28.2 C
Bogor
Sunday, July 12, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 290

Kecamatan Cisarua Himbau Untuk Mendukung Pencanangan BBGRM

0

Jurnal Bogor – Pemerintah Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor menggelar kegiatan pendampingan, monitoring dan evaluasi serta verifikasi pelaksanaan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke XXI tahun 2024 bertempat diruang Aula Kantor Desa, Rabu (12/6/2024).

Selain Camat dan Kasi Ekbang Kecamatan Cisarua, kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Citeko bersama staf jajarannya termasuk Ketua PKK dan Kader Posyandu Desa, Para Ketua RT/RW serta unsur kepemudaan Karang Taruna Desa.

Dalam kesempatan tersebut ada beberapa pemaparan yang disampaikan secara langsung oleh Ketua Karang Taruna Desa didampingi pengurus juga ekspose kinerja Pemerintah Desa di tahun 2023 lalu.

Kepala Desa Citeko H. Sahrudin dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan Bulan Bakti Gorong Royong Masyarakat (BBGRM) ini memang sudah turun temurun sejak dahulu kala yang tidak bisa dilepaskan perannya.

“Kalau dulu itu namanya Bulan Bakti LKMD itu sama dengan LPM dan sekarang berubah jadi BBGRM. Pelaksanaannya mulai Januari hingga saat ini pun bisa dilakukan meskipun pencanangannya itu di Bulan Mei. Jadi ini adalah agenda rutin tiap tahun,” tutur BHS sapaan akrabnya.

Ditempat yang sama, Kasi Ekbang Erni Kecamatan Cisarua mengatakan, hari ini pihak Kecamatan melaksanakan monitoring dan evaluasi program BBGRM di Desa Citeko.

“Kegiatan dibagi dalam 3 tim. Program ini sebagai salah satu tradisi Pemdes yang sudah sejak lama ada dan pencanangannya pada Bulan Mei hingga Juni ini. Sebelumnya Kades membentuk tim pelaksana Bulan Bakti Gotong Royong yang di Ketuai oleh Sekdes melibatkan pengurus RT/RW bersama kader PKK dan Posyandu, Karang Taruna dan warga masyarakat sekaligus tahapan sosialisasi,” paparnya.

Sementara itu, Camat Cisarua Heri Risnandar, menghimbau kepada pemerintah desa bersama-sama lembaga dan seluruh elemen kemasyarakatan agar serta merta mendukung pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong ini.

“Mudah-mudahan apa yang kita niatkan demi pengabdian kepada lingkungan serta warga masyarakat desa bisa dilakukan secara kontinue dan berkesinambungan serta berkelanjutan,” ungkapnya. (Yd)

Gus M Sang Kuda Hitam Pilkada Kota Bogor

0

jurnalinspirasi.co.id – Konstelasi politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bogor 2024 semakin dinamis. Lembaga survei Indikator telah merilis nama calon potensial untuk maju dalam kontestasi lima tahunan itu.

Dari berbagai simulasi, yang dilakukan lembaga survei Indikator. Menariknya, pada simulasi semi terbuka 19 nama bakal calon walikota.

Dari simulasi semi terbuka 19 nama bakal calon, beberapa nama beken yang digadang menjadi wali kota Bogor, persentase popularitas dan elektabilitasnya masih jauh dari harapan.

Bahkan ada nama calon wali kota yang mulai masif sosialisasi. Namun, tidak masuk ke dalam survei atau kurang mendapat respon positif dari warga Kota Bogor.

Tetapi, ada satu nama yang justru diprediksi akan menjadi kuda hitam. Yakni, Akhmad Saeful Bakhri atau yang akrab disapa Gus M. Pasalnya, berdasarkan hasil survei Indikator, lelaki yang gemar menyantap pepes lele ini mempunyai persentase yang cukup tinggi, bahkan melebihi pengacara kondang Farhat Abbas.

Diketahui, Gus M memiliki persentase 1,9 persen, sedangkan Farhat Abbas 1,2 persen. Ya, angka tersebut memang cukup mengejutkan, sebab lelaki yang hobi menunggang kuda ini jarang turun menyapa masyarakat di wilayah lain, mengingat ia hanya fokus menyerap aspirasi warga di Bogor Utara sesuai dengan daerah pemilihan (dapil) di legislatif.

Menanggapi hal itu, Gus M mengucapkan banyak terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh warga Kota Bogor

“Saya ucapkan terima kasih, kepada warga kota Bogor. Semoga, kepercayaan yang diberikan dapat memberikan kebermanfaatan yang jauh lebih besar,” katanya kepada wartawan, Rabu (12/6/2024).

Saat disinggung, apakah hasil survey tersebut menjadi acuan rekomendasi dari DPP PPP untuk dirinya. Ia mengaku bahwa hal itu masih sangat dinamis.

“Kita lihat yah ke depan, semua dinamis. Yang penting ikhtiar dan terus ikhtiar saja. Siapapun yang nanti mendapat rekom, sebagai kader partai kita akan fatsun. Semoga, hasilnya membawa kebaikan bagi warga kota Bogor doakan saja,” tandasnya.

*Fredy Kristianto

Proyek Pembangunan Jembatan Desa Sukaresmi Mangkrak

0

Jurnal Bogor – Proyek Pembangunan jembatan di Desa Sukaresmi, Kecamatan Tamansari mangkrak. Pasalnya anggaran DPUPR Kabupaten Bogor tahun 2023 hingga saat ini belum ada pengerjaan lagi oleh pihak kontraktornya.

Pantauan dilokasi, proyek jembatan yang dikerjakan oleh PT Chikal Bakal Mandiri dengan konsultan pengawas PT Nasuka Putra dengan anggaran senilai Rp 3,4 miliar tahun 2023 tersebut, beralaskan papan yang membahayakan ketika warga melintas dengan kendaraan roda dua dan belum dapat dilalui kendaraan roda empat.

Kepala Desa Sukaresmi Kecamatan Tamansari, Lulu Rukmana, mengaku dan sudah menanyakan ke UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Wilayah III DPUPR Kabupaten Bogor, dan akan diteruskan di tahun 2024 ini.

“Untuk jembatan yang ada di desa Sukaresmi kita sudah menanyakan ke UPT jalan dan jembatan. Menurut informasinya, akan diteruskan tahun ini juga. Kami berharap supaya cepat selesai dan masyarakat dapat beraktifitas kembali,” ujar Kades.

“Kami sudah sounding ke Kecamatan Tamansari, ke bagian ekbang juga sudah menyampaikan insyaallah tahun ini akan dilanjutkan kembali,” sambungnya.

Ia pun berpesan kepada masyarakat menunggu dan sabar, karena itu anggaran pembangunan jembatan tersebut dari Kabupaten Bogor, bukan dari anggaran Desa.

Hal senada diungkapkan warga di RT 4/13 Desa Sukaresmi, Ebed (50) merasa sangat dirugikan akibat mangkraknya pembangunan jembatan tersebut.

“Warga sangat dirugikan sekali, dulu saya berjuang supaya ada jembatan penyebrangan khususnya bagi kampung dan warga disini, sekarang dibangun tapi malah terbengkalai,” kesalnya, Selasa (12/6/2024).

Saya takut dan khawatir ada kejadian seperti dulu di jembatan bambu itu ambruk dan tidak mau terulang lagi itu.

“Harapan saya harus secepatnya di kerjakan, jangan sampai ditunda-tunda,” ucapnya.

Jembatan ini sangat penting untuk mobilisasi warga. Bahkan bukan hanya untuk warga kampung Desa Sukaresmi saja, namun untuk warga Ciomas juga.

“Jalan ini sangat dibutuhkan sekal, karena disini banyak pengusaha kecil, pengrajin sandal, pertanian yang terganggu,” tandasnya.

Yudi

Sulhajji Jompa Temui Rudy Susmanto, Samakan Persepsi Bangun Kabupaten Bogor Istimewa dan Bogor Emas

0

Cibinong | Jurnal Bogor – Keseriusan Sulhajji Jompa mengikuti kontestasi Pemilihan Bupati (Pilbup) Bogor pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 semakin terlihat.

Setelah mendaftarkan diri di beberapa Partai seperti PPP dan PKB, Sulhajji Jompa rutin melakukan safari politik dengan bersilaturahmi kepada para Bakal Calon Bupati (Bacabup) Bogor dan Ketua Partai.

Usai menemui Ketua DPC partai Gerindra Kabupaten Bogor yang juga mantan Bupati Bogor, Iwan Setiawan di kediamannya pada Senin (10/6/24) kemarin, hari ini Sulhajji Jompa menemui Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, di kantornya.

Dalam pertemuan itu, Sulhajji yang merupakan kader Partai Golkar melakukan diskusi dan menyamakan persepsi dalam membangun Kabupaten Bogor.

“Kita diskusi hari ini, tentu persepsi visi dan misi terkait pembangunan Kabupaten Bogor pasti sama, ingin memberikan kontribusi yang terbaik untuk memenuhi hak-haknya masyarakat agar sejahtera,” kata Sulhajji ketika ditemui di gedung DPRD Kabupaten Bogor ditemani Rudy Susmanto, Selasa (11/6/24).

Sulhajji yang merupakan pengusaha itu mengaku, perbincangan semakin menghangat ketika berbicara terkait visi dan misi sebagai Bacabup Bogor. Disitu, Sulhajji menyampaikan bahwa tagline dia dalam Pilbup nanti adalah Bogor Emas.

“Visi kita ini kan menginginkan masyarakat mendapat kesejahteraan. Saya juga sampaikan ke Rudy Susmanto bahwa tagline saya menuju indonesia Emas,” jelasnya.

Emas sendiri, jelas Sulhajji, merupakan singakatan dari Ekonomi, Mandiri, Amanah dan Sejahtera. Jika tagline itu dapat berjalan, maka Kabupaten Bogor bisa mendahului Indonesia Emas 2045.

“Emas itu adalah Ekonomi rakyat tumbuh dengan maksimal, tentu dengan berbagai program. M nya itu Mandiri, jadi masyarakat kita itu bisa mandiri, tentu dengan program pemerintah untuk memberikan suport kepada masyarakat,” jelasnya.

“Sedangkan A nya itu adalah amanah, jadi pemerintah itu harus amanah dan adil. Ujungnya semua program kegiatan kita tumbuh, dan endingnya adalah Sejahtera. Kalau itu tercapai, saya kira Kabupaten Bogor ini akan luar biasa. Akan menjadi Bogor Emas mendahului Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Sulhajji mengaku, jika visi dan misinya akan sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bogor yang sebentar lagi akan di ketok oleh Rudy Susmanto sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bogor.

“Saya kira juga akan seiring program RPJMD. Karena semua perencanaan pembangunan tentu endingnya demi kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto menyambut baik silaturahmi yang dilakukan Sulhajji. Rudy Susmanto mengaku sudah sejak lama berteman baik dengan Sulhajji yang sudah menyumbangkan tenaga dan fikirannya dalam membangun Kabupaten Bogor.

“Hari ini kita bersilaturahmi dengan tokoh Kabupaten Bogor, yaitu Sulhajji Jompa. Saya kenal dengan beliau itu cukup lama. Beliau juga banyak berkontribusi, baik dari pemikiran atau tenaga yang dicurahkan untuk membangun Kabupaten Bogor,” kata Rudy Susmanto.

Menurut Rudy Susmanto yang memiliki tagline “Kabupaten Bogor Istimewa” itu, masyarakat sudah mengetahui bahwa Sulhajji adalah Bacabup Bogor. Sebagai sahabat, Rudy Susmanto mengaku sangat mensuport demi kemajuan masyarakat Kabupaten Bogor.

“Masyarakat Bogor juga tau bahwa beliau hari ini memiliki niatan sebagai calon bupati Bogor. Tentunya, saya sebagai sahabat dan rekan, sama-sama mensuport untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Bogor kedepan,” ujarnya.

Meski bukan merupakan warga Bogor asli, lanjut Wasekjen DPP Gerindra itu, namun jika memiliki rasa cinta dan sayang terhadap Kabupaten Bogor, maka siapapun diijinkan untuk berpijak dan mendedikasikan diri melayani masyarakat Kabupaten Bogor.

“Saya beberapa kali menyampaikan bahwa bogor diijinkan untuk dipijak oleh siapapun yang memiliki rasa cinta dan rasa sayang terhadap Kabupaten Bogor,” tukas Rudy Susmanto. Aga

Rudy Susmanto Lahir Batin Jadi Orang Tua Asuh Stunting

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto sangat bahagia menjadi orang tua asuh untuk penanganan stunting di Kabupaten Bogor.

“Saya sangat siap lahir batin sebagai orang tua asuh untuk penanganan stunting,” tegas Rudy.

Rudy mengatakan, bahwa peran terhadap penanganan kasus stunting penting dilakukan untuk membentuk generasi penerus bangsa yang unggul.

“Stunting itu mengakibatkan gangguan negatif terhadap pertumbuhan fisik dan otak bayi. Makanya, mari kita berperan aktif secara langsung untuk memerangi stunting tersebut, agar generasi penerus bangsa tercinta ini semakin unggul,” ujar Rudy.

Lebih lanjut ia memaparkan, bahwa peran untuk menjadi orang tua asuh stunting juga amanat dalam misi nasional bahkan internasional.

“Bukan hanya Perpres tapi jadi orang tua asuh juga bagian dari misi kemanusiaan. Kita sesama manusia harus peka dan saling peduli satu sama lain. Mari kita sukseskan Kabupaten Bogor bebas stunting,” tandasnya. n Noverando H

Siswa SMA Negeri 1 Tamansari, Suguhkan Makanan dan Tarian Tradisional Kegiatan P5

0

Jurnal Bogor – SMA Negeri 1 Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor menyelenggarakan kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema “Gelar Karya Kreativitas Pelajaran Pancasila”.

Berbagai macam makanan khas Nusantara dan tarian tradisional di suguhkan di acara ini, seperti makanan tradisional Papeda Makanan khas Papua , Pisang Rai Bali, Es Pisang hijau Makassar, Rendang Sumatra barat dan Gudeg Jawa tengah.

“Kegiatan P5 ini berfokus pada pendekatan proyek untuk memperkuat dalam mencapai kompetensi, dan karakter yang sesuai dengan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5),” ujar Kepala Sekolah SMAN 1 Tamansari Rahmat Muhammad, Selasa (11/6/24).

Lebih lanjut, untuk kegiatan ini Kita hanya memfasilitasi dan membentuk karakter anak, sehingga karakter yang baik ini bisa sesuai dengan karakter P5 nya dan berkembang setelah lulus dari sekolah nanti.

Di tempat yang sama, pengawas tingkat SMA, Ijen Z.A mengatakan, kegiatan pembelajaran ada dua, yaitu intrakurikuler 75 persen dan kultulikuler 25 persen.

Kegiatan kultulikuler dimana kegiatan ini para siswa dengan di buatkan kelompok-kelompok bertemakan kewirausahaan.

“Dirinya berharap, kegiatan akhir P5 ini para siswa bisa menimbulkan karakter kerjasamanya, kemandiriannya, dan ini semua menjadi bukti bahwa anak itu bekerja dan berkarya,” pungkasnya.

Yudi

Calon ‘Walikota Kampung’ Eka Maulana Serap Aspirasi Masalah Pendidikan

0

JURNAL Inspirasi – Bakal calon Walikota Bogor Eka Maulana yang dikenal calon ‘Walikota Kampung’ dengan tagline ‘Sudah Waktunya’ terus turun ke masyarakat. Seperti pada kunjungannya ke wilayah Bogor Tengah, warga tak sungkan-sungkan menyampaikan harapan dan keluhannya.

“Tak ada jarak dan kesan pencitraan. Warga begitu dekat, apapun disampaikan,” kata timses Eka Maulana, H.Tedy dalam keterangannya, Selasa (11/6/2024).

Berdasarkan resume tim di lapangan, menurut H.Tedy, selama blusukan aspirasi dan keluhan warga adalah masalah pendidikan paling mendominasi. Diantaranya masalah zonasi yg dianggap menjadi kesulitan tersendiri bagi warga.

Masalah zonasi ini tidak berjalan efektif karena saat ini jumlah sekolah negeri tingkat SMP dan SMA kurang memadai sehingga terjadi ketimpangan antara jumlah angkatan belajar dan fasilitas pendidikannya (sekolah).

“Kang Eka berkomitmen akan memprioritaskan masalah pendidikan ini dengan akan berupaya menambaah jumlah sekolah agar sistem zonasi bisa berjalan efektif dan orang tua murid dapat lebih diringankan dari segi biaya sekolah,” jelasnya.

Hal ini sejalan dengan visi besar Eka Maulana yang ingin menjadikan Kota Bogor sebagai Kota Pendidikan dan memastikan terlaksananya pemerataan pembangunan di Kota Bogor.

(asep sayyev)

Puluhan Botol Miras Berhasil Diamankan Polsek Cisarua

0

Jurnal Bogor – Untuk menekan peredaran minuman keras jelang hari raya idul adha, Polsek Cisarua gelar operasi dipimpin langsung Kapolsek Cisarua, Kompol Eddy Santosa, pada Senin (10/6/2024) malam.

Dari operasi tersebut anggota Polsek Cisarua menyita 20 botol miras jenis ciu dari penjual AI (30) warga Kampung Hanjuang, Desa Ciberem, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor,” ujar Kapolsek Cisarua, Kompol Eddy Santosa, Selasa (11/6/2024).

Dalam operasi ini, untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayahnya.

“Barang bukti yang berhasil kita amankan, dan akan diserahkan dan dimusnahkan oleh pihak Polres Bogor,” katanya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi kondusif dan lancar.

Yudi

Sulhajji Jompa-Iwan Setiawan Komitmen bersama Membangun Kabupaten Bogor

0

Cisarua | Jurnal Inspirasi
Bakal Calon Bupati (Bacabup) Bogor Sulhajji Jompa mengaku memiliki chemistry atau kecocokan dengan Mantan Bupati Bogor, Iwan Setiawan dalam cara membangun Kabupaten Bogor kedepan. 

Hal itu diungkapkan Sulhajji Jompa saat bertemu di Bromelia Coffe yang berada didekat kediaman Iwan Setiawan di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, pada Senin (10/6/24).

Dalam kesempatan itu, mereka berdua berbincang terkait suka duka membangun Kabupaten Bogor selama Iwan Setiawan menjabat sebagai Bupati.

Apalagi, lajut Sulhajji, saat ini mereka berdua merupakan Bacabup Bogor 2024 yang sama-sama ingin mendedikasikan dirinya mengabdi kepada masyarakat Kabupaten Bogor.

“Alhamdulillah hari ini saya bisa berdiskusi banyak ditempat kang Iwan, apalagi kang Iwan sudah memiliki pengalaman suka dan duka nya dalam membangun Bogor. Saya rasa kita mempunyai chemistry yang cukup terbangun,” kata Sulhajji kepada Wartawan.

Sulhajji yang merupakan pengusaha dan Politisi Partai Golkar itu mengaku, saat berbincang, ternyata mereka berdua memiliki persepsi dan komitmen yang sama untuk memajukan Kabupaten Bogor.

“Saya dan Kang Iwan memiliki persepsi yang sama dalam hal membangun Bogor, kita sama-sama mempunyai komitmen yang kuat untuk memajukan kabupaten Bogor kedepan,” ujar Sulhajji.

Sementara itu Iwan Setiawan menyambut baik kehadiran Sulhaji Jompa, baginya merupakan suatu kehormatan bisa bertemu salahsatu tokoh masyarakat Kabupaten Bogor.

“Hari ini Alhamdulillah saya merasa terhormat bertemu dengan bapak sulhajji Jompa, yang merupakan salah satu tokoh Bogor, yang bersilaturahmi ketempat saya,” ucap Iwan.

Lebih lanjut mantan Bupati Bogor ini mengungkapkan, banyak hal yang didiskusikan dalam silaturahmi ini, terutama dalam bagaimana membangun kabupaten Bogor.

“Banyak yang kita diskusikan, termasuk bagaimana Bogor kedepan. Kita sama-sama punya niat ingin berkontribusi untuk kabupaten Bogor dan sama sama ikut kontestasi di pemilihan kepala daerah,” jelas Iwan.

Iwan berharap, dengan diskusi tersebut, bisa saling mengisi dan berkontribusi untuk kemajuan Kabupaten Bogor.

“Mudah-mudahan dengan diskusi ini kita bisa saling mengisi, berkontribusi untuk kebaikan Bogor kedepan,” tukas Iwan. Aga

Sering Terjadi Kecelakaan, Warga Cisarua Swadaya Perbaiki Jalan Berlubang

0

JURNAL Inspirasi – Warga  Desa Cisarua, Nanggung, Kabupaten Bogor melakukan swadaya memperbaiki jalan rusak karena sering terjadinya kecelakaan.

Perbaikan jalan Cihiris- Sidamulya jalur Pongkor yang sudah lama rusak parah itu menggunakan adukan material semen dan pasir.

“Warga berinisiatif berswadaya, karena jalan itu sudah lama rusak parah,” kata tokoh masyarakat sekitar, H Narya kepada Jurnal Bogor, Senin (10/6/2024).

Gotong royong dengan swadaya penambalan jalan yang rusak parah dan berlubang itu karena Pemerintah Kabupaten Bogor tak kunjung memperbaiki jalan tersebut.

“Jalan yang sudah lama rusak itu statusnya Jalan Kabupaten Bogor. Kami minta segera Pemkab Bogor ada tindakan untuk perbaikan jalan,” kata dia.

“Akibat sudah lama jalan itu rusak, maka tak heran  sering terjadi kecelakaan bagi pengendara yang melintas di jalan itu,” ucap dia.

“Sudah lama jalan itu belum juga ada perbaikan, akhirnya masyarakat setempat berinisiatif dengan memperbaiki jalan dengan cara swadaya. Warga melakukan penambalan jalan-jalan yang berlubang menggunakan cor semen,” tandasnya.

(arip ekon)