22.4 C
Bogor
Tuesday, April 7, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1456

Rumah Sepi, Istri Cai Changpan Tinggalkan Rumah

0

Tenjo | Jurnal Inspirasi

Dua hari pasca penemuan Cai Changpan dalam keadaan tewas gantung diri di hutan lokasi pembakaran ban di Kampung Cikidung, Desa Koleang, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor pada Sabtu (17/10)) lalu, kini rumah istri Cai Changpan di Kampung Tegal, Desa Cilaku, Kecamatan Tenjo sepi. Semua pintu depan, samping dan belakang dikunci dan jendela kaca tertutup gorden.

Menurut warga sekitar yang tak jauh dari rumah istri Cai Changpan, Asep Saepudin mengatakan, istri Cai Changpan, Nuryanah (27) sejak Minggu sore bersama anak dan adik perempuannya pergi memakai motor ke daerah Tigaraksa, Tangerang. “Pergi sekitar jam lima sore untuk nginep di rumah saudaranya,” kata Asep, Senin (19/10).

Asep mengatakan, saat ini rumah Nuryanah sepi hanya ada kakaknya saja. “Ada kakaknya tadi pagi sempat ngobrol sama saya tapi gak tahu deh sekarang, sempat ngobrol Nuryanah itu nginep di rumah saudaranya yang ada di daerah Tengerang mungkin untuk menenangkan diri,” kata Asep.

Lebih lanjut Asep menceritakan, sejak ramainya Cai Changpan kabur dari lapas, Nuryanah jarang keluar rumah. “Jarang apalagi pas sejak dua hari kemarin,” kata Asep.

** Cepi Kurniawan

BPP Kostratani Batu Dampingi Poktan Anggrek Sapi Perah

0

Malang | Jurnal Inspirasi

Proses kompetensi SDM peternakan dimulai dengan bergabung peternak melalui komunitas beternak dalam kelembagaan peternak, sehingga dapat memperoleh pengalaman, informasi dan pengetahuan dari sesama peternak anggota kelompok yang berhasil dalam usaha peternakannya.

Kelompok juga dapat menjadi media untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap anggota, sebagai unit produksi yaitu kelompok dapat mencapai skala ekonomi yang efesien dalam memproduksi usahanya serta sebagai wahana kerjasama diantara sesama anggota, kerjasama dengan kelompok atau pihak lain sehingga   produktivitas kelompok dan masing-masing anggota menjadi meningkat juga sebagai kelompok usaha.

Pertemuan rutin Kelompok tani Anggrek Dusun Dresel, Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu yang dilakukan 2 kali dalam sebulan kali ini sangat istimewa karena dihadiri oleh seluruh anggota sebanyak 40 orang, acara pertemuan dilaksanakan di rumah ketua Kelompok Ismail.

Pertemuan rutin dalam rangka sosialisasi penyusunan Rencana Devinitif Kelompok (RDK) dan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) tahun 2021, Minggu (18/10/2020). Hadir dalam acara sosialisasi tersebut, Penyuluh lapang Purwito, S.ST serta Karel Daniel Isak SIR, SP, M.Agr, sebagai narasumber dari Balai Besar Pelatiham Peternakan (BBPP) Batu

Menurut Purwito kelompok tani Anggrek yang baru dibangun 3 tahun silam, memiliki sapi perah sebanyak 130 dengan produksi susu 15 liter /ekor/hari. Sebagai kelompok yang baru berjalan namun tidak pernah takut jatuh apalagi peran dari penyuluh lapang BPP Kostratani Batu yang terus setia mendampingi para petani sekalipun masalah selalu mengitari seperti ; Ketersediaan pakan, Harga jual susu belum stabil, Sapi perah kurang memenuhi kualitas yang baik dan pergeseran lahan menjadi obyek wisata.

Sementara Karel Daniel Isak SIR, SP, M.Agr, mengatakan pentingnya para petani yang tergabung dalam kelompoktani Anggrek memahami tentang Rencana Definitif Kelompok (RDK) dan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) hanya dengan itu petani akan bisa mencapai target swasembada dan meraih sukses dalam pengelolaan usaha taninya.

Rencana Definitif Kelompok (RDK) adalah rencana kerja uasahatani dari kelompoktani untuk 1 (satu) tahun, yang disusun melalui musyawarah dan berisi rincian kegiatan dan kesepakatan bersama pengelolaan usahatani.

Sedangkan RDKK adalah pesanan kelompok tani terhadap sarana produksi pertanian dan biaya lainnya untuk satu musim tanam sebagai hasil dari musyawarah Kelompok tani yang memuat jenis, jumlah, jadwal waktu yang dibutuhkan dan sumber dana untuk pembeliannya (baik swadana atau kredit), sasaran yang ingin dicapai adalah agar masing-masing petani dapat menentukan, berapa jumlah sarana produksi yang diperlukan, baik dengan swadana maupun dengan fasilitas kredit.

Demikian juga kebutuhan biaya lainnya, mengingat kredit yang disediakan Pemerintah penyalurannya bukan lagi secara massal, melainkan selektif sesuai dengan kebutuhan petani.

Penyusunan RDK/RDKK merupakan kegiatan strategis yang harus dilaksanakan secara serentak dan tepat waktu, sehingga diperlukan suatu gerakan untuk mendorong Poktan menyusun RDK/RDKK dengan benar dan sesuai dengan kebutuhan petani.

Rencana Definitif Kelompok (RDK) disusun untuk perencanaan kegiatan pengembangan usahatani kelompok, termasuk kebutuhan sarana produksi pertanian (Saprotan), dalam jangka waktu satu tahun.

RDK merupakan bahan dalam penyusunan programa penyuluhan desa dan selanjutnya dapat digunakan sebagai bahan usulan penyelenggaraan penyuluhan tingkat desa melalui musyawarah perencanaan pembangunan desa (Musrenbangdes).

Karel melanjutkan, mengingat kemampuan petani dalam penyusunan RDK/RDKK masih terbatas, maka penyuluh pertanian perlu mendampingi dan membimbing Kelompoktani Anggrek. Penyuluh pertanian di setiap desa/kelurahan harus bertanggungjawab dalam pelaksanaan pendampingan penyusunan RDK/RDKK.

Ini memang masih sangat mendasar, belum memenuhi keinginan dari Menteri Pertanian bahwa RDK/RDKK berbasis elektronik, namun.secara pasti kita akan mengarah kesitu.

Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu Dr. Wasis Sarjono, S.Pt, M.Si, mengatakan, pengembangan usaha sapi potong dapat terlaksana dengan baik, jika ditunjang selain dengan aspek produksi juga dari aspek manajemen usaha sapi perah yang dipengaruhi oleh tingkat kompetensi peternak.
 
“Kita harus meningkatkan produktivitas peternak kita melalui program pelatihan yang akan kita susun berdasar kebutuhan peternak itu sendiri. Mulai dari pelatihan pakan ternak, produksi termasuk meningkatkan inseminasi itu sendiri. Target kita memang terjadi peningkatan produksi sebagai contoh sekarang produksi susu 15 liter /ekor/hari melalui pelatihan harapan para peternak peningkatan produksi susu menjadi 25 liter/ekor/hari dapat diwujudkan.”

** T2S/wan

Setahun Memimpin, Ada 5 Kegagalan Duet Jokowi-Maruf

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin akan genap setahun memimpin pada Selasa (20/10), terhitung sejak keduanya dilantik pada 20 Oktober 2019 lalu. Namun demikian, ada sejumlah kegagalan yang dicatat pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Andi Yusran.

Menurutnya, ada lima persoalan yang menjadi PR besar Presiden Joko Widodo di satu tahun periode kedua ini. Kegagalan pertama adalah di bidang penataan birokrasi dan tata kelola pemerintahan. Jokowi-Maruf, kata Andi Yusran, tidak memiliki planning yang mumpuni dalam menciptakan birokrasi nasional yang ramping, efisien, dan produktif.

“Hal tersebut tercermin dari tetap tambunnya birokrasi di kementerian dan lembaga serta di kesekretariatan kepresidenan,” ujar Andi dikutip dari Gelora, Senin (19/10).

Kegagalan kedua adalah menguatnya budaya kroniisme dalam rekrutmen pejabat negara dan pengelola lembaga ekonomi negara. “Indikasinya pada pengangkatan tim-tim sukses dan orang dekat istana dalam jabatan strategis, yaitu dubes, komisaris BUMN, dan lain-lain,” paparnya.

Kegagalan berikutnya adalah stagnasi implementasi program revolusi mental. Indikasinya dapat dilihat dari masih tingginya budaya dan praktik korupsi yang melibatkan pejabat negara.

“Inkonsistensi dalam promosi dan implementasi kebijakan juga menjadi bukti kegagalan. Salah satu contoh kasusnya adalah dalam penanganan pandemi Covid-19, di mana dalam kasus tersebut rasa inkonsistensi telihat dengan jelas,” jelas Andi.

Kegagalan terakhir dari pemerintahan Jokowi- Maruf Amin adalah telah mendistorsi kebijakan desentralisasi. “Kasus teranyar terbaca dalam UU Cipta Kerja, di mana pemerintah pusat kembali berakrobat mensentralisasi berbagai kewenangan daerah otonom,” pungkas Andi Yusran.

** ass

Vaksinasi Covid Dipercepat November

0

>> Pakar Minta Pemerintah dan BPOM Pastikan Efektivitas dan Keamanan Vaksin

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Indonesia berencana melakukan vaksinasi Covid-19 pada November mendatang.  Berdasarkan pengamatan epidemiolog dan pakar biologi molekuler, uji klinis vaksin virus corona di beberapa negara masih berlangsung atau belum selesai sehingga data keamanan dan efektivitasnya masih diragukan di tengah ketidakpastian efektivitas dan keamanan vaksin tersebut.

Adapun Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah berangkat ke China untuk melakukan inspeksi ke lokasi produksi vaksin di China dengan tujuan untuk percepatan akses vaksin yang aman, berkhasiat, dan bermutu.

Sementara Kementerian Kesehatan bakal menjelaskan kepastian vaksin tersebut pada Senin (19/10). Sejumlah negara seperti Turki, Brasil, Uni Emirat Arab, Bangladesh, dan Indonesia masih melangsungkan uji klinis fase tiga vaksin Covid-19.

Khusus di Indonesia yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung, sejauh ini tidak ada laporan efek samping yang berat atau serius di antara ribuan relawan yang menerima vaksin Sinovac buatan China tersebut.

Hasil sementara itu, menurut pakar biologi molekuler, Ahmad Rusdan Handoyo, serupa dengan data uji klinis fase satu dan dua yang berlangsung di negara-negara lain. Namun demikian, katanya, bukan berarti bisa langsung disuntikkan kepada masyarakat, sebab dasar program vaksinasi harus menjamin keamanan dan efektivitas.

“Memang dari uji klinis fase satu dan dua sejauh ini belum ada kasus kematian, tapi bagaimana efektivitasnya? Dari data yang saya lihat sejauh ini belum melihat ada data efektivitas yang terpublikasi secara publik. Sejauh ini data efektivitas belum ada,” ujar Ahmad Rusdan Handoyo dikutip dari BBC, Senin (19/10).

Pun, jika dengan data sementara menunjukkan vaksin bikinan Sinovac, CanSino, dan Sinopharm itu dianggap efektif harus diteliti kembali apakah betul-betul bisa mencegah terjadinya “gejala berat setelah terinfeksi”.

“Efektivitas itu bukan cuma antibodi terbentuk. Tapi apakah bisa mencegah infeksi. Sebab kalau terbukti tidak efektif, yang dikhawatirkan kepercayaan masyarakat terhadap vaksin hilang,” tukasnya.

Karena itulah, Badan Pengawas Obat dan Makanan sebagai lembaga otoritas yang memberi izin edar obat di Indonesia harus “berhati-hati sekali” dalam memberi lampu hijau vaksinasi Covid-19 lantaran data yang mereka pegang kemungkinan tidak lengkap. “Otoritas BPOM, mereka harus hati-hati karena data yang separuh itu apakah bisa menjamin?” ungkapnya.

Pakar epidemiologi dari Universitas Indonesia, Pandu Riono, mengatakan pemerintah tidak perlu tergesa-gesa melakukan vaksinasi di Indonesia pada November mendatang. Sebab hingga saat ini belum ada data ilmiah yang menunjukkan keamanan dan efektivitas vaksin Covid-19.

Kalaupun sudah dipakai oleh beberapa negara dengan status “darurat” bukan berarti bisa diterapkan di Indonesia, kata Pandu. Baginya, tidak ada kondisi genting yang mengharuskan vaksinasi. “Ini bukan keadaan kalau tidak dilakukan vaksinasi akan mati, tapi bisa ditunda,” ujar Pandu Riono.

“Karena vaksin bukan solusi jangka pendek. Kita tunda sampai benar-benar aman juga tidak apa-apa, kenapa harus terburu-buru? Kita harus pastikan aman dan efektif,” sambungnya.

Pemerintah, menurutnya, harus tetap mengutamakan penelusuran, pengetesan, dan perawatan dalam menghadapi pandemi Covid-19 seperti yang dijalankan Korea Selatan, China, dan Singapura. “Untuk atasi pandemi bukan vaksinasi, itu cara berpikir yang salah besar. Untuk atasi pandemi dengan pengawasan dan perubahan perilaku.”

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sebagai tenaga kesehatan yang akan memberikan vaksin dan penerima vaksin Covid-19 menyatakan akan mendukung rencana pemerintah itu selama telah mendapat persetujuan dari BPOM.

“Harapan kami vaksin yang digunakan memenuhi standar keamanan dan efektivitas serta tersedia dalam jumlah yang cukup sehingga bisa membantu membentuk kekebalan individu dan populasi,” ujar Juru bicara IDI, Halik Malik.

Hanya saja, kata dia, sejauh ini belum ada perencanaan detail dari Kementerian Kesehatan mengenai program vaksinasi Covid-19 mulai dari jumlah sasaran penerima vaksin hingga lokasi yang di tuju.

“Mikro planning belum ada, itu yang nanti menggambarkan rincian lokasi, kemudian tim yang akan turun, jumlah, sasaran logistik yang diperlukan dan seterusnya.” Akan tetapi, para tenaga kesehatan telah dilatih tentang bagaimana pemberikan vaksin tersebut.

Menko Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartarto, mengatakan total ada 160 juta orang yang akan menjadi sasaran penerima vaksin virus corona.

Vaksinasi itu akan dipercepat mulai November dengan membeli vaksin buatan Sinovac, CanSino, dan Sinopharm. Cansino dilaporkan menyanggupi 100.000 vaksin pada November tahun ini dan sekitar 15-20 juta untuk tahun 2021.

Sedangkan Sinopharm disebut mampu mengirim 15 juta vaksin tahun ini, di mana lima juta dosis akan mulai datang pada November 2020. Sementara Sinovac bisa menyuplai hingga tiga juta dosisi vaksin pada akhir Desember 2020 dengan komitmen pengiriman 1,5 juta dosis pada minggu pertama bulan depan, kemudian 1,5 juta dosis lagi pada Desember awal.

Direktur Jenderal Pencehahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto, berkata pemberian vaksin tersebut akan merujuk pada data uji klinis fase tiga yang diperoleh dari China, Turki, Brasil, dan Bangladesh.

“Kita akan transfer data-data itu semua yang nantinya akan diberikan ke BPOM. Tanggal 15 Oktober BPOM berangkat ke China untuk mendapatkan data dari BPOM China,” ujar Achmad Yurianto, Selasa (13/10).

Adapun pemberian vaksin akan diprioritaskan kepada paramedis, TNI/Polri sebanyak 3,4 juta orang. Lalu perangkat pemerintahan mulai dari kecamatan, desa, RT/RW sebanyak 5,6 juta orang. Kemudian tenaga pendidik mulai dari PAUD sampai perguruan tinggi sebanyak 4,3 juta orang dan peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran sebanyak 86 juta orang.

** ass

HADITS HARI INI

0

19 Oktober 2020
02 Rabi’ul Awwal 1442 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ يَبْلُغُ بِهِ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تَقُومُ السَّاعَةُ وَالرَّجُلُ يَحْلُبُ اللِّقْحَةَ فَمَا يَصِلُ الْإِنَاءُ إِلَى فِيهِ حَتَّى تَقُومَ وَالرَّجُلَانِ يَتَبَايَعَانِ الثَّوْبَ فَمَا يَتَبَايَعَانِهِ حَتَّى تَقُومَ وَالرَّجُلُ يَلِطُ فِي حَوْضِهِ فَمَا يَصْدُرُ حَتَّى تَقُومَ

Telah menceritakan kepadaku Zuhair bin Harb, telah menceritakan kepada kami Sufyan bin Uyainah dari Abu Az Zinad dari Al A’raj dari Abu Hurairah sampai pada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, Beliau bersabda:

Kiamat terjadi sementara orang tengah memeras unta perahan, belum juga wadahnya sampai ke mulutnya hingga kiamat terjadi, dua orang saling berjual beli baju, belum juga keduanya berjual beli hingga kiamat terjadi, dan seseorang memperbaiki telaganya, belum juga ia kembali hingga kiamat terjadi.

HR Muslim No. 5252

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Pengunjung CCM Bawa Pulang Motor dan Logam Mulia 30 Gram

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Grand Lucky Draw (GLD) merupakan program belanja berhadiah di Cibinong City Mall dan telah memasuki tahun ke enam. Setiap tahunnya dibagi menjadi 3 periode pengundian. Kali ini pengunjung yang berbelanja dan menukarkan poin pada kurun waktu 1 Januari – 31 Agustus 2020 bersiap untuk menjadi pemenang.

Pengundian kali ini adalah pengundian poin yang didapat member selama masa pembelanjaan 1 Januari – 31 Agustus 2020. Hadiah yang akan diundi adalah 5 gift voucher senilai masing-masing Rp 1.000.000,-, 1 unit Samsung A70, 1 unit Logam Mulia 10 gram, 1 unit iPhone Xs Max 256 Gb, 1 unit motor Honda Vario 125 Cbs dan 1 unit Logam Mulia 30 gram.

Perlu diketahui bersama akibat pandemi yang tengah berlangsung, undian berhadiah tidak langsung Grand Lucky Draw 6 ini terdapat perubahan pada jadwal pelaksanaan dan pengundian. Semula periode keseluruhan program adalah 1 September 2019 hingga 31 Agustus 2020, berubah menjadi 1 September 2019 – 31 Desember 2020.

Perubahan lainnya adalah periode pengumpulan poin, semula pengumpulan poin periode kedua adalah 1 Januari – 30 April 2020 menjadi 1 Januari – 31 Agustus 2020, sehingga nantinya pengumpulan poin ketiga yang semula mulai 1 Mei – 31 Agustus 2020 menjadi 1 September – 31 Desember 2020. Begitu juga dengan hadiah paket liburan ke luar negeri, dirubah menjadi logam mulia senilai paket perjalanan tersebut mengingat kondisi saat ini.

Perubahan-perubahan tersebut tentunya sudah diketahui pihak Kementrian Sosial karena telah melakukan langkah-langkah sesuai dengan edaran SK Menteri Sosial Nomor 71 Tahun 2020 tentang Perubahan Jangka Waktu dan Pembatalan Penyelenggaraan UGB Pada Masa Pandemi Covid-19.

Tata cara pengundian kali ini sedikit berbeda, yaitu member tidak wajib hadir dan disiarkan langsung melalui akun instagram @cibinongcitymall. Walaupun demikian, acara tetap dihadiri oleh perwakilan Kementrian Sosial RI, Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Kepolisian dan notaris selaku saksi-saksi saat penyegelan data undian maupun saat pelaksanaan undian.

Berikut adalah daftar pemenang Grand Lucky Draw 6 Kedua pemenang Voucher Belanja masing-masing Rp 1.000.000,-   Dolly Norbetha – 13568, Mega Santika – 12958, Fortuna Milania – 13301, Ahmad Firdaus – 10443, Lydia Purbarini – 08351, pemenang Samsung A70  Lifa Maulida – 12327, pemenang Logam Mulia 10 Gram R. Sylviana R – 13292 , pemenanang iPhone Xs Max 256 Gb Satia Nugraha – 13024, peraih hadiah Motor Yamaha Vario 125 CBS , Hj. Misrooh – 13590 dan pemenang Logam Mulia 30 Gram  Catharina Fitriyah – 12855.

Selanjutnya pengundian Grand Lucky Draw 6 periode 3 akan digelar sekitar bulan Januari 2021. Hadiah lainnya yang akan diundi pada periode selanjutnya kurang-lebih sama dengan periode kali ini tentunya dengan hadiah tambahan yang lebih besar berupa 1 unit mobil Toyota Innova.

Cara untuk mengikuti program ini sangat mudah, cukup berbelanja mulai dari Rp 300.000,- berlaku struk gabungan di hari yang sama kemudian tukarkan struk tersebut dengan poin di counter Grand Lucky Draw atau customer service lantai dasar.

Pengunjung yang menukarkan poin akan secara otomatis menjadi member City Mall Privilege Card. Kartu member tersebut dapat digunakan juga sebagai kartu diskon di beberapa tenant Cibinong City Mall seperti Ada Fashion, Luludi, Ooppa Optic dan masih banyak lagi. Untuk keterangan lebih lanjut mengenai cara mengikuti Grand Lucky Draw silahkan menghubungi 021-29860099. Semakin banyak berbelanja semakin besar kesempatan untuk memenangkan hadiah total ratusan juta rupiah.

** Handy Mehonk

Parlemen ASEAN Juga Tolak Omnibus Law

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja penolakannya kini tidak hanya datang dari dalam negeri, tapi juga luar negeri. Salah satunya, ASEAN Parliamentarians for Human Rights (APHR) yang ikut menyampaikan sikap terhadap UU Sapu Jagat ini. “APHR meminta Presiden Republik Indonesia untuk membatalkan UU ini,” kata Ketua APHR yang juga anggota parlemen Malaysia Charles Santiago dalam keterangan resminya akhir pekan kemarin.

Charles Santiago

Omnibus Law ini sebelumnya sudah disahkan DPR pada Senin (5/10) dan sudah diserahkan DPR ke Presiden Joko Widodo untuk segera diteken. Charles kemudian menjelaskan bahwa tujuan dari Omnibus Law ini jelas yaitu untuk mendongkrak investasi asing dengan mengorbankan hak-hak demokratis, hak buruh, dan lingkungan hidup. “UU ini tidak didasarkan atas ilmu ekonomi, melainkan oportunisme semata,” kata dia.

Sehingga, Charles meminta Jokowi menyusun Rancangan UU baru yang memenuhi kewajiban HAM di Indonesia. Ia meminta UU baru ini pun disusun bersama serikat-serikat buruh dan masyarakat sipil. “Sementara itu, ia (Jokowi) menjamin keamanan para pengunjuk rasa damai,” kata Charles.

Ini bukanlah pernyataan sikap dunia internasional pertama atas Omnibus Law. Sebelumnya, sekumpulan investor global, ikut menyuarakan kekhawatiran mengenai isi UU Cipta Kerja. Mereka antara lain Aviva Investors, Legal & General Investment Management, manajer aset yang berbasis di Belanda Robeco, serta manajer aset terbesar di Jepang Sumitomo Mitsui Trust Asset Management. Secara keseluruhan mereka adalah 35 investor global dengan total aset kelolaan mencapai US$4,1 triliun.

“Meskipun kami menyadari perlunya reformasi hukum bisnis di Indonesia, kami memiliki kekhawatiran tentang dampak negatif dari tindakan perlindungan Lingkungan tertentu yang dipengaruhi oleh Omnibus Law untuk menciptakan pekerjaan,” ujar Senior Engagement Specialist Robeco, Peter van der Werf, perwakilan komunitas investor tersebut.

Sementara Anggota Badan Legislasi DPR RI Fraksi PKS, Bukhori, berharap pemerintah dan pihak terkait mampu menangkap keresahan yang terjadi di masyarakat terkait dengan munculnya UU Cipta Kerja ini. Jika memang UU Cipta Kerja dibuat untuk kepentingan masyarakat, semestinya pemerintah mampu melihat gelombang penolakan besar yang terjadi di masyarakat.

“Pertama kami mengharap kepada pemerintah, dan kepada stakeholder negara ini harus betul-betul mendengarkan suara publik. Kita kan buat UU untuk kemaslahatan publik, nah kalau publik masih merasa belum mendapatkan itu, kita juga tidak boleh merasa egois, harus membuka selebar-lebarnya telinga kita,” kata Bukhori.

Menurut Bukhori, reaksi penolakan Publik terhadap  UU Cipta Kerja ini merupakan sesuatu yang harus ditanggapi serius. Pemerintah harus segera mengambil langkah agar gejolak di masyarakat tidak semakin besar. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh pemerintah. Bukhori mengatakan, Pemerintah atau dalam hal ini Presiden Joko Widodo, dapat mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu).

Faktanya reaksi publik ini masih sangat serius, oleh karena itu pemerintah harus menggunakan instrumen yang dia bisa lakukan, Pertama, di tangan Presiden ada kewenangan untuk mengeluarkan Perppu,” kata Bukhori

Selain itu, mengingat besarnya penolakan yang terjadi Presiden juga bisa meminta kepada DPR meninjau kembali UU yang disahkan 5 Oktober 2020 tersebut. Jokowi harus lebih peka melihat penolakan UU Cipta Kerja yang terjadi di masyarakat. “Kedua, Presiden juga bisa meminta kepada DPR untuk meninjau kembali. Itu juga bisa permintaan itu. Ketiga, baru kemudian ada ruang juga untuk bisa menggugat UU Cipta Kerja ini ke Mahkamah Konstitusi,” ujarnya. 

** ass

KRL Beroperasi Normal Lagi

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Mulai Senin (19/10) hari ini, jadwal operasional Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line akan kembali normal. Moda transportasi itu akan beroperasi sejak pukul 04.00 WIB hingga jelang 24.00 WIB. Juru Bicara PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba menyatakan pihaknya akan mengoperasikan 993 perjalanan setiap hari dengan 91 rangkaian kereta. Sebelumnya hanya dioperasikan 985 perjalanan kereta setiap harinya.

“Jam operasional KRL Commuter Line mulai Senin 19 Oktober 2020 akan kembali normal melayani pengguna sebagaimana sebelum pandemi,” kata Anne dalam keterangannya, Minggu (18/10).

Meski jadwal sudah normal, namun pembatasan kapasitas pengguna hanya 40 persen dari total kapasitas atau 74 orang per kereta sebagai bagian protokol kesehatan.

Anne menyatakan dengan jadwal normal ini, calon penumpag akan memiliki banyak pilihan untuk jadwal keberangkatan. Dengan kata lain, masyarakat bisa lebih mengatur jadwal keberangkatan terutama menghindari jam sibuk sore hingga malam hari agar terhindar dari kepadatan di stasiun.

“Penumpang tidak perlu memaksakan diri untuk masuk ke dalam kereta yang telah penuh karena khawatir tertinggal jadwal kereta terakhir,” tutur Anne.

Masyarakat bisa mengetahui informasi jadwal dan kondisi kepadatan di stasiun lewat aplikasi KRL Access versi terbaru. Dalam hal ini, KCI juga mengimbau masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan selama di area stasiun dan KRL Commuter Line.

“PT KCI mengajak pengguna untuk dapat mengikuti demi menerapkan protokol 3M secara maksimal, tanpa perlu selalu diingatkan maupun diawasi oleh petugas,” terang Anne.

Selain itu, KCI juga mengingatkan masyarakat untuk berjaga-jaga karena sudah memasuki musim hujan. Pengguna KRL Commuter Line diimbau membawa perlengkapan tambahan seperti jas hujan, payung, dan sepatu yang tidak licin. “Ingat juga untuk memeriksa perkiraan cuaca harian sebelum beraktivitas yang dapat dilihat di twitter @commuterline setiap pagi hari,” kata Anne.

Sebelumnya operasional KRL hanya sampai pukul 22.00 WIB terkait masa PSBB di DKI Jakarta. 

** ass

Buzzer Lebih Aktif daripada Politisi

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Akun-akun buzzer atau pendengung di media sosial rupanya lebih aktif dalam mengedukasi publik terkait Undang-Undang Cipta Kerja. Hal sebaliknya justru tidak dilakukan oleh akun atau politisi dari partai pendukung UU tersebut. Hal inilah yang diungkapkan Associate Researcher LP3ES Tomi Satryatomo.

Ada sejumlah akun buzzer di media sosial yang aktif dalam mengedukasi publik soal hal positif dari UU Cipta Kerja. Beberapa di antaranya adalah akun @digembok, Denny Indrayana, dan Dewan Pakar PKPI Teddy Gusnaidi.  “Dominasi buzzer pada klaster pendukung RUU ini dan hampir tidak adanya akun politisi parpol mengisyaratkan sikap ‘tinggal glanggang colong playu’. Kedua parpol pendukung terlihat tidak melakukan edukasi politik tentang RUU ini,” Tomi dalam diskusi yang digelar oleh Lembaga Penelitian, Pendidikan, dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES), Minggu (18/10).

Sedangkan dari kubu penolak UU Cipta Kerja, banyak nama dan akun politisi yang aktif dalam mengkritisi produk hukum tersebut. Beberapa nama yang muncul seperti Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid (HNW).

“Komunikasi kubu pro didominasi oleh akun-akun buzzer dan kubu pro berkutat pada soal investasi, tudingan hoaks. Sedangkan kubu kontra mempersoalkan urgensi, penyusunan, dan transparansi,” ujar Tomi.

Ia juga menyebut, dua partai yang notabenenya pendukung UU Cipta Kerja, PDIP dan Golkar, juga tidak terlalu aktif dalam memberikan edukasi publik terkait produk hukum tersebut. Sebaliknya, kedua partai yang mendukung Presiden Joko Widodo itu justru menerima respon negatif dari warganet.

“Baik PDIP dan Golkar muncul ekspresi kemarahan, kekagetan, dan rasa tak percaya. Kita bisa melihat betapa marahnya netizen kepada kedua partai politik ini di media sosial,” ujar Tomi.

** ass

Cabor Squash Optimis Lahirkan Atlet Lokal

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Ketua Cabang Olahraga Squash Kabupaten Bogor, Oman Sadiman mengaku optimis cabornya akan mampu melahirkan atlet-atlet masa depan yang diproduksi dari program pembinaan yang akan dilakukannya.

“Bagaimana mau melahirkan atlet potensial dan bagaimana mau memasalkan cabor squash , jika lapangan  saja tidak ada. Ini jelas mimpi yang mengawang-ngawang,” beber  Oman Sadiman, Minggu (18/10).

Untuk itu, kata Oman, hal penting yang dilakukannya dalam penataan di Squash adalah dengan membangun lapangan Squash di sekolah SMPN 1 Cileungsi, Kabupaten Bogor.

“Setelah punya lapangan boleh dong saya punya mimpi dan angan-angan kalau Pengcab Squash Kabupaten Bogor optimis siap melahirkan atlet binaan atau atlet lokal yang sangat potensial,”  tegasnya.

Ini bukan sedang mimpi,  tambah Oman,  karena saat ini Cabor Squash Kabupaten Bogor  sudah ada lapangan sendiri dan  juga sudah ada pelatihnya. Bahkan, pekan lalu Lapangan Bara Sakti Squash Club yang akan jadi markas pembinaan atlet Squash Kabupaten Bogor sudah dilaunching.

“Dalam Porda Jabar 2022 mendatang, kami akan menurunkan para atlet binaan sendiri yang lahir dan berlatih di Lapangan Pengcab Squash Kabupaten Bogor,” tandasnya.

** Asep Syahmid