25.6 C
Bogor
Wednesday, August 26, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1175

SMM Hadir di Sejumlah Kota Dukung Peningkatkan Kualitas Pendidikan Indonesia

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Sekolah Murid Merdeka (SMM) meluncurkan beberapa pusat aktivitas (Hub) di kota-kota besar sebagai bagian dari rencana SMM untuk membuka puluhan sentra di kota lainnya, sehingga para siswa bisa benar-benar merasakan pengalaman sistem belajar campuran atau blended learning.

Kepala Sekolah Murid Merdeka Laksmi Mayesti mengatakan, SMM Hub hadir sebagai kelas luar jaringan (offline) untuk melengkapi pengalaman murid saat belajar dengan para guru dan teman-temannya.

“Yakni dengan memberikan ruang untuk belajar secara langsung bersama fasilitator pendamping dan teman sekolah,” kata Laksmi dalam siaran persnya, Sabtu (21/8/2021).

Laksmi melanjutkan, kelas offline di SMM Hub dilengkapi bahan ajar dan alat peraga atau praktikum yang lengkap, sehingga para siswa mendapatkan pengalaman belajar tatap muka yang lebih optimal.

Sebagai lembaga pendidikan inovatif yang berfokus pada metode belajar blended learning, kata Laksmi, Sekolah Murid Merdeka memiliki tujuan untuk memajukan pendidikan Indonesia melalui sistem belajar campuran.

“Anak mempunyai kesempatan untuk mengeksplorasi belajar daring secara luas sesuai minatnya, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kebutuhan dan keterampilan sosial lewat pertemuan luring dengan guru dan teman,” ujar Laksmi.

Laksmi melanjutkan, SMM memilih untuk memadukan pembelajaran daring dan luring agar menjadi landasan sekolah di masa depan. Menurutnya perkembangan teknologi yang sangat pesat akan membuat anak semakin banyak berinteraksi dengan aktivitas online yang cukup beragam.

Namun di sisi lain, pertemuan tatap muka secara langsung dengan guru dan teman-temannya akan tetap menjadi kebutuhan pokok anak. “Untuk menyeimbangkan kebutuhan sosialnya dan kognitifnya,” jelas Laksmi.

Adapun saat ini SMM Hub telah hadir di delapan kota yakni Jakarta Selatan, Tangerang Selatan, Depok, Bekasi, Bogor, Semarang, Bandung, dan Surabaya. Sementara itu, di Jawa Tengah, tepatnya kota Kudus, SMM Hub juga telah hadir dan diresmikan pada Kamis 19 Agustus 2021 kemarin. Sementara itu, pelaksanaan belajar mengajar nantinya akan sesuai dengan standar protokol kesehatan. Terlebih semua guru sudah tervaksinasi.

“Targetnya SMM Hub akan dibuka di 80 kota di Indonesia pada akhir tahun 2021 dengan menerapkan protokol kesehatan yang sesuai standar,” pungkas Laksmi.

Tentang Sekolah Murid Merdeka
Sekolah Murid Merdeka (SMM) adalah sekolah inovatif dengan sistem blended learning yang menggunakan metode pedagogi dan teknologi terkini untuk pembelajaran sejak usia dini hingga sekolah menengah.

SMM mengimplementasikan kurikulum nasional yang terstruktur, pemantauan (dan penilaian) capaian pembelajaran namun juga memberikan fleksibilitas belajar yang sesuai dengan kebutuhan, minat dan bakat dan jadwal yang sesuai untuk anak.

** Moch.Yusuf

Rumah Seduh Coffee & Kitchen Tempat Favorit Kalangan Muda Menikmati Kopi

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Rumah Seduh Coffee and Kitchen merupakan tempat untuk menikmati berbagai macam kopi pilihan serta menu makanan yang tersedia, banyak kalangan anak muda mengunjungi coffee shop sekedar menikmati rasa kopi mencicipi berbagai hidangan serta bercengkrama bersama teman, pasangan hingga anggota keluarga coffee shop ini berlokasi di Jalan Sancang No. 16 Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat.

Banyak pebisnis kopi membuka gerai coffee shop nya di kawasan Kota Bogor salah satunya Rumah Seduh Coffee and Kitchen ini selalu ramai dikunjungi oleh muda mudi sekitaran Bogor, di akhir pekan banyak pengunjung yang mendatangi coffee shop karena menjadi tempat terfavorit bagi sebagian kalangan anak muda di Kota Bogor karena tempat dan suasana yang sejuk serta akses yang mudah.

Coffee shop ini terletak di pinggir jalan, namun selama pandemi Covid-19 serta adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) coffee shop ini hanya menampung 25% pengunjung setiap harinya serta menyediakan dan menerapkan protokol kesehatan tentunya seperti tempat cuci tangan dan memasang sticker Jaga Jarak di setiap meja untuk mengingatkan kepada para pengunjung Rumah Seduh Coffee and Kitchen untuk tetap selalu menjaga jarak dengan pengunjung lainnya.

“Jadi selama ppkm kapasitas dikurangi menjadi 25% serta bagi para pengunjung wajib menggunakan masker dan menerapkan protokol kesehatan yang berlaku, jika tidak ya tidak kita layani, sebelum masuk juga kita cek suhu dulu dan menganjurkan menggunakan handsanitizer yang sudah disediakan” ujar Yolla, Barista Rumah Seduh Coffee and Kitchen saat dimintai keterangan Jurnal Bogor, Sabtu (21/8).

Untuk menu best seller di coffee shop ini Kopi Susu Gula Aren dan Nastar Latte menu varian terbaru, sesuai dengan namanya Rumah Seduh Coffe and Kitchen disini juga menyediakan berbagai macam hidangan seperti Ayam Sambal Matah, Classic Pancake serta menu sharing seperti Meatlovers Pizza, harga yang di taksir kisaran Rp. 30.000 hingga Rp. 60.000 harga yang terjangkau untuk gerai yang berada di tengah Kota Bogor dengan suasana yang nyaman sambil menikmati makanan dan minuman serta memiliki fasilitas parkir yang cukup luas ditambah lokasi yang mudah diakses.

“Saya sudah beberapa kali kesini bersama teman, ya disini tempatnya nyaman dua lantai juga dan ada indoor dan outdoor nya apalagi didepan dibawah pohon jadi sejuk gitu, dan kopi dan makanannya nya juga enak – enak yaa untuk harga segini masih terjangkau lah di tempat senyaman ini apalagi di tengah Kota” Ujar Azhari, pengunjung Rumah Seduh Coffee and Kitchen, Sabtu (21/8).

Untuk para pengunjung yang ingin mengunjungi Rumah Seduh Coffe and Kitchen gerai kopi ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB, karena para pengunjung dibatasi hanya 25% saja untuk kalian yang ingin memesan tidak perlu khawatir karena bisa memesan menggunakan layanan online dengan grabfood.

** Yudha Rezky Diliantoro-mg/UP

Seupan Taleus, Kuliner Legendaris yang Tetap Hits

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Bogor memang terkenal akan kuliner talasnya. Maka anda akan menemukan berbagai jenis olahan kuliner dengan bahan dasar talas. Salah satunya Seupan Taleus Ketan Wangi. Seupan itu sendiri yang artinya kukus, sehingga dinamakan Seupan Taleus atau talas yang dikukus.

Seupan Taleus ini proses pembuatannya diawali dengan pemotongan talas menjadi beberapa bagian, lalu diberikan garam dan kemudian dikukus.

Yang membedakan Seupan Taleus Ketan Wangi dengan lainnya yaitu ada pada jenis talasnya yang spesial dengan menggunakan talas jenis ketan wangi.

“Untuk talasnya kita beda sendiri, jenis talas kan macem-macem ya kalo seupan taleus ini pake jenis talasnya ketan wangi. Jadi beda sama seupan talas yang lain karena yang ini mah talasnya spesial lebih terasa dan tercium wangi talasnya.” ujar Irfan, penjual Seupan Taleus.

Untuk varian topingnya sendiri Seupan Taleus Ketan Wangi ini memiliki tiga varian yaitu original kelapa, kelapa gula merah, keju, dan varian spesial yaitu percampuran kelapa, gula merah, dan keju.

Seupan Taleus Ketan Wangi ini dapat anda temui setiap hari di Jalan Suryakencana, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Dimana SuryaKencana ini merupakan kawasan kuliner yang cukup terkenal di Bogor, karena terdapat berbagai macam jajanan kuliner terlebih kuliner legendaris yang dapat anda temui.

Anda akan menemukannya di pinggir jalan karena Seupan Taleus ini hanya berjualan menggunakan gerobak. Meskipun begitu Seupan Taleus ini memiliki banyaknya pelanggan setia pecinta kuliner ini.

Kuliner yang satu ini juga merupakan salah satu kuliner legendaris khas Bogor karena sudah berjualan turun temurun dari generasi ke generasi.

Satu porsi Seupan Taleus Ketan Wangi ini hanya seharga Rp12.000, untuk yang varian keju Rp15.000, dan untuk yang spesial seharga Rp25.000.

** Edfyra Amelia-mg/UP

BPPSDMP-READSI Dukung Peningkatan Kapasitas SDM Pertanian dengan Hibah Peralatan IT

0

Tangerang | Jurnal Inspirasi

Setelah sukses dengan Pelatihan Sejuta petani dan penyuluh, BPPSDMP kembali menggarap Pelatihan Kewirausahaan Bagi DPM dan DPA. Persiapan dan pematangan dilakukan melalui Koordinasi Teknis di Hotel Santika BSD City, Serpong, Banten, Jumat (20/8/21).

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Prof. Dedi Nursyamsi dalam acara pembukaan mengatakan Untuk mewujudkan ketahanan pangan, dibutuhkan SDM Pertanian yang handal dan profesional. Peningkatan SDM Pertanian bukanlah pekerjaan mudah.

Sebab, tantangan yang dihadapi sangat kompleks, antara lain kompetensi dan kemampuan SDM yang harus ditingkatkan, terutama membuat agar generasi muda selalu cinta pertanian. Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh bukti bahwa respon masyarakat sangat tinggi, untuk itu pelatihan kewirausahaan ini sangat penting untuk meningkatkan mutu para petani.

Menyadari bahwa pelatihan memegang peranan penting dalam upaya peningkatan kapasitas SDM Pertanian. Dalam rangka mendukung pelaksanaan pelatihan terutama dalam hal kualitas dan kuantitas pelaksanaan pelatihan, Program Rural Empowerment dan Agicultural Development Scaling Up Initiative (READSI) ikut berperan serta aktif melalui peningkatan kapasitas widyaiswara dan tenaga kediklatan lainnya serta memberikan dukungan sarana pelatihan UPT Pelatihan Pertanian Pusat sebagai lembaga resmi pemerintah yang memfasilitasi pelaksanaan pelatihan pertanian.

Dimasa pandemi Covid-19, pelaksanaan pelatihan dalam upaya peningkatan kapasitas SDM
Pertanian tidak boleh terhenti oleh karenanya Pusat Pelatihan Pertanian BPPSDMP telah melakukan digitalisasi pelaksanaan pelatihan melalui pelatihan online baik dengan metode e-Learning maupun Blended Learning.

Dalam pelaksanaan pelatihan berbasis digital,
penyeleggara pelatihan memerlukan perangkat IT yang memadai untuk dapat menyelenggarakan
pelatihan yang berkualitas. Oleh karenanya, Program READSI memberikan dukungan IT bagi UPT
Pelatihan Pertanian Pusat sehingga dapat menyelenggarakan pelatihan yang berkualitas dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi petani dan insan pertanian lainnya.

Dalam kegiatan ini Kepala Badan PPSDMP yang didampingi Sekretaris Badan PPSDMP DR. Ir. Siti Munifah, M.Si, Kepala Pusat Pelatihan Pertanian DR. Ir. Leli Nuryati, M.Si. Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, menyerahkan Sarana IT mendukung pelatihan online di seluruh UPT Pelatihan Pertanian dengan anggaran yang bersumber dari Program READSI.

Termasuk salah satu UPT Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu menerima bantuan berupa; 1) Samsung Televisi QLED 75 Inch, 2) Logitech Logitech Group, 3) Logotech Expansion Mic For Group, 4) Primatech A15P750UW active Multi speaker, 5) Primatech WCS 4OU Wireless Microphone, 6) Brite Kabel HDMI, 7) Libec Tripod Libec Type 650EX, 8) PC All in one HP All-in-One Proone 400 G6333VSPA, 9) Sony A7 III (Bodi+Lensa Zoom 28-70MM), 10) Primatech Zed24 Audio Mixer 11) Braket TV.

** T2S /BBPP Batu

Peduli Insan Pers, Politisi Demokrat Serahkan Paket Sembako

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Dalam rangka bulan bakti Demokrat, Anggota Fraksi Demokrat DPRD Kota Bogor, Anita Primasari Mongan menyerahkan 150 paket sembako kepada insan pers di sekretariat PWI Kota Bogor, Jalan Kesehatan, Kelurahan Tanah Sareal, Kecamatan Tanah Sareal pada Jum’at (20/08/2021) sore. Pemberian sembako ini wujud nyata tali kasih demokrat Kota Bogor kepada insan pers.

Secara simbolis, penyerahan 150 paket sembako diterima oleh Perwakilan pengurus PWI Kota Bogor Ketua bidang advokasi Bagus Hariyanto didampingi Wakil Ketua Bidang OKK PWI Kota Bogor Rizki Mauludi, Tim Komunikasi PWI Kota Bogor yang juga wartawan senior Roy Andi TN dan para anggota PWI Kota Bogor.

Anita mengatakan, pemberian bantuan tersebut merupakan instruksi dari Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam rangka Bulan Bakti Demokrat.

“Ini bentuk tali kasih, kepedulian kepada sesama. Apalagi, sebagaimana kami ketahui dan menyadari insan pers merupakam rekan satu perjuangan dalam membangun negeri,” ungkapnya.

Anita juga mengatakan, Bulan Bakti Demokrat merupakan kepedulian Partai Demokrat yang menginjak usia dua dekade pada 2021 ini. Terdampaknya semua sektor karena pemberlakuan PPKM di masa pandemi memaksa pihaknya untuk berbuat lebih baik dan bermanfaat untuk masyarakat.

“Disaat PPKM bukan kebetulan kita mengalami masa seperti ini. Kita adalah orang-orang pilihan, dari situ kita harus menjalankan peran sebagai orang terpilih. Mudah-mudahan berkah untuk semua,” tuturnya.

Perwakilan dari PWI Kota Bogor, Bagus Hariyanto menyampaikan, terima kasih atas uluran tangan dari legislator yang duduk di Komisi 1 DPRD Kota Bogor tersebut.

“Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya, semoga selalu bisa berbuat untuk masyarakat,” ungkap Bagus.

Bagus melanjutkan, selain dibagikan kepada wartawan, paket juga akan disalurkan kepada warga ataupun pekerja sekitar Sekretariat PWI Kota Bogor.

“Mudah-mudahan komunikasi dan silaturahmi demokrat Kota Bogor dengan PWI Kota Bogor semakin erat dan lancar. Sinergitas terjalin dengan baik,” pungkasnya.

** Moch.Yusuf

Keluarga dan Karyawan PT TIV Citeureup Divaksin

0

Citeureup | Jurnal Inspirasi

PT Tirta Investama (TIV) Citeureup kembali menyelenggarakan vaksinasi terhadap keluarga karyawan, dan pihak ketiga yang dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada 19 – 20 Agustus 2021.

Sebelumnya perusahaan raksaa air minum dalam kemasan tersebut sudah melakukan penyuntikan terhadap karyawannya.

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pencegahan serta melindungi karyawan, keluarganya dan pihak ketiga dari penularan Covid-19. Vaksinasi yang diikuti 616 peserta berlangsung tertib.

Management PT TIV Citeureup membuat jadwal bergilir untuk menghindari kerumunan. Selain itu juga disediakan tempat yang luas, menyediakan hand sanitizer dan tempat cuci tangan untuk memastikan protocol kesehatan (prokes) dijalankan dengan baik

Plant Director PT. TIV Citeureup, Mohammad Efendy menjelaskan, kegiatan vaksinasi ini dilakukan untuk memastikan karyawan dan seluruh keluarganya serta pihak ketiga yang berada di Pabrik Citeureup terlindungi dari penularan covid 19.

“Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan sebagai Goodness company untuk menyebarkan kebaikan kepada karyawan dan keluarganya, serta pihak ketiga,” ujarnya dalam keterangan media, Jumat (20/8/2021).

Kepala Puskesmas Gunung Putri, dr Prima Artha Tarigan mengungkapkan, kegiatan vaksinasi gotong royong yang dilakukan PT TIV Citeureup cukup bagus dan dikelola dengan baik, sehingga tidak ada kerumunan dan tempat vaksinasi sangat layak.

“Meskipun sudah divaksin, saya harap karyawan dan yang lainnya tetap menjalankan prokes,” tuturnya.

Dr Prima Tarigan pun memberikan apresiasi yang tinggi kepada management PT TIV yang sudah menyelenggarakan vaksinasi. Terlebih ditujukan bukan hanya ke karyawannya, melainkan keluarga dan pihak ketiga yang bekerja.

“Saya juga berharap herd immunity di Kabupaten Bogor segera tercapai,” katanya.

Har Saktia Pandu, Ketua Gugus Tugas penanganan Covid-19 Desa Cicadas, mengapresiasi kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan PT TIV Citeureup.

“Saya berharap kegiatan seperti ini juga dilakukan oleh perusahaan yang lain di Desa Cicadas,” tukasnya.

** Dede Suhendar

Begini Kata Guru Besar Unair Soal Pembatalan 13 Dakwaan Korporasi Jiwasraya

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Putusan sela dakwaan 13 perusahaan manajer onvestasi dalam perkara Jiwasraya dinilai oleh Guru Besar Fakultas Hukum Pidana Universitas Airlangga (Unair) Prof. Dr. Nur Basuki Minarno SH MHum sebagau hal yang biasa dan bukan suatu yang mesti dipersoalkan.

“Jadi putusan sela harus dihormati dan biasa dalam dunia hukum bahwa antara Hakim, Jaksa Penuntut Umum dan Penasihat Hukum berbeda pandangan dalam menilai suatu materi persidangan seperti surat dakwaan yang dibacakan JPU,” ujar Basuki, Kamis (19/8).

Ia mengatakan, putusan sela bukan sesuatu yang harus dipersoalkan karena mekanismenya sudah diatur dalam KUHAP, yaitu JPU bisa memperbaiki Surat Dakwaan sesuai putusan Majelis Hakim, lalu melimpahkan kembali ke Pengadilan Negeri untuk disidangkan atau mengajukan verzat atau perlawanan ke Pengadilan Tinggi.

Menurutnya, putusan sela itu bukan berarti JPU tidak progesif dalam mengajukan perkara tersebut ke pengadilan. Sebaliknya, dia menilai JPU sudah secara cermat dan jelas menguraikan perbuatan materil para terdakwa dalam Surat Dakwaan yang diajukan.

“Makanya majelis hakim dapat secara jelas pula menyimak dan sangat mengerti isi surat dakwaan, lalu menilai sepatutnya diperiksa secara terpisah (spiltzing) sebagaimana dalam putusannya tersebut,” paparnya.

Pakar hukum pidana yang meraih Master dari Universitas Diponogoro (UNDIP) Semarang tahun l994 ini menilai bahwa sejak awal semua orang tahu bahwa kasus Jiwasraya dan Asabri adalah perkara kompleks dan fenomenal.

Hal itu lantaran selain melibatkan banyak pihak juga dilakukan secara sistematis dan terstruktur oleh jaringan yang sangat kuat secara finansial dan politis serta berkerja secara terencana dan terselubung.

“Untuk membongkar dan mengungkap kasus ini disadari oleh semua kalangan tidak mudah,” paparnya.

Lebih lanjut, ia menilai Kejaksaan RI di bawah komando Jaksa Agung ST Burhanuddin justru mampu menepis keraguan itu dengan cepat menemukan aktor-aktor intelektual (pelaku utama) serta mengamankan aset dan uang negara triliunan rupiah.

“Patut diapresiasi kepada Kejaksaan RI, juga sepatutnya kita membantu dan mendukung upaya pengungkapan kasus tersebut, bukan malah mencela kinerja Kejaksaan RI yang justru akan memperlemah upaya pemberantasan Tipikor di dua kasus tersebut,” katanya.

Basuki menjelaskan, para ahli hukum seharusnya ramai-ramai membantu memberikan masukan kepada Kejaksaan untuk memperkuat Penuntutan, bukannya mencela dan bahkan menyerang posisi Jaksa Agung.

“Ada apa di balik semua ini? Apakah ada agenda terselubung oknum yang bernafsu menjadi Jaksa Agung? Mari kita bertanya pada rumput yang bergoyang,” paparnya.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPR RI N. M. Dipo Nusantara menuturkan bahwa penuntasan kasus Jiwasraya dan Asabri harus mendapat dukungan semua pihak.

Kata dia, Kejaksaan Agung tidak perlu ragu dan takut untuk menyelesaikan kasus megakorupsi itu hingga ke akar-akarnya.

“DPR mendukung penuh langkah-langkah pemberantasan korupsi. Korupsi merupakan musuh negara, sehingga tidak ada kata kompromi untuk menuntaskannya,” ucap politisi PKB ini.

Secara pribadi, ia menilai Kejaksaan Agung sudah bekerja secara independen dan profesional, terbukti dari berjalannya proses hukum kasus Jiwasraya dan Asabri hingga ke pengadilan.

“Kedua kasus itu menjadi perhatian publik yang luas, jadi perlu keseriusan dan dukungan semua pihak,” ungkapnya.

Atas dasar itu, pihaknya meminta Kejaksaan Agung terus melaporkan progres penuntasan kasus-kasus tipikor kepada Komisi III DPR, sehingga semua pemberantasan korupsi dilakukan secara transparan dan akuntable. “Penegakan hukum akan mengembalikan kepercayaan publik, termasuk investor,” pungkasnya.

Fredy Kristianto |*

Pemkab Bogor Buka Kembali Sarana Olahraga, Berikut yang Harus Diperhatikan

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Fasilitas publik sarana olahraga di Kabupaten Bogor dibuka kembali dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, tentunya kegiatan olahraga di ruangan terbuka harus tetap menjaga jarak dengan siapapun serta tidak melakukan kontak fisik, selain itu kegiatan olahraga dibatasi dengan maksimal empat orang bagi masyarakat yang ingin melakukan olahraga secara berkelompok.

Dalam upaya mencegah kerumunan di Kabupaten Bogor pemerintah setempat masih belum membuka tempat untuk berjualan dikhawatirkan bagi para masyarakat yang melakukan kegiatan olahraga beristirahat dan berkumpul hingga memicu kerumunan, masyarakat tetap bisa melakukan aktivitas berlolahraga di ruangan terbuka guna menyehatkan tubuh dan menjaga imunitas untuk tetap meningkat guna mencegah penularan Covid-19.

Adapun ketentuan yang harus diperhatikan masyarakat saat ingin melakukan aktivitas olahraga di luar ruangan saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4 mulai 17 Agustus 2021 hingga 23 Agustus 2021 di Kabupaten Bogor, untuk kegiatan olahraga sesuai dengan keputusan Bupati Bogor Nomor 443/404Kpts/Per-UU/2021 diizinkan dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Kegiatan olahraga dilakukan pada ruang terbuka (outdoor) baik secara individu atau kelompok kecil maksimal 4 (empat) orang, tidak melibatkan kontak fisik dengan orang lain dan tidak secara rutin memerlukan interaksi individu dalam jarak dekat, dapat dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat sesuai dengan ketentuan dari Kementerian Kesehatan;
  2. kegiatan olahraga pada ruangan tertutup, kegiatan olahraga yang dilakukan secara berkelompok, dan pertandingan olahraga ditutup sementara;
  3. fasilitas olahraga di ruang terbuka diizinkan dibuka dengan ketentuan sebagai berikut:

  4. a) jumlah orang 25% (dua puluh lima persen) dari kapasitas maksimal;
    b) masker harus digunakan selama melakukan aktivitas olahraga, kecuali untuk aktivitas olahraga yang harus melepas masker. Untuk aktivitas olahraga yang harus melepas masker, maka masker hanya dapat dilepas ketika pelaksanaan aktivitas olahraga;
    c) pengecekan suhu dilakukan kepada setiap orang yang masuk ke dalam fasilitas olahraga;
    d) restoran/rumah makan dan kafe di dalam fasilitas olahraga tidak diizinkan menerima makan di tempat (dine in);
    e) fasilitas penunjang seperti loker dan kamar mandi tidak diizinkan digunakan kecuali untuk akses toilet;
    f) pengguna fasilitas olahraga tidak diizinkan berkumpul sebelum maupun sesudah melakukan aktivitas olahraga dan harus tetap menjaga jarak;
    g) skrining untuk pengunjung pada fasilitas olahraga wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi; dan
    h) fasilitas olahraga yang melakukan pelanggaran terhadap protokol kesehatan akan dikenakan sanksi berupa penutupan sementara.
    Dilansir melalui laman web https://bogorkab.go.id, Jum’at (20/8).

** Yudha Rezky Diliantoro-mg/UP

BPPSDMP-BBPP Batu Tingkatkan Kesuburan Tanah di Kabupaten Ngawi

0

Malang | Jurnal Inspirasi

Akhir-akhir ini sering mendengar kecenderungan harga pupuk kimia meningkat dan mengalami kelangkaan, hal ini berimplikasi pada biaya produksi yang harus dikeluarkan petani semakin meningkat, sehingga menimbulkan kesulitan tersendiri bagi petani untuk memperoleh pendapat yang layak bila biaya produksi tinggi sementara terkadang harga jual produk yang dihasilkan sering fluktuatif.

Penggunaan pupuk kimia secara terus tanpa diimbangan dengan penggunaan pupuk organik akan memberikan efek yang ditimbulkan oleh sisa-sisa bahan ikutan pupuk kimia tersebut yang menyebabkan pencemaran bagi tanah. Tuntutan pasar mendorong produsen untuk mulai mengembangkan pertanian organik, disamping munculnya berbagai sertifikasi produksi yang bebas bahan kimia atau lebih trentnya produk pertanian organik.

Kabupaten Ngawi yang memiliki populasi ternak sapi sebanyak 8000 ekor. Usaha ternak yang di usahakan akan menghasilkan produk utama seperti daging, akan tetapi disamping produk utama ternak juga menghasilkan produk sampingan yang berupa limbah ternak, baik limbah padat maupun cair atau yang lebih dikenal kotoran/ feses.

Jika kita mengutakatik limbah ternak yang dihasilkan di kabupaten Ngawi maka akan dihasilkan limbah feses sebanyak 8000 x 10 kg atau setara dengan 8 ton feses. Peluang besar yang belum teroptimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan disamping tentunya obat untuk menyuburkan kembali tanah sebagai akibat penggunaan pupuk kimia.

Untuk mewujudkan peluang besar itu Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu melakukan kegiatan Pelatihan Pengolahan limbah pupuk bagi Non Aparatur dilaksanakan selama 3 hari, mulai tanggal 18 sd 20 Agustus 2021. Pelatihan diikuti 30 peserta dari 29 kelompoktani. Pada sesi pembukaan oleh Kepala BBPP Batu DR. Wasis Sarjono, S.Pt, M.S.i, dihadiri Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ngawi Supardi, SE, M.Si, Kepala Bidang penyuluhan Hastanina Harimurti, SPt. MM, Kades Manisharjo, wijianto, Widyaiswara BBPP Batu Dwita Indrarosa, S.T. MP.

Pelatihan yang dilaksanakan di tengah pandemi dan suasana PPKM dilakukan dialam terbuka dengan tetap menetapkan protokol kesehatan.

Sejalan dengan kebijakan Kementerian Pertanian
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Prof. Dedi Nursyamsi mengatakan salah satu hal yang harus dilakukan untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian adalah melakukan pembenah tanah atau memperbaiki tanah yang rusak. Indonesia memiliki lahan yang subur.

Tetapi, untuk mendapatkan produktivitas yang diinginkan kondisi lahan harus dijaga. Karena lahan yang baik bisa menghasilkan tanaman yang baik juga,” katanya.

Dedi menambahkan tanah yang sehat akan menghasilkan tanaman sehat. Tanaman yang sehat akan menghasilkan pangan sehat. Dan pangan yang sehat akan menjadikan bangsa yang sehat, bangsa yang semangat untuk memajukan pembangunan pertanian di Tanah Air. Oleh karena itu, bangsa yang maju harus dimulai dari tanah yang sehat. katanya.

Sementara itu dalam arahannya dan sekaligus membuka pelatihan Kepala BBPP Batu DR. Wasis Sarjono, S.Pt, M.Si mengatakan pelatihan teknis ini menggunakan anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), anggaran yang sangat khusus dari Kementerian Keuangan, anggaran yang hanya boleh digunakan jika setelah pelatihan berdampak nyata terhadap peningkatan pendapatan atau usaha peserta.

Diharapkan setelah selesai melaksanakan pelatihan dapat meningkatkan kualitas pembuatan pupuk organik, sehingga nanti begitu praktekkan diberikan kepada tanaman, tanaman bisa meningkatkan kualitas tanah, tanaman lebih subur buahnya lebih baik berarti ujung-ujungnya pendapatan para peserta akan meningkat.

Diera keterbukaan, masyarakat sudah bisa mengakses informasi dari mana saja, tentu kita sebagai pelayan masyarakat tidak bisa menyembunyikan, seperti kita tahu setiap tahun ada pengurangan subsidi tetapi disatu sisi setiap tahun pemerintah semakin teliti, ternyata jumlah subsidi yang selama ini digelontor dalam jumlah banyak larinya salah karena diberikan kepada komoditas yang harusnya tidak disubsidi.

Melalui simluhtan, e-RDKK betul-betul diteliti harapannya kedepan siapa yang berhak menerima pupuk itulah yang sehatusnya menerima pupuk. Hal lain, Badan SDM Pertanian kemarin sudah melakukan pelatihan sejuta penyuluh dan petani yang berjalan.lancar dibuka Presiden materinya pemupuk yang berimbang.

Artinya kalau para peserta mengusulkan pupuk maka harus berdasarkan kebutuhan tanaman yang dihitung tapi simultan dengan itu harus bisa memasukan pupuk organik didalamnya. Kita sadar semakin banyak diberi pupuk kimia maka tanah akan semakin keras dan semakin miskin tanah itu. Nah dengan pemberian pupuk organik akan dapat memperbaiki kondisi tanah.

Jika kita menggunakan pupuk organik maka biaya produksi akan terus mengalami penurunan, dan selisih dari penurunan tadi menjadi keuntungan yang dapat diperoleh.

**T2S/BBPP Batu

Catat Lokasinya! Jadwal Sim Keliling pada 20 Agustus 2021

0

Bogor| Jurnal Inspirasi

Jadwal perpanjang SIM Keliling Kota Bogor pada Jumat, 20 Agustus 2021, berlokasi di Lippo Mall Ekalokasari. Dilansir dari akun Twitter PolresBogorKota, pelayanan SIM Keliling Kota Bogor ini hanya berlaku untuk SIM A dan C.

Layanan SIM Keliling Kota Bogor ini hadir pada hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat dan Sabtu mulai pukul 09.00 – 12.00 WIB.

Pelayanan SIM Keliling ini hanya berlaku untuk perpanjangan SIM A dan C sebelum masa berlaku habis yakni H-14. Namun jika masa berlaku SIM sudah habis maka diberlakukan penerbitan seperti SIM baru.

Untuk syarat perpanjangan SIM A dan C seperti berikut:

SIM lama yang hendak diperpanjang
Fotokopi SIM lama
Fotokopi KTP yang masih berlaku
Surat Keterangan Sehat
Pastikan SIM masih dalam masa berlaku H-14

Anda juga dapat langsung datang ke Kantor Polresta Bogor Kota Kedung Halang di Jalan KS. Tubun No. 21, mulai pukul 08.30 – 11.00 WIB.

Bahkan saat ini proses perpanjang SIM lebih mudah dan praktis karena dapat secara online. Sehingga mempermudah bagi masyarakat yang ingin memperpanjang SIM mereka.

Layanan perpanjang SIM Keliling Kota Bogor pada masa PPKM ini sudah menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat dengan memberlakukan jaga jarak pada warga yang datang.

** Edfyra Amelia-mg/UP