28 C
Bogor
Saturday, August 22, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1065

Dewan Sorot Proyek Pedestrian Pedati

0

JURNAL INSPIRASI – Protes puluhan pedagang Jalan Pedati terhadap pembangunan taman diatas pedestrian yang menghalangi toko, mendapat respon Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Zaenul Mutaqin.

Menurut dia, pembangunan taman di Jalan Pedati itu tanpa sepengetahuan DPRD. “Sejak awal kami komisi 3 tidak diberi informasi tentang rencana pembangunan taman di Jalan Pedati, karena ketika rapat kerja dengan dinas PUPR pun tidak ada bicara tentang taman yang akan dibangun diatas pedestrian,” kata Zaenul kepada wartawan, Rabu (24/11).

Kata dia, apabila pembangunan taman itu bisa merugikan para pedagang, sebaiknya dievaluasi atau bahkan tidak dilanjutkan. “Karena itu sama saja dengan membangun sesuatu yang lebih banyak mudharat daripada manfaatnya,” tegas pria yang akrab disapa ZM ini.

BACA JUGA Dewan Selatan Sesalkan Proyek Pembangunan UGB SMPN 3 Megamendung

ZM berjanji akan segera mengecek lokasi pembangunan tersebut. “Pekan depan kami akan kesana,” katanya.

Sebelumnya, puluhan pemilik toko di Jalan Pedati, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor protes dengan adanya penataan jalan yang disertai pembangunan taman yang dilakukan kontraktor.

Pedagang mengeluhkan pembangunan blumbak taman yang terpasang di jalan tersebut menghalangi tokonya, sehingga berakibat terhadap turunnya pendapatan.

“Saya tidak diberi tahu soal pembangunan taman ini, karena taman itu ada di depan toko saya. Intinya kami mendukung pembangunan pedestrian ini, tapi pembangunan tamannya menggangu toko, karena tepat ada di depan pintu toko saya,” ujar Iswanto pemilik toko yang menjual rempah-rempah dan sayur mayur.

BACA JUGA Pedagang Pasar Caringin Akan Datangi Kantor Satpol PP

Hal senada, pemilik toko Kopi Lampu Aladin, Aheng mengaku bahwa pihaknya tidak mendapat informasi sosialisasi tentang rencana pembangunan taman yang ada tepat di pintu tokonya.

“Kami tidak tahu dan tidak jelas akan dibangun apa, karena tidak ada informasi ataupun sosialisasi ke kami. Hanya katanya itu buat taman, sedangkan posisinya tepat didepan toko kami. Otomatis bangunan taman ini menggangu aktifitas jual beli di toko kami,” katanya.

Aheng dan pemilik toko lainnya meminta kepada Pemkot Bogor ataupun pihak kontraktor untuk mengkaji ulang pembangunan taman di sepanjang Jalan Pedati.

“Kalau taman ini tetap dibangun, akan sangat mengganggu aktifitas disini. Kami mohon tidak ada pembangunan taman. Kalau untuk pembangunan pedestrian kami sangat mendukung,” tegasnya.

BACA JUGA Dongkrak Ekonomi Masyarakat, Bumdes Adhimukti Sejahtera Bentuk Bank Sampah di Tiap RW

Dalam kesempatan yang sama, konsultan proyek PT Ganesa Pratama Konsultan, Andi mengatakan, setelah pembangunan pedestrian akan ada pembangunan taman di sepanjang Jalan Pedati. Diantaranya, tiga taman berukuran besar dan tiga taman berukuran kecil.

“Pembangunan taman ini sesuai dengan site plan dan design, sehingga dilaksanakan pembangunan. Disini juga akan dibangun enam taman, tiga diantaranya berukuran besar dan tiga lainnya berukuran kecil. Taman itu ada disepanjang jalan Pedati. Nanti selain akan ada pohon, disekitar taman juga akan ada ornamen lampu-lampu,” jelasnya.

Terkait adanya protes dari para pemilik toko soal pembangunan taman, Andi menyarankan agar pedagang segera melaporkan kepada pihak kontraktor dan dinas terkait. “Silahkan saja dilaporkan, dan memang untuk sementara, kami hentikan dulu pembangunan taman ini,” pungkasnya.

**fredyk

Dewan Selatan Sesalkan Proyek Pembangunan UGB SMPN 3 Megamendung

0

JURNAL INSPIRASI – Proyek pembangunan Unit Gedung Baru (UGB) SMPN 3 Megamendung yang progres pengerjaannya masih dibawah 30 persen, tidak hanya membuat geram Komisi III DPRD Kabupaten Bogor saat melakukan kunjungan kerja pada Kamis (18/11) lalu.

Wakil rakyat asal daerah pemilihan (Dapil) 3, Usep Supratman pun menyayangkan adanya proyek di wilayah selatan Kabupaten Bogor yang pengerjaannya masih jauh dari progres.

“Saya sebagai dewan Dapil 3, sangat menyayangkan ada proyek yang progres pembangunan nya dibawah 50 persen,” ungkapnya kepada wartawan saat menghadiri kegiatan lomba senam Pancakarsa se Kecamatan Ciawi, di lapang badminton Chevilly Resort.

BACA JUGA Pedagang Pasar Caringin Akan Datangi Kantor Satpol PP

Menurutnya, pihak pelaksana harus bertanggungjawab dengan pengerjaannya agar pembangunan UGB di SMPN 3 Megamendung selesai sebelum akhir tahun.

“Bagaimana pun itu sudah menjadi tanggungjawab pihak pemborong. Kalau sampai tidak selesai, saya rasa tahun depan jangan diberikan lagi proyek,” tegas Politisi PPP tersebut.

Usep yang juga sebagai Ketua Komisi 1 menilai, keterlambatan pengerjaan proyek ini, bukan hanya kesalahan pemborong, tapi juga pihak konsultan pengawas.

“Konsultan pengawas kemana saja selama ini. Memang saat pertama kali pengerjaan, tidak diawasi,” ujarnya.

Selian itu, lanjutnya, persoalan perencanaan juga masih menjadi permasalahan didalam pelaksanaan lelang. Dimana, dinas-dinas itu harus membuat perencanaan diawal sebelum masuk ke tahun pengerjaan.

BACA JUGA Dongkrak Ekonomi Masyarakat, Bumdes Adhimukti Sejahtera Bentuk Bank Sampah di Tiap RW

“Seperti sekarang, akhir bulan ini (November) sudah akan ketuk palu. Nah dinas-dinas itu harus sudah membuat perencanaan sebelum awal tahun,” imbuh Usep.

Sebelumnya, Komisi III DPRD Kabupaten Bogor yang membidangi pembangunan itu, seakan tidak percaya ketika menyaksikan progres pembangunan UGB SMPN 3 Megamendung jauh dari target. Dimana bobot pekerjaan di bawah 25 persen, sedangkan waktu efisien kerja tersisa hanya 45 hari kerja.

“Pekerjaan pembangunan UGB SMPN 3 Megamendung sangat mengejutkan kami (Komisi III). Per hari ini Kamis 18 November 2021 masih deviasi sekitar 35 persen, sangat disayangkan dengan lambatnya pekerjaan tersebut,” geram anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Ferry Roveo Checanova, saat sidak pembangunan UGB SMPN 3 Megamendung di Desa Sukamaju, Kecamatan Megamendung, Kamis (18/11).

BACA JUGA Cermin Cembung Sudah Lama Belum Dipasang

Komisi III, lanjutnya, tidak dapat menyembunyikan rasa kecewa terhadap pelaksana proyek. Dimana, paska Pandemi Covid-19 saat ini masyarakat di Kecamatan Megamendung sedang membutuhkan gedung SMPN 3 untuk kegitan belajar mengajar.

“Penyedia jasa konstruksi justru terkesan memperlambat pekerjaan.
Pemdes Sukamaju bahkan sudah membantu penyedia jasa untuk mempercepat pekerjaan dengan membuatkan jalan masuk demi memperlancar akses pembangunan,” tukas anggota dewan yang akrab disapa Fio.

**dedesuhendar

Pedagang Pasar Caringin Akan Datangi Kantor Satpol PP

0

JURNAL INSPIRASI – Para pedagang Pasar Caringin akan mendatangi Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor. Kedatangan mereka ke komplek Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bogor, untuk memberikan surat permohonan permintaan penutupan Toko Mario.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Caringin, RK Muhamad Taofiq mengatakan, para pedagang rencananya besok Kamis (25/11) pagi akan mendatangi Kantor Satpol PP.

Menurutnya, kedatangan para pedagang ini bukan untuk melakukan aksi demo, tetapi hanya sebatas memberikan surat permohonan permintaan penutupan Toko Mario yang sebelumnya sudah pernah di segel Satpol PP.

BACA JUGA Cermin Cembung Sudah Lama Belum Dipasang

 “Isi dalam surat itu, para pedagang hanya ingin Toko Mario ditutup sesuai dengan hasil kesepakatan saat dilakukan rapat di kantor Kecamatan Caringin,” jelas ketua yang akrab dipanggil Jalal.

Selain ke kantor Satpol PP, lanjutnya, pedagang yang rencananya berangkat ke Pemkab Bogor sebanyak tiga kendaraan roda empat itu, sekaligus akan memberikan surat tembusan permohonan permintaan penutupan Toko Mario ke Ketua DPRD dan Komisi 1 dengan mendatangi gedung wakil rakyat tersebut.

 “Setelah itu, kami para pedagang semua berjalan kaki menuju Kantor Bupati Bogor untuk memberikan secara langsung surat tembusan tersebut,” tegas Jalal.

BACA JUGA Dongkrak Ekonomi Masyarakat, Bumdes Adhimukti Sejahtera Bentuk Bank Sampah di Tiap RW

Jalal berharap, keluh kesah para pedagang pasar tradisional milik desa ini, didengar oleh Bupati Bogor. Karena, semenjak berdirinya Toko Mario, beberapa pedagang sudah gulung tikar karena tidak bisa membayar sewa kios.

 “Jangankan bayar sewa kios, untuk makan sehari-harinya juga saja mereka sudah kesulitan. Pembeli sudah tidak ada yang mau belanja ke dalam pasar, setelah Toko Mario buka dengan harga jual dibawah pasaran,” keluhnya.

Namun sangat disayangkan, dari jumlah 8 anggota dewan yang berangkat dari Dapil 3, hanya beberapa saja yang memiliki hati dengan ikut membantu keluh kesah para pedagang, seperti Larasati, dewan dari PAN, Heri Aristandi Partai Gerindra dan Usep Supratman dari PPP.

BACA JUGA Tinjau Vaksin di Desa Bendungan, Bupati Ade Yasin Turut Serahkan Penghargaan

 “Saya sangat berterimakasih sekali kepada wakil rakyat yang sudah mau membantu keluh kesah kami para pedagang,” imbuh Jalal.

Seperti yang diberitakan Jurnal Bogor edisi Rabu (24/11), Usep Supratman meminta agar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai instansi penegak Peraturan Daerah (Perda).

Ia menegaskan, Satpol PP berwenang melakukan penutupan Toko Mario. Karena, keberadaan toko tersebut belum memiliki perizinan terutama izin operasional dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).

BACA JUGA Lansia Asal Bantarjati Tabrakan Diri ke Arah Kereta

 “Satpol PP segera menutup Toko Mario sebelum izin keluar dan permasalahan dengan pedagang selesai,” tegasnya.

Selain persoalan izin operasional, lanjut Politisi PPP ini, persoalan gugatan yang dilakukan kuasa hukum Toko Mario, mulai dari Pengadilan Negeri (PN) Cibinong sampai banding ke tingkat TUN Bandung, sudah kalah.

Untuk itu, agar tidak menjadi polemik di para pedagang tradisional milik aset Desa Caringin, penutupan Toko Mario solusi terbaik sampai permasalahannya benar-benar selesai.

 “Penutupan itu bukan karena bangunannya tidak ada IMBG. Tapi sekali lagi saya tekankan terkait izin operasional,” tukas Usep, ketua komisi yang membidangi pemerintahan dan perizinan tersebut.

**dedesuhendar/denipratama

Lansia Asal Bantarjati Tabrakan Diri ke Arah Kereta

0

JURNAL INSPIRASI – Seorang lansia bernama Suhendi Wibowo (65) warga RT 01 RW 16, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, ditemukan meninggal dunia ditengah rel kereta api di Jalan Pondok Rumput, Bubulak RT 04 RW 05, Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanahsareal, Rabu (24/11). 

Kasubsi Penmas Sie Humas Polresta Bogor Kota, Iptu Rachmat Gumilar mengatakan, sebelum meninggal, korban sempat terlihat mondar mandir di lokasi tersebut sejak pukul 07.00 WIB.

BACA JUGA Cermin Cembung Sudah Lama Belum Dipasang

“Pukul 08.00 WIB saat pulang dari pasar, saksi melihat korban seperti sengaja melompat atau menabrakan diri ke arah kereta yang sedang melintas dari arah Jakarta menuju Bogor,” ucapnya kepada wartawan, Rabu (24/11).

Kemudian, sambung Rachmat, warga pun melaporkan kejadian kepada aparatur wilayah. Saat ditemukan, korban mengalami luka serius pada bagian kepala.

“Korban saat ini sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk diotopsi,” katanya.

**fredyk

Cermin Cembung Sudah Lama Belum Dipasang

0

Dewan: UPT Perhubungan Wilayah IV Harus Tanggap Usulan Masyarakat

JURNAL INSPIRASI – Anggota DPRD Kabupaten Bogor  Permadi Dalung meminta pihak UPT Perhubungan IV Leuwiliang yang di bawah naungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor segera tanggap atas usulan masyarakat atas ketiadaan traffic mirror atau cermin cembung di setiap tikungan Jalan Raya Setu, Desa Leuwimekar, Kecamatan Leuwiliang.

“Dikhawatirkan  akan adanya  kecelakaan maka pemasangan cermin cembung itu mesti dilakukan,” ujar Permadi Dalung  yang juga wakil rakyat dari Fraksi PAN saat dihubungi Jurnal Bogor, Rabu (24/11).

BACA JUGA Dongkrak Ekonomi Masyarakat, Bumdes Adhimukti Sejahtera Bentuk Bank Sampah di Tiap RW

Dalung menyebutkan, memang  Pandemi Covid-19  banyak dinas terkena refocusing anggaran. “Mudah-mudahan  di tahun 2022 mendatang  Dinas Perhubungan bisa merealisasikan pemasangan cermin  cembung di setiap titik lokasi tikungan jalan. Perihal ini sudah kami laporkan langsung ke Dinas Perhubungan,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, pihak desa kata Sekretaris Desa Leuwimekar Ade Umyana sudah beberapa kali mengusulkan pemasangan cermin cembung melalui UPT Perhubungan IV Leuwiliang, namun hingga kini tak kunjung ada realisasinya. Ekon l Andres

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, Bumdes Adhimukti Sejahtera Bentuk Bank Sampah di Tiap RW

0

Selain Menjadikan Nilai Ekonomi, Bank Sampah Meminimalisir Pembuangan Sampah ke Sungai

JURNAL INSPIRASI – Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Adhimukti Sejahtera, Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor yang bergerak di bidang pengelolaan sampah menjadikan nilai ekonomis bermanfaat bagi masyarakat.

Zaenal Arifin

Direktur (Dirut) Bumdes Adhimukti Sejahtera Zaenal Arifin menyatakan, pengelolaan sampah merupakan salah satu terobosan unit usahanya untuk pemberdayaan warga desa.

Dengan menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH), pendirian bank sampah di setiap wilayah RW secara bertahap terus dilakukan.

BACA JUGA Desa Bojong Nangka Sisakan 7 Persen Lagi Warganya yang Belum Vaksin

Pendirian bank sampah ini tak lepas dari sosialisasi pada saat Musdes dengan lembaga BPD, LPM sekaligus pembahasan Peraturan Desa  (Perdes) tentang pengolahan sampah.

Selain pendirian Bank sampah, BumDes Adhimukti Sejahtra juga menyasar pengelolaan sampah menjadi kompos atau pupuk organik.

“Langkah awal, sampah-sampah yang diolah menjadi pupuk kemudian akan digratiskan bagi warga petani yang membutuhkan. Ini salah satu kewajiban sosial, agar kehadiran Bumdes  di Parakanmuncang bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Zaenal Arifin kepada Jurnal Bogor, Rabu (24/11).

BACA JUGA Tinjau Vaksin di Desa Bendungan, Bupati Ade Yasin Turut Serahkan Penghargaan

Menurutnya, masih banyak warga yang membuang sampah ke sungai. Ditambah, penarikan sampah dari pihak terkait dilakukan satu minggu sekali sehingga sampah itu menggunung dan membusuk. Atas dasar itu Bumdes Adhimukti Sejahtera bergerak dalam pengelolaan sampah tersebut.

“Sejak 3 bulan terakhir ini, kami berusaha  terus memutar agar  program penanganan sampah  bagi warga desa bisa dimanfaatkan sedemikian rupa. Sampah – sampah masyarakat dipilah yang menjadi  nilai rupiah. Alhamdulilah respon masyarakat cukup baik,” tandasnya.

Dengan dibentuknya program bank sampah di setiap wilayah RW,  diharapkan kedepan warga Desa  Parakanmuncang secara bertahap  sudah tidak lagi membuang sampah ke sungai.

BACA JUGA Achmad Fathoni Pertanyakan Proyek Peningkatan Jalan Tlajung Udik

Ketika pengelolaan sampah digagasnya telah membuktikan eksistensinya maka  masyarakat akan membiasakan untuk mengelola dan memilah sampah dari rumah. “Dengan sendirinya masyarkat akan mengelola sampah dengan baik,” jelasnya.

Tak hanya itu, seiring waktu  kesadaran warga desa dalam menjaga  lingkungan pun akan meningkat. “Intinya kita bersama-sama untuk menghindari adanya pencemaran lingkungan,” tandas Zaenal Arifin.

**ekon/andres

Pemuda Pancasila Gelar Pemilihan Ketua Tingkat Kecamatan

0

JURNAL INSPIRASI – Pemuda Pancasila melakukan pemilihan ketua tingkat kecamatan atau pimpinan anak cabang (PAC) Babakan Madang di Sentul Eko Edu Tourism Forest di Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Rabu (24/11/2021)

Dalam acara tersebut dihadiri juga oleh Camat Babakan Madang Cecep Imam Nagarasid, Kapolsek, ketua KNPI Kecamatan Babakan Madang Wahyudin,  ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Bogor Yunus, dan seluruh pengurus anggota Pemuda Pancasila Kecamatan Babakan Madang.

Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Bogor menyampaikan fungsi dan tugas PAC dan dia meminta sportivitas dalam pemilihan ketua tingkat kecamatan.

BACA JUGA Tinjau Vaksin di Desa Bendungan, Bupati Ade Yasin Turut Serahkan Penghargaan

“Himbauan saya siapa pun yang terpilih nanti tidak ada kubu-kubuan antar rekan-rekan PAC Babakan Madang, dan himbauan selanjutnya bilamana ada yang jadi dalam pemilihan ini saya harapkan sebagai organisasi yang bersejarah harus bisa profesional harus bisa mencontohkan kepada organisasi yang lain jangan mencotohkan yang tidak baik apa lagi melanggar hokum,” ujar Yunus.

Di tempat yang sama, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia atau KNPI, Wahyudi juga menaruh harapan PP bisa sinergi.

“Semoga pemilihan berjalan lancar sukses tanpa ekses, bisa bersinergi dengan kita selaku wadah OKP maupun ormas pemuda di wadah KNPI Kecamatan Babakan Madang insya Allah selalu kita dukung segala sesuatunya,” ucap Wahyudi.

BACA JUGA Achmad Fathoni Pertanyakan Proyek Peningkatan Jalan Tlajung Udik

Camat Babakan Madang Cecep Imam Nagarasid juga menyampaikan berharap adanya RPP ini dengan pengurusan baru yang terpilih secara demokratis. Ketua yang terpilih bisa berkolabori dengan Pemerintah Kecamatan Babakan Madang.

“Pak ketua pun tadi sudah menyampaikan intinya siapapun yang terpilih nanti harus bersinergi dengan pemerintah, baik Pemerintah Kabupaten Bogor maupun Kecamatan Babakan Madang, dan mudah mudahan acara berjalan dengan sesuwai rencana dan kondusif,” ujarnya.

**nay/tedy

Tinjau Vaksin di Desa Bendungan, Bupati Ade Yasin Turut Serahkan Penghargaan

0

JURNAL INSPIRASI – Bupati Bogor Hj. Ade Yasin, SH, MH didampingi H Beben Suhendar Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi  Gerindra dan Camat Jonggol Andri Rahman  meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi di Desa  Bendungan Kecamatan Jonggol, Rabu ( 24/11 ).

Pelaksanaan vaksinasi tahap 1  dan 2 tersebut disambut antusiasme yang tinggi oleh warga setempat, Dalam kesempatan tersebut bupati tidak memberikan sambutan dan  hanya melakukan peninjauan saja.

Ditempat terpisah Drg Nugrahadinata, Kepala Puskesmas Desa Balekambang saat ditemui menerangkan, “Puskesmas Balekambang yang wilayah kerja terdiri Desa Bendungan , Sirnagalih, Sukagalih, Weninggalih dan Balekambang,” terangnya.

BACA JUGA Achmad Fathoni Pertanyakan Proyek Peningkatan Jalan Tlajung Udik

Dia menambahkan, target sasaran  untuk  vaksinasi   tahap 1 yang sudah mencapai 13787  jiwa, vaksinasi tahap  2 berjumlah 6341 jiwa dari perhitungan persentase sudah mencapai  75 ,%.

“Pada akhir bulan Desember pihak puskesmas dibantu para kepala desa dan para tenaga sukarelawan akan terus bekerja supaya warga yang ada di lima desa  yang belum melakukan vaksin agar bisa divaksin seluruhnya” cetusnya.

Menurutnya, untuk mempercepat vaksinasi pihaknya akan mendatangi rumah warga yang belum divaksinasi. Pada kunjungan tersebut Bupati Bogor Ade Yasin  memberikan piagam penghargaan kepada PT Citra Indah Jonggol yang sudah aktif membantu pencegahan dan penyebaran Covid – 19.

**nay/ramses

Achmad Fathoni Pertanyakan Proyek Peningkatan Jalan Tlajung Udik

0

JURNAL INSPIRASI – Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKS Achmad Fathoni mengunjungi proyek peningkatan Jalan Desa Tlajung Udik yang dikerjakan oleh PT Rama Perkasa dan PT Bumi Madani sebagai konsultan pengawasnya, Rabu (24/11).

Di lokasi tersebut Achmad Fathoni mempertanyakan soal jalan yang menjadi prioritas dan dia merasa heran mengapa jalan ini yang diutamakan, sedangkan ada jalur Bojong Nangka – Cikeas yang lebih memprihatinkan atau Lapangan Kapuk yang biasa disebut warga.

” Jalur tersebut sudah saya usulkan dari tahun pertama saya dilantik agar masuk anggaran pada tahun 2020 , namun karena kondisi Covid – 19  maka banyak anggaran yang di pangkas , hingga jalur tersebut tidak juga mendapat sentuhan perbaikan,” jelas Fathoni biasa disapa.

BACA JUGA Desa Bojong Nangka Sisakan 7 Persen Lagi Warganya yang Belum Vaksin

Menurutnya, dia sangat bersyukur dan berterima kasih namun cukup menjadi pertanyaan karena jalur yang menjadi prioritas kerusakannya cukup fatal malah tidak dikerjakan. Jika melihat kondisi jalan disini menurutnya tidak terlalu memprihatinkan apalagi dia baru mendapat kabar bahwa jalan Kedep ini baru saja mendapat sentuhan pengaspalan yang dikerjakan oleh PT Kahaptex sehingga warga tidak terlalu terganggu dengan jalan rusak dalam arti masih bisa ditunda.

” Ya karena sudah terealisasi tinggal kita syukuri saja , tapi saya akan tetap menanyakan nantinya dalam rapat, karena saat rapat sebelumnya jalan ini tidak pernah dibahas tau – tau nongol di tahun ini padahal jika kita lihat masih ada jalan yang harus menjadi prioritas,” cetus Fathoni.

Senada disampaikan Kasubag TU UPT Jalan dan Jembatan Cileungsi Sunarip,  pihaknya selalu mengajukan setiap jalan rusak, namun memang ada skala prioritas apalagi kita tahu tahun ini hanya sedikit pembangunan jalan.

BACA JUGA Ade Yasin: Program Makmur Diharapkan Memakmurkan Petani dan Meningkatkan Produktivitas Pertanian di Kabupaten Bogor

“Kami tidak punya kewenangan hanya sekedar mengajuka , DPUPR yang punya kewenangan menentukan titik pekerjaan, tapi yang pasti setiap jalan rusak pasti kami ajukan,” ucap Sunarip.

Ditempat yang sama Pelaksana Teknis Lius mengatakan sebagai pelaksana kegiatan berupaya untuk mengerjakan dengan sebaik -baiknya dan sesuai dengan apa yang dikerjakan. Apalagi jalan Desa Tlajungudik ini dilintasi oleh kontainer yang tonasenya cukup besar sehingga kualitas beton  dijaga.

” Untuk pengerjaan sendiri ada 3 spot yang dikerjakan  untuk segmen 1 dengan volume P 495M , L = 5M  , T , O,32M dan untuk segmen 2-nya P 52M, L 5M ,T 0,32M, dan segmen 3-nya P 92 , L 5M, T 0,32, ” jelas Lius.

**nay/wisnu

Desa Bojong Nangka Sisakan 7 Persen Lagi Warganya yang Belum Vaksin

0

JURNAL INSPIRASI – Mendapat persentase tertinggi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 se-Kecamatan Gunung Putri, pemerintah Desa Bojong Nangka senang karena kurang dari 7 % lagi warganya yang belum tervaksin.

Kepala Desa Bojong Nangka H.Amir Arsyad mengatakan, apa yang dicapai saat ini berkat kerja keras bersama, baik dari kalangan pemdes , jajaran RT / RW , tokoh masyarakat dan warga itu sendiri.

“Alhamdulilah pencapaian vaksin Desa Bojong Nangka mencapai 94, 05% , warga yang sudah divaksin , itu diluar dugaan kami sehingga meringankan PR kami untuk program percepatan vaksin yang sedang dicanangkan,” ucap .H.Amir biasa disapa, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu ( 24/11).

BACA JUGA Ade Yasin: Program Makmur Diharapkan Memakmurkan Petani dan Meningkatkan Produktivitas Pertanian di Kabupaten Bogor

Ia menjelaskan, dari target sekitar 17.612 jiwa yang sudah tervaksin itu ada 16.564 jiwa artinya hanya sekitar 1046 jiwa lagi yang belum tervaksin. Sekarang ini jumlah penduduk Desa Bojong Nangka sekitar 25.215 jiwa, dan pemdes menargetkan akan menuntaskan dalam waktu dekat.

“Atas nama Pemerintah Desa Bojong Nangka saya ucapkan banyak terimakasih kepada warga atas partisipasinya untuk mengikuti kegiatan vaksinasi virus Covid-19 hingga membawa Desa Bojong Nangka diurutan tertinggi target vaksin,” jelasnya.

BACA JUGA Meski Alami Penurunan, Pembuat Batu Bata di Sadengkolot Masih Bertahan

Dia berharap, dengan pencapaian ini warga Desa Bojong Nangka tidak ada lagi yang terkena virus Covid-19 , dan untuk warga yang sudah terkena diharapkan tetap mengikuti standar protokol yang ada. Begitupun untuk warga yang sudah divaksin pun tetap harus selalu memakai masker dan menjaga jarak.

“Karena jika kita sehat orang di sekeliling kita juga akan sehat, jadi harus utamakan kesehatan dan ikuti protokolnya,” pungkasnya.

**nay/wisnu