32.1 C
Bogor
Friday, April 24, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1608

Jalan Lingkungan Wilayah Desa Cipicung Diaspal Hotmix

0

Cijeruk | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Desa (Pemdes) Cipicung, Kecamatan Cijeruk menyelasaikan tiga pembangunan  Infrastruktur, berupa betonisasi jalan lingkungan. Tiga titik pembangunan tersebut bersumber dari Dana Desa (DD) termin pertama tahun 2020.

Betonisasi jalan diantaranya Kampung Kongsi Rt 04/04  panjang 100 X 1 meter, Kampung Bentik RT 01 tembus menuju 06,dengan panjang 300 X 1 meter, hotmix panjang 1380 meter x 1 meter, kampung Cilodong RT  01, 02/03.

Eli Suherli, Kades Cipicung mengatakan, DD termin pertama Pemdes telah menyelesaikan pembangunan Infrastruktur. Dalam pembangunan Pemdes telah bermusyawarah dengan melibatkan BPD, LPM serta masyarakat setempat agar pembangunan berjalan lancer sesuai keinginan bersama.

“Pembangunan infrastruktur kita laksanakan sesuai dengan usulan dari warga,dan kita laksanakan secara bertahap,untuk tahun ini kita tidak laksanakan seluruhnya karena fokus dalam penanganan Covid – 19, kemungkinan kita akan kembali lanjutkan untuk pembangunan dengan DD tahap ke Dua,” ujarnya.

Pembangunan hotmix sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan pemerintah yaitu program Padat Karya Tunai (PKT) dengan melibatkan warga setempat seluruhnya dikerjakan warga setempat.

“Warga setempat yang terlibat PKT sebanyak 29 orang dan kita awasi, serta dipantau pengerjaanya agar tidak ada kesalahan dalam pengerjaanya, termasuk bahan matrialnya sesuai dengan permintaan warga,pemdes hanya mengawasinya saja,” ujarnya.

Iip, warga setempat mengatakan, ia mewakili warga masyarakat mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa, sebab warga telah lama mengharapkan jalan lingkunganya di aspal hotmix.

“Ya harapan kami sejak lama ingin jaling di hotmix, akhirnya terwujud jalan menjadi mulus dan tidak licin lagi karena jalan telah dihotmix,” pungkasnya.

** Deni

Hadits Hari Ini

0

17 Mei 2020
24 Ramadhan 1441 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنَا هَنَّادٌ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْفُضَيْلِ عَنْ دَاوُدَ بْنِ أَبِي هِنْدٍ عَنْ الْوَلِيدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْجُرَشِيِّ عَنْ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَ صُمْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمْ يُصَلِّ بِنَا حَتَّى بَقِيَ سَبْعٌ مِنْ الشَّهْرِ فَقَامَ بِنَا حَتَّى ذَهَبَ ثُلُثُ اللَّيْلِ ثُمَّ لَمْ يَقُمْ بِنَا فِي السَّادِسَةِ وَقَامَ بِنَا فِي الْخَامِسَةِ حَتَّى ذَهَبَ شَطْرُ اللَّيْلِ فَقُلْنَا لَهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ لَوْ نَفَّلْتَنَا بَقِيَّةَ لَيْلَتِنَا هَذِهِ فَقَالَ إِنَّهُ مَنْ قَامَ مَعَ الْإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةٍ ثُمَّ لَمْ يُصَلِّ بِنَا حَتَّى بَقِيَ ثَلَاثٌ مِنْ الشَّهْرِ وَصَلَّى بِنَا فِي الثَّالِثَةِ وَدَعَا أَهْلَهُ وَنِسَاءَهُ فَقَامَ بِنَا حَتَّى تَخَوَّفْنَا الْفَلَاحَ قُلْتُ لَهُ وَمَا الْفَلَاحُ قَالَ السُّحُورُ

Hannad menceritakan kepada kami, Muhammad bin Al Fudhail memberitahukan kepada kami dari Daud bin Abu Hind dari Al Walid bin Abdurrahman Al Jurasy dari Jubair bin Nufair dari Abu Dzar, ia berkata: Kami puasa bersama Rasulullah, dan Beliau tidak shalat bersama kami hingga tinggal sisa tujuh hari dari bulan Ramadhan. Kemudian Beliau beribadah bersama kami sampai menghabiskan sepertiga malam. Beliau tidak beribadah bersama kami pada malam keenam, dan malam kelima Beliau beribadah bersama kami sampai larut malam. Kami lalu bertanya:
“Wahai Rasulullah, bagaimana bila engkau habiskan sisa malam ini untuk mengerjakan ibadah sunnah bersama kami?”. Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Barangsiapa beribadah bersama imam hingga imam itu pergi, maka dicatat baginya pahala ibadah seperti satu malam penuh.

Kemudian Beliau tidak shalat bersama kami hingga tinggal sisa tiga malam dari bulan Ramadhan. Pada malam ketiga Beliau shalat bersama kami dan mengajak keluarga serta istri-istri Beliau. Beliau beribadah bersama kami sampai kami khawatir tiba saat kebahagiaan.
Aku bertanya kepada Beliau:
“Apakah saat kebahagiaan itu?.”
Beliau menjawab: Sahur.

HR Tirmidzi No. 806 dan Ibnu Majah No.1327.

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

BPJS vs BBM Jadi Meme Representasi Rakyat

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Ada meme yang menarik dan menggelitik diposting Presiden PKS M. Sohibul Iman berisi tulisan “yang ditunggu BBM turun, yang nongol BPJS naik”. Menurut “presiden oposisi” di akun Twitter miliknya @msi_sohibuliman, meme tersebut merupakan representasi perasaan rakyat. “Saya dapat kiriman meme di bawah ini.

Tergambar kekesalan si pembuat meme. Dan saya kira itu representasi perasaan rakyat menengah ke bawah,” ujar Sohibul Iman. “Tidak perlu kecerdasan otak untuk memahaminya, cukup dengan kepekaan nurani,” tambah mantan pimpinan DPR itu.

Dia pun menyarankan kepada kepala negara agar membaca meme BBM vs BPJS tersebut, dan mencari solusi atas beban masyarakat saat ini. “Saya pikir meme ini penting dibaca oleh pak @jokowi. Semoga jadi atensi,” ucap Sohibul Iman.

Presiden Jokowi menaikkan iuran BPJS Kesehatan di tengah pandemik virus corona baru (Covid-19). Sementara itu, dorongan dan aspirasi agar pemerintah menurunkan harga BBM di tengah anjloknya harga minyak dunia, tidak pernah dipenuhi.

Asep Saepudin Sayyev |*

Di Jatim, Shalat Idul Fitri Boleh di Masjid

0

Surabaya | Jurnal Inspirasi

Seperti tahun-tahun lalu sebelum ada pandemi virus Corona (Covid-19), Idul Fitri 1441 Hijriah di Jawa Timur akan berlangsung seperti biasa. Hal itu setelah Pemerintah Provinsi Jatim mengeluarkan surat edaran yang membolehkan pelaksanaan shalat Id berjamaah di masjid-masjid dengan tetap memperhatikan Protokol Covid-19.

SE itu dikeluarkan pada 14 Mei 2020 dengan bernomor 452/7809/012/2020 itu berbunyi: shalat Idul Fitri, takbir, tahmid, tasbih, serta aktivitas ibadah lainnya sebagai ibadah bulan Ramadhan boleh dilaksanakan secara berjamaah dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan dan mencegah terjadinya penularan.

Atasnama Gubernur Jatim, SE ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jatim Heru Tjahjono. Ia mengatakan, edaran itu dikeluarkan setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI) provinsi setempat meminta pemerintah agar memberikan kelonggaran bagi masjid-masjid di Jatim untuk melaksanakan ibadah secara berjamaah.

“Surat edaran yang kami keluarkan itu sudah sama persis dengan surat edaran MUI,” kata Heru dalam konferensi pers secara live streaming di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Jumat malam (15/5).

Kendati dibolehkan, ia menegaskan ada syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh pengelola masjid yang akan menggelar salat Id. Di antaranya, mengukur suhu tubuh anggota jemaah, wajib mengenakan masker, mengatur jarak shaf dengan model zigzag, dan khotbah diperpendek.

“Sandal juga enggak boleh ditinggal di luar dan harus dibawa masuk, karena proses pengambilan sandal setelah shalat biasanya terjadi penumpukan. Nanti disediakan plastik untuk wadah,” ujar Heru.

SE pemprov dan MUI itu juga senada dengan surat imbauan yang dikeluarkan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jatim pada Kamis, 14 Mei. Merujuk pada keputusan Bahtsul Masail bernomor 643/PW/A-II/L/III/2020 tertanggal 18 Maret 2020 tentang Covid-19, tiga poin imbauan dikeluarkan NU Jatim terkait pelaksanaan ibadah selama Ramadan dan Idul Fitri.

Pertama, dilaksanakan relaksasi dan atau pemberian kelonggaran terhadap ibadah shalat berjamaah, yang meliputi shalat tarawih, shalat Jumat, dan shalat Id (Fitri maupun Adha) dengan penjaminan penegakan protokol kesehatan secara maksimal.

Kedua, kebiasaan rangkaian perayaan kegiatan Idul Fitri seperti silaturrahim dalam bentuk berkunjung ke orang tua/keluarga/sanak famili/tokoh agama/tokoh masyarakat atau kiai dibatasi dengan beberapa ketentuan. Ketiga, kegiatan halal bil halal agar ditiadakan.

Asep Saepudin Sayyev |*

Al Kursiya Respon Positif Jum’at Berkah IKIAD

0

Gunung Putri | Jurnal Inspirasi

Ikatan Kekeluargaan Istri Anggota Dewan (IKIAD) menggelar kegiatan Jum’at Berkah yang merupakan program bulanan. Bulan pertama masa periode 2019/2024 dilaksanan di Dapil 1 bertepatan dengan bencana longsor dan banjir bandang yang melanda Sukajaya, Kabupaten Bogor. Sedangkan di bulan kedua, dana saweran dari para istri dewan itu diperuntukkan untuk mensupport tenaga medis di 10 puskesmas di ‘Bumi Tegar Beriman’ yang berdampak Covid-19.

Sementara acara di bulan Mei ini bertempat di Dapil 2 dengan pemberian sumbangan sembako dan uang tunai di 4 titik yaitu Kecamatan Gunungputri, Cileungsi, Jonggol, dan Sukamakmur. Untuk yang di Gunungputri, Jum’at berkah bertempat di Yayasan Al Kursiya, Desa Bojongnangka yang di wakili oleh istri dewan H. Achmad Fathoni, ST, H. Adi Suwardi, dan H. Amin Sugandi yang berasal dari 3 partai yang berbeda.

Disela kunjungannya, Hj. Enny Musfiroh Setyarini, SP yang merupakan istri H. Achmad Fathoni, ST menyampaikan, “Meski kami beda partai namun kami melebur dalam ikatan kekeluargaan istri dewan. Jadi kegiatan sosial semacam ini kami lakukan bersama-sama. Semoga bisa mengasah empati kami dan mendatangkan keberkahan untuk semua pihak,” jelas Enny kepada Jurnal Bogor, kemarin.

Ustadz Agus Setiawan yang merupakan Ketua Yayasan Al Kursiya, menyampaikan apresiasi luar biasa. “Terus terang ini kegiatan yang luar biasa, bermanfaat bagi kami dan harus dipertahankan. Baru pertama kalinya kami mendapat kunjungan dari ikatan istri dewan seperti ini,”kata dia.

Adapun pesantren yatim Al Kursiya pada masa pandemi Covid-19, meski pemerintah menganjurkan agar mengembalikan santri ke rumah, namun karena kondisi keluarga yatim yang tidak memungkinkan akhirnya mereka tetap di pesantren dengan menjaga anjuran yang ada. “Jadi bantuan yang disampaikan oleh IKIAD Kabupaten Bogor sangat bermanfaat bagi keluarga besar yayasan Al Kursiya,” tandas Agus.

** Nay Nur’ain

Hadits Hari Ini

0

23 Ramadhan 1441 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْحَنْظَلِيُّ وَابْنُ أَبِي عُمَرَ جَمِيعًا عَنْ ابْنِ عُيَيْنَةَ قَالَ إِسْحَقُ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ أَبِي يَعْفُورٍ عَنْ مُسْلِمِ بْنِ صُبَيْحٍ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ أَحْيَا اللَّيْلَ وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ وَجَدَّ وَشَدَّ الْمِئْزَرَ

Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim Al Hanzhali dan Ibnu Abu Umar semuanya dari Ibnu Uyainah -Ishaq berkata-, telah mengabarkan kepada kami Sufyan bin Uyainah dari Abu Ya’fur dari Muslim bin Shubaih dari Masruq dari Aisyah radliallahu ‘anha, dia berkata:

Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memasuki sepuluh terakhir bulan Ramadhan, maka Beliau menghidupkan malam-malamnya (dengan qiyamul lail) dan membangunkan keluarganya serta mengencangkan ikatan kainnya (menjauhi isterinya agar lebih konsentrasi beribadah).

HR Muslim No. 2008.

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

‘Indonesia? Terserah!’

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Kekesalan sejumlah tenaga medis di Indonesia ditumpahkannya lewat media sosial terhadap apa yang mereka sebut sebagai kebijakan pemerintah yang “berpotensi memperluas penyebaran Covid-19” dengan menggunakan tagar #Indonesiaterserah di media sosial. Beberapa kebijakan yang disoroti tenaga medis di antaranya adalah pengecualian pergerakan masyarakat keluar kota hingga diperbolehkannya warga berusia di bawah 45 tahun di 11 sektor yang dibolehkan kembali bekerja di kantor.

Di sisi lain, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Dokter Brian Sriprahastuti, menanggapi hal itu dengan menegaskan bahwa pemerintah tetap konsisten menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). “[Sesuai] prinsip PSBB, individu masih boleh beraktivitas tapi dibatasi, termasuk work from home (bekerja dari rumah) dengan pengecualian,” ujarnya dikutip BBC News Indonesia, Jumat (15/5).

Pakar kesehatan masyarakat Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah, Joko Mulyanto, turut membagikan satu foto tenaga kesehatan yang memegang kertas bertuliskan “Indonesia terserah, suka-suka kalian” di akun Twitter-nya, Kamis (14/05). Joko mengatakan foto itu bukan miliknya, tapi beredar di salah satu grup WhatsApp tempat ia bergabung.

Cuitan itu dibagikan lebih dari 11.000 orang dan disukai lebih dari 24.000 orang hingga Jumat (15/5) sore. Ia mengatakan terkejut foto itu dibagikan begitu banyak orang di media sosial. “Dalam pandangan saya, [foto] itu di-retweet dan di-like begitu banyaknya orang, berarti kegelisahan itu memang mungkin menjadi concern (perhatian) banyak orang di media sosial,” kata Joko.

Evi Rismawati, seorang perawat di salah satu puskesmas di Surakarta, Jawa Tengah, ikut membagikan fotonya yang memegang tulisan ‘Indonesia Terserah’ di akun media sosialnya. Evi, tenaga kefarmasian di puskemas itu mengatakan ia menyayangkan kebijakan pemerintah.

“Kecewa sama kebijakan pemerintah yang cenderung tumpang tindih. Yang ‘A’ bilang begini, yang ‘B’ bilang begini, jadi mereka nggak sinkron satu sama lain,” ujar Evi. “Itu kan menyulitkan kami yang [bekerja] di kesehatan. Kalau misalnya ada apa-apa, pasien tambah, otomatis kami yang repot.” Salah satu kebijakan yang disorot Evi adalah terkait kebijakan larang mudik yang kontradiktif dengan pengecualian pergerakan masyarakat ke daerah lain.

“Ada larangan mudik, terus tiba-tiba bandara dibuka. Itu otomatis bertolak belakang. Ngapain bikin peraturan begitu, kalau akhirnya nggak bisa dijalankan dengan maksimal?” ujarnya. Pelayanan seperti biasa,” kata Evi. “Tapi kami minta tolong masyarakat harus benar-benar sadar diri bagaimana harus menyikapi hal ini. Kalau nggak terpaksa keluar rumah, jangan keluar rumah.”

Asep Saepudin Sayyev |*

PDIP Mesti Kritik Jokowi Secara Kelembagaan

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Sejumlah kader PDI Perjuangan bereaksi keras dan mengkritik langkah Presiden Joko Widodo yang secara mendadak menaikan iuran BPJS Kesehatan. Namun reaksi tersebut dipertanyakan, jika PDIP serius kritik Jokowi, harusnya dilakukan secara kelembagaan bukan individu kader.

Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Andi Yusran mengatakan, seharusnya kritikan yang dilontarkan tersebut tidak bersifat individual atau dilakukan kader per kader. “Tetapi kritikan yang dilembagakan, melalui proses politik di DPR,” tegasnya, Jumat (15/5).

Andi menilai, kritikan yang dilakukan oleh para kader partai berlambang Banteng itu hanyalah ‘setengah hati’. Kader PDIP hanya ingin menegaskan kepada publik, terutama kepada pemilih loyal mereka, bahwa mereka tidak setuju dengan kebijakan yang diambil oleh Jokowi.

“Jika sekiranya PDI Perjuangan secara kelembagaan ‘serius’ menolak maka idealnya Fraksi PDI-P di DPR bisa menginisiasi penggunaan hak ‘interpelasi’ dan atau hak-hak lainnya secara lebih optimal,” pungkasnya.

Asep Saepudin Sayyev |*

Masuk Jakarta Pakai Izin

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

DKI Jakarta memberlakukan izin masuk ke ibu kota. Hal ini dikatakan Gubernur Anies Baswedan bahwa pembatasan mobilitas yang diberlakukan tersebut untuk menekan penularan covid-19, berlaku juga untuk warga di luar Ibu Kota.

Menurut Anies yang juga mantan Mendikbud ini, warga di luar Jakarta, harus memiliki surat izin jika ingin diperbolehkan masuk kawasan Jakarta.

“Masyarakat yang akan masuk ke Jakarta, harus mengurus izin untuk masuk. Tanpa ada surat izin masuk, maka tidak bisa memasuki kawasan Jakarta,” ujar Anies di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (15/5).

Anies mengungkapkan, warga yang bisa mengurus izin, juga terbatas pada mereka yang bekerja di 11 bidang yang dikecualikan, serta kalangan seperti pegawai pemerintah atau BUMN/BUMD. Izin diurus melalui situs web corona.jakarta.go.id.

“Proses penegakan aturannya nanti dikerjakan bersama dengan kepolisian, sehingga pilihannya adalah jika memaksakan tanpa surat izin tetap berangkat, akan diminta untuk kembali,” ujar Anies.

Anies juga mengemukakan, DKI, bisa melakukan karantina kepada warga luar Jakarta yang baru tiba di Jakarta. Pemerintah akan memastikan tidak ada potensi penularan baru covid-19 dengan diberlakukannya aturan. “Ada proses karantina bila memang dibutuhkan,” ujar Anies.

Diketahui, 11 profesi yang dikecualikan dari penerapan aturan, yaitu mereka yang bekerja di bidang kesehatan, pangan, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar, serta kebutuhan sehari-hari. 

Selain itu, ada juga kalangan lain yang dikecualikan dari aturan, yaitu pegawai pemerintahan, pegawai perwakilan negara asing atau organisasi internasional, pegawai BUMN atau BUMD yang terlibat dalam penanganan covid-19, serta organisasi lokal atau internasional yang turut dalam upaya yang sama.

Asep Saepudin Sayyev |*

Jaro Ade Sumbang Korban Bencana

0

Leuwisadeng  | Jurnal Inspirasi

Ketua DPD Partai Golkar, Ade Ruhandi  bersama relawan Golkar pada hari kedua pasca banjir bandang dan longsor di Kampung Suluduk RT 01 RW 11, Desa Wangun Jaya, Kecamatan Leuwisadeng, memberikan bantuan kepada 55 KK korban bencana. Selain itu memberikan sumbangan kepada Hilman (12) yang ayahnya, Syamsu (39) meninggal tertimbun longsor yang terjadi pada Rabu dini hari (13/5) lalu.

“Alhamdulillah hari ini (hari kedua pasca) longsor bersama relawan datang untuk mereka yang kemarin terkena musibah kita berikan puluhan paket sembako, berisi beras, telur, mie instan dan air mineral untuk mereka yang terdampak. Tak hanya itu kami pun memberikan sedikit donasi untuk anaknya Pak Syamsu yang saat itu meninggal tertimbun longsor,”kata  Ade Ruhandi, kemarin.

Tidak hanya itu, Jaro Ade sapaan akrab Ade Ruhandi memberikan semangat  kepada mereka yang terkena dampak bencana longsor dan banjir bandang itu. “Sabar mari kita memohon agar semua ujian ini agar cepat pulih,” kata dia.

Ia pun berpesan  untuk para para relawan di Desa Wangun Jaya untuk menjaga soliditas tetap semangat dan harus bisa menyelesikan permasalahn masyarakat  yang terkena bencana. “Mulai dari makan sampe tempat tinggalnya mesti bahu mebahu membantu meringankan beban masyarakat yang terkena bencana meskipun dengan bantuan seiklasnya dari semua warga Desa Wangun jaya,”pungkasnya.

** Cepi