Cigombong | Jurnal Bogor
Pawai ta’aruf mewarnai Gebyar 10 Muharam 1448 Hijriyah di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor yang terpusat di titik lokasi kumpul depan gerbang MNC Lido, Kamis (25/6/2026) pada pukul 07:00 WIB.
Secara antusias ribuan peserta pawai yang berasal dari berbagai lapisan dan elemen masyarakat diantaranya, pemerintah desa, MUI, MWC NU, KUA, Pondok Pesantren, Ansor, Banser, Muslimat, BKMT, RT, RW, DKM masjid Al Aziim, PKK, PGRI dan siswa-siswi mulai dari tingkat SD sampai SMA melakukan long march ke kantor Kecamatan Cigombong.

Tampak juga iring-iringan mobil odong-odong yang mengangkut anak yatim melaju lambat ditengah kerumunan para peserta pawai ta’ruf. Disisi lain awak angkutan umum trayek Sukasari-Cicurug pun dengan sabar melaju pelan sehingga antrean kendaraan sempat mewarnai Jalan Raya Ciawi-Sukabumi.
“Kita maklum lagian ini kan cuma sebentar dan perayaan 10 Muharam. Jadi enggak masalah. Justru kita jadi gimana gitu melihat ibu-ibu dan bapak yang mengenakan baju muslim gitu, adem,” kata seorang sopir angkutan umum saat dihampiri Jurnal Bogor, Kamis (25/6/2026).
Camat Cigombong R.E Irwan Somantri, menerangkan bahwa pawai ta’ruf dan santunan anak yatim menjadi rangkaian kegiatan dalam Gebyar 10 Muharram 1448 Hijriah. Kegiatan itu menjadi agenda rutinitas tahunan yang diselenggarakan di Kecamatan Cigombong dan sudah berlangsung selama tiga tahun.
Pihaknya pun menyampaikan terima kasih kepada semua elemen masyarakat yang turut mendukung kegiatan tersebut, mulai dari pemerintah desa, MUI, MWC NU, pondok pesantren, BKMT, Fatayat, sekolah dan juga organisasi Islam seperti Banser dan Ansor. Termasuk untuk pengamanan peserta pawai yang melibatkan Polsek Cigombong, Koramil 0621/12 Cigombong , Satpol PP dibantu Linmas.
“Momentum Lebaran anak yatim ini untuk menyemangati diri sendiri agar selalu menyisihkan harta, pikiran dan kemampuan untuk membantu anak yatim. Selagi jasad masih bernyawa, kita usahakan kebaikan bagi anak yatim agar kelak menjadi hamba yang dimuliakan Allah di dunia dan akhirat. Dengan sendirinya, kita sebagai penyantun anak yatim juga diberikan kebaikan oleh Allah SWT,” kata Camat.
Ditambahkannya, sudah sepatutnya umat Islam menjadikan tanggal tersebut sebagai peringatan Idul Yatama atau lebarannya anak yatim. Memberikan kepedulian pada anak yatim yang memang harus dibantu oleh umat Islam lainnya yang lebih mampu.
“Senang sekali kita hari ini bisa memberikan santunan kepada anak yatim. Jajaran Forkopimcam, para alim ulama, tokoh masyarakat, mengucapkan terima kasih dan atas nama Pemerintah Kecamatan Cigombong mengucapkan selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah kepada seluruh masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, ketua MUI kecamatan Cigombong didampingi ketua MWC NU mengapresiasi pemerintah kecamatan Cigombong memperingatii 10 Muharram begitu luar biasa terutama perhatiannya kepada anak anak yatim.
“ini bukti bahwa Pemerintah Kecamatan Cigombong selalu ada untuk anak-anak yatim dan menghargai nilai-nilai Islam,” pungkasnya.
** Asep Saprudin


