32.1 C
Bogor
Sunday, April 26, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1023

Santri di Jasinga Temukan Mayat yang Tersangkut di Bebatuan Sungai Cidurian

0

JURNALIS INSPIRASI – Santri kampung Parung Sapi, Desa Kalong Sawah, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor menemukan mayat tanpa busana yang tersangkut di bebatuan dengan posisi tengkurap di tengah Sungai Cidurian.

”Penemuan sekitar pukul 13.30 Wib, diduga korban merupakan orang dengan gangguan jiwa, karena ada warga yang mengenali korban sering mondar mandir di jalan di wilayah sini,” ungkap Sekretaris Desa Kalong Sawah Sugito kepada Jurnal Bogor, Sabtu (20/11/21).

BACA JUGA: Berikan Kekebalan Tubuh ke Masyarakat, UPTD Puskesmas dan Koramil 07 Kodim 0508 Limo Depok Gelar Vaksinasi

Sugito mengatakan, korban diperkirakan berusia 35 tahun, kemudian korban dibawa ke rumah sakit. Rencananya korban akan dimakamkan di pemakaman umum di Parung Sapi.

“Tadi masyarakat laporan ke desa, tadi juga ada Bhabinmas dan Babinsa juga pihak Puskesmas, saat ini korban sedang dimandikan untuk dimakamkan di pemakaman umum di Parung Sapi,” ucapnya.

BACA JUGA: Gerhana Bulan Sebagian Pecahkan Rekor Terlama Abad Ini

Kasus penemuan mayat itu pun dibenarkan Kapolsek Jasinga AKP Fajar Hidayat bahwa betul telah ditemukan mayat yang tersangkut di bebatuan di Sungai Cidurian.

“Betul, lagi diperiksa nanti ya diperiksa dulu,” terang Kapolsek yang belum menjelaskan lengkap kronologi dan identitas mayat yang sempat menggegerkan warga itu.

**andres

Berikan Kekebalan Tubuh ke Masyarakat, UPTD Puskesmas dan Koramil 07 Kodim 0508 Limo Depok Gelar Vaksinasi

0

JURNAL INSPIRASI – Koramil 07 Komando Distrik Militer (Kodim) 0508 bersama UPTD Puskesmas Limo, Depok menggelar vaksinasi Covid-19 tahap 1 untuk masyarakat umum, Sabtu (20/11/2021). Pemberian vaksin terhadap masyarakat ini untuk memberikan kekebalan tubuh.

“Saat ini di wilayah kerja Kecamatan Limo yaitu Kelurahan Meruyung  dan Limo tercatat 0 penderita Covid-19. Harapan kami di tahun ini bisa berangsur 100 warga Limo sudah vaksin,“  ujar Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Limo, Winarni Naweng Triwulandari.

BACA JUGA: Gerhana Bulan Sebagian Pecahkan Rekor Terlama Abad Ini

Pelaksanaan vaksinasi yang digelar mulai pukul 07.00 hingga 17.00 dilakukan pada setiap Sabtu dan Minggu. Pada awal Oktober hingga saat ini, sebanyak 2.000 dosis pertama sudah di berikan kepada masyarakat. “Agenda vaksinasi diadakan 1 minggu 2 kali,” jelas Winarni.

Pada vaksinasi tahap 1 tersebut, masyarakat tampak berbondong-bondong mengambil nomor antrean.

Dikatakan Winarni, vaksinasi terus dilakukan untuk menciptakan herd immunity agar aktivitas masyarakat normal lagi.

**nauvalreyzkania/mg-uika

Gerhana Bulan Sebagian Pecahkan Rekor Terlama Abad Ini

0

JURNAL INSPIRASI – Gerhana Bulan Sebagian yang terjadi di belahan dunia pada Jumat (19/11/2021), juga masih bisa diamati di Indonesia pada hari ini, Sabtu 20 November 2021. Gerhana ini merupakan yang terlama. Rekor total durasinya selama 6 jam 1 menit 29 detik. “Gerhana dengan total durasi terpanjang selama hampir enam abad,” kata Nurkholis Majid, penggiat astronomi di komunitas Bogor.

Gerhana Bulan Sebagian nanti tercatat yang paling lama waktunya, terhitung sejak 18 Februari 1440. Dari situs Langitnya, gerhana bulan sebagian yang durasi total gerhananya setara baru akan terjadi pada 30 November 2039. Durasi saat itu pun masih akan sedikit lebih pendek daripada 2021. “Gerhana 2039 itu 1,4 menit lebih cepat dibanding yang sekarang,” katanya.

BACA JUGA: Pergeseran Tanah Lagi, 7 Rumah di Nanggung Alami Kerusakan

Adapun rekor baru waktu terpanjang Gerhana Bulan Sebagian baru akan pecah pada 8 Februari 2669. Panjang waktunya telah bisa diperhitungkan dua menit melebihi yang sekarang.

Gerhana Bulan Sebagian merupakan peristiwa terhalangnya cahaya matahari oleh bumi sehingga tidak semuanya sampai ke bulan. Gerhana Bulan Sebagian terjadi saat sebagian piringan bulan masuk ke umbra (bayangan utama) bumi. “Obskurasi atau permukaan bulan yang berada dalam bayang-bayang Bumi mencapai 99,1 persen,” ujar Majid.

BACA JUGA: Komisi III Kecewa Proyek Pembangunan Infrastruktur Dikerjakan Akhir Tahun

Dengan kata lain, menurutnya, hampir seluruh permukaan bulan akan berada dalam umbra selama 3 jam 28 menit 23 detik. Saat itu, bulan yang tertutupi bayangan bumi bisa jadi akan terlihat kemerahan. Namun soal warna, akan dipengaruhi banyak faktor seperti cakupan awan di bumi, kondisi polusi di atmosfer.

Sementara itu Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) punya catatan yang agak berbeda. Total durasi gerhana dari awal sampai akhir selama 6 jam 5 menit 7 detik. Adapun lama waktu dari mulai fase Gerhana Bulan Sebagian hingga akhir selama 3 jam 29 menit 1 detik.

**ahmadsolehudin/mg-uika

Pergeseran Tanah Lagi, 7 Rumah di Nanggung Alami Kerusakan

0

JURNAL INSPIRASI – Sebanyak 7 rumah rusak akibat pergeseran tanah yang terjadi di Kampung Nanggela Tonggoh dan Kampung Dukung Kaung, Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Satu keluarga terpaksa mengungsi akibat rumahnya yang rusak berat.

Menurut data BPBD Kabupaten Bogor, bencana pergeseran tanah terus berlangsung sejak longsor di Kali Cibitung yang terjadi pada Sabtu (13/11/2021) lalu.

Longsor sepanjang 15 meter dengan tinggi 20 meter menyebabkan pergeseran tanah sehingga beberapa unit rumah terdampak. Sebanyak 6 unit di antaranya rusak ringan, sedangkan satu rumah mengalami rusak berat sehingga penghuni mengungsi di rumah kerabat terdekat.

BACA JUGA: Komisi III Kecewa Proyek Pembangunan Infrastruktur Dikerjakan Akhir Tahun

Kepala Desa Nanggung, Ahmad Sodik membenarkan musibah pergeseran tanah di dua wilayah kampung terjadi pada Selasa (9/11) lalu, namun atas kejadian tersebut pihaknya telah melaporkan ke pihak terkait.

“Kampung Nangela RW 07 dengan Kampung Dukuhkawung RW 02 yang terdampak bencana alam pergeseran tanah. Atas kejadian tersebut 7 rumah mengalami kerusakan, yakni 4 rumah di Kampung Nangela Tonggoh 3 rumah di kampung Dukuhkawung,” kata Kepala Desa Nanggung Ahmad Sodik saat dihubungi Jurnal Bogor, Jumat (19/11).

BACA JUGA: Hujan dan Angin Kencang di Puncak, Mobil Box Tertimpa Pohon

Ahmad Sodik menerangkan, dari 7 rumah akibat pergeseran tanah, 4 rumah yang ada di Kampung Nangela Tonggoh kondisinya cukup mengkhawatirkan. “Karena selain kondisi rumah itu rusak, keberadaan tebingan sekitar kedalaman 80 meter, itu jaraknya tidak jauh dengan rumah korban,” terangnya.

Menurutnya kondisi tersebut sangat membahayakan apalagi ketika hujan turun. “Kami imbau agar tidak menempati rumah tersebut,” tandas Ahmad Sodik.

**aripekon

Hujan dan Angin Kencang di Puncak, Mobil Box Tertimpa Pohon

0

JURNAL INSPIRASI – Sebuah mobil box bernopol D 8205 BM tertimpa pohon saat hujan deras dan angin kencang melanda kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jumat (19/11/2021).

Menurut Aris, warga sekitar yang melihat kejadian tersebut, mobil box yang tertimpa pohon tumbang itu mengalami kerusakan. Beruntung tidak ada korban dan sang sopir selamat. Hanya saja dia tidak bisa melanjutkan perjalanan.

BACA JUGA: Komisi III Kecewa Proyek Pembangunan Infrastruktur Dikerjakan Akhir Tahun

“Satu pohon tumbang dan menimpa mobil box,” kata Aris.

Sejumlah petugas dan warga membantu mengevakuasi mobil tersebut yang tertimpa batang pohon. Akibatnya, arus lalu lintas terganggu karena tumbangnya pohon tersebut menghentikan semua kendaran yang berada di jalur Puncak menuju Bogor maupun dari arah sebaliknya menuju Cianjur.

**nauval/mg-uika

Komisi III Kecewa Proyek Pembangunan Infrastruktur Dikerjakan Akhir Tahun

0

ZM: Isu Tahunan Kota Bogor

JURNAL INSPIRASI – Komisi III DPRD Kota Bogor mengaku kecewa terhadap Pemerintah Kota Bogor pasca inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah proyek pembangunan infrastruktur. Komisi III juga mempertanyakan keseriusan Pemkot dalam penggunaan anggaran karena banyaknya program pembangunan infrastruktur yang dikerjakan di penghujung tahun.

“Kami menyebutnya ini sebagai penyakit tahunan. Karena hampir setiap tahun selalu seperti ini. Karena dari tahun ke tahun pekerjaan infrastruktur selalu dilakukan di pertengahan hingga di penghujung tahun,” kata Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor Zaenul Mutaqin, Jumat (19/11/2021).

BACA JUGA: Suryakencana Ditata, Warga Menjerit

Sebelumnya, Komisi III meninjau proyek pembangunan infrastruktur pada Kamis (18/11/2021) lalu. Zaenul Mutaqin yang akrab disapa ZM itu menilai, proyek pembangunan infrastruktur seharusnya dikerjakan sejak awal tahun berjalan. Sebab, proses penganggaran selalu dilakukan satu tahun sebelumnya.

“Anggaran itu kami sediakan dari tahun sebelumnya, kenapa selalu dilelangkan pada akhir tahun. Anggaran untuk tahun 2021 misalnya, kami bahas sejak 2020. Kalau seperti ini berarti tidak ada keseriusan dari pemerintah,” katanya.

Tidak hanya itu, pembangunan infrastruktur yang dilakukan pada akhir tahun juga menjadi salah satu cara para dinas untuk mengakali peningkatan serapan anggaran. “Artinya penyerapan anggaran dinas – dinas terkait tidak efektif. Keseriusan Pemkot juga kami pertanyakan, karena melakukan lelang di pertengahan hingga akhir tahun. Kan anggaran ini kami sediakan dari tahun sebelumnya,” tandasnya.

BACA JUGA: Penipu Modus Pernikahan Diciduk Polisi

Dia mencontohkan, mulai dari pembangunan infrastruktur seperti pembangunan Masjid Agung Kota Bogor yang menggelontorkan anggaran Rp31 miliar, Alun-alun Kota Bogor Rp13, 6 miliar, pedestarian di Jalan Ir Juanda Rp5, 4 miliar, Gedung Perpustakaan Rp13, 6 miliar, Pasar Tanah Baru Rp3, 4 miliar dan pembangunan pedestarian Jalan Jendral Sudirman Rp5 miliar.

“Perlunya keseriusan Pemkot dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur yang tidak hanya dikejar dijelang akhir tahun karena agar tidak lagi menjadi isu tahunan di Kota Hujan ini,” tandasnya.

**ahmadsolehudin/mg-uika

Desa Cimandala Gandeng Minfes Senada Perkenalkan Keunggulan Wilayah

0

JURNAL INSPIRASI – Pemerintah Desa Cimandala, Sukaraja, Kabupaten Bogor merespons penurunan Covid 19 dengan mengawali agenda acara yang bertajuk “Pagelaran Seni, Musik & Budaya Desa Cimandala, Kabupaten Bogor”.

Dalam hal ini sekaligus mengangkat UMKM Kabupaten Bogor khususnya Desa Cimandala yang sempat terpuruk dimasa Pandemi, kini harus disemangati kembali. Demikian kata Aditya Agung, Kepala Desa Cimandala.

Kades menoba kolaborasi dengan Vivo Mall yang lokasinya berada di Desa Cimandala dan memiliki lapangan cukup luas, tepat dibelakang mall. Kegiatan ini disambut baik oleh Dewi selaku GM Vivo Mall yang nantinya akan dikemas bareng untuk bisa sekaligus Launching Vivo Mall.

Baca Juga Penipu Modus Pernikahan Diciduk Polisi

Acara ini rencana akan digelar pada Sabtu, 18 Desember 2021 di Lapangan VIVO Mall dengan judul “Minfes Senada” namun tetap dengan standar protokol kesehatan yang ketat yakni pengunjung wajib sudah vaksin serta membawa surat antigen

Panitia juga akan mempersiapkan tempat vaksin dan antigen untuk pengunjung yang akan masuk ke lokasi acara dengan kerjasama bareng beberapa pihak terkait.

Kegiatan ini benar-benar akan mengangkat Kebudayaan yang ada di Desa Cimandala sekaligus Bazaar Produk UMKM Desa Cimandala, untuk itu kami kerjasama serta kolaborasi dengan Othman Media selaku penanggungjawab acara yang akan mengurus semuanya kata Aditya Agung.

Acara ini juga akan dimeriahkan oleh penampilan musisi papan atas seperti Jason Ranti, Sisitipsi, The Sigit, The Panturas, Musik Amigdala, Reunion, Danilla Riyadi, Nadin Amizah “Cakecaine”, Kelompok Penerbang Roket “KPR”, Feel Koplo, Fraud, Serigala Malam.

Baca Juga Suryakencana Ditata, Warga Menjerit

Minfes Senada juga diharapkan mampu mengenalkan, menampung dan mengembangkan bakat generasi muda kearah yang lebih positif dan bermanfaat serta dapat mempromosikan budaya juga UMKM Desa Cimandala ke masyarakat luas, kata Indra atau biasa dipanggil Kang Ewok dari Othman Media selaku penanggungjawab”

April selaku Ketua Panitia dan Marvi juga Ketua Pelaksana Acara Minfes Senada berharap kegiatan ini menjadi barometer kegiatan yang patuh terhadap protokol kesehatan ditengah suasana Covid19 dan dapat mengangkat kebudayaan juga UMKM Desa Cimandala sekaligus menjadi langkah awal bagi para musisi untuk dapat kembali aktifitas serta tampil secara offline seperti sebelumnya namun dengan prosedur ketat. Pengunjung dibatasi dengan screening vaksin dan antigen, cek suhu, memakai masker dan menjaga jarak di lokasi.

Baca Juga Warga Teluk Pinang Diancam dan Dilaporkan ke Polisi oleh Rentenir

Panitia juga membetuk tim satgas khusus untuk keliling di area lokasi dan membubarkan kerumunan yang akan terjadi. Semua diatur jarak antar penonton dan lainnya. Minfes Senada akan bertanggungjawab penuh terhadap terselenggaranya acara ini.

**ass/rl

HADITS HARI INI

0

Sahih al-Bukhori:1934

عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا: أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:

رَحِمَ اللَّهُ رَجُلاً سَمْحًا إِذَا بَاعَ وَإِذَا اشْتَرَى وَإِذَا اقْتَضَى.

Dari Jabir ibn Abdillah ra: Bahwa Rasulullah saw bersabda:

Semoga Allah merahmati orang yang memudahkan ketika menjual, ketika membeli dan ketika meminta haknya.

Pesan :

  1. Doa Rasulullah bagi orang yang memudahkan saat menjual, membeli dan meminta haknya agar dirahmati oleh Allah.
  2. Permudahlah saat transaksi jual beli, dan jangan mempersulit. Salah satu contoh mempersulit dalam membeli adalah memaksa menawar harga yang sangat jauh dari harga yang ditawarkan sang pedagang, hingga bisa merugikan pedagang.
  3. Permudahlah saat meminta hak, seperti saat menagih hutang. Tagihlah dengan lembut, sopan dan baik, pikirkanlah juga situasi dan kondisi yang sedang dihadapi orang yang berhutang kepada anda.

Suryakencana Ditata, Warga Menjerit

0

JURNAL INSPIRASI – Sekretariat Paguyuban Kampung Tengah (Sepakat) mendatangi Komisi II DPRD Kota Bogor. Dalam kesempatan itu mereka menyuarakan penataan lanjutan kawasan Suryakencana yang tengah berjalan saat ini.

Perwakilan Sepakat, Mardi Lim mengatakan, bila ada beberapa hal yang menjadi keberatan warga. Diantaranya adalah persolan ekonomi warga dan pelaku usaha yang terdampak dari pembangunan betonisasi jalan Suryakencana.

“Kita tahu bahwa perubahan-perubahan fisik di lapangan itu ternyata dampaknya luar biasa, dampak negatif. Contohnya deadline pengerjaan betonisasi disosialisasikan 14 hari selesai, tetapi ternyata bisa diprediksi 40 hari baru selesai. Jadi ada selisih satu bulan ini luar biasa kerugian buat kawasan niaga ini sangat terdampak,” uhar Mardi, Kamis (18/11).

BACA JUGA: Penipu Modus Pernikahan Diciduk Polisi

Menurut dia, persoalan lain kurangnya komunikasi yang baik kepada masyarakat sekitar dalam pelaksanaan pembangunan.

“Kedua, banyak sekali kegiatan eksekusi di lapangan yang tidak disosialisasikan dengan baik kepada masyarakat. Iya, dampaknya dari segi ekonomi, karena ini kawasan niaga, orang yang istilahnya ngejar waktu, kemudian tiba-tiba mau masuk Jalan Roda ditutup, diminta putar lagi ke SSA dan sebagainya, sedangkan perencanaan di Suryakencana sendiri belum rampung,” katanya.

Ia mengaku bahwa pihaknya terkait telah melakukan sosialisasi secara global di akhir Januari. Pihak Sepakat juga sudah mencoba menjembatani untuk membuka ruang dialog agar pembangunan ini bisa dimatangkan bersama, tapi apa yang menjadi keinginan warga disesuaikan dengan karakter kawasan tak kunjung diakomodasi oleh dinas terkait.

BACA JUGA: Stop Tambah THM di Bogor Timur

“Sampai Agustus kang Bima (wali kota Bogor) mencoba membuka dialog juga dengan mengundang perwakilan itupun sama, jadi apa yang menjadi keberatan warga yang mana kami ingin memberikan usulan sesuai dengan karakter kawasan itu tidak diakomodir oleh PUPR dengan alasan 1, 2 dan sebagainya,” jelasnya.

Atas dasar itu, pihaknya ingin melihat percepatan pembangunan karena hal ini menyangkut dengan hajat hidup orang banyak. “Jadi jangan main-main dengan mengubah tatanan di kawasan ekonomi, tapi tidak betul-betul dengan matang melakukan manajemen proyek, komunikasi, transparansi dengan baik. Itu menurut saya perlu menjadi penekanan bersama,” pungkasnya.

BACA JUGA: Komisi III Terkejut Saat Sidak Proyek SMPN 3 Megamendung

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi II Safrudin Bima menyampaikan pihaknya telah mencatat beberapa aspirasi yang disampaikan para pedagang di kawasan Jalan Suryakencana. Menurutnya, pembangunan dengan nilai kontrak Rp29,6 miliar dari dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) bertujuan untuk membangkitkan dan juga memperkuat ekonomi. Namun sekarang dampaknya mereka mengalami kendala dalam perekonomian.

“Ada kaitannya dengan trotoar yang begitu lebar sementara jalan semakin menyempit sementara di situ pusat perdagangan, terus bongkar muat dan lain. Terus pengerjaan betonisasi itu diperkirakan sampaikan oleh kontraktor 17 hari ternyata sampai 40 hari di lapangan, bayangkan kalau 40 hari pedagang itu istirahat dagang sementara Covid-19 ini baru sembuh, terus mereka diperpanjang situasi ini,” paparnya.

BACA JUGA: Warga Teluk Pinang Diancam dan Dilaporkan ke Polisi oleh Rentenir

Politisi PAN itu menuturkan, pihaknya akan segera menindaklanjuti persoalan ini mengawali dengan segera melakukan rapat internal Komisi II. Jika memungkinkan, pihaknya juga akan segera memanggil dinas terkait, camat, lurah, termasuk kontraktor pelaksana.

“Kami akan sidak (inspeksi mendadak). Suryakencana, orang dari dulu sudah tahu pusat perniagaan. Artinya langkah-langkah yang dilakukan pemerintah di Suryakencana ini harus meningkatkan kemampuan perniagaan bukan malah sebaliknya,” pungkasnya.

**fredykristianto

Penipu Modus Pernikahan Diciduk Polisi

0

JURNAL INSPIRASI – DD, laki-laki asal Citayam, Depok dibekuk oleh jajaran Polsekta Bogor Timur pada Rabu (17/11) malam di kawasan Citayam. Ia diciduk setelah menipu dengan modus operandi pernikahan yang rencananya dilaksanakan di Puri Begawan Kota Bogor pada 14 November 2021 lalu.

Namun, saat hari H, mempelai pria dan keluarganya tidak hadir. Bahkan, pengelola Puri Begawan menyatakan bahwa tidak ada jadwal pernikahan pada tanggal tersebut. Kasus tersebut sempat viral di media sosial, setelah akun @laela99 memposting kronologi kasus  penipuan pernikahan yang diterima kliennya.

Bahkan, ia menyebut kliennya mengalami trauma yang sangat luar biasa. “Ceritanya si pengantin kena tipu, semua yang urus lakinya dari mulai boking gedung dan lain-lainnya,” tulisnya.

BACA JUGA: Stop Tambah THM di Bogor Timur

“Nyesek banget dan undangan semua udah disebarin sekarang lakinya ilang entah kemana dan si cewe pingsan dan pastinya mental dia kena dan trauma banget, jujur sedih banget,” tulisnya lagi.

Sedangkan dalam postingan @sylvara.makeup membagikan juga kronologi dan foto gedung yang dijadikan lokasi vaksinasi itu kosong tanpa ada janur maupun properti pernikahan.

Sementara itu, Kapolsek Bogor Timur, Kompol Hida Tjahjono membenarkan kasus tersebut. Ia mengaku bahwa pihaknya tengah mendalami perkara itu. “Ksusnya sedang kami kembangkan, termasuk mengejar WO-nya,” ujar Hida kepada wartawan, Kamis (18/11).

BACA JUGA: Warga Teluk Pinang Diancam dan Dilaporkan ke Polisi oleh Rentenir

Kata dia, DD ditangkap atas laporan keluarga besar calon mempelai wanita pada hari Rabu (17/11) sekitar pukul 23.00 WIB. “Pada kenyataannya pada hari H, DD dan keluarganya tidak hadir. Bahkan pengelola Puri Begawan pun menyatakan  tidak ada jadwal,” ucapnya.

Hida menegaskan, berdasarkan keterangan pelapor, uang yang dititipkan oleh calon mempelai wanita kepada DD untuk membayar WO, sewa gedung, cathering dan lain-lain diduga tidak pernah dibayarkan.

**fredykristianto