26.1 C
Bogor
Friday, August 21, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1023

UNIMUS Torehkan Sejarah Penyebaran LS

0

JURNAL INSPIRASI – Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) telah menorehkan sejarah dalam penyebaran Lesson Study pada lingkungan Muhammadiyah di Jawa Tengah. Hal itu diungkapkan Ketua Tim Lesson Study Unimus, Dr.  Eni Winaryati melalui keterangan tertulisnya, Selasa (21/12/2021).

Ketua Tim Lesson Study Dr. Eni Winaryati, M.Pd (duduk di depan tengah) bersama tim pendampingan penulisan artikel dan KHI pada guru sekolah Muhammadiyah se-Jawa Tengah

“Kali ini, Unimus melakukan  pendampingan pada Tim Lesson study sekolah Muhammadiyah se-Jawa tengah, terkait penulisan artikel dan Hak Kekayaan Intelektual atau HKI,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan Lesson Study ini dilaksanakan secara offline dengan pendampingan dan dibantu secara intensif oleh 5 mahasiswa.  Adapun tim pendamping dari Unimus terdiri dari Dr. Eny Winaryati, M.Pd, Safuan, M.Kom, dan Dr. Dodo Mulyadi, M.Pd.

“Pasca kegiatan workshop secara online, yang telah dilaksanakan beberapa hari sebelumnya, dilanjutkan pendampingan secara offline. Kegiatan pendampingan pada 6 karasidenan yang ada di Jawa tengah ini  disebut dengan safari Lesson Study,” jelas Eni.

Lebih lanjut Eni mengatakan, pendampingan diawali  pada hari Sabtu tanggal 18 Desember 2021, yang  dilaksanakan di aula FMIPA Unimus. Lesson Study for Learning Community (LSLC) sekolah Muhammadaiyah  wilayah karasidenan Semarang, terdiri dari SMP Muhammadiyah 1 Semarang, SMK Muhammadiyah 1 Semarang, SD Muhammadiyah 08 Semarang, SMK Muhammadiyah Boja, SD Muhammadiyah Plus Salatiga, SMP Muhammadiyah Plus Salatiga, dan SMA Muhammadiyah Plus Salatiga.  

“Pendampingan lebih terkonsentrasi pada penulisan artikel ilmiah dan HKI. Kegiatan dilaksanakan secara offline dengan harapan dapat terlaksananya pendampingan secara lebih intensif,” terangnya.

Masih kata Eni, dua produk luaran artikel ilmiah dan HKI, merupakan target luaran yang harus dihasilkan dari terlaksananya kegiatan hibah ‘Bantuan Pendanaan Program pembelajaran Kolaboratif yang Berorientasi pada Penelitian dan Pengabdian Masyarakat’ yang dihasilkan oleh guru.

“Telah dilakukan kesepakatan bersama seluruh anggota LSLC karasidenan Semarang, untuk melaksanakan perencanaan (PLAN), pelaksanaan pembelajaran dan observasi (DO), serta kegiatan refleksi (SEE),” paparnya.

Selain itu Eni mengatakan, bahwa komitmen (kesepakatan bersama-red) ini sangat penting, agar seluruh tim memiliki rasa tanggungjawab yang tinggi, untuk melaksanakannya. Artikel  ilmiah dan HKI yang dihasilkan oleh guru sekolah Muhammadiyah ini, tentu akan diawali dari penyusunan chapter design dan lesson design.

“Dari penyusunan chapter design dan lesson design ini, kemudian dilaksanakan open class oleh guru model dan observasi oleh observer dan kepala sekolah, ditindaklanjuti dengan kegiatan refleksi yang diikuti oleh seluruh tim LS,” imbuhnya.

Lebih jauh Eni Winaryati menambahkan, bahwa aktivitas LS diatas divideo untuk mendapatkan dokumen video pembelajaran. Banyak produk HKI yang dapat dihasilkan. “ Diantaranya poster, video lesson design dan chepter design, video pembelajaran, artikel ilmiah, metode pembelajaran yang digunakan, media pembelajaran, modul, produk pembelajaran dan lain-lain,” pungkasnya.

**nay nur’ain-rs

Tim Lesson Study UNIMUS Gelar Safari LSLC se-Karesidenan Banyumas

0

JURNAL INSPIRASI – Tim Lesson Study (LS) Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) melaksanakan Safari Lesson Study for Learning Community (LSLC) terkait penulisan artikel dan Hak Kekayaan Intelektual se – karesidenan Banyumas pada hari ketiga pada Senin, 21 Dessember 2021, di SMA Muhammadiyah Purpalingga, Jawa tengah.

“Ada enam sekolah Muhammadiyah yang tergabung dalam tim Lesson study sekarasidenan Banyumas,” kata Ketua Tim Lesson Study, Dr. Eni Winaryati, M.Pd kepada media, Rabu (22/21/2021).

Menurut Eni, sekolah peserta LS untuk hari ketiga ini adalah SMP Muhammadiyah 1 Plus Cilacap, SMP Muhammadiyah 2 Plus Cilacap, SD Muhammadiyah 1 Cilacap, SMA Muhammadiyah Purbalingga, SMK Muhammadiyah Banjarnegara, dan SMA Muhammadiyah Purwokerto.

“Adapun tim pendamping dari UNIMUS, selain saya juga ada rekan saya pak Safuan, M.Kom, Dr. Dodo Mulyadi, M.Pd, dan beberapa mahasiswa,” jelasnya.

Eni menjelaskan, agenda kegiatan lebih menitikberatkan pada pendampingan artikel ilmiah dan penyusunan serta pengajuan HKI. Kegiatan secara offline dimaksudkan untuk menghasilkan pendampingan  yang lebih maksimal. Kegiatan pendampingan direspon sangat positif oleh seluruh sekolah di wilayah karasidenan Banyumas.

“Beberapa sekolah telah siap dengan produk yang akan di-HKI-kan. Demikian pula artikel yang akan dipublish pada jurnal guru,” ungkapnya.

Untuk itu, melalui pendampingan penulisan artikel ini, Eni mengharapkan para  guru akan terbiasa,  terlatih dan mendorong guru dalam menulis  artikel ilmiah. Pendampingan penyusunan dan penguruan HKI ini dilaksanakan dengan harapan dapat memunculkan kesadaran bahwa HKI sangat penting.

“Seluruh peserta telah melakukan komitmen kapan harus dikumpulkan. Kesepakatan ini sangat penting, agar masing-masing guru memiliki tanggungjawab secara kolektif untuk mentaati kesepaakatan ini,” imbuhnya.

Selain itu Dr Eni Winaryati menambahkan, bahwa kegiatan pendampingan di SMA Muhammadiyah Purbalingga ini, disambut sangat baik oleh kepala sekolah Fauzi Nur Akhadi, S.Pd, karena  mendampingi sampai kegiatan berakhir hingga sore hari.

“Beliau pak Fauzi ini menyambut sangat baik kegiatan pendampingan lesson study ini, dan siap memperluas kegiatan LS pada sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Purbalingga. Semangat ini, sangat menginspirasi tim untuk bekerja  lebih baik lagi,” tuturnya.

Lebih jauh Eni menjelaskan, luaran artikel ilmiah dan HKI tidaklah serta merta ada tanpa diawali dari aktiviytas lesson study. Tim LS pada setiap sekolah Muhammadiyah telah mengawali dengan menyusun lesson design dan chapter design secara kolaboratif sebagai kegiatan pada tahap PLAN.

“Tahap DO dilaksanakan pada saat guru model melakukan pembelajaran di kelas, dan guru lain bersama kepala sekolah menjadi observer,” ujarnya.

Lebih lanjut Eni mengatakan, ketika mengobservasi pembelajaran, observer akan mengamati dengan mencatat atau mevideo aktivitas siswa. Melalui pengamatan pada siswa, akan diperoleh banyak data yang dapat digunakan untuk perbaikan pembelajaran berikutnya.

“Kegiatan refleksi dilakukan oleh seluruh tim, dimana masing-masing observer akan  menyampaikan hasil temuannya di lapangan sebagai hasil dari observasi yang dilakukannya,” bebernya.

Dari kegiatan LS ini dihasilkan banyak produk pembelajaran selama pelaksanaan LS di sejumlah sekolah dilingkungan Muhammaddiyah. “Diantaranya produk video pembelajaran, artikel ilmiah, metode pembelajaran yang digunakan, media pembelajaran, modul, produk pembelajaran,  pola pembelajaran,” terang Eni.

**nay nur’ain-pr

Jelang Nataru, UPT Pengelolaan Sampah 2 Jonggol Siagakan Petugas Kebersihan

0

JURNAL INSPIRASI – UPT Pengelolaan Sampah 2 Jonggol  menyiagakan  kurang lebih 35 petugas kebersihan menjelang malam Natal, 25 Desember 2021 dan pergantian Tahun Baru 2022 (nataru) untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat. Namun, peran serta masyarakat menjaga kebersihan tetap sangat penting.

Kasubag TU UPT PS 2 Jonggol, Eming Sutisna menjelaskan, para petugas kebersihan tersebut ditempatkan di lokasi-lokasi yang menjadi pusat kegiatan masyarakat, seperti  Alun-alun Jonggol, lapangan Per Citra Indah Jonggol,  Flyover Cileungsi dan di sepanjang jalan  Transyogi. Petugas disiagakan untuk antisipasi munculnya sampah pada nataru.

“Mulai dari sekarang petugas kebersihan tersebut disiagakan di beberapa titik untuk bisa segera menangani bertambahnya sampah akibat keramaian masyarakat pada Natal dan malam tahun baru, Sehingga pelayanan masalah penanganan sampah keesokan harinya” bisa normal,” tuturnya, Kamis (22/12).

BACA JUGA Hari Ibu, Srikandi Cihud Tanam 1000 Pohon

Menurutnya, petugas kebersihan itu juga disiagakan di beberapa titik di kecamatan, yang terdapat pelayanan kebersihan lingkungan, bila pada hari – hari  biasa rata-rata menangani 50 kubik sampah setiap harinya, namun biasanya akan terjadi peningkatan volume sampah hingga 10 sampai 12 persen saat ada keramaian masyarakat.

“Selain petugas kebersihan, UPT menyiagakan 5 armada dump truck dan 12 kendaraan bahkan petugas di tempat pengelolaan akhir (TPA) juga disiagakan, sehingga bisa menangani sampah yang harus segera masuk TPA,” paparnya.

Menurutnya, di kawasan publik, seperti alun-alun, ada tambahan tempat sampah. Ada sekitar 10 tempat sampah tambahan. Juga menyiagakan tempat sampah mobiling, sehingga terjadinya penumpukan sampah saat even masyarakat dapat segera tertangani. Terkait pembersihan sampah akibat keramaian masyarakat pada malam tahun baru.

BACA JUGA Pembangunan Masjid Agung Molor Lagi

“Kami  merencanakan pembersihan pada pukul 01.00 atau 02.00, atau tidak lama setelah puncak perayaan tahun baru pukul 00.00. Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar perayaan tahun baru 2022 tetap menjaga prokes dan  kebersihan, buang sampah pada tempat-tempat yang telah disediakan,” ujarnya.

Dia selalu membuka ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya-upaya pengurangan sampah. Seperti mengurangi penggunaan barang-barang konsumsi dengan kemasan sekali pakai.

Eming berharap masyarakat merayakan tahun baru juga dengan tidak menambah jumlah sampah, karena sangat berarti bagi menjaga kebersihan lingkungan.

**nay/ramses

Hari Ibu, Srikandi Cihud Tanam 1000 Pohon

0

JURNAL INSPIRASI – Dalam memperingati Hari Ibu, kader PKK Desa Cihideung Udik (Cihud), Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor melakukan Aksi Tanam 1000 Pohon di sepanjang Jalan Bedungan Cihud.

Penanaman pohon itu agar masyarakat memiliki rasa cinta terhadap lingkungan hidup.

Ketua Tim PKK Desa Cihud, Susilawati mengatakan Hari Ibu merupakan hari bersejarah bagi semua ibu di seluruh dunia.

Baca Juga Bogor Ganjil Genap Lagi

Momentum Hari Ibu kali ini, Tim PKK bersama Pemdes, tim kreatif Cihud, dan pelajar melakukan penanaman pohon pucuk merah dan jambu.

“Menanam pohon sama saja dengan merawat anak. Pohon bukan hanya ditanam, akan tetapi harus dirawat yakni disiram dan dijaga agar pohon tidak mati,” kata dia kepada wartawan, Rabu (22/12).

Kepala Desa Cihud, H. Denny mengatakan Aksi Tanam 1000 Pohon oleha para Srikandi Desa Cihud di Hari Ibu dengan tema rawat dan tanam sekarang untuk masa depan.

Baca Juga Pembangunan Masjid Agung Molor Lagi

“ini bentuk kepedulian kaum ibu akan kelestarian alam,” tandasnya.

Penanam pohon di sepanjang Jalan Bendungan Cihud salah satu jalan yang dibangun lewat program Samisade dan merupakan akses wisata.

“Ini ada bentuk nyata dan langkah awal para Srikandi Rumah Tangga di Desa Cihud akan kelestarian lingkungan hidup untuk anak dan cucu di masa depan, ” tukasnya.

**arip ekon

Pembangunan Masjid Agung Molor Lagi

0

Kontraktor Didenda Rp1,5 M

JURNAL INSPIRASI – Lanjutan pembangunan Masjid Agung di Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Bogor Tengah, senilai Rp32 miliar kembali molor. Akibatnya, pelaksana proyek dikenakan sanksi berupa denda sebesar Rp1,5 miliar.

Kepada wartawan, Sekretaris Daerah Kota Bogor Syarifah Sofiah Dwikorawati mengatakan bahwa pihaknya telah memonitoring dan melaksanakan survei ke proyek tersebut.

“Pelaksana pekerjaan didenda Rp1,5 miliar, sebab akan ada keterlambatan 50 hari kerja atau dua bulan sejak deadline kontrak,” ujar Syarifah, Selasa (21/12).

BACA JUGA Bogor Ganjil Genap Lagi

Menurut dia, sebelum mengunjungi lokasi proyek, pihaknya telah berembuk dengan konsultan pengawas, perencana, kontraktor, PPK dan Inspektorat. Karena adanya banyak hal yang dipertimbanga, maka opsinya adalah memperpanjang waktu kerja,” jelasnya.

Syarifah menuturkan bahwa hal tersebut sesuai dalam aturan pengadaan barang dan jasa berupa adendum atau perpanjangan 50 hari kerja.

“Konsekuensinya kontramtoe didenda satu permil per hari, sampai 5 persen dari kontrak kerja. Kurang lebih totalnya Rp1,5 miliar,” imbuhnya.

Ia menegaskan, kontraktor juga sepakat menandatanganj berita acara denda tersebut. Presentase progres pembangunan Masjid Agung, sambung Syarifah, hingga pertengahan Desember baru 60 persen.

“Kami ingin cepat diselesakkan, agar awal 2022 bisa ditenderkan untuk lanjutannya,” katanya.

Lebih lanjut, kata dia, dalam perpanjangan proses pengerjaan, kontraktor akan memasang 14 ribu keping enamel yang dipasang di kubah masjid.

BACA JUGA Setiap Hari Bogor Barat Macet

Syarifah menjelaskan, sanksi berula blacklist akan dijadikan pertimbangan, apabila dalam perpanjangan nanti pekerjaan tak kunjung selesai.

Lambannya pengerjaan Masjid Agung juga mendapat sorotan dari Gerakan Masyarakat Pembela Tanah Air (Gempita) Indonesia.

Ketua Gempita Indonesia Firdaus Roy mengatakan, pelaksana pekerjaan harus dapat melaksanakan pekerjaan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, sambungnya, sebagai pengguna anggaran dalam penentuan pemenang tender harus lebih selektif. Apalagi, sorotan publik sangat besar terkait perkembangan proyek itu.

“Harapan masyarakat pembangunan Masjid Agung ini dapat segera selesai dan tidak berlarut-larut, hingga rumah dapat dipergunakan secepatnya, jangan kalah dengan alun-alun yang sudah diresmikan sebagai fasilitas umum,” tegasnya.

** fredy kristianto

Bogor Ganjil Genap Lagi

0

Diberlakukan Situasional Jika Ruas Jalan SSA Padat

JURNAL INSPIRASI – Kota Bogor akan kembali memberlakukan Ganjil Genap jelang libur Natal hingga Januari 2022. Hal itu dilakukan untuk menekan laju penularan Covid-19.

Kepada wartawan, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, pemberlakukan Ganjil Genap dilakukan secara situasional pada Sistem Satu Arah (SSA) lingkar Kebun Raya Bogor (KRB), apabila ruas jalan tersebut padat.

Selain itu, kebijakan wajib vaksin di kawasan wisata juga tetap dilaksanakan dengan menempatkan sejumlah personil. “Kalau belum divaksin, akan divaksin di tempat,” ucapnya, Selasa (21/12).

BACA JUGA Selain Ditahan, Begal Payudara Diarak di Stasiun Bogor

Menurut dia, polisi juga mendirikan enam posko pengamanan dan satu pos pelayanan di Terminal Baranangsiang yang akan difungsikan sebagai sentra vaksin.

“Tim mobile juga dikerahkan untuk mengecek kerumunan. Ada tim crowd free road atau rekayasa lalu lintas apabila terjadi kepadatan. Sekaligus nanti pengamanan di gereja-gereja sebanyak 78 gereja,” imbuhnya.

Kata dia, pada malam tahun baru semua area publik akan ditutup, sehingga masyarakat diharapkan tetap berada di rumah. Ditanya mengenai hasil koordinasi Lima Kapolres, ia menegaskan kebijakan dari hasil pertemuan itu merupakan penyesuaikan dinamika perkembangan Covid-19.

BACA JUGA Setiap Hari Bogor Barat Macet

Lebih lanjut, sambungnya, sebanyak lima kapolres sepakat untuk membangun lima posko yang berfungsi sebagai posko prokes. Selain itu, akan digunakan sebagai area random rapid vaksin.

** fredy kristianto

Diskominfo Gelar Sosialisasi Perancangan Arsitektur dan Peta Rencana SPBE

0

JURNAL INSPIRASI – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bogor menggelar Sosialisasi Perancangan Arsitektur dan Peta Rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Ruang Rapat DPRD Kota Bogor, Jalan Pemuda, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Senin (20/12).

Sosialisasi yang secara langsung dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah dilaksanakan dalam rangka penyusunan arsitektur SPBE Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor agar selaras dengan SPBE Nasional, sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE.

Selain sebagai Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah diberi mandat sebagai Ketua Tim Koordinasi SPBE di Lingkungan Pemerintah Daerah Kota Bogor. Syarifah, melihat regulasi yang mendasarinya SPBE menjadi satu rancangan besar di dalam reformasi birokrasi dan memiliki irisan satu sama lain dengan Smart City.

BACA JUGA Selain Ditahan, Begal Payudara Diarak di Stasiun Bogor

Sekda mengatakan berkaitan dengan SPBE, Kota Bogor berada di trek yang pas karena dalam menetapkan sasaran, strategi dan apa yang ingin dibangun ke depan adalah membangun Smart City.

“Untuk membangun SPBE tidak melulu berkaitan dengan tools-nya, rancangannya dan sebagainya. Organisasi yang tepat dengan SDM yang tepat untuk mendukung dan menguatkannya secara berkesinambungan,” kata Syarifah dalam keterangan pers yang disampaikan Diskominfo.

Sekretaris Diskominfo Kota Bogor, Asep Zaenal Rahmat menjelaskan, SPBE adalah penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan layanan kepada pengguna SPBE guna mewujudkan tata kelola pemerintah yang bersih, efektif transparan dan akuntabel serta layanan publik yang berkualitas dan terpercaya.

“Selain itu tata kelola dan manajemen SPBE secara nasional diperlukan untuk meningkatkan keterpaduan dan efisiensi SPBE. Dan juga memberi peluang untuk mendorong dan mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang terbuka, partisipatif, inovatif dan akuntabel,” jelasnya.

BACA JUGA Setiap Hari Bogor Barat Macet

Selain itu kata dia, SPBE meningkatkan kolaborasi antar instansi pemerintah dalam melaksanakan urusan dan tugas pemerintahan guna mencapai tujuan bersama, meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan.

Sosialisasi SPBE secara langsung disampaikan Tim Evaluator Eksternal dan Instruktur Asistensi SPBE Kementerian PAN-RB, Soni Fajar Surya Gumilang.

Turut hadir beberapa pimpinan dan perangkat daerah, di antaranya Kepala Bappeda Kota Bogor, Rudy Mashudi yang juga memaparkan prognosis pembangunan Kota Bogor dan Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Bogor, Henny Nurliani.

**fredyk/rls

Tazkia Ajarkan Literasi Keuangan Syariah dan Sertifikasi Halal

0

JURNAL INSPIRASI – Institut Tazkia Bogor memenuhi undangan Bank NTB Syariah yang bekerjasama dengan IWAPI (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia) Provinsi NTB untuk memberi literasi keuangan syariah dan pelatihan sertifikasi halal bagi UMKM di Nusa Tenggara Barat.

Kegiatan ini dilakukan secara roadshow selama 5 hari, yang dimulai dari 20 hingga 24 Desember 2021 pada lima daerah, yakni Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Selatan, dan Lombok Utara.

Pada hari pertama pemberian materi di Hotel Lombok Plaza Kota Mataram, dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Mataram Hj Baiq Herlina Idayani Effendy Eko Saswito, H Nurul Hadi (Direktur Dana & Jasa PT Bank NTB Syariah), Dr. Murniati Mukhlisin, Dr Indra, MSi selaku Direktur Halal Center Tazkia, Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi (Ketua DPD IWAPI Provinsi NTB), Onny Ekadana (Ketua DPC IWAPI Kota Mataram), dan I Nengah Candra Dewi (Branch Manager PT Bank NTB Syariah Cabang Utama Pejanggik).

BACA JUGA Setiap Hari Bogor Barat Macet

Direktur Halal Center Tazkia, Dr Indra mengatakan bahwa dukungan dari PT. Bank NTB Syariah sangat membantu percepatan pembangunan ekonomi daerah. Sebab, sambungnya, kegiatan itu diikuti oleh 100 lebih pelaku UMKM Kota Mataram.

“Ya, peserta dari berbagai sektor usaha, dan belum memiliki sertifikasi halal, sehingga diharapkan kedepannya UMKM Mataram dapat memahami alur proses pengajuan perizinannya,” katanya melalui keterangan tertulisnya, Selasa (21/12).

Menurut Indra, sertifikasi halal bagi UMKM tidak lagi bersifat voluntary, namun telah menjadi dimandatory atau wajib untuk seluruh pengusaha di Indonesia. Hal ini bertujuan untuk mendukung visi pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat halal dunia.

Sementara itu, Tim Ahli Halal Center Tazkia, Yusuf Ibrahim menuturkan, sertifikasi halal bukan hanya sekadar untuk muslim saja, melainkan bermanfaat untuk mengembangkan bisnis UMKM, dimana dengan sertifikasi halal UMKM dapat memperluas ekspansi bisnisnya.

BACA JUGA Selain Ditahan, Begal Payudara Diarak di Stasiun Bogor

“Dan untuk pengembangan bisnis tersebut sertifikasi halal saja tidak cukup, perlu adanya nilai lebih dari produk tersebut. Maka dari itu, dalam kegiatan tersebut dilakukan pelatihan manajemen keuangan dan pengembangan produk juga,” ungkapnya.

Menurut dia, pemberian arahan bagi pelaku UMKM sangat penting untuk mempersiapkan manajemennya, pencatatan, dan pengepakan produk.

“Konsep tersebut diberikan oleh koordinator pusat studi dan PKM Tazkia, Muhammad Dimas Anugrah Dwi Satria yang juga merupakan staf ahli kemenparekraf,” tukasnya.

fredy kristianto|*

Setiap Hari Bogor Barat Macet

0

Bupati Rumuskan Solusi Jangka Pendek, Menengah dan Jangka Panjang

JURNAL INSPIRASI – Permasalahan kemacetan di Kabupaten Bogor bagian barat dibahas Bupati, Sekda, Dandim dan Kapolres Gedung Setda, Selasa (21/12). Mereka menggelar rapat penanganan kemacetan di Bogor Barat yang juga dihadiri Dinas Perhubungan dan beberapa camat yang wilayahnya mengalami kemacetan.

Usai rapat, Bupati Bogor Ade Yasin  kepada wartawan mengatakan, salah satu upaya untuk mengatasi kemacetan di Bogor Barat mesti adanya jam operasional truk tambang.

Musababnya, wilayah Bogor Barat menjadi sorotan karena setiap hari mengalami kemacetan. Tak hanya itu, kondisi jalan juga menjadi rusak dilewati kendaraan yang melebihi tonase.

BACA JUGA Selain Ditahan, Begal Payudara Diarak di Stasiun Bogor

“Saya tadi sudah memberikan teknisnya agar ada solusi jangka pendek kaitan macet di Bogor Barat,” kata Bupati Ade Yasin usai menghadiri rapat koordinasi yang belangsung di

Orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman itu  kembali menegaskan salah satu penyebabnya karena banyak truk tambang yang tak bisa lewat dari Tangerang Selatan, sehingga Bogor Barat jadi perlintasan ke wilayah kota.

“Pada rapat tadi saya meminta ke Sekda untuk merumuskan kaitan pembatasan jam operaisonal. Karena, ketika tak ada kegiatan mereka boleh lewat dari pukul 20.00 WIB sampai 05.00 subuh,” katanya.

Ia menambahkan, pada jam pagi juga harus bisa dikondisikan karena ada anak sekolah dan masyarakat yang bekerja. Kalau dibiarkan terus menerus tak ada solusi apapun.

BACA JUGA Belum Diperbaiki, Jalan Menuju Kawasan Wisata Pancawati Rusak

“Seharusnya mereka juga bisa kontrol dan ngerem karena mengganggu dan merusak jalan yang sudah kita bangun,” keluhnya.

Dia menuturkan, ada berbagai upaya dan segera dirumuskan untuk memberikan solusi tepat mengenai kemacetan di wilayah Bogor Barat.

“Selain penertiban jam operasional, kami juga ada petugas dalops (Dishub) di titik kemacetan membantu mengurai arus lalin dan juga jalur alternatif menjadi penyebab kemacetan harus ditinjau ulang,” tuturnya.

Lebih lanjut ia mengaku, ada jangka menengahnya, tentunya harus banyak memperbaiki jalan rusak karena statusnya beda-beda, dan bukan kewenangan daerah saja.

“Untuk jalan di Kabupaten Bogor segera diinventarisir mana saja yang rusak, lalu kami sudah menyerahkan beberapa ruas jalan yang rusak jadi ada kewenangan Provinsi Jawa Barat termasuk jalan nasional,” kata Ade.

BACA JUGA Diduga Belum Berizin, Pemilik Kopi Baja dan Rest Area Dilayangkan Surat Teguran

Bupati mengaku pihaknya sudah menginventarisasi semuanya agar diperbaiki karena telah menjadi sumber kemacetan. Bahkan, rambu lalu lintas perlu ditambah dan di titik lain yang tak bermanfaat bisa dikurangi atau dinonaktifkan.

“Sebenarnya jalur IPB sering krodit, dan ada bunderan itu bisa dijadikan jalur lurus bisa dipangkas, karena penyebab kemacetan juga dan kami akan koordinasi dengan IPB secepatnya,” tuturnya.

Selain itu, untuk jangka panjangnya, pihaknya ingin membuka jalur Ciampea Rancabungur, dan sudah meminta segera dikaji biayanya apa lebih murah melebarkan jalan atau lebih murah membuat jalan baru dan dilakukan secara bertahap karena anggaran terbatas.

“Kami juga sedang minta petunjuk ke Kementrian untuk perubahan RTRW ini saling suport. Karena yang tidak boleh jalan kita, Tangerang saja bisa tidak dilewati,” katanya.

BACA JUGA Cijayanti Kembali Dikepung Banjir

Sementara itu menurut Camat Dramaga yang hadir dalam rapat tersebut berharap program jangka pendek itu bisa dilaksanakan untuk mengurai kemacetan di Bogor Barat. Seperti dibuatnya sodetan-sodetan dipersimpangan dan  diberlakukan jam tayang tapi yang paling penting dibuatnya Peraturan Bupati mengenai perlintasan di Bogor Barat.

“Dan untuk di titik Dramaga masalah  terbesarnya itu ada di jalur pertigaan Duta Berlian di Jalan Lingkar Dramaga (JLD) tapi itu sebenarnya tidak bisa parsial karena kemacetan itu terjadi mulai dari Bogor Dramaga hingga Leuwiliang (Bodali),”katanya.

Camat Dramaga pun mengatakan potensi yang menyebabkan kemacetan di Bogor Barat juga karena banyaknya bangunan yang berdiri digaris sepadan garis jalan.

“Untuk mengatasi kemacetan juga tidak membuat bangunan di pinggir jalan dan juga  untuk jalur JLD ada perbaikan lagi kedepanaya,” pungkasnya.

**cepi kurniawan

Selain Ditahan, Begal Payudara Diarak di Stasiun Bogor

0

JURNAL INSPIRASI – Pius Satrio (27), seorang begal payudara yang kerap beroperasi di kawasan Bogor Tengah, Kota Bogor harus menikmati dinginnya hotel prodeo.

Bahkan, ia pun diberi sanksi sosial oleh Wanita Penegak Hukum Kota Bogor yang terdiri dari unsur kepolisian, TNI, Dishub dan Srikandi  Satpol PP, dengan diarak di Stasiun Bogor mengenakan baju tahanan sambil dikalungi tulisan “Tersangka Begal Payudara” tanpa menggunakan penutup wajah pada Selasa (21/12).

Perwakilan Wanita Penegak Hukum, Kompol Pahyuni mengatakan, peristiwa pembegalan payudara tersebut diketahui setelah adanya laporan dari korban pada Senin (20/12) malam.

BACA JUGA Diduga Belum Berizin, Pemilik Kopi Baja dan Rest Area Dilayangkan Surat Teguran

Mulanya, peristiwa terjadi saat dua perempuan pulang kerja pada pukul 22.30 WIB. Kemudian ketika dalam perjalanan terlihat seorang lelaki mengendarai sepeda motor. Lantaran jalannya sempit, keduanya pun memberikan jalan kepada si pengendara. Sialnya, setelah diberi jalan pelaku justru memegang payudara salah satu perempuan itu.

Kemudian, korban pun berteriak dan membuat warga sekitar beramai-ramai menangkap pelaku yang bekerja sebagai teknisi pada salah satu rumah sakit di Jakarta ini.

“Pada waktu yang sama, itu ada saksi yang melihat sehingga pelaku tertangkap dan kemudian diserahkan ke Polresta Bogor Kota Bogor,” ujar Pahyuni saat konferensi pers di Stasiun Bogor, Selasa (21/12).

Menurut dia, Pius dijerat dengan Pasal 289 KUHPidana tentang pencabulan disertai kekerasan, dengan ancaman penjara hingga sembilan tahun.

** fredy kristianto