31 C
Bogor
Friday, April 10, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1511

Setelah 86 Tahun, Shalat Jumat Pertama Digelar di Hagia Sophia

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Shalat Jumat pertama digelar di Hagia Sophia, gedung berusia 1.500 tahun yang semula museum. Sekitar 1.000 orang diperkirakan akan mengikuti shalat Jumat pertama dalam 86 tahun. Pada 1934, di bawah kepemimpinan Presiden Mustafa Kemal Ataturk, pendiri Turki modern, setelah jatuhnya Ottoman, masjid itu dijadikan museum.

Lukisan dan ornamen Kristiani akan ditutup tirai dengan menggunakan mekanisme khusus selama waktu shalat tetapi tetap akan dipajang. Gedung ini dibangun pada abad keenam sebagai katedral namun dijadikan masjid pada 1453 ketika Ottoman, biasa disebut juga dengan Kekhalifahan Utsmaniyah, di bawah Mehmed II atau Sultan Muhammad al-Fatih menaklukkan Konstantinopel yang kemudian berganti nama menjadi Istanbul.

Shalat Jumat pertama akan dipimpin oleh Ali ErbaÅŸ ketua direktur keagamaan, lapor harian Turki. Hürriyet melaporkan, “Mekanisme tirai yang digunakan mirip dengan yang dipakai dalam industri film,” kata harian itu. “Tidak ada satu pun paku yang akan digores di struktur beton itu,” tambah Hürriyet.

Karpet yang akan dipakai untuk shalat Jumat diproduksi di Provinsi Manisa, salah satu pabrik karpet pertama di Turki, kata surat kabar itu. “Terbuat dari bulu domba 100%, karpet hijau yang dipasang dengan motif Ottoman abad ke-17.

Bagi kelompok Islamis Turki, Hagia Sophia kembali dijadikan masjid menandai mimpi lama mewujudkan kembali simbol kejayaan Ottoman.

ASS |*

Hadits Hari Ini

0

24 Juli 2020
03 Dzul-Hijjah 1441 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ شُعَيْبِ بْنِ اللَّيْثِ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ جَدِّي حَدَّثَنِي خَالِدُ بْنُ يَزِيدَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي هِلَالٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تَكُونُ الْأَرْضُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ خُبْزَةً وَاحِدَةً يَكْفَؤُهَا الْجَبَّارُ بِيَدِهِ كَمَا يَكْفَأُ أَحَدُكُمْ خُبْزَتَهُ فِي السَّفَرِ نُزُلًا لِأَهْلِ الْجَنَّةِ قَالَ فَأَتَى رَجُلٌ مِنْ الْيَهُودِ فَقَالَ بَارَكَ الرَّحْمَنُ عَلَيْكَ أَبَا الْقَاسِمِ أَلَا أُخْبِرُكَ بِنُزُلِ أَهْلِ الْجَنَّةِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ قَالَ بَلَى قَالَ تَكُونُ الْأَرْضُ خُبْزَةً وَاحِدَةً كَمَا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَنَظَرَ إِلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ ضَحِكَ حَتَّى بَدَتْ نَوَاجِذُهُ قَالَ أَلَا أُخْبِرُكَ بِإِدَامِهِمْ قَالَ بَلَى قَالَ إِدَامُهُمْ بَالَامُ وَنُونٌ قَالُوا وَمَا هَذَا قَالَ ثَوْرٌ وَنُونٌ يَأْكُلُ مِنْ زَائِدَةِ كَبِدِهِمَا سَبْعُونَ أَلْفًا

Telah menceritakan kepada kami Abdul Malik bin Syu’aib bin Al Laits, telah menceritakan kepadaku bapakku dari kakekku, telah menceritakan kepada kami Khalid bin Yazid dari Sa’id bin Abu Hilal dari Zaid bin Aslam dari Atha bin Yasar dari Abu Sa’id Al Khudri dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam Beliau bersabda:

Pada hari kiamat bumi itu akan seperti satu potong roti yang akan di ratakan oleh Allah dengan tangan-Nya hingga menjadi seimbang. Sebagaimana roti yang diratakan oleh salah seorang dari kalian diperjalanannya. Sebagai hidangan bagi penghuni Surga.

Kemudian seorang laki-laki dari Yahudi datang, ia berkata kepada Beliau; Semoga Allah memberkahi kepadamu wahai Abu Qasim. Beliau berkata kepadanya: Maukah kamu kuberitahu tentang hidangan penghuni Surga pada hari kiamat ?.

Dia menjawab: “Ya.” Beliau bersabda: “Bumi akan menjadi satu potong roti -sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tadi.- Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melihat kepada kami dan tertawa hingga terlihat gigi serinya. Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya:

Maukah kuberitahukan kepadamu tentang lauk pauk mereka ?. Dia menjawab: Lauknya adalah Balaam (bahasa Ibarahin) dan Nun. Para sahabat bertanya: “Apakah itu ya Rasulullah ?”. Beliau menjawab: Yaitu seekor sapi, sedangkan nun adalah daging yang paling baik dari hatinya yang akan dimakan oleh tujuh puluh ribu penghuni Surga yang masuk tanpa hisab.

HR Muslim No. 5000.

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Pencuri Laptop Sempat Duel dengan Warga

0

Gunung Sindur | Jurnal Inspirasi

Aksi nekat pelaku pencuri laptop disore hari berujung apes dan berakhir  di jeruji besi. Pasalnya pelaku Fi (48) nekat melancarkan aksinya untuk mencuri laptop di sebuah warung milik Yunita Agustina warga Kampung Pumpung RT 03, RW 02 Desa Gunung Sindur, Kecamatan Gunung Sindur.

Peristiwa pencurian laptop yang terjadi pada Rabu sore (22/7)  terekam CCTV warga. Dalam rekaman itu pelaku mengendarai sepeda motor. Namun aksi pelaku itu diketahui pemilik warung yang akhirnya mengundang warga. Pelaku yang panik karena tertangkap basah pun sempat melawan saat ingin diamankan warga.

Hal itu pun dibenarkan Kapolsek Gunung Sindur Kompol Darmawan. Pelaku masuk ke dalam warung mengambil sebuah laptop. Namun aksinya itu diketahui pemilik warung. “Diketahui Yunita Agustin merupakan pemilik laptop yang sedang ditaruh di meja. Begitu pelaku masuk lalu keluar dari dalam warung membawa sebuah laptop, pelaku sempat dikejar warga langsung diteriaki maling – maling hingga akhirnya dikejar dan ditangkap warga,” kata Kapolsek Gunungsindur kompol Darmawan saat dikonfirmasi.

Lanjut Kapolsek, pelaku sempat duel dengan warga. Menurut keterangan warga, pelaku melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri. Anggota Polsek yang sedang patroli keliling melihat adanya keributan langsung mengamankan  maling laptop tersebut. “Tersangka kini sudah diamankan di Polsek  Gunungsindur pelaku dijerat pasal 363 dengan ancaman 5 tahun penjara ,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Harlah PKB, Lukman Persiapkan Upaya Ketahanan Pangan

0

Ciampea | Jurnal Inspirasi

Di hari lahir PKB yang ke-22,  Lukmanudin Ar Rasyid menggelar acara syukuran sekaligus santunan terhadap anak yatim di Posko PKB Ciampea, Kamis (23/7). Lukman menyambut baik program yang sampaikan oleh Ketua Umum PKB Ahmad Muhaimin Iskandar kepada para kader PKB di seluruh daerah.

Menurutnya, di harlah PKB orasi politik Muhaimin Iskandar atau yang dikenal Cak Imin  meminta mempersiapkan  ketahanan pangan untuk bangsa Indonesia yang perlu diaplikasikan di setiap daerah.

“Diantaranya dikatakan Ketua Umum PKB mendorong kekuatan ekonomi alternatif pada sektor pertanian, perikanan untuk menciptakan ketahanan pangan bangsa, ” Kata Lukamanudin Ar Rasyid, kepada Jurnal Bogor.

Lukman yang juga selaku anggota DPRD Kabupaten Bogor menyatakan ingin menyelaraskan instruksi  Ketua Umumnya soal ketahanan pangan. “Tentu untuk menciptakan ketahanan pangan mendorong masayarakat untuk bersama-sama untuk memanfaatkan pekarangan yang ada dan menciptakan sektor pertanian inovatif, ” kata dia.

Lebih lanjut selaku wakil rakyat ia meminta Pemkab Bogor untuk bersama – sama membantu dan menyemangati petani untuk tetap bercocok tanam demi mewujudkan ketahanan pangan. “Tentu peran dukungan dari pemerintah harus ada untuk para petani, ” kata Lukman

Dalam kegiatan syukuran Harlah PKB ke-22 Lukman lebih lanjut dihadapkan para konstituennya serta pengurus PKB di dapil IV. Dia  menceritakan perjuangan partai yang kental dengan nuansa NU itu. 

** Cepi Kurniawan

Ketahanan Pangan Jabar Didorong Lewat Program Santani

0

Cianjur | Jurnal Inspirasi

Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum mendorong pondok pesantren kembangkan sektor pertanian. Salah satunya dengan menggagas Santri Tani (Santani). Menurut Kang Uu, dengan mengembangkan sektor pertanian, kemandirian ekonomi ponpes di Jabar akan meningkat. Apalagi, ada sekitar 12.500 ponpes dan 4,5 juta santri di Jabar.

“Ada komunitas lain yang harus didorong dalam mendukung program pemerintah dalam kedaulatan pangan Jawa Barat, yaitu komunitas para santri,” kata Kang Uu di UPTD Balai Pengembangan Mekanisasi Pertanian, Kabupaten Cianjur, Kamis (23/07).

Kang Uu mengatakan, minat pemuda Jabar mengembangkan sektor pertanian terus menurun. Kondisi tersebut, kata ia, akan mempengaruhi ketahanan pangan Jabar. “Harapan kami, pemuda- pemudi peduli pada pertanian. Maka, kami mendorong seluruh komunitas masyarakat peduli kepada pertanian termasuk para santri dan kiai,” ucapnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kang Uu menyerahkan sejumlah alat pertanian. Ia berharap program Santani dapat bermanfaat bagi masyarakat Jabar, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan.

Kepala Balai Pengembangan Mekanisasi Pertanian Teguh Khasbudi mengatakan, alat pertanian dari Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar akan disalurkan ke sejumlah ponpes di Kab. Cianjur. Ia optimistis apabila program Santani berjalan optimal, ketahanan pangan Jabar akan terjaga. “Mudah -mudahan penyerahan alat pertanian, meningkatkan produksi pertanian,” kata Teguh.

** Cepi Kurniawan

Remisi Hari Anak Nasional 2020, Wagub Jabar Soroti Pentingnya Pendidikan

0

Bandung | Jurnal Inspirasi

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum menghadiri Acara Penyerahan Remisi Anak dalam rangka “Hari Anak Nasional dan Penguatan Sekolah Mandiri Merdeka Belajar Bagi Anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA)” di LPKA Kelas II Bandung, Sukamiskin, Kota Bandung, Kamis (23/7/20).

Dalam rangka Hari Anak Nasional Tahun 2020 ini, sebanyak 59 anak di Jabar, 35 di antaranya dari LPKA Kelas II Bandung, termasuk dalam 857 anak di sejumlah lembaga pemasyarakatan (lapas) di Indonesia yang mendapatkan remisi alias pengurangan masa hukuman.

Kang Uu pun berharap bekal pembinaan, pendidikan, juga penggalian potensi dan bakat anak selama di LPKA membuat anak didik bisa menjadi pribadi yang memiliki keahlian dan siap menjalani kehidupan. “Selamat Hari Anak Nasional, mudah- mudahan anak Indonesia tangguh dan semakin hebat. Generasi merekalah yang akan menyambung estafet pembangunan,” ucap Kang Uu.

Pun bertepatan momen Hari Anak Nasional, Kang Uu mengatakan, anak merupakan amanah dari Tuhan kepada orang tua. Untuk itu, anak harus mendapatkan pendidikan dimulai dari dalam keluarga.

Kang Uu juga mendorong keluarga menjadi lembaga pertama dan utama dalam memberikan pendidikan kepada anak. Dirinya pun menekankan pentingnya membangun kesadaran para orang tua terhadap pembentukan karakter anak agar keluarga mampu menghadirkan generasi penerus bangsa yang tangguh, berdaya saing, sekaligus berakhlak.

“Saya mengingatkan kembali, mari kita kuatkan fungsi keluarga. Pendidikan akhlak dan karakter itu dimulai dari keluarga,” kata Kang Uu. “Diharapkan dimulai dari keluarga, hadir generasi yang berakhlak dan kompetitif,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia Reinhard Silitonga mengatakan bahwa berdasarkan undang-undang, seorang anak mendapat pendidikan meskipun sedang menjalani masa hukuman. Maka, terdapat Sekolah Mandiri di setiap LPKA di Indonesia.

‎”Kami sudah menggelar program Sekolah Mandiri yang digelar berdasarkan program unggulan pada masing-masing. Kegiatannya dilaksanakan berdasarkan metode kreativitas, inovasi, dan kondisi LPKA,” kata Reinhard. “Sehingga haknya (anak) atas pendidikan dipenuhi meski sedang dalam pembinaan,” ujarnya.

Wali Kota Bandung Oded M. Danial pun berharap anak yang mendapat remisi pada momen Hari Anak Nasional 2020 bisa semakin pribadi yang baik dan bermanfaat bagi sesama. Oded berpesan kepada anak binaan untuk tetap semangat dan optimistis serta terus mengikuti pendidikan atau pembinaan yang ada di Kota Bandung. “Mudah-mudahan mereka dapat siap hidup bermasyarakat lagi,” ujar Oded.

** Cepi Kurniawan

Rizal Ramli: Industri Makin Anjlok, Sektor Pertanian Fokus Digenjot

0

Jakarta | Jurnal Bogor

Pertumbuhan industri nasional pada 2019 sebesar 5,04 persen yang tidak terpaut jauh dengan realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2019 yang tumbuh 5,02 persen dinilai tidak ideal. Untuk memajukan sebuah negara, sejatinya industri harus tumbuh dua kali lipat dari pertumbuhan ekonomi. 

“Pertumbuhan industri harus dua kali dari pertumbuhan ekonomi. Misalnya pertumbuhan ekonomi 6 persen maka industri harus 10-15 persen. Industri harus lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi. Tunggu aja Rizal Ramli jadi presiden,” ujar ekonom senior, Rizal Ramli dalam Webinar Ngopi Bareng RR, Kamis (23/7/2020).

Mantan Anggota Tim Panel Ekonomi PBB itu berpendapat, pertumbuhan industri harus dua kali lipat dari pertumbuhan ekonomi, sebab dengan demikian artinya industri bisa menciptakan lapangan kerja lebih banyak, kemudian tingkat upah bisa naik dan produktivitas juga tinggi.

Rizal-pun mengungkapkan bahwa pada medio 1980-an, Indonesia pernah berada pada posisi tersebut. Kala itu pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat sebesar 6,5 persen. Sedangkan industrinya tumbuh dua digit sekitar 15-18 persen.

Sayangnya, menurut Rizal, kondisi itu tidak pernah lagi terjadi setidaknya dalam 5-6 tahun terakhir. Bahkan menurutnya, keadaan justru berbalik yaitu pertumbuhan ekonomi sekitar 5 persen, sedangkan industri tumbuh lebih lambat yaitu sekitar 3-4 persen. 

Kondisi ini menurut Rizal menunjukkan bahwa industri Indonesia terutama manufacturing semakin tidak kompetitif. Bahkan kini sektor industri tidak bisa lagi diandalkan sebagai pencetak lapangan kerja. 

“Semakin lama semakin kecil, enggak bisa lagi jadi sumber penciptaan lapangan kerja formal. Makanya sekarang banyak tumbuh pekerja informal,” pungkas Rizal Ramli.

*Fokus Genjot Sektor Pertanian*

Ekonom senior, Rizal Ramli, kembali mengingatkan pemerintah untuk fokus pada pengembangan sektor pertanian di tengah pandemi Corona atau Covid-19. Menurut mantan Anggota Tim Panel Ekonomi PBB itu, Jawa Barat adalah salah satu Provinsi yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan produk-produk pertanian.   

“Dunia termasuk Indonesia sangat membutuhkan sektor pertanian terutama pangan dan sayur-sayuran. Nah, Jabar sangat cocok mengembangkan bidang tersebut,” ujar Rizal Ramli saat mengisi acara Ngopi (Ngobrol Perkembangan Terkini) Bareng Rizal Ramli #2 secara virtual, Kamis petang (23/7/2020).

Selain wilayah yang mendukung, menurut Rizal Ramli, banyak juga warga Jabar yang senang dan rajin jadi petani.

Terlebih lagi, sambung Rizal Ramli, bila pemerintah fokus pada pertanian, maka hal itu bisa mengantisipasi adanya ancaman kelangkaan pangan.

“Di tengah pandemi Corona, banyak negara eksportir komoditas seperti Vietnam dan Thailand mengurangi kuota ekspornya ke beberapa negara termasuk Indonesia. Jadi, ini saatnya pemerintah untuk lebih serius menggenjot produk pertanian agar kita terancam kelangkaan pangan,” tegas Menko Ekuin era pemerintahan Abdurrahman Wahid alias Gus Dur itu.

Dan setelah pertanian pesat dan corona mulai berkurang, Jabar bisa menggenjot bidang industri. Industri di Jabar sangat berpeluang besar karena berbatasan langsung dengan Jakarta dan Jabodetabek.

“Tapi lagi-lagi, ini hanya bisa dikerjakan oleh pemimpin yang punya visi misi, punya rekam jejak yang bagus, trust, berpihak pada rakrat, tidak cuma pencitraan. Saya sering sampaikan, pemimpin itu harus punya visi misi, strategi dan personilia yang bagus,” tutur pria yang karib disapa RR itu.

Terkait target Gubernur Jabar, Ridwan Kamil pertumbuhan ekonomi Jabar sebesar 9 persen pada 2021, RR melihatnya hanya sebatas pencitraan.

“Emil (Ridwan Kamil) ngomong gede 9 persen, yang kongkrit saja, 6 atau 7 sudah bangus,” ucap RR.

Dia menyebut Ridwan Kamil ngomong gede soal pertumbuhan ekonomi itu, karena belum terlihat langkah ataupun srtategi untuk mencapainya.

“Saya belum lihat rencana dan langkah-langkahnya, jangan pencitraan saja,” tandas Rizal Ramli.

Handy Mehonk | **

KBD Siapkan 82 Ribu Pohon

0

Siap Hijaukan Cigudeg

Cigudeg l Jurnal Inspirasi

Program Kebun Bibit Desa (KBD) yang digagas Pemerintah Desa Cigudeg dengan menyiapkan  82.000 bibit pohon  dalam upaya membudayakan kegiatan menanam di  masyarakat untuk menghijaukan kembali  wilayah Desa Cigudeg dan sekitarnya.

Kepala Desa Cigudeg Andi Supriadi, memaparkan lokasi kebun bibit desa terletak di Kampung Palawijo RT 01 RW 11 Desa Cigudeg. “Adapun bibit tersebut merupakan bantuan dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL)  Citarum Ciliwung,” kata Andi  kepada Jurnal Bogor, Kamis (23/7).

Menurut Andi, awalnya sebanyak 62 ribu batang pohon antara lain jenis bibit produktif, yakni pohon durian sebanyak 2.500 batang sedangkan bibit nangka juga 2.500 batang. Ditambah bibit sirsak 5.000 batang termasuk bibit kayu trembesi sebanyak 5.000 batang. “Kalau bibit sengon atau yang biasa disebut jengjeng itu hanya 42.000 batang.

Namun, kata Andi  mendapat tambahan lagi sebanyak 20.000 batang berupa bibit mahoni. “Terhitung dengan jumlah secara keseluruhan  82.000 batang pohon,” jelasnya.

Adapun  pada program ini melibatkan 11 orang warga setempat sebagai pekerja dengan sistem Padat Karya Tunai (PKT). “Dalam setiap harinya  mereka diberi upah sebesar 100 ribu per orang,” tukasnya.

Dengan memanfaatkan lahan milik warga asal Tangerang yang sudah menitipkan ke Pemerintah Desa untuk dirawat. “Dengan luas hektaran  lahan alhamdulilah  saya beri izin untuk menggarap tanah tersebut.”

Bibit pohon ketika mulai tumbuh besar, ucap Andi,  nanti dibagikan kepada masyarakat untuk ditanam di masing-masing lahan milik masyarakat. “Kami memelihara hanya beberapa bulan saja, setelah itu kami bagikan ke masyarakat,” ucapnya.

Lanjut Andi mengatakan, rencannya bibit pohon ketika besar saya akan bagikan  di masing masing dulu sebanyak 4300 KK. “Jadi  harus kebagian  semua masing-masing,” tuturnya.

Saat ini,  tahap pembesaran ada penanggung jawab  dapat bantuan dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL)  Citarum Ciliwung  perawatan termasuk gaji, alhamduilah pihak tersebut sudah peduli,” kata dia.

** Arip Ekon

‘Tsunami’, Enam Ketua K3S Ditetapkan Tersangka Korupsi Dana BOS

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Kasus dugaan korupsi penyimpangan dana BOS tahun 2017, 2018 dan 2019 pada kegiatan Ujian Tengah Semester, Ujian Akhir Semester, dan kenaikan kelas, serta ujian sekolah pada SD se-Kota Hujan, menimbulkan ‘tsunami’. Pasalnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor menetapkan enam tersangka dalam perkara rasuah itu pada Kamis (23/7/2020).

Keenam tersangka merupakan Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD pada enam kecamatan yang ada di Kota Bogor. Mereka masing-masing berinisial BS, DD, GN, WH, D, dan SB. Dengan tambahan enam orang tersebut, kejaksaan kini telah menetapkan sebanyak tujuh tersangka.

Setelah sebelumnya menjadikan JRR selaku penyedia jasa pengadaan kertas dan soal ujian hingga merugikan keuangan negara senilai Rp17.189.919.828 sebagai tersangka.

Kepala Kejari Kota Bogor, Bambang Sutrisna mengatakan, keenam Ketua K3S ditetapkan sebagai tersangka lantaran mereka berperan aktif dan berkomunikasi secara intens dengan JRR.

“Komunikasi mereka begitu intens, dan ada permainan antar mereka. Itu dapat dilihat dari percakapan di HP antara K3S dengan JRR,” ujarnya kepada wartawan.

Menurut Bambang, dari enam tersangka tersebut, ada yang berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) aktif dan pensiunan.

“Ada yang masih aktif, ada juga yang sudah pensiun,” ucapnya.

Ia menyatakan bahwa satu dari enam tersangka pada Rabu (22/7) telah mengembalikan dana sebesar Rp75 juta. Sehingga apabila ditotal dengan yang diserahkan JRR ke negara, menjadi Rp175 juta.

“Kan dari situ sudah jelas, keterlibatan mereka lantaran mengembalikan uang,” jelasnya.

Kata Bambang, sejauh ini kejaksaan sudah menyita beberapa barang bukti berupa gawai, satu unit Toyota Avanza Velloz hitam bernomor polisi F 1408 DO dan dokumen-dokumen terkait kegiatan yang berkaitan dengan penggunaan dana BOS.

Ia juga menyatakan bahwa pihaknya saat ini fokus terhadap pelacakan aset-aset milik tersangka, yang diduga hasil dari kasus tersebut. Sementara itu, saat ditanya mengenai aliran dana korupsi BOS dan apakah ada indikasi keterlibatan pejabat pada Dinas Pendidikan (Disdik). Bambang enggan berkomentar.

“Saya nggak mau berandai-andai, yang pasti kita mau fokus kepada aset-aset para tersangka,” imbuh Bambang.

Lebih lanjut, kata dia, para tersangka dijerat dengan pasal brrlapis. Yakni Pasal 2 Ayat (1) jo. Pasal 18 UU No.31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No.20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU No.31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Pasal 3 Jo.Pasal 18 UU No.31 Thn 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dgn UU No.20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU No.31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana. Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke.1 KUHP. Dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Sementara itu, keenam tersangka turun dari lantai II Gedung Kejari Bogor pada pukul 17.05 WIB sambil menggunakan rompi tahanan berwarna merah khas kejaksaan dan langsung digiring menuju mobil tahanan untuk kemudian ditahan di Lapas Paledang hingga 14 hari ke depan. Mereka pun sama sekali tak menjawab berondongan pertanyaan dari para pewarta.

Fredy Kristianto

UPT Beralasan, Pembangunan Biah-Saimun Terkendala Covid-19

0

Ciampea | Jurnal Inspirasi

UPT Pengairan Wilayah IV Ciampea menyatakan belum dilakukannya pembangunan perbaikan  bendungan Biah-Saimum karena pandemi Covid-19. Hal itu dikatakan pihak UPT menanggapi desakan Kades Cibuntu Ahmad Yani soal usulan bendungan yang mengaliri 3 desa yaitu Cibuntu, Cicadas, dan Bojong Rangkas tak kunjung dibangun.

“Sudah masuk program di dinas. Bahkan untuk Saimun masuk dianggaran DAK,  harusnya  tahun 2020 memang pengerjaannya, tapi karena program DAK dialihkan untuk Covid-19 jadi belum bisa dikerjakan tahun ini,” katanya Kepala UPT Pengairan wilayah IV Ciampea, Rudi kepada Jurnal Bogor, kemarin.

Sebelumnya Kepala Desa Cibuntu Ahmad Yani kesal  usulan soal pembangunan  bendungan Biah -Saimum tidak digubris oleh pihak UPT Pengairan wilaya IV Ciampea. Pasalnya sudah beberapa kali usul sampai saat ini bendungan itu tidak juga ada perbaikan.

“Bendungan itu hingga saat ini tak kunjung juga diperbaiki padahal sudah sekitar satu tahun rusak, saya sudah pegel ngusulkan terus. Hingga saat ini tidak ada respon untuk perbaikan karena itu rusaknya cukup parah,” kata Kades Cibuntu Ahmad Yani.

** Cepi Kurniawan