28 C
Bogor
Friday, April 10, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1513

Protes POP, NU dan Muhammadiyah Mundur

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Program Organisasi Penggerak (POP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam hasil seleksi program tersebut memicu kontroversi. Selain masuknya dua yayasan yang berafiliasi ke perusahaan-perusahaan besar, banyak entitas baru di dunia pendidikan lolos seleksi program. Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif PBNU dan Majelis Pendidikan Dasar-Menengah PP Muhammadiyah pun menyatakan mundur dari kepesertaan POP sebagai bentuk protes.

Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah PP Muhammadiyah Kasiyarno bahkan menduga ada ormas yang dinilai tidak kompeten dan lolos program tersebut. “Ada laporan dan informasi yang mengatakan, dilihat dari nama-nama ada beberapa yang tidak kompeten. Kantor enggak punya, apalagi staff, program juga gak jelas,” kata dia di Gedung Pusat Muhammadiyah, Rabu (22/7).

Langkah Muhammadiyah itu diikuti oleh LP Ma’arif Nahdlatul Ulama. Ketua LP Ma’arif NU Arifin Junaidi dalam keterangan tertulis, menjelaskan alasan mundur karena hasil seleksi calon organisasi penggerak tidak mencerminkan konsep dan kriteria organisasi penggerak yang jelas.

“Sehingga tidak ada pembeda dan klasifikasi antara lembaga CSR dengan lembaga masyarakat yang layak dan berhak mendapatkan bantuan dari pemerintah,” ucap dia.

Hal serupa juga dilontarkan DPR RI. “Kami mendesak Kemendikbud membuka kriteria-kriteria yang mendasari lolosnya entitas pendidikan sehingga bisa masuk POP. Dengan demikian publik akan tahu alasan kenapa satu entitas pendidikan lolos dan entitas lain tidak,” ujar Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda, Rabu (21/7).

Dia menjelaskan hasil seleksi POP banyak mendapatkan respons negatif dari publik. Buktinya lembaga pendidikan milik PBNU dan PP Muhammadiyah mundur dari program tersebut. Padahal, kata dia, LP Ma’arif PBNU dan Majelis Pendidikan PP Muhammadiyah merupakan dua entitas dengan rekam jejak panjang di dunia pendidikan Indonesia. “Pengunduran diri NU dan Muhammadiyah dari program ini menunjukkan jika ada ketidakberesan dalam proses rekrutmen POP,” ujarnya.

Huda mengatakan Kemendikbud tidak bisa memandang remeh fenomena pengunduran diri LP Ma’arif NU dan Majelis Pendidikan Muhammadiyah dari POP. Menurutnya dengan rekam jejak panjang di bidang pendidikan, pengunduran diri NU dan Muhammadiyah bisa mempengaruhi legitimasi dari POP itu sendiri.

“Bayangkan saja lembaga pendidikan NU dan Muhammadiyah itu mempunyai jaringan sekolah yang jelas, tenaga pendidik yang banyak, hingga jutaan peserta didik. Jika sampai mereka mundur lalu POP mau menyasar siapa,” ujarnya.
Dia menegaskan Kemendikbud tidak bisa beralasan proses seleksi diserahkan kepada pihak ketiga sehingga mereka tidak bisa ikut campur. Menurut dia, Kemendikbud tetap harus melakukan kontrol terhadap mekanisme seleksi, termasuk proses verifikasi di lapangan.

“Pendidikan merupakan salah satu pilar kehidupan bangsa. Keberadaannya telah eksis sejak sebelum kemerdekaan. Tentu kita akan dengan mudah bisa membedakan mana entitas pendidikan yang telah berpengalaman mana entitas pendidikan baru yang baru eksis dalam empat lima tahun terakhir,” katanya.

Politikus PKB ini menyatakan dalam seleksi POP harus mempunyai keberpihakan kepada ormas-ormas dengan rekam jejak panjang di dunia pendidikan di Indonesia. Hal itu bisa dilihat dari jaringan sekolah yang mereka miliki, jumlah pendidik yang terafiliasi, hingga komitmen terhadap NKRI dan Pancasila.

“Kalau dalam pandangan kami tidak bisa POP ini kita serahkan ke pasar bebas dalam proses seleksinya. Perlu ada pertimbangan-pertimbangan khusus karena sekali lagi ini POP ini juga merupakan bagian dari upaya untuk memberdayakan masyarakat,” katanya.

Untuk diketahui Program Organisasi Penggerak merupakan salah satu program unggulan Kemendikbud. Program itu bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan bagi para guru penggerak untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan peserta didik.

Dalam program ini, Kemendikbud akan melibatkan organisasi-organisasi masyarakat yang mempunyai kapasitas meningkatkan kualitas para guru melalui berbagai pelatihan. Kemendikbud mengalokasikan anggaran Rp567 miliar per tahun untuk membiayai pelatihan atau kegiatan yang diselenggarakan organisasi terpilih. Organisasi yang terpilih dibagi kategori III, yakni Gajah, Macan dan Kijang. Untuk Gajah dialokasikan anggaran sebesar maksimal Rp20 miliar/tahun, Macan Rp5 miliar per tahun, dan Kijang Rp1 miliar per tahun.

Sementara Kemendikbud menyatakan menghormati keputusan peserta, dalam hal ini Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah PP Muhammadiyah dan LP Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) yang mundur dari program Organisasi Penggerak. “Kami menghormati setiap keputusan peserta program Organisasi Penggerak. Kemendikbud terus menjadi komunikasi dan koordinasi yang baik dengan seluruh pihak,” kata Kepala Biro Humas dan Kerjasama Kemendikbud Evy Mulyani melalui keterangan tertulis, Rabu (22/7).

Ia menjelaskan Program Organisasi Penggerak dibuat dengan tujuan meningkatkan kualitas pendidikan. Organisasi Penggerak merupakan program pelatihan yang melibatkan organisasi masyarakat. Bagi organisasi masyarakat yang lolos program tersebut, bakal diberikan dana mulai Rp1 miliar sampai Rp20 miliar untuk melakukan pelatihan kepada guru dan kepala sekolah.

Dalam hal ini, Evy menegaskan bahwa program tersebut merupakan kolaborasi pemerintah dengan komunitas pendidikan di seluruh Indonesia. Kemendikbud pun tak ikut campur dalam tahapan seleksi.

Seleksi dilakukan oleh lembaga independen, yakni SMERU Research Institute. Lembaga tersebut melakukan seleksi dengan mempertimbangkan isi proposal rencana pelatihan yang disampaikan ormas calon peserta. “SMERU Research Institute menggunakan metode evaluasi double blind review dengan kriteria yang sama untuk menjaga netralitas dan independensi. Kemendikbud tidak melakukan intervensi terhadap hasil tim evaluator,” tambahnya.

Sebelumnya program Organisasi Penggerak menuai kritik karena diduga meloloskan lembaga tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR, yakni Yayasan Putera Sampoerna dan Yayasan Bhakti Tanoto.

Menurut data organisasi masyarakat yang lolos evaluasi proposal, Yayasan Putera Sampoerna lolos pada kategori Macan dan Gajah. Sedangkan Yayasan Bhakti Tanoto lolos pada kategori gajah sebanyak dua kali. Pertama untuk pelatihan guru SMP, dan kedua untuk guru SD.

Daftar Lembaga yang Lolos Evaluasi Proposal

Gajah

1. Yayasan Nurhidayah: pelatihan guru SMP
2. Dompet Dhuafa Republika: pelatihan guru SD
3. Forum Indonesia Menulis Kalimantan Barat: pelatihan guru SD
4. Forum PAUD Terpadu Provinsi Sumatera Utara: pelatihan guru PAUD
5. Ikatan Guru Indonesia: pelatihan guru SD
6. Ikatan Guru Indonesia: pelatihan guru SMP
7. Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama PBNU: pelatihan guru SD
8. Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia: pelatihan guru SD
9. Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia: pelatihan guru SMP
10. Yayasan Bhakti Tanoto: pelatihan guru SMP
11. Yayasan Bhakti Tanoto: pelatihan guru SD
12. Yayasan Bumi Hijau Center: pelatihan guru PAUD
13. Yayasan Dedikasi Edukasi Kualiva: pelatihan guru SD
14. Yayasan Gerakan Indonesia Mengajar: pelatihan guru SD
15. Yayasan Guru Belajar: pelatihan guru SD
16. Yayasan Ircos Indonesia: pelatihan guru SD
17. Yayasan Kepulauan Sukses Mandiri: pelatihan guru SD
18. Yayasan Literasi Anak Indonesia: pelatihan guru SD
19. Yayasan Nusantara Sejati: pelatihan guru SD
20. Yayasan Pangudi Luhur: pelatihan guru SD
21. Yayasan Pangudi Luhur: pelatihan guru SMP
22. Yayasan Pengembangan dan Pemberdayaan Masyatakat Maluku: pelatihan guru SD
23. Yayasan Putera Sampoerna: pelatihan guru SMP
24. Yayasan Sanata Dharma: pelatihan guru SD
25. Yayasan Satu Karsa Karya: pelatihan guru PAUD
26. Yayasan Sekolah Menyenangkan: pelatihan guru SD
27. Yayasan Wahana Visi Indonesia: pelatihan guru SD
28. Yayasan Warisan Nilai Luhur Indonesia: pelatihan guru PAUD
29. Yayasan Yatim Mandiri Surabaya: pelatihan guru SMP

Macan

1. Dompet Dhuafa Republika: pelatihan guru SD
2. Federasi Guru Independen Indonesia: pelatihan guru SMP
3. Forum Indonesia Menulis Kalimantan Barat: pelatihan guru SMP
4. Jaringan Sekolah Islam Terpadu Indonesia: pelatihan guru SD
5. Komunitas Pemerhati Budaya Butuuni: pelatihan guru SD
6. Lkp Multi Bina Persada: pelatihan guru SD
7. Lppsdm Bina Putera Utama: pelatihan guru SD
8. Ludere Nusantara Gemilang: pelatihan guru SMP
9. Paguyuban Pasundan: pelatihan guru SMP
10. Perkumpulan Amal Bakti Sumatera Utara: pelatihan guru SMP
11. Persyarikatan Muhammadiyah: pelatihan guru SMP
12. Suluh Insan Lestar: pelatihan guru SD
13. Yayasan Alfa Omega Kupang: pelatihan guru PAUD
14. Yayasan Anak Cerdas Ungaran: pelatihan guru PAUD
15. Yayasan Ary Ginanjar Agustian: pelatihan guru SD
16. Yayasan Bakti Barito: pelatihan guru SD
17. Yayasan Bali Wastu Lestari: pelatihan guru SD
18. Yayasan Berkat Lestari: pelatihan guru SD
19. Yayasan Bisukma Bangun Bangsa: pelatihan guru SMP
20. Yayasan Cakrawala Kesehatan: pelatihan guru PAUD
21. Yayasan Dinamika Edukasi Dasar: pelatihan guru SD
22. Yayasan Forum Dosen Guru dan Masyarakat Bersatu: pelatihan guru PAUD
23. Yayasan Hati Gembira Indonesia: pelatihan guru SD
24. Yayasan Indonesia Mengabdi: pelatihan guru SMP
25. Yayasan Nlrindonesia: pelatihan guru SLB
26. Yayasan Nusantara Sejati: pelatihan guru SD
27. Yayasan Pembina Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam: pelatihan guru SD
28. Yayasan Pendidikan Sekolah Bruder: pelatihan guru SD
29. Yayasan Pendidikan Sekolah Bruder: pelatihan guru PAUD
30. Yayasan Pendidikan Sekolah Bruder: pelatihan guru SMP
31. Yayasan Pendidikan Telkom: pelatihan guru SMP
32. Yayasan Putera Sampoerna: pelatihan guru SD
33. Yayasan Rumsram: pelatihan guru SD
34. Yayasan Sekolah Alam Depok: pelatihan guru SD
35. Yayasan Sinema Edukasi: pelatihan guru SD
36. Yayasan Sinergi Semesta Nusantara: pelatihan guru SMP
37. Yayasan Sulinama: pelatihan guru SD
38. Yayasan Titian Masa Depan: pelatihan guru SD
39. Yayasan Trampil Indonesia: pelatihan guru SD
40. Yayasan Trampil Indonesia: pelatihan guru PAUD
41. Yayasan Wahana Visi Indonesia: pelatihan guru SD
42. Yayasan Wakaf Djalaluddin Pane: pelatihan guru SMP

Kijang

1. Ceria Bocah Indonesia: pelatihan guru PAUD
2. Diklat Guru Tk Islam Yayasan Nurul Falah: pelatihan guru PAUD
3. Federasi Guru Independen Indonesia: pelatihan guru PAUD
4. Federasi Guru Independen Indonesia: pelatihan guru SD
5. Forum Indonesia Menulis Kalimantan Barat: pelatihan guru SMP
6. Forum Operator PAUD DKI Jakarta: pelatihan guru PAUD
7. Forum Peduli Pendidikan Dair: pelatihan guru SD
8. Generasi Digital Indonesia: pelatihan guru PAUD
9. Generasi Digital Indonesia: pelatihan guru SMP
10. Generasi Nusantara Terdidik: pelatihan guru SD
11. Himpaudi Kabupaten Batang: pelatihan guru PAUD
12. Indonesia Approach Education: pelatihan guru SD
13. Indonesia Peduli Dan Berdaya: pelatihan guru PAUD
14. Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang: pelatihan guru SLB
15. Komunitas Pemerhati Budaya Butuuni: pelatihan guru SMP
16. Lembaga Kajian dan Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia: pelatihan guru SD
17. Lembaga Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintahan Indonesia: pelatihan guru PAUD
18. Lembaga Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintahan Indonesia: pelatihan guru SD
19. Lembaga Swadaya Masyarakat Bina Anak Negeri Karimun: pelatihan guru SD
20. Nurani Hati Institute: pelatihan guru PAUD
21. Nusa Bunga Abadi: pelatihan guru SD
22. Perkumpulan Himmah Kabupaten Trenggalek: pelatihan guru SD
23. Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia: pelatihan guru SD
24. Perkumpulan Keluarga Alumni STM Pembangunan Kota Semarang: pelatihan guru SMP
25. Perkumpulan Keluarga Peduli Pendidikan: pelatihan guru SMP
26. Perkumpulan Majelis Pendidikan Kristen Di Indonesia: pelatihan guru SLB
27. Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia: pelatihan guru SMP
28. Perkumpulan Nusantara Utama Cit: pelatihan guru SD
29. Perkumpulan Pemuda Panrannuangku Peduli Film Seni Budaya Dan Sejarah Indonesia: pelatihan guru SD
30. Perkumpulan Saya Perempuan AntiKorupsi: pelatihan guru SD
31. Perkumpulan Wikimedia Indonesia: pelatihan guru SMP
32. PKBM Musyaidin Madigondo: pelatihan guru PAUD
33. PP IGTK PGRI: pelatihan guru PAUD
34. Pusat Belajar Guru Kabupaten Kudus: pelatihan guru SD
35. Quali International Surabaya: pelatihan guru PAUD
36. Rumah Dongeng Mentar: pelatihan guru PAUD
37. Sahabat Pulau Indonesia: pelatihan guru SD
38. Sapulidi Dua Belas: pelatihan guru PAUD
39. Speak Indonesia: pelatihan guru PAUD
40. Suluh Insan Lestar: pelatihan guru PAUD
41. Yayasan Pendidikan Al Husna: pelatihan guru PAUD
42. Yayasan Abisatya: pelatihan guru SD
43. Yayasan Akselerasi Islami Siswa Indonesia: pelatihan guru SMP
44. Yayasan Al Azzam 99: pelatihan guru SD
45. Yayasan Al Azzam 99: pelatihan guru SMP
46. Yayasan Al-Mawaddah Kudus: pelatihan guru PAUD
47. Yayasan Anak Indonesia Bandung: pelatihan guru PAUD
48. Yayasan Assakinah Sejahtera: pelatihan guru SD
49. Yayasan At Taqwim Katapang: pelatihan guru SD
50. Yayasan Bakti Acarya Pertiwi: pelatihan guru SD
51. Yayasan Bela Negara Nasional Indonesia: pelatihan guru SMP
52. Yayasan Bhinneka Tunggal Ika Universal: pelatihan guru SLB
53. Yayasan BMT Dharmasraya: pelatihan guru SD
54. Yayasan Cahaya Dharma Bangsa Bedahan: pelatihan guru SD
55. Yayasan Citra Nurul Falah Kholid Azmi: pelatihan guru SD
56. Yayasan Duta Cendekia Robbani: pelatihan guru SD
57. Yayasan Education Quality Improvement Consortium: pelatihan guru SMP
58. Yayasan Education Quality Improvement Consortium: pelatihan guru SD
59. Yayasan Edukasi Universal Indonesia: pelatihan guru SMP
60. Yayasan Edukasi Universal Indonesia: pelathan guru SD
61. Yayasan Fasilitator Pelayanan Pengharapan: pelatihan guru SD
62. Yayasan Hasnur Centre Unit Hafecs: pelatihan guru PAUD
63. Yayasan Hasnur Centre Unit Hafecs: pelatihan guru SD
64. Yayasan Hasnur Centre Unit Hafecs: pelatihan guru SMP
65. Yayasan Insan Mulia: pelatihan guru SD
66. Yayasan Insan Sekolah Kasih: pelatihan guru SD
67. Yayasan Ivy Bhakti Pertiwi: pelatihan guru SD
68. Yayasan Karakter Eling Indonesia: pelatihan guru PAUD
69. Yayasan Karya Kasih Mentari: pelatihan guru SMP
70. Yayasan Karya Kasih Mentari: pelatihan guru SD
71. Yayasan Karya Kasih Mentari: pelatihan guru SMP
72. Yayasan Kasih Sejati Kalimantan: pelatihan guru SD
73. Yayasan Labda Radmila Agrapana: pelatihan guru SD
74. Yayasan Lembaga Mitra Ibu Dan Anak: pelatihan guru SD
75. Yayasan Lembaga Pendidikan Suryakasih: pelatihan guru PAUD
76. Yayasan Manajemen Budaya dan Penelitian Inovasi Pendidikan: pelatihan guru SD
77. Yayasan Masyarakat Indonesia Sehat: pelatihan guru SLB
78. Yayasan Nurul Amanah Cianjur: pelatihan guru PAUD
79. Yayasan Nurul Masyithah Lumajang: pelatihan guru SD
80. Yayasan Pelita Semesta: pelatihan guru SMP
81. Yayasan Pembina Pendidikan Doa Bangsa: pelatihan guru PAUD
82. Yayasan Pemulih Nusantara: pelatihan guru PAUD
83. Yayasan Pendidikan Al-Faat Dompu: pelatihan guru SD
84. Yayasan Pendidikan Bumi Kartini Jepara: pelatihan guru SD
85. Yayasan Pendidikan dan Pertukaran Budaya: pelatihan guru SMP
86. Yayasan Pendidikan Harapan Ummat Sibolga: pelatihan guru SD
87. Yayasan Pendidikan Lambang Budi Bakti Alumnika Palembang: pelatihan SMP
88. Yayasan Pendidikan Malabi Indonesia: pelatihan guru SD
89. Yayasan Pendidikan Peduli Lingkungan dan Sosial Indonesia: pelathan guru guru SD
90. Yayasan Pendidikan Peduli Lingkungan dan Sosial Indonesia: pelatihan guru SLB
91. Yayasan Pengembangan Insani: pelatihan guru PAUD
92. Yayasan Pengembangan Pendidikan dan Telematika Indonesia: pelatihan guru SD
93. Yayasan Pengembangan Pendidikan dan Telematika Indonesia: pelatihan guru SD
94. Yayasan Pusat Penelitian dan Pengembangan Nanoteknologi Indonesia: pelatihan guru SMP
95. Yayasan Rausan Fikri Ar Rahman: pelatihan guru PAUD
96. Yayasan Ruang Baca Komunitas: pelatihan guru SMP
97. Yayasan Rumah Komunitas Kreatif: pelatihan guru PAUD
98. Yayasan Sahabat Muda Indonesia: pelatihan guru SMP
99. Yayasan Sakata Innovation Center: pelatihan guru SD
100. Yayasan Sang Tunas: pelatihan guru PAUD
101. Yayasan Satriabudi Dharma Setia: pelatihan guru PAUD
102. Yayasan Semangat Bina Ukhwah: pelatihan guru PAUD
103. Yayasan Sentra Psikomedika: pelatihan guru SD
104. Yayasan Sinergi Edukasi Indonesia: pelatihan guru SD
105. Yayasan Sustainable Education And
Culture Development: pelatihan guru SD
106. Yayasan Taman Baca Rumah Kita: pelatihan guru SD
107. Yayasan Teman Kita Balikpapan: pelatihan guru SD
108. Yayasan Tunas Aksara: pelatihan guru SD
109. Yayasan Tunas Cahaya Bangsa: pelaihan guru SMP
110. Yayasan Tunas Cerdas Gemilang: pelatihan guru SD
111. Yayasan Tunas Cerdas Gemilang: pelatihan guru PAUD
112. Yayasan Ummul Khair: pelatihan guru PAUD
113. Yayasan Wahana Inklusif Indonesia: pelatihan guru SD

ASS |*

44 Karyawan PT. Goodyear Mengadu ke Dewan

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Puluhan karyawan PT. Goldyear Indonesia mengadu ke Komisi IV DPRD Kota Bogor terkait kebijakan perusahaan melaksanakan pengurangan karyawan secara sepihak akibat pandemi Covid-19. Ketua PUK Serikat Pekerja Kimia Energi dan Pertambangan PT. Goodyear Indonesia, Ibnu Maulana mengatakan bahwa kedatangan mereka ke kantor wakil rakyat untuk meminta bantuan agar 44 karyawan yang terkena PHK kembali dipekerjakan oleh perusahaan tersebut.

Ia menilai bahwa selama ini PT. Goodyear belum melakukan upaya maksimal dalam mencegah terjadinya PHK. “Perusahaan belum sepenuhnya mengikuti arahan dari surat edaran Menteri Perindustrian dan Psrdagangan Nomor 907 Tahun 2004 tentang tahapan perusahaan dalam melakukan PHK,” ucap Ibnu kepada wartawan, Rabu (22/7).

PT. Goodyear dinilai telah melompati tahapan-tahapan, sehingga perusahaan yang seharusnya bisa dicegah. Namun, malah melakukan PHK. “Perusahaan melakukan PHK sepihak. Kenapa saya sebut sepihak karena perusahaan belum mempunyai  penetapan dari pengadilan hubungan industrial,” ungkapnya.

Menurut dia, saat ini sebanyak 44 karyawan sudah 30 hari menganggur. “Upaya yang setiap bulan diterima diakhir bulan sudah kita konfirmasi perusahaan tidak akan membayarkan itu, dan ini merupakan sesuatu yang menurut kita melanggar UU Nomor 13 Tahun 2003,” jelasnya.

Rata-rata karyawan yang di-PHK, sambung dia, masa kerjanya di atas 10 tahun. “Kami ingin DPRF menjembatani musyawarah yang positif. Kita ingin para pihak yang berkepentingan mendiskusikan masalah ini sesuai porsinya. Jadi ketika didudukan kepada porsinya, akan ada solusi yang bisa mencegah terjadinya PHK. Contohnya serikat pekerja memberi ruang kepada perusahaan untuk menangguhkan kenaikan upah tahunan dan menangguhkan beberapa benefit,” jelasnya.

Namun, kata dia, opsi opsi itu belum direspon oleh perusahaan. “Perusahaan lebih memanfaatkan kepada situasi ini untuk mengurangi karyawan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD, Ence Setiawan mengatakan bahwa pihaknya mengaku miris dengan situasi tersebut. Pasalnya, ada dua karyawan menderita stroke dan hamil delapan bulan, tetap di-PHK. “Jadi berdasarkan informasi mereka di-PHK tanpa alasan yang jelas sejak Juli lalu,” katanya.

Seharusnya, kata Ence, perusahaan tetap bisa mempekerjakan karyawan di tengah pandemi, khususnya bagi mereka yang masih produktif. “Kami akan mengambil langkah kepada Goodyear setelah pertemuan karyawan dengan Disnakertrans selesai besok (hari ini, red),” ucapnya.

Ence menambahkan, mereka menuntut agar sebanyak 44 karyawan yang di-PHK kembali dipekerjakan.

** Fredy Kristianto

PKK Leuwiliang Bagikan Bantuan ke Warga Terdampak Covid-19

0

Leuwiliang l Jurnal Inspirasi

Masih dalam program peduli Covid-19, TP PKK Kecamatan Leuwiliang bersama Pemerintah Desa Leuwimekar membagikan bantuan sosial kepada warga tidak mampu yang dilaksanakan di Kantor Desa Leuwimekar, Rabu (22/7).

TP PKK Leuwiliang bersama Pemdes Leuwimekar pun memberikan himbauan kepada warganya untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan dengan mengunakan masker dan cuci tangan saat PSBB pra Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) sekarang ini.

“Masyarakat Leuwimekar yang mayoritas sehari-harinya pedagang yang berjualan di sekolah, sehingga TP PKK Kecamatan Leuwiliang serta Pemdes Leuwimekar penting melakukan protokol kesehatan,” kata  Hj. Zaitunnisa Widia Sari, TP PKK kecamatan Leuwiliang ditemui saat pembagian bantuan berupa sembako dan uang kepada para lansia yang digelar di aula kantor Desa Leuwimekar.

“Ya karena sekolah belum ada aktivitas jadi mereka lebih banyak di rumah, ya semoga apa yang kami berikan bermanfaat,” imbuhnya.

Hj. Itoh Masitoh, Ketua TP PKK Desa Leuwi Mekar mengatakan,” Terima kasih kepada ketua serta pengurus TP PKK Kecamatan Leuwiliang atas bantuannya yang sangat berarti sehingga mudah-mudahan apa yang dilakukan oleh TP PKK kecamatan Leuwiliang bisa menjadi contoh bagi kami TP PKK Desa Leuwiliang, tetap konsisten membantu masyarakat yang sangat membutuhkan,” ujarnya.

Ade Umyana, Sekdes yang mewakili Sumarno Kepala Desa Leuwimekar pun mengapresiasi kegiatan TP PKK Kecamatan Leuwiliang serta TP PKK Desa Leuwimekar. “Semoga pandemi Covid-19 ini berakhir dan semua kegiatan berjalan seperti semula, saya mengimbau kepada masyarakat selalu menggunakan masker, cuci tangan dan menerapkan Pola Hidup Bersih Sehat,” pungkas dia.

** Arip Ekon

Kemang Jadi Zona Merah Lagi

0

Warga Perumahan Terpapar Covid-19

Kemang | Jurnal Inspirasi

Baru beberapa hari menjadi zona hijau dan terbebas dari Covid-19, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor kembali tercatat per 21 Juli 2020 di peta  sebaran Covid 19 Gugus Tugas Kabupaten Bogor menjadi wilayah Zona Merah karena ada warga di salah satu perumahan di Desa Kemang yang terpapar Covid-19.

Pihak Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Kemang pun  langsung menyemprotkan cairan disinfektan di lingkungan perumahan tersebut. “Ya betul, di perumahan ada yang terpapar sehingga Kemang dari data gugus tugas jadi wilayah Zona Merah, dan sudah kami semprotkan cairan disinsfektan di seputaran perumahan itu, “kata Plt Camat Kemang Ria Marlisa Aritonang, saat dikonfirmasi Jurnal Bogor, kemarin.

Ria  sapaanya yang juga sebagai Ketua Gugus Tugas Kecamatan Kemang sebelumnya mengimbau kepada masyarakat Kecamatan Kemang untuk terus memantuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, rajin mencuci tangan serta untuk menjaga jarak ketika bepergian keluar. “Kami pun tak henti hentinya melakukan sosialiasi di beberapa titik keramaian yang ada di wilayah Kecamatan Kemang,” ujarnya.

Kembalinya Kemang masuk Zona Merah mendapatkan sorotan dari Ketua PAC Ansor Kemang, Abdul Jalil. Menurutnya mungkin ada kelemahan koordinasi di Kecamatan Kemang. “Zona Hijau yang kemarin kita dapat sekarang kembali menjadi Zona Merah, sepertinya ada kurang koordinasi menyangkut kepentingan kesehatan masyarakat,” tegasnya.

Abdul Jalil berharap kepada UPT Kesehatan Kecamatan Kemang agar terus bersosialisasi hidup sehat kepada masyarakat. “Agar kembali masuk Zona Kuning bahkan hijau, pemuda Ansor Kemang mendukung sepenuhnya upaya dari pihak kesehatan dan kecamatan,”pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Dinkes Sayangkan Daftar Baru PKH tak Terapkan Protokol Kesehatan

0

Ciampea  | Jurnal Inspirasi

Daftar baru calon Keluarga Penerima  Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Cicadas, Kecamatan Ciampea yang  tidak menerapkan protokol Kesehatan sangat disayangkan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor. Saat dikonfirmasi perihal protokol kesehatan pengambilan dana bantuan atau pun daftar baru penerima PKH, menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Mike Kartalina semua pihak harus mematuhi protokol kesehatan.

“Ya ketika ada kerumunan itu harus mengatur jarak, apalagi itu di kantor pemerintah desa, tahu aturan tentu harus dijaga jarak dan mewajibkan memakai masker jangan sampai tidak ada jarak, ya untuk desa lain juga semua harus memperhatikan protokol kesehatan. Apalagi Kecamatan Ciampea masuk zona merah penyebaran Covid-19,” kata Mike Kartalina, Rabu (22/7).

Sementara Kades Cicadas, Ujang Yani mengatakan, kejadian itu bukan pengambilan dana BLT atau bantuan lain. Namun hanya daftar baru warga yang akan menerim PKH. “Ya itu daftar baru PKH ada 286 KPM dari sebelumnya data KPM di Desa Cicadas ada 317 KK,” kata Kades.

Ditanya soal protokol kesehatan, kades tak bersedia memberikan penjelasan. Namun dari pantauan warga yang antre daftar yang tidak mengatur jarak dari halaman kantor desa hingga di dalam Kantor desa, memang tampak berdekatan. Ditambah ada beberapa warga yang tidak memakai makser, meksipun tempat cuci tangan disediakan pihak desa.

** Cepi Kurniawan

Bendungan Biah-Saimun Cibuntu Dibiarkan Rusak Hingga Menahun

0

Ciampea | Jurnal Inspirasi

Kepala Desa Cibuntu Ahmad Yani kesal usulan soal pembangunan bendungan Biah-Saimum yang mengaliri 3 desa, yaitu Desa Cibuntu, Cicadas, dan Desa Bojong Rangkas tidak digubris oleh pihak UPT Pengairan wilaya IV Ciampea. Pasalnya sudah beberapa kali usulan sampai saat ini bendungan itu tidak juga  ada perbaikan.

“Bendungan itu hingga saat ini tak kunjung juga diperbaiki padahal sudah sekitar satu tahun rusak, saya sudah pegel ngusulkan terus. Hingga saat ini tidak ada respon untuk perbaikan karena itu rusaknya cukup parah,”kata Kades Cibuntu Ahmad Yani, kepada Jurnal Bogor, kemarin.

Kades melanjutkan pihaknya mendesak agar pihak terkait merespon karena di tiga desa tersebut banyak petani terdampak akibat bendungan rusak hingga aliran air sugai ke area pertanian tersendat. “Segeralah, kami selaku pemerintah desa mendesak ke pada pihak terkait untuk dilakukan pembangunan,” kata Kades.

Kondisi bendungan rusak itu pun mendapat sorotan dari anggota Komisi 2 DPRD Kabupaten Bogor Lukmanudin Ar Rasyid. Menurutnya untuk memperkuat sektor pertanian aliran air harus berjalan normal. “Dalam rangka memperkuat sektor pertanian dan perikanan irigasi itu urgen harus diperbaiki dan masuk di anggaran perubahan,” kata Lukman sapaan akrabnya.

Lukman meminta pemerintah daerah harus hadir di tengah – tengah para petani untuk melakukan penguatan di sektor pertanian dengan memperbaiki irigasi untuk memasok kebutuhan air ke sawah dan kolam. “Intinya harus segera ada perbaikan karena itu juga merupakan kebutuhan bagi para petani biar kebutuhan pangan masyarakat tercukupi,” pintanya.

Sementara Kepala UPT Pengairan wilayah IV Ciampea Rudi saat dikonfirmasi belum memberikan penjelasan mengapa bendungan Biah-Saimun dibiarkan lama rusak dan tidak ada perbaikan.

** Cepi Kurniawan

PKS Tegaskan Oposisi Meski PAN Isyaratkan Dukung Jokowi

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan tetap menjadi oposisi meskipun Partai Amanat Nasional (PAN) memberi isyarat untuk mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ketua Departemen Politik PKS Pipin Sopian mengatakan pertemuan antara sejumlah elite PAN dengan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/7), tidak memengaruhi sikap PKS untuk tetap berada di luar pemerintahan.

“Itu hak mereka. Insyaallah PKS istikamah menyuarakan aspirasi rakyat di luar pemerintahan sampai 2024,” kata Pipin dikutip dari CNN, Rabu (22/7).

Pipin menyampaikan PKS hendak memberi pembelajaran politik yang sehat kepada publik. Mereka menekankan pentingnya kubu oposisi sebagai penyeimbang pemerintah dalam sistem demokrasi.

Dia menuturkan oposisi tetap bisa berperan dalam pembangunan negara. PKS berjanji akan mengkritisi kebijakan yang tak sesuai kehendak rakyat dan mendukung kebijakan yang baik.

“PKS siap bersama rakyat melawan ketidakadilan dan kebijakan yang mengancam Pancasila dan tidak berpihak kepada kepentingan rakyat, seperti melawan kenaikan tarif BPJS dan menolak RUU HIP,” ucap Pipin.

Pipin memahami hanya pihaknya dan Partai Demokrat yang ada di luar pemerintahan jika PAN masuk ke pemerintahan. Namun, ia meyakini partainya tetap bisa menjadi penyeimbang terhadap setiap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah.

“Kami akan selalu hadir dalam proses pembahasan di DPR, baik dalam rangka fungsi pengawasan, legislasi, maupun anggaran,” ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah elite PAN menemui Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/7). Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi bilang lawatan itu sebagai silaturahmi politik yang sempat tertunda.

Yoga juga menyebut PAN menegaskan dukungan terhadap pemerintah dalam pertemuan itu. Namun saat ditanya apakah PAN akan bergabung dengan kabinet pemerintahan, ia tak menjawab gamblang.

“Intinya PAN akan bersama pemerintah untuk mewujudkan tujuan pembangunan nasional, sesuai cita-cita dalam pembukaan UUD 1945. Negara Indonesia adalah negara gotong-royong,” jelas Viva, Senin (20/7).

Pada Pilpres 2019, PAN berada di luar gerbong koalisi Jokowi-Ma-ruf. PAN bersama PKS, Partai Demokrat, dan Partai Gerindra mendukung pasangan calon Prabowo-Sandi. Usai pilpres, Gerindra merapat ke kabinet Jokowi. Sementara tiga partai lainnya masih berada di luar pemerintahan.

ASS |*

Uji Klinis Vaksin Covid-19 di Indonesia Segera Dilakukan

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Presiden Joko Widodo menyatakan uji klinis vaksin Covid-19 di Indonesia segera dilakukan. Dalam akun media sosialnya, ia memaparkan RI akan segera melakukan  uji klinis vaksin tahap III dengan melibatkan 1.620 sukarelawan.

“Selamat pagi. Saya menerima tim uji klinis vaksin Covid-19 dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bio Farma dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Istana Merdeka, kemarin,” katanya dalam akun Instagram Jokowi dikutip Rabu (22/7).

“Hasilnya nanti akan dibandingkan dengan hasil uji klinis yang sama di berbagai negara.”

Ia berujar proses dan protokol fase uji klinis akan mendapatkan pendampingan ketat dari BPOM. Apabila dinyatakan lolos, BPOM akan mempercepat pemberian izin edarnya.

Adapun produksinya, jika uji klinis tahap ketiga berhasil, akan dilaksanakan oleh BUMN farmasi, PT Bio Farma (Persero). Ia berujar BUMN akan memproduksi vaksin dengan kapasitas 100-250 juta dosis per tahun.

Sebelumnya, Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir mengatakan uji vaksin Covid-19 hampir final dan siap edar di Indonesia pada awal 202I. Vaksin Covid-19 yang dimaksud adalah kandidat vaksin yang dibuat oleh Sinovac Biotech dari China bernama CoronaVac.

Vaksin ini telah tiba di Indonesia dan dibawa ke Bandung. Bio Farma akan menjalankan uji klinis fase III vaksin ini pada Agustus 2020 ke relawan dengan rentang usia antara 18-59 tahun, dengan kriteria tertentu.

ASS |*

Stimulus Covid-19 Eropa Disetujui Rp 12.000 Triliun

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Kucuran stimulus senilai 750 miliar euro (Rp 12.000 triliun) akhirnya disetujui dalam rapat Dewan Eropa yang sempat alot. Bagaimana tidak, setelah hampir 5 hari berjibaku dengan adu pendapat, Uni Eropa akhirnya setuju mengeluarkan dana untuk pemulihan ekonomi Eropa akibat krisis yang disebabkan Covid-19.

“Kami berhasil! Eropa kuat. Eropa bersatu,” kata Presiden Dewan Eropa Charles Michel dikutip dari CNBC, Rabu (22/7).

“Ini kesepakatan yang bagus, ini kesepakatan yang kuat, dan yang paling penting, ini adalah kesepakatan yang tepat untuk Eropa saat ini.” Ini adalah pertama kalinya para anggota Uni Eropa bersama-sama menegakkan ekonomi kita melawan krisis.”

Presiden Prancis Emmauel Macron juga memuji kemarin, sebagai hari bersejarah. Perdana Menteri Belgia Sophie Wilmes mengatakan bahwa Uni Eropa belum pernah memutuskan untuk berinvestasi dengan ambisius di masa depan.


Keputusan ini seperti jadi oase di tengah padang pasir. Bagaimana tidak, ekonomi UE diramal kontraksi hingga 8,3% di 2020. Ini merupakan perkiraan terbaru dari Komisi Eropa, yang menunjukan suramnya perekonomian 27 negara anggota. Ekonomi Prancis, Italia dan Spanyol akan minus 10%.

Dampak ekonomi dari lockdown lebih parah dari yang diperkirakan sebelumnya. Belum lagi, sejumlah negara kini bersiap menghadapi serangan gelombang kedua. Nantinya dana tersebut akan disalurkan ke tiga fokus utama. Pertama menciptakan reformasi untuk membantu bisnis bangkit dari pandemi.

Kedua, meluncurkan langkah-langkah baru untuk mereformasi ekonomi dalam jangka panjang. Dan, ketiga, berinvestasi untuk membantu melindungi dari “krisis masa depan”.

Stimulus ini juga akan termasuk mengalokasikan dana senilai ratusan miliar dolar dalam bentuk hibah dan pinjaman kepada negara-negara anggota. Komisi itu juga menyetujui anggaran inti 1,1 triliun euro (hampir US$ 1,3 triliun) dari 2021-2027.

Akibat ini pasar saham global sebagian naik. Bursa Eropa naik 0,5% dan ditutup pada 3.405,35. Sejumlah pengamat mengatakan Eropa telah melakukan hal yang jauh lebih baik dari AS terutama dalam membuka kembali aktivitas ekonominya.

“Dengan prospek ekonomi AS yang semakin tidak pasti, langkah-langkah ini untuk memastikan pemulihan yang lebih kuat dan akan terus mendorong euro lebih tinggi,” kata analis dari BK Asset Management Kathy Lien.

“Paket itu akan membantu melindungi kelanjutan penurunan virus pada ekonomi,” kata Quincy Krosby, kepala strategi pasar di Prudential Financial.

ASS |*

Sultan Sepuh Cirebon Meninggal Dunia

0

Bandung | Jurnal Inspirasi

Sultan Sepuh XIV, Pangeran Raja Adipati (PRA) Arief Natadiningrat dari Keraton Kasepuhan Cirebon meninggal dunia, Rabu (22/7). Sultan meninggal pada pukul 05.20 WIB setelah menjalani perawatan di salah satu Rumah Sakit di kota Bandung.

Dari keterangan pers atas nama Keluarga Besar Keraton Kasepuhan Cirebon disebutkan bahwa Sultan Sepuh akan dikebumikan di Pemakaman Astana Gunung Jati. “Insya Allah dikebumikan di Pemakaman Astana Gunung Jati,” tulis rilis tersebut. Meski begitu tak dijelaskan penyebab meninggalnya tokoh sentral Cirebon tersebut.

Kabar meninggalnya Sultan Sepuh juga telah dibenarkan oleh Kepala Bidang Humas Pemkot Cirebon Ida Kurniasih. “Benar, meninggal tadi pagi,” kata Ida. Meski begitu Ida juga tak bisa menjelaskan secara rinci terkait kabar duka dari Kasepuhan tersebut.

Dia juga tak bisa memaparkan penyebab pasti meninggalnya Sultan Sepuh Arief Natahadiningrat.

Pangeran Raja Adipati (PRA) Arief Natadiningrat menduduki tahta sebagai Sultan Sepuh menggantikan ayahnya Sultan Sepuh XIII pada 9 Juni 2010 lalu.

Sultan Sepuh dikenal sebagai sosok sultan sepuh yang gemar membagikan kegiatan rutinnya melalui media sosial. Selain sebagai Sultan Sepuh, dia juga pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2004-2009 mewakili Cirebon sebelum akhirnya naik tahta.

ASS |*