24.1 C
Bogor
Wednesday, April 15, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1097

Persiapkan PTM, Ratusan Pelajar MAN 2 Bogor Divaksin

0

Leuwisadeng | Jurnal Inspirasi

Sebanyak 600 pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bogor di Desa Sibanteng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor pada Kamis pagi (9/9/2021 disuntik vaksin Pfizer oleh petugas Puskemas Leuwisadeng.

Pihak MAN 2 Bogor H.Ade Irawan mengatakan, kegiatan vaksinasi itu dilakukan sebagai upaya meningkatkan herd immunity terhadap para pelajar saat Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dilakukan.

“Hari ini sesuai dengan jadwal, ada sekitar 600 siswa yang disuntik vaksin dari 10 kelas dari total keseluruhan siswa MAN 2 Bogor sekitar 1100 siswa,” ungkap H. Ade Irawan kepada wartawan disela kegiatan vaksin pada, Kamis (9/9/2021).

Ade Irawan menyampaikan, bahwa kegiatan vaksinasi tersebut akan dilaksanakan dalam dua tahap dimana tahap kedua direncanakan pada Senin, 13 September 2021 mendatang.

“Pertama ini sebagai bentuk perlindungan terhadap imunitas para siswa dan siswi dalam rangka persiapan PTM karena  ini merupakan salah satu syarat antara tenaga pendidik dan pendidikan yang sudah divaksin, kedua siswanya sudah juga melakukan vaksinasi,” ujar Ade Irawan yang juga sebagai Kepala Tata Usaha MAN 2 Bogor tersebut.

Sementara, petugas vaksin dari Puskesmas Leuwisadeng Bidan Tri Puspa Kencana mengatakan, kegiatan pelaksanaan vaksinasi terhadap para siswa/i MAN 2 Bogor merupakan Program dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor sebagai salah satu upaya dalam menekan angka Covid-19.

“Di bulan pertama masuk sekolah ini baru pertama kali di MAN 2 yang dilaksanakan vaksin, cuma kita menggunakan dua gelombang karena jumlah siswanyanya itu tidak memungkinkan untuk dilakukan dalam satu kali suntik jadi kita laksanakan dua gelombang,”  pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Dinsos Bikin Tenda Darurat untuk Warga yang Terisolasi

0

Jasinga | Jurnal Inspirasi

Empat hari pasca bencana banjir bandang sungai Cidurian, kini Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor telah mendirikan tenda pengungsian untuk warga terdampak banjir bandang di Kampung Parung Sapi, Desa Kalong Sawah, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Kamis (9/9/2021).

Petugas Tagana Kabupaten Bogor Mega mengatakan, tenda tersebut didirikan untuk menampung warga yang saat ini terisoliasi di Kampung Parung Sapi Silogak, Desa Kalong Sawah. “Tenda pengungsian itu didirikan untuk warga yang terisolir karena akses jembatan penghubung terputus kurang lebih ada 80 orang termasuk para santri Darusallam,” katanya.

Mega lebih lanjut mengatakan, untuk bantuan logistik saat ini sudah disalurkan ke desa, selanjutnya oleh pihak desa akan disalurkan oleh pihak desa ke warga yang terdampak.

Kepala Desa Kalong Sawah Nurhasanah mengatakan warga diungsikan ke tenda darurat untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, karena saat ini di wilayah Jasinga setiap sore sering terjadi hujan. “Untuk saat ini sih belum diisi, tenda itu sebagai tenda darurat karena saat ini kondisi di sini sering turun hujan,” katanya.

Nurhasanah  mengatakan untuk kondisi kesehatan 80  orang terisolasi termasuk para santri saat ini kondisinya baik baik saja. “Alhamdulillah kondisi kesehatan mereka baik-baik saja,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Klaster Ponpes Muncul Lagi

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Klaster Covid-19 dari pondok pesantren (ponpes) kembali muncul. Kali ini, puluhan santri dan guru pada salah satu ponpes di kawasan Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor dikabarkan terpapar virus corona.

Camat Bogor Selatan Hidayatulloh membenarkan kabar tersebut. Kata dia, kasus itu awalnya dari salah satu santri yang demam kemudian memeriksakan diri ke klinik 24 jam. Berdasarkan hasil PCR, yang bersangkutan dinyatakan positif Covid-19.

Kemudian, sambung dia, pihak kelurahan yang mendapat laporan itu langsung melaporkannya ke puskesmas, untuk dilaksanakan PCR terhadap 164 santri.

“Berdasarkan hasil tracing ada 26 orang positif Covid-19. Semua pengurus ponpes sudah di PCR,” ujar Hidayatulloh kepada wartawan, Kamis (9/9).

Menurut dia, dari 26 kasus positif itu, 11 orang diantaranya diisolasi di Gedung BKPP Ciawi. Sementara sisanya, melaksanakan isolasi mandiri di rumah masing-masing. “Sudah ada 11 santri yang dievakuasi ke BKPP Ciawi,” ucapnya.

** Fredy Kristianto

Tak Kantongi Izin Operasional, Alfamidi Nekat Beroperasi

0

Cileungsi | Jurnal Inspirasi

Banyaknya keluhan warga perihal keberadaan salah satu mini market yang mempunya brand dengan nama Alfamidi yang sudah beroperasi namun tidak mengantongi izin, baik izin lingkungan maupun IMB akan gedung mini market tersebut yang berada di RW 27 /RT 01 Desa Cipenjo, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Saat dikonfirmasi, salah satu karyawan yang dimintai keterangan perihal yang memiliki kompeten untuk memberikan penjelasan mengaku tidak tahu. “Nanti kita sambungkan kepada manager. Saya tidak tau nanti saya sampaikan kepada manager saya,” ucap salah satu karyawan kepada Jurnal Bogor, Rabu (8/9).

Terpisah, Kepala desa Cipenjo Yeni saat dihubungi via WhatsApp membenarkan bahwa Alfamidi tersebut tidak mengantongi izin dan belum mengurus izin kepada desa. “Betul, tidak ada izinnya untuk Alfamidi yang berada di RW 07/01 Desa Cipenjo memang tidak mengantongi izin, upaya peneguran sudah dilakukan tapi tetap membandel,” jelas Yeni, Kamis (9/9).

Senada disampaikan oleh Camat Cileungsi, Adhi Nugraha. Pihaknya sudah melakukan teguran dan sudah disampaikan kepada Satpol PP serta DPMPTSP  dan tinggal dinas terkait yang akan melakukan tindakan nantinya. “Sudah kami sampaikan surat teguran agar menghentikan kegiatan sebelum memiliki izin operasional, surat juga sudah kami sampaikan ke DPMPTSP dan Satpol PP,” pungkas Adhi.

** Nay Nur’ain

Bioskop di Jakarta Direncanakan Dibuka Lagi

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Mulai 14 September 2021 mendatang, bioskop di Jakarta direncanakan mulai beroperasi kembali. Hal itu disampaikan oleh Djonny Syafruddin selaku Ketua Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI), Rabu (8/9).

Djonny mengungkapkan bahwa ia telah bertemu dengan pemerintah untuk membahas mengenai hal tersebut.

“Meeting dari Menko ada deputinya, ada Depkesnya, ada dari PeduliLindunginya, kesimpulannya begini, mereka memberikan kesempatan kepada kami Insya Allah tanggal 14 dibuka, dengan catatannya banyak,” ujar Djonny dikutip dari Kompas.com.

Bioskop yang akan mulai dibuka yaitu wilayah Jakarta. Yang kemudian akan dibuka secara bertahap di Bekasi, Bogor, Depok, Tangerang dan juga wilayah luar Jawa-Bali.

Dengan diberlakukannya beberapa syarat, yaitu para pengunjung tetap harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi, selalu menjaga protokol kesehatan yang ketat, serta hanya dibuka dengan kapasitas maksimal 50%.

Maka pengunjung memang sudah diharuskan menginstal serta mempersiapkan aplikasi PeduliLindungi untuk memasuki pusat perbelanjaan/mal ataupun area publik.

“Pertama itu adalah percobaan, kedua harus dijaga protokol kesehatan, ketiga QR code harus betul-betul dipasang di setiap bioskop,” tambah Djonny.

Maka selanjutnya Djonny akan melakukan koordinasi bersama pihak bioskop lainnya untuk mempersiapkan segala persoalan tentang film yang akan ditayangkan.

**Edfyra Amelia-mg/up

Desa Kalongliud Gunakan DD Bangun Infrastruktur Pertanian dan Pendidikan

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Pemerintah Desa Kalongliud, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor memanfaatkan Dana Desa (DD) tahap kedua untuk membangun berbagai fasilitas pembangunan, baik sektor pertanian maupun pendidikan.

Jani Nurjaman

Kepala  Desa Kalongliud Jani Nurjaman, menerangkan anggaran yang diterima bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) itu, secara khusus untuk meningkatan ketahanan pangan masyarakat dengan dibangunnya saluran irigasi Cidangder yang terletak di Kampung Liud  di lingkungan RW 04. Saluran irigasi tersebut dialiri air dari bendungan Cibongas menuju pesawahan warga petani.

“Pembangunan saluran irigasi ini manfaat lainnya sebagai tanggul penahan air yang sering meluap ke pemukiman warga yang mengakibatkan banjir,” ujar Kepala Desa Kalongliud, Kamis (9/9).

Tak hanya itu, Kades menjeleskan dana desa juga digunakan untuk menggelar pelatihan kapasitas RT dan RW berikut para kader Posyandu, termasuk meningkatkan kapasitas Satlinmas. “Agar semua yang menjadi bagian Pemerintah Desa bisa memahami dan lebih profesional dalam menjalankan tugasnya,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan Kades, salah satu bentuk dukungan di bidang  pendidikan, pihaknya juga membangun gedung sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Darul Fatih yang berlokasi di Kampung Peuteuy Tiga RT 01 RW 08.

Sementara pengerjaan lainnya juga dilakukan di beberapa titik lokasi pembangunan seperti pembuatan drainase di Kampung Bongas RT 02 RW 09, rehab jembatan penghubung antar RT Kampung Bongas RW 09, pembangunan MCK Kampung Bongas RT 01 RW 05, rehab Posyandu Teratai Kampung Bongas RW 09 dan pengadaan  empat unit gerobak sampah di Kampung Tegallega Permai RW 07, serta pembelian mebeler Posyandu.

** Arip Ekon

Disbudpar Lestarikan Kesenian dan Kebudayaan Melalui Bogor Culture Night 2021

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor kembali menggelar rangkaian kegiatan acara bertajuk “Bogor Culture Night (BCN) 2021”.

Kegiatan yang bertujuan untuk mewadahi para pelaku seni se-Kabupaten Bogor itu diselenggarakan di halaman Kantor Disbudpar Kabupaten Bogor, Rabu (8/9).

Mely Kamelia, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor menuturkan, kegiatan Bogor Culture Night memiliki konsep Bogor yang berkeadaban dan masuk dalam prgram Pancakarsa yang digagas oleh Bupati Bogor Ade Yasin.

“Ini murni banyak digagas oleh ibu Bupati Bogor. Jadi kita (Disbudpar-red) bertugas melaksanakan BCN ini agar para pelaku seni tetap eksis untuk menjaga dan melestarikan kesenian dan kebudayaan itu sendiri,” ucap Mely Kamelia kepada wartawan.

Berkeadaban itu sendiri, Mely menjelaskan, tidak hanya dilihat dari aspek keagamaannya saja tapi juga ada kehidupan berbudaya (sosial dan kebudayaan).

“Jadi dalam hal ini, bagaimana kebudayaan ini tidak hanya sekedar eksis tapi juga ada penguatan dan berkembang. Oleh karenanya, Pemerintah Daerah melalui Disbudpar Kabupaten Bogor akan terus memberikan wadah bagi para pelaku seni, apapun caranya dan gimanapun kondisinya,” tukasnya.

** Handy Mehonk

Kejari Amati Proyek Gedung Perpustakaan

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pembangunan Gedung Perpustakaan Daerah di atas eks Gedung DPRD Kota Bogor, Jalan Kapten Muslihat, Kecamatan Bogor Tengah mendapat sorotan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor. Hal itu lantaran pengerjaan fisiknya baru 29 persen.

Selain itu, sisa pondasi dan struktur bangunan awal masih dipertahankan dalam proyek senilai Rp15 miliar.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Bogor, Aryo Wicaksono mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengamati perkembangan dari pengerjaan proyek tersebut.

“Dinas terkait harus lebih mendorong lagi dalam menyelesaikan proyek revitalisasi gedung perpustakaan selesai tepat waktu,” ujar Aryo kepada wartawan, Rabu (8/9).

Menurut dia, apabila terdapat kendala, Kejari Kota Bogor akan bersinergi dengan dinas terkait soal revitalisasi gedung perpustakaan tersebut. “Kita siap bersinergi jika ada kendala,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD, Atang Trisnanto meminta agar proyek tersebut dapat dirampungkan lebih cepat. Sebab, kata dia, pada November dan Desember intensitas curah hujan akan semakin tinggi. “Jadi mumpung sekarang masih kemarau, jadi perlu dipercepat,” katanya.

Disinggung mengenai penambahan lantai. Atang meminta agar pelaksana proyek melaksanakan pengerjaan sesuai dengan DED dan kualifikasi.

“Saya kira laksanakan sesuai perencanaan tinggal kemudian kita mengawasi apakah perencanaan pengerjaan yang dilakukan sesuai perencanaan dengan spesifikasinya atau tidak, karena tentu dengan 4 lantai pasti akan punya implikasi yang cukup panjang terutama dengan keselamatan dan lain lain. Saya kira ini sama sama kita awasi bersama,” jelasnya.

** Fredy Kristianto

Pemkot Lakukan Sertifikasi Aset Milik Negara

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berupaya melakukan sertifikasi aset milik negara yang menjadi hak pemerintah. Sejak awal tahun hingga bulan Juli 2021 kemarin, ada seluas 1.430.881 meter persegi atau sekitar 716 bidang tanah milik Pemkot Bogor yang kembali kepada pemerintah.

Data tersebut dipaparkan saat Penyerahan Sertipikat Hak Atas Tanah Aset Pemerintah Kota Bogor dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Kantor Pertanahan Kota Bogor.

Wakil Wali Kota Bogor,  Dedie A. Rachim mengatakan, sejauh ini Kantor Pertanahan Kota Bogor selalu mendukung program-program yang ada di Kota Bogor. Ia menilai capaiannya luar biasa, salah satunya adalah sudah berhasil mendigitalisasi dan memetakan seluruh bidang tanah di Kota Bogor.

“Kota Bogor yang sudah ada sejak zaman kemerdekaan, nilai asetnya hanya Rp 8 Triliun. Makanya digitalisasi menjadi target utama kita, seluruh aset Kota Bogor yang saat ini ada sekitar 3.850 bidang. Dengan digitalisasi saya optimis bisa lebih dari 5.000-an bidang,” jelas Dedie.

Maka dari itu, perlu adanya inventarisasi dan evaluasi kembali atas aset yang dimiliki oleh Pemkot Bogor. Tak hanya aset berupa jalan, namun juga aset lainnya seperti prasarana, sarana dan utilitas (PSU).

Dengan penambahan aset milik Kota Bogor itu pula, akan berimplikasi kepada pendapatan daerah. Sehingga bisa menambah kas daerah untuk keperluan percepatan pembangunan.

“Memang ini tantangan kita ke depan, bahwa pendapatan dari BPHTB Kota Bogor itu mencapai setengah triliun. Jadi memang harapan kita yang paling mudah itu adalah mendorong BPHTB dan PBB-P2,” kata Dedie.

Fakta lain menunjukkan, sambung Dedie, adalah tentang batas wilayah perkotaan. Bahwasanya, masih banyak wilayah yang belum memiliki tata batas wilayah yang jelas. Selain itu, juga untuk mempersiapkan moratorium pemekaran wilayah secara nasional. Untuk itu, hal – hal tersebut harus dituntaskan secara maksimal dan secepat mungkin.

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Pertanahan Kota Bogor, Rahmat menambahkan, Kota Bogor memang dikenal sebagai kota yang padat. Sehingga sebenarnya, Kota Bogor memiliki potensi yang cukup besar.

“Untuk itu kita harus memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pembangunan Kota Bogor. Dari Kota Bogor, banyak yang bisa kita andalkan,” tambah Rahmat.

** Fredy Kristianto

Pendapatan Kota Bogor Alami Penurunan

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pendapatan Kota Bogor pada semester dua tahun ini mengalami penurunan hingga 17 persen. Akibatnya, harus dilakukan rasionalisasi pada APBD Perubahan 2021.

Sekretaris Daerah Kota Bogor, Syarifah Sofiah Dwikorawati mengatakan bahwa Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sedang melakukan kajian terhadap APBD Perubahan. Sebab, berdasarkan pembahasan terdapat defisit anggaran hingga Rp203 miliar.

“Masih defisit Rp203 miliar akibat adanya penurunan pendapatan sampai 17 persen akibat pengaruh PPKM,” ucapnya kepada wartawan, baru-baru ini.

Rasionalisasi, sambung Syarifah, mesti dilakukan agar Silpa 2021 tak terlalu besar. Pada tahun ini, kata dia, Pemkot Bogor mengalokasikan anggaran untuk pengadaan 10 bus. Tetapi karena ‘Kota Hujan’menjadi mendapat bantuan 75 unit bus dari program Buy The Service (BTS) dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek, maka pengadaan tersebut dibatalkan.

“Tapi dari total anggaran itu, sebagian dipersiapkan untuk operasional bus BTS,” ucapnya.

Lebih lanjut, Syarifah menuturkan bahwa kegiatan rapat dan perjalanan dinas akan berkurang saat dirasionalisasi. “Tapi semuanya kan masih dibahas,” ucapnya.

** Fredy Kristianto