26.1 C
Bogor
Friday, August 21, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1024

Belum Diperbaiki, Jalan Menuju Kawasan Wisata Pancawati Rusak

0

JURNAL INSPIRASI – Warga Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, terutama yang berada di Kampung Ciherang Satim hingga Kampung Legok Nyenang mempertanyakan kerusakan jalan yang sampai saat ini belum ada perbaikan. Sebab, rusaknya ruas Jalan Pancawati membuat aktivitas warga terganggu.

Komeng, warga Kampung Legok Nyenang, Desa Pancawati mengeluhkan, ruas jalan milik Kabupaten Bogor, kondisinya sudah rusak parah.

Menurutnya, kerusakan jalan utama warga beraktivitas tersebut, sudah beberapa tahun lalu. Namun, hingga saat ini belum juga ada penanganan perbaikan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

“Kalau hanya tambal sulam sih suka ada, tapi tidak bisa memperbaiki semua kerusakan jalan ini,” aku Komeng kepada wartawan.

BACA JUGA Orangtua Anak Paud Kecamatan Cijeruk Ikuti Sosialisasi Stunting

Komeng mengungkapkan, setiap hari warga harus melintasi jalan yang rusak dan berlubang. Kondisi seperti itu, sangat menggangu dan membahayakan para pengguna jalan lainnya.

“Tidak jarang pengendara motor terjatuh. Itu terjadi saat melindas lubang jalan,” paparnya.

Komeng minta agar perbaikan kerusakan Jalan Pancawati, segera dilakukan Pemkab Bogor. Mengingat, saat ini ruas jalan itu tidak hanya dilintasi atau digunakan warga saja, tetapi banyak dilintasi para pengendara dari luar daerah.

Hal itu terjadi, lanjutnya, karena wilayah Pancawati yang berada di Kaki Gunung Gede Pangrango, sudah menjadi kawasan wisata alam yang kerap didatangi pengunjung.

“Makanya dengan kondisi jalan seperti sekarang, kuatir wisatawan atau pengunjung menjadi males untuk datang lagi ke hotel, resort, restoran maupun tempat santai yang ada di Pancawati lainnya,” tegasnya.

Sementara, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah II, Rizky Akbar menegaskan, pihaknya sudah mengusulkan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) agar ruas Jalan Pancawati masuk kedalam skala prioritas peningkatan di tahun 2022.

BACA JUGA Diduga Belum Berizin, Pemilik Kopi Baja dan Rest Area Dilayangkan Surat Teguran

“Mudah-mudahan tidak ada lagi efisiensi anggaran, biar ruas jalan itu masuk skala prioritas pembangunan di tahun depan,” ujarnya saat meninjau kerusakan jalan disekitar Pasar Cikereteg, beberapa waktu lalu.

Rizky Akbar yang akrab disapa Bombom menyatakan, peningkatan Jalan Pancawati harusnya dilaksanakan di tahun 2021. Namun, akibat Covid-19 memaksa Pemkab Bogor memangkas anggaran yang akan dialokasikan untuk perbaikan lanjutan ruas jalan tersebut.

“Mulai dari ruas Jalan Cikereteg sampai Pancawati, sudah menjadi skala prioritas saya untuk dilakukan perbaikan. Ruas jalan itu kan akses menuju kawasan wisata, jadi infrastruktur nya harus mendukung,” tukasnya.

**dede suhendar

Orangtua Anak Paud Kecamatan Cijeruk Ikuti Sosialisasi Stunting

0

JURNAL INSPIRASI – Himpunan Pendidik Anak Usia Dini (Himpaudi) Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, melaksanakan sosialisasi penanganan stunting, Selasa (21/12). Kegiatan edukasi terhadap seratus orangtua anak Paud yang tersebar di empat desa di Kecamatan Cijeruk itu, dilakukan Penilik Paud Cijeruk, Kasie Penkes dengan narasumber dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor.

Ketua Himpaudi Kecamatan Cijeruk, Aisah Nurhayati mengatakan, sosialisasi penanganan stunting ini sangat penting diberikan kepada semua orangtua yang masih memiliki anak dibawah lima tahun (Balita).

 “Makanya para peserta dalam sosialisasi ini, orangtua yang anaknya di Paud,” ungkapnya kepada wartawan di aula kantor Kecamatan Cijeruk.

BACA JUGA Daman Huri Harapkan BPD Beri Energi Baru Memajukan Desa

Tujuan dari kegiatan sekarang, lanjutnya, agar semua orangtua  memiliki wawasan dalam melakukan pencegahan stunting sejak dini.

Adapun ciri-ciri anak yang tergolong stunting, sambung Aisah, dapat di identifikasi. Utamanya dapat terlihat dari ketidak sesuaian usia dengan tinggi badan. “Kalau untuk penyebabnya, bisa  disebabkan oleh gizi, pengasuhan anak dan sanitasi,” paparnya.

Aisah berharap, melalui sosialisasi ini, bisa menjadi langkah untuk menekan angka stunting di wilayah Kecamatan Cijeruk khususnya dan Kabupaten Bogor umumnya.

“Ini bisa menjadi stimulasi kepada orangtua agar memperhatikan peyebab stunting pada anak. Kami dari pendidik, hanya menangani pendataan yang terdapat di data pokok pendidikan (Dapodik), baik dari pengecekan tinggi badan serta kesesuaian umur,” jelasnya.

BACA JUGA Diduga Belum Berizin, Pemilik Kopi Baja dan Rest Area Dilayangkan Surat Teguran

Sementara, Penilik Pendidikan Paud Kecamatan Cijeruk, Ajat Sudrajat menegaskan, sosialisasi kepada orangtua anak Paud, harus terus dilakukan. Sehingga, Kecamatan Cijeruk terbebas dari stunting.

“Kegiatan ini bagian dari upaya kami dalam melakukan pencegahan stunting sejak dini. Karena, berbekal dari sosialisasi sekarang, orangtua anak menjadi tahu dan mengerti cara mencegah stunting,” tukasnya.

** deni pratama

Daman Huri Harapkan BPD Beri Energi Baru Memajukan Desa

0

JURNAL INSPIRASI – Pelantikan Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di aula Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Selasa (21/12/21), diharapkan Kepala Desa Daman Huri memberi energi baru dalam memajukan desa.

Daman Huri mengatakan, PAW BPD saat ini dapat melanjutkan sinergitas yang sudah terjadi dan sudah sangat bagus. “Mudah-mudahan dengan satu masuknya ini akan menambah sinergitas dalam memajukan Desa Gunung Putri,” ucap A Heri kepada Jurnal Bogor.

Ditempat yang sama Entah Saripudin sebagai anggota BPD yang baru merasa senang dan bersyukur dengan terpilih kembali di menjadi anggota BPD. “Alhamdulillah telah dilaksanakan PAW BPD untuk 2019-2024 dan saya terpilih menjadi anggota BPD baru, mudah mudahan kedepannya saya bisa sinergi dengan kepala desa dan melaksanakan program desa,” katanya.

BACA JUGA Diduga Belum Berizin, Pemilik Kopi Baja dan Rest Area Dilayangkan Surat Teguran

Ia berharap dengan terpilihnya menjadi anggota BPD baru akan memberi sinergitas untuk lebih memajukan desa.

“Semoga semua bisa tertata rapi, mulai dari sampah, lingkungan dan sebagainya dan saya bisa bersinergi dengan pemdes untuk memajukan Desa Gunung Putri ini, dan semoga semua yang belum terlaksanakan akan terlaksana,” pungkasnya.

Dalam acara tersebut hadir juga Danramil, Camat Gunung Putri, BPD, perangkat desa, LPM, karang taruna, dan Bumdes.

**nay/wisnu

Diduga Belum Berizin, Pemilik Kopi Baja dan Rest Area Dilayangkan Surat Teguran

0

JURNAL INSPIRASI – Meski keberadaan Kopi Baja sejenis tempat usaha cafe yang berlokasi di Desa Banjarwangi, Kecamatan Ciawi, sudah beroperasi beberapa bulan lalu dan ramai dikunjungi pengunjung, namun pemilik hingga saat ini belum mengantongi izin dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Belum berizinnya Kopi Baja di Jalan Alternatif Banjarwaru-Telukpinang itu, dibenarkan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Penataan Bangunan 2 Wilayah Ciawi, Agung Tarmedi.

Kepala UPT dibawah Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan itu mengaku, pihaknya sudah melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai pengawas bangunan dengan melayangkan surat teguran kepada pemilik Kopi Baja.

BACA JUGA Penanganan Jalan Amblas Rampung, Pengendara Dua Arah Kembali Normal

“Bukan hanya surat kesatu, kami juga sudah melayangkan surat teguran ketiga,” akunya kepada wartawan saat ditemui di kantornya belum lama ini.

Agung mengungkapkan, pemilik tempat usaha sejenis cafe itu, sebelumnya sudah memiliki izin mendirikan bangunan (IMB), tetapi izin tersebut bukan cafe melainkan yang lain. “Sekarang kan sudah berubah fungsinya jadi cafe. Makanya harus ada perubahan perizinan. Dan perubahan itu belum dilakukan,” jelasnya.

Selain Kopi Baja, tempat usaha serupa yang diduga belum mengantongi izin, yakni rest area di Desa Bendungan persisnya di Jalan Raya Ciawi-Gadog. “Itu juga sama sudah saya layangkan surat teguran. Karena sampai saat ini pengusaha rest area belum memiliki izin,” ujarnya.

Agung menegaskan, pihaknya tidak akan mentolerir para pengusaha yang melanggar aturan. Dimana, saat membangun tempat usahanya, pengusaha atau pemilik tidak mengurus izin.

BACA JUGA Pemkab Bogor Bagikan Sertifikat Tanah Program PTSL di Sukamakmur

“Ke dua tempat usaha itu baik Kopi Baja atau pun rest area, sekarang bukan menjadi tanggungjawab kami lagi. Segala tindakan tegas sesuai aturan, jadi kewenangan dinas ke Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP),” imbuhnya.

Dari pantauan di lokasi Kopi Baja, terdapat sejumlah bangunan yang digunakan untuk para pedagang dan pengunjung. Bahkan, pengusaha Kopi Baja membangun tempat VIP untuk para pengunjung.

Kondisi sama juga terlihat di lokasi rest area Jalan Raya Ciawi-Gadog. Bangunan dengan bahan material menggunakan baja ringan yang awalnya hanya beberapa unit, saat ini semakin bertambah banyak.

**dede suhendar

Penanganan Jalan Amblas Rampung, Pengendara Dua Arah Kembali Normal

0

JURNAL INSPIRASI – Sejumlah pengendara dari dua arah kini tak lagi memutar menuju jalur lain. Pasalnya, ruas jalan Panyauangan – Nanggung  Curugbitung, tepatnya di Kampung Dukuhkawung, Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor yang amblas beberapa waktu lalu telah selesai dilakukan penanganan oleh Dinas PUPR.

Tokoh masyarakat setempat, H Yaya menyatakan, sebelum adanya penanganan jalan yang amblas itu, warga  yang biasa menggunakan jalur tersebut dibuat was-was, karena khawatir jalan yang tidak jauh dengan kali Cikaniki bisa mengancam keselamatan pengendara.

“Tetapi setelah lokasi yang amblas itu diperbaiki, jalanan tersebut kembali normal. Kami ucapkan pada pemerintah karena pengendara sudah kembali bisa menggunakan jalur itu,” ungkap H. Yaya kepada wartawan, Selasa (21/12).

BACA JUGA Bumdes di Bantarkaret Tampilkan Kreativitas Remaja KISB

Kepala UPT Jalan dan Jembatan wilayah VI Cigudeg Punti Minesa menyebut, penanganan jalan amblas di wilayah Nanggung merupakan respon Dinas PUPR Kabupaten Bogor lantaran akses masyarakat terhambat dari dua arah.

“Penanganan perbaikan jalan amblas di penghujung tahun 2021 salah satu upaya Dinas PUPR karena kondisi darurat. Ini masalah kedaruratan, sebelum tahun 2022 jalan terbut bisa dilalui masyarakat,” tandasnya.

Perbaikan jalan ambalas diantara dibuatnya saluran drainase berupa pemasangan U Ditch atau gorong – gorong berikut pengerjaan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan aspal hotmix.

“Kini jalan yang amblas dinyatakan selesai,  dan sudah bisa dilalui. Namun tinggal pengerjaan dirapikan saja,” ujar Punti.

**arip ekon

Bumdes di Bantarkaret Tampilkan Kreativitas Remaja KISB

0

JURNAL INSPIRASI – Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Muda Mandiri, Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor mengadakan festival musik yang menampilkan remaja di Komunitas Insan Seni Bantarkaret (KISB).

Acara yang berlangsung di area Cafe Sawah Lega menampilkan beberapa kreasi seni, mulai dari melukis, tari Jaipong dan festival musik.

Ketua BumDes Muda Mandiri, Asep Muhlis mengatakan, acara tersebut dimulai dari pukul 9 pagi, dan baru pertama kalinya diadakan. Bahkan, kegiatan tersebut disambut antusias.

BACA JUGA Pemkab Bogor Bagikan Sertifikat Tanah Program PTSL di Sukamakmur

“Rencananya acara seperti ini akan diadakan secara rutin. Kami disini hanya memberikan fasilitas tempatnya saja,” ujar Asep.

Ia menambahkan, pihaknya selaku BumDes sangat mendukung adanya acara tersebut. Selain untuk wadah bagi anak muda pecinta seni yang ingin berkiprah dan berapresiasi dalam menyalurkan bakat seninya.

“Disini diadakan Festival Musik Akustik yang mana nantinya akan ada tim juri yang menilai, sementara untuk seni lukis dan tari Jaipong itu tidak diperlombakan dalam festival ini,” terangnya.

Ditemui ditempat yang sama Ketua KISB Pebriansyah memaparkan, untuk persiapan acara tersebut dengan persaiapan dari pengalaman yang sudah ia lalui.

“Waktu itu kita pernah mengadakan acara Grand Opening, dari situ kami belajar bagaimana caranya mempersiapkan acara, dan untuk acara festival seperti ini memang baru pertama kali, saya berharap kedepan acara ini bukan hanya ada disini saja, akan tetapi bisa merambah ke wilayah yang lainnya, dan bukan hanya dari seni musik tetapi dari kreativitas yang lainnya juga,” ungkapnya.

BACA JUGA Belasan Huntap tak Lama Lagi Siap Huni

Ditempat yang sama Dewan Juri Igor mengakui untuk kali pertama ini mengadakan acara Festival Musik.

“Ini festival yang pertama diadakan di wilayah ini dan menampilkan para remaja yang mempunyai bakat dan hobi bernyanyi, baik itu secara grup maupun solo (perorangan),” jelas Igor.

Untuk menentukan juara nantinya menilai lebih ke pembawaan dan cara mereka membawakan sebuah lagu.

“Peserta yang ikut lomba tadi semuanya putra dan putri yang ada di wilayah Desa Bantarkaret, yang mempunyai bakat dan hobi menyanyi dan ternyata mereka sangat senang dan menyambut dengan antusias acara ini,” pungkasnya.

**andres

Aktivis PMII Apresiasi Gelar Guru Besar Prof Endin Mujahidin

0

JURNAL INSPIRASI – Prof Endin Mujahidin, M,Si dikukuhkan menjadi guru besar. Pengukuhan guru besar itu tidak hanya dihadiri para akademisi, sejumlah tokoh dan figur pemerintahan juga hadir secara khusus untuk memberikan ucapan selamat atas pencapaian tersebut.

Ketua Komisariat PMII UIKA Rizal mengapresiasi gelar guru besar Prof Endin Mujahidin, M,Si yang dikukuhkan pada Selasa (21/12/21).

Guru besar merupakan suatu bentuk kehormatan atas pencapaian Prof Endin Mujahidin. Lantaran banyak persyaratan yang mesti dijalani dalam prosesnya sehingga tidak semua dosen bisa. Sebagai mahasiswa UIKA, ia juga ikut bangga dengan bertambahnya guru besar di kampus bernuansa Islami tersebut.

BACA JUGA Bupati Serukan Perkokoh Solidaritas dan Gotong-royong

“Semoga dengan gelar barunya, UIKA dapat lebih maju dan juga berkembang untuk dapat menjawab tantangan zaman kedepan,” tuturnya.

Dia juga berharap dengan bertambahnya gelar baru dapat menjadi motivasi untuk para dosen lainnya untuk terus meningkatkan kompetensinya sebagai pengajar.

“Semoga gelar ini menjadi spirit yang membangkitkan semangat baru dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, bertakwa, intelektual dan profesional,” ujarnya.

BACA JUGA Belasan Huntap tak Lama Lagi Siap Huni

Prof Endin Mujahidin juga menyampaikan orasinya dalam momen pengukuhan itu. Pemikiran dan gagasannya sebagai Guru Besar dalam bidang Pendidikan Luar Sekolah. Ia mengambil judul “Menggali Strategi Pembelajaran Masyarakat dalam Surat al-Fatihah”.

 “Acara ini merupakan fase penting dalam perjalanan karir akademik saya, sekaligus sebagai upaya untuk berkontribusi dalam pengembangan keilmuan dan kelembagaan yang saya saya cintai,” tandasnya.

**ahmad solehudin/mg-uika

Pemkab Bogor Bagikan Sertifikat Tanah Program PTSL di Sukamakmur

0

JURNAL INSPIRASI – Bupati Bogor Ade Yasin membagikan sertifikat tanah melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) untuk masyarakat wilayah Bogor Timur. Penyerahan sertifikat dilakukan di Desa Wargajaya, Sukamakmur, Senin (20/12/2021). Penetapan lokasi PTSL dilakukan secara bergiliran di wilayah Kabupaten Bogor yang diharapkan selesai pada tahun 2025.

Andi Sugandi

“Kegiatan hari ini mendukung program Nawacita Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian ATR/BPN untuk mewujudkan kepastian hukum hak atas tanah dan meningkatkan standar kompetensi SDM menuju birokrasi pertanahan berstandar dunia. Nantinya semua desa/kelurahan di Kabupaten Bogor akan memperoleh pensertifikatan tanah melalui program PTSL baik dengan APBN maupun APBD, diberikan secara bergiliran untuk mewujudkan desa atau kelurahan lengkap se-Kabupaten Bogor,” ungkap Bupati Ade Yasin.

BACA JUGA Bupati Serukan Perkokoh Solidaritas dan Gotong-royong

Ade menjelaskan, PTSL sangat banyak manfaatnya diantaranya, meminimalkan jumlah sengketa pertanahan, memetakan bidang tanah yang belum dipetakan dari bidang tanah yang telah terdaftar dan bersertifikat, membangun peta kadaster untuk mendukung kebijakan one map policy, mengatasi permasalahan batas administrasi desa, kecamatan, dan kabupaten, mendukung program strategis nasional seperti pengadaan tanah untuk kepentingan umum, tata ruang nasional dan daerah, right of way, dan penerimaan pajak  yang lebih efektif seperti PBB, PPH, dan BPHTB.

“Masyarakat juga tidak mau tanahnya tiba-tiba diklaim orang. Makanya sertifikat ini penting sekali, sertifikat adalah bukti hukum yang sah atas kepemilikan tanah. Ketika ada sertipikat itu aman, bisa mewariskan tanah ini kepada anak cucu kita, dan jangan lupa, ada pajak yang juga harus dibayarkan oleh masyarakat untuk masyarakat juga,” tandas Ade.

Ade menambahkan, tanah ini mungkin menjadi harta benda yang paling berharga, oleh karena itu selain dipegang sertifikatnya, tanahnya juga betul-betul diurus, dipatok, pakai patok kayu atau besi, lalu ditanami dengan sayuran atau buah-buahan. Kalau memang tidak punya bibit, Distanhorbun siap kasih bibit. Jadi ini yang harus kita manfaatkan, karena tanah terlantar itu biasanya dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

BACA JUGA Cijayanti Kembali Dikepung Banjir

“Dianggapnya tanah tidak bertuan, ketika ada tanah tidak bertuan, oknum masyarakat main tunjuk saja, itu tanah saya. Padahal tanah sudah ada sertifikatnya, karena dianggapnya tanah itu terlantar, tidak ada apa-apanya. Jadi sebaiknya memanfaatkan tanah itu dengan sebaik-baiknya supaya tidak terlantar,” ujar Ade.

Ade Yasin berpesan kepada camat agar berperan aktif menyukseskan program PTSL bekerjasama dengan unsur Forkopimcam, para ketua RT, RW dan tokoh masyarakat agar memproses sesuai ketentuan, jangan memberatkan masyarakat dan harus transparan, guna menghindari permasalahan hukum di kemudian hari. Selanjutnya demi percepatan vaksinasi, masyarakat yang mau ambil sertifikat, syaratnya tunjukan kartu vaksin dulu.

“Jadi kalau belum divaksin, tahan dulu sertifikatnya. Itu pun berlaku untuk penerima Bansos. Masyarakat jangan hanya mau dapat program yang ini, tapi tidak mau dukung program vaksinasi pemerintah. Kita ingin kondisi pandemi berakhir, kembali normal lagi, kondisi perekonomian kembali normal lagi, hidup normal. Maka masyarakat harus mendukung pemerintah dengan mengikuti program vaksinasi,” terang Ade Yasin.

BACA JUGA Belasan Huntap tak Lama Lagi Siap Huni

Perwakilan Kantor BPN Kabupaten Bogor, Andi Sugandi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Bogor, jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor, Camat, Danramil, Kapolsek, atas dukungannya selama ini. Khusus kepada para pejuang PTSL di lapangan, kepala desa, Babinsa, Babinkamtibmas, kepala dusun, RW, RT, tim PTSL yang telah bekerja siang malam untuk menyukseskan PTSL di Kecamatan Sukamakmur.

“Adapun kegiatan PTSL yang dilaksanakan terdiri dari, pengukuran bidang tanah sebanyak 21.500 bidang di 5 desa, yaitu Desa Wargajaya, Sukaharja, Sirnajaya, Sukamakmur dan Sukamulya Kecamatan Sukamakmur. Penerbitan sertifikat hak atas tanah sebanyak 5.400 bidang di Desa Wargajaya. Seluruhnya akan diselesaikan sampai dengan akhir tahun ini,” kata Andi.

**nay nur’ain

Bupati Serukan Perkokoh Solidaritas dan Gotong-royong

0

JURNAL INSPIRASI – Memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) tahun 2021, Bupati Bogor, Ade Yasin menyerukan pesan, perkokoh semangat solidaritas dan gotong-royong agar kita dapat bangkit, pulih, dan tumbuh menuju kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera. Peringatan HKSN 2021 dilaksanakan di Desa Sukawangi, Sukamakmur, Senin (20/12/2021).

Hadir pula pada peringatan HKSN tersebut, anggota DPRD Kabupaten Bogor, unsur Forkopimda dan jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor, camat, dan kepala desa.

Bupati Ade Yasin menyampaikan, solidaritas dan gotong-royong adalah kunci membangun ketahanan untuk menghadapi berbagai permasalahan, dan membangun masyarakat menuju sejahtera. Ini juga yang sekarang dibutuhkan sebagai modal sosial untuk bangkit di masa pemulihan ekonomi.

BACA JUGA Belasan Huntap tak Lama Lagi Siap Huni

“Penting bagi kita untuk memelihara, menanamkan, menumbuhkembangkan, dan merevitalisasi nilai kesetiakawanan sosial. Demi mengatasi kemiskinan, ketertinggalan, keterlantaran, korban bencana, serta masalah sosial lainnya,” ujar Ade Yasin.

Di semua daerah saat pandemi Covid-19, kemiskinan meningkat. Ini menjadi tugas bersama, jangan sampai meningkat terus. Pemerintah daerah tidak mungkin bisa tangani semua sendiri, diperlukan kolaborasi, bersama-sama menurunkan angka kemiskinan semaksimal mungkin dengan segala daya upaya yang bisa dilakukan.

“Saya turut bangga dan mengapresiasi berbagai kegiatan sosial dalam rangka HKSN 2021, seperti penyaluran 2.000 kg beras ke 6 desa dari Dinas Ketahanan Pangan, gerai vaksin, bedah rumah, pembangunan MCK, kampung siaga bencana, trauma healing, santunan yatim, Bansos dan sebagainya yang dilakukan oleh unsur potensi dan sumber kesejahteraan sosial.

BACA JUGA Cijayanti Kembali Dikepung Banjir

Yakni, lanjut Ade, Karang Taruna, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan, Ikatan Pekerja Sosial, Tagana Pendamping PKH, Team Rescue Cepat (TRC), relawan, komunitas sosial, dan organisasi lainnya, kiranya berbagai kegiatan mulia ini dapat terus berlanjut dan berkesinambungan.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Bogor mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada lembaga atau instansi pemerintah, TNI dan POLRI, Yayasan Kesejahteraan Sosial, unsur potensi sumber kesejahteraan sosial, dunia usaha, lembaga pendidikan, lembaga keagamaan, unsur pemuda, media massa, masyarakat dan semua pihak yang selama ini telah berkontribusi dalam penanganan pandemi, vaksinasi dan mengatasi berbagai permasalahan sosial khususnya di Kabupaten Bogor.

BACA JUGA Pemdes Pasirtanjung Hibahkan Tanah Untuk Bangun Koramil

Kepala Desa Sukawangi, Budianto mengungkapkan alhamdulillah bisa mengadakan dan menyukseskan acara HKSN di Desa Sukawangi. Selaku kepala desa dan masyarakat Desa Sukawangi bersyukur pada kesempatan ini ditunjuk sebagai tuan rumah acara HKSN, walaupun letaknya sangat jauh yakni di perbatasan Cianjur. Begitu banyak bantuan yang diberikan pada acara HKSN ini seperti bedah rumah, pembangunan MCK, pembangunan masjid, dan pembangunan lainnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bogor Ade Yasin, karena sebelumnya Desa Sukawangi, ada satu kampung yang terkena bencana alam. Alhamdulillah berkat Ibu Ade Yasin dan jajarannya, sekarang hunian sementara sebanyak 50 rumah sudah dihuni oleh warga yang terdampak bencana di Desa Sukawangi,” tandasnya.

**nay nur’ain

Kolam Renang BIM Tutup Sementara Usai Pengunjung Tenggelam

0

JURNAL INSPIRASI – Pengelola kolam renang BIM (Bina Insan Mandiri) mengeluarkan pengumuman tutup sementara hingga waktu yang tidak ditentukan. Pengumuman ini disampaikan pihak BIM melalui story Instagram resmi @bim_waterboom, Senin (20/12/2021).

Sebelumnya, seorang anak berinisial D (7) asal Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, Banten dinyatakan meninggal dunia di wisata air BIM pada Minggu (19/12), pukul 12.00 WIB.

Korban datang bersama rombongan PAUD As Salam dengan didampingi orangtua masing-masing memutuskan untuk berwisata di BIM waterboom yang berlokasi di Cimesir, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak Banten.

Informasi yang didapat, rombongan As Salam tiba di BIM pukul 10:00 WIB dan siswa yang didampingi oleh orangtua, kemudian bermain air di kolam renang.

BACA JUGA Perawat Alami Pelecehan Seksual, Tersangka Driver Taksi Online

Sekitar pukul 12.00 WIB, Dewi orangtua D (7) mencari korban yang hilang di area kolam. Kemudian Dewi melihat anaknya tenggelam dan mendapatkan pertolongan dari pengunjung lain dan petugas yang ada di BIM. Setelah dievakuasi korban tidak sadarkan diri dan dilarikan ke RS Kartini. Tepat pukul 12.39 WIB tim medis RS Kartini menyatakan korban meninggal dunia.

Kasatrekrim Polres Lebak, AKP Indik Rusmono membenarkan adanya peristiwa tenggelam yang menyebabkan korban meninggal dunia di salah satu wisata air di Kabupaten Lebak. “Iya betul, kita sedang dalami dan gali informasinya” kata Indik.

**mia nurjanah/mg-uika