pilpres 2024 harus memutuskan jujur dan adil.

Kaum intelektual Indonesia telah menyimpulkan bahwa penyelenggaraan Pemilu Pilpres RI 2024, pencalonan Cawapres RI GR, putra mas Joko cacat moral dan cacat hukum, dan konsekwensinya Cawapres RI paslon 02 batal demi hukum. Konsekwensi berikutnya, maka PS gagal sebagai pemenang Pemilu Pilpres 2024, dan batal menjadi Presiden RI.

Solusi akhirnya pelaksanaan Pemilu pilpres 2024 diulang, akibat adanya kecurangan dan culas. Pembatalan hasil pemilu pilpres sebenarnya sah-sah saja dilakukan oleh suatu negara sebagai solusi persengketaan yang terbaik dan bijaksana. Hal ini banyak terjadi dan dilakukan negara lain di dunia. Pemilu pilpres kemungkinan besar bisa terjadi.

Persoalannya kemudian, jika Pemilu Pilpres 2024, gagal karena terbukti curang pelaksanaannya, dan solusinya diulang,  adalah kira-kira apa dan bagaimana perasaan dan sikap PS, yang selama ini sangat giat timsesnya membangun opini publik gencar, diback-up publikasi massa media mainstream yang luar biasa (allout) dan dilakukan berbagai manuver, termasuk berkunjung ke RRC bahwa PS adalah Presiden RI pengganti mas Joko yang syah ?, akhirnya mengunyah “pil pahit” seandainya PS tidak menjadi Presiden RI sebagaimana kini dielu-elukan sebagian pihak.

Jujur kita berkata, yang berpikir waras, tragedi Pilpres 2024 yang curang TSM akan memalukan banyak pihak, terutama barangtentu para pendukung Pilpres RI Paslon 02 yang selama ini “over acting” bablas, dan ambisius, dan pengumuman “kemenangan” pemilu pilpres 2024 dirayakan secara marak hasil QC yang “sesat”, norak di Gelora Senayan Jakarta setelah beberapa jam selesai pencoblosan, pemungutan suara pada Rabu 14/2-2024 malam harinya.

Jelas sekali rekayasanya sebagaimana diberitakan berdasarkan hasil investigasi wartawan majalah Tempo. Sampai-sampai perbuatan ini melanggar keputusan KPU RI ttg Ketentuan Tahapan Kegiatan Pemilu thn 2024, dimana pengumuman resminya hasil Rekapitulasi perhitungan suara Pemilu hasil RQ baru dijadwalkan kalender KPU RI pada tgl 20 Maret 2024.

Harapan kita semua warga bangsa Indonesia yang baik, semoga apapun keputusan sidang sengketa Pemilu Pilpres 2024, tetap menjaga persatuan dan kesatuan, sambil belajar berlapang dada (legowo) menerima kenyataan pahit tersebut.

Maka tempatkan kepentingan negara-bangsa NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 diatas segala-galanya, dan haram hukumnya memperioritaskan kepentingan pribadi dan keluarganya yang diseludupkan dan membonceng dalam tata aturan kehidupan bernegara seperti mas Joko lakukan, bercawe-cawe mamasukan GR putranya sebagai Cawapres RI yang merupakan pelanggaran  etika berat.

Bahkan perbuatan tersebut, melawan hukum, serta Presiden RI Jokowi selaku Kepala Negara RI tidak netral dengan menyalahgunakan kekuasaan (abuse of power) dan terus membela Capres Paslon 02, dengan sekuat tenaga dengan menggunakan fasilitas negara berupa kegiatan bansos “politik sembako” yang dananya diambil dari  APBN sehingga melabrak UUD 1945 Pasal 34 UU APBN,  dan kuncinya muncul sikap legowo warga bangsa Indonesia terletak pula pada kualitas hasil keputusan MK RI yang bersifat jujur dan adil (fairness) sebagaimana yang  diamanahkan dan digariskan  Peraturan dan Perundang-undangan yang berlaku seperti UUD 1945, Tap MPR RI, UU, PP  dan seterusnya aturan-aturan dibawahnya.

Mari kita berdoa, semoga para hakim MK RI yang kini sedang menyidangkan perkara persengketaan hasil pemilu Pilpres RI thn 2024 diberi kekuatan, taufik dan hidayah-Nya, ingat kebesaran Allah untuk berbuat atas prinsip-prinsip kebenaran, kejujuran dan keadilan (akal tulus) terhindar dari godaan syetan yg terkutuk, sesat dan menyesatkan berupa akal fulus (suap menyuap, transaksional, money politic) dan akal bulus (anasir-anasir jahat berbentuk perilaku curang dan tipu-menipu) seperti politik “Sembako dan Gentong Babi” yang sangat menghambat tegaknya demokrasi untuk mendapatkan kebenaran dan keadilan  di Bumi Pertiwi, Indonesia Raya, tanah air kita.

Dan supremasi hukum wajib dan mutlak kita tegakan di negara ini (NKRI) atas fondasi etika dan  moralitas yang kokoh, yang menjunjung tinggi hukum serta berakhlaq mulia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang beradab, demi merawat kesatuan dan persatuan bangsa (nation unity and integrity) agar hidup kita berkeadilan sosial, rukun dan damai, dan rakyatnya pun hidup sejahtera, adil makmur bersama.

Save NKRI dan Save Bangsa Indonesia, agar berkemajuan dan bermartabat, tetap berdaulat.
Syukron barakallah
Wassalam

====✅✅✅

Penulis: Dr. Ir H Apendi Arsyad, M.Si
(Pendiri dan Wasek Wankar ICMI Pusat merangkap Ketua Wsnhat MPW ICMI Orwilsus Bogor, Pendiri dan Dosen Universitas Djuanda Bogor, Konsultan, Pegiat dan Pengamat serta Kritikus Sosial melalui Tulisan di Medsos)