31 C
Bogor
Tuesday, April 7, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1167

46 Ketua RT dan 17 RW di Leuwimekar “Jos” Disuntik Vaksin

0

Leuwiliang | Jurnal Inspirasi

Desa Leuwimekar, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor menggelar vakisinasi Covid-19 terhadap para RT dan RW, serta tokoh masyarakat dan agama, juga orangtua lanjut usia (lansia) di aula kantor desa. Vaksinasi itu dilakukan sebagai upaya mengantispasi penyebaran Covid-19 yang saat ini semakin meningkat kembali.

Menurut Kepala Desa Leuwimekar Emay bahwa untuk tahap pertama ini dikhususkan untuk para ketua RT dan RW, perangkat desa, tokoh masyarakat, agama dan lansia. “Ada 100 lebih yang divaksinasi termasuk 46 RT dan 17 RW sebagai garda terdepan gugus tugas di tingkat bawah,” kata Emay.

Sementara untuk petugas vaksinator itu dari Puskesmas Leuwliang. Emay juga mengajak masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan mengingat angka sebaran Covid 19 terus meningkat.

“Ditambah di desa ini ada 18 yang terkonfirmasi Covid-19 dan sedang melakukan isolasi mandiri,” katanya.

Lebih lanjut Emay mengatakan, untuk vaksinasi tahap berikutnya itu akan dilakukan terhadap masyarakat umum. “Dan saya juga mengimbau agar masyarakat tidak perlu takut untuk divaksin, dan jangan termakan isu hoax soal vaksinasi,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Puluhan Lapak Pedagang Masjid Atta’Awun Dibongkar

0

Cisarua | Jurnal Inspirasi

Puluhan lapak pedagang di lokasi Masjid Atta’Awun, Puncak-Cisarua, Kabupaten Bogor, diratakan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Pembongkaran itu dilakukan, setelah adanya laporan dari pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Atta’Awun terhadap keberadaan pedagang yang dinilai mengganggu.

Meski sempat ada penghadangan oleh para pedagang saat petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP bersama Polri dan TNI akan membongkar, namun tidak butuh waktu lama puluhan lapak pedagang yang dibangun menggunakan baja ringan itu, rata dengan tanah.

Sekretaris Satpol PP Kabupaten Bogor, Iman WB mengatakan, sebelum melakukan eksekusi, terlebih dahulu para pedagang diberikan surat pemberitahuan.

 “Surat sudah dua kali kami layangkan kepada pedagang di lahan parkir Masjid Atta’Awun ini,” ungkapnya kepada wartawan saat mengawal jalannya pembongkaran dengan menggunakan satu unit alat berat, Selasa (22/6).

Iman menjelaskan, keberadaan lapak pedagang ini mengganggu warga yang akan melaksanakan ibadah di masjid. Karena, lahan untuk area parkir sempit akibat adanya pedagang di lahan yang bukan peruntukan.

Selain itu, lanjutnya, pembongkaran lapak pedagang menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Bogor.

“Lokasi Masjid Atta’Awun menjadi salah satu cluster penyebaran Covid-19,” katanya dihadapan puluhan pedagang saat diminta untuk tidak dilakukan pembongkaran.

Iman mengungkapkan, dalam pembongkaran ini, Satpol PP hanya membongkar lapak pedagang yang berada di lahan parkir dan tidak terdata pihak DKM Ata’un berjumlah sekitar 95 unit.

 “Selebihnya pedagang yang terdata DKM Atta’Awun tidak dibongkar, karena sesuai peruntukan. Jadi warga yang ke Masjid Atta’Awun tidak usah kuatir, masih ada pedagang yang berjualan,” paparnya.

Terkait paska di bongkar, Iman menyatakan pemerintah akan memikirkan nasib para pedagang yang lapaknya dibongkar setelah masa pandemi Covid-19 berakhir.

 “Sekarang sedang tingginya penyebaran Covid-19. Makanya, saat ini lebih baik diam dulu saja di rumah dengan membatasi aktivitas di luar,” imbuhnya.

Sementara, Sri Haryati mengaku pasrah dengan pembongkaran yang dilakukan Satpol PP Kabupaten Bogor terhadap tempat usahanya tersebut.

Wanita yang merupakan warga Kampung Naringgul RT 01/17 Desa Tugu Selatan itu pun tidak bisa berbuat apa-apa saat alat berat meratakan tempat mengais rezekinya.

 “Saya jualan kopi dan sekarang setelah dibongkar jadi bingung akan mencari rezeki kemana lagi,” tukasnya.

** Dede Suhendar

Pelatihan Pertama Dibuka, OPGI Buka Peluang Pencari Kerja

0

Gunung Putri | Jurnal Inspirasi

Organisasi Pekerja Garmen Indonesia (OPGI) DPD Bogor resmi membuka pelatihan perdana Diklat 3in1 Operator Mesin Industri Garmen Berbasis Kompetensi Balai Diklat Industri (BDI) Jakarta di Sekretariat OPGI Bogor, Jalan Akses Tol Cimanggis, Cikeas Udik, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Selasa (22/6). Pelatihan ini diikuti 100 peserta dari wilayah Bogor dan sekitarnya.

Ketua Dewan Pelindung OPGI Brigjen Marinir S.H.Setya Budhi mengalungkan tanda peserta sebagai simbol dimulainya pelatihan.

“Ini peluang bagi pencari kerja, yang nganggur bisa ikut. Pelatihan ini gratis untuk warga Bogor,” ujar Ketua DPD OPGI Bogor, Aries Sunan. “Program ini sangat bermanfaat untuk masyarakat dan Pemerintah daerah dalam upaya mengatasi pengangguran,” sambung Sekretaris DPD OPGI Bogor Lutfi Tri Pamuji yang berhalangan hadir via WhatsApp.

OPGI Bogor yang bekerjasama dengan BDI Jakarta dibawah Kementerian Perindustrian, jelas Aries, akan terus menggelar pelatihan secara maraton untuk disalurkan ke pabrik-pabrik garmen yang ada di Bogor. “Kami berikan skill sesuai standar kebutuhan industri garmen, setelah angkatan pertama ini akan ada angkatan kedua dan seterusnya,” kata dia.

Menurut penyelenggara pelatihan mewakili BDI Jakarta, Sunandar, peserta pelatihan diharapkan mahir memenuhi kompetensi sehingga teknis pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan industri. “ Peserta ini nantinya akan ditempatkan di PT Crystal Sukses Jaya di Kemang. 100 peserta pada setiap angkatannya dan pelatihan digelar selama 20 hari,” ujarnya.

Pihak Desa Cikeas Udik yang hadir pada acara pembukaan pelatihan, menaruh harapan OPGI bersama BDI dapat terus memberikan kesempatan terhadap warganya yang masih nganggur untuk bisa bekerja di garmen. “Ini kesempatan sangat jarang, pelatihan gratis dan nantinya ditempatkan kerja. Makanya saya minta RW dan RT untuk melakukan sosialisasi agar warga Cikeas Udik khususnya dapat mengikuti pelatihan,” ujar Sekretaris Desa Cikeas Udik, Imam Artha.


HRD PT Crystal Sukses Jaya Tarjo Sukistanto (kanan) memberikan arahan didampingi Ketua DPD OPGI Bogor Aries Sunan (tengah).

Di masa pandemi Covid-19 saat ini kata dia, banyak masyarakat terdampak sehingga upaya ini dapat mengangkat perekonomian keluarga yang terdampak dengan bekerja.

Sedangkan PT Crystal Sukses Jaya sendiri mengatakan siap menampung peserta pelatihan untuk dipekerjakan karena kebutuhan perusahaannya masih ada. “Butuh 10 angkatan dan jika per angkatannya 100 orang, berarti ya lumayan banyak,” jelas HRD PT Crystal Sukses Jaya Tarjo Sukistanto.

Sementara pada acara pembukaan pelatihan Ketua Dewan Pelindung OPGI Brigjen Marinir S.H.Setya Budhi memberikan nasihat agar para peserta dapat memanfaatkan kesempatan pelatihan dengan sebaik-baiknya. “Ikuti arahan instruktur dan disiplin. Pelatihan ini baik untuk pengalaman sebelum bekerja. Kedepannya harus punya cita-cita, jangan jadi pekerja terus, jadi manajer lalu bisa buka perusahaan sendiri, tak ada yang tak mungkin. Jangan lupa selalu berdoa kehadirat Allah SWT,” ungkapnya.

** ass

ASN Banyak Terpapar Covid, Pemkot Dilockdown Besok

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Banyaknya Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang terpapar Covid-19, membuat petinggi di ‘gedung putih’ ketar ketir. 

Kepala Bagian Umum pada Sekretariat Daerah Kota Bogor, Yadi Cahyadi mengatakan, kawasan Balai Kota Bogor akan di lockdown sepekan dan akan kembali dibuka pada Senin (28/6).

“Langkah ini diambil demi keamanan bersama untuk mencegah persebaran Covid-19 di lingkungan Pemkot Bogor,” ujar Yadi kepada wartawan, Selasa (22/6/2021).

Menurut dia, pemerintah akan melakukan evaluasi terhadap kebijakan lockdown pada Senin  (28/6/2021).

“Kami akan evaluasi, kalau jumlahnya (positif Covid-19) menurun semua kegiatan di Pemkot akan kembali normal. Bila tidak, lockdown bisa saja diperpanjang,” tegasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan, sejauh ini sudah ada ada di Bappeda 1 orang, DPMPTSP 3 orang, Inspektoprat 5 orang, Kesbangpol 3 Orang, BPBD 1 orang, Bagian Hukum 1 orang, Diskominfo 1 orang, Disdukcapil 2 orang dan Bapenda 1 orang namun menunggu hasil swab tes 5 orang lainnya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinkes Kota Bogor Sri Nowo Retno mengakui, jika kasus penyebaran Covid-19 saat ini meningkat tajam. Banyak juga ASN yang bekerja di beberapa OPD atau dinas serta instansi lainnya, yang terpapar Covid-19.

“Jumlahnya gak mencapai ratusan. Misalnya di dinas ini ada 1 orang. Di dinas lain ada 5 dan lainnya beberapa. Nanti data pastinya menyusul. Penyebabnya, ya ada yang baru pulang bertugas dari luar kota. Nah untuk jumlah total yang mencapai ratusan, itu kebanyakan dari klaster keluarga,” tandasnya.

** Fredy Kristianto

Dewan Minta Pemkot Tambah Kapasitas Tempat Tidur RS

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Tingginya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Bogor membuat kapasitas tempat tidur di Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19 hampir terisi penuh. Bahkan, kekurangan sampai 183 tempat tidur.

Menyikapi hal tersebut, Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Devie Prihartini Sultani mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk segera menambah tempat tidur di RS rujukan Covid-19 sehingga, pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 bisa cepat tertangani.

“Pemkot Bogor dan jajarannya harus segera melakukan terobosan, buka tempat baru untuk bisa menampung para pasien yang terpapar covid terutama pasien dari zona hijau, agar rumah sakit bisa fokus menampung pasien zona kuning dan merah yang memang memerlukan penanganan lebih intensif dan tindakan yang lebih mendalam,” ucapnya, Senin (21/6).

Devie menegaskan, Pemkot Bogor harus gerak cepat, jangan tunggu sampai banyak warga yang menjadi korban karena ketidaktersediaan tempat tidur di rumah sakit.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengungkapkan, Pemkot Bogor saat ini sedang mengupayakan kekurangan tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid-19 baik RSUD maupun BPKP Ciawi untuk segera dipenuhi kebutuhannya.

“Kita upayakan dapat dipenuhi dari lokasi penanganan non Covid-19 yang kita kurangi, dan menambah jumlah layanan untuk Covid-19. Ini sudah dilakukan rapat antara wali kota dengan seluruh pimpinan rumah sakit di Kota Bogor yang jumlahnya 21 rumah sakit,” ujarnya.

Dedie berharap, dalam waktu dekat ada solusi yang memadai agar langkah-langkah penanganan kedaruratan ini bisa diantisipasi dengan baik sesuai harapan masyarakat.

Terkait dengan skor yang menentukan status, lanjut Dedie, Kota Bogor masih di 1.91 yang artinya status masih di zona orange.

“Tetapi beberapa skor yang ada di tingkatan RT RW masuk kategori zona merah, sedangkan untuk keseluruhan skor Kota Bogor masih di zona resiko sedang atau orange,” jelasnya.

Kendati demikian, Dedie meminta semua pihak saling bekerjasama untuk lebih memperketat penerapan protokol kesehatan. “Tingkat kewaspadaan kita harus ditingkatkan, jangan sampai kita beranjak ke zona merah,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

Warga Pamijahan Tolak Pengeboran PT SEGS

0

Pamijahan | Jurnal Inspirasi

Rencana drilling atau pengeboran oleh perusahaan Star Energi Gheothermal Salak, Ltd. (SEGS) menuai polemik di kalangan masyarakat yang ada di ring satu yaitu Desa Purwabakti, Cibunian, Ciasmara, dan Desa Ciasihan Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.

Meski pihak perusahaan sudah sosialisasi, beberapa ormas dan tokoh pemuda di kecamatan Pamijahan menolak rencana drilling yang akan berlangsung di tahun 2021 ini.

Rencana ekplorasi dan eksploitasi terhadap 1 titik panas bumi di kaki Gunung Salak membuat masyarakat khawatir dengan dampak negatif yang akan terjadi seperti pengrusakan ekosistem.

Sementara itu menurut Koordinator Advokasi Forum Pemuda Peduli Lingkungan (FP2LH) Raka Abdillah angkat bicara mengenai rencana drilling tersebut.

“Ketika proyek pengeboran ini mulai dikerjakan dampak negatif yang mungkin terjadi yaitu pembukaan lahan yang mengakibatkan pengrusakan ekosistem, terjadinya gempa bumi kecil, terjadinya amblesan tanah, longsor dan pencemaran air,” bebernya.

Pihak FP2LH meminta kajian ilmiah atas pernyataan yang dilontarkan oleh Iwan Azof selaku Manager Komunikasi PT.SEGS,Ltd.

“Kami memastikan kegiatan drilling tidak akan mempengaruhi kapasitas sumur air milik masyarakat ataupun menjadi penyebab gempa bumi karena lebar diameter selubung produksi sumur panas bumi hanya sekitar 17 – 27 cm. Dengan kedalaman 1,5 hingga 3 KM dari permukaan,” tegasnya.

Namun lanjut Raka Abdillah bersama tim FP2LH yang sedang melakukan advokasi tetap aka ada dampak yang ditimbulkan.

pihak perusahaan sendiri belum bisa dikonfirmasi terkait polemik tersebut.

** Cepi Kurniawan

Mobil Angkot Terbalik Diduga Tertabrak Iringan-iringan Mobil Brimob

0

Leuwisadeng | Jurnal Inspirasi

Sebuah angkutan umum (angkot) 05 Jurusan Jasinga – Bogor bernomor polisi F 1916 MF terbalik hingga mengenai warung kelontong di Jalan Raya Sibanteng, Kecamatan Leuwisadeng pada Senin petang (21/6).

Mobil angkutan umum 05 tersebut oleng setelah sebelumnya diduga tertabrak iring-iringan rombongan pasukan Satuan Pelopor Brimob dari arah yang sama.

Hal itu dibenarkan warga dan pemilik warung bahwa angkutan umum yang kemudikan Imam itu terbalik setelah sebelumnya diduga tertabrak iring-iringan mobil Brimob.

Warga sekitar Fazar mengatakan, awalnya mobil angkot sedang berjalan pelan dari arah Cigudeg menuju Leuwiliang. Namun, selang beberapa menit tertabrak oleh kendaraan lain iringan mobil Brimob. “Akibatnya mobil angkot oleng ke kiri dan menabrak pembatas jalan dan warun,”katanya.

Terpisah, adik dari pemilik warung Ihsan Fahmi (30) mengatakan, kejadian itu terjadi sekitar sore pukul 17.10 WIB, angkot oleng kemudian terbalik hingga mengenai warung milik keluarga. “Warung kakak saya rusak ditabrak angkot yang sempat oleh diseruduk sama kendaraan lain,” cetusnya

Sementara itu, anggota Unit Laka Dramaga Bripka Dadang mengaku, dalam kejadian tak ada korban jiwa hanya luka ringan saja. “Saat ini mobil dibawa ke Unit Laka Dramaga untuk kebutuhan pemeriksaan lebih lanjut,” tutupnya.

** Cepi Kurniawan

Wartawan yang Baik Menurut Saya

0

Oleh: Khoirun Nisa [MG/UIK-JB]

Wartawan adalah profesi yang kerjaannya mencari atau mencatat berita lalu disiarkan lewat media untuk kepentingan publik. Dahulu, reporter melaporkan berita lewat media cetak hingga media televisi dan online pun berkembang saat ini. Wartawan bisa mewawancarai siapa saja, tanpa melihat pangkat maupun jabatan.

Wartawan juga bisa jalan-jalan gratis ke berbagai daerah bahkan ke luar negeri, selain liburan tentu saja untuk liputan. Namun, semenjak munculnya internet yang berkembang pesat membuat semua orang bisa menjadi wartawan atau istilahnya citizen journalism. Yang apabila melihat suatu kejadian atau peristiwa, bisa mengambil gambar ataupun video menggunakan ponsel dan membagikannya di platform sosial media.

Setiap pekerjaan pasti ada etikanya, dalam jurnalistik dinamakan kode etik jurnalistik. Untuk menjamin kemerdekaan pers dan memenuhi hak publik untuk memperoleh informasi yang benar, wartawan Indonesia memerlukan landasan moral dan etika profesi sebagai pedoman operasional dalam menjaga kepercayaan publik dan menegakkan integritas serta profesionalisme. Atas dasar itu, wartawan Indonesia menetapkan dan menaati Kode Etik Jurnalistik.

Wartawan yang baik itu mematuhi kode etik jurnalitik, jujur dalam melakukan pekerjaannya seperti tidak menerima suap. Kemudian, menguasai teknik jurnalistik seperti paham akan teknik dalam wawancara, menulis naskah berita atau karya jurnalistik dan juga Bahasa jurnalistik.

Lalu, menguasai bahan yang akan diliput. Memiliki wawasan yang luas dan Pendidikan yang tinggi juga menurut saya menjadi modal utama menjadi wartawan yang baik. Karena dalam meliput sebuah berita tak hanya harus menguasai jurnalistik saja, politik, bisnis, pendidikan, olahraga harus dikuasainya. Karena berita setiap harinya akan berbeda-beda.

Wartawan yang baik hatinya baik, memiliki prinsip untuk tidak menghalalkan segala cara dalam melakukan tugasnya meliput berita. Memberikan informasi kepada khalayak bukan hoax atau kebohongan. Yang selalu mengecek liputan agar tidak ada yang kurang ataupun salah.

Tidak hanya dari satu sisi melainkan dua sisi itulah wartawan harus memiliki sifat yang netral. Tidak berat sebelah. Tidak menyembunyikan apapun dari publik. Tidak hanya goodlooking tapi good attitude juga amanah. Apabila narasumber tidak mau menyebutkan nama asli ataupun bagaimana kehidupannya jika mengganggu narasaumber wartawan harus menerimanya.

Wartawan yang baik bisa menjalankan tanggung jawabnya dengan baik. Yang muncul dari kesadaran diri sendiri, baik itu menyampaikan informasi kepada khalayak dengan berita-berita yang akurat, terpercaya,  tidak menyakiti maupun menyinggung orang lain.

Wartawan yang baik juga yang memiliki rasa manusiawi, ketika mewawancarai narasumber tidak boleh memojokkannya dalam pemberitaannya. Yang berhati-hati dalam menyampaikan berita apalagi mengenai suku, agama, ras dan antar golongan. Karena hal-hal tersebut merupakan hal yang sangat sensitif di Indonesia ini. Ia selalu mempersembahkan hal yang terbaik pada publik.

Apa yang dikerjakannya semata bukan urusan teknis, tapi juga mencakup masalah etika. Menjadi wartawan yang baik adalah dengan menyajikan berita-berita yang bermanfaat terutama dalam bidang Pendidikan serta menyajikan berita secara jelas dan mendidik. Peranan wartawan yang dalam Pendidikan sangatlah besar karena setiap kejadian-kejadian telah terjadi pastilah akan diabadikan melalui tulisan-tulisan para wartawan sehingga terciptalah suatu sejarah yang dapat kita pelajari sampai sekarang.

Menjadi wartawan yang baik adalah dengan menyajikan berita-berita yang bermanfaat terutama dalam bidang pendidikan serta menyajikan berita secara jelas dan mendidik. Peranan wartawan dalam pendidikan sangatlah besar karena setiap kejadian-kejadian yang telah terjadi pastilah akan diabadiakn melalui tulisan-tulisan para wartawan sehingga terciptalah suatu sejarah yang dapat kita pelajari sampai sekarang. Wartawan yang baik juga harus memahami karakteristik sekitarnya. Saya berharap agar wartawan di Indonesia bisa menjadi wartawan yang baik.

**

Ruang Perawatan Khusus Covid Ditambah

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Bima Arya meminta seluruh  rumah sakit rujukan pasien Corona di Kota Bogor menaikkan jumlah ruang perawatan khusus Covid-19 di atas 30-35 persen dari total kamar tidur rumah sakit.

Hal ini menindaklanjuti surat edaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Nomor YR. 03.03 / III / 4643 / 2020 Perihal Peningkatan Pelayanan Pasien Covid-19. Salah satunya menyebutkan untuk melakukan konversi tempat tidur guna penyiapan kapasitas ruang isolasi dan ICU bagi pasien Covid-19 sesuai standar.

“Angka Covid-19 di Kota Bogor menunjukkan satu fase yang betul-betul memerlukan kerja lebih keras dari semua pihak. Lonjakan kasus Covid-19 begitu nyata. Saya garis bawahi, selain konversi tempat tidur, rumah sakit dihimbau untuk menyampaikan laporan secara riil time. Target kita satu yaitu menambah fasilitas tempat tidur di rumah sakit sebesar 30-35  persen dan kedua tempat isolasi,” katanya saat memimpin rapat secara virtual dengan direktur rumah sakit se Kota Bogor di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Senin (21/6).

Wali Kota Bogor ini menjelaskan, terkait penggunaan Rumah Sakit Lapangan (RSL) masih dikaji. Sebab, ada aturan yang harus dipatuhi. Saat ini kata dia, angka Bed Occupancy Rate (BOR) di Kota Bogor sudah mencapai 77,6 persen. Padahal dua pekan lalu masih dibawah 20 persen. Artinya jika tidak melakukan apa-apa, maka dalam waktu satu hingga dua pekan tingkat keterisian tempat tidur akan penuh.

Selain menambah ketersediaan tempat tidur sebesar 30 -35 persen, Pemkot Bogor akan menambah tempat isolasi untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) di Pusat Isolasi BPKP Ciawi. 

Ke depan ada fasilitas isolasi ini akan terus ditambah, sehingga bagi pasien dengan gejala sedang dan berat bisa difokuskan di rumah sakit.

Kepada semua Bima Arya meminta untuk bergerak cepat. Pasalnya, kebutuhannya benar-benar mendesak dan untuk Dinas Kesehatan (Dinkes) diminta untuk melakukan pembenahan dan pengaturan sistem rujukannya. Agar pasien dapat dirujuk secara merata sehingga tidak menumpuk di satu atau dua rumah sakit. “Kita berlomba dengan waktu jangan sampai lonjakan yang ada tidak bisa diantisipasi,” ungkapnya.

Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno menyebutkan, ditargetkan konversi tempat tidur sebesar 30 persen sudah dilaksanakan sampai akhir bulan Juni 2021. Sementara konversi tempat tidur isolasi sampai 35 persen diupayakan sampai pertengahan Juli 2021.

Khusus 8 Rumah Sakit Rujukan sesuai SK Gubernur didorong untuk menambah tempat tidur isolasi minimal 35 persen dari total tempat tidur sesuai dengan surat dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Kita targetkan akhir Juni 2021 sudah terpenuhi. Untuk rumah sakit yang belum konversi tempat tidurnya 30 persen dihimbau untuk segera mengkonversinya,” katanya Retno sapaan Kadinkes.

Dandim 0606 Kota Bogor Kol. Inf Roby Bulan meminta agar semua pihak menjalin komunikasi dan koordinasi lebih intens sehingga pasien Covid-19 dapat terawat dengan baik. Turut hadir juga Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, Dirut RSUD Kota Bogor, Ilham Chaidir.

** Fredy Kristianto

Jembatas Lebak Pilar Membahayakan, Beberapa Baut Mulai Korosi

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Kondisi jembatan yang menghubungkan RW 3 dan RW 2 Kampung Lebak Pilar, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, semakin mengkhawatirkan. Pasalnya, terdapat beberapa baut jembatas yang korosi.

Lurah Sempur, Dicky Pratama mengatakan bahwa pihaknya susah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk memperbaiki jembatan yang berada di atas Sungai Ciliwung itu.

“Kami sudah koordinasi PUPR dan sudah dilaksanakan pengecekan untuk dilakukan perbaikan segera,” ujar Dicky kepada wartawan, Senin (21/6).

Ia menjelaskan, jembatan tersebut merupakan salah satu akses vital yang menghubungkan kedua wilayah. “Memang warga masih bisa lewat jalan lain, tapi mesti memutar, dan itu jauh,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR, Chusnul Rozaki mengatakan, perbaikan jembatan masih menunggu surat dari pihak kelurahan.

Sejauh ini, usulan perbaikan baru ada dari wilayah Cimakaci, Kecamatan Bogor Selatan. “Nanti setelah ada surat dari Kelurahan Sempur kami langsung gerak cepat,” tukasnya.

** Fredy Kristianto