25.2 C
Bogor
Friday, April 24, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1599

Bogor Belum Pastikan Masuk Sekolah

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Masuk zona kuning sekarang ini di Jawa Barat, Kota Bogor belum bisa memastikan skema proses belajar mengajar pada masa new normal atau setelah perpanjangan PSBB berakhir. Dinas Pendidikan menggelar rapat koordinasi terlebih dahulu terkait persiapan menghadapi new normal di masa perpanjangan PSBB ini. “Yang jelas belajar di rumah akan diperpanjang sampai kenaikan kelas. Kemudian dilanjutkan libur akhir tahun,” tutur Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Fahrudin, kemarin. 

Bahkan, kata dia, jika nanti jadwal masuk sekolah sudah ditentukan, pihaknya mengharuskan setiap sekolah menerapkan protokol kesehatan secara ketat. “Soal teknis KBM di sekolah di masa new normal seperti apa itu baru akan dibahas, yang pasti akan mengikuti protokol kesehatan Covid-19,” pungkasnya.

Sedangkan Pemkab Bogor berencana membuka kembali kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah, jika masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap 4 berakhir dan dilanjutkan fase normal baru atau new normal.

Bupati Bogor Ade Yasin menyatakan, sudah menginstruksikan dinas pendidikan dan seluruh camat untuk koordinasi terkait persiapan menghadapai tatanan kehidupan normal baru di sektor pendidikan. “Nah, mengingat keterbatasan jumlah kelas di setiap sekolah. Saat menerapkan physical distancing maka ruangan kelas otomatis tidak akan mencukupi. Sehingga skemanya harus diubah, apakah masuk sekolah dua hari-dua hari, atau pagi dan siang,” katanya.

**| ASSayyev

Daerah di Jabar yang Siap ‘New Normal’

0

Bandung | Jurnal Inspirasi
Sebanyak 15 daerah ditetapkan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil telah siap dalam zona biru untuk menerapkan New Normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dalam rangka memutus mata rantai penularan virus corona atau covid-19. 

Ke-15 daerah diantaranya Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Garut, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Banjar, Kota Cirebon, Kota Sukabumi dan Kota Tasikmalaya.

Ridwan Kamil menilai, keputusan ini diambil berdasarkan hasil evaluasi dan kajian bahwa per hari ini angka reproduksi (Rt) selama 14 hari di angka 1, bahkan dua hari terakhir di angka 0,97 juga laju Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mengalami penurunan.

“Maka dalam kriteria ilmiah itu, zona yang masuk Level 2 (Zona Biru) itu terkendali, 60 persen yang Zona Biru inilah yang kami beri izin untuk melakukan The New Normal atau yang kami sebut Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB),” ujar Ridwan Kamil di Bandung, Jumat 29 Mei 2020.

Sedangkan 12 daerah lain yang merupakan Zona Kuning yaitu Kabupaten Bandung, Kabupayen Bekasi, Kabupaten Bogor, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Karawang, Kabupaten Subang, Kabupaten Sukabumi, Kota Bandung, Kota Bekasi, Kota Bogor, Kota Cimahi dan Kota Depok disarankan untuk melanjutkan program Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional.

“PSBB-nya kami bagi dua, untuk Bodebek karena klaster (gabung) Jakarta maka PSBB sampai 4 Juni. Yang tujuh (Zona Kuning) di luar Bodebek direkomendasikan melanjutkan PSBB secara parsial sampai 12 Juni,” katanya.

“Jadi masyarakat jangan euforia, (AKB) akan dilakukan bertahap. Tahapan ini dievaluasi per tujuh hari atau seminggu. Jika angka kurang baik, bisa saja (Zona Biru) PSBB lagi. (Daerah) yang siap 1 Juni silakan (AKB), yang belum jangan dipaksakan,” ujarnya.

**|ASSayyev

Hadits Hari Ini

0

30 Mei 2020
07 Syawal 1441 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا لَيْثٌ ح و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رُمْحٍ وَاللَّفْظُ لَهُ أَخْبَرَنَا اللَّيْثُ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ الْحَارِثِ بْنِ يَعْقُوبَ أَنَّ يَعْقُوبَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَهُ أَنَّهُ سَمِعَ بُسْرَ بْنَ سَعِيدٍ يَقُولُ سَمِعْتُ سَعْدَ بْنَ أَبِي وَقَّاصٍ يَقُولُ سَمِعْتُ خَوْلَةَ بِنْتَ حَكِيمٍ السُّلَمِيَّةَ تَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ نَزَلَ مَنْزِلًا ثُمَّ قَالَ أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ لَمْ يَضُرَّهُ شَيْءٌ حَتَّى يَرْتَحِلَ مِنْ مَنْزِلِهِ ذَلِكَ

Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa’id, telah menceritakan kepada kami Laits. Dan telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Rumh, -dan lafadh ini miliknya-, telah mengabarkan kepada kami Al Laits dari Yazid bin Abu Habib dari Al Harits bin Ya’qub bahwasanya Ya’qub bin Abdullah menceritakan kepadanya bahwasanya ia mendengar Busr bin Sa’id berkata; Aku mendengar Sa’d bin Abi Waqqash berkata; Aku mendengar Khaulah binti Hakim As Sulamiyyah berkata; Aku mendengar Rasululullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Barangsiapa yang singgah pada suatu tempat kemudian dia berdo’a: A’AUUDZU BI KALIMAATILLAHIT TAAMMAH MIN SYARRI MAA KHALAQ, (Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari kejelekan apa saja yang Dia ciptakan). Maka niscaya tidak akan ada yang membahayakannya hingga dia pergi dari tempat itu.

HR Muslim No. 4881.

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Ditangkap, Ruslan Buton Dapat Dukungan

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Ruslan Buton yang meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mundur ditangkap polisi. Namun ditangkapnya Ruslan banyak yang memberikan dukungan terhadap Panglima Serdadu Eks Trimata Nusantara itu. “Tetap optimis dan berpikir positif, Anda tidak sendirian, bahkan sangat banyak orang orang di belakangmu,” kata Kolonel (Purn) Sugeng Waras, kemarin.

Sugeng Waras mengatakan, tim kuasa hukum Mayjen (Purn) Mayjen Kivlan Zen akan membantu Ruslan Buton. “Kami bersama tim hukum Mayjen (Purn) Kivlan Zen akan turun tangan,” jelasnya.

Sugeng Waras memberikan apresiasi terhadap Ruslan Buton saat dibawa aparat kepolisian. “Betapa gagahnya kamu, saat dibawa oleh petugas dari rumahmu. Gesturmu, pamitmu, pesanmu terhadap keluarga, tetangga serta kawan kawanmu sangat membanggakan,” paparnya.

Ia juga menilai aparat penegak hukum sangat baik memberlakukan Ruslan Buton. “Baik, tidak memancing gaduh dan koperatif dalam menangani Ruslan Buton. Semoga sikap kooperatif ini terus terjaga, hingga selesai proses tindakan tindakan selanjutnya,” jelasnya.

Kata Sugeng Waras, sikap tegas Ruslan Buton untuk dialog sehat dan membangun bangsa dan negara serta koperatif yang santun, adalah kunci yang bisa meringankan dan membuat positif segalanya. “Saya beserta teman teman seperjuangan, akan terus melekat dan memantaumu. Semoga proses berjalan lancar dan sesuai harapan,” pungkasnya.

*|ASSayyev

Pernyataan Mendagri Buat Geram Mahasiswa

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian yang menilai agenda halal bihalal yang dilaksanakan oleh Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tidak melanggar pembatasan sosial bersekala besar (PSBB) membuat geram Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI).  Acara yang melibatkan 3.747 Praja, dan menghadirkan sejumlah tamu undangan dari luar lingkungan IPDN seperti penyanyi dangdut membuat suasana riang gembira ditengah kesusahan bangsa dan negara dalam menghadapi pandemi virus corona.

Ketua SEMMI Jakarta Pusat, Senanatha mengatakan, tindakan menteri dalam negeri tersebut seperti melindungi dan menutupi kesalahan anak buahnya yang telah mengabaikan Intruksi Presiden RI Joko Widodo yang melarang masyarakat termasuk pemerintah membuat acara yang menyebabkan kerumunan orang.

“Ada apa dengan Pak mendagri yang mengatakan acara halal bihalal melibatkan ribuan orang tidak melanggar PSBB, padahal hal tersebut telah diatur dalam Peraturan Gubernur Jawa Barat nomor 36 tahun 2020 dan maklumat Kapolri,” kata Senanatha dalam pesan singkatnya, kemarin.

Senanatha mahasiswa dari Universitas Nadhatul Ulama Indonesia (Unusia) Jakarta, melanjutkan halal bihalal IPDN tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga menodai tradisi yang diwariskan oleh Kiyai Wahab Cashbullah pahlawan nasional mantan ketua Syarikat Islam Afdeling Makkah, dan menjadi salah satu penggagas Ormas Terbesar Di Indonesia saat ini Nadhatul Ulama.

“Islam tidak mengajarkan kami untuk hura hura dan berjoget ditemani wanita sambil bernyanyi dan tidak menutup auratnya, apalagi tindakan tersebut dilakukan oleh para calon pejabat negara para praja IPDN disaat hari raya Iedul Fitri 1441 H,” ujar Sena.

Mahasiswa asal Jawa Barat yang berkuliah di Jakarta dan tidak mudik karena himbauan presiden serta aturan PSBB, menegaskan akan mengkaji lebih dalam dugaan unsur penistaan agama pada saat halal bihalal IPDN terselenggara serta melaporkan kepada aparat penegak hukum untuk ditindak lanjuti.

“Kami akan siapkan laporan ke Mabes Polri dan aksi demonstrasi di depan Kemendagri dan istana negara jika tidak ada sanksi tegas dan penegakan hukum terhadap pelaksaan acara halal bihalal IPDN yang melibatkan ribuan orang,” tutupnya.

*| ASSayyev

Hadits Hari Ini

0

29 Mei 2020
06 Syawal 1441 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ نَافِعٍ الْعَبْدِيُّ حَدَّثَنَا بَهْزُ بْنُ أَسَدٍ الْعَمِّيُّ حَدَّثَنَا هَارُونُ الْأَعْوَرُ حَدَّثَنَا شُعَيْبُ بْنُ الْحَبْحَابِ عَنْ أَنَسٍ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدْعُو بِهَؤُلَاءِ الدَّعَوَاتِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْبُخْلِ وَالْكَسَلِ وَأَرْذَلِ الْعُمُرِ وَعَذَابِ الْقَبْرِ وَفِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Nafi’ Al Abdi, telah menceritakan kepada kami Bahz bin Asad Al Ammi, telah menceritakan kepada kami Harun Al A’war, telah menceritakan kepada kami Syu’aib bin Al Habhab dari Anas dia berkata; bahwa Nabi Allah shallallahu ‘alaihi wasallam berdo’a dengan do’a sebagai berikut:

ALLAHUMMA INNI A’UUDZU BIKA MINAL BUKHLI WAL KASALI WA ARDZALIL ‘UMURI WA ‘ADZAABIL QABRI WA FITNATIL MAHYAA WAL MAMAATI. (Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kekikiran, kemalasan, umur yang menjadikan pikun, siksa kubur dan fitnah dunia dan fitnah kematian).

HR Muslim No. 4879.

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Webinar Brokoli Tingkatkan SDM Kementan Ditengah Covid 19

0

Ciawi | Jurnal Inspirasi

Di tengah Pandemi COVID-19, Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) menggelar Webinar Brokoli (Ngobrol Asyik Via Online), sebagai ajang berbagi ilmu (Sharing Knowledge) untuk meningkatkan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Pertanian. Program Pertama Brokoli dilaksanakan selama empat hari, 15- 18 Mei.

Kepala Seksi Pelatihan Non RIH dan Multimedia Pertanian, Susan Twisawati Indiani menuturkan pada program pertama Brokoli mengusung tema Penguatan SDM Berbasis Literasi Digital Tingkat Dasar. “ Setiap hari pelatihan dibagi menjadi dua sesi. Sessi satu jam 09.00 – 10.45, dan sessi dua jam 13.30 – 15.15. Walaupun sifatnya sharing tetapi peserta diharapkan betul-betul memahami dan mengikuti pelatihan, sehingga bukan hanya sertifikat yang didapat, tetapi kompetensi dan profesionalisme selaku ASN dalam fungsi pelayanan sesuai tugasnya, “ ujarnya.

Selain menghadirkan widyaiswara PPMKP sebagai fasilitator, Brokoli menghadirkan narasumber pakar E – Learning Irfana Steviano mengantarkan materi Optimalisasi Powton Untuk Media Pembelajaran. Tidak kurang dari 100 peserta pada setiap sessi mengikuti materi – materi yang disajikan secara menarik via aplikasi Zoom.

Materi lain yang dihadirkan adalah tentang Pemanfaatan Video Conference Dalam Pelatihan, Memanfaatkan Media Penyimpanan Online, Aplikasi Penunjang Interaksi dan Pembelajaran, Pemanfaatan Google Docs dan Google Slide, Optimalisasi Canva Untuk Media Pembelajaran dan Mengembangkan Bahan Belajar Video Berbasis Gawai.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan ditengah pandemic covid 19 pelatihan harus tetap jalan, tetapi dengan memanfaatkan online system dan elearning, serta memaksimalkan fungsi Agriculture War Room (AWR) Kementan.
Hal tersebut untuk mendukung penuh program pembangunan SDM yang menjadi salah satu prioritas pemerintah hingga tahun 2024, Mentan menekankan pentingnya pengembangan SDM pertanian yang unggul menuju pertanian maju, mandiri dan modern.

Menindaklanjuti arahan Mentan , Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menegaskan Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPPSDMP untuk tetap berperan aktif ditengah pandemi ini sesuai dengan tupoksi, yaitu peningkatan kompetensi SDM pertanian, salah satunya melalui pelaksanaan pelatihan berbasis online.

RG/PPMKP

Bayi yang Alami Gizi Buruk Meninggal

0

Leuwiliang  | Jurnal Inspirasi

Diduga mengalami  gizi buruk, bayi kembar Gofur, warga Kampung Pabangbon Baru, Rt 01, RW 12, Desa Pabangbon, Kecamatan Leuwiliang meninggal dunia. Sedangkan sang kakak, Gofar anak pasangan Rohman dan Nur Alawiah dibawa ke RSUD Leuwiliang guna mendapatkan perawatan medis.

Kepala  Puskesmas Leuwiliang, dr Dian menuturkan,  setelah mendapatkan penanganan medis, bayi kembar atas nama Gofur berumur 4 bulan meninggal dunia. Sedangkan sang Kaka Gofar di bawa oleh tim kesehatan tingkat Desa bersama Puskesmas di bawa ke RSUD Leuwiliang. “Kedua orang tua alm Gofur mempunyai kondisi keterbelakangan mental. Sehingga bayi kembar tersebut kurang mendapatkan penangana kesehatan,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Dia menjelaskan, semenjak lahir kembar kedua anaknya lahir dengan kondisi sehat dan ditolong bidan  dengan Berat Badan (BB) 2,5 kg dan 2,4 kg. “Oleh pihak saudaranya, kedua bayi kembar tersebut  sempat diminta jadi orang tua asuh. Namun, tidak diberikan oleh orang tua kandungnya,” katanya.

Kedua bayi kembar tersebut sempat mengalami peningkatan BB.  Pada kegiatan posyandu bulan berikutnya anak tersebut mengalami pertumbuhan berat badan normal pada sampai pemeriksaan bulan Februari. Selanjutnya tidak pernah datang ke posyandu lagi. “Bidan desa dan kader sudah menyarankan untuk pemeriksaan rutin. Namun ibunya menolak dengan menyampaikan bahwa anaknya sehat- sehat saja,” ungkapnya.

Pada pertengahan Mei ini kondisi ibu dilaporkan oleh saudaranya sedang mengalami penyakit hepatitis dengan tanda- tanda perut buncit dan mata, kulit kekuning kuningan. Hal tersebut berdampak pada anaknya  Gofur yang tidak diberi ASI lagi, namun hanya diberi susu kental manis, dan  diperkirakan kondisinya semakin menurun.

Sementara diketahui meninggalnya bayi tersebut pada Selasa (26/05) malam. Dia dibawa ke puskesmas Leuwiliang diperiksa oleh Dr. Dede dan menyatakan bahwa anak ini dehidrasi dan dirujuk ke RSUD Leuwiliang. “Namun oleh orang tuanya ternyata tidak dibawa ke RSUD Luewiliang akan tetapi dibawa pulang ke rumahnya dan meninggal pada hari Selasa malam,” tukasnya. 

**Cepi Kurniawan

Waspada Curanmor Sore Hari

0

Rancabungur | Jurnal Inspirasi

Ditengah pandemi Covid-19 kasus pencurian bermotor terus meningkat, bahkan aksi maling motor kembali terjadi di Kampung Sukajadi RT 02, RW 01 Desa Mekarsari  Kecamatan Rancabungur dan pelakunya tertangkap sampai dihakimi masa karena tersangka sempat melawan ke pemilik motor tersebut.

Kronologi kejadian pukul 04.00 WIB sore pelaku yang belum diketahui identitasnya tersebut beraksi sore hari, bahkan pelaku sudah berhasil mengambil motor dan sempat dihidupkan mesinnya. Namun ketika akan membawa keluar, korban mengetahui dan meneriaki maling, tapi pelaku sempat melawan korban tapi warga langsung berdatangan dan pelaku kalah jumlah sehingga tertangkap basah, sempat dihakimi masa sebelum dibawa ke Polsek Rancabungur.

“Pelaku sudah berhasil membawa motor KLX tapi sempat ketahuan pemiliknya. Malah pelaku sempat berkelahi dengan korban sebelum warga lain datang ke lokasi,” kata Igoy, salah satu saksi ketika ditemui wartawan.

Ia juga mengaku, pelaku cukup nekat karena kondisi masih sore dan ramai pengendara yang melintas. Mungkin karena rumah korban berada dipinggir jalan pelaku lebih mudah dalam melakukan aksinya. “Kita tanya namanya saja selalu diam, makanya warga kesel dan sempat memeriksa dompet tapi tak ditemukan identitasnya hanya ada uang sebesar Rp 800 ribu,” ucapnya

Sementara itu, Kapolsek Rancabungur Iptu Tatang Iskandar membenarkan adanya penangkapan pelaku pencurian bermotor dan saat ini sudah diamankan dan sedang dilakukan penyelidikan lebih lanjut kasusnya. “Kasusnya sudah di tangani dari tadi siang kita sudah dapat laporan dan langsung ke TKP amankan pelaku, berikut barang bukti dan saat ini sedang dilidik oleh tim Reskrim Polsek Rancabungur,” tutupnya.

** Cepi Kurniawan

Hadits Hari ini

0


28 Mei 2020
05 Syawal 1441 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَأَبُو كُرَيْبٍ وَاللَّفْظُ لِأَبِي بَكْرٍ قَالَا حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَدْعُو بِهَؤُلَاءِ الدَّعَوَاتِ اللَّهُمَّ فَإِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ النَّارِ وَعَذَابِ النَّارِ وَفِتْنَةِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْغِنَى وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْفَقْرِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَايَ بِمَاءِ الثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّ قَلْبِي مِنْ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنْ الدَّنَسِ وَبَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ فَإِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْكَسَلِ وَالْهَرَمِ وَالْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ و حَدَّثَنَاه أَبُو كُرَيْبٍ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ وَوَكِيعٌ عَنْ هِشَامٍ بِهَذَا الْإِسْنَادِ

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah dan Abu Kuraib, -dan lafadh ini milik Abu Bakr-, mereka berdua berkata; telah menceritakan kepada kami Ibnu Numair, telah menceritakan kepada kami Hisyam dari bapaknya dari Aisyah bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah membaca doa yang berbunyi:

Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari fitnah api neraka dan siksanya, dari fitnah kubur dan siksanya, dari fitnah kekayaan, dari fitnah kefakiran, dan aku berlindung kepada-Mu ya Allah dari fitnah Dajjal. Ya Allah, hapuskanlah dosaku dengan air salju dan air embun, bersihkanlah hatiku dari segala kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan kain putih dari noda. Ya Allah, jauhkanlah antara aku dan dosaku sebagaimana Engkau jauhkan antara timur dengan barat. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kepikunan serta dari dosa dan lilitan hutang.

Dan telah menceritakannya kepada kami Abu Kuraib, telah menceritakan kepada kami Abu Mu’awiyah dan Waki’ dari Hisyam dengan sanad ini.

HR Muslim No. 4877.

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ