31.5 C
Bogor
Sunday, April 12, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1117

Vaksinasi Covid yang Digelar Kopassus Diserbu Warga Bojong

0

Kemang | Jurnal Inspirasi

Untuk membantu percepatan vaksinasi Covid-19 di wilayah Kabupaten Bogor, Batalyon 14 Grup 1 Kopassus melakukan serbuan vaksinasi untuk masyarakat umum yang dilaksanakan di Aula Badrika Yon 14 Desa Bojong, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor. Kegiatan itu sendiri digelar selama dua hari pasa 16 dan 18 Agustus 2021.

Wakil Komandan Batalyon 14 Grup 1 Kopassus Mayor Inf Rinto Hari Suweno mengatakan, serbuan vaksinasi ini merupakan vaksinasi dosis pertama dari Batalyon 14 Grup 1 Kopassus dibantu oleh tim vaksinator dari Puskesmas Kemang, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor.

Wadanyon amat kaget pasalnya vaksinasi yang dilaksanakan oleh satuan baret merah itu sangat luar biasa karena warga yang ingin divaksin lebih banyak dari dugaan.

“Pada tahap awal perencaan sebelumnya kita hanya menyiapkan sebanyak 250 vaksin Sinovac untuk KBT Batalyon 14 Grup 1 Kopassus dan warga desa binaan, ternyata hingga hari ini sudah mencapai sejumlah 600 orang,” kata Mayor Inf Rinto kepada wartawan, Rabu (18/8/2021)

Wadanyon Yon 14 Grup 1 Kopassus itu menambahkan kegiatan serbuan vaksinasi selama 2 hari di Batalyon 14 Grup 1 Kopassus, yang dilaksanakan dengan menerapkan Prokes Covid 19 secara ketat.

“Tujuan Pelaksanaan serbuan vaksin kepada KBT dan warga binaan tersebut selain melaksanakan perintah dari Dangrup 1 Kopassus, juga untuk membantu melaksanakan program pemerintah dalam rangka mengintensifkan vaksinasi sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” katanya.

Mayor Inf Rinto juga mengatakan masih adanya masyarakat yang awam dan takut untuk disuntik vaksin tentu menjadi kewajiban TNI dan semua elemen lainya untuk mengajak dan menyelenggarakan kegiatan vaksinasi agar herd immunity masyarakat terbentuk.

“Terbukti sebagian masyarakat masih awam terhadap vaksinasi, sehingga cukup banyak masyarakat yang masih ragu untuk melaksanakan vaksinasi, namun setelah dilaksanakan penggalangan dan diberikan pemahaman akan pentingnya vaksinasi, pada akhirnya masyarakat sangat berantusias untuk melaksanakan vaksinisasi karena mereka sadar bahwa vaksinisasi ini telah menjadi sebuah kebutuhan,” ungkapnya.

Sementara menurut Kepala Puskesmas Jampang drg Nina Martini, untuk membantu pelaksanaan vaksinasi di Batalyon 14 Grup 1 Kopassus, Puskesmas Kemang melibatkan 18 tenaga medis.

“Alhamdulillah berjalan lancar dengan dibantu prajurit Kopassus masyarakat bisa tertib,” katanya.

Nina juga mengatakan untuk di Kecamatan Kemang sampai saat ini jumlah masyarakat yang divaksinasi baru mencapai 20 persen.

“Mudahan-mudahan dengan dibantu Kopassus ini dan beberapa instansi lain yang menyelenggarakan kegiatan vaksinasi target vaksinasi di Kecamatan Kemang bisa tercapai,” katanya.

** Cepi Kurniawan

Cinta Tanah Air, Warga Barengkok Gelar Upacara HUT RI

0

Leuwiliang l Jurnal Inspirasi

Peringati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-76, warga Kampung Barengkok I, Desa Barengkok, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor melaksanakan upacara pengibaran bendera di Lapangan Sansiro pada Selasa, (17/8)

Puluhan warga dari berbagai usia tampak serius mengikuti prosesi pengibaran bendera Merah Putih..

Layaknya upacara pengibaran bendera pada umumnya, sebagian warga dipercaya sebagai petugas seperti inspektur dan komandan upacara, pembaca teks Pancasila dan pembukaan UUD 1945 dan warga lainnya sebagai peserta.

“Mulai dari anak-anak hingga lansia mengikuti upacara yang pertama kali dilakukan warga di Barengkok ini,” ujar Ketua RT 01/01 Ahmad Rifai saat menggelar upacara tersebut.

Menurut Rifai, untuk pakaian peserta upacara disesuaikan dengan umur dan tingkat pendidikan. Seperti siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) menggunakan hijau putih, siswa SMA putih abu dan untuk mahasiswa menggunakan almamaternya masing-masing. Meskipun ada juga yang menggunakan pakaian adat kebaya.

Sedangkan untuk warga dewasa hingga lansia ada yang menggunakan batik, baju muslim dan baju pramuka.

“Untuk pelaksanaan, kami minta peserta menjaga jarak dan juga memakai masker,” tutur Rifai.

Sementara itu, Sekretaris Karang Taruna Barengkok Iim Ibrahim menuturkan, apa yang dilakukan warga Barengkok ini merupakan wujud kecintaan kepada Tanah Air sebagai tempat kelahiran warga asli Indonesia.

Dengan melibatkan semua kalangan, upacara ini juga bertujuan mengedukasi warga yang selama ini mungkin lupa bagaimana proses pengibaran bendera Merah Putih.

“Dan syukur masyarakat ternyata antusias, ini menjadi contoh bagaimana tahun-tahun berikutnya bisa rutin dilaksanakan,” tukasnya.

** Arip Ekon

Begini Cara Poktan Kampung Ramah Lingkungan MBR Peringati HUT RI

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Beragam cara dilakukan masyarakat untuk menyambut Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76. Kelompok Tani (Poktan) Kampung Ramah Lingkungan Mutiara Bogor Raya (MBR), Kelurahan Katulampa Kecamatan Bogor Timur pun memiliki cara tersendiri untuk merayakannya.

Salah satunya dengan kerja bhakti membersihkan lingkungan, memasang bendera hingga melaksanakan upacara di dalam area budidaya ikan.

“Di tengah-tengah pandemi ini kita tetap harus bersyukur, kompak, semangat pantang menyerah untuk terus maju bersama dalam menempuh jalan penuh tantangan,” ujar Ketua Kelompok Tani Kampung Ramah Lingkungan MBR,” Andri Susanta.

Ia berharap, di tengah pandemi Covid-19, Indonesia akan tetap tangguh dan tumbuh. Disinggung mengenai hasil pertanian dari Kelompok Tani Ramah Lingkungan MBR. Andri mengatakan, selain pertanian, pihaknya juga membudidayakanmagot, ayam, puyuh dan lele.

“Semua hasil budidaya dan pertanian sudah dipasarkan. Selain itu, kami juga mengolah sampah melalui TPS3R,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

Duh, Dewan Beli Alat Fitnes Ratusan Juta

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

DPRD Kota Bogor kembali mendapat sorotan. Setelah sebelumnya menganggarkan pengadaan pakaian dinas senilai Rp700 juta, kini dana pengadaan alat fitnes yang mencapai Rp148 juta di gedung wakil rakyat kembali disoal.

Diketahui, saat ini alat fitnes tersebut ditaruh di dalam ruang perpustakaan gedung DPRD.

Sekretaris DPRD Kota Bogor, Boris Derurasman membenarkan pengadaan alat fitnes tersebut. Tetapi, ia memastikan anggaran alat-alat tersebut tidak bernilai fantastis.

Boris menyatakan, pengadaan alat fitnes ini bertujuan untuk meningkatkan imun para anggota legislatif saat pandemi Covid-19.

“Untuk kebugaran apalagi menghadapi pandemi, meningkatkan imun. Bukan hanya untuk dewan melainkan masyarakat umum agar sehat,” ungkapnya.

** Fredy Kristianto

Dukung Nakes, PDI Perjuangan Bagikan 100 Boks Makanan Siap Saji

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Memperingati HUT RI ke-76, DPC PDI Perjuangan Kota Bogor menyambangi RSUD Kota Bogor, Selasa (17/8). Kedatangan mereka ke rumah sakit rujukan Covid-19 itu bertujuan untuk mensupport tenaga kesehatan (nakes) yang merupakan benteng terakhir melawan virus corona, dengan membagikan seratus boks makanan siap saji.

Penyerahan makanan siap saji tersebut diuserahkan langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan, Dadang Iskandar Danubrata dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana DPC PDI Perjuangan, Ence Setiawan kepada Direktur Utama RSUD, dr. Ilham Chaidir.

“Ini merupakan salah satu dukungan kami kepada nakes yang tengah berikhtiar untuk memerdekakan Kota Bogor dari covid,” ujar Ence Setiawan kepada wartawan.

Menurut Ence, nakes merupakan salah satu pahlawan yang paling berjasa dalam penanganan Covid-19. Sehingga perlu mendaparkan apresiasi lebih dari pemerintah.

“Bentuk apresiasi yang kami berikan untuk nakes, bukan apa-apa dibanding besarnya perjuangan mereka,” ucap pria yang juga Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor ini.

Lebih lanjut, kata Ence, pihaknya akan terus mendukung langkah-langkah yang dilakukan RSUD dalam penanganan covid dan peningkatan layanan kesehatan bagi warga Kota Bogor.

“Saya di DPRD tentunya akan mendukung dan mengawal penuh semua kebijakan yang dilakukan RSUD. Terutama dalam hal penanganan pandemi dan peningkatan layanan kesehatan,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

HUT RI ke -76, PKS Ziarah ke Makam Pejuang KH. Sholeh Iskandar

0


Cibinong | Jurnal Inspirasi

Momen peringatan ulang tahun kemerdekaan RI ke -76 untuk mengingat jasa-jasa pahlawan kemerdekaan dimanfaatkan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kabupaten Bogor, dengan melakukan ziarah kubur ke makan pejuang kemerdekaan Bogor, KH. Sholeh Iskandar.

“Ziarah kubur kemakam pejuang kemerdekaan KH. Sholeh Iskandar yang berlokasi di TPU Barengkok, Leuwiliang, dilaksanakan selepas melaksanakan upacara bendera,”kata Ketua DPD PKS Dedi Aroza, dalam keterangannya kepada Jurnal Bogor, Selasa (17/08).

Usai ziarah, kata Dedi, didampingi petinggi DPD PKS lainnya, seperti Sekretaris MPD, anggota Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bogor, Dadeng Wahyudi dan Atma, serta Ketua DPC PKS Kecamatan Leuwiliang Aziz Afandi, langsung menyambangi rumah keluarga besar almarhum. “Alhamdulillah, kedatangan kita disambut hangat H. Didi Hilman di perumahan Sindangbarang Asri Bogor,”ujarnya.

Seperti diketahui, KH Sholeh Iskandar, dikenang sebagai pejuang kemerdekaan yang banyak jasanya dalam mempertahankan kemerdekaan di wilayah Ciampea, Leuwiliang, dan Pamijahan. KH Sholeh Iskandar memimpin 1.000 pejuang pada Batalyon VI, dan meledakkan tank Belanda model Sherman. Kini tempat bersejarah itu dikenal sebagai Kampung Tank, Cibungbulang.

“Kami, ingin mendapatkan nasihat bimbingan dan semangat seperti halnya KH Sholeh Iskandar. Kunjungan itu memberi makna dalam perjuangan yang dilakukan oleh KH Sholeh Iskandar, yakni mempertahakan kemerdekaan dan menyatukan umat. Selaras dengan apa yang diungkapkan H. Didi Hilman menceritakan napak tilas KH. Sholeh Iskanda,”ujarnya.

Sementara itu, Didi Hilman mengatakan, terkenal bukan saja sebagai pejuang, namun beliau juga pemersatu umat. Agar berjuang bersama mempertahankan kemerdekaan. “Beliau juga perhatian dengan nasib umat dengan mendirikan BKSPP, Universitas Ibnu Khaldun Bogor, Rumah Sakit Islam, dan Pesantren Pertanian Darul Fallah, Ciampea, “ paparnya.

Ketika diminta untuk memberikan nasihat bagi PKS, Didi Hilman berharap PKS dapat menyatukan umat dan menjadi kebanggaan umat; sebagaimana yang dilakukan KH Sholeh Iskandar pada masa itu. “PKS, dengan semangat muda mampu melakukan itu,” tegasnya.

Kunjungan diakhiri dengan pemberian plakat yang disampaikan Ketua DPD PKS Kabupaten Bogor, kepada Didi Hilman yang kini sehari-hari menjadi pengajar di Universitas Ibnu Khaldun Bogor.

** Mochamad YUsuf

Pembukaan Mal Diperluas ke Wilayah PPKM Level 4 Lainnya

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyakat (PPKM) level 4, 3, dan 2 dilanjutkan oleh pemerintah hingga 23 Agustus mendatang. Meski begitu, pembukaan sektor perbelanjaan dilanjutkan, bahkan kapasitas mal saat ini ditambah dari yang semula 25 persen menjadi 50 persen.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, kebijakan ini dilakukan menyusul hasil pembukaan sektor perbelanjaan seperti mal yang cukup terkendali selama seminggu terakhir di wilayah penerapan (PPKM) level empat.

“Melalui hasil pembukaan yang cukup terkendali selama seminggu terakhir pada minggu ini, pemberlakuan pembukaan sektor perbelanjaan seperti mal akan diperluas kepada kabupaten kota level empat lainnya,” kata Wiku dalam konferensi pers, Selasa (17/8).

Namun demikian, kata Wiku, untuk detil wilayah level empat yang sektor perbelanjaannya akan dibuka akan diumumkan lebih lanjut melalui intruksi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam waktu dekat.

Wiku menekankan, setiap kebijakan pembukaan sektor perbelanjaan akan dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Ini untuk memastikan pembukaan sektor perbelanjaan tidak menimbulkan penularan virus Covid-19.

“Perlu ditekankan bahwa pembukaan sektor pembelanjaan yang dilakukan ini diikuti dengan protokol kesehatan yang ketat, demi menekan peluang penularan seoptimal mungkin melekat dengan kebijakan ini,” kata Wiku.

Bahkan, kata Wiku, pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk menutup sementara pusat perbelanjaan jika terjadi klaster penularan Covid-19 setelah dibuka.

Jika terjadi klaster setelah pembukaan dilakukan, maka operasional pusat perbelanjaan wajib untuk ditutup sementara. “Dan berbagai kebijakan yang ditetapkan ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah melakukan relaksasi dengan penuh kehati-hatian,” ungkap Wiku.

Sebelumnya, PPKM hingga 23 Agustus diklaim pemerintah untuk memperkuat tren penurunan kasus harian Covid-19 di Tanah Air. PPKM diperpanjang di berbagai daerah dengan level yang berbeda-beda.

“Momentum yang cukup baik harus dijaga. Atas arahan Presiden, maka PPKM Level 4, 3, dan 2 diperpanjang hingga 23 Agustus,” ujar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, dalam konferensi pers secara virtual, Senin (16/8).

Dia bilang, ada tambahan 8 kabupaten/kota yang masuk level 3. Dengan tambahan tersebut, PPKM Level 3 dan 2 kini tersebar di 61 kabupaten/kota di Jawa dan Bali. “Sehingga, total wilayah yang masuk dalam level 3 dan 2 mencapai 61 kabupaten/kota,” lanjut Luhut.

Meski demikian, ia belum merinci 61 wilayah mana saja yang masuk dalam PPKM level 3 dan 2 tersebut. Ia menyatakan, rincian daerah-daerah tersebut akan diatur lebih lanjut dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri. “Terkait keputusan ini akan dituangkan dalam Inmendagri secara detail,” kata Luhut.

Luhut menjelaskan, aktivitas dan mobilitas warga di Jawa sudah kembali normal. Terdapat peningkatan mobilitas warga yang signifikan jika dibanding pada awal Juli 2021 lalu, saat awal penerapan PPKM.

Namun, Luhut mewanti-wanti ada potensi ancaman peningkatan jumlah kasus di tengah meningkatkan mobilitas warga saat ini.

“Satu sisi ekonomi bisa pulih cepat, tapi berisiko meningkatkan kasus dua sampai tiga minggu ke depan. Kita harus super hati-hati,” jelasnya.

Diketahui, pemerintah sudah memberlakukan kebijakan PPKM level 4, 3, dan 2 selama empat pekan terakhir. Awalnya, pemerintah menerapkan PPKM pada 3 sampai 20 Juli lalu setelah adanya lonjakan kasus COVID-19 beberapa pekan setelah lebaran.

Kemudian, diterapkan PPKM 4 pada 20 hingga 25 Juli, berlanjut pada 26 Juli sampai 2 Agustus. Lalu, bersambung 3 sampai 9 Agustus. Kemudian, diperpanjang dari 10 hingga 16 Agustus yang menjadi sesi perpanjangan keempat. Kini, PPKM diperpanjang lagi hingga 23 Agustus.

“Saya banyak peroleh pertanyaan, PPKM dilanjutkan atau dihentikan. Selama Covid-19 masih jadi pandemi, PPKM akan tetap digunakan sebagai instrumen. Namun, apabila semakin membaik, maka level PPKM akan diturunkan ke level yang lebih rendah,” tutur Luhut.

** ass

Legislator Nasdem Bagikan 3 Ribu Masker di Bogor Barat

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Peringatan HUT RI ke-76 di tengah pandemi Covid-19 dimanfaatkan oleh Anggota DPRD Kota Bogor, Devie P Sultani untuk membagikan 3.000 masker kepada warga di Kecamatan Bogor Barat, Selasa (17/8).

“Masker diberikan secara door to door kepada warga di Cilendek Timur, Gunung Batu, Pasir Jaya, Sindang Barang, Balumbang Jaya, Menteng, Cilendek Barat dan wilayag lainnnya. Sekaligus mengedukasi warga soal bahaya corona,” ujar Devie.

Politisi Nasdem ini mengatakan bahwa hal tersebut dilakukan untuk mendukung program wajib masker yang digaungkan pemerintah, dan memberi pemahanan betapa pentingnya vaksin bagi warga.

“Kami juga terus mendorong agar ketersediaan vaksin selalu ada bagi warga. Nasdem meminta agar masyarakat tak termakan hoax soal vaksin,” ucapnya.

Lebih lanjut, Devie berharap agar tingkat kesadaran warga Kota Bogor untuk menggunakan masker semakin tinggi, agar persebaran virus corona dapat ditekan.

** Fredy Kristianto

Pemkot Jamin Pendidikan Yatim Piatu Korban Covid

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyerahkan program bantuan pendidikan dan pendampingan bagi anak-anak yatim piatu yang orangtuanya meninggal karena Covid-19. Wali Kota Bogor Bima Arya bersama Wakil Wali Kota Bogor Dedi Rachim, Camat hingga Lurah secara serentak turun ke wilayah menyerahkan bantuan tersebut kepada 133 keluarga yang kehilangan orangtuanya. 

Bima Arya dan Dedie Rachim mengunjungi dua keluarga di Sukadamai Tanah Sareal dan Gunung Batu, Bogor Barat, Selasa (17/8).  Menurut Bima Arya, lewat program ini pemerintah berupaya memastikan anak-anak bangsa bisa terus melanjutkan hidup sebagai harapan dan masa depan Indonesia.

“Kita pastikan tidak ada lost generation. Kita sudah mendata, ada 229 anak di bawah 18 tahun yang kehilangan orangtuanya karena terpapar Covid-19,” ungkap Bima Arya.

Dari 229 anak tersebut, 150 diantaranya yatim, 72 piatu dan 7 yatim piatu. “Mereka berasal dari 133 keluarga. 46 diantaranya masih balita dibawah 5 tahun, SD 76, SMP 53, SMA 54. Masih mungkin bertambah karena pandemi masih melanda. Dari data tersebut juga dilaporkan bahwa 97 anak diantaranya telah dibantu melalui program-program bantuan keluarga tidak mampu seperti PKH, BPNT dan BPJS. Tapi sisanya yang belum kita akan koordinasikan untuk tetap dibantu,” katanya.

Agar tidak terjadi generasi yang hilang (lost generation), lanjut Bima, anak-anak tersebut akan dijamin pendidikannya sampai lulus SMA. “Termasuk yang bersekolah di swasta. Dananya kita usahakan ada yang dari kegiatan atau program dinas, ada juga donasi dari gaji ASN yang disisihkan, termasuk hasil lelang barang pribadi saya kemarin (Rp53,7 juta). Kemudian semuanya juga akan didampingi konseling dari DPMPPA (Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perlindungan Perempuan dan Anak). Mereka harus tetap bisa meraih masa depan,” jelas Bima.

Bicara keberlangsungan program tersebut, Bima menyebut akan dilihat kasus per kasusnya. “Saya sudah minta kepada Pak Camat, Pak Lurah, mendata kebutuhannya apa. Bermacam-macam, ada yang sudah tinggal dengan keluarganya, ada yang mungkin masih mencari tempat tinggal, ada yang perlu biaya kuliah semuanya di data terlebih dahulu,” ujar Bima.

“Kita juga sudah punya RPJMD, kita juga sudah memiliki banyak aturan dan program yang intinya menguatkan Bogor sebagai kota yang ramah keluarga dan layak untuk anak. Setiap tahun kita berusaha meningkatkan status itu. Jadi landasan, pijakannya itu. Lain-lainnya saya percaya siapapun pengganti saya nanti tetap akan memiliki kepedulian yang sama,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

Direvitalisasi, Pasar Tanah Baru Telan Rp3,4 M

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Revitalisasi Pasar Rakyat Tanah Baru yang berlokasi di RT 03/ RW 04, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor dimulai. Pembangunan ini berasal dari Dana Tugas Perbantuan Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia.

Revitalisasi ini juga mengacu kepada Surat Keputusan (SK) Peraturan Menteri Perdagangan RI Nomor 98 Tahun 2020. Secara teknis, pelelangan melalui sistem LPSE Kota Bogor yang dimenangkan PT Tri Tanerto Simber sebagai kontraktor pelaksana revitalisasi tersebut. Setelah melalui seleksi tender, pagu anggaran yang dihasilkan untuk revitalisasi tersebut senilai Rp 3,4 miliar.

Revitalisasi Pasar Tanah Baru memakan waktu 140 hari kalender. Pasar tersebut juga akan menampung 140 pedagang, dengan 126 los dan 14 kios. Sementara, luas lahan pasar tersebut seluas 2.190 meter persegi.

Pesan penting diberikan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim saat simbolis peletakan batu pertama dan doa bersama revitalisasi di lokasi Pasar Tanah Baru, Senin (16/8). Revitalisasi ini, kata Dedie, harus membawa Kota Bogor menjadi lebih maju.

“Tidak ada waktu lagi, Bogor harus maju, berkembang, masyarakatnya sejahtera. Dengan cara seperti ini, memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk bisa berusaha. Seperti membuka pasar ini,” tegas Dedie.

Kata Dedie, revitalisasi Pasar Tanah Baru ini merupakan bukti dari upaya memecahkan kebuntuan yang selama ini terjadi. Meskipun sebenarnya, banyak kesempatan yang bisa dimanfaatkan untuk pembangunan.

Pembangunan pasar ini juga dapat menambah distribusi ekonomi di Kota Bogor. Apalagi di enam kecamatan di Kota Bogor belum semua memiliki pasar. Di Bogor Utara saja, hanya ada satu pasar. Yakni di Pasar Tanah Baru yang saat ini sedang dilakukan revitalisasi.

“Kalau kita punya niat baik, dan didukung oleh semua pihak, semuanya akan indah pada waktunya. Semoga revitalisasi ini memberikan banyak manfaat bagi masyarakat,” sahut Dedie.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Bogor, Ganjar Gunawan menambahkan, proses yang dilewati untuk merealisasikan revitalisasi ini tak mudah. Sejak awal tahun 2020, banyak lika – liku, hambatan, dan tantangan yang dilewati.

“Kita ketahui bahwa aset pasar rakyat yang ada di Kota Bogor memang sebagian besar masuk ke penyertaan modal di Perumda Pasar Pakuan Jaya,” ungkap Ganjar.

Lalu kata Ganjar, Dana Tugas Perbantuan dari Kemendag ini merupakan program yang didelegasikan kepada kabupaten/kota. Bantuan tersebut yang kemudian diperjuangkan dan disambut oleh Disperdagin Kota Bogor.

“Tujuannya semata – mata ingin meningkatkan pemberdayaan ekonomi di Kota Bogor. Yang pada akhirnya menyelesaikan permasalahan pasar rakyat yang selama ini terjadi. Sekaligus mengurangi beban pasar di pusat kota,” kata Ganjar.

Setelah revitalisasi menuju puncak, perencanaan akan dialihkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Perusahaan Daerah (Perumda) Pasar Pakuan Jaya. Dimana harus ada beberapa alokasi yang disediakan untuk menyempurnakan revitalisasi tersebut.

“Dan setelah jadi nanti, kami akan usahakan percepatan penyerahan dari kementerian ke pemerintah kota. Mudah – mudahan ini adalah pintu masuk bagi kami untuk terus bersinergi dengan kementerian,” kata Ganjar.

Disamping itu, Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya, Muzakkir mengaku bahwa pihaknya menerima sekitar 500 ajuan untuk berdagang di Pasar Tanah Baru. Sementara, pada tahap pertama alokasi pedagang hanya 151 pedagang.

“Namun nanti ada tahap kedua, kami juga sedang proses untuk penyertaan modal dari DPRD yang sesegera mungkin akan kami lanjutan. Bangunan pasar akan dibuat dua lantai, sekelilingnya juga bisa ditambahkan kios-kios,” ujar Muzakkir.

** Fredy Kristianto