30.4 C
Bogor
Monday, April 13, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1104

Ratusan Warga Tlajung Udik Ajukan Permohonan Akses ke PSU

0

‘Robin Hood’ Gunung Putri Siap Sediakan Lahan

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Setelah beberapa waktu lalu lintas ormas (organisasi kemasyarakatan) Kecamatan Gunung Putri, menggelar aksi damai di sekitar lokasi Prasarana Sarana dan Utilitas (PSU) untuk meminta agar pemilik lahan agar memberikan akses jalan, kini ratusan warga RT RW se Dusun 2, Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri menginginkan hal yang sama. PSU itu oleh Pemerintah Kabupaten Bogor akan dibangun gedung SMPN 04 dan GOM tahun ini.

Dalam surat permohonan yang dituju kepada pihak PT Ferry Sonneville selaku pemberi lahan PSU itu, awalnya masyarakat mengucapkan terimakasih kepada pihak PT FS atas lahan yang sudah diberikan untuk kepentingan masyarakat. Namun, hingga saat akan dimulainya pembangunan gedung SMPN 04 dan GOM oleh Pemda Kabupaten Bogor, akses menuju PSU tersebut tidak diberikan oleh PT FS.

Mendengar banyaknya warga yang mengeluh lantaran akses jalan menuju PSU tidak ada, pengusaha muda asal Tlajung Udik, Acang Suryana siap menyediakan lahan yang saat ini dikuasakan kepadanya tepat berada di dekat lokasi PSU untuk dijadikan akses jalan.

“Kalau pribadi saya siap untuk membantu Pemkab Bogor, untuk memberikan akses jalan masuk menuju PSU dengan melobi pemilik lahan agar menghibahkan sebagian lahannya. Apalagi hal ini untuk kepentingan masyarakat Kecamatan Gunung Putri khususnya,” kata Acang Suryana, Senin (30/8/21).

Acang sapaan akrabnya itu menambahkan, pemberian akses jalan masuk menuju PSU yang akan diberikannya nanti itu bukan tanpa syarat. Pasalnya, tanah yang sudah dikuasakan pemilik kepadanya itu sudah memiliki Peta Bidang Tanah (PBT) yang dikeluarkan oleh BPN Kabupaten Bogor.

“Artinya lahan yang dikuasakan kepada saya itu bukan milik PT FS apalagi milik pemda. Karena seluruh administrasi yang diperlukan sudah memenuhi syarat di BPN. Hasilnya, seluruh permohonan PBT lahan yang berada tepat disamping lahan PSU itu bukan milik Pemda Bogor,” paparnya.

Pria yang dijuluki ‘Robin Hood’ Gunung Putri ini menambahkan jika untuk memberikan akses masuk ke PSU, dia memberikan syarat kepada PT Ferry Sonneville untuk memberikan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang ditandatangani oleh Kepala Desa Tlajung Udik, Yusuf Ibrahim sebagai bukti keseriusan pihak PT FS menjawab keinginan masyarakat.

“Kalau memang PT FS gak mampu, saya siap berikan akses jalan masuk ke PSU. Hanya saja syaratnya PT FS bikin SKTM dan diberikan kepada saya. Hanya itu aja syaratnya,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Legalitas Belum Terdaftar, Asep Mulyana: Saya Ditugaskan Sekda untuk Telusuri Koperasi Palomak Artha Mas

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Menanggapi keluhan warga Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor terkait adanya dugaan lintah darat berkedok koperasi, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor Asep Mulyana angkat suara. Asep Mulyana menegaskan, Koperasi Palomak Artha Mas belum memiliki legalitas sebagai kantor cabang di Kabupaten Bogor.

“Koperasinya berlegalitas primer nasional, karena keanggotaannya bukan cuma di Kabupaten Bogor, tapi dia belum mendaftarkan legalitas untuk kantor cabangnya yang ada di Kabupaten Bogor,” tegasnya. Selasa (31/08/21).

Lanjut Asep, Koperasi Palomak Artha Mas Bblum dapat menunjukkan legalitas yang dimiliki kepada Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor. Adapun data yang kami ketahui usaha koperasi tersebut adalah simpan pinjam, perdagangan dan jasa.

“Sejauh ini Koperasi Palomak Artha Mas baru melampirkan pengesahan akta saja, kalo simpan pinjam kan terbatas ke anggota saja, jika dia meminjamkan keluar anggota berarti kan dia harus punya perizinan lain minimal perbankan/OJK,” lanjutnya.

Menurut Asep, untuk sistem perbungaan simpan pinjam di koperasi itu tergantung dengan kemufakatan anggota yang tertuang di Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (Ad/Art). “Simpan pinjamnya itu dengan anggota, jadi perhitungan kelebihannya itu disepakati melalui Ad/Art,” tuturnya.

Dengan belum lengkapnya legalitas yang diserahkan Koperasi Palomak Artha Mas kepada Dinas Koperasi dan UKM membuat kepala dinas ini akan melakukan pendataan dan juga pemeriksaan terhadap koperasi yang sedang disorot di bilangan Kecamatan Cileungsi tersebut.

“Saya diperintah langsung Pak Sekretaris Daerah (Sekda) untuk menelusuri Koperasi alomak Artha Mas ini, nanti kalo kita sudah melakukan pendataan, pengawasan, dan saat tinggal pemeriksaan maka akan kita tindaklanjuti ke Kementerian Koperasi UKM melalui Dinas Koperasi Jawa Barat,” paparnya.

Asep pun amat menyayangkan dengan adanya penahanan dokumen asli seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Ijazah hingga surat nikah yang dilakukan oleh Koperasi Palomak Artha Mas. “Itu kan dokumen berharga yang melekat dengan pribadi seseorang, ya kaitannya apa dukumen itu dengan piutang? Kalo dokumen surat tanah/mobil mungkin bisa. Jadi sekali lagi koperasi itu hubungannya dengan anggota, jadi saya rasa gak perlu dokumen sepenting itu ditahan,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Kasus Covid Melandai, Kades Ciampea Mulai Bangun Jalan Lingkungan

0

Ciampea | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Desa Ciampea kini mulai kembali melakukan pembangunan jalan lingkungan dengan anggaran Dana Desa (DD)  yang sebelumnya diprioritaskan untuk penanganan Covid-19. Meskipun saat ini pemberian Bantuan Langsung Tunai atau BLT masih dilakukan. Upaya ini dilakukan seiring kasus Covid-19 yang melandai.

Sementara  pembangunan jalan lingkungan di Kampung Tegal RW bersumber dari anggaran Dana Desa tahun 2021 dengan pagu anggaran Rp 144 juta dengan panjang jalan 1.130 dengan lebar 1 meter.

Kapala Desa Ciampea Suparman mengatakan, dengan pembangunan jalan ini sangat membantu, sehingga tentunya memudahkan masyarakat saat beraktivitas. “Ini penting sekali ya, mengingat akses jalan menuju Kampung Jagal ini aksesnya sangat padat sekali. Tempat ini mendistribusian daging-daging ke pasar siang malem menggunakan jalur ini,” ungkapnya, Selasa (31/08).

Sebelum diaspal, kondisinya sangat bergelombang dan juga curam, dan untuk mendukung pengaspalan jalan, warga ada yang secara sukarela memberikan lahan untuk pelebaran. “Dan untuk pengaspalan tambahan yang diajukan masyarakat mungkin nantinya pake anggaran pribadi saya, karena akses tersebut menuju pesantren, mengingat waktu itu tidak masuk perancangan saat Musrembang,” ujarnya.

Meskipun jalan lingkungan di desa sudah ada beberapa yang dilakukan pembangunan, namun dirinya tidak menampik masih banyak jalan tanah. Untuk itu pihaknya berambisi selama pemerintahannya tidak ada lagi jalan yang rusak dan beralas tanah.

“Setelah kita hitung-hitungan  bersama Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang belum diaspal sekitar 3000-an sehingga nanti akan ditahap selanjutnya untuk dibangun di tahun 2022,” tegasnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Ketua BPD Desa Ciampea Sutisna menuturkan, dengan gencarnya pembangunan yang dilakukan Pemdes Ciampea tentunya, pihaknya akan terus memonitor pembangunan tersebut sehingga sesuai dengan apa yang diajukan.

“Kita lihat observasi dinilai dari banner itu sendiri sesuai dengan anggarannya sesuai dengan apa yang sudah dimusrembangkan sebelumnya, kita awasi ke lapangan untuk melihat  bentuk kualitas material sehingga sesuai dengan apa yang diajukan pada saat Musrembang,” ujaranya.

Dalam hal ini pihaknya meminta kedepannya kepada Pemdes Ciampea dengan perancangan kedepannya agar meningkatkan pembangunan agar memudahkan mobilitas masyarakat. “Sesuai dengan yang disampaikan oleh Kepala Desa dengan tahun 2022 untuk wilayah Desa Ciampea tidak ada lagi jalan yang beralas tanah,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Kapolres Resmikan Rumah untuk Anggota Polri di Ciampea

0

Ciampea | Jurnal Inspirasi

Untuk meningkatkan kinerja anggota, Kapolres Bogor AKBP  Harun meresmikan  rumah khusus anggota Porli di Polsek Ciampea, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. AKBP Harun mengatakan, dengan peresmian rumah dinas ini diharapkan bisa meningkatkan kinerja yang lebih mempuni.

“Hari ini Kita melaksanakan peresmian rumah khusus untuk Porli dengan tipe 3-6, sehingga dalam proses pembangunan dengan waktu tiga bulan sudah bisa dibangun sehingga pembangunan selesai dan tepat waktu,” ungkapnya kepada wartawan, Selasa (31/08).

AKBP  Harun menjelaskan, sumber anggaran pembangunan rumah dinas merupakan anggaran  Kapolri dengan nominal sebesar Rp 2.264.236.000. “Sebenarnya ini bisa lebih banyak lagi bisa mencapai 26 unit, namun karena ada pemangkasan sehingga kita bangun sebanyak 8 unit rumah,” katanya.

Dia menjelaskan, sebetulnya ini anggaran dari atas sudah direncanakan dan pihaknya hanya melaksanaannya saja. “Yang jelas keinginan kita sebetulnya menginginkan semua ada asramanya tentunya dengan penunjangnya asrama yang dekat kantor sehingga efektivitas dalam pelaksanaan pekerjaan lebih cepat,” jelasnya.

Mengingat teritorial wilayah Polsek Ciampea yang memegang dua wilayah Kecamatan Ciampea dan Tenjolaya, tentunya rumah dinas ini sangat mumpuni dan membantu anggota. “Semoga dengan adanya pembangunan rumah untuk Polri ini mampu meningkatkan kinerja anggota khususnya di wilayah Ciampea,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Piknik Atuhlah, Taman Safari Kembali Dibuka

0

Bogor | Jurnal Inspirasi
Belum lama ini wisata kebanggaan warga Bogor, Taman Safari Bogor resmi kembali dibuka dan beroperasi sejak beberapa hari lalu. Setelah beberapa bulan lalu Taman Safari Bogor selaku sektor pariwisata ditutup, terkait kebijakan pemberlakukan PPKM level 3.

Berdasarkan Surat Keputusan Pemeritah Kabupaten Bogor yang dilayangkan kepada manajemen Taman Safari Bogor dan atas restunya Bupati Bogor Ade Yasin, Obyek Wisata Nasional ini, dapat dibuka kembali.

“Seharusnya tempat wisata belum boleh dibuka, namun karena ada satu hal yang sangat harus dibuka kembali lokasi wisata ini merupakan lembaga konservasi. Ditempat ini banyak terdapat koleksi satwa dari berbagai dunia, dan Taman Safari Bogor  tidak mendapat bantuan dari pemerintah pusat, sehingga mereka kesulitan memberi pakan. Rumah sakit satwapun menelan biaya yang cukup tinggi, dan itu kita izinkan dan tetap prokes selalu diutamakan,” tuturnya.

Kebijakan yang diputuskan Bupati Bogor tersebut mendapat respon dan sambutan baik, dan ini sangat menggembirakan bagi mangement Taman Safari Bogor.

Namun demikian, pihak Taman Safari Bogor, tetap mengikuti sejumlah ketentuan yang diberlakukan oleh Pemda setempat. Antara lain pembatasan kapsitas pengunjung dan pemeriksaan protokol kesehatan secara ketat.

Seperti dikatakan Emeraldo Parengkuan General Manager Taman Safari Bogor, “Para pengunjung diharapkan dapat menunjukan sertifikat vaksin atau surat antigen yang masih berlaku,” ujarnya.

Disamping itu, kata Emeraldo seluruh karyawan, maupun karyawati Taman Safari Bogor telah mendapat vaksin sebanyak 2 kali. “Para pengunjung hanya diperbolehkan ber-Safari Journey, menyaksikan beberapa Presentasi Edukasi, melihat beberapa Exhibit  dan ke Istana Panda Indonesia. Sedangkan untuk Wahana Permainan, Water Park, dan dua pertunjukan ditiadakan,” sambungnya.

Sementara itu, sebagai informasi pada Kamis, 26 Agustus 2021 lalu, pukul 11.00 Bupati Bogor didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bogor, Kapolres Bogor serta sejumlah pihak terkait, melakukan peninjauan langsung ke Taman Safari Bogor.

Bupati berserta rombongan diterima oleh 3 direksi sekaligus, yakni Drs Jansen Manansang MS.c, Frans Manansang, dan Tony Sumampau. Yang didamnpingi oleh CEO Daniel Hartono, serta sejumlah staff.

Pada kesempatan tersebut, Bupati meninjau langsung fasilitas Rumah Sakit Satwa, dan didaulat memberikan nama seekor bayi gajah, yang diberi nama Bonesia (Bogor Indonesia) oleh Bupati Bogor.

Pada kesempatan yang sama, Bupati menyempatkan diri untuk  bercengkrama dengan bayi orang utan, dan bayi harimau. Serta menunjau langsung Pusat Penangkaran Harimau. Dengan dibukanya kembali lembaga Konservasi ini, diharapkan kelangsungan hidup satwa tetap terjaga dan lestari, mengingat satwa satwa ini merupakan satwa titipan negara.

Handy Mehonk | **

Beton Jalan Amblas, Sejumlah Pengendara Khawatir Saat Melintas

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Ruas permukaan beton yang berada di Jalan Sholeh Iskandar Kota Bogor terjadi penurunan, tepatnya dibawah underpass Tol BORR, membuat sejumlah pengendara khawatir saat melintasi jalan yang menuju arah Cilebut maupun Kebon Pedes, Kota Bogor.

Terlihat beton jalan mengalami penurunan, namun jalan tersebut masih dilintasi oleh sejumlah pengendara, baik roda dua maupun roda empat yang menuju kawasan Cilebut dan Kebon Pedes dengan berhati – hati mengingat kondisi jalan yang cukup dalam mengalami penurunan dikahwatirkan akan amblas karena disisi kanan merupakan jalur utama Sholeh Iskandar dan sebelah kiri berhadapan langsung dengan jurang sungai.

Selain mengalami jalan amblas, di lokasi terdapat beberapa retakan disisi beton yang sangat membahayakan pengendara saat melintasi jalan tersebut.

Saat ini sudah terpasang rambu peringatan tentang pemberitahuan jalan amblas kepada para pengendara yang akan melintasi jalan tersebut selain itu untuk sementara waktu kendaraan bermuatan besar tidak diperbolehkan melintasi jalan tersebut hingga ruas jalan yang mengalami penurunan diperbaiki.

Salah satu pengendara mengaku khawatir saat melintasi jalan yang menuju kawasan Cilebut dan Kebon Pedes itu karena kondisi jalan yang mengalami keretakan dan penurunan yang cukup dalam.

“Semoga cepat diatasi ini jalan, yang saya takutkan saat melintas nanti jalan malah ambruk dan memakan korban karena kodisinya sudah begitu,” ujar Dadeng, saat dimintai keterangan Jurnal Bogor, Selasa (31/8).

Untuk para pengendara yang akan melintasi Jalan Sholeh Iskandar diminta untuk berhati – hati saat melintasi jalan yang menuju kawasan Cilebut maupun yang akan menuju Kebon Pedes karena penurunan beton jalan yang sudah cukup dalam.

** Yudha Rezky Diliantoro-mg/UP

Bogor Sky Garden Kembali Dibuka

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Kabar gembira bagi para pengunjung setia mal BTM. Pasalnya, Taman bunga matahari yang berada di lantai 5 mal ini telah dibuka kembali, Senin (30/8). Dilansir pada laman Instagram resminya, Bogor Sky Garden turut menginformasikan kepada para pengunjung untuk kembali berburu foto-foto ciamik dan kekinian di area terbuka yang terhampar luas bunga matahari.

“Welcome Back Sky Garden! Kami kembali untuk Sky Garden Lovers 30 Agustus 2021, dijamin pasti udah kangen sekali berwisata di area terbuka, menikmati segarnya udara segar dan berfoto-foto dengan Si Cantiknya Bunga Matahari yang mekar di @mallbtmbogor lantai 5. Yuk rencanakan kedatanganmu dengan mendownload aplikasi PeduliLindungi dan mempersiapkan Sertifikat Vaksin digitalmu di pintu masuk,” tulis admin akun Instagram skygardenbtm.

Bogor Sky Garden ini beroperasi mulai pukul 10.00 – 18.00 WIB tanpa tiket masuk alias pengunjung dapat menikmati wisata indah ini secara gratis setiap Senin – Minggu.

Selain dapat berfoto bersama bunga matahari, para pengunjung pun akan sekaligus menikmati indahnya langit biru karena lokasi taman bunga matahari yang berada di rooftop mal BTM.

Para pengunjung pun dapat merasakan sensasi yang berbeda, karena setelah selesai berbelanja di mal mereka juga dapat sekaligus berwisata hanya dalam satu tempat saja.

Bagi anda yang ingin berkunjung dan mengabadikan momen dengan berfoto, disarakan untuk datang pada waktu yang tepat. Ketika cuaca sedang cerah di siang atau sore hari. Jangan khawatir karena area tersebut dilengkapi dengan protokol kesehatan yang ketat.

** Edfyra Amelia-mg/UP

Sudah 3 Hari Remaja Putri Ini Menghilang

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Warga Selaawi RT 03 RW 03, Tanah Baru, Bogor Utara, Kota Bogor berupaya mencari tahu keberadaan Erna Ameliasari yang menghilang sejak Sabtu (28/8/2021), pukul 11.30 WIB. Dalam keterangan laporan orang hilang kepada Polsek Bogor Utara dari pelapor Sulaeman, remaja putri berstatus pelajar kelahiran Bogor pada 7 Maret 2005 ini, belum diketahui keberadaannya hingga sekarang.

“Tolong dibantu info orang hilang,” ujar salah satu warga Selaawi, Anwar via WhatsApp, Senin (30/8) malam.

Dalam laporan polisi, saat pergi, Erna Ameliasari mengenakan kerudung hitam, kaos abu dengan jaket hitam, celana panjang warna telur asin, sepatu hitam dan tas kecil. Erna Ameliasari memiliki ciri-ciri kulit sawo matang dan rambut lurus dengan tinggi badan 150 cm dan berat badan 45 kg. Bagi yang mengetahui keberadaannya bisa menghubungi Ridwan di nomor 0896 3831 7473.

**ass

Mulai Jumat, Puncak Ganjil Genap

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Sistem ganjil genap bagi kendaraan yang masuk wilayah Puncak akan diujicobakan Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor. Upaya ini diambil setelah melihat kepadatan lalu lintas di kawasan Puncak pada akhir pekan kemarin. “Uji coba ini rencananya selama dua pekan setiap weekend, Jumat, Sabtu, dan Minggu. Kalau memang hasilnya mengarah kepada kebaikan, tentunya akan kita buat payung hukumnya,” kata Bupati Bogor Ade Yasin, dalam keterangannya, Senin (30/8).

Ade Yasin mengatakan, kepadatan yang terjadi di kawasan Puncak sudah sampai ke pemerintah pusat. Sehingga, pihaknya diminta untuk segera mencari solusi agar kepadatan tidak kembali terjadi. “Berdasarkan pengamatan, sebetulnya kemarin masyarakat itu ke kawasan Puncak hanya untuk sekadar mencari udara segar, menikmati pemandangan, tidak ke hotel, atau ke tempat wisata karena tempat wisata masih tutup, dan masih dimonitor oleh Satgas Covid-19,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Bogor, AKBP Harun, menjelaskan, keputusan itu diambil berdasarkan hasil evaluasi. Terlihat, akhir pekan kemarin memang terjadi peningkatan mobilitas di kawasan Puncak. “Kita sepakati bahwasannya nanti akan kita lakukan uji coba pelaksanaan ganjil genap pada setiap weekend. Minggu ini akan kita mulai laksanakan pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu. Jadi sementara masih kita lakukan uji coba, sambil kita lihat apa kekurangan dan kelebihannya (ganjil genap),” ucap Harun.

Uji coba sementara dilakukan untuk kendaraan yang mengarah ke Puncak kemudian di wilayah Sentul karena saling berkaitan. Ganjil genap diperuntukan semua kendaraan baik dari Bogor maupun luar Bogor. “Tapi ada beberapa pengecualian untuk kendaraan damkar, ambulans, angkot, kendaraan tenaga kesehatan, kendaraan dinas, pengangkut logistik dan beberapa kendaraan lainnya,” ungkap Harun.

Sedangkan untuk titik-titik pemeriksaan akan disampaikan lebih lanjut. Yang pasti, ganjil genap ini tidak menggantikan pemeriksaan surat hasil negatif swab antigen maupun keterangan vaksinasi. “Kita lihat dari aplikasi Peduli Lindungi. Jadi setelah ganjil genapnya, kita lihat vaksinnya. Ada beberapa titik, kalau kita lihat kemarin hampir dipenuhi roda dua. Jadi nanti ada di daerah Ciawi, Gadog, alternatif Rainbow dan beberapa titik lainnya. Ada juga yang kita sekat full hanya untuk masyarakat sekitar. Cross-crossnya kita sampaikan lebih lanjut,” tutupnya.

**ass

Jokowi Terus Lanjutkan PPKM, Mal Boleh Buka Hingga Malam

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM kembali diperpanjang pemerintah. Presiden Joko Widodo mengumumkan keputusan tersebut dan menyampaikan beberapa wilayah mengalami penurunan level PPKM. Selain Jabodetabek, Bandung, dan Surabaya, kini wilayah yang turun ke level 3 PPKM adalah Malang Raya dan Solo Raya.

PPKM kali ini, sejumlah kelonggaran dikeluarkan seperti mal buka hingga pukul 21.00 WIB dan seluruh pabrik bisa beroperasi 100 persen. “Pemerintah memutuskan (PPKM) mulai tanggal 31 Agustus hingga 6 September 2021,” kata Presiden Jokowi, saat menyampaikan keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (30/8).

Jokowi mengatakan, keputusan PPKM di berbagai level, dari tingkatan 1 – 4 terus dievaluasi pemerintah. Dan Presiden meminta, masyarakat terus patuh terhadap protokol kesehatan dan bersedia mengikuti program vaksinasi. “Oleh karena itu kita harus bersama-sama menjaga kasus Covid-19 tidak naik lagi,” kata Kepala Negara.

Jokowi bilang, kasus di berbagai negara, meski angka vaksinasinya sudah tinggi nyatanya kasus harian mengalami peningkatan. Hal tersebut disebabkan karena abainya terhadap protokol kesehatan.

Sementara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) sekaligus Koordinator PPKM Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan jam operasional pusat perbelanjaan atau mal diperpanjang hingga pukul 21.00.

“Pada Minggu ini kita akan melakukan beberapa penyesuaian aktivitas antara lain pertama penyesuaian kapasitas dine in di mal kini menjadi 50% dan waktu jam operasional mal diperpanjang hingga 21.00,” Kata Luhut melalui konferensi virtual, Senin (30/8).

Kedua, dirinya mengatakan pihak pemerintah akan melakukan uji coba terhadap outlet yang berada di ruang tertutup bisa beroperasi dengan 25% di berbagai daerah. Pemerintah juga membuka kapasitas industri nasional mencapai 100 persen pada PPKM hingga 6 September ini. Industri yang dapat beroperasi, yaitu domestik, non-esensial, hingga ekspor esensial.
“Seluruh industri atau pabrik dapat operasi 100 persen,” ungkap.

Kendati begitu, Luhut mengatakan perusahaan harus memperkerjakan karyawan dalam dua pembagian waktu (shift). “Ini dengan mendapat rekomendasi Kemenperin yang menggunakan QR Code PeduliLindungi,” katanya. Untuk sementara sektor kritikal akan diwajibkan menggunakan aplikasi PeduliLindungi mulai 7 September 2021.

**ass