24.1 C
Bogor
Thursday, April 23, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1336

Banjir di Karawang, 2 Ribu Orang Mengungsi

0

Karawang | Jurnal Inspirasi

Banjir melanda Kabupaten Karawang. Pada Senin (8/2/2021) pagi, banjir sudah merendam 17 desa di 13 kecamatan. Sedikitnya 2.000 orang terpaksa mengungsi karena ketinggian air mencapai 1,5 meter.

“Wilayah banjir terus bertambah, sekarang sudah merendam 17 desa di 13 kecamatan. Kami masih menunggu laporan terakhir karena ada sejumlah desa dilaporkan sudah mulai tergenang,” kata Kepala Pelaksana BPBD Karawang, Yasin Nasrudin.

Menurut Yasin, banjir sudah merendam sebanyak 3010 rumah dan 15.039 jiwa dari 3.521 Kepala keluarga terdampak banjir. Tim SAR masih melakukan evakuasi hingga Senin pagi ini. “Pengungsi sudah mencapai 2000 jiwa dan mungkin bakal bertambah karena sekarang juga masih dalam pendataan petugas kami,” katanya.


Yasin mengatakan ketinggian air di sejumlah wilayah banjir bervariasi. Namun paling parah terjadi di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe, Desa Dauwan Tengah, Desa Dawuan Barat Kecamatan Cikampek. Ketinggian air di tiga wilayah itu mencapai 1,5 meter.

“Di wilayah banjir paling parah kami menerjunkan banyak petugas dan relawan. Paling penting saat ini melakukan evakuasi. Meski peralatan kita terbatas,” katanya.

** ass/sindonews

Unjuk Kerja Nyata, BPPSDMP dan Penyuluh Percepat Regenerasi Petani Milenial

0

Malang | Jurnal Inspirasi

Menteri Pertanian Dr. Syahrul Yasin Limpo, SH. MH menegaskan bawa hidupnya pertanian (peternakan) adalah hidupnya bangsa dan generasi milenial. Start up bidang pertanian untuk mempercepat peran generasi muda dalam mengembangkan dan memajukan sector pertanian agar lebih produktif dan berpeluang ekspor. “Perlu petani muda yang dapat memberikan kontribusi dalam gerakan pembangunan pertanian/peternakan,” ujar Mentan Syahrul.

Pertanian merupakan garda terdepan dalam pencegahan Covid-19 dengan menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan sabun serta berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat untuk menjaga imunitas tubuh, produksi bahan pangan pada masa pademi Covid-19 tetap terus berjalan, tegas Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Pertanian Prof. Dr. Ir. Dedy Nurshamsy, M.Agr.

Tosiah

Taufik Kurahman adalah seorang pemuda yang berasal dari Desa Puyung, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek. Dia lulusan SMK dari Ponorogo yang menekuni peternakan kambing perah sejak tahun 2019. Pemuda yang lahir tanggal 22 Februari 1998 ini melihat potensi dan sumberdaya yang ada di desa tersebut memutuskan untuk jadi peternak karena didukung oleh ketersediaan hijauan pakan ternak yang melimpah sepanjang tahun.

Pada awal memulai usaha kambing perah dengan memelihara sebanyak 15 ekor dan kandang senilai 25 juta, dan pada saat sekarang kambing berjumlah 25 ekor dan pupuk kandang selama 2 tahun serta pupuk kandang 3 ton dengan total omzet sebesar 100 juta dari usaha kambing perah.

Dalam meningkatkan SDM di bidang budidaya kambing perah, Taufik Kurahman aktif sebagai anggota kelompok tani Bumi Mulya yang beranggotakan 22 orang dan aktif mengikuti penyuluhan dalam bidang perternakan kambing perah meliputi menyusun pakan yang tepat, belajar manajemen kesehatan hewan termasuk manajemen reproduksi oleh penyuluh pendamping ibu Tosiah, SST dan petugas teknis Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek.

Produksi susu kambing perah yang dibudidayakan antara 1-2 liter/ekor/hari dan dijual dengan harga rata – rata per liter 12.000, sedang bibit (calon induk/calon pejantan) sebagian dijual dan sebagian dipelihara untuk pengembangan,  sedang kotaran ternaknya diolah menjadi pupuk organik atau kompos dan dijual dengan harga 1000 / kg.

** Tosiah, SST
[Penyuluh Pertanian Kab. Trenggalek]

HADITS HARI INI

0

08 Februari 2021
26 Jumadil Akhir 1442 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ قَالَ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ أَبِي الْخَيْرِ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَحَقُّ الشُّرُوطِ أَنْ تُوفُوا بِهِ مَا اسْتَحْلَلْتُمْ بِهِ الْفُرُوجَ

Telah bercerita kepada kami Abdullah bin Yusuf, telah bercerita kepada kami Al Laits, telah bercerita kepadaku Yazid bin Abi Habib dari Abu Al Khoir dari Uqbah bin Amir radliallahu ‘anhu berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Syarat-syarat yang paling patut untuk kalian tepati adalah syarat pernikahan.

HR Bukhari No. 2520.

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

PPKM Jawa-Bali Diganti PPKM Skala Mikro

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) atau penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) se-Jawa Bali akan berakhir pada Senin (8/2) hari ini. Sebagai gantinya, Presiden Joko Widodo meminta jajarannya untuk memberlakukan PPKM skala mikro mulai 9 Februari 2021. Sebelumnya PPKM se-Jawa dan Bali diperpanjang dari tanggal 26 Januari 2021 hingga 8 Februari 2021.

Kebijakan ini dibuat dalam rangka memutus penyebaran virus Covid-19 di wilayah Bali dan Jawa dan merupakan keinginan langsung dari Presiden Jokowi. Selama PPKM Jawa-Bali diterapkan, penambahan kasus harian justru beberapa kali memecahkan rekor. Bahkan total akumulatif kasus Covid-19 di tanah air telah menyentuh angka psikologis 1 juta sejak 26 Januari 2021 lalu.

Melihat laju penularan Covid-19 di Indonesia yang tak terkendali, Presiden Jokowi pun menyatakan bahwa kebijakan PPKM Jawa-Bali periode 11 hingga 25 Januari 2021 tidak berjalan efektif. Hasil dari kebijakan tersebut tidak sesuai harapan. Oleh karena itu, Presiden Jokowi menyampaikan agar PSBB atau PPKM Se-Jawa dan Bali dihentikan.

Sebagai gantinya untuk menekan laju pertumbuhan Covid-19, pemerintah akan menerapkan PPKM berskala mikro yang berlangsung mulai 9 Februari 2021. Pada PPKM skala mikro itu mewajibkan di setiap desa dibentuk posko untuk mendampingi Puskesmas menangani pasien Covid-19 yang diisolasi.

“Berdasarkan keputusan dari Presiden kita, bahwa mulai tanggal 9 Februari ini akan dilaksanakan PPKM skala mikro. Artinya harus ada posko di desa, posko yang mendampingi Puskesmas, yang mendampingi tim pelacak,” kata Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Nasional Alexander Kaliaga Ginting dalam siaran pers di Twitter BNPB, Jumat (5/2).

Sebab, selama pelaksanaan PSBB se-Jawa Bali ada persoalan yang timbul yakni pengawasan terhadap orang yang sedang dalam proses isolasi. Dengan demikian, PPKM skala mikro ini diharapkan bisa membantu petugas puskesma untuk melakukan pengawasan pada pasien yang sedang isolasi mandiri.

“Sehingga mereka yang diisolasi atau dikarantina harus 14 hari memang harus dikurung. Kalau dikurung harus dikasih makan, harus diawasi, nah ini yang menjadi masalah, makanya kita harus intervensi sampai ke daerah paling jauh ke rakyat pedesaan. Kita buat program PPKM skala mikro,” ucapnya.

Dia mengharapkan dengan pemberlakuan PPKM skala mikro ini maka diharapkan dapat membuat pelaksanaan protokol kesehatan di tingkat terendah semakin ketat.

** ass

Empat Provinsi Siaga Banjir

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Sebanyak 4 provinsi berstatus siaga banjir yakni Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pun memberikan peringatan dini soal potensi hujan lebat yang bakal terjadi pada Senin (8/2) hingga besok. Hujan tersebut diprediksi bisa mengakibatkan banjir atau banjir bandang di sejumlah wilayah, termasuk Jakarta yang berstatus siaga 3 atau waspada hingga pukul 20.00 pada Minggu malam (7/2).

Berdasarkan keterangan dari BMKG, khusus di wilayah Jabodetabek, terdapat 6 wilayah yang siaga banjir. Keenam wilayah tersebut adalah Jakarta Utara, Jakarta Barat, Kota Tangerang, Tangerang, Depok, dan Bogor. Peringatan dini ini berlaku pada Senin (8/2) pukul 07.00 WIB sampai Selasa (9/2) pukul 07.00 WIB.

Sementara banjir sudah mulai  merendam daerah di Kelurahan Pejanten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan hingga 1,5 meter pada Minggu (7/2). Air yang menggenangi kawasan tersebut merupakan luapan dari Pintu Air Katulampa, Bogor yang tengah dilanda hujan dengan intensitas tinggi.

Kepala Pleton Grup C Sektor IX Kecamatan Pasar Minggu, Yusuf Setiawan menuturkan air banjir di wilayah tersebut telah menggenang sejak siang hari tadi. Hingga saat ini, banjir pun belum surut sepenuhnya. “Intensitas hujan di hulunya tinggi. jadi pintu air di Katulampa dibuka. Aliran dari Katulampa itu,” kata Yusuf, Minggu (7/2).

Dia mengatakan sejauh ini timnya masih menunggu genangan banjir di wilayah tersebut surut. Pasalnya, kata dia, air dapat surut apabila Pintu Air Manggarai telah dibuka. Hanya saja, banjir dapat kembali terjadi jika air kiriman dari wilayah Bogor kembali mengalir. Menurut dia, kuantitas air yang menggenang masih dapat bertambah mengingat di lokasi kondisi cuaca masih gerimis.

“Tinggal nunggu surut aja ini. Yang penting nggak ada kiriman lagi dari sana, kalau dari sananya ada kiriman bisa naik lagi,” tambah dia.

Berdasarkan pendataan tim Yusuf, banjir menerjang setidaknya tiga RW di kelurahan tersebut antara lain RW 005, RW 006, dan RW 007. Kondisi ini membuat setidaknya 13 KK mengungsi. Namun demikian untuk sementara ini belum ada korban jiwa akibat banjir dari hasil penyisiran petugas gabungan. Sebagian warga lainnya hingga kini masih ada yang mengungsi di lantai dua rumahnya.

“Kalau sekarang 1,5 meter. Untuk hari ini itu, kalau sekarang sudah mulai surut sekitar 1 meteran. Kalau di depan masih ada beberapa yang sedengkul lah,” ucap Yusuf.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengungkap Bendungan Katulampa, yang merupakan lokasi pemantauan aliran air dari Bogor ke DKI Jakarta, telah ditetapkan pada status Siaga III atau waspada.

Mengutip informasi dari akun Twitter @BPBDJakarta, ketinggian permukaan air di sana mencapai 90 centimeter per pukul 14.15 WIB. Ini sudah surut dari pantauan pukul 06.00 WIB yang mencatat permukaan air hingga 130 centimeter.

BPBD memberikan peringatan waspada untuk lintasan Sungai Ciliwung pada 6-9 jam ke depan akan sampai di pintu air Manggarai. BPBD juga mewanti-wanti masyarakat di sekitar lintasan air sungai untuk waspada.

Adapun beberapa daerah yang berada di sekitar lintasan di antaranya Balekambang, Bali Mester, Baru, Bidara Cina, Bukit Duri, Cawang, Cikoko, Cililitan, Duren Tiga, Gedong, Jagakarsa, Kalibata, Kalisari, Kampung Melayu, Kampung Tengah, Kebon Baru, Kebon Manggis, Lenteng Agung, Pal Meriam, Pancoran, Pejaten Timur, Pengadegan, Rawajati, Srengseng Sawah, Tanjung Barat, dan Manggarai.

Sedangkan banjir di Semarang telah berdampak terhadap operasional di simpul-simpul transportasi, khususnya di bandara dan stasiun kereta api. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pun menggelar pertemuan dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Bandara Ahmad Yani, Semarang, Minggu (7/2).

Keduanya membahas rencana aksi penanggulangan musibah banjir yang disebut Menhub akibat cuaca ekstrem. Rapat itu dihadiri oleh Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Dirjen Perhubungan Udara, dan PT Angkasa Pura I.

“Untuk bersama-sama mencari solusi penanggulangan musibah banjir di Semarang yang berdampak pada operasional simpul transportasi seperti di Bandara Ahmad Yani dan Stasiun Tawang,” kata Budi dalam keterangan tertulisnya.

Beberapa langkah yang akan dilakukan oleh Kementerian Perhubungan bersama Kementerian PUPR, yang secara umum untuk menanggulangi banjir di Semarang seperti membuat peredam air atau dam. “Kemudian melakukan pengerukan sungai dan membuat tanggul untuk mengantisipasi adanya rob (air pasang).”

PT Angkasa Pura I juga akan melakukan langkah-langkah konkret, seperti inventarisasi sistem pengendalian air dan mengoptimalkan saluran pipa. Juga menambah kapasitas pompa air untuk menyedot genangan air dengan cepat dan mengoptimalkan tanggul di bandara.

Curah hujan yang tinggi di Semarang sejak Jumat (5/2) mengakibatkan genangan air di Bandara Internasional Ahmad Yani sehingga bandara tidak dapat beroperasi pada Sabtu (6/2). Esok harinya genangan air terpantau surut dan bandara mulai beroperasi kembali meski secara terbatas.

4  Provinsi Serstatus Siaga

1. Banten (Siaga)
2. DKI Jakarta (Siaga)
3. Jawa Barat (Siaga)
4. Jawa Tengah (Siaga)

Peringatan Waspada Banjir

5. Bengkulu (Waspada)
6. Lampung (Waspada)
7. DI Yogyakarta (Waspada)
8. Jawa Timur (Waspada)
9. Bali (Waspada)
10. Nusa Tenggara Barat (Waspada)
11. Nusa Tenggara Timur (Waspada)
12. Sulawesi Tengah (Waspada)
13. Sulawesi Selatan (Waspada)
14. Papua Barat (Waspada)
15. Papua (Waspada)

** ass

Ganjil Genap Turunkan Sebaran Covid?

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Kota Bogor telah memberlakukan ganjil genap bagi kendaraan bermotor untuk membatasi mobilitas warga di Kota Hujan. Kebijakan itupun diklaim dapat menurunkan beban lalu lintas. Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan bahwa pihaknya akan menelaah apakah penerapan ganjil genap berdampak pada penurunan Covid-19.

“Tinggal kita liat minggu depan apakah pengurangan mobilitas ini ada dampak bagi tren Covid-19 di Kota Bogor,” ujar Bima kepada wartawan, Minggu (7/2).

Bima menjelaskan, pada penerapan ganjil genap pekan depan bertepatan dengan long weekend akan lebih dimaksimalkan lagi sosialisasi dan koordinasi di lapangannya. Setelah itu pihaknya akan melihat data-data apakah Ganjil Genap menunjukan korelasi penurunan angka Covid-19.

“Ya, sangat mungkin kita lanjut kedepan. Semua tergantung pada data. Dan kami akan undang Epidemiolog nanti untuk memberikan sarannya. Mengingat angka Covid-19 masih tinggi di atas 187 per kemarin. Tapi kan efek dua hari ini baru akan terlihat satu minggu kedepan,” jelasnya.

Bima Arya juga sempat sidak ke kawasan Suryakencana dan ke tempat wisata The Jungle yang berada di Bogor Nirwana Residence (BNR). Ia menyatakan bahwa kondisi di The Jungle memang cukup menurun. Pasalnya, sebelum pandemi Covid-19 pengunjung mencapai 2.000 orang. Namun, selama Covid-19 menurun menjadi 500 sampai 550 orang.

“Sabtu 6 Februari ada 182 pengunjung  dan Minggu 7 Februari 233 pengunjung. Ini tidak mudah, sabar, mudah-mudahan cepat berlalu. Kita evaluasi terus kebijakannya,” katanya.

Sementara itu, suasana berbeda saat melintasi di sepanjang Jalan Suryakencana. Pasalnya, pada Sabtu (6/2) malam, Suryakencana bak Kota mati yang tidak ada aktivitas. Padahal, sebelumnya kawasan ini selalu ramai apalagi di tiap malam Minggu.

Bima pun mengatakan bahwa penutupan Jalan Suryakencana akan dilakukan tiap akhir pekan, untuk mengantisipasi biasanya di ruas jalan ini banyak anak-anak nongkrong, kerumunan-kerumunan di beberapa titik di kawasan ini. Kata Bima, penutupan Suryakencana ini untuk mengurangi  mobilitas warga sehingga warga terbatas dalam hal-hal yang mendesak.

Untuk diketahui, Pemerintah Kota Bogor mulai melakukan kebijakan terhadap aturan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Diantaranya kebijakan tersebut adalah penutupan Suryakencana yang akan ditutup dari mulai 20.00-24.00 WIB. Dan penutupan sendiri berlangsung selama akhir pekan dan berjalan 2 Minggu

Selain penutupan, pemerintah Kota Bogor di dalam PPKM ini juga menerapkan ganjil genap selama akhir pekan. Rencananya penerapan ganjil genap akan berlangsung selama 14 hari.

** Fredy Kristianto

Penanganan Pandemi Covid-19, Program Perjalanan Dinas Dicoret

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Anggaran perjalanan dinas pejabat di lingkup Pemerintahan Kabupaten Bogor, yang sudah dialokasikan dalam APBD 2021, terpaksa dicoret dan dialihkan untuk penanganan pandemi Covid-19. Kebijakan itu diambil, karena pandemi di tahun 2021 ini belum menunjukan tanda melandai.

“Program-program yang tidak penting dan tak mendesak, kita coret, salah satunya untuk perjalanan dinas pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ke luar daerah, salah satunya ke Labuan Bajo, di Provinsi Nusa Tenggara Timur,” kata Wakil Bupati Iwan Setiawan, ditemui di sela acara syukuran ulang tahun Partai Gerindra ke -13, di Cibinong, Sabtu (06/02).

Iwan menegaskan, selain pencoretan program perjalanan dinas luar daerah, anggaran pengadaan makan dan minum, Alat Tulis Kantor (ATK) di semua SKPD pun dipangkas rata-rata mulai 25 sampai 30 persen.

“Dari pencoretan perjalanan dinas dan pemangkasan anggaran rutin di semua SKPD, ada penghematan senilai Rp 400 miliaran. Nah, anggaran dari hasil refocusing itu akan kita alokasikan untuk penanganan pandemi Covid -19, salah satunya pengadaan obat-obatan dan alat kesehatan habis pakai,” ujarnya.

Namun, untuk anggaran belanja modal, seperti pembangunan infrastruktur, kata Iwan, semuanya tidak ada yang dicoret atau pemangkasan anggaran, termasuk untuk program Satu Miliar Satu Desa (SamiSade).

“Program belanja modal anggarannya tetap seperti yang ada di APBD, karena belanja modal kita arahkan untuk pemulihan ekonomi, di mana semua penyedia jasa yang mengerjakan proyek-proyek infrastruktur wajib merekrut tenaga atau warga lokal,” tegasnya.

Penelusuran Jurnal Bogor, program belanja modal paling banyak dialokasikan di sektor pekerjaan umum, berdasarkan data yang dilansir di laman LPSE, ada tiga proyek yang menelan anggarang sangat besar, yakni proyek peningkatan Jalan Kandang Roda – Pakansari, dengan pagu anggaran Rp 97,8 miliar, proyek peningkatan Jalan Kandang Roda- Simpang Sentul, Rp 32 miliar, dan pembuatan pedestrian Jalan Kandang Roda-Sentul, Rp 85,9 miliar.

Tiga proyek kakap yang mulai dilelangkan itu menuai protes dari Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD, Andi Permana. “Pembangunan infrastruktur, semisal jalan itu memang penting, tapi di masa pandemi Covid-19 ini ada program yang lebih penting lagi, yakni penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi,” kata Sekretaris Fraksi Gerindra, Andi Permana, Rabu (03/02) lalu.

Andi mengungkapkan, sektor yang saat ini sangat membutuhkan anggaran itu kesehatan, sebut saja penyediaan sarana dan prasarana untuk empat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). “Fasilitas di empat RSUD, seperti ruang ICU sangat terbatas, padahal keberadaan ruang ICU berikut peralatannya sangat dibutuhkan sekali, terlebih memasuki tahun 2021 ini, jumlah pasien yang terpapar Covid -19 dengan penyakit penyerta setiap hari meningkat,” ujarnya.

 Proyek yang ada di sekitar areal Stadion Pakansari, kata Andi, untuk saat ini belum mendesak. “Makanya, saya akan mengajak rekan-rekan anggota DPRD lainnya untuk meminta Pemkab merealokasi anggaran untuk proyek yang bersinggungan dengan pemulihan ekonomi,”tegasnya menutupi.

** Asep S | Moch Yusuf

Pemkot Garap PJU BORR

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Kota Bogor bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta – Jawa Barat Kementerian PUPR, Kepala Bagian Barang Milik Negara (BMN) Setditjen Bina Marga Kementerian PUPR, dan Direktur Utama PT Marga Sarana Jabar (MSJ) menggelar rapat pengelolaan Taman dan PJU di bawah Fly Over Jalan Tol Bogor Outer Ring Road (Borr), baru-baru ini.

Dalam kesempatan itu, Pemkot Bogor mengajukan permohonan kepada pemerintah pusat dalam hal ini KemenPUPR untuk mengelola taman dan PJU yang ada di bawah flyover agar dari segi estetika indah dan rapi. “Kami punya keinginan untuk membantu serta punya kepentingan menjaga estetika kota,” ujar Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim.

Dedie mengatakan, sebagian besar taman sudah dibuat PT MSJ dan tentu pemerintah punya kewajiban melakukan pemeliharaan. Pemeliharaan ini tentu berkaitan dengan anggaran dan Pemkot harus menyiapkan anggaran untuk pemeliharaan taman dan PJU setelah adanya Perjanjian Kerja Sama (PKS).

“Taman sepanjang jalan itu penting sebagai elemen estetika kota dan sebagai penunjang ruang terbuka hijau. Ini akan dikerjasamakan dan sedang disiapkan PKS-nya. Tapi nanti dari pusat akan survei terlebih dahulu,” tutur dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Pertamanan dan Dekorasi Kota Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor, Feby Darmawan mengatakan, taman yang akan diserahkan ke Pemkot itu dari titik STA (Stationing) atau patokan 3+400 sampai 11+786.

Ke depan kata dia, akan ada PKS antara Pemkot Bogor dan BBPJN DKI Jakarta dan Jawa Barat terkait dengan aset yang dipinjam pakai dan jumlah lampu PJU yang diserahkan pengelolaannya. “Kalau anggarannya belum dianggarkan karena prosesnya juga kan sedikit memakan waktu. Insya Allah 2022 kita coba anggarkan apabila PKS-nya sudah selesai,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

Grandong, Andalan Petani Pandeglang Kerjakan Panen Padi Lebih Cepat

0

Pandeglang | Jurnal Inspirasi

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menegaskan sektor pertanian  merupakan kekuatan besar dalam membuka banyak lapangan kerja. Untuk itu, kata Mentan, diperlukan inovasi dan terobosan baru yang melibatkan generasi muda dalam mengoptimalkan potensi yang ada.

Hal senada diungkap Kepala Badan penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan) Dedi Nursyamsi. Peran sektor pertanian di Indonesia kata Dedi saat ini cukup signifikan Hal ini  terlihat dari kontribusinya terhadap penyediaan lapangan kerja bagi hampir separuh total penduduk.

Untuk itu  pemerintah Indonesia terus mendorong peran penting sektor pertanian dalam menciptakan lapangan kerja di pedesaan, memberikan perlindungan sosial, meningkatkan pendapatan keluarga petani, serta memastikan ketahanan pangan nasional. Salah satu potensi penyediaan lapangan kerja pertanian adalah ketika panen raya. Kegiatan ini melibatkan  banyak tenaga kerja sebagai buruh panen.

Di Kabupaten Pandeglang Banten tepatnya di Kecamatan Sukaresmi rombongan buruh panen  populer dengan sebutan regu Grandong. Berbeda dengan Grandong tokoh jahat yang menjadi anak buah Mak Lampir dalam serial Misteri Gunung Merapi yang disiarkan sebuah stasiun televisi swasta Indonesia. 

Atau Grandong yang dikenal di beberapa wilayah sebagai hama pada pertanaman bawang merah. Istilah Grandong di wilayah ini merujuk pada  rombongan/regu buruh pemanen padi  yang justru meringankan kerja petani saat panen. 

Sunara, SP., M.Si, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP)  Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) kecamatan Sukaresmi mengatakan  regu Grandong mengerjakan panen secara berkelompok  menggunakan alat mesin perontok seperti power thresher.  Alat ini dirakit kembali sedemikian rupa agar kipas dan poly nya putaran nya lebih cepat sehingga hembusan nya tambah kencang.

 “Istilah Grandong itu  mesin perontok padi yang cara kerjanya di dorong. Mesin ini dirakit kembali oleh mereka terutama pada kipas dan polynya agar cepat dan hembusannya kencang.  Regu panen yang menggunakan mesin ini disebut regu panen Grandong,“ terangnya, Minggu (07/02/2021).

Regu buruh panen Grandong biasanya berjumlah lebih dari 50 orang terdiri dari pria dan wanita. Biasanya anggota regu wanita bertugas memotong batang padi dengan arit atau sabit yang dikenal dengan istilah ngarit/menyabit. Sementara yang pria mengumpulkan padi yang disebut mupul dan memanggulnya ketempat mesin grandong/power thresher yang biasanya berada di area panen untuk dirontokan.

Kata Sunara tarif jasa regu panen ini borongan dengan tarif Rp. 8,000,-/kwintal.  Ongkos ini dinilai relatif murah dan terjangkau oleh petani. Keberadaan regu Grandong ini dirasakan manfaatnya oleh petani. Aan petani dari kelompok tani Karya Sadar Desa Karyasari Kecamatan Sukaresmi misalnya. Pemilik 25 hektar lahan ini menuturkan dengan menggunakan jasa regu Grandong pekerjaan panen menjadi lebih cepat. Sebagai pemilik lahan Ia hanya tinggal menunggu gabah diantarkan sampai di rumah.

“ Adanya regu Grandong, menolong masyarakat petani di pedesaan. Kami  merasa terbantu karena tidak repot-repot lagi melakukan panen. Tinggal tunggu di rumah saja, Grandong sudah menyelesaikan panen dilahan sawah dengan cepat dan mengantarkan gabah hasil panen sampai di rumah,” ujarnya.

Ada lima regu Grandong di kecamatan Sukaresmi yang jasanya digunakan petani setiap panen. Mereka berpindah – pindah  dari satu desa kedesa lainnya bahkan antar kecamatan.

** Regi/PPMKP

Diah Pitaloka Tekankan Pentingnya Empat Pilar Kebangsaan untuk Merawat Kebhinnekaan

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pancasila dan kebhinekaan merupakan bagian dari empat pilar kebangsaan. Implementasi keduanya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara merupakan hal fundamental bagi masyarakat Indonesia. Hal ini disadari betul oleh Anggota MPR RI, Diah Pitaloka. Anggota Komisi VIII DPR RI ini menyempatkan menyapa komunitas Pemuda Batak Bersatu Kota Bogor untuk mensosialisasika empat pilar kebangsaan.

Diah menyampaikan betapa pentingnya empat pilar kebangsaan yang dasarnya adalah Pancasila. “Semua pada dasarnya berasal dari pancasila, tetapi pilar yang lain (UUD NRI 1945, NKRI, dan Kebhinekaan) juga penting. tanpa salah satu dari empat pilar tersebut, kita, nkri tidak utuh,” ujar Diah Pitaloka di Bogor, Minggu (7/2/2021)..

Menurutnya, Indonesia lahir dari identitas kebangsaan dan juga rasa persaudaraan. Kardiatas politik yang paling mahal adalah persaudaraan. Persaudaraan itulah yang paling penting dan menyatukan bangsa Indonesia. Dan diatas politik Indonesia, disitulah persaudaraan yang membuat bangsa Indonesia ditengah perbedaan masih berdiri.

Narasumber lain, Andri Amaral, juga menilai pentingnya kebhinekaan untuk merawat bangsa kita. Bentuk persatuan antar suku menurutnya adalah bekal bangsa Indonesia menjadi besar. “Bhineka Tunggal Ika harus dijaga agar negara kita menjadi besar. Salah satu hal yang bisa kita perbuat untuk berkontribusi terhadap kemajuan bangsa misalnya dengan sosialisasi dalam skala kecil kepada tetangga tentang empat pilar dan kebhinekaan”.

Para peserta yang berasal dari komunitas kesukuan, Pemuda Batak Bersatu Kota Bogor, memahami betul pentingnya merawat persaudaraan dan mengikis konflik suku, agama, dan ras (SARA). “Isu SARA ini harus kita lawan bersama, ini juga merupakan komitmen kita dalam menghidupkan empat pilar kebangsaan,” jelasnya.

Kegiatan ini disambut dengan baik oleh para peserta. Ditengah situasi PKMM acara ini juga berlangsung dengan terbatas dan menerapkan protokol kesehatan.

** Dede Suhendar/rls