30.4 C
Bogor
Thursday, April 9, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1140

Sukseskan Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh, PPMKP Gelar Sosialisasi Dalam Program Brokoli

0


Ciawi | Jurnal Inspirasi

Sukseskan Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh Kementerian Pertanian (Kementan) Tahun 2021, Pusat Pelatihan manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi-Bogor gelar program Ngobrol Asyik Via Online (Brokoli), Jum’at (23/07/2021).

Selain melakukan sosialisasi, kepada petani, penyuluh, insan pertanian dan stakeholders di Provinsi Aceh dalam program yang diikuti 942 peserta dan disiarkan juga melalui kanal Youtube PPMKP Ciawi tersebut, petani, penyuluh, dan insan pertanian di 23 kabupaten di Provinsi Aceh terus didorong untuk segera melakukan registrasi online.

Kepala Pusat Pelatihan manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Bogor Yusral Tahir mengatakan 2.597 penyuluh di wilayah paling barat Indonesia itu ditargetkan mengikuti pelatihan yang rencananya dilaksanakan 28 Juli – 01 Agustus 2021. Dari target tersebut sudah hampir 100 persen penyuluh telah terdaftar sebagai peserta.

“Saya sangat mengapresiasi Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh yang terus berperan aktif mendorong para penyuluhnya untuk mendaftar guna mengikuti pelatihan. Harapannya tidak berhenti diangka target,” ucap Yusral kepada 942 peserta sosialisasi.

Pelatihan ini kata Yusral merupakan program peningkatan SDM petani dan penyuluh. Karena untuk membangun pertanian tidak hanya teknologi melainkan SDM yang paling utama. Dengan kompetensi SDM pertanian dalam teknologi baik mesin dan alat pertanian maupun teknologi budidaya, pasca panen dan pemasaran akan membawa Indonesia menjadi negara agraris yang maju.

“Teknologi tak ada artinya jika SDMnya lemah. Oleh karena itu BPPSDMP terus meningkatkan kompetensi SDM pertanian melalui pelatihan – pelatihan sehingga apa yang diharapkan Menteri Syahrul Yasin Limpo yaitu produksi pertanian kita menjadi produk yang berkualitas tinggi, kontinyu dan berdaya saing bisa masuk pasar lokal maupun internasional dan membawa Indonesia menjadi negara agraris yang maju, “ ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama Mukhlis Kepala Bidang Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian dan Perkebunan Distanbun Provinsi Aceh menuturkan yang masih menjadi PR penting yang harus dikejar yakni target keikutsertaan petani. Untuk itu Ia mendorong agar setiap penyuluh terutama yang bertugas dilapangan agar aktif merangkul dan mengajak petani mengikuti pelatihan yang dinilainya amat penting ini.

Untuk keikutsertaan penyuluh Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh mencatat tidak hanya penyuluh ASN (PNS dan PPPK) saja yang antusias mendaftar melainkan juga para penyuluh swadaya.
“102 ribu lebih target peserta petani. Ini menjadi tugas serius penyuluh yang dilapangan untuk merangkul dan mengajak petani agar jumlah yang ditargetkan bisa tercapai, “ ujarnya.

Menurutnya hal tersebut tidaklah sulit, di Aceh rata – rata jumlah petani dalam setiap kelompok 20 – 25 orang. Jika dilaksanakan dengan serius dalam tiga hari jumlah tersebut pasti dapat dicapai.

Hal ini telah dilakukan di Kota Langsa seperti dituturkan Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Lely Ardiani. Setiap penyuluh di Kota Langsa diwajibkan bisa mendaftarkan 40 orang petani. Dengan jumlah penyuluh keseluruhan 49 orang maka Ia yakin target 1.960 petani akan tercapai dalam waktu dekat.

Hal ini diharapkan bisa diikuti oleh kabupaten – kabupaten lain, sehingga semua petani dapat mengikuti pelatihan ini.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo terus berupaya meningkatkan kompetensi dan kapasitas SDM pertanian melalui pelatihan yang terstruktur, sistematis dan masif.

Sekitar satu juta petani dan penyuluh dari seluruh Indonesia akan dilibatkan Kementerian Pertanian (Kementan) dalam pelatihan daring (online) untuk menyiapkan SDM pertanian yang berkompeten menghadapi tantangan dan perubahan cepat pada era industri 4.0.

“Karena perkembangan pertanian sangat dinamis. SDM pertanian adalah penentu peningkatan produktivitas, kontribusinya 50%. Sementara inovasi teknologi dan regulasi masing-masing 25%, “ ungkap Mentan.

Adapun Dedi Nursyamsi Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) memastikan Kementan tetap berkomitmen meningkatkan kompetensi SDM pertanian.

“Pertanian posisinya penting bagi ketahanan pangan. Secara bisnis, pertanian juga sangat kompetitif dan tidak terpengaruh pandemi Covid-19,” kata Dedi Nursyamsi.

** Regi/PPMKP

Achmad Fathoni: Malu, Jika Aparat Setempat Membiarkan Usaha Galian C Ilegal

0

Klapanunggal | Jurnal Inspirasi

Masih maraknya galian tanah ilegal /Galian C ilegal yang beroperasi dan tak mengantongi izin operasional apalagi izin tambang membuat Anggota DPRD Kabupaten Bogor Achmad Fathoni angkat bicara.

Dia mengatakan, pada dasarnya semua kegiatan usaha yang tidak berizin tidak boleh diberikan tempat di wilayah hukum Indonesia, walaupun faktanya masih banyak yang membiarkan usaha-usaha tersebut berjalan dan tak jarang justru seolah dilindungi.

“Aparat mulai tingkat RT sampai dengan Pemerintah Daerah tidak boleh membiarkan, harus berani menghentikan dan memproses pelanggaran seperti itu,” kata Fathoni biasa disapa kepada Jurnal Bogor, Jum’at (23/07).

Masih menurut dia, apalagi penegak hukum seperti kepolisian harus tegas menindaknya, jika aparat yang berwenang justru malah membiarkan ,jangan salahkan masyarakat jika nanti mengambil keputusan sendiri yang pasti nantinya akan memicu kericuhan.

“Harusnya malu dong, jika aparat berwenang diam dan tidak berkutik padahal ada usaha ilegal, mereka semua sudah digaji dengan menggunakan uang rakyat, kalau tidak melaksanakan tugasnya , terus digaji buat apa,” tegasnya.

Terpisah, Sosten yang disebut-sebut sebagai pengelola galian C di Desa Linggar Mukti tersebut saat dimintai keterangan Jurnal Bogor tidak memberikan tanggapannya.

Sementara Heri GS, pemerhati lingkungan hidup mengatakan, apa yang dilakukan oleh pemerintah desa, baik Desa Linggar Mukti maupun Desa Klapanunggal dengan membiarkan berjalannya kegiatan usaha tambang ilegal adalah sesuatu yang sangat memprihatinkan, terlepas lokasi lintas jauh dari rumah penduduk atau apapun tetap usaha galian tanah itu harus ada izinnya sesuai dengan prosedur yang ada.

“Saat ini pemerintah kan masih mengkaji untuk izin galian C tersebut, bahkan belum bisa mengeluarkan apalagi saat situasi pandemi begini,” kata Heri.

Dirinya melanjutkan , untuk Kabupaten Bogor sendiri masih sangat banyak dan bisa dibilang rata-rata kegiatan usaha Galian C itu tidak mengantongi izin operasional padahal sangat beresiko, baik dari kondisi jalan tak jarang terjadi kecelakaan yang menyebabkan nyawa melayang akibat kegiatan usaha tersebut sehingga hal ini harus dipertimbangkan oleh pemerintah.

” Harusnya ada upaya pemberhentian yang dilakukan oleh pemerintah desa maupun kecamatan apalagi di kecamatan kan ada penegak perda , jangan alasan tidak ada operasional menurunkan pasukan dijadikan untuk tidak menindak kegiatan kegiatan ilegal semacam itu , apa harus nunggu ada korban dulu, seperti kelindes atau celaka baru bertindak,” jelas Heri.

** Nay Nur’ain.

Hari Pertama Gage, Lalu Lintas Bogor Sepi

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Kebijakan Ganjil Genap (Gage) kembali diberlakukan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor di masa PPKM Level 4, terhitung 23 hingga 25 Juli 2021 selama 24 jam. Bagi kendaraan yang tidak sesuai nomor (Ganjil/Genap) pada hari itu, akan diputarbalikan.

Pada Jumat (23/7) kondisi lalu lintas khususnya di pusat kota terpantau tidak terlalu ramai, bahkan cenderung agak sepi. Total ada 17 titik checkpoint dan ada 10 tim yang bertugas.

Checkpoint Terminal Baranangsiang menjadi titik pertama peninjauan yang dilakukan langsung Wali Kota Bogor, Bima Arya bersama Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro didampingi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Eko Prabowo dan Kasatpol PP Kota Bogor, Agustian Syah serta jajaran Polresta Bogor Kota.

Di TMC Baranangsiang, Bima Arya dan Kapolresta Bogor Kota melihat kondisi lalu lintas di Kota Bogor. Adapun titik lain yang ditinjau adalah Simpang Lodaya I, Simpang Tugu Narkoba dan Simpang Taman Air Mancur.

Dari 10 tim yang bertugas, ada dua tim di antaranya mengatur di sentra-sentra pasar agar warga tidak berbelanja secara berbarengan di hari yang sama.

Menurut Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, berdasarkan evaluasi penerapan PPKM Darurat yang berakhir pada 20 Juli lalu, Kota Bogor dalam dua pekan terakhir masuk dalam zona hitam mobilitas.

Langkah penyekatan di batas kota dilakukan, namun kondisi lalu lintas di dalam kota masih cukup padat. Karena itu kata Kapolresta, penerapan Ganjil Genap diharapkan menjadi salah satu langkah antisipasi dalam mengurangi mobilitas warga yang akan berbelanja setelah menerima bantuan dari pemerintah.

“Ini kami lakukan karena Kota Bogor saat ini memasuki zona merah. Semoga langkah yang kami laksanakan dapat memberikan dampak penurunan mobilitas warga dan juga penurunan kasus positif Covid-19 di Kota Bogor,” katanya di checkpoint Baranangsiang, Jalan Pajajaran, Kota Bogor.

Menurutnya, menjelang akhir pekan ditambah masyarakat yang akan berbelanja setelah menerima bantuan, dibutuhkan pengaturan agar masyarakat yang ingin berbelanja bisa secara bergantian sesuai nomor kendaraan yang dimiliki. Selain itu langkah ini juga untuk mengakomodir masyarakat luar kota yang ingin masuk ke Kota Bogor

“Jadi kami tidak melarang untuk berbelanja, namun kami ingin mengatur agar tidak terjadi kerumunan,” tegasnya.

Pengaturan yang dilakukan ini kata dia, tidak terlepas dari karakteristik Kota Bogor yang berada di tengah-tengah wilayah Kabupaten Bogor dan menjadi perlintasan mobilitas kendaraan.

Dengan pengaturan ini diharapkan penerapan protokol kesehatan, pengurangan mobilitas warga tetap terjaga dan ekonomi tidak terlalu terganggu bagi masyarakat yang saat ini sudah mulai kembali bergeliat melalui bantuan-bantuan yang diberikan pemerintah.

Bima Arya dan Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro beserta rombongan juga memantau kondisi Pasar Kebon Kembang. Dalam peninjauan itu, Bima Arya sempat berdialog dengan beberapa pedagang di pasar yang di masa PPKM ini tidak dapat berjualan selama sebulan lebih.

“Nanti kita atur sama pak Kasatpol PP, Dirut Pasar. Kita siang ini bagiin sembako dulu ya,” katanya.

Salah satu pedagang Pasar Blok B2, Kebon Kembang, Susak mengaku selama ini terdampak Covid-19, termasuk pemberlakuan PPKM, sehingga tidak bisa menjajakan dagangannya.

“Saya sebulan lebih tidak berdagang lantaran tempat ini tidak boleh berdagang,” ujar pedagang pakaian ini.

Dalam penerapan Ganjil Genap ini ada pengecualian bagi kendaraan, seperti membawa orang sakit, damkar, ambulance/mobil jenazah, tenaga kesehatan, kendaraan dinas TNI/Polri, angkutan umum, angkutan online, angkutan logistik/sembako dan kondisi darurat lainnya.

** Fredy Kristianto

Kadin Konsisten Bantu Warga Isoman

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Ribuan warga di Kota Hujan ini menjalani isolasi mandiri (Isoman). Atas kejadian ini, membuat tingkat kepedulian kepada sesama makin terasa. Salah satunya adalah Kamar Dagang Industri (Kadin) Kota Bogor. Gerakan sosial membagikan makanan untuk warga isoman, terus dilakukan setiap hari Jumat. Setelah kegiatan perdana dilakukan di wilayah Kecamatan Bogor Utara dan Tengah. Maka, Jumat (23/7), kegiatan serupa dipusatkan di Kecamatan Bogor Timur.

Ketua Kadin Kota Bogor Almer Faiq Rusyidi menjelaskan, gerakan berbagi makanan untuk warga isoman tidak mampu tersebut, menunjukkan dukungan masyarakat terhadap pemerintah dalam rangka menanggulangi pandemi Covid-19.

“Kami cukup senang saat mengetahui, ternyata banyak masyarakat selain Kadin yang memberikan empati luar biasa terhadap saudara-saudara kita yang saat ini sedang melakukan isoman,” tegas Almer, saat memberikan sambutan di area parkir kantor Kecamatan Bogor Timur.

Diungkapkan Almer, gerakan masyarakat seperti ini betul-betul sangat dibutuhkan, karena pemerintah dan Forkopimda tidak bisa sendirian mengatasinya. Dalam kondisi seperti sekarang ini, harus ada gotong-royong, sehingga banyaknya kepedulian maka dapat meringankan beban warga yang sedang menjalani isoman.

“Mudah-mudahan kegiatan baik ini bisa menggugah masyarakat yang lain, untuk bisa bersama membantu mereka yang terdampak. Kadin senang bisa berpartisipasi dalam gerakan kemanusiaan ini,” kata Almer seraya mengucapkan terima kasih kepada, jajaran Pemkot Bogor di tingkat Bogor Timur, Polsek Bogor Timur, Danramil Bogor Timur, Anggota Luar Biasa Kadin Kota Bogor dan KNPI Bogor Timur yang sudah bahu membahu sehingga kegiatan tersebut bisa terselenggara dengan baik.

Program ini, lanjut Almer, akan terus dilakukan secara rutin, selain pemberian sembako, obat-obatan sampai pemberian oksigen untuk pasien Covid-19, sehingga bisa sedikit membantu warga yang sedang isoman. “Kita berharap semua bantuan ini bisa berkah bagi mereka dan semoga mereka bisa pulih lagi dari Covid-19,” harapnya.

Di tempat yang sama, Camat Bogor Timur Rena Da Frina mengaku, sangat mengapresiasi program dari Kadin Kota Bogor yang dinakhodai Almer Faiq R, dalam memberikan makanan bagi yang isoman kurang mampu. Kegiatan ini, sambungnya, banyak sekali manfaatnya karena dalam penyediaan makanannya juga, Kadin menggandeng pelaku usaha kecil yang ada di wilayah Bogor Timur, sehingga para pelaku usaha ini menjadi bergairah kembali.

“Sudah ada ada ratusan makanan yang dipaket. Teknis pembagiannya, nanti lurah yang ada di Bogor Timur akan meneruskannya ke warga yang tengah menjalani isoman,” jelas Rena.

Rena menuturkan, di wilayahnya ada sebanyak 436 orang yang terpapar Covid-19. Sebanyak 430 melaksanakan isoman dan sekitar 150 orang menurut data adalah masyarakat kurang mampu. Rena melanjutkan, mulai tanggal 1 Juli 2021 hingga 23 Juli 2021 ada 35 orang pasien Covid-19 di Bogor Timur yang meninggal. Meninggal saat tengah Isoman 19 orang, lalu 65 persen adalah warga yang belum divaksin, rata-rata usia 50 tahun keatas.

“Bapak Kapolsek dan Danramil turun langsung ke lapangan. Saya pastikan lurah 24 jam stand by. Kemudian ada relawan dari KNPI mensupport kami juga setiap harinya. Kembali lagi pada kegiatan pembagian makanan hari ini, maka saya merasa ini ide luar biasa dari ketua kadin, karena bantuannya bisa langsung dirasakan oleh warga,” tukasnya.

Senada, Kapolsek Bogor Timur, Kompol. Hida Tjahyono mengatakan menghadapi pandemi memang peperangan yang tidak terlihat, semua pihak merasakan dampaknya. “Memang sulit melawan sesuatu yang tidak terlihat, semua yang bertugas baik camat, lurah, dan seluruh unsur merasakan dampak hebat akibat imbas dari covid-19,” jelas Hida.

Masih kata Hida, dalam kondisi bencana non alam ini diperlukan dua hal yang menjadi faktor paling utama.

“Yang terpenting adalah dua hal, yakni pertama kehadiran negara bagi masyarakat, kemudian kepedulian sosial dari untuk membantu warga yang terdampak dan terpapar,” tuturnya. “Sudah setahun lebih kita menghadapi wabah covid-19, dan mengguncang semuanya termasuk sektor perekonomian,” tambah dia.

Ia berharap agar dunia bisa secepatnya lepas dari pandemi.

“Mudah-mudahan kita bisa sehat selalu untuk segera keluar dari bencana non alam ini,” harapnya. Untuk menekan angka covid-19, pihaknya tengah menggenjot vaksinasi di wilayah Bogor Timur. “Kita bom dengan vaksin, hari ini sedikitnya ada 300 warga Mutiara Bogor Raya (MBR) jalani vaksinasi,” bebernya.

Ditempat yang sama, Danramil Bogor Timur, Kapten Inf. Suharja mengapresiasi peran Camat, lurah dan seluruh pihak yang turun aktif dalam menangani covid-19 di wilayah. Ia menyebut, langkah Kadin Kota Bogor ini merupakan gerakan three in one.

“Semangat untuk semua yang berperan, pertmaa siap membantu warga yang menjalani isoman dengan memberikan makanan, kedua membantu pedagang UMKM, dan yang ketiga jajaran Muspika lega karena ada bantuan untuk mereka yang terkena dampak,” jelas Suharja.

Maryati Dona Hasanah, koordinator pemberian makanan di wilayah Kecamatan Bogor Timur dari Kadin Kota Bogor menjelaskan, dalam kegiatan ini melibatkan para UMKM dan PKL yang ada di wilayah Bogor Timur, diantaranya pedagang Ketoprak, Siomay, Batagor, Nasi Uduk dan Bubur Ayam.

“Paket makanan yang kami siapkan sekitar 200 paket. Semua makanan dari PKL dan UMKM disini, kami membantu mereka juga di masa pandemi in, agar sektor usaha kecil tetap berjalan. Semoga bantuan ini bermanfaat dan kami akan terus melakukan setiap hari Jumat,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

tiket.com Permudah Layanan Longstay di Hotel

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Penumpang dari luar negeri yang memasuki Indonesia, baik itu WNI atau WNA, diwajibkan mengikuti karantina kesehatan selama delapan hari. Ketentuan ini didasari oleh pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di 15 kota di Indonesia.

Selain atas dasar tersebut, ketentuan karantina Kesehatan itu turut tercantum dalam addendum surat edaran (SE) Nomor 8 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional Pada Masa Pandemi Covid-19.

Sebagai pionir OTA (Online Travel Agent) platform di Indonesia, tiket.com menghadirkan berbagai opsi hotel di berbagai kota besar di pulau Jawa, seperti Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Sehingga para pendatang tidak perlu berburu hotel untuk menjalani proses masa menginap berkepanjangan (longstay) ketika tiba di bandara di masing-masing kota.

Penawaran khusus ini berbentuk voucher spesial hotel FLEXI untuk menginap selama 5,7 hingga 10 malam untuk kepentingan longstay. tiket FLEXI merupakan salah satu fitur dalam aplikasi tiket.com yang memberikan kemudahan bagi konsumen untuk menentukan tanggal nginep kapan saja, hingga akhir tahun 2021.

Atas dasar itu, reservasi dan re-booking pun dapat dilakukan dengan mudah dan sesuai dengan keinginan hati konsumen.

Satu hal yang perlu dicatat adalah Long Stay plus Meals Package dapat dimanfaatkan oleh pendatang dari luar kota atau luar negeri ke Indonesia atau tamu terpapar pasien Covid-19 dengan berbagai skenario, misalnya tamu negatif yang terpapar anggota keluarga positif dapat menjadikan paket ini sebagai salah satu opsi menginap sembari menunggu hasil swab test.

Selain itu, contohnya tamu yang baru saja keluar dari rumah sakit dan hendak tes PCR sebelum pulang ke rumah juga dapat menjadikan ini sebagai solusi.

Sedangkan fasilitas ini tidak berlaku bagi pasien yang tengah menjalankan isolasi mandiri karena positif terinfeksi Covid-19.

Agar semakin meringankan beban finansial tamu longstay, tiket.com juga meluncurkan dua promo, yaitu: Diskon 7% hingga Rp 300.000 dan/atau tiket PayLater dengan diskon 7% hingga Rp 300.000 + Rp 75.000, dengan transaksi minimum Rp 500.000.

Cisyelya Bunyamin, VP of Accommodation, tiket.com mengatakan, sebagai pionir OTA platform di Indonesia yang customer-centric, tiket.com mengerti kebutuhan mendesak dalam berburu hotel nyaman untuk kepentingan longstay selepas berpulang ke tanah air, atau perjalanan antarwilayah.

Fasilitas opsi hotel-hotel untuk paket longstay pada aplikasi atau situs tiket.com merupakan salah satu bentuk nyata komitmen tiket.com dalam mendukung program pemerintah untuk menekan laju infeksi Covid-19.

“Peran tiket.com, selain menjadi jendela informasi daftar hotel penyedia fasilitas longstay package yang mudah dicerna dan dimengerti oleh pengguna aplikasi, juga menghadirkan segala kemudahan mengganti tanggal sesuai rencana perjalanan dan keinginan hati dari konsumen tersebut,” tutur Cisyelya.

Terdapat sekitar 115 hotel dan properti sejenis yang tersedia sebagai pilihan untuk karantina mandiri sesuai keinginan dan kenyamanan konsumen. Tidak hanya menyediakan kamar, operator akomodasi tersebut akan menyediakan jasa pengantaran pesanan makanan untuk sarapan, makan siang, makan malam dengan jadwal sesuai keinginan tamu, dan juga mitra operator hotel yang menyediakan jasa free laundry.

Setelah selesai longstay, tiket.com juga memiliki fitur tiket To Do yang dapat mengaturkan jadwal antigen, swab test, hingga PCR. Konsumen cukup masuk ke aplikasi atau situs tiket.com untuk menemukan ragam opsi dan mengatur jadwal tes Covid-19 pada laman depan.

“Saya mengundang masyarakat, baik pendatang antarnegara, antarwilayah, atau warga yang kontak dekat dengan pasien positif Covid-19, agar turut ambil bagian menekan laju infeksi Covid-19 di Indonesia, cukup dengan menikmati pengalaman longstay di daftar hotel atau properti terpilih, sehingga wabah ini segera berlalu.”

” Hotel menjadi salah satu opsi ternyaman karena minim interaksi dan asupan tetap terjaga. Selain itu, tentunya setelah selesai longstay, praktek protokol kesehatan tetap disiplin dilakukan guna menjaga kebaikan diri dan lingkungan sekitar,” tutup Cisyelya.

Fredy Kristianto |*

Kostrad Terus Bergerak Tangani Covid-19 di Setiap Daerah

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Komando Cadangan Startegi Angkatan Darat atau Kostrad di tengah pandemi yang masih melanda terus membantu pemeritah dalam penanganan Covid-19 di berbagai wilayah.

Bertemakan Kostrad peduli berbagi sembako di hari Jum’at berkah bersama Pangkostrad untuk Rakyat, kegiatan Bakti Kostrad digelar di beberapa titik di Jawa Barat , diantaranya Purwakarta, Garut dan Ciamis.

Diungkapkan Pangkostrad Letnan Jendral TNI , Dudung Abdurahman bahwa Kostrad terus berupaya membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19 yang masih melanda di tanah air saat ini.

Untuk itu phaknya selain menggelar vaksinasi massal, Kostrad juga membagikan paket sembako bagi mereka yang terdampak pandemi Covid-19.

“TNI terus bergerak bersama satu komando secara masif untuk membantu rakyat dalam keadaan apapun kesetiaan dan loyalitas kita curahkan untuk rakyat. Kami kesatuan Kostrad terus bergerak secara masif untuk membantu rakyat,” ujar Letjen Dudung Abdurahman dalam keterangannya Jumat (23/07/21).

Pangkostrad menambahkan dalam hal ini jajarannya berkewajiban dan harus melaksanakan apa yg menjadi tugas Kostrad dalam rangka Bakti Kostrad kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI).

“Kita tutupi lubang-lubang kecil yg belum tertutupi oleh para pemimpin. Kita bergerak melekat bersama rakyat untuk massa depan bangsa Indonesia,” tegasnya.

Dirinya mengatakan, kegiatan bakti Kostrad ini terus menerus dilaksanakan guna meringankan beban rakyat dari dampak virus Covid-19, bergerak bersama TNI-Polri satu komando Presiden Pimpinan Negara Indonesia untuk rakyat.

“Dalam kegiatan bakti untuk rakyat ini , sedikitnya sekitar puluhan ribu masyarakat telah divaksin, dan target seluruh lapisan masyarakat yang ada di negeri ini dapat divaksin, tujuanya adalah agar masyarakat dapat memiliki high immunity, dan memiliki kekebalan tubuh, sehingga dapat menangkal penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Warga Isoman di Desa Cibadak Diberi Bantuan

0

Ciampea | Jurnal Inspirasi

Gugus Tugas Desa Cibadak, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor terus salurkan bantuan paket sembako baik dari pemerintah desa, Bupati dan Dinas Sosial untuk warganya yang sedang melakukan isolasi mandiri (isoman).

Kades Cibadak Lia Muliya mengatakan, Gugus Tugas Desa Cibadak selain melakukan upaya pencegahan Covid 19 dengan sosialisasi dan penyemprotan cairan disinfektan, juga mendirikan posko Covid khusus di wilayah Perumahan Dramaga Pratama.

Pihaknya juga terus membantu warga yang berada di Desa Cibadak yang saat ini terkonfirmasi Covid-19 dan sedang melakukan isolasi mandiri.

Sesuai instruksi Bupati Bogor warga Isoman harus mendapatkan perhatian lebih. Selain pendataan. Juga harus mendapatkan pasokan makanan dan obat-obatan yang cukup agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Bantuan paket sembako diberikan kepada warga yang terpapar Covid 19 dan melakukan Isolasi mandiri, baik warga Cibadak asli maupun yang domisili yang tinggal di wilayah Cibadak,” kata Lia Muliya kepada wartawan, Jumat (23/7/2021).

Lebih lanjut Lia mengatakan, untuk saat ini Juli 2021 warga yang terkonfirmasi Covid-19 di Desa Cibadak sekitar 64 dan melaksanakan isoman.

Lia mengatakan dari total 64 yang positif diantara 16 sudah sembuh, tapi ada juga yang meninggal 2 orang.

“Data 19 Juli 2021 64 positif meninggal 2 yang sembuh 16. Alhamdulillah banyak yang mulai sembuh,” kata Lia.

Lebih lanjut terkait vaksinasi Lia mengatakan, pihaknya masih terus berupaya untuk mendorong warga untuk melaksanakan vaksinasi. Pasalnya untuk jumlah vaksinasi di Desanya baru mencapai sekian persen.

“Kami terus mengajak agar warga mau melaksanakan vaksinasi, masih rendah angka vaksinasi lantaran banyak warga yang masih takut karena terpengaruhi informasi hoax soal vaksinasi,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh Sedot Animo Peserta Asal Aceh

0

Ciawi | Jurnal Inspirasi

Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) tahun 2021, yang rencananya dihelat 28 Juli – 1 Agustus 2021 menyedot animo petani dan penyuluh di Provinsi Aceh. Tidak hanya penyuluh ASN (PNS dan PPPK) tetapi juga penyuluh swadaya berbondong melakukan registrasi.

Mukhlis Kepala Bidang Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian dan Perkebunan Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh menuturkan sudah 90,34% dari target 2.597 penyuluhnya mendaftarkan diri mengikuti pelatihan.

“Kami bangga pada teman – teman penyuluh di provinsi Aceh yang sampai saat ini sudah 90 persen lebih penyuluhnya mendaftar. Setelah mendaftar, jangan lupa penyuluh yang ada di lapangan untuk merangkul, mengajak juga petani untuk mendaftar sehingga kuota yang diberikan pada kita terpenuhi, “ ujarnya, dalam forum Ngobrol Asyik Via Online (Brokoli) yang digelar Pusat Pelatihan manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi, Bogor, Jum’at (23/07/2021).

Disaat pandemic, kata Mukhlis sangat sulit bisa bertemu langsung, karena berbagai keterbatasan. Untuk itu penyuluh dan petani dihimbau memanfaatkan kesempatan mengikuti pelatihan ini. Iapun menyarankan agar penyuluh serius mendata dan mengajak petaninya mendaftar dan mengikuti pelatihan pada waktunya nanti.

Materi tentang kesuburan tanah yang nantinya akan disampaikan sangat bermanfaat untuk diaplikasikan guna meningkatkan kesuburan tanah diwilayah aceh. Demikian pula dengan materi tentang KUR.
“ Seluruh anggaran difokuskan untuk kesehatan, adanya pelatihan ini sangat penting diikuti sebagai penambah wawasan. Terutama ASN PPPK yang baru diangkat,” ajaknya.

Mengusung tema Sukseskan Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh, Brokoli yang mendapatkan respon 942 peserta, ditutup Kepala PPMKP Yusral Tahir. Dalam sambutannya Yusral sangat mengapresiasi Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Aceh yang gencar mendorong penyuluh diwilayah tersebut untuk mengikuti pelatihan.

Apresiasi juga disampaikan Yusral kepada para penyuluh serta petani milenial.
‘Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh’ menurut Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo adalah langkah Kementerian Pertanian untuk memperkuat kompetensi sumber daya manusia (SDM) pertanian guna mewujudkan pertanian Indonesia makin maju dan memiliki daya saing.

“SDM pertanian harus terus diasah agar semakin kapabel. Dengan diberikan pelatihan secara masif, hasilnya tentu semakin positif,” ujar Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Sementara itu Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi menegaskan bahwa kesehatan petani harus dijaga, terutama di era pandemi COVID-19.

“Agar semuanya sehat secara umum, maka masyarakat harus mengutamakan konsumsi pangan lokal. Dengan begitu, petani Indonesia akan sejahtera. Produktivitasnya tinggi seiring peningkatan kompetensi SDM,” jelasnya.

Sebagai informasi Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh memiliki durasi waktu 10 jam per sesi dengan beragam materi dan Narasumber pada pelatihan ini diantaranya dari Widyaiswara.

Widyaiswara PPMKP Ciawi, Bogor akan hadir pada gelombang 5 tanggal 30 Juli 2021 pukul 09.00 WIB dengan materi Pupuk Kompos, Pupuk Hayati, dan Pengenalan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

** Regi/PPMKP
.

Penerapan Digitisasi dan Digitalisasi Sangat Dibutuhkan di Era Pandemi Covid-19

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Upaya percepatan vaksinasi terus dilakukan pemerintah sebagai bentuk penanganan Covid-19. Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Ir. Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pemerintah saat ini sedang berusaha keras meningkatkan cakupan program vaksinasi. Hingga saat ini, program vaksinasi telah sampai pada tahap ketiga selain tenaga kesehatan, lanjut usia, petugas publik, masyarakat rentan, kini masyarakat usia 12-17 tahun juga sudah dapat menerima vaksin.

Executive Vice President Telkom Regional II Teuku Muda Nanta sebagai narasumber Seminar dalam jaringan (Semaring) Dies Natalis ke-3 Fakultas Vokasi UKI, Jakarta, Sabtu (17/7).

“Sasaran vaksinasi nasional di tingkatkan menjadi 208,2 juta. Dari yang sebelumnya hanya 181,5 juta,” ujar Budi sebagai keynote speech dalam Seminar Dalam Jaringan Nasional (Semaring) Dies Natalis ke- 3 Fakultas Vokasi Universitas Kristen Indonesia (UKI), Sabtu (17/7/). Menurut Budi, upaya percepatan program vaksinasi Covid-19, dibutuhkan peran serta dari semua pihak.

“Saya sangat mengapresiasi pihak-pihak yang telah membantu pemerintah dalam akselerasi program vaksin agar dapat tercapai. Dengan membuat sentra vaksinasi dan mengedukasi masyarakat agar bersedia di vaksin. Fakultas Vokasi UKI dapat turut andil dalam menangani pandemi Covid-19. Dalam program vaksinasi, UKI dapat memberikan dukungan dengan mengedukasi akan pentingnya vaksin. Selain itu, berbagai inovasi penelitian dan pemikiran cerdas civitas akademika akan menjadi amunisi dalam menghadapi pandemi ini,” ungkap Budi.

Sementara, Rektor UKI Dr. Dhaniswara K. Harjono, SH., M.H., MBA mengatakan, Seminar dalam jaringan (Semaring) yang termasuk dalam kegiatan Dies Natalis ke-3 Fakultas Vokasi UKI ini dilakukan untuk mendukung program vaksinasi Covid-19 yang dicanangkan pemerintah.

“Semaring ini sebagai bentuk edukasi terkait masalah epidemiologi dan juga mengenai masalah pentingnya vaksinasi untuk mengurangi penyebaran Virus Covid-19, dan bagaimana cara berbisnis di tengah pandemi Covid-19,” ungkap Dhaniswara.

Selain dihadiri oleh Rektor UKI, Dr. Dhaniswara K. Harjono, S.H., M.H., MBA, Semaring ini juga dihadiri oleh Dekan Fakultas Vokasi UKI, Maksimus Bisa Lado Purab, S.St.Ft., S.K.M. M.Fis, dan dipimpin oleh moderator Singgih Sasongko, S.IP., M.Si yang juga merupakan Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UKI. Pada Seminar Dalam Jaringan Nasional Dies Natalis ke-3 Fakultas Vokasi UKI ini juga menghadirkan narasumber Executive Vice President Telkom Regional II Jakarta, Teuku Muda Nanta, S.T., M.Eng.

Penerapan digitisasi dan digitalisasi sangat dibutuhkan UMKM di era Pandemi Covid-19, semua produk harus tersedia secara online di marketplace, e-commerce dan media sosial.

“Pandemi Covid-19 mendorong masyarakat untuk beraktifitas melalui platform digital. Masyarakat, UMKM dan industri bisa memanfaatkan fenomena ini untuk meluncurkan produk atau jasa baru yang merambah segmen digital,”ujar Teuku Muda Nanta.

Komisaris Telkom Akses ini memaparkan,“Dalam pengembangan usaha menuju digitalisasi, UMKM membutuhkan connectivity internet. Telkom hadir menyediakan jaringan internet terbaik dengan berbagai macam pilihan produk sesuai dengan kebutuhan.”

Beragam layanan digital hadir untuk mempermudah operasional usaha UMKM. Beberapa produk digital service Telkom untuk segmen UMKM adalah Point of Sales (POS) Bonum untuk mempermudah manajemen stock barang dan kasir. QREN sebagai alat bayar digital dan CloudX sebagai layanan untuk meeting virtual. Telkom terus mendorong peningkatan kemampuan digital para pelaku usaha UMKM melalui program kemitraan seperti Rumah BUMN, Indigo untuk pengembangan start up, dan turut terlibat dalam program ITDRI (Indonesia Telecommunication Digital Research Institute) untuk membangun ekosistem riset telekomunikasi dan teknologi digital.

Telkom menghadirkan beberapa digital platform terbaik untuk mendorong pertumbuhan UMKM seperti Pasar Digital (PaDi) UMKM, dimana pelaku UMKM dapat menjual barangnya secara online kepada ratusan BUMN di Indonesia. Wonderin.id sebagai digital platform pariwisata dan agree sebagai digitalisasi ekosistem pertanian Indonesia.

Tayangan lengkap webinar Dies Fakultas Vokasi UKI dapat dilihat di Youtube Fakultas Vokasi UKI, dengan tautan https://www.youtube.com/watch?v=ARrEbHfDrkw.

**prast/rls