22.4 C
Bogor
Monday, April 6, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 340

Meskipun Indonesia Kalah lawan Irak, STY Puji Performa Skuad Timnas Garuda

0

Jakarta | Jurnal Bogor
Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong tetap memuji permainan skuad Garuda meski harus mengakui keunggulan Irak dengan skor 1-3.

Laga perdana kedua tim grup D Piala Asia 2023 tersebut bermain di Stadion Ahmad bin Ali, Al-Rayyan, Qatar, Senin (15/1).

“Pertama-tama, selamat untuk tim Irak yang menang dalam laga ini. Meski begitu, timnas Indonesia menunjukkan perjuangan terbaik, dan performa yang bagus di laga ini,” kata Shin Tae-yong dilansir dari laman resmi PSSI, Selasa, 16 Januari 2024.

Pelatih asal Korea Selatan itu mempertanyakan dengan keputusan wasit yang mengesahkan gol kedua Irak yang dicetak oleh Osamah Rashid. Menurutnya, pemain Irak lainnya yakni  Mohanad Ali sudah ada dalam posisi offside sebelum terjadinya gol.

“Saya tidak tahu mengapa gol kedua tidak dianggap offside. Itu 100 persen offside, jika ini adalah benar keputusan yang salah dari wasit, kami menyayangkan itu, apalagi terjadi di momen penting,” tambahnya.

Seusai menghadapi Irak, Indonesia akan bertemu dengan Vietnam di Abdullah bin Khalifa Stadium, Jumat (19/1) mendatang. Kemenangan wajib didapat jika ingin menjaga asa lolos ke babak 16 besar.

(asep syahmid)

Erick Thohir Minta Skuad Timnas Garuda Lakukan Pembenahan Sektor Belakang

0

Jakarta | Jurnal Bogor
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengapresiasi timnas Indonesia yang telah bermain optimal pada laga perdana Piala Asia 2023 melawan Irak. Permainan anak asuh Coach Shin Tae-yong pun berbuah satu gol di babak pertama.

Seusai pertandingan yang berlangsung di Stadion Ahmed bin Ali, Al-Rayyan, Qatar, Erick menyatakan target skor pada pertandingan tersebut sebenarnya imbang. Namun, skuad Garuda harus mengakui keunggulan Irak 1-3.

“Ini menunjukkan kita perlu berbenah, terutama pada lini pertahanan,” ujar Erick dilansir dari laman resmi PSSI, Selasa, 16 Januari 2024

Dia pun menegaskan bahwa STY perlu mengevaluasi dan melakukan berbagai perbaikan agar dalam dua pertandingan ke depan mendapatkan hasil yang optimal. “Patut kita apresiasi, timnas kita main dengan baik pada babak pertama, namun ada banyak yang perlu kita benahi sebelum dua pertandingan ke depan,” ujar Erick yang menyaksikan laga ini dengan nobar bersama awak media dan influencer.

Pada pertandingan ini, Irak lebih dahulu unggul melalui gol pada menit ke – 17. Kemudian Indonesia berhasil menyamakan kedudukan lewat tendangan cantik Marselino Ferdinan pada menit ke – 37.

Irak kembali menambah gol kembali di menit 45 oleh sontekan Rashid. Posisi 2 – 1 untuk keunggulan Irak bertahan hingga peluit babak pertama berakhir.
Dilanjutkan pada menit ke – 75, gol tercipta lewat Aymen Hussein Ghadhban. Skor 3 -1 ini bertahan hingga peluit panjang ditiupkan.

Pada ajang Piala Asia 2023, selain bersama Irak, Indonesia akan melawan Vietnam dan Jepang di laga penyisihan Grup D.

(asep syahmid)

Muhammad Sabilillah, Caleg DPRD Dapil 2 Kabupaten Bogor yang Peduli Terhadap Lingkungan

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Tak banyak calon legislatif (caleg) yang peduli terhadap lingkungan. Namun bagi Muhammad Sabilillah, caleg DPRD Dapil 2 Kabupaten Bogor yang meliputi Klapanunggal, Cileungsi, Gunung Putri, Jonggol, Sukamakmur, Cariu dan Tanjungsari, lingkungan telah menjadi isu global yang perlu mendapat perhatian serius, dimana sekarang ini kita telah merasakan dampak perubahan iklim.

“Kami menaruh perhatian terhadap program Pulihkan Lingkungan Hidup dengan harapan terwujud kehidupan adil dan lestari untuk masyarakat Kabupaten Bogor,” kata Sabilillah dalam keterangannya, Selasa (16/1/2024).

‘Panginten dipercanten ti Lembur Urang keur Wakil Urang’, begitulah moto Sabilillah. Berlatarbelakang seorang jurnalis juga aktivis lingkungan yang konsisten menyuarakan isu-isu lingkungan di Kabupaten Bogor, Sabilillah sejak 1992-1997 berkarir sebagai guru SMP, pada tahun  1997-2008 jadi penyiar radio FM Nasional,  2008-2023 jurnalis Harian BogorExpress, Rakyat Bogor dan Berita Bogor.

Sabilillah yang mencalonkan diri sebagai caleg dari Partai Ummat, ingin melanjutkan perjuangan yang selama ini ditekuninya dari dalam sistem pemerintahan, diantaranya misinya mencegah alih fungsi lahan, serta memulihkan lingkungan hidup, hutan, ekosistem yang saat ini dalam kerusakan akibat ulah manusianya sendiri. Termasuk melestarikan lumbung-lumbung padi di sektor pertanian perkebunan dan daya dukungnya termasuk generasi muda.

“Salam persaudaraan, salam adil dan lestari. Semoga selalu sehat berkah sukses, dimudahkan urusannya dalam kasih sayang Allah SWT, aamiin,” ucapnya.

(aseps.sayyev)

Empat Vitamin yang Ada di Suplemen Berdampak Buruk Jika Sering Dikonsumsi

0

jurnalinspirasi.co.id – Sebagian orang kerap menambah asupan vitamin dan mineral dari suplemen untuk melengkapi kekurangan vitamin dari makanan sehari-hari.

Namun ahli kesehatan menyarankan harus waspada karena ada empat jenis suplemen yang justeru berpotensi membawa dampak buruk bila dikonsumsi secara rutin.

“Keempat suplemen ini sebaiknya tak Anda konsumsi karena (suplemen-suplemen) tersebut sebenarnya berbahaya,” ujar dr Charles MD melalui akun TikTok pribadinya di laman Express dikutip dari RMOL, Selasa (16/1/2024).

Berbeda dengan makanan, kandungan vitamin dan mineral di dalam suplemen umumnya memiliki dosis yang jauh lebih tinggi. Oleh karena itu, konsumsi suplemen yang tidak perlu bisa menyebabkan asupan vitamin dan mineral yang berlebih.

Beberapa jenis vitamin dan mineral bisa membahayakan kesehatan bila dikonsumsi secara berlebihan. Oleh karena itu, dr Charles mengimbau agar orang-orang menghindari empat jenis suplemen vitamin dan mineral berikut ini.

Vitamin A

Asupan vitamin A sebenarnya memegang peranan penting dalam memelihara kesehatan penglihatan, pertumbuhan, reproduksi, dan imunitas. Selain itu, vitamin A juga kaya antioksidan yang dapat membantu melawan penyakit seperti penyakit jantung dan kanker.

Namun, bila dikonsumsi secara berlebih, seperti dari suplemen berdosis tinggi, vitamin A bisa menumpuk di dalam tubuh dan menyebabkan kerusakan pada hati. Bahkan, bila dikombinasikan dengan obat tertentu, vitamin A dosis tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit hati.

Mayo Clinic mengungkapkan, konsumsi vitamin A lebih dari 200 ribu mcg bisa menimbulkan sejumlah keluhan, seperti mual, muntah, vertigo, serta pandangan rabun. Dalam jangka panjang, konsumsi vitamin A berlebih juga dapat menyebabkan masalah seperti penipisan tulang dan kecacatan pada janin.

Vitamin E

Banyak orang menggemari suplemen vitamin E karena efek antioksidannya. Padahal, asupan vitamin E yang berlebihan kerap dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker, menurut dr Charles. Hal ini telah diperkuat dengan sejumlah studi yang menemukan kaitan antara suplementasi vitamin E dengan kanker.

“Vitamin E bisa memengaruhi perkembangan kanker melalui sejumlah mekanisme,” ujar Committee on Carcinogenicity (COC) dalam sebuah laporan pada 2015.

Sebuah studi juga secara spesifik mengungkapkan bahwa vitamin E dapat meningkatkan risiko kanker prostat. Akan tetapi, COC menilai bukti ilmiah yang tersedia saat ini belum mengindikasikan bahwa suplementasi vitamin E bisa meningkatkan risiko kanker prostat.

Zat Besi

Kekurangan zat besi bisa menyebabkan terjadinya anemia defisiensi zat besi. Akan tetapi, Ddr Charles menyarankan orang-orang untuk tidak mengonsumsi suplemen zat besi bila tidak direkomendasikan oleh dokter.

“Karena itu bisa merusak jantung Anda,” tutur dr Charles.

Dampak suplementasi zat besi terhadap kesehatan jantung tampaknya masih menjadi perdebatan. Alasannya, sejumlah studi menemukan bahwa pemberian zat besi melalui infus bisa membantu pasien-pasien gagal jantung.

Namun, di sisi lain, ada pula studi yang menemukan efek kurang baik dari suplementasi zat besi terhadap jantung. Sebuah studi dalam eLife pada 2021 misalnya, menemukan bahwa konsumsi suplemen zat besi jangka panjang bisa memberikan pengaruh buruk bagi jantung.

“Hasil (studi) kami mengindikasikan bahwa pelepasan zat besi bisa merugikan jantung. Itu bisa menyebabkan ketidakstabilan kadar oksigen, kematian sel jantung, dan kemudian gagal jantung,” ungkap peneliti dr Jumpei Ito kepada Medical News Today.

Biotin

Suplemen biotin sangat populer untuk memperbaiki rambut dan memperkuat kuku. Akan tetapi, konsumsi suplemen biotin bisa membuat hasil lab menjadi tidak akurat. Hal ini tentu berpotensi membahayakan.

“Biotin bisa mengganggu tes lab Anda, dan Anda sebenarnya tidak memerlukan suplemen ini untuk rambut dan kuku Anda,” jelas dr Charles.

Mengacu pada Food and Drug Administration, asupan biotin yang berlebih bisa mengacaukan hasil tes lab tertentu, seperti tes hormon dan tes penanda serangan jantung. Hasil tes lab yang tidak akurat bisa memberikan konsekuensi membahayakan bagi pasien.

(yev/rmol)

Baru 85 Desa yang Berhasil dari 416 Desa Dalam Pengelolaan BUMDes di Kabupaten Bogor, Sisanya Kemana?

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Bogor masih belum berhasil. Pasalnya, dari 416 desa yang sudah membentuk BUMDes, baru 85 desa yang berhasil dalam mengelola BUMDes dan sudah bisa menghasilkan Pendapatan Asli Desa (PADes) untuk desa itu sendiri. Namun 183 desa lainnya belum bisa menghasilkan PAD dan 148 desa lainnya bisa dikatakan gagal dalam mengelola BUMDes mereka.

BUMDes Desa Gunung Putri

Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Kewilayahan Ekonomi Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Mira Dewi Sitanggang tak menampik banyak BUMDes tak berhasil menjalankan usahanya, meski 416 desa di Kabupaten Bogor sudah seluruhnya membentuk BUMDes. “Baru ada 85 desa yang BUMDesnya sudah berjalan baik bahkan bisa menghasilkan PADes. Kemudian ada 183 BUMDes yang belum menghasilkan PADes atau bisa dibilang belum berjalan dengan baik,” kata Mira via WhatsApp, Senin (15/1).

Mira menyebut, kendala untuk BUMDes yang belum berjalan ialah karena restrukturisasi. Dimana mungkin ketika adanya pergantian kepala desa disitu ada pergantian staf dan pengurus bahkan lembaga, hingga harus mengulang semuanya dari nol kembali.

“ Untuk saat ini solusi yang ditawarkan Pemda Bogor ialah pendampingan dan pembinaan untuk BUMDes tersebut. Walaupun belum semuanya berjalan baik, ada 2 BUMDes yang sudah tembus sampai ke kancah internasional. Yakni BUMDes Megamendung dan Sukamakmur dalam usaha ekspor biji kopi,” terangnya.

Mira Dewi Sitanggang

Mira menargetkan untuk kedepannya, usaha milik desa tersebut dilakukan pembinaan khusus terutama dalam hal memperluas pemasaran. Lebih lanjut Mira menjelaskan, untuk BUMDes yang sudah terbentuk tapi tidak berjalan, sedangkan sudah ada anggaran yang masuk kesana, secara mekanisme pertanggungjawaban BUMDes tersaji dalam Laporan Pertanggungjawaban (LPJ).

“ Sejauh ini pengawasan DPMD terhadap pengembangan BUMDes ialah melakukan monitoring, evaluasi, pembinaan, fasilitas pelatihan dan rapat koordinasi,” terangnya.

Sebagian alasan BUMDes tidak berkembang, sambung Mira, ialah karena mentok di marketing atau pemasarannya. “Maka dari itu Pemda akan memfasilitasi BUMDes untuk berkolaborasi dengan pihak ke- 3,” tandasnya.

Seperti diketahui, BUMDes adalah badan usaha milik desa yang dikelola oleh Pemerintah Desa. Dimana pendirian BUMDes sesungguhnya telah diamanatkan sejak berlakukanya Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004, bahkan oleh Undang-Undang sebelumnya Nomor 22 Tahun 1999. Bahkan Menteri Desa, Pembangunan Daerah tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menegaskan setiap desa hanya boleh memiliki satu Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa). Ketentuan ini juga berlaku di desa yang badan usahanya mengalami kevakuman dan tidak aktif.

Sementara Pengamat Politik dan Kebijakan Publik Yusfitriadi mengatakan secara umum sudah sekitar 15 tahun ini desa sangat dimanjakan dengan berbagai macam anggaran yang turun ke Pemerintahan Desa. Tidak hanya sekedar anggaran dana desa, tapi juga dari Pemerintah Kabupaten Bogor menambahnya dengan dana Samisade. Sebetulnya di dalam anggaran-anggaran itu juga ada porsi untuk pengembangan Bumdes. Namun, problemnya ada 3 hal mengapa BUMDes itu tidak berkembang.

Yusfitriadi

Pertama menurut Kang Yus biasa disapa, pemerintah menurunkan berbagai macam anggaran tidak disiapkan terlebih dahulu sistem tata kelolanya di desa. Pihak desa bahkan tidak punya akunting, tidak punya konsultan, hingga pada akhirnya anggaran-anggaran tersebut itu tidak tepat sasaran. Yang kedua tata kelola anggaran desa tersebut tidak dievaluasi secara komprehensif.

“ Misalnya saat anggaran itu untuk BUMDes harus jelas untuk apanya, apa untuk tata kelolanya, apa untuk permodalannya, apa untuk distribusinya, untuk pemasaaran atau untuk apanya ?. Masa sudah 12 tahun gak beres-beres,” kata Yusfitriadi.

Hal tersebut karena tidak ada alat ukur yang serius terkait dengan tata kelola dan manajemen dari desa tersebut. Adapun kegiatan peningkatan kapasitas itu terkadang harus dipertanyakan, apa yang dikuatkan dan apa yang ditingkatkan toh hasil dari pada peningkatan itu tidak terlihat signifikan, anggaran mereka hanya dihabiskan untuk penyuluhan-penyuluhan saja, namun tidak merubah angka peningkatan yang sudah ada.

“Harusnya desa itu jika ingin berkembang harus menciptakan SDM yang khusus, jika perlu disekolahkan agar nantinya sumber daya manusia terbaik di desa itu diberikan mandat untuk mengelola khusus di BUMDes,” tandasnya.

“ Dalam arti BUMDes berdiri itu hanya sekedar menggugurkan kewajiban aturan tidak ada yang mengatur, hingga tidak berkembang. Kecuali, kepala desanya cerdas dan berniat untuk memajukan ekonomi masyarakat desa tersebut,” tambahnya.

Hingga dampaknya apa, sambung Kang Yus, kesulitan pemerintah untuk meminta pertanggungjawaban kepad BUMDes yang tidak berjalan itu sulit, karena memag tidak ada tolak ukurnya. Dalam arti, BUMDes bisa menjadi salah satu ladang kebocoran anggaran. Apalagi di Kabupaten Bogor, baru 85 desa yang berhasil dari 416, berarti baru 20%-nya saja masih jauh dari kata sempurna.

“ Sebetulnya alat ukurnya apasih, bahkan sering kali yang dijadikan alat ukur oleh Inspektorat,  Pemerintah Daerah ataupun kemudian juga BPK itu hal yang bersifat administrasi. Artinya kalau duit itu sudah diturunkan dan ada tanda terimanya itu sudah clear, begitu pun kemudian ketika terlihat casingnya itu dianggap selesai,” katanya.

Tanpa adanya kontinuitas pengawalan, pemantauan, sampai kepada kontinuitas treatmen yang berkembang dan tidak berkembang. PR pemerintah saat ini ialah harus ada alat ukur yang jelas untuk mengeluarkan dana desa  yang dialirkan ke BUMDes. Sistem pemerintah saat ini secara konseptual sudah bagus dan menarik artinya kemajuan sebuah kawasan, sebuah daerah, sebuah kota, berawal dari desa, tapi tidak serta merta seperti itu harus ada SDM profesinal yang disiapkan.

“Saya berharap ada sebuah perencanaan yang utuh dan komprehensif juga penyiapan sistem dan sumber daya yang kuat jangan sampai dana turun gak ada yang ngurus, harus ada kontrol yang kuat dari berbagai pihak. Partisipasi masyarakat penuh dan pemerintah harus terbuka, begitu pun pendamping desa, yang saya lihat saat ini pendamping desa nyaris tidak ada gunanya. Terakhir adalah evaluasi, selama ini pemerintah tidak pernah terbuka terkait kegagalan yang terjadi pada BUMDes. Dimana letak gagalnya dan apa penyebanya itu seolah ditutupi dan dianggap sebagai aib, padahal jika itu dibuka secara umum boleh jadi akan ada masukan-masukan yang positif dari luar untuk kemajuan BUMDes tersebut,” pungkasnya.

(nay nur’ain)

PPP Target Tambah Kursi di Bogor Utara

0

Bogor | Jurnal Bogor
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Bogor, menggelar bimbingan teknis (Bimtek) dan sosialisasi untuk 250 saksi yang akan bertugas di daerah pemilihan (Dapil) Bogor Utara, Minggu (14/1).

Wakil Ketua Bidang Pemenangan Dapil Bogor Utara DPC PPP Kota Bogor, Akhmad Saeful Bakhri, mengungkapkan bimtek yang digelar di ruang Serbaguna, Gedung DPRD Kota Bogor ini bertujuan untuk memenangkan dua kursi untuk DPRD Kota Bogor sekaligus memenangkan satu kursi DPR RI.

“Tentu kami ingin memenangkan dua kursi di Bogor Utara dan menenangkan satu kursi untuk DPR RI,” ungkap pria yang akrab disapa Gus M.

Target tersebut ditetapkan bukan tanpa dasar. Gus M melihat, para caleg yang ada di Dapil Bogor Utara memiliki kapabilitas untuk bisa mendapatkan mendulang suara pada pemilu yang akan diselenggarakan pada 14 Februari nanti.

Untuk mencapai target tersebut, Gus M memastikan akan menempatkan satu orang saksi di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Dapil Bogor Utara.

Hal tersebut menjadi penting, karena saksi yang disiapkan tidak hanya bertugas untuk mencatat perolehan suara di masing-masing TPS. Tetapi, menjadi garda terdepan dalam menjemput takdir kemenangan PPP di Dapil Bogor Utara.

“Kami tidak ingin, ada suara yang hilang karena tidak ada saksi di TPS. Saksi yang disiapkan, tidak menjadi petugas pencatat saja tetapi akan menjadi garda terdepan untuk menjemput takdir kemenangan PPP di Dapil Bogor Utara,” tegas Gus M

Dilokasi yang sama, Ketua DPC PPP Kota Bogor, Zaenul Muttaqien, mengapresiasi ASB yang bisa menghadirkan 250 orang saksi dalam acara Bimtek dan Sosialisasi. Meski masih belum memenuhi jumlah yang sesuai dengan TPS yang ada di Bogor Utara, namun ia yakin PPP akan mendapatkan hasil maksimal di pemilu nanti.

“Saya apresiasi kang ASB yang sudah menyelenggarakan acara bimtek hari ini. Mudah-mudahan PPP bisa mendapatkan hasil yang maksimal di Bogor Utara nanti,” ujar pria yang akrab disapa Kang ZM.

Lebih lanjut, Kang ZM menyampaikan kepada 250 saksi bahwa mereka harus bisa menjaga suara untuk pemilihan DPR RI. Sebab, jika melihat perolehan suara pada 2019 silam, terjadi ketimpangan suara antara pemilihan DPRD Kota, DPRD Provinsi dan DPR RI.

Sehingga untuk bisa mencapai target dua kursi DPRD Kota Bogor dan satu kursi DPR RI, maka saksi harus bisa memastikan suara yang didapatkan oleh PPP di Dapil Bogor Utara linear antara DPRD Kota dan DPR RI.

“Perolehan suara di 2019 itu terjadi ketimpangan. DPRD nya tinggi, tapi DPR RI rendah. Nah di pemilu nanti, itu harus linear, harus kita jaga suara PPP supaya target dua kursi DPRD dan satu kursi DPR RI bisa terpenuhi,” tandasnya.

(fredy kristianto)

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Patroli Dialogis Cegah TPPO

0

Leuwiliang| Jurnal Bogor
Patroli dialogis dan edukasi perihal tindak pidana perdagangan orang (TPPO) kepada warga desa binaan terus dilakukan oleh aparat TNI dan Polri.

Seperti yang dilakukan Babinsa dan Bhabinkamtibmas di Desa Leuwiliang, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor yang menyambangi langsung kepada masyarakat.

Tak hanya itu, sinergitas abdi negara ini juga menyampaikan pesan kamtibmas dalam rangka Operasi Mantap Brata jelang Pemilu 2024 yang mendapat  sambutan hangat dari masyarakat.

“Sebagai upaya  mencegah terjadinya gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Leuwiliang Polres Bogor, melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan kamtibmas yang aman dan kondusif, salah satunya dengan kegiatan sambang dialogis ke warga binaan,” kata anggota Bhabinkamtibmas Polsek Leuwiliang  Aiptu Sukmono, Senin (15/1/2024).

Diakuinya, pihaknya melaksanakan dialog dengan warga sekaligus menyampaikan pesan kamtibmas guna meningkatkan kewaspadaan terhadap para pelaku tindak kejahatan, maupun kenakalan remaja.

“Dalam menjaga kondusifitas wilayah ini tentunya harus adanya peran serta dari masyarakat. Untuk itu kami berharap masyarakat juga dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitarnya. Terus lakukan komunikasi yang baik kepada pihak kepolisian ataupuan tokoh desa setempat, sehingga apabila adanya gangguan kamtibmas di lingkunganna dapat langsung kami tindak lanjuti,” ungkapnya

Menurut dia, membantu pengaturan lalulintas   sendiri merupakan salah satu kegiatan rutin Bhabinkamtibmas dalam upaya menjaga  situasi yang aman dan kondusif dan menjaga silahturahmi dengan masyrakat. “Kami terus sinergi dengan TNI melakukan patroli maupun sambang kepada masyarakat,” bebernya.

Disamping itu kekompakan seperti ini terus pihaknya tingkatkan dalam bentuk kegiatan-kegiatan lain seperti dalam bidang sosial, budaya dan bidang lainnya.

(andres)

TPT Jalan Cirangkong – Cibungbulang Akan Dibangun Tahun Ini

0

Cibungbulang| Jurnal Bogor
Penanganan akses jalan Cirangkong – Cibungbulang yang terputus akibat longsor pada akhir tahun 2016 lalu akan dibangun Tembok Penahan Tebing (TPT) pada pertengahan tahun 2024.

Kasubag UPT Jalan dan Jembatan Kelas A wilayah IV Hery mengatakan, seharusnya pekerjaan TPT yang terletak di Kampung Cirangkong, Desa Cemplang, Cibungbulang, Kabupaten Bogor sudah dilakukan di tahun 2023 lalu.

Namun, lokasi  tersebut berada di lahan milik Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang belum memberikan izin. Kendati UPT sudah berusaha dengan meminta dukungan ke pihak Kecamatan Cibungbulang maupun ke pihak desa.

Lambatnya penanganan jalan penghubung tersebut ada ketimpangannya dengan Baznas. Pihaknya pun sudah duduk bersama dengan Baznas, begitu juga pihak kecamatan dan desa.

“Perencanaan di tahun 2024 akan dibangun TPT, itu tinggal membuka jalan hibah dari Baznas. Karena keterlambatan surat izin dari Baznas yang jadi alasan keterlambatan,” katanya.

Dia menjelaskan, dari pihak penyedia jasa menunggu dari pihak Baznas berkaitan dengan hibah jalan, akibat keterlambatan itu surat, akhirnya pemborong terdesak dengan waktu. Penyedia jasa tidak mau mengambil risiko yang dikhawatirkan kena denda.

“Kita mendapatkan surat dari PUPR Cibinong tanah hibahnya  itu sekitar 720 meter persegi. Pihak Baznas juga koordinasi dengan Baznas pusat,” jelasnya.

Sementara, pekerjaan hotmix pada 26 Desember 2023  kemarin pihak penyedia jasa telah dilalui dan selesai. Bahkan pekerjaan tersebut sangat berdampak positif terhadap kebutuhan warga masyarakat setempat dalam memacu pertumbuhan ekonomi dan kegiatan lainnya.

“Diharapkan setelah dilakukan perbaikan, dapat membantu masyarakat dalam menunjang segala bentuk aktivitasnya,” pungkasnya.

(andres)

Ribuan Surat Suara di Kota Bogor Rusak

0

Bogor | Jurnal Bogor
Sebanyak 2.289 surat suara untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Kota Bogor rusak. Jumlah tersebut berdasarkan hasil rekapitulasi yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor untuk surat suara DPR RI dan DPRD Provinsi Jabar dari Dapil Kota Bogor.

Kepada wartawan, Anggota Bawaslu Kota Bogor, Salman Alfarisi menjelaskan bahwa hingga kini pihaknya baru mendapatkan dua jenis surat suara berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Kota Bogor.

Rekapitulasi sendiri, kata dia, sudah dan sedang dilakukan terhadap empat jenis surat suara untuk Pemilu 2024. Di antaranya, surat suara DPR RI, DPRD Provinsi, DPD RI dan Pilpres.

“Intinya kami baru memperoleh surat suara rusak yang di rekapitulasi itu DPR RI sama DPRD Provinsi. DPR RI 1.285 (surat suara rusak), kalau yang DPRD Provinsi 1.004,” ujar Salman, Senin (15/1).

Menurutnya, prosedur pengiriman ulang surat suara membutuhkan waktu dan koordinasi hingga ke tingkat KPU RI.

Ia pun meminta KPU Kota Bogor untuk secepatnya memproses pengajuan pengiriman ulang surat suara rusak.

“Kami sudah sarankan yang rusak-rusak ini secepatnya dimintakan prosedur untuk dikirim ulang, karena prosedurnya panjang harus lapor ke KPU RI dulu kemudian ke percetakan yang bersangkutan,” jelasnya.

Saat ditanya apakah surat suara cadangan sebanyak dua persen apakah masih mencukupi. Salman menyatakan, bila jumlahnya tidak mencukupi atau kurang.

“Surat suara rusak dikurangi dengan surat yang sudah dicadangkan untuk PSU ternyata masih kurang juga, jadi tetap saja harus diajukan untuk dikirim ulang oleh percetakan,” pungkasnya.

(fredy kristianto)

Wow, MiChat Ada di Kontrakan Karang Asem Timur

0

Citeureup | Jurnal Bogor
Prostitusi kini sudah merambah ke lingkungan tempat tinggal dengan adanya aplikasi MiChat membuat para wanita penjaja seks komersial mangkal di tempat tinggal mereka masing-masing, mulai dari kos-kosan sampai dengan kontrakan.

Seperti lima cewek MiChat dan 4 lelaki hidung belang tertangkap petugas di kontrakan di RT 04/04, Desa Karang Asem Timur, Citeureup, Kabupaten Bogor, kemarin.

Kanit Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Citeureup, Yandreas Reke mengatakan, penangkapan tersebut bermula dari laporan warga sekitar yang curiga terhadap kontrakan, disinyalir menjadi tempat transaksi MiChat, lantas warga mencoba memancing para pelaku dan akhirnya bisa menangkap mereka semua.

“Setelah itu jajaran Pemerintah Desa (Pemdes) setempat, Binmas dan Pol PP, langsung menindak lanjuti ke Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Bogor, melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) guna didata,” ujarnya, Senin (15/01/24).

Reke sapaan akrabnya menjelaskan, dalam penggerebekan tersebut berlangsung aman dan kondusif tanpa kericuhan sama sekali. Sehinga pihaknya juga meminta kepada masyarakat, ikut serta dalam menjaga lingkungannya masing-masing, baik itu dari masalah prostitusi dan penyakit masyarakat yang lainnya.

“Bila ada temuan yang mencuriga segera melapor kepada aparat setempat, jangan main hakim sendiri,” tutupnya.

(nay nuráin)