27.4 C
Bogor
Friday, September 25, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 34

Mahasiswa ITB Dewantara Salurkan Puluhan Al-Qur’an dan Sarana Belajar untuk Warga Pamijahan

0

Pamijahan | Jurnal Bogor
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Kaffah Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Dewantara bekerja sama dengan Yayasan Malaka Muda Karya melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kampung Cisuren RT 01 RW 16, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Minggu (28/06/ 2026.)

Kegiatan tersebut diikuti oleh lebih dari 45 anak-anak dan warga Kampung Cisuren serta melibatkan 35 mahasiswa dari pengurus dan anggota LDK Kaffah ITB Dewantara. Rangkaian kegiatan dimulai dengan sambutan, dilanjutkan dengan permainan edukatif, pengajaran dan pendekatan kepada anak-anak, penyerahan bantuan, foto bersama, serta ditutup dengan doa bersama.

Pembina LDK Kaffah Dewantara, Dr. Syaiful Anwar, S.Sos., M.M., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus implementasi nilai kepedulian sosial dan dakwah yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitar.

Ketua Pelaksana kegiatan, Kherunnisa, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, mahasiswa, dosen pendamping, serta Yayasan Malaka Muda Karya yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut dengan baik.

Dalam kegiatan tersebut, LDK Kaffah Dewantara menyerahkan bantuan berupa 62 mushaf Al-Qur’an, 21 buku Iqro, 37 buku Juz Amma, satu papan tulis, 30 meja belajar plastik, serta dua lampu penerangan untuk mendukung kegiatan belajar mengaji anak-anak di Kampung Cisuren.

Dosen ITB Dewantara yang hadir, Wawan Hari Subagyo, S.TP., M.M., mengapresiasi semangat mahasiswa dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat secara langsung.

Sementara itu, Ketua Umum LDK Kaffah Dewantara, Ria Vivian, berharap organisasi yang dipimpinnya dapat terus istiqomah menjalankan program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Salah seorang warga Kampung Cisuren, Sanusi, menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa ITB Dewantara dan seluruh pihak yang telah memberikan bantuan. Menurutnya, bantuan tersebut sangat bermanfaat untuk mendukung kegiatan belajar mengaji anak-anak di kampung tersebut.

Melalui kegiatan ini, ITB Dewantara kembali menegaskan komitmennya untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan semangat pengabdian kepada masyarakat.

** Wawan Hermawanto

Minggu Pagi, Mentan Amran Kumpulkan Rektor Perguruan Tinggi Lingkup Indonesia Timur, Perkuat Inovasi Pertanian

0

Jakarta | Jurnal Bogor
Mengawali Minggu pagi dengan agenda strategis, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengumpulkan para rektor dan pimpinan perguruan tinggi dari kawasan Indonesia Timur di Jakarta Selatan, Minggu (28/6/2026).

Pertemuan tersebut menjadi langkah memperkuat sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam menghasilkan inovasi dan teknologi pertanian guna mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional.

Dalam audiensi tersebut, Mentan Amran memaparkan perkembangan terkini sektor pertanian nasional, mulai dari peningkatan produksi pangan, penguatan cadangan pangan, hingga berbagai terobosan yang tengah dijalankan pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan secara berkelanjutan.

Di hadapan para akademisi, ia juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan perguruan tinggi dalam pengembangan riset, inovasi, serta penerapan teknologi pertanian yang dapat memberikan manfaat nyata bagi petani.

Rektor Universitas Tadulako, Amar, menyampaikan apresiasi atas komitmen Mentan Amran dalam melibatkan perguruan tinggi sebagai mitra strategis pembangunan pertanian nasional.

“Hari ini ada satu keputusan yang luar biasa bagaimana Pak Menteri memberikan kita gambaran tentang sistem swasembada pangan di Indonesia dengan berbagai data terkini yang memberikan highlight tentang pertumbuhan sistem pertanian di Indonesia. Termasuk membahas bagaimana kerja sama dengan perguruan tinggi dalam menghasilkan inovasi teknologi pertanian terbaru yang lebih bisa menunjang swasembada pangan di Indonesia,” ujarnya.

Menurut Amar, pertemuan tersebut menjadi motivasi baru bagi perguruan tinggi untuk memperkuat penelitian, pengembangan, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang pangan.

“Pak Menteri memberi supporting bukan hanya kerja sama, tetapi juga pendanaan untuk penelitian dan pengembangan swasembada pangan ke depan,” tambahnya.

Senada, Wakil Rektor I Bidang Akademik Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH), Andi Ilham Latunra, mengatakan pertemuan tersebut memberikan semangat baru bagi perguruan tinggi untuk mengambil peran dalam pembangunan pertanian berbasis teknologi.

“Sungguh luar biasa pertemuan dengan Pak Mentan. Betul-betul memberikan inovasi dan memberikan kami semangat untuk membangun Indonesia Timur dan keseluruhan Indonesia melalui sektor pertanian,” katanya.

Ia menilai tantangan pertanian ke depan membutuhkan dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi yang lahir dari kolaborasi pemerintah dan kalangan akademisi.

“Justru inilah yang luar biasa dari seorang pemimpin visioner, melibatkan para ahli dan para pemikir untuk memikirkan teknologi yang akan digunakan pada masa depan. Climate change sudah mengubah sistem pertanian dan kehidupan masyarakat. Ini menjadi tanggung jawab para teknokrat dan ilmuwan untuk mewujudkannya bersama Pak Mentan,” ujarnya.

Menurutnya, Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie siap berada di garis terdepan mendukung agenda swasembada pangan melalui penguatan sumber daya manusia dan pengembangan teknologi.

“Institut Teknologi BJ Habibie akan menyiapkan sumber daya teknologi serta kemampuan yang ada pada kami untuk meyakinkan pemerintah bahwa kami berada di garis terdepan bersama beliau untuk membuat Indonesia swasembada pangan berkelanjutan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor II Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum Universitas Halu Oleo, Ida Usman, mengaku memperoleh banyak inspirasi dari pemaparan Mentan Amran mengenai besarnya potensi pertanian Indonesia.

“Alhamdulillah hari ini kami diberi kesempatan berbincang secara langsung dengan Pak Mentan. Beliau memperlihatkan kinerja yang sangat luar biasa. Dengan presentasi Pak Menteri, muncul ide-ide apa yang harus kami laksanakan di Sulawesi Tenggara. Itu sangat penting untuk mendukung pembangunan pertanian di daerah,” katanya.

Kolaborasi Kementerian Pertanian dengan perguruan tinggi ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang mengajak kampus mengambil peran lebih besar dalam membangun kemandirian bangsa melalui penguasaan ilmu pengetahuan, inovasi, dan teknologi. Dalam pembukaan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026, Presiden Prabowo menegaskan bahwa perguruan tinggi harus menjadi pusat lahirnya berbagai solusi bagi kemajuan Indonesia.

“Saya selalu berpendapat bahwa para guru besar adalah orang-orang yang terpintar dari sebuah negara. Jadi, kalau negara mau bangkit, negara mau maju, memang harus dimanfaatkan atau digerakkan potensi dan kemampuan dari kampus-kampus, dari universitas,” ujar Presiden Prabowo pada Jumat (26/6/2026) lalu.

Melalui sinergi pemerintah dan perguruan tinggi, Kementerian Pertanian optimistis inovasi dan teknologi pertanian akan terus berkembang sehingga mampu meningkatkan produktivitas, mempercepat modernisasi sektor pertanian, dan memperkokoh fondasi swasembada pangan Indonesia.

** Restu/BBPMKP

Tak Ada Drainase, Jalan di Lapangan Tembak Rusak Berat

0

Jalan Sudah Berlubang Hingga Pemotor Kerap Terjadi Kecelakaan‎

Cibungbulang l Jurnal Bogor
Infrastruktur jalan di beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Bogor banyak yang rusak parah hingga kerap terjadi kecelakaan lantaran kondisi jalan berlubang serta ketiadaan saluran drainase. Salah satunya jalan Lapangan Tembak di Kecamatan Cibungbulang.‎

‎‎Kepala Dusun 04 Desa Ciaruteun Ilir, Cibungbulang Wahyudin mengaku prihatin melihat kondisi jalan yang rusak cukup parah yang hingga saat ini belum juga ada perbaikan yang serius.‎

‎Dia menilai musabab jalan yang mudah rusak dan berlubang itu kerena belum adanya saluran drainase sehingga air hujan menggenangi bahu jalan.‎

‎”‎Jalan itu sangat  memprihatinkan karena banyak yang berlubang, akibatnya kemarin pemotor terjadi kecelakaan,” kata Wahyudin kepada Jurnal Bogor, Minggu (28/6/2026).‎

‎Wahyudin menerangkan, meski  perbaikan itu dilakukan, sejauh ini hanya pengurukan menggunakan material sirtu, namun ketika hujan turun, sirtu tersebut habis lagi.‎

‎”‎Perbaikan jalan itu tidak maksimal, karena jalan kembali rusak apalagi terkena air hujan,” kata dia.‎

‎Untuk itu, Wahyudin meminta Pemkab Bogor agar tak hanya memperbaiki jalan, tetapi membuat drainase. “Ini menjadi bagian penting harus difokuskan,” paparnya.‎

Perlunya penanganan perbaikan jalan, selain di wilayah Cibungbulang juga perlu dilakukan di Kecamatan Ciampea yang kondisi jalannya rusak berat.‎

‎”‎Kami minta dinas terkait untuk serius memperhatikan segera adanya perbaikan kondisi jalan yang sudah lama dikeluhkan masyarakat,” tukasnya.

** Arip Ekon

‎

‎

‎

‎

‎

‎

Hangatkan Malam di Puncak, Dawa jadi Buruan Warga

0

Megamendung | Jurnal Bogor
Hawa sejuk cenderung dingin di kawasan Puncak Bogor membuat minuman hangat jadi pilihan utama warga. Salah satu kedai yang kini ramai dikunjungi adalah Dawa, minuman rempah. Mengusung konsep wedang tradisional kekinian, Dawa menawarkan berbagai menu minuman dengan harga mulai Rp10.000.

Dawa membagi produknya menjadi dua kategori utama yaitu varian menu biasa dan susu. Untuk pecinta rempah original tanpa campuran susu, tersedia  wedang uwuh  Rp10.000, minuman khas Yogyakarta dengan campuran rempah lengkap menjadi menu termurah dan paling banyak dipesan.

Lalu rempah temulawak plus madu Rp15.000 digemari pelanggan sebagai minuman peningkat imunitas. Menu rempah lainnya dipatok seharga Rp15.000 dan juga ada varian susu, bintang utama Rp16.000 – Rp18.000. Menu ini menjadi favorit anak muda hingga pekerja malam. Keunikannya, seluruh varian susu disajikan dalam teko french press agar aroma rempah lebih kuat.

Sementara menu lain dan khasiatnya, yakni STMJ Rp18.000 (Susu Telur Madu Jahe) dengan telur fresh untuk menghangatkan tubuh. Ranjang kopi susu Rp18.000 yaitu perpaduan jahe, nanas, gula aren, dan kopi susu. Rasa segar dan kuat.

Lalu rempah susu aren + madu Rp16.000. Minuman ini manis legit gula aren dengan aroma rempah. Kemudian temulawak susu Rp16.000 adalah varian susu dari menu best seller. Lemon susu + madu Rp16.000 menjadi sensasi segar lemon berpadu madu. Ada lagi bir pletok susu Rp16.000, yaitu minuman khas Betawi. Meskipun namanya bir, minuman ini tak beralkohol.

Seluruh menu disajikan dalam keadaan panas. Tampak keranjang telur di bawah etalase yang menjadi bahan utama racikan STMJ.

Menurut Aril, penjaga Dawa, konsep kedai ini untuk mendekatkan rempah kepada semua kalangan.

“Kami kemas dengan teko dan tampilan estetik supaya anak muda tertarik. Tapi resep dan racikan rempahnya tetap otentik. Hasilnya, anak muda suka karena fotogenik, bapak-bapak suka karena khasiatnya,” jelasnya, Sabtu (27/06/2026).

Dawa berlokasi di Cibogo, Megamendung, tepatnya di lahan parkir Indomaret Cibogo yang buka mulai pukul 04 sore hingga pukul 03 pagi.

** Wawan Hermawanto

Amba Hills Megamendung Cocok Jadi Pilihan Liburan Keluarga

0

Megamendung | Jurnal Bogor
Wisata keluarga kini punya opsi liburan yang lebih dekat dan praktis. Salah satunya adalah Amba Hills Megamendung, kawasan wisata terpadu yang menawarkan konsep liburan keluarga tanpa ribet.

Berada di ketinggian 700 meter dpl dengan suhu rata-rata 18-22°C, Amba Hills menyuguhkan panorama langsung ke Gunung Gede-Pangrango. Lokasinya hanya ditempuh 25 menit dari Exit Tol Ciawi, sehingga pengunjung tidak perlu terjebak kemacetan Puncak.

Amba Hills dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan keluarga besar. Tersedia tiga pilihan akomodasi villa untuk privasi, lalu glamping dengan fasilitas kasur dan kamar mandi di dalam, serta area camp bagi yang ingin pengalaman tenda klasik.

“Amba Hills nyaman untuk keluarga. Jalur pedestriannya landai dan aman untuk lansia dan anak-anak. Ada juga playground, area luas untuk bermain, serta petugas keamanan 24 jam,” jelas  Jaja, salah satu pengunjung Amba Hills Megamendung asal Kota Serang, Banten, Sabtu (27/06/2026).

Selain akomodasi, pengunjung dapat menikmati Caffe Amba Hills dengan menu mulai Rp28.000, area BBQ dan api unggun, mushola, toilet air hangat, colokan listrik di tiap spot, serta wifi. Setiap Sabtu malam, manajemen rutin menggelar live music akustik dan movie under the stars.

Untuk liburan 1 malam 4 orang, pengunjung bisa memilih paket ngecamp mulai Rp500.000 sudah termasuk sewa tenda dan tiket masuk. Sementara paket glamping dibanderol mulai Rp750.000 per malam untuk 2 orang sudah termasuk sarapan.

Pihak pengelola menyarankan reservasi dulu untuk weekend dan long weekend karena okupansi spot dengan view terbaik cepat habis.

Kawasan Amba Hills Megamendung berlokasi di Jalan Raya  Puncak, Megamendung, Kabupaten Bogor dengan jam operasional 24 jam dan untuk kafe dibuka mulai pukul 08.00 – 20.00 WIB.

** Wawan Hermawanto

Tak Dapat Ambulans, Ibu Tunggal Rela Naik Angkutan Umum Demi Kesembuhan Anak

0

Cisarua | Jurnal Bogor – Keterbatasan fasilitas transportasi medis membuat seorang ibu tunggal asal Kampung Babakan RT 003/001, Desa Cilember, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, terpaksa menggunakan angkutan umum untuk membawa anaknya menjalani pengobatan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta.

Kondisi tersebut dialami Windari Kurniasih. Demi mendapatkan penanganan medis bagi buah hatinya, ia harus membawa sang anak menggunakan bus karena tidak kunjung memperoleh layanan ambulans.

Windari menuturkan, sejak dini hari anaknya mengalami demam tinggi disertai kejang-kejang sehingga membutuhkan penanganan medis secepatnya. Namun, karena obat yang dibutuhkan hanya tersedia di RSCM Jakarta, ia terpaksa menempuh perjalanan menggunakan angkutan umum.

Anaknya diketahui menderita sejumlah penyakit serius, di antaranya hidrosefalus akibat meningitis, cerebral palsy, spina bifida, serta gizi buruk. Kondisi tersebut mengharuskan sang anak menjalani pengobatan rutin di RSCM.

Menurut Windari, perjuangan membawa anaknya menggunakan angkutan umum bukanlah hal baru. Selama lima tahun terakhir, ia kerap menggunakan transportasi umum setiap kali menjalani kontrol maupun pengobatan di RSCM.

“Sebagai ibu tunggal, hal ini sangat berat buat saya. Namun yang terpenting adalah kesembuhan anak saya,” ujar Windari, Sabtu (27/6/2026).

Ia mengaku keterbatasan ekonomi menjadi tantangan terbesar selama mendampingi anaknya menjalani perawatan di Jakarta. Bahkan, tidak jarang dirinya harus menahan lapar agar uang yang dimiliki cukup untuk memenuhi kebutuhan pengobatan sang anak.

“Sering saya menahan rasa lapar ketika anak saya dirawat di RSCM. Saya hanya minum air putih karena uang yang saya pegang hanya cukup untuk kebutuhan pasien,” katanya dengan mata berkaca-kaca.

Di tengah segala keterbatasan, Windari mengaku hanya bisa terus berikhtiar demi memberikan kesempatan terbaik bagi anaknya untuk mendapatkan pengobatan.

“Dengan kondisi saat ini saya hanya bisa berikhtiar semampu saya. Yang terpenting anak saya tetap mendapatkan penanganan medis, meski hanya untuk mengurangi rasa sakit yang dideritanya. Menurut dokter, proses penyembuhannya masih membutuhkan waktu yang panjang,” ungkapnya.

Selama kurang lebih lima tahun mendampingi sang anak berobat, Windari mengaku tidak pernah kehilangan harapan. Sebagai seorang ibu, ia akan terus berusaha semampunya dan menyerahkan hasilnya kepada Allah SWT.

“Saya hanya berikhtiar dan berusaha. Sisanya saya pasrahkan kepada Allah SWT,” tutupnya sambil meneteskan air mata. Yudi

Perkasa, PWI Kota Bogor Juara Mini Soccer Bupati Bogor Cup 2026

0

Bogor | Jurnal Bogor

Tim sepakbola Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor sukses keluar sebagai juara pertama dalam ajang turnamen Mini Soccer Bupati Bogor Cup 2026. Kompetisi antar pewarta ini digelar di Ayo Arena, Sentul pada Jumat, 26 Juni 2026, dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544.

Turnamen bergengsi ini pun berlangsung meriah dengan partisipasi puluhan jurnalis yang tergabung dalam berbagai organisasi dan komunitas media di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor.

Beberapa tim yang turut berlaga diantaranya Media Center Kota Bogor, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Bogor Raya, PWI Kabupaten Bogor, PWI Kota Bogor, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Bogor, Forum Jurnalis Bogor Barat (FJBB), dan Kelompok Kerja Wartawan (Pokwan) DPRD Kabupaten Bogor.

Sejak peluit pertama dibunyikan, tim PWI Kota Bogor yang mengusung jargon “Pangeran Biru” langsung tampil mendominasi.

Pada pertandingan pertama, ketajaman lini serang PWI Kota Bogor berhasil menyudahi perlawanan sengit dari tim PFI Bogor dengan skor telak 3-1. Kemenangan ini sekaligus mengantarkan mereka melaju ke babak semi final.

Di partai semifinal yang berlangsung dengan durasi 15 menit per babak, langkah PWI Kota Bogor kian tak terbendung. Menghadapi tim tangguh Pokwan DPRD Kabupaten Bogor, “Pangeran Biru” menyudahi laga dengan kemenangan tipis namun krusial, 1-0.

Sementara itu, tensi tinggi sempat mewarnai laga semifinal lainnya yang mempertemukan IJTI Bogor Raya melawan Sentul City. Akibat adanya insiden di tengah lapangan, pertandingan antara kedua tim tersebut terpaksa dihentikan.

Merespons situasi itu, panitia penyelenggara langsung melakukan evaluasi dan mengambil keputusan akhir terkait status juara.

Berdasarkan hasil keputusan resmi panitia, PWI Kota Bogor ditetapkan sah sebagai juara pertama, disusul Pokwan DPRD Kabupaten Bogor yang menempati posisi juara kedua dalam turnamen Bupati Bogor Cup tahun ini.

Adapun penyerahan trofi Mini Soccer Bupati Bogor Cup 2026, diserahkan langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto.

Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi mengucapkan rasa syukur dan mengapresiasi atas kemenangan tim PWI Kota Bogor yang terlihat bermain dengan kompak dan tetap solid.

“Kemenangan ini bukan hanya milik PWI Kota Bogor, melainkan milik semua jurnalis se-Bogor Raya,” tegas Aldho sapaan karibnya.

Terpisah, Ketua Panitia Mini Soccer Bupati Bogor Cup 2026, Muhammad Imam mengatakan kegiatan ini digagas untuk membangun kebersamaan di antara para jurnalis yang sehari-hari bertugas melakukan peliputan di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor.

“Kegiatan ini kami gagas untuk merekatkan kebersamaan jurnalis dari berbagai organisasi dan komunitas media di Kota maupun Kabupaten Bogor. Semangatnya adalah sinergi dan kekompakan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa turnamen yang mendapat dukungan Bupati Bogor Rudy Susmanto itu mengusung tema “Sinergi Jurnalis Sehat untuk Bogor Istimewa”.

“Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong gaya hidup sehat di kalangan pekerja media,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

BKAD Bantah Tudingan Jual Aset Pemkot Bogor

0

Bogor | Jurnal Bogor

Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bogor membantah tudingan yang menyebut Pemerintah Kota Bogor menjual atau membiarkan aset negara dikuasai pihak lain di kawasan Perumahan Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, tepatnya di RW 05, RT 02 dan RT 03.

Kepala BKAD Kota Bogor, Lia Kania Dewi, menegaskan lahan yang dipersoalkan masih menjadi aset yang dikuasai Pemerintah Kota Bogor. Menurutnya, riwayat aset tersebut bermula pada 1985 saat pengembang PT Jin’s Internasional Ltd menyerahkan tanah dan bangunan kepada warga. Penyerahan itu meliputi lahan seluas sekitar 600 meter persegi, 200 meter persegi, serta sekitar 170 meter persegi berikut bangunan setengah jadi.

Sebagai dasar administrasi, telah diterbitkan Surat Pelepasan Hak (SPH) prioritas yang ditandatangani Camat Bogor Barat sebagai dasar penyerahan bidang tanah dari warga Taman Cibalagung kepada Pemerintah Kota Bogor.

Selanjutnya, Pemkot Bogor mengajukan sertifikasi ke Kantor Pertanahan Kota Bogor. Dari proses tersebut terbit dua sertifikat hak pakai, masing-masing untuk lahan seluas sekitar 198 meter persegi yang digunakan sebagai masjid dan sekitar 600 meter persegi yang dimanfaatkan sebagai lapangan. Sementara bidang seluas sekitar 170 meter persegi yang digunakan sebagai ruang serbaguna masih menunggu tindak lanjut.

Lia mengungkapkan, hasil penelusuran melalui aplikasi Bhumi ATR/BPN menunjukkan adanya Sertifikat Hak Milik (SHM) seluas 162 meter persegi pada salah satu bidang tanah. Namun demikian, menurutnya hal tersebut tidak mengubah fakta bahwa penguasaan fisik lahan hingga kini masih berada di tangan Pemerintah Kota Bogor.

“Sampai saat ini lahan dimaksud masih dikuasai oleh Pemerintah Kota Bogor dan kami juga telah melakukan pengamanan fisik aset melalui pemasangan plang yang hingga sekarang masih terpasang dengan baik,” kata Lia, Jumat (26/6/2026).

Ia menambahkan, lahan tersebut hingga kini tetap dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat sebagai posyandu dan ruang serbaguna.

Senada, Kepala Bidang Aset BKAD Kota Bogor, Agih Pribadi Kusuma, memastikan informasi yang menyebut BKAD menjual aset daerah tidak benar. Menurutnya, tidak mungkin BKAD memberikan izin kepada pihak mana pun untuk mensertifikatkan ataupun menguasai aset milik pemerintah.

“Tidak mungkin BKAD menjual atau mengizinkan seseorang mensertifikatkan maupun menguasai aset negara. Informasi yang menyebut BKAD menjual aset itu tidak benar,” tegas Agih.

Ia menjelaskan, aset yang dipersoalkan terdiri atas sarana olahraga seluas sekitar 600 meter persegi, gedung serbaguna sekitar 200 meter persegi, dan masjid sekitar 170 meter persegi. Seluruh fasilitas umum tersebut diserahkan warga kepada Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) pada 2024 untuk dicatat sebagai aset daerah.

Saat proses sertifikasi berlangsung, kata Agih, Pemkot baru mengetahui salah satu bidang tanah telah memiliki SHM yang diterbitkan pada tahun 2000.

“Dari proses sertifikasi itu, yang berhasil disertifikatkan hanya dua aset, yakni sarana olahraga dan masjid. Sementara saat akan memproses bidang lainnya, kami mendapat informasi dari BPN bahwa sudah ada SHM yang terbit pada tahun 2000,” ujarnya.

Agih menegaskan BKAD tidak mengetahui proses penerbitan SHM tersebut karena berada di luar kewenangan pemerintah daerah.

“Kami tidak tahu-menahu mengenai proses terbitnya SHM tersebut,” katanya.

BKAD memastikan akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyiapkan langkah-langkah lanjutan dalam upaya mengamankan aset milik Pemerintah Kota Bogor.

“Kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait dalam rangka menyiapkan langkah-langkah yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kota Bogor,” pungkas Agih.

** Fredy Kristianto

Pawai Ta’ruf Gebyar 10 Muharam Warnai Lebaran Yatim Piatu di Cigombong

0

Cigombong | Jurnal Bogor
Pawai ta’aruf mewarnai Gebyar 10 Muharam 1448 Hijriyah di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor yang terpusat di titik lokasi kumpul depan gerbang MNC Lido, Kamis (25/6/2026) pada pukul 07:00 WIB.

Secara antusias ribuan peserta pawai yang berasal dari berbagai lapisan dan elemen masyarakat diantaranya, pemerintah desa, MUI, MWC NU, KUA, Pondok Pesantren, Ansor, Banser, Muslimat, BKMT, RT, RW, DKM masjid Al Aziim, PKK, PGRI dan siswa-siswi mulai dari tingkat SD sampai SMA melakukan long march ke kantor Kecamatan Cigombong.

Tampak juga iring-iringan mobil odong-odong yang mengangkut anak yatim melaju lambat ditengah kerumunan para peserta pawai ta’ruf. Disisi lain awak angkutan umum trayek Sukasari-Cicurug pun dengan sabar melaju pelan sehingga antrean kendaraan sempat mewarnai Jalan Raya Ciawi-Sukabumi.

“Kita maklum lagian ini kan cuma sebentar dan perayaan 10 Muharam. Jadi enggak masalah. Justru kita jadi gimana gitu melihat ibu-ibu dan bapak yang mengenakan baju muslim gitu, adem,” kata seorang sopir angkutan umum saat dihampiri Jurnal Bogor, Kamis (25/6/2026).

Camat Cigombong R.E Irwan Somantri, menerangkan bahwa pawai ta’ruf dan santunan anak yatim menjadi rangkaian kegiatan dalam Gebyar 10 Muharram 1448 Hijriah. Kegiatan itu menjadi agenda rutinitas tahunan yang diselenggarakan di Kecamatan Cigombong dan sudah berlangsung selama tiga tahun.

Pihaknya pun menyampaikan terima kasih kepada semua elemen masyarakat yang turut mendukung kegiatan tersebut,  mulai dari pemerintah desa, MUI, MWC NU, pondok pesantren, BKMT, Fatayat, sekolah dan juga organisasi Islam seperti Banser dan Ansor. Termasuk untuk pengamanan peserta pawai yang melibatkan Polsek Cigombong, Koramil 0621/12 Cigombong , Satpol PP dibantu Linmas.

“Momentum Lebaran anak yatim ini untuk menyemangati diri sendiri agar selalu menyisihkan harta, pikiran dan kemampuan untuk membantu anak yatim. Selagi jasad masih bernyawa, kita usahakan kebaikan bagi anak yatim agar kelak menjadi hamba yang dimuliakan Allah di dunia dan akhirat. Dengan sendirinya, kita sebagai penyantun anak yatim juga diberikan kebaikan oleh Allah SWT,” kata Camat.

Ditambahkannya, sudah sepatutnya umat Islam menjadikan tanggal tersebut sebagai peringatan Idul Yatama atau lebarannya anak yatim. Memberikan kepedulian pada anak yatim yang memang harus dibantu oleh umat Islam lainnya yang lebih mampu.

“Senang sekali kita hari ini bisa memberikan santunan kepada anak yatim. Jajaran Forkopimcam, para alim ulama, tokoh masyarakat, mengucapkan terima kasih dan atas nama Pemerintah Kecamatan Cigombong mengucapkan selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah kepada seluruh masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, ketua MUI kecamatan Cigombong didampingi ketua MWC NU  mengapresiasi pemerintah kecamatan Cigombong memperingatii 10 Muharram begitu luar biasa terutama perhatiannya kepada anak anak yatim. 

“ini bukti bahwa Pemerintah Kecamatan Cigombong selalu ada untuk anak-anak yatim dan menghargai nilai-nilai Islam,” pungkasnya.

** Asep Saprudin

10 Muharram, TFJ Ciherang Berbagi Kebahagiaan Dengan Ratusan Yatim Piatu

0

Caringin | Jurnal Bogor
Peringatan 10 Muharram atau Hari Asyura menjadi momentum penting bagi umat muslim untuk berbagi dengan anak yatim. Pada tahun ini, PT Tirta Fresindo Jaya (TFJ) Plant Ciherang melalui penerapan Program Corporate Social Responsibility (CSR) kembali menyantuni ratusan anak yatim piatu di wilayah RW 02, Desa Ciherangpondok, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. 

Factory Manager TFJ Ciherang 2 Iwan Irawan mengatakan, kegiatan santunan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap 10 Muharram. Pada tahun ini santunan diberikan kepada ratusan yatim piatu yang terdiri dari 94 yatim, 42 piatu, serta 125 janda. 

“Alhamdulillah, tahun ini kami bisa kembali berbagi dengan anak-anak yatim piatu serta para janda yang tersebar di wilayah RW 02. Tentunya kebahagiaan mereka juga menjadi kebahagiaan bagi kami,” kata Iwan Irawan, Kamis (25/6/2026). 

DH IRGA PT TFJ Plant Ciherang 2, Adit Fauzi Azhari menambahkan, selain uang tunai para anak yatim tersebut juga mendapatkan bingkisan produk dari perusahaan. Dan hal itu, lanjut dia, sebagai bukti bahwa TFJ Ciherang begitu peduli terhadap yatim piatu. 

“Kami cinta yatim piatu, sebagaimana rasul menyuruh kita mencintai dan mengasihi anak yatim. Dan sebagai buktinya, kami selalu hadir setiap 10 Muharram untuk berbagi kebahagiaan dengan mereka,” tambahnya.

ia juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tahunan tersebut, terutama tokoh ulama serta unsur lainnya yang terlibat dalam kepanitiaan. 

Di tempat yang sama, Ujang Zaenudin atau UG, salah satu tokoh warga di wilayah RW 02 mengapresiasi pihak TFJ Ciherang kerap memberikan perhatian terhadap lingkungan sekitar serta konsisten menjalankan berbagai program CSR, salah satunya dalam bidang keagamaan. 

“Alhamdulillah, mereka (yatim piatu) hari ini terlihat begitu bahagia. Dan tentunya kami pun turut berbahagia, karena memang mereka layak kita muliakan. Semoga hari ini menjadi hari penuh keberkahan bagi kita semua. Terima kasih TFJ, sudah turut berbagi kebahagiaan dengan anak-anak kami,” ungkapnya.

**Asep Saprudin