24.6 C
Bogor
Monday, April 27, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1644

Frozen Food Bantu 300 APD Hazmat

0

Bogor | Jurnal Bogor

Bantuan penanganan wabah Coronavirus Disease atau Covid-19 terus mengalir dari berbagai pihak kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor.

Kali ini, Pemkot Bogor menerima bantuan dari Toko Amen Frozen Food Bogor berupa 300 alat pelindung diri (APD) Hazmat. Bantuan diterima langsung Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Priyatnasyamsah di Rumah Dinas Walikota Bogor, Selasa (7/4/2020).

“Kami memang sangat membutuhkan APD. Setelah diterima nanti kami akan menyalurkan sesuai dengan jenis kebutuhannya, seperti untuk Dinas Kesehatan, Rumah Sakit, petugas medis, petugas penyemprotan hingga penggali kubur,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Priyatnasyamsah.

Saat ini di Rumah Dinas Wali Kota Bogor yang dijadikan sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor sudah terkumpul 3.000 lebih APD dan donasi uang tunai Rp 160 juta lebih yang berasal dari bantuan dari berbagai pihak.

Ia menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan kepada Pemkot Bogor dalam menangani wabah Covid-19 ini, baik perusahaan, swasta, lembaga sosial maupun perseorangan.

“Kami menyampaikan terima kasih banyak untuk semua atas bantuan yang terus mengalir selama ini. Ini bukti bahwa kita bersama-sama melawan Covid-19. Semua bantuan yang telah diberikan akan kami salurkan sebaik mungkin kepada pihak yang membutuhkan,” jelasnya.

Dia menambahkan, BPBD Kota Bogor sudah menjadwalkan penyemprotan desinfektan di 632 titik lokasi. Selanjutnya pihaknya akan kembali melakukan penyemprotan, utamanya di wilayah zona merah.

“Sebelumnya kami sudah melakukan penyemprotan di perumahan, sekolah, rumah ibadah dan tempat umum lainnya. Selanjutnya kami akan melakukan penyemprotan di wilayah zona merah,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemkot Bogor sudah membentuk RW Siaga. Nantinya di setiap RW akan dilakukan penyemprotan oleh petugas sekaligus mereka akan mengedukasi warga agar terhindar dari Covid-19.

“Utamanya kami akan lakukan penyemprotan yang ada di zona merah seminggu tiga kali, yakni Senin, Rabu dan Jumat dengan menggunakan 19 alat sprayer, mobil damkar, mobil Dinas Lingkungan Hidup bersama PMI Kota Bogor,” jelasnya.

Fredy Kristianto

PKK Tanggulangi Covid-19 Melalui Gerakan Sejuta Masker

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Angka penyebaran Virus Corna atau Covid-19 yang terus meningkat membuat Ketua TP PKK Kota Bogor Yane Ardian ikut prihatin. Belum lagi ketersediaan alat pelindung diri seperti masker cukup langka di pasaran sehingga harganya pun melonjak tinggi.

Melihat kondisi itu, istri Walikota Bogor ini pun menggagas gerakan yang dinamakan ‘Sejuta Masker Kain untuk Kota Bogor’. Seperti apa?

“Pandemi Covid-19 bisa ditekan dengan preventif, promotif dan kuratif yang tepat. Preventif di masyarakat sangat penting untuk mengerucutkan kasus Covid-19, misalnya dengan jaga kebersihan dan kesehatan diri, rutin cuci tangan pakai sabun, physical distancing dan pakai masker,” ungkap Yane disela aktivitasnya menjahit masker kain di kediamannya, Selasa (7/4/2020).

Ia menambahkan, banyak warga yang masih tidak menggunakan masker lantaran keberadaan masker sangat sulit dan mahal. “Dan tidak semua warga paham tentang manfaat pakai masker untuk cegah droplet dari bersin atau batuk seseorang.  Itulah kita perlu gerakan bersama untuk pengadaan masker kain,” ujarnya.

“Terlebih WHO dan Pemerintah mewajibkan seluruh masyarakat menggunakan masker, terutama saat keluar rumah. Jadi, masker medis hanya untuk tenaga medis, masker kain untuk masyarakat,” tambahnya.

Selain menyediakan tempat jahit untuk pembuatan masker kain dan sejumlah SDM di kediaman pribadinya, Yane Ardian juga menggerakan kader PKK se-Kota Bogor untuk ikut ambil bagian dan mengajak partisipasi masyarakat dalam gerakan sejuta masker kain tersebut.

“Banyak yang terlibat dalam gerakan ini. PKK sebagai inisiator melibatkan PKK Kota Bogor, kecamatan, kelurahan, RW, RT hingga Dasawisma. Ada juga Yayasan Cinta Keluarga Indonesia (YCKI) sebagai fasilitator donasi, Solidaritas Bogor untuk relawan antar dan komunitas lainnya serta seluruh masyarakat Kota Bogor yang peduli pada gerakan ini,” jelasnya.

Gerakan ini juga membuka donasi bagi masyarakat atau instansi yang ingin ikut ambil bagian. “Donasi ada empat macam, bisa berupa donasi uang, donasi kain, donasi masker kain atau bahkan donasi tenaga relawan jahit masker. Donasi-donasi ini saling support. Pemberdayaan masyarakat yang utama untuk sadar secara mandiri ikut dalam gerakan ini. Tapi tentu saja diperlukan support masker kain untuk wilayah yang memerlukan dan tempat umum yang masih aktivitas, seperti pasar, angkutan umum dan lain-lain dengan tetap jaga jarak dan rutin cuci tangan,” bebernya.

Saat ini, diakui Yane, pihaknya masih mendata relawan jahit di wilayah dan yang melakukan produksi mandiri. “Nantinya masker kain akan dibagikan gratis untuk warga berdasar kebutuhan di wilayah dari ajuan PKK Kelurahan dan Kecamatan. Juga dioptimalkan terlebih dahulu untuk masyarakat di tempat umum seperti pasar, stasiun, dan lain-lain. Masker kain dibungkus dan disertakan selembaran edukasi cara pakai dan cara cuci masker kain,” kata Yane.

Keberhasilan gerakan, lanjutnya, apabila semua warga yang keluar rumah untuk urusan sangat mendesak, memakai masker. Tidak ada warga di luar rumah yang tidak pakai masker. “Dan ini harus dicapai dalam waktu yang sesegera mungkin agar segera putus rantai penularan. Selain sosialisasi dan pemberian masker gratis, menurut saya pengawasan dan sanksi harus ditegakkan.

Perlunya kerjasama yang kuat antara yang terlibat gerakan ini dengan Pemkot dan jajarannya,” terang Yane.

Terakhir, Yane mengajak para keluarga Indonesia untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan  sehat untuk cegah Covid-19 ini diantaranya makan makanan Beragam Bergizi Seimbang Halal dan Aman ( B2SHA), aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari dalam lima kali seminggu, berjemur 15 menit, rajin cuci tangan pakai sabun dan dengan air mengalir.

“Selain itu juga terapkan Physical Distancing, Media Social Distancing, pakai masker untuk menghindari droplet, selalu merasa bahagia (positif thinking), istirahat cukup dan yang tak kalah penting mendekatkan diri pada Allah SWT,” pungkasnya.

Untuk keterangan lebih lanjut terkait dengan Gerakan Sejuta Masker Kain untuk Kota Bogor bisa dilihat di instagram @yane_ardian dan @cintakeluargaindonesia.

Fredy Kristianto

Pengcab TI Gelar UKT Online

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Sesuai arahan Ketua Pengurus cabang Taekwondo Indonesia Kabupaten Bogor, dan Sekretaris TI Kabupaten Bogor, kegiatan UKT Periode 1 tahun 2020 akan tetap dilaksankan dengan sistem online, dengan menggunakan beberapa aplikasi yang akan di gunakan seperti Zoom meeting dan Google Classroom.

Yang mana pembagian atau penjadwalan tersebut akan diberikan sesuai dengan tingkatan sabuk para atlet, agar kegiatan UKT tetap berjalan sesuai dengan program kerja Pengcab TI Kabupaten Bogor tahun 2020 dengan tetap memperhatikan arahan terkait social distancing dengan tidak mengumpulkan masa.

Seperti dikatakan Ketua TI Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, jika secara tekhnis peserta akan malaksanakan ujian di rumah masing-masing. Karena, ini sudah jadi kesepakat bersama di masa pandemi virus Covid-19. Jadi UKT tetap berjalan seperti biasa, namun dengan menggunakan sistem aplikasi.

“Sistem pembinaan Pengcab TI Kabupaten Bogor, tidak berubah dengan adanya covid19 ini, hanya mekanisme saja yang disesuaikan. Sebab program harus tetap berjalan dengan memperhatikan situasi dan kondisi saat ini,” tegasnya.

Yang jelas, tambah Yudi Santosa, Pengcab TI Kabupaten Bogor, berharap para taekwondoin, dan orang tua bisa mengikuti kebijakan ini, dan tetap semangat menjaga kualitas kemampuan masing-masing taekwondoin yang ada dibawah pembinaan Pengcab TI Kabupaten Bogor.

Sementara itu Sekretaris TI Asep Saripudin membenarkan, jika UKT tersebut harus dilaksanakan tahun 2020 ini. Mengingat UKT tersebut sudah jadi agenda tahunan TI. Namun UKT nya dilakukan secara online.

Asep Syahmid

Warga Jabodetabek Dapat Bantuan, Tapi Ada Syaratnya

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Pemerintah akan memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada warga Jabodetabek sebesar Rp 600 ribu per bulan. Hal ini dikatakan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati sebagai bentuk antisipasi pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat ditengah virus Corona.

Hanya saja, tidak semua warga Jabodetabek bisa mendapatkan bantuan ini. Syaratnya, bantuan langsung ini hanya akan diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah.

Adapun penerima BLT ini di luar dari Program Keluarga Harapan (PKH)dan bansos BPNT atau Kartu Sembako. “BLT sesuai arahan bapak presiden Rp600 ribu per keluarga per bulan untuk 3 bulan,” kata Sri Mulyani usai rapat terbatas di Jakarta, Selasa (7/4).

Sri Mulyani merincikan, untuk di DKI Jakarta sendiri bantuan akan diberikan kepada 2,51 juta warga atau jika dikonversikan mencapai 1,2 juta keluarga. Bantuan diberikan terhitung selama tiga bulan ke depan.

Sementara itu untuk daerah Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi atau Bodetabek BLT akan disalurkan kepada 1,64 juta warga. Atau jika dikonversi terdiri dari 576.000 keluarga “Jadi keseluruhan Jabodetabek adalah 2,5 juta plus 1,6 juta jiwa kalo dikonversi jadi keluarga itu 1,7 juta,” kata Sri Mulyani.

Bendahara Negara ini menambahkan, untuk pemberian BLT di luar Jabodetabek juga akan dilakukan. Adapun penambahan akan diberikan kepada 9 juta warga. Kendati begitu, data penerimaan masih dilakukan oleh pemerintah.

Asep Saepudin Sayyev

Harga Emas Dekati 1 Juta per Gram

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Harga emas batangan Antam pada Selasa (7/4), naik signifikan hampir satu juta rupiah. Harga melompat Rp 32.000 dan membawanya ke level Rp 963.000 per gram dikutip dari situs perdagangan Logam Mulia Antam hari ini.

Sedangkan harga buyback atau pembelian kembali emas Antam hari ini naik Rp 30.000 level Rp 862.000/gram. Harga buyback ini berarti, jika ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya dengan harga tersebut.

Harga emas batangan tersebut sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9%. Bila ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, yaitu sebesar 0,45% maka bawa NPWP saat transaksi.

Rincian harga emas Antam, Selasa, 7 April 2020:

  • Emas batangan 1 gram Rp 963.000
  • Emas batangan 5 gram Rp 4.635.000
  • Emas batangan 10 gram Rp 9.205.000
  • Emas batangan 25 gram Rp 22.905.000
  • Emas batangan 50 gram Rp 45.735.000
  • Emas batangan 100 gram Rp 91.400.000
  • Emas batangan 250 gram Rp 228.250.000
  • Emas batangan 500 gram Rp 456.300.000

Asep Saepudin Sayyev |*

Jakarta Berlakukan PSBB

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

DKI Jakarta akhirnya menjadi provinsi pertama memberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) setelah Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto menyetujui ajuan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19). Sekjen Kemenkes, Oscar Primadi menyatakan, surat pengajuan itu diteken Menkes, Senin (6/4) malam.

Anggota Komisi IX DPR, Saleh Pertaonan Daulay pun menyatakan, pihaknya mengapresiasi langkah yang dilakukan pemerintah untuk menetapkan status PSBB di DKI Jakarta. “Penerapan ini diharapkan dapat mempercepat pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19. Agar bisa berjalan efektif, segala hal yang berkaitan harus dipersiapkan secara baik,” tutur Saleh, Selasa (7/4).

Saleh menyatakan, atas persetujuan PSBB itu, pemerintah harus benar-benar menegakkan aturan secara tegas dan konsisten. Masyarakat tidak boleh lagi berkumpul dan berkerumun di suatu tempat tertentu. “Bahkan, jika memungkinkan, seluruh masyarakat diminta berdiam diri di dalam rumah. Tidak boleh keluar kecuali ada urusan yang sangat penting dan mendesak,” jelas Ketua DPP PAN itu.

Di samping itu, lanjut Saleh, aparat keamanan harus bisa memberikan sanksi bagi yang melanggar. Sanksi yang diterapkan harus bisa membawa efek jera dan meningkatkan ketaatan masyarakat. Namun demikian harus dipastikan bahwa penegakan sanksi tersebut harus dengan pendekatan humanistik, bukan represif.

Selain itu, mantan Ketua PP Pemuda Muhammadiyah itu meminta agar pintu masuk dan keluar DKI harus dijaga ketat. Dalam hal ini, mobilitas orang harus betul-betul dibatasi. Jika pun ada yang keluar masuk harus dipastikan semuanya yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan warga DKI. “Termasuk kebutuhan pangan, energi, komunikasi, dan bahan-bahan pokok lainnya,” tutur dia.

Dia juga meminta pemerintah harus memastikan bahwa masyarakat kecil yang terkena dampak PSBB ini diberi bantuan sosial secukupnya. Ini adalah konsekuensi dari kebijakan mengurangi aktivitas mereka mencari nafkah. Mereka harus dibantu, sehingga mereka tetap bisa memenuhi kebutuhan hidupnya seperti biasa.

“Segmen masyarakat seperti ini banyak. Mereka yang bekerja harian, buruh lepas, pengemudi ojol, dan buruh yang terkena PHK. Kita tidak boleh mengabaikan dan melupakan mereka. Semuanya harus dibantu dan diberikan haknya oleh pemerintah,” papar dia.

Lebih lanjut dia menyatakan, pemerintah juga harus menjamin alat komunikasi dan jaringan internet tetap berfungsi secara baik. Di tengah situasi PSBB, alat komunikasi memegang peran penting. “Walau tidak keluar, ada banyak aktivitas yang masih bisa dikerjakan melalui internet. Termasuk belajar dan kuliah secara online,” ungkapnya.

Menurut dia, yang tak kalah penting, warga masyarakat harus didorong tetap beraktivitas dan berkarya. “Selain untuk menjaga produktivitas, semua aktivitas yang dilakukan diharapkan dapat membuat semuanya betah tinggal di rumah,” tandasnya.

Asep Saepudin Sayyev | *

Korban Corona Sudah Ada di Papua

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Virus Corona (Covid-19) kini sudah sampai di Papua, setelah pasien positif di Jayapura meninggal dunia. Pasien laki-laki berusia 48 tahun tersebut meninggal dunia pada Selasa (7/4) dini hari.

“Memang benar ada pasien kami yang positif Covid-19 meninggal setelah sempat dirawat beberapa hari,” ujar Kepala Rumah Sakit TNI Marthen Indey Kol CKM dr Budi dikutip dari Antara, Selasa (7/4).

Saat ni, kata Budi, pihaknya tengah mempersiapkan proses pemakaman. Ia mengatakan almarhum terpapar Corona diduga saat mengikuti kegiatan keagamaan.

Sebelumnya Sabtu (4/4) malam seorang pasien positif corona juga meninggal setelah dirawat disalah satu rumah sakit di Waena. Sehingga saat ini tercatat dua warga Kota Jayapura yang meninggal karena Covid- 19.

Data dari gugus tugas pencegahan dan penanganan Covid-19 Kota Jayapura tercatat 12 orang positif, 13 PDP dan 1.261 ODP.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Jayapura Rustan Saru mengatakan, pasien yang meninggal pada Sabtu kemarin, sempat dirawat bersama istri dan anaknya.

“Memang benar pasien yang meninggal sempat dirawat bersama istri dan salah satu anaknya,” kata Rustan, Minggu (5/4).

Saat ini istri dan anaknya masih dirawat di ruang isolasi RS Waena Jayapura, Papua. Dari laporan yang diterima, pasien tersebut baru kembali dari Jakarta dan sempat masuk kategori pasien dalam pengawasan (PDP).

Selama dirawat, pasien sempat dipasang ventilator. Saat ini pasien sedang bersiap dimakamkan sesuai dengan tata cara penanganan jenazah yang terpapar virus Corona. “Jenazah rencananya akan dimakamkan di TPU Buper, Waena,” ungkap Rustan Saru.

Asep Saepudin Sayyev |°

Gercep Bantu Petani Bunga Penyuluh Lakukan Trik Ini

0

Ciawi | Jurnal Inspirasi

Penyuluh di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi melakukan gerakan cepat (Gercep) membantu pemasaran bunga Gerbera dan Krisan yang dihasilkan petani bunga Desa SudayaGirang dan Desa Karawang yang merupakan sentra bunga potong yang berada di bawah kaki Gunung Gede. Bunga dipasarkan kepada para ASN, Instansi, perkantoran dan masyarakat sekitar.

“ Kami membaca situasi saat ini, dimana kegiatan – kegiatan keramaian yang biasanya menggunakan bunga dibatasi. Ini solusi untuk petani bunga, agar tetap semangat dan bisa menjual bunganya sehingga tetap bisa mendapatkan pemasukan dari panen bunganya, “ ujar Diat Sudjatman Penyuluh Kecamatan Sukabumi, saat dihubungi Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP), Senin (6/4).

Diat menuturkan ini adalah salah satu tugas penyuluh membantu petani tidak hanya dalam budidaya tapi juga disaat seperti sekarang dimana petani sangat memerlukan uluran tangan penyuluh.
Hal ini sesuai dengan arahan Kepala Dinas Pertanian Kab. Sukabumi, agar penyuluh selalu memotivasi petani untuk tidak patah semangat.

Kualitas bunga potong dari Kecamatan Sukabumi (Selabintana) sudah dikenal baik. .Dalam sepekan petani bisa menghasilkan bunga 450 gabung. Gabung merupakan hitungan untuk bunga potong.
“ Bunga potong itungannya gabung, satu gabung terdiri dari 10 ikat, satu ikatnya jumlahnya 40 tangkai untuk gerbera dan satu ikat 10 tangkai untuk bunga krisan, “ terangnya.

Selama ini petani memasarkan bunga ke Rawabelong, Taman Mini Indonesia Indah, Sukasari Bogor dan Pasar Bunga Bandung. Sementara Penyuluh memasarkan bunga, petani dianjurkan memanfaatkan waktu senggang bertanam dengan pemeliharaan Green House (GH), dan saluran air di kebun bunganya dengan memperhatikan protokol pencegaahan penyebaran covid-19.

“ Penyuluh mengajak petani bersatu melawan pandemi corona, taati apa yang dianjurkan pemerintah, selalu jaga kesehatan lingkungan kita dan Semoga pandemi ini segera berakhir, “ pungkas Diat. RG/PPMKP

Hadits Hari Ini

0

07 April 2020
13 Sya’ban 1441 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ بُرْقَانَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ الْأَصَمِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ يَقُولُ أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي وَأَنَا مَعَهُ إِذَا دَعَانِي

Telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib Muhammad bin Al ‘Ala, telah menceritakan kepada kami Waki’ dari Ja’far bin Burqan dari Yazid bin Al Asham dari Abu Hurairah dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Allah ‘azza wajalla berfirman: “Aku sesuai dengan prasangka hamba-Ku terhadap-Ku, Aku akan bersamanya jika ia berdoa kepada-Ku”.

HR Muslim No. 4849.

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Pemkot Bogor Buka Aduan Warga Korban PHK

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Ketenegakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Bogor mendata warga Kota Bogor yang di-PHK maupun tidak menerima upah selama wabah Covid-19 menyerang.

Pendataan tersebut dilakukan menggunakan formulir digital di form http://bit.ly/Pendataanpekerjainformal yang disebar oleh pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Ketenegakerjaan dan Transmigrasi Kota Bogor. Atau melalui scad barcode yang sudah disebar dalam poster yang sudah disebar oleh Disnakertrans Kota Bogor.

Kepala Disnakertrans Kota Bogor, Elia Buntang mengatakan bahwa nantinya pekerja yang terdampak mengisi formulir digital yang telah disiapkan. Nantinya data tersebut akan diverifikasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kemudian, sambung Elia, data tersebut akan digunakan untuk menyerap bantuan dari pemerintah pusat.

“Ya, nantinya bakal diverifikasi oleh pemprov agar mendapatkan dengan bantuan dari pemerintah pusat,” tandasnya.

Fredy Kristianto