30.4 C
Bogor
Tuesday, April 7, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 319

Pastikan Kesiapan Tenaga Kesehatan, RSUD Leuwiliang Tinjau Sejumlah TPS di 6 Kecamatan

0

jurnalinspirasi.co.id – Dalam rangka mengawal kelancaran Pemilu 2024, Direktur RSUD Leuwiliang, dr. Vitrie Winastri S.H MARS didampingi Kabag TU dan Kabag Keuangan meninjau beberapa titik TPS yang berada di Kabupaten Bogor bagian barat.

“Kami melakukan peninjauan langsung ke beberapa titik TPS yang berada di 6 kecamatan seperti, Kecamatan Cigudeg, Jasinga, Nanggung, Tenjo, Parung Panjang, dan Kecamatan Sukajaya,” tutur Vitrie di lokasi, Rabu (14/02/2024).

Vitrie mengatakan, keterlibatan RSUD Leuwiliang dalam pesta demokrasi yakni bertugas untuk memastikan kesehatan dan kesiapan tenaga kesehatan yang bertugas membantu para petugas KPPS di setiap TPS.

“RSUD Leuwiliang memberikan perhatian khusus terhadap para petugas KPPS yang bertugas di setiap kecamatan. Langkah ini diambil untuk memastikan para petugas KPPS dapat menjalankan tugasnya dengan optimal tanpa mengalami kendala kesehatan yang serius,” kata direktur.

Sebagai contoh, lanjut Vitrie, salah seorang petugas KPPS dari Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang mengalami keadaan kesehatan darurat dan langsung dirujuk ke IGD RSUD Leuwiliang untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.

“Pasien dari petugas KPPS sudah kami tangani dengan baik. Itu bukti komitmen RSUD Leuwiliang dalam memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat,” ungkapnya.

Pantauan di lokasi, Direktur RSUD Leuwiliang beserta tim masih berada di Kecamatan Leuwiliang untuk melakukan pemantauan bersama Camat Leuwiliang, Dandim dan pihak terkait lainnya.

“Tujuan utama adalah untuk memastikan kelancaran pelaksanaan Pemilu 2024 kali ini dan kesehatan semua petugas yang ada di TPS terjaga dengan baik,” pungkasnya.

(yev/r)

Petugas KPPS di TPS 2 dan 4 Sukamulya Kompak Pakai Pangsi dan Kebaya

0

jurnalinspirasi.co.id – Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 2 dan 4 Desa Sukamulya, Rumpin, Kabupaten Bogor tampil unik saat berlangsungnya Pemilu 2024.

Bagaimana tidak, seluruh petugas mengenakan pakaian adat Sunda jenis pangsi dan kebaya.

Ketua KPPS TPS 2 Heru Wijaya menjelaskan, pesta demokrasi lima tahunan ini harus disambut dengan gembira tentunya dengan datang ke TPS dan menentukan pilihan.

“Tentunya Pemilu tahun ini harus kita sambut dengan gembira,” katanya.

Pria yang biasa disapa Emon ini menyebut  sengaja menggunakan pakaian jenis ini. Selain tampil beda, tujuannya juga mengundang perhatian masyarakat untuk datang ke TPS.

Sementara menurut Ketua KPPS 04 Titin membeberkan, untuk perempuan menggunakan kebaya dengan tajuk baju adat Sunda itu dipilih karena ingin mengenalkan  kepada pemilih, utamanya pemilih milenial, seperti pepatah Sunda.

“Kudu silih asih, silih asah, jeung silih asuh (sebagai manusia kita harus saling menjaga dan saling menyayangi satu sama lain). Dengan seperti ini, masyarakat penasaran dan bisa segera ke TPS untuk memilih sehingga tidak golput,” ucapnya.

(andres)

Komeng Trending di Media Sosial X Sebagai Calon DPD Jabar di Pemilu 2024

0

jurnalinspirasi.co.id – Kejutan yang tak terduga, Komeng, sosok komika terkenal, kini menjadi trending topic di media sosial X yang mencalonkan diri sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Jawa Barat pada Pemilu 2024, Rabu (14/2/2024).

Namun, yang membuatnya menjadi pusat perhatian yang besar hingga mendapatkan lebih dari 12 ribu cuitan adalah gaya foto yang tak biasanya.

Dalam Foto pada surat Pemilihan anggota DPD Jawa Barat 2024, Komeng, yang bernama lengkap Alfiansyah Komeng dikenal sebagai pelawak dengan kepiawaiannya dalam dunia komedi ini, tampil dengan gaya foto kocaknya yang melekat padanya sebagai seorang komika dan menjadi yang paling berbeda dengan gaya foto calon anggota DPD lainnya.

Berfoto dengan gaya mata melolot dan ekspresi wajah candanya mencuri perhatian warga X. Netizen memberikan respon positif yang menciptakan gelombang dukungan dan kegembiraan di kalangan pengguna media sosial X.

“💚 ngakak bgt liat fotonya bg komeng pdhl gapernah liat di baliho. auto 📌krn bingung jg kebanyakan org 😂.” cuitan netizen dikutip dari sosial media X.

“jujur nih, siapa yg milih komeng hari ini? Akuuuu. ” cuitan netizen dikutip dari sosial media X.

Komedian Komeng yang terkenal dengan kata “uhuyy” menyampaikan misinya dalam keikutsertaan sebagai calon anggota DPD Pemilu 2024 ialah memberikan kebahagian pada warga. Komeng berhasil menciptakan gelombang kegembiaraan dan sukses membawa kesan yang tak terlupakan. Kita tunggu apakah hasil pemilihan nanti akan memenangkan hati para pemilih.

(aliya noermawati/mg-uik)

Dikemas Suasana Harmonis, Dua TPS di Neglasari Usung Tema Valentine

0

jurnalinspirasi.co.id – Tempat Pemungutan Suara (TPS) 01, Kampung Malangsari RT 01/01, Desa Neglasari, Dramaga, Kabupaten Bogor menyemarakkan hari pencoblosan dengan memakai pakaian serba warna merah dengan kemasan suasana harmonis dan kedamaian.

Dekorasi TPS tersebut dibuat semenarik mungkin. Tenda yang didominasi dengan warna ungu dan biru muda  serta beberapa hiasan bunga juga dipasang untuk menambah suasana romantis. 

Menanggapi dekorasi yang berbeda dari TPS di sekelilingnya, Ketua TPS 01, Jaya menjelaskan karena bertepatan dengan hari kasih sayang, ia dan anggotanya ingin memeriahkan pesta rakyat kali ini dengan cara yang berbeda.

Pakaian mereka diseragamkan dengan kaos lengan panjang berwarna merah muda, kerudung dan celana hitam. Tampilan TPS di Dramaga dengan mengusung tema Valentine. Tujuannya yakni untuk menambah semangat dan kepercayaan diri pemilih ketika melakukan pencoblosan.

Selain pakaian, seluruh petugas KPPS di TPS 01  juga mendekorasi ruangan dengan merah muda. Misalnya spanduk ucapan selamat datang di depan pintu masuk memakai warna merah muda, dan memberi balon berwarna senada di tiap sisi tembok.

Bahkan taplak meja dan tirai tenda yang digunakan pada TPS  menggunakan warna ungu. Sedangkan untuk daftar pemilih tetap  di TPS 01 yakni sekitar 216 hak pilih .

“Tujuannya tak lain menarik perhatian warga agar semangat datang ke TPS,” ujarnya, Rabu (14/2/2024).

Dia berharap dengan konsep valentine tersebut akan membuat pemilih pemula tertarik sehingga tingkat partisipasi pemilih juga meningkat pada pemilu tahun ini.

“Tentu tujuan dasarnya agar partisipasi pemilih meningkat, terutama yang pemilih pemula. Bertepatan  Valentine bisa dengan memberikan suara sebagai bentuk sayang ke negara Indonesia,” bebernya.

Pemilih TPS 01, Dadang mengaku adanya TPS unik, warga makin antusias mencoblos karena TPS-nya itu membawa suasana yang menyegarkan. Dampaknya, antusias warga ke TPS sangat tinggi.

“Saya berharap Pemilu 2024 dapat menghasilkan pemimpin yang konsisten untuk menepati janji dan tiap ucapan yang telah disampaikan kepada masyarakat ketika masa kampanye,” pintanya.

Sekretariat PPS Desa Neglasari, Kosasih Irvan mengaku di Neglasari ada dua TPS yang mengusung tema valentine yakni TPS 01, dan TPS 02 di Kampung  Malangsari.

“Saya berharap adanya TPS unik tersebut bisa menarik simpati masyarakat untuk datang ke TPS,” tukasnya.

(arip ekon)

Rela Antre, Warga Antusias Nyoblos pada Pesta Demokrasi di TPS Cimanggu Gang Kamboja

0

jurnalinspirasi.co.id – Sempat dilanda hujan deras, suasana TPS (Tempat Pemungutan Suara) di Cimanggu Gg. Kamboja RW 04, Kelurahan Kedung Jaya, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor berlangsung secara ramai dan tertib. Banyak warga yang antusias untuk memilih hak suaranya pada Pemilu 2024, Rabu (14/02/2024).

Warga sudah mulai berdatangan ke TPS sejak pukul 07:00 WIB. Pembukaan diawali dengan upacara dan do’a bersama oleh KPPS dan warga sekitar.

Meskipun harus mengantre selama 1 jam lebih, namun tidak menyurutkan antusiasme warga untuk memilih hak suaranya.

“Tetap antusias walaupun harus nunggu sejam. Karena saya sudah punya pilihan, yang menentukan 5 tahun ke depan,” ujar salah seorang warga RW 04 Cimanggu Gg Kamboja, Ratna, Rabu (14/02/2024).

Tidak hanya Ratna, warga lain pun juga rela menunggu dan bersabar.

“Karena kita sebagai warga wajib menggunakan hak pilih kita. Jangan sampai golput,” tandas Nur warga Cimanggu RW 04 lainnya.

Dewan Perwakilan Rakyat, pemerintah, dan penyelenggara Pemilihan Umum yakni KPU sepakat penyelenggaraan pemungutan suara pada Rabu, 14 Februari 2024 hari ini.

Ada lima jenis surat suara dalam Pemilu 2024. Kelima jenis surat suara tersebut yakni untuk memilih pasangan Presiden dan Wakil Presiden, anggota DPR, anggota DPD, anggota DPRD provinsi, dan anggota DPRD kabupaten/kota.

(lia puspitasari/mg-uik)

Prespektif Islam Dalam Merayakan Hari Valentine

0

jurnalinspirasi.co.id – Hari Valentine, atau yang juga dikenal sebagai Hari Kasih Sayang, dirayakan setiap tahun pada tanggal 14 Februari. Perayaan ini biasanya dihargai oleh komunitas Kristen dan dianggap sebagai kesempatan untuk mengungkapkan kasih sayang antar individu. Banyak orang, khususnya pasangan, memilih memberikan hadiah seperti cokelat, bunga, dan boneka sebagai simbol cinta dan perhatian.

Meskipun Hari Valentine populer, pandangan yang berbeda muncul terutama dalam konteks agama Islam. Umat Islam dilarang merayakan Hari Valentine karena dianggap tidak sejalan dengan nilai-nilai Islam.

Dalam prespektif Islam, merayakan Hari Valentine dianggap sebagai tindakan yang tidak dibolehkan (haram). Perayaan Hari Valentine dianggap haram dengan dasar pada alasan-alasan yang dapat ditemukan dalam sumber-sumber hukum Islam.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa yang tegas melarang merayakan Valentine. Fatwa ini dicatat dalam Fatwa MUI Nomor 3 Tahun 2017, yang menyatakan bahwa umat Islam tidak diperbolehkan merayakan Hari Valentine karena tidak termasuk dalam tradisi Islam, berpotensi membawa dampak buruk seperti pergaulan bebas, dan dapat menimbulkan keburukan. Dilansir dari CNBC Indonesia

Aktivitas keagamaan atau perayaan tanpa dasar ajaran agama dapat dianggap sebagai bid’ah atau sesuatu yang dibuat-buat. Selain itu, partisipasi seorang Muslim dalam perayaan Valentine dianggap sebagai tasyabbuh atau meniru kelompok lain, yang diingatkan oleh Rasulullah SAW sebagai perilaku yang sebaiknya dihindari.

Dari Ibnu Umar, Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam bersabda :

“Man Tasyabaha Biqoumin Fahuwa Minhum”
Artinya “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum maka ia termasuk di bagian mereka.” (H.R Ahmad 2.50 dan Abu Daud no 4031)

Tindakan semacam itu dianggap tidak disukai oleh Allah SWT dan dapat menimbulkan kemurkaan-Nya. Oleh karena itu, menjauhi perayaan Valentine adalah bentuk ketaatan umat Muslim terhadap ajaran agama Islam.

(vina oktaviani/mg-uik)

Tingkatkan Pembangunan SDM, Kemendikbudristek Upayakan Permudah Akses Pendidikan

0

jurnalinspirasi.co.id – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyatakan terus memperkuat komitmennya untuk meningkatkan akses pendidikan dasar, menengah, dan tinggi guna mempercepat pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Dikutip dari kemdikbud.go.id, dalam upaya tersebut, pemerintah fokus pada peningkatan pembangunan SDM melalui Program Indonesia Pintar Pendidikan Tinggi atau yang lebih dikenal sebagai Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) Merdeka.

Menteri Kemendikbudristek, menegaskan pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama dalam mencapai kesejahteraan dan kemajuan bangsa dengan melalui Program Indonesia Pintar Pendidikan Tinggi, pemerintah berkomitmen untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia untuk mengejar pendidikan tinggi tanpa terkendala oleh faktor ekonomi.

KIPK Merdeka telah menjadi salah satu instrumen penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Program ini memberikan bantuan berupa biaya pendidikan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu, sehingga mereka dapat fokus pada proses pembelajaran tanpa harus khawatir akan beban finansial.

Selain itu, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi juga terus melakukan langkah-langkah strategis lainnya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh tingkatan. Hal ini termasuk pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri, peningkatan fasilitas pendidikan, dan peningkatan kualitas tenaga pendidik.

Dengan komitmen yang kuat dari pemerintah dan kerjasama dari berbagai pihak terkait, diharapkan Indonesia dapat mencapai cita-cita luhur sebagai negara yang maju melalui penguatan pendidikan yang merata dan berkualitas.

(ocha lubianti/mg-uik)

Penjelasan MUI Mengenai Apakah Tinta Pemilu Dapat Menghalangi Sahnya Wudhu?

0

jurnalinspirasi.co.id – Tinta pada Pemilihan Umum (Pemilu) merupakan sebagai tanda bahwa masyarakat telah menggunakan hak suaranya pada 14 Februari 2024. Lalu apakah tinta tersebut bisa menghalangi sah atau tidaknya wudhu?

Marketing & Networking Manager at Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Cucu Rina mengatakan, ada dua aspek yang perlu dipertimbangkan dalam penggunaan produk tinta pemilu yang di gunakan.

Pertama adalah bahan tinta tersebut. Kata Cucu, tinta pemilu dibuat agar tahan lama agar mudah hilang menghindari pencoblosan dua kali. Bila bahan tersebut terbuat dari bahan yang najis maka akan dapat beresiko bagi umat muslim.

“Sudah sejak tahun dua ribu sertifikasi tinta. Jadi dipastikan bahwa tidak ada bahan yang najis,” ucap cucu dalam Halal yang disiarkan melalui YouTube LPPOM MUI, dikutip Selasa (13/2/2024).

Aspek kedua, yaitu tinta yang digunakan dapat tembus air. Sebab ini berkaitan dengan sahnya wudhu dilakukan umat muslim.

“Karena ini bersentuhan langsung dengan kulit kita, mungkin ada kemungkinan tidak tahan air, sedangkan dalam syarat wudhu, semua bagian tubuh yang wajib dibasuh harus terkena air secara menyeluruh,” Ujarnya.

(ocha lubianti/mg-uik)

Sumber gambar : Tempo.co

Wajib Bersertifikat Halal, PKL UMKM Terancam Denda 2 Miliar Rupiah

0

jurnalinspirasi.co.id – Pemerintah Indonesia mewajibkan kepada setiap pelaku UMKM, termasuk pedagang kali lima (PKL) untuk segera mendapatkan sertifikat halal sebelum batas waktu yang ditetapkan pemerintah pada 17 Oktober 2024.

Pelaku UMKM yang tidak patuh terkait sertifikasi halal akan dikenakan sanksi sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan bidang jaminan produk halal.

Dalam pasal 149 ayat 2, menyebutkan sanksi administrasi berupa peringatan tertulis, administratif, pencabutan serfikat halal dan/atau penarikan barang dari peredaran. Denda administrasi maksimal yang dikenal mencapai Dua miliar rupiah, sesuai dengan pasal 149 ayat 6.

Dikutip dari detikFinance, Selasa (13/2/2024), Asisten Deputi Perlindungan dan Kemudahan Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Muhammad Firdaus mengungkapkan telah menyiapkan sejumlah upaya untuk mendorong sertifikasi halal bagi produk UMKM. Tujuannya adalah untuk menghindari sanksi yang diberikan kepada produsen UMKM, termasuk PKL.

“Ketentuan memang begitu dari PP Nomor 39 tahun 2021 ya, mulai dari administratif atau diingatkan dulu atau apa. Dilihat lagi secara ketentuan memang begitu. Makanya kita nanti coba kolaborasikan dengan semua pihak.” ujar Firdaus.

Lebih lanjut, Firdaus menjelaskan pihaknya juga telah memaparkan program pendampingan di 15 lokasi di seluruh Indonesia. Di setiap lokasi, Kemenkop UKM akan memberikan sertifikasi halal gratis kepada 1000 penduduk UMKM.

Meskipun target pemerintah mencapai 10 juta sertifikasi halal, Firdaus mengakui bahwa hanya ada 15 ribu sertifikasi halal yang tergolong masih kecil. Pelaku usaha kurang memahami prosedur dan pentingnya sertifikat halal. Selain itu, keterbatasan akses internet dan kemampuan untuk menggunakan teknologi menjadi hambatan.

Firdaus menekankan pentingnya pemastian kehalalan dari hulu, termasuk sertifikasi halal bagi rumah potong hewan (RPH). Masih banyaknya RPH yang belum bersertifikat halal ini menyulitkan pelaku usaha untuk memastikan bahan baku halal. Upaya sosialisasi dan pendampingan diharapkan dapat membantu pelaku UMKM dalam memenuhi persyaratan sertifikasi halal.

(aliya noermawati/mg-uik)

Komunitas Majelis Ta’lim Khataman Al-Qur’an Santri Ummul Qura’ Muara Istiqomah

0

jurnalinspirasi.co.id – Komunitas majelis ta’lim bekerja sama dengan pengurus DKM Masjid Nurul Ikhwan mengadakan khataman Al-Qur’an, doa dan buka puasa sunnah bersama.

Acara ini diselenggarakan pada Senin (12/2/2024) di Masjid Nurul Ikhwan Komplek Perumahan Bogor Baru Blok F mulai pukul 15.30-18.30 WIB.

Rangkaian acara dimulai dengan sholat Ashar berjamaah, sambutan-sambutan, membaca/mengkhatamkan Al-Qur’an 30 Juz, tausiyah, doa munajat, buka puasa sunnah bersama dan diakhiri dengan sholat Magrib berjamaah.

Peserta khataman Al-Qur’an menghadirkan para santri dari Pesantren Ummul Qura’ Muara Istiqomah dengan jumlah antara 60-70 orang, juga dihadiri oleh para jamaah setempat dan para tamu undangan.

Koordinator Pelaksana H. Willyuddin A.R. Dhani menjelaskan acara ini untuk memohon pertolongan Allah agar memberikan petunjuk, bimbingan, dan keyakinan kepada Umat Islam sehingga tidak salah dalam memilih pemimpinnya juga untuk memohon kepada Allah agar Allah melindungi dalam proses pemilihan tidak terjadi huru-hara, kecurangan, dan perpecahbelahan yang dapat merusak persatuan dan kesatuan masyarakat serta tidak menimbulkan musibah lainnya yang lebih besar lagi.

Dalam acara ini juga menghadirkan Wakil Dewan Pertimbangan MUI Pusat DR. KH. Muhyiddin Junaidi, MA. Untuk memberikan tausiyah-tausiyah sekaligus memimpin pelaksanaan doa munajat untuk mendapatkan pemimpin yang adil dan amanah bagi rakyat dan seluruh bangsa Indonesia, juga memohon agar Allah memberikan kemenangan kepada perjuangan rakyat Palestina untuk mendapatkan kemerdekaannya.

Setelah doa munajat acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan ramah tamah dengan seluruh hadirin dan diakhiri dengan sholat Magrib berjamaah.

(wardah arrasyidah hanifah/mg-uik)