22.4 C
Bogor
Tuesday, April 7, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1174

Terduga Teroris Ditangkap di Bogor Utara

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Seorang terduga teroris ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri di wilayah Bogor Utara, Kota Bogor, Senin (14/6). Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Ahmad Ramadhan membenarkan terduga teroris itu merupakan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD). “Satu orang terduga teroris jaringan JAD,” kata Ramadhan, Selasa (15/6).

Ramadhan mengatakan bahwa Densus 88 masih mendalami pemeriksaan terduga teroris berinisial KD alias AA yang ditangkap itu. Dia juga belum dapat menuturkan lebih lanjut mengenai proses penangkapan atau keterlibatan terduga teroris tersebut. Menurutnya, penangkapan itu merupakan bentuk pengembangan dari penangkapan teroris sebelumnya.

Sementara Camat Bogor Utara, Marse Hendra Saputra juga membenarkan bahwa ada aktivitas dari kepolisian di kawasan Kelurahan Tegal Gundil pada Senin (14/6) siang. “Memang ada kegiatan dari rekan-rekan kepolisian pada Senin (14/6) siang. Itu berdasarkan penelusuran RT dan RW. Sebelumnya kami tak mendapat informasi juga,” ujar Marse saat dihubungi wartawan, Selasa (15/6).

Namun, kata dia, aparatur wilayah belum dapat memastikan apakah yang bersangkutan diduga jaringan teroris. “Kita belum tahu benar atau tidaknya. Itu ranah kepolisian,” imbuhnya.

Marse menjelaskan, berdasarkan pengakuan warga sekitar pria yang diduga masuk dalam jaringan teroris, selama ini dikenal biasa saja dan sehari-hari bekerja sebagai penjual bahan kimia. “Biasa saja, berbaur, solat berjamaah, tak menutup diri. Tapi sekali lagi, kita nggak tahu apa itu teroris atau bukan. Sebab, polisi yang berhak mendalami,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Marse meminta agar pengurus RT dan RW proaktif mengawasi semua warganya. “Apabila ada yang mencurigakan bisa segera dilaporkan ke polisi RW atau aparatur wilayah,” ungkapnya.

Sementara JAD sendiri merupakan kelompok teroris yang berafiliasi langsung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Mereka terlibat dalam sejumlah aksi pengeboman di wilayah Indonesia. Misalnya terakhir ialah bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar pada 2021 ini.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar menyatakan aparat penegak hukum telah menangkap ratusan pelaku terorisme sejak Januari hingga Mei 2021 dari berbagai jaringan.

Boy merinci, 216 pelaku terorisme itu di antaranya sebanyak 71 orang merupakan anggota terkait jaringan Jamaah Al-Islamiyah. Kemudian, 144 lainnya merupakan anggota Jamaah Ansharut Daulah, serta satu orang lainnya merupakan deportan dari luar negeri.

“Aparat penegak hukum masih melakukan upaya-upaya yg bersifat operasi penegakan hukum terkait tindak pidana terorisme. Sehingga terdata dari Januari hingga Mei 2021 terdapat 216 orang (ditangkap),” kata Boy saat rapat bersama Komisi III DPR RI di Gedung DPR, Kamis (27/5) lalu.

** Fredy Kristianto

Polsek Bojonggede Gelar Vaksinasi Massal Gratis

0

Bojonggede | Jurnal Inspirasi

Polsek Bojonggede Polres Depok guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 menggelar  pelayanan vaksinasi massal secara gratis yang digelar di halaman Mapolsek Bojonggede, Selasa (15/6/2021).

Kapolsek Bojonggede, AKP Dwi Susanto mengatakan, vaksinasi yang dilakukan guna mencegah penyebaran Covid-19 yang angkanya kembali melonjak pasca libur Lebaran.

“Hari ini vaksinasi massal untuk warga Kecamatan Bojonggede, kebetulan Kepolisian Polsek Bojonggede, Polres Metro Depok melakukan vaksinasi Covid-19 secara massal,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dwi mengaku senang dengan antisias para warga yang mengikuti vaksin dalam rangka mendukung sekaligus mencegah penyebaran virus corona.

“Targetnya 150 orang, tapi alhamdulillah warga masyarakat di sini antusias melaksanakan vaksin, bisa dilihat ini sudah lebih dari target yang dicanangkan,” bebernya.

Sementara itu, Dwi membeberkan, vaksinasi massal gratis tersebut diperuntukkan kepada warga usia produktif dan juga lansia.

“Persyaratannya untuk usia produktif 18 tahun ke atas dan lansia hingga 60 tahun, untuk lansia yang terkendala atau sulit datang dengan alasan tertentu, kami inisiatif untuk memberikan pelayanan dengan cara menjemput,” ungkapnya.

Kendati demikian, Dwi mengimbau warga untuk tetap mengindahkan protokol kesehatan meski sudah dilakukan vaksinasi. “Vaksin ini salah satu upaya pencegahan penyebaran virus corona, tapi kita juga tidak boleh menyepelekan, kita tentunya harus menerapkan protokol kesehatan,” tegasnya.

Terkait pencegahan kluster perumahan, Dwi mengatakan bahwa pihaknya terus aktif memberikan sosialisasi dan penanganan terkait Covid-19.

“Kita terus aktif melakukan sosialisasi prokes menerapkan 3 M dan 5 M, untuk yang terpapar itu kita bantu semaksimal mungkin dengan menyambangi rumah secara langsung, kita bantu sembako dan lainnya, kita semangati agar imunnya kembali bagus “pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Naik Bus PPD Gratis Selama Sebulan

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Perusahaan Umum Pengangkutan Penumpang Djakarta (Perum PPD) menggratiskan biaya transportasi armadanya selama sebulan penuh. Penggratisan biaya perjalanan itu dikhususkan bagi TNI, Polri, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat lanjut usia (lansia). Bus yang beroperasi dari Kota Bogor itu akan melayani warga ke beberapa wilayah di Jakarta.

“Terhitung mulai hari ini, gratis. Kontribusi sementara ini memang tidak begitu wah, tapi ada manfaatnya buat masyarakat,” jelas Direktur Utama Perum PPD, Pande Putu Yasa saat launching diskon pelanggan JR Connexion dari Perum PPD di Bogor Creative Center, Selasa (15/6/2021).

Namun meski begitu, ke depan kata Pande, pihaknya berkomitmen untuk bisa berkontribusi lebih kepada Kota Bogor. Terlebih, Kota Bogor juga akan melaksanakan program layanan bus dengan skema By The Service (BTS).

Program ini dilangsungkan di enam kota secara serentak, termasuk di Kota Bogor. Saat launching nanti, kata Pande, Perum PPD menyatakan siap untuk mendukung program tersebut.

“Intinya memang tidak mendukung dari finansial, tapi dalam bentuk dukungan layanan, kami siap. Mobil kami beroperasi di Bogor. Apabila Pemkot Bogor memerlukan kendaraan kami untuk hal yang bersifat operasional atau hal yang  mendesak, kami izinkan bergerak segera,” terangnya.

Pande mengaku, kehadiran Perum PPD di Kota Bogor sebagai sarana transportasi alternatif dan upaya antisipatif apabila commuter line dari Stasiun Bogor sudah tak bisa lagi menampung penumpang.

Saat ini, kata dia, ada total 21 armada bus yang beroperasi. Tiga diantaranya masih dilakukan penggratisan, sementara sisanya berbayar. Namun dalam sebulan ini, seluruh armada digratiskan bagi kategori masyarakat tadi.

“Kami Perum PPD selaku operator yang telah dipercaya oleh Pemkot Bogor tentunya siap mendukung kebijakan – kebijakan yang ada di Kota Bogor. Insya Allah masyarakat Kota Bogor ini sangat membutuhkan sekali angkutan yang nyaman. Dan rekan dari PPD agar prokesnya juga diterapkan dengan baik,” urainya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengucap syukur atas program bus gratis yang diberikan oleh Perum PPD. Ia juga mengaku, hubungan Pemkot Bogor dan Perum PPD sudah terjalin dengan baik hingga saat ini.

Terutama bantuan yang selama ini diberikan oleh PPD kepada masyarakat Kota Bogor untuk bisa mengakses transportasi yang memadai dari Bogor ke Jakarta. Bukan hanya dilayani oleh kendaraan yang usang.

“Jadi, kami ucapkan terima kasih kepada PPD dan Insya Allah kita dukung terus PPD. Jabodetabek ini menjadi satu area bersama. Bukan hanya bersama dalam kaitan ekonomi, tapi kondisi pandemi juga sama,” kata Dedie.

Sambungnya, kondisi Stasiun Bogor dalam kondisi pandemi yang belum selesai ini juga nampaknya akan terjadi pembatasan – pembatasan jumlah penumpang kembali. Sehingga, memang diperlukan transportasi alternatif, salah satunya adalah bus.

“Untuk itu dengan adanya apresiasi PPD semacam ini kepada penumpang, ini menjadi suatu kebahagiaan bagi kami dibantu PPD,” kata Dedie.

Dalam launching, juga diberikan secara simbolis kartu elektronik sebagai tanda untuk mereka yang mendapatkan gratis biaya jalan saat menggunakan JR Connexion.

** Fredy Kristianto

Mengenal Pusat Kuliner Bogor di Surya Kencana

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Kota Bogor dikenal sebagai ‘Kota Hujan’. Selain terkenal dengan julukan tersebut, Kota Bogor juga terkenal dengan berbagai destinasi dan kuliner didalamnya, salah satunya adalah destinasi kuliner Surya Kencana yang terletak di jantung Kota Bogor.

Jalan Surya Kencana sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu. Kuliner di jalan ini menyajikan berbagai macam makanan khas Bogor, mulai dari makanan ringan hingga makanan berat menjadikan Jalan Surya Kencana sebagai pusat kuliner Kota Bogor.

Tidak heran banyak wisatawan dari luar kota datang berkunjung untuk menikmati berbagai macam kuliner disini. Salah satu kuliner yang dapat anda nikmati adalah jajanan legendaris yaitu Cungkring Pak Jumat. Makanan berbahan dasar cingur sapi ini sudah ada sejak tahun 1975, dan sejak dahulu sudah berbeda generasi.

Sate Cungkring Pak Jumat hingga sekarang tidak pernah sepi pelanggan, dalam satu porsi anda sudah dapat menikmati cingur, kikil, irisan lontong, dan juga gorengan didalamnya. Tidak hanya diminati warga lokal, Sate Cungkring Pak Jumat juga diminati para wisatawan luar kota yang datang berkunjung sekedar untuk menikmati makanan legendaris ini.

Salah satu  yang unik dari Sate Cungkring Pak Jumat adalah racikannya dibuat  secara turun-menurun sehingga kualitas rasanya tetap terjaga. Hal ini yang membuat sate ini diminati banyak pembeli. Jika anda berkunjung ke Bogor dan ingin menikmati cungkring ini anda bisa langsung datang ke Jalan Surya Kencana, dengan harga yang terjangkau anda sudah dapat menikmati sate cungkring legendaris ini.

** Salsabila Thifal [MG/UIK-Jb]

Kue Balok Legenda, Rasanya Kekinian Harganya Terjangkau

0

Depok | Jurnal Inspirasi

Belum lama ini, kue balok menjadi kue kekinian serta hadir menjadi jajanan khas Bandung. Kue balok pun sudah dapat kita jumpai dimana pun, salah satunya di kedai Kue Balok Legenda Depok lebih tepatnya di Cagar Alam.

Harga yang ditawarkan dari Kue Balok Legenda Depok pun terbilang ramah kantong. “Biasanya yang Best Selller itu seharga Rp27.000, dan isinya ada 4 varian,” ujar salah satu pegawai Kue Balok Legenda Depok, Reza Damaswari kepada Jurnal Bogor, Selasa (15/6).

Reza juga menerangkan, hal yang menarik dari Kue Balok Legenda Depok ini terlatak pada rasanya karena terdapat varian rasa tiramisu dan milky. Untuk harga kue balok terbagi menjadi dua. “Pertama untuk kategori original seharga Rp15.000 – Rp22.000, kedua untuk kategori premium seharga Rp27.000,” jelasnya.

Kue Balok Legenda Depok juga menghadirkan menu lain, yaitu Toast dengan good quality serta harga yang ramah kantong.

“Biasanya jam-jam rame tergantung, tapi kadang-kadang menjelang Ashar ataupun menjelang Maghrib,” ujar Reza. Rata-rata, para pembeli kue balok ataupun menu toastnya berasal dari kalangan anak muda sampai orang tua.

** Azizah [MG/UIK-Jb]

Anggur Impor Ada di Cibungbulang, Mulai dari Julian, Harold dan Jupiter

0

Cibungbulang | Jurnal Inspirasi

Di Bogor khusus di Kabupaten Bogor, perkebunan buah anggur masih cukup sedikit, bahkan minat petani untuk menanam anggur masih sangat minim. Namun tidak bagi Yudi Suheryudi, bermodal pengetahuan cara bertani, pria asal Desa Dukuh, Kecamatan Cibungbulang ini memulai menanam buah anggur yang awalnya dari hobi bercocok tanam. Namun melihat prospek karena belum  ada yang budidaya anggur impor di Kabupaten Bogor, terutama Bogor Barat, ia pun mencobanya.

Dia sendiri mulai berkebun pada awal 2020, dimulai dengan luas 300m2, sampai saat ini sudah  panen 3 kali untuk beberapa  varian yang hasil buahnya dikonsumsi oleh pembeli bibit anggur sebagai  test rasa.

Menurut Yudi, saat ini di kebun anggurnya sudah ada sekitar 80 varian anggur impor dari berbagai negara seperti Ukraina, Rusia, India, dan Jepang mulai jenis anggur Julian, Harold, Jupiter dan puluhan jenis lainnya.

“Dengan banyaknya varian yang ada, akhirnya saya meluaskan lahan buat anggur sampaiskitar 2000m2, sebagian untuk menanam anggur lokal yang nanti batangnya sebagai akar buat bibit impor setelah  digratting (okulasi),” bebernya.

Lebih lanjut untuk budidaya anggur kata dia, menguasai teknik budidayanya, meskipun iklim di Bogor didominasi oleh hujan, menurutnya,  untuk anggur dapat tumbuh subur dan berbuah dengan rasa yang manis.

Apalagi, sambungnya, bila pemerintah lebih serius dalam mendukung budidaya anggur, maka Indonesia bisa melebihi Eropa sebagai penghasil anggur terbaik. “Di sana ada musim di mana anggur tidak bisa berbuah dalam tiga bulan, di Indonesia bisa berbuah sepanjang tahun,” jelasnya.

Yudi membeberkan, banyak komunitas masyarakat dari berbagai kalangan berbagi pengetahuan tentang anggur. Yudi pun tergabung dalam satu komunitas tempat dirinya mendapatkan ilmu budidaya anggur.

Untuk sementara, Yudi hanya menjual berbagai jenis bibit anggur dan ketika musim berbuah, pengunjung yang datang ke kebunnya dapat mencicipi rasa berbagai jenis anggur yang dipetik secara langsung. “Bisa datang langsung ke kebun, umumnya setahun tiga kali berbuah,” tandasnya.

** Cepi Kurniawan

Lepas Sambut, Zulfahmi Jadi Camat Rumpin Ucapkan Innalillahi

0

Rumpin | Jurnal Inspirasi

Camat Rumpin belum lama ini telah berganti kepemimpinan, dan psda Selasa pagi (15/6/2021) acara lepas sambut pun digelar di Aula Kantor Kecamatan Rumpun, Kabupaten Bogor.

Ade Zulfahmi yang sebelumnya menjabat Sekcam Klapanunggal yang menggantikan camat sebelumnya yakni Rusliandy mengucapkan inalillahi ditunjuk sebagai Camat Rumpin.

Pasalnya wilayah Rumpin yang masih banyak Infrastruktur yang harus pembenahan dan masalah sosial lainnya menjadi salah satu kekhawatiran dirinya jika tidak bisa menjalankan amanah dan kepercayaan Bupati Bogor dan DKPESDM.

Meksipun demikian dirinya mengatakan tentu jabatan itu harus disyukuri. Karena setiap amanah yang diberikan sebagai umat muslim, tentu harus bisa menjaganya.

“Dulu saya menjabat sebagai sekcam Klapanunggal , dan tentu setiap kita ditempatkan di tempat bertugas, kita akan menggali potensi dan melihat permasalah di masyarakat dan yang sudah saya dengar di Kecamatan Rumpin ini adalah soal kerusakan infrastruktur jalan, “ucap Zulfahmi.

Zulfahmi mengatakan dirinya juga sudah sudah turun ke beberapa wilayah di Kecamatan Rumpin.

“Dan memang tidak bisa dipungkiri kalau wilayah Utara kerusakan infrastruktur jalan lebih tinggi karena dilintasi kendaraan tambang, namun Selatan, kondisi infrastruktur jalan kebanyakan sudah bagus, “terangnya.

Selain itu, Zulfahmi juga menambahkan, dirinya akan membantu program-program Bupati, nantinya pembangunan di masyarakat, ia juga mengajak berbagai elemen masyarakat dan rekan-rekan media.

“Tentunya kita akan melihat apakah ini ada kewenangan Bupati atau Provinsi untuk pembangunan di masyarakat dengan kewenangan yang kita miliki. Dari kegiatan Musrembang yang masuk, kita akan mensosialisasikan ke masyarakat, “tandasnya.

** Cepi Kurniawan

Mahmud Tohir, Semangat Menjaga Manggis Wanayasa

0


Purwakarta | Jurmal Inspirasi

Usianya tak lagi muda, namun semangat Mahmud Tohir, petani warga Desa Cibuntu, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, tak kenal surut bergelut dengan manggis.

Di usia ke-64 tahun, kiprah Mahmud mengembangkan manggis berhasil membawa manggis Kecamatan Wanayasa, Purwakarta memperoleh sertifikat varietas unggulan khas Purwakarta dari Kementerian Pertanian. Bahkan Manggis Wanayasa ini berhasil menembus pasar ekspor.

“Sebelumnya manggis diwilayah ini tak memiliki nama. Saya mendaftarkan manggis ini dan mengangkat nama Kecamatan Wanayasa, sehingga memperoleh hak paten sertifikasi sebagai varietas unggulan Kabupaten Purwakarta dengan nama manggis Wanayasa dan sekarang sudah ekspor, “ ujar Mahmud.

Menurutnya, Kecamatan Wanayasa merupakan sentra manggis di Kabupaten Purwakarta. Selain itu beberapa kecamatan lain juga menjadi sentra, diantaranya Kiara Pedes, Bojong dan Darangdan. Perihal siapa yang menanam pertama kali, Ia mengaku tidak mengetahui, namun tanaman manggis di Kecamatan Wanayasa disebut Mahmud sudah berumur ratusan tahun.

Salah satu pohon manggis warisan keluarganya terletak di Desa Cibuntu, Kecamatan Wanayasa. Pohon indukan setinggi lebih dari 15 meter itu pernah menjadi bahan eksperimen untuk menghasilkan benih pohon manggis. Berbagai cara dicobanya untuk menghasilkan tanaman baru dengan produktivitas buah yang tinggi.

“Tanaman manggis di Wanayasa termasuk warisan dari dulu. Saya enggak tahu yang menanam dulunya siapa. Yang saya tahu tanaman manggis sudah ada sejak sebelum saya lahir,” ungkapnya disela-sela Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Petani yang dilaksanakan Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Bogor, di Desa Cipulus Kecamatan Wanayasa, beberapa waktu lalu.

Mahmud bercerita, dirinya sudah berusaha tani sejak tahun 1977. Namun mulai intensif bercocok tanam manggis pada tahun 2000. Untuk mempertahankan manggis Wanayasa, ia kemudian menjadi penangkar manggis dan membangun Ikatan Penangkar Benih Wanayasa. Kini benih yang ditangkarkan dari biji ini sudah melenggang diberbagai wilayah di Indonesia.
“Bibit manggis varietas Wanayasa sudah beredar ke seluruh wilayah Indonesia. Selain Jawa Barat, sudah sampai juga ke Solok Sumatera Barat dan Bangka Belitung, “ ujarnya.

Menurut Mahmud, keunggulan manggis Wanayasa ada pada rasa dagingnya yakni asam segar. Selain itu ukurannya relatif besar dengan diameter hampir mencapai 5 centimeter dan bobotnyapun mencapai lebih dari 110 gram per buah. Daya simpan bisa mencapai 28 hari. Hal inilah yang membuat manggis Wanayasa banyak disukai konsumen.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo terus mendorong pengembangan berbagai komoditas unggulan yang bernilai ekonomi tinggi, sehingga mendukung peningkatan daya saing pertanian di pasar global melalui Gerakan tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks).

“Dampak ekspor akan melibatkan jutaan orang di sektor pertanian. Dukungan petani, penyuluh dan seluruh rakyat melalui GratiEks akan mendorong pengusaha dan eksportir melipatgandakan lalu lintas ekspor pertanian menjadi tiga kali lipat,” kata Mentan.

Sementara Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi memastikan, pihaknya akan mengoptimalkan peran Komando Strategis Pembangunan Pertanian (KostraTani) di seluruh Indonesia mendukung GratiEks. “Hal itu sejalan dengan instruksi dan arahan Mentan Syahrul, untuk menjadikan KostraTani sebagai pusat koordinasi dan kolaborasi pembangunan pertanian,” katanya.

Menurut Dedi Nursyamsi, salah satu upaya BPPSDMP mendukung kebijakan Mentan adalah mengembangkan 2,5 juta petani milenial di seluruh Indonesia sebagai tumpuan masa depan pertanian Indonesia.

** Regi/PPMKP

PN Cibinong Menangkan PT Fantasi Miliki Setu Gunung Putri

0

Kades: Aset Pemerintah Kok Dikuasai Swasta?

Gunung Putri | Jurnal Inspirasi

Setelah sekian lama menunggu hasil keputusan Pengadilan Negeri Cibinong perihal sengketa Setu Gunung Putri yang diklaim milik PT Fantasi Gunung Putri, PN Cibinong memutuskan sengketa tersebut dimenangkan perusahaan.

Keputusan tersebut menuai pertanyaan mendalam baik bagi pemerintah desa mau pun masyarakat.

Kepada Jurnal Bogor, Damanhuri, Kepala Desa Gunung Putri mengatakan, Setu Gunung Putri akan dieksekusi pada tanggal 18 Juni 2021. Dia prihatin atas keputusan yang diambil oleh Pengadilan Negeri Cibinong, karena mengingat ada permasalahan yang perlu diselesaikan dari dokumen – dokumen yang ada di desa.

” Saya pastikan akan mencari siapa pelaku yang menimbulkan surat – surat tanah di Setu Gunung Putri yang kabarnya sudah menjadi sertifikat,” tegas A Heri biasa disapa, Selasa (15/06).

Masih kata dia, kasus sengketa lahan Setu Gunung Putri ini sudah sekian lama dan bisa dibilang warisan dari pemerintahan sebelumnya. Nsmun yang pasti masyarakat Gunung Putri sangat dirugikan atas kejadian ini mengingat aset pemerintah yang luput dari pengawalan hingga mengakibatkan bisa dikuasai oleh swasta.

” 1,5 tahun jabatan saya sebagai Kades Gunung Putri kaget saat mendapat surat eksekusi dari Pengadilan Negeri Cibinong kok aset negara bisa dikuasi perusahaan dan dimenangkan pula oleh Mahkamah Agung dan Pengadilan Negeri Cibinong,” cetusnya penuh keheranan.

Menurutnya, harusnya ada usaha lain untuk meninjau kembali keputusan pengadilan dan pihak desa minta pemerintah pusat pun ikut turun tangan mengingat setu ini dibawah naungan pemerintah pusat yakni BBWS dan Provinsi yang mestinya cek dokumen bersama Pemdes Gunung Putri untuk diajukan peninjauan kembali.

“Setu itu milik pemerintah bagaimana bisa dikuasi oleh perusahaan / perorangan, jangan dong kita jadi penonton ketika aset negara yang harusnya dinikmati dan dimanfaatkan oleh masyarakat justru bisa menjadi hak milik perseorangan,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Satu Rumah di Sadengkolot Ludes Terbakar

0

Leuwisadeng l Jurnal Inspirasi

Sebuah rumah di Kampung Cimanggu RT 03 RW 04, Desa Sadengkolot, Kecamatan Leuwisadeng , KabupatenBogor ludes terbakar pada Senin (14/6) malam.

Staf Desa Sadengkolot Suhartono mengatakan, pihak desa menerima informasi pada waktu kejadian dari petugas RW setempat.

Penyebab kebakaran diduga korsleting listrik yang berasal dari sentral penarikan kabel ke rumah rumah warga.

Api melahap rumah berukuran 6×8 meter persegi. Ratusan warga pun ikut membantu poses pemadaman menggunakan peralatan seadanya.

“Karena sumber air tidak memadai, pemadaman menggunakan sejumlah pohon pisang. Memakan waktu sekitar 4 jam api berhasil dipadamkan,” kata Suhartono kepada Jurnal Bogor, Selasa (15/6).

Akibat kejadian kebakaran tersebut satu kampung Cimanggu dilakukan pemadaman listrik selama empat jam.

Petugas PLN Leuwiliang  saat dikonfirmasi cepat tanggap dan pihaknya akan segera memeriksa arus lustrik akibat kejadian kebakaran di kampung tersebut.

“Kami akan perintahkan bagian petugas lapangan untuk perbaikan arus listrik,” ujar Superviser PLN Leuwiliang Nur Ahmad Maryanom.

Dalam insiden ini pihak desa memastikan tidak ada korban jiwa. Waktu kejadian pemilik rumah tengah mengikitu pengajian.

Rumah yang dihuni oleh satu orang, yakni bernam aPuput berusia 18 tahun lantaran kedua orang tuanya telah meninggal dunia sejak tahun 2021.

Melihat kondisi hangus terbakar kerugian ditaksir puluhan juta.

Atas peristiwa tersebut, pihak desa akan segera melaporkan ke BPBD Kabupaten Bogor melalui Kecamatan Leuwisadeng.

** Arip Ekon