28.1 C
Bogor
Monday, July 13, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 313

Pemkab Bogor Mesti Respons Keluhan Warga yang Was-was, Aktivis: Segera Bangun TPT

0

JURNAL Inspirasi – Aktivis Bogor Barat Rahmatullah menyoroti  puluhan rumah penduduk di dua RW Kampung Liud, Desa Kalongliud, Nanggung, Kabupaten Bogor yang terancam tergerus aliran Kali Cikaniki. Pihaknya meminta agar Pemkab Bogor merespons serius keluhan masyarakat yang was-was tersebut.

Menurutnya, untuk mencegah terjadinya bencana alam yang  bisa merugikan secara materil bahkan kemungkinan besar bisa mengancam nyawa warga yang rumahnya berada di lokasi itu maka itu Pemkab Bogor untuk segera membangun TPT tersebut.

“Pemkab Bogor diminta  serius menangani  masalah ini agar TPT di lokasi bisa segera dibangun,” kata Rahmatullah kepada Jurnal Bogor, Senin (22/4/2024).

Dia berharap pemdes untuk terus melakukan upaya agar Pemkab Bogor hadir dan bisa mendengar keluhan masyarakat. Menurutnya, jangan sampai  terjadinya adanya korban dulu, baru ada reaksi dari Pemerintah.

“Karena kami yakin jika memang sifatnya darurat, Pemkab Bogor itu ada anggaran yang bisa digunakan untuk pembangunan,” ucapnya.

Rahmatullah yang merupakan Direktur Lembaga Pemerhati Kebijakan Pemerintah (LPKP) meminta juga dewan untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat dalam menangani masalah ini.

“Harus ikut bertanggung jawab jangan tinggal diam, sebab ada tugas dan fungsi sebagai anggota dewan mengenai hal ini.” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Desa kalongliud Jani Nurjaman menjelaskan puluhan rumah itu berada di bantaran kali hingga luapan air kerap mengikis tebingan yang jaraknya berdekatan dengan rumah.

Keberadaan rumah warga tepatnya di pinggir sungai itu jaraknya hanya beberapa sentimeter saja.

“Kondisi sekarang warga merasa was-was, apalagi  disaat hujan dengan  intensitas tinggi,” kata Jani Nurzaman.

Jani menjelaskan, terdapat sedikitnya 30 rumah warga keberadaannya terancam, kondisi ini sangat kritis musababnya  rumah  tersebut jaraknya hanya beberapa centimeter dengan tebingan Kali Cikaniki.

(arip ekon)

Ngemis di Depan Istana, Kades Bojongjengkol Bantu Dewi Masuk DTKS

0

JURNAL Inspirasi – Dewi Fatimah, warga Kampung Salak RT 01/10, Desa Bojongjengkol, Ciampea, Kabupaten Bogor kena razia oleh Dinsos Kota Bogor sedang mengemis di depan Istana Bogor.

Kepala Desa Bojongjengkol, Awaluddin Marfatullah menjelaskan pihaknya mendapat laporan ada warga Bojongjengkol yang diamankan sedang mengemis di depan Istana Bogor.

Untuk, itu pihaknya bersama IPSM Kecamatan Ciampea dan Dinsos Kabupaten Bogor menjemput Dewi .

Pihak desa tentunya tak berdiam, saat pertama Dewi tertangkap tangan mengemis di Kota Bogor,  Dewi  sudah dibuatkan surat pernyataan agar  tidak lagi mengemis. Namun, Dewi kembali melakukan hal yang sama dan sekarang yang keempat kalinya.

Secara administrasi Dewi belum memiliki KTP dan KK. Namun, sehari-hari tinggal bersama orang tuanya di Desa Bojongjengkol. Dewi berstatus sudah menikah siri dengan Rudy yang berprofesi sebagai pemulung dan memiliki satu anak.

“Karena tidak masuk ke dalam data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial)  sehingga Dewi tidak bisa diusulkan untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah. Untuk itu, kita buatkan dulu KTP dan dilakukan perekaman di Kecamatan Ciampea,” ujar pria yang biasa disapa Bolang, Senin (22/4/2024)

Dia tak ingin Dewi bersama anaknya dieksploitasi untuk hal yang salah. untuk itu, pihak keluarga dipanggil agar Dewi tidak melakukan hal yang sama. Terlebih, Dewi sudah memiliki suami .

“Kita usahakan agar Dewi masuk ke DTKS dengan dibuatkan KTP karena dia belum memiliki KTP dan KK. Kita juga tidak ingin Dewi dieksploitasi,” jelasnya.

(arip ekon)

Ciptakan Kamtibmas Pasca-Lebaran, Polsek Leuwiliang Bersama Koramil  dan Pol PP Gelar Patroli Gabungan

0

JURNAL Inspirasi – Polsek Leuwiliang Polres Bogor terus menggelar patroli keliling pasca-Lebaran. Kegiatan rutin yang ditingkatkan bersama forum koordinasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam) di wilayah hukum Polsek Leuwiliang bersama Koramil, dan Pol PP telah dilakukan selama Ramadhan patroli bersama hingga usai lebaran saat ini terus dilakukan.

Kapolsek Leuwiliang Kompol Agus Supriyanto menerangkan, patroli sinergitas yang melibatkan tiga pilar yakni Polsek, Koramil serta pihak kecamatan untuk menciptakan situasi kamtibmas agar tetap aman.

Patroli keliling mulai dari sambang desa hingga menyasar  ke pelosok pemukiman padat penduduk memantau situasi  keamanan dan ketertiban di tengah lingkungan masyarakat. Hal ini sebagai upaya preventif mengantisipasi terjadinya adanya gangguan keamanan.

“Saling memberikan dukungan penuh selama kegiatan berjalan, maka selama Ramadhan hingga libur Lebaran wilayah Leuwiliang relatif aman tidak ada kejadian yang menonjol,” kata Kompol Agus Supriyanto kepada Jurnal Bogor, Senin (22/4/2024).

Pihaknya tetap profesional dalam bertugas karena kegiatan patroli bersama selain memberikan rasa aman kepada masyarakat, juga memupuk jiwa soliditas, dalam kebersamaan  menjaga wilayah binaan.

(arip ekon)

Bumdes Sinar Sejahtera Desa Sinargalih Kelola Usaha Jaringan Internet

0

JURNAL Inspirasi – Dalam meningkatkan perekonomian dan Pendapatan Asli Desa (PADes), Pemdes Sirnagalih, Tamansari, Kabupaten Bogor, mengelola bidang usaha jaringan internet melalui Bumdes Sinar Sejahtera.

Kepala Desa Sirnagalih Amat Suparta menjelaskan, usaha ini adanya revitalisasi perubahan, dan terbentuk kepengurusan Bumdes, kemudian masuk dalam perencanaan program kegiatan Bumdes itu sendiri.

“Dimana disepakati, mensikapi kondisi di wilayah bahwa saat ini Bumdes memiliki sebuah program kerja yaitu kaitan masalah jaringan internet,” ujar Amat, Senin (22/4/2024).

Menurutnya, jaringan internet merupakan kebutuhan masyarakat, sehingga kita bisa memfasilitasi dari Bumdes bergerak di bidang usaha jaringan internet.

Bumdes kata dia bekerjasama dengan salah satu provider yang sebagai tenaga teknis dan juga penyedia jaringan.

“Nah, proses pemasangan jaringan di awali pada bulan Fgebruari 2024, sehingga kita melakukan pemasangan. Hinga saat ini sudah mulai banyak konsumen yang mendaftar sekitar 200 pelanggan,” kata Amat.

Sebetulnya kata Amat, sasaran target RT/RW semua masuk. Kalau kita bicara RT/RW hampir seratus lebih, termasuk mungkin masyarakat di masing masing RT ini bisa jadi pelanggan.

“Dengan bidang usaha Ini bisa menumbuhkan kembangkan di bidang usaha Bumdes Sinar Sejahtera Desa Sirnagalih,” jelasnya.

Pada intinya feedback ada Pendapatan Asli Desa (PAD) pengelola dari pada pengurus dan manfaat dirasakan oleh masyarakat.

“Saat ini jaringan internet hanya untuk warga Sirnagalih, karena memang kabel optik  baru sebatas di Sirnagalih dulu belum merambah ke wilayah lain,” ucapnya.

Kendati demikian, mungkin nanti ada peningkatan nilai usaha bisa juga di luar Desa Sirnagalih bekerjasama dengan desa yang lain .

Ia menjelaskan, masyarakat yang mau pasang jaringan internet cukup menyertai persyaratan KTP dan KK, lalu memilih kuota/Mbps sesuai kebutuhan masyarakat. Dengan biaya daftar sudah free satu bulan, lalu bulan berikutnya  baru dikenakan tarif sesuai Mbps.

“Tentu Bumdes Sinar Sejahtera punya bidang usaha yang signifikan terus dikembangkan kedepan, dan masyarakat lebih mendapatkan kemudahan di era digitilasi saat ini, karena jaringan internet jadi kebutuhan kedua setalah kebutuhan yang lainnya,” tandasnya.

(yudi)

Selepas Magrib, Warga Temukan ODGJ Terbujur Kaku di Halaman Masjid Desa Ciderum

0

JURNAL Inspirasi – Warga digegerkan adanya penemuan mayat yang berjenis kelamin laki-laki diduga ODGJ persis di halaman masjid Desa Ciderum, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Kapolsek Caringin AKP Ketut Laswarjana mengatakan, penemuan mayat berjenis kelamian laki-laki ditemukan di halaman masjid Desa Ciderum, saat saksi selesai melaksanakan sholat magrib.

“Korban yang biasa ada di lingkungan masjid tersebut tergeletak dan dinyatakan meninggal dunia,” ujarnya, Minggu (21/4/2024) malam.

Hingga saat korban yang belum diketahui identitasnya, diduga meninggal dunia karena sakit. Korban juga mengalami gangguan jiwa dan menurut keterangan saksi sudah sekitar 1 tahun berada di sekitaran TKP.

“Kepolisian telah melakukan evakuasi pada korban dengan membawa ke RSUD Ciawi untuk dilakukan visum et refertum,” ungkapnya.

(yudi)

30 Rumah di Kalongliud Terancam Tergerus Kali Cikaniki

0

JURNAL Inspirasi – Puluhan rumah penduduk di dua RW Kampung Liud, Desa Kalongliud, Nanggung, Kabupaten Bogor terancam tergerus aliran Kali Cikaniki. Pasalnya, rumah  warga itu berada di bantaran kali hingga luapan air kerap mengikis tebingan yang jaraknya berdekatan dengan rumah.

Kepala Desa Kalongliud Jani Nurzaman menjelaskan, keberadaan rumah warga tepatnya di pinggir sungai itu jaraknya hanya beberapa sentimeter saja.

“Kondisi ini warga merasa was-was, apalagi  disaat hujan dengan  intensitas tinggi,” kata Jani Nurzaman, Minggu (21/4/2024).

Kali Cikaniki yang merupakan aliran anak sungai dari Sungai Cisadane diharapkan Pemkab Bogor segera merespons agar dilakukan pembangunan berupa tembok penahan tebing (TPT).

Jani  menyebut pihaknya sudah beberapa kali mengusulkan kepada Pemerintah Kabupaten Bogor. Namun, sampai saat ini belum membuahkan hasil. Menurutnya, sudah beberapa kali diusulkan, akan tetapi  Pemkab tidak mampu untuk melakukan pembangunan itu.

Lebih lanjut Jani mengatakan, pemerintah pesa bukan tak mau membangun, mengingat keterbatasan anggaran dari desa.

“Desa tidak mampu untuk melakukan pembangunan dengan volume panjang kurang lebih 100 meter dengan ketinggian 15 meter,” beber  Jani.

Masalahnya saat air meluap air mengikis bibir sungai sehingga berakibat longsor-longsor kecil. Sehingga tidak menutup kemungkinan jika lama dibiarkan seiring meluapnya air sehingga berujung rumah rumah  warga yang berada di lokasi  bantaran kali tersebut bisa tergerus.

Warga kampung Liud  RW 03 dengan RW O4 di lingkungan padat penduduk yang berdekatan sungai Cikaniki saat ini merasa tak nyaman, bahkan mereka selalu menyampaikan ke Pemerintah Desa meminta disepanjang aliran sungai untuk segera dilakukan pembangunan tembok TPT.

“Jika TPT itu tidak segera dibangun dikhawatirkan akan terjadi  abrasi atau erosi sehingga berujung  rumah warga pun akan tergusur,” tandasnya.

Jani menjelaskan, terdapat sedikitnya   30 rumah warga keberadaannya terancam, kondisi ini sangat kritis musababnya  rumah  tersebut jaraknya hanya beberapa centimeter dengan tebingan kali Cikaniki.

Dia menilai, kondisi  ini bagian dari pada salah satu yang akan berpotensi bencana, perihal ini sudah dilakukan survei oleh BPBD maupun DPKPP  bahkan pihak desa sudah beberapa kali meminta terutama ke pihak DPKPP untuk segera dilakukan pembangunan TPT.

“Dari pada harus  melakukan relokasi tentu anggarannya akan lebih besar, untuk itu kami harap lebih baik Pemkab Bogor untuk melakukan pembangunan TPT itu,” jelasnya.

(arip ekon)

Ditinggal Pensiun Kepala UPT, Jalan Duta Berlian Masih Seperti Kubangan Kerbau

0

JURNAL Inspirasi – Ketua KNPI Kecamatan Dramaga, Arof Akbar menyangkan banyak jalan Kabupaten  yang rusak yang tidak diperbaiki seperti halnya kondisi Jalan Duta Berlian yang berlubang. Padahal ada anggaran pemeliharaan jalan. Terlebih, Kepala UPT jalan dan Jembatan Wilayah Ciomas sudah pensiun dan belum ada penggantinya.

“Jalan rusak tidak diperbaiki kemana anggaran pemeliharaan jalan. Ini harus ada evaluasi di tubuh PUPR Kabupaten Bogor agar tidak terulang lagi,” ujarnya, Minggu (21/4/2024).

Sebelumnya, salah satu pengendara motor yang setiap harinya melintas di jalur itu Umar (35) menyebut tidak sedikit juga pengendara yang terjatuh saat melintasi jalan yang berlubang sekitar 15 sentimeter.

“Saya pernah jatuh saat melihat Jalan Duta Berlian. Tidak ada jalan yang mulus, semuanya berlubang. Ketika hujan turun jalan tidak terlihat akibatnya banyak pengendara motor yang jatuh,” keluh Umar.

Dia mengungkapkan padahal diujung Jalan Duta Berlian menuju Babakan kondisi Jalan sudah dibeton. Seharusnya Jalan duta Berlian dibeton semua, saat ini malah disisakan satu kilometer lagi jalan rusak.

Kedalaman lubang cukup dalam. Sekitar 15 sentimeter. Selain berlubang, jalan juga menjadi kubangan. Hampir seluruh bagian jalan menjadi kubangan dan dipenuhi air sisa hujan.

Kondisi jalan rusak karena buruknya drainase. Sehingga air mengenang disana dan membuat aspal jalan tidak pernah awet.

“Kalau hanya diperbaiki jalan cepat rusak. Selain drnaiase jalan buruknya, kondisi jalan tersebut terlalu lama tidak diperbaiki sehingga jalan berlubang,” tukasnya.

(arip ekon)

Petani Sedap Malam Merugi tak Bisa Jual Bunga Saat Lebaran

0

JURNAL Inspirasi – Para petani musiman bunga sedap malam Sawah Minggu di Desa Batutulis, Nanggung, kabupaten Bogor relatif merugi. Pasalnya, penanaman bunga sedap malam karena seharusnya musim panen seminggu sebelum Lebaran.

Edo (37), salah satu pengepul kembang menerangkan,  mungkin para petani hanya mengandalkan obat  perangsang agar pertumbuhan kembang sedap malam itu bisa cepat berbunga sehingga   pangsa pasar untuk memenuhi pembeli pada perayaan Idul Fitri  masih tercover.

Meski kembang sedap malam yang ditanami para petani kini relatif berbunga namun para petani tetap saja merugi, karena penjualan bunga tersebut  tak seperti dimana datangnya pada perayaan Idul Fitri.

Di hari biasa harga bunga sedap malam per batang kisaran Rp2 hingga 3 ribu, namun tiga atau 2 hari sebelum lebaran penjualan bunga sedap malam per batangnya bisa mencapai 8 bahkan 10 ribu rupiah,” kata Edo (37).

Edo yang juga sebagai pengrajin dekorasi bunga hidup merupakan masih warga Batutulis menyebut, di momen perayaan lebaran, konsumen kembang sedap malam terus meningkat namun para petani tak bisa mencukupi  kebutuhan pangsa pasar akibat pertumbuhan usia  tanam kembang sedap malam tersebut tak maksimal.

“Sepertinya petani kembang  hanya mengandalkan obat atau pupuk lainnya sehingga para petani kembang sedap malam untuk penjualan pada perayaan idul Fitri tahun 2024 ini rata-rata merugi. Setiap tahun terutama di perayaan  Idul Fitri bunga sedap malam banyak diburu pembeli,” jelasnya.

(arip ekon)

Pemdes Sukaluyu Halal Bihalal Dihadiri Tokoh Agama dan Masyarakat

0

JURNAL Inspirasi – Setelah Idul Fitri 1445 hijriyah, Pemerintah Desa Sukaluyu, Nanggung, Kabupaten Bogor melaksanakan halal bihalal di kantor desa, Sabtu (20/4/2024).

Sekretaris Desa Sukaluyu Iip Maulana menyatakan  kegiatan halal bihalal ini dihadiri berbagai kalangan mulai tokoh agama, tokoh masyarakat, RT/ RW  LPM,  BPD dan sejumlah kader.

“Halal bihalal disuasana masih Idul Fitri ini tujuannya saling bermaaf maafan, selain itu agenda ini   diharapkan dapat merekatkan silaturahmi antara umara dan ulama serta masyarakat,” kata dia.

“Semoga bisa terus terjalin dan merekatkan tali silaturahmi baik stakeholder maupun tokoh agama dan masyarakat,”  ujarnya.

(arip ekon)

Belasan Kambing di Ciomas Digondol Kawanan Pencuri

0

JURNAL Inspirasi – Pencurian kambing terjadi di Kampung Sinar Harapan, RT02/07, Desa Pagelaran, Ciomas, Kabupaten Bogor. Pemilik kambing, Hamid melaporkan sebanyak 11 ekor kambing telah dicuri, Sabtu (20/4) malam.

“Bermula korban hendak memberi pakan ternak, namun ia melihat bahwa kambing-kambing tersebut sudah tidak ada di kandangnya. Kemudian dilaporkan kepada piket Reskrim Polsek Ciomas serta anggota Bhabinkamtibmas setempat,” ujar Kapolsek Kompol Iwan Wahyudi, Minggu (21/4).

Lanjut dia, pencurian hewan ternak seperti ini sangat merugikan. Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan segala aktivitas mencurigakan yang terjadi di sekitar lingkungan mereka.

“Saat ini dilakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku dan memulihkan kerugian yang dialami oleh pemilik ternak,” ungkapnya.

(yudi)