33.3 C
Bogor
Monday, April 27, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1006

Wujudkan Kekebalan Masyarakat, Gebyar Vaksinasi Sasar Warga Desa Sukagalih

0

JURNAL INSPIRASI – Pemerintah Desa Sukagalih, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor berupaya menuntaskan target vaksinasi. Kali ini, Ketua PKK Desa melakukan kegiatan vaksinasi  untuk warga desa di halaman Kantor Desa Sukagalih, Selasa (30 /11), mulai pukul 09.00 WIB.

Ketua PKK  Desa Sukagalih Aisah mengapresiasi ratusan warga sudah memadati halaman kantor desa. Hal ini menjadi bukti luar biasanya antusias masyarakat dalam mendukung program pemerintah.

BACA JUGA Katar Cibarengkok Dorong Perdes Larangan Buang Sampah ke Sungai

“Vaksinasi yang diberikan kepada warga  tahap 1 dan 2 dengan jenis Sinovac dan Pfrizer yang bekerjasama dengan Puskesmas Balekambang dan tim relawan. Vaksinasi ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Desa Sukagalih untuk mempercepat terbentuknya herd immunity atau kekebalan kelompok,” paparnya.

Kepala Puskesmas Balekambang dr. G. Nugrahadinata juga mengapresiasi atas antusiasme masyarakat. Gebyar vaksin di Desa Sukagalih menembus lebih kurang 2500 jiwa.

“Dengan penuh harapan, dalam beberapa bulan kedepan 80 persen vaksin dapat tercapai dengan tujuan untuk meningkatkan herd immunity atau kekebalan kelompok masyarakat,” tandasnya.

**nay/ramses

Tabrak Pagar, Truk Semen Terbalik dan Akibatkan Kemacetan

0

JURNAL INSPIRASI – Sebuah truk pengangkut semen terbalik di tanjakan Jalan Lingkar Setu, tepatnya di Kampung Setu RT 01 RW 06, Desa Leuwimekar, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Selasa (30/11), pukul 06.30 WIB.

Truk bernomor polisi B 9118 PDE itu diduga kelebihan muatan hingga tidak kuat menanjak. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hanya saja truk yang tidak kuat menanjak tersebut sempat menghantam pagar sebuah rumah warga hingga kerugian ditaksir mencapai belasan juta rupiah.

Menurut pengakuan sang sopir, Rudi Hardianto (24), kendaraan yang dikendarainya mengangkut material semen dari Balaraja, Tangerang menuju Desa Barengkok, Kecamatan Leuwiliang.

BACA JUGA Sampah Banjiri Sungai di Jasinga

“Lagi menanjak, kemudian pas sampai di atas mobil tidak kuat menanjak kemudian mobil mundur lagi pas diinjak remnya blong dan menabrak pagar rumah warga dan terbalik,” ungkap Rudi kepada wartawan di lokasi kejadian.

Rudi menyebut, kejadian yang terjadi pada pukul 06.30 WIB pagi hingga kini masih menunggu evakuasi. Bahkan dirinya mengaku tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). “Ini masih nunggu bos buat derek, ya SIM saya hilang pak,” ucapnya.

Anggota Pengawas dan Pengendalian (Wasdal) Dishub Pospam Leuwiliang, Rizki Septian Permana menyampaikan, akibat kejadian tersebut, pihaknya bersama anggota Lantas Polsek Leuwiliang melakukan upaya pengaturan Lalulintas.

BACA JUGA Katar Cibarengkok Dorong Perdes Larangan Buang Sampah ke Sungai

Mobil yang terbalik hampir menutup badan jalan dan hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua saja, untuk kendaraan roda empat yang akan melintasi jalur Lingkar Setu tersebut harus dialihkan. Akibatnya terjadi kemacetan kendaraan di seputar jalan depan pasar leuwiliang.

“Saya bersama Polantas, berupaya mengatur arus lalulintas karena jalan hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua, Jalan Simpang Setu dipending dan Simpang Nangka Bongkok itu dipending juga,” katanya.

BACA JUGA Pascabanjir, Dua Rumah Dekat Bendungan Kali Cisarua Nyaris Ambruk

Sementara itu, pemilik rumah kontrakan Agus Junaidi Alfas mengatakan, dia mendapatkan informasi dari ketua RT bahwa pagar rumah kontrakannya itu ambruk akibat tertabrak bagian belakang mobil yang mundur dan terbalik.

“Ini rumah dikontrakin ke mahasiswa, kerugiannya ada kerusakan pagar tembok dan pagar besi ditaksir sekitar 15 jutaan,” pungkasnya.

**andres

Sampah Banjiri Sungai di Jasinga

0

JURNAL INSPIRASI – Tumpukan sampah membanjiri Sungai Cidurian, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor. Sampah itu terlihat di sepanjang aliran sungai, dan tampak sampah plastik menutup permukaan sungai tersebut.

Asep, pengguna jalan yang melewai sungai itu sangat menyayangkan melihat bantaran sungai ditumpuki sampah. Dia meminta agar Dinas Lingkungan Hidup segera menindaklanjuti.

“Sangat disayangkan melihat kondisi sungai yang dipenuhi oleh sampah, seharusnya pihak dinas terkait harus sesegera mungkin mengakut sampah jangan sampai menjadi permasalahan di kemudian hari,” ungkapnya, Selasa (30/11/2021).

BACA JUGA Pascabanjir, Dua Rumah Dekat Bendungan Kali Cisarua Nyaris Ambruk

Kepala UPT Pengolahan Sampah Wilayah VII Muhamad Ridwan mengatakan, sudah kesekian kalinya sungai tersebut dilakukan normalisasi, namun minimnya kesadaran masyarakat yang tetap membuang sampah ke sungai.

“Kita mau opnam lagi ini bawa armada, soal sampah di aliran sungai tersebut bukan kali pertama kita normalisasi, sudah kesekian kalinya. Kalau sampah itu kan kembali ke tingkat kesadaran masyarakat, itu kan di buang oleh warga yang lewat, sampah rumah tangga,” ujarnya.

BACA JUGA Katar Cibarengkok Dorong Perdes Larangan Buang Sampah ke Sungai

Ia menjelaskan, dengan sampah yang berserakan di Sungai Cidurian akan segera mungkin tindak lanjuti dan akan melakukan sosialisasi terhadap masyarakat sekitar bantaran Sungai Cidurian.

“Pemantauannya juga harus dengan arus masyarakat juga, nanti kita akan bekerjasama dengan kecamatan dan desa untuk melakukan sosialisasi,” pungkasnya.

**Andres

Pascabanjir, Dua Rumah Dekat Bendungan Kali Cisarua Nyaris Ambruk

0

JURNAL INSPIRASI – Dua rumah warga Kampung Cisarua, Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor yang tinggal di kawasan bendungan Kali Cisarua keberadaannya sangat khawatirkan lantaran nyaris ambruk.

Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang)  Kecamatan Leuwiliang, Yoga Irawansyah mengatakan pascabanjir Kali Cisarua  yang merobohkan bagian sayap bangunan bendungan sehingga dua rumah yang tidak jauh dengan lokasi tersebut keadaannya terancam.

Atas kejadian itu, pihaknya sudah berkoordinasi  dengan instasi yaitu  UPT infraskturktur Irigasi dan  Pengairan wilayah IV Leuwiliang mengenai rencana perbaikan bendungan yang ambruk tersebut.

BACA JUGA Gubernur Jabar Apresiasi Keindahan Alun-alun Cirimekar, Emil: Harus Ada Bebek-bebekan yang Warna-warni

“PUPR melalui UPT Infraskturktur Irigasi dan Pengairan Wilayah IV Leuwiliang telah melakukan Survei  guna merencanakan perbaikan sayap kiri di Bendungan Cisarua yang ambruk. Antara lain, dengan dipasangnya bronjong sepanjangnya sekitar 13 meter serta tingginya 3,5,cm,” kata Yoga.

Yoga menambahkan, di wilayah tersebut masuk wilayah zona rawan bencana yaitu Desa Purasari dan Puraseda. Dia juga menghimbau melalui  Pemdes beserta jajaran RT dan RW agar memperhatikan lingkungan terutama di area yang rawan longsor.

“Dan diharapkan juga  kepada warga agar menjaga lingkungannya jangan asal main tebang pohon karana dengan ada pepohon itu salah satu mencegah Longsor,” jelasnya.

BACA JUGA Katar Cibarengkok Dorong Perdes Larangan Buang Sampah ke Sungai

Salah satunya untuk mencegah terjadinya longsor dengan  cara menanam pohon yang besar atau pohon berproduktif untuk  meningkatkan perekonomian warga.

“Insya Allah  di acara rapat koordinasi kita akan sampaikan  kepada kepala desa serta jajarannya untuk peduli dalam menjaga lingkungan agar tidak terjadi lagi yang namanya bencana banjir atau longsor di wilayah,” tandas Yoga.

**arip ekon

Gubernur Jabar Apresiasi Keindahan Alun-alun Cirimekar, Emil: Harus Ada Bebek-bebekan yang Warna-warni

0

JURNAL INSPIRASI – Masyrakat Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor akhirnya memliki Alun-alun yang tak kalah bagus dari tempat lain yang ada di Jawa Barat.

Alun-alun Cirimekar berlokasi di Kelurahan Cirimekar, Kecamatan Cibinong,Kabupaten Bogor secara resmi diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Selasa, 30 November 2021.

Alun-alun yang memiliki luas sekitar1,5 hektar itu punya keunggulan ketimbang alun alun yang ada di daerah lain.

BACA JUGA Katar Cibarengkok Dorong Perdes Larangan Buang Sampah ke Sungai

Selain memiliki taman dan lintasan atletik, Alun-alun Cirimekar juga punya ciri khas lainnya yakni adanya Situ Citatah yang persis berada dibibir Alun alun.

Pembangunan alun-alun ini sempat terhenti karena pandemi Covid-19, akhirnya Kabupaten Bogor punya alun-alun keren di Cirimekar, Kabupaten Cibinong.

Tak hanya keren, Alun-alun Cirimekar sangat bermanfaat baik dari segi sosial maupun ekologis, karena letak alun-alun ini persis disamping Situ Citatah

Usai menggunting pita sebagai tanda peresmian, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan akan menambah proyrek revitalisasi alun-alun di Kabupaten Bogor, letaknya di Kecamatan Parungpanjang.

BACA JUGA Trian Turangga Setuju Penambahan Anggaran Pembinaan NPCI

“Karena Bupati Bogor Ade Yasin puas dan meminta lagi revitalisasi alun-alun, maka Pemprov Jawa Barat berencana akan menambahnya, gambar detail engineering design (DED) udah ada. Rencananya kami akan bangun yang serupa di Kecamatan Parungpanjang,” kata Ridwan Kamil kepada wartawan, Selasa, (30/11/2021).

Ia meminta Camat Cibinong Rusliandy untuk memelihara dan mengelola Alun-alun Cirimekar, tidak memagar alun-alun dan memberikan himbauan kepada masyarakat untuk sama-sama menjaga alun-alun yang biaya pembangunannya mencapai Rp 16 miliar tersebut.

“Masukan saya jangan dipagar, lalu berikan himbauan melalui spanduk apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh masyarakat. Saya mengharapkan masyarakat Kabupaten Bogor dan Jawa Barat naik kelas memjadi masyarakat yang peduli dan punya rasa memiliki akan fasilitas  publik,” pintanya.

BACA JUGA Pedagang Merasa Dipermainkan Satpol PP

Emil sapaan akrabnya menambahkan, kedepan harus ada fasilitas sosial dan umum tambahan lainnya seperti perahu bebek-bebekan dan juga sentra kuliner agar masyarakat betah berwisata di Situ dan Alun-alun Cirimekar.

Bupati Bogor Ade Yasin sangat senang bukan hanya karena revitalisasi Alun-alun Cirimekar, yang tidak hanya keren tetapi juga cantik dan gagah. Tetapi juga bakal ada alun-alun serupa di Kecamatan Parungpanjang.

“Alhamdulillah, permohonan tambahan revitalisasi alun-alun dikabulkan. Saya ucapkam terima kasih kepada Gubernur Ridwan Kamil dan Pemprov Jawa Barat. Semoga masyarakat bisa ikut memelihara dan menjaga Alun-alun dan Situ Cirimekar,” tukas Ade Yasin.

**as.pangrango

Katar Cibarengkok Dorong Perdes Larangan Buang Sampah ke Sungai

0

Dibantu Kepala UPT, Warga dan Katar Leuwiliang Gotong Royong Bersihkan Sungai Cigatet

JURNAL INSPIRASI – Karang Taruna (Katar) Desa Barengkok, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor bakal mendorong dibentuknya peraturan desa (perdes) yang melarang warga membuang sampai ke Sungai Cigatet yang mengaliri Desa Barengkok.

“Ini adalah gerakan awal bagaimana memecahkan persoalan banjir yang sering terjadi khususnya di Kampung Barengkok RT 01 RW 01,” ujar Ketua Karang Taruna Desa Barengkok, Firman, Selasa (30/11).

Langkah awal yang dimaksud adalah bergotong royong membersihkan  aliran sungai Cigatet bersama warga dan terlihat Kepala UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan dan UPT Pengelolaan Sampah Leuwiliang itu juga membantu kegiatan gotong royong tersebut.

BACA JUGA Trian Turangga Setuju Penambahan Anggaran Pembinaan NPCI

Selain itu Katar Desa Barengkok juga bakal berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menindaklanjuti kegiatan normalisasi secara menyeluruh. Menurut Firman, banyak faktor yang menyebabkan air di aliran sungai tersebut yang sering meluap. Selain penumpukan sampah rumah tangga, pendangkalan sungai juga membuat ketinggian air lebih tinggi dari badan jalan kabupaten yang berada persis di sisi sungai.

Kesadaran warga untuk menjaga lingkungan bersih juga perlu ditingkatkan. Di lokasi tersebut tak jarang saat hujan aliran sungai itu meluap hingga menyebabkan banjir yang menggenangi badan jalan raya Barengkok yang berada di samping aliran sungai Cigatet tersebut.

Diperparah dengan banyaknya bangunan yang berada di bantaran sungai bahkan di atas sungai. Untuk itu, dia bersama warga berharap kegiatan ini menjadi pemantik instansi terkait untuk lebih serius menangani sungai tersebut.

BACA JUGA Sebelum Kepergiannya, Ameer Bercita-cita Kuliah S2 Keluar Negeri

“Sekarang bukan saatnya saling menyalahkan. Walaupun kami akui sampah warga turut berkontribusi terhadap banjir, namun kami berusaha mengedukasi untuk tidak membuang sampah ke sungai,” papar Firman.

Epeng Efendi, Ketua RW 01 Desa Barengkok mengaku, banjir yang sering kali terjadi di wilayah tugasnya sangat merugikan. Belasan rumah jadi langganan banjir dengan ketinggian bervariasi. Epeng menilai, kegiatan ini pemuda desa sangat mendorong warga terkait kesadaran akan lingkungan, tentunya hal ini bisa menyelesaikan persoalan banjir yang sering keli terjadi saat hujan turun.

“Semoga kegiatan ini terus berlanjut, bukan hanya soal banjir, namun juga dapat membuat lingkungan tertata rapi,” tandasnya.

**andres

Trian Turangga Setuju Penambahan Anggaran Pembinaan NPCI

0

JURNAL INSPIRASI – Wacana penambahan anggaran pembinaan olahraga untuk National Paralimpik Committe Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor mendapatkan reaksi positif dari Dispora Kabupaten Bogor.

Trian Turangga

Plt Kadispora Kabupaten Bogor, Trian Turangga mengatakan, ia sangat setuju dengan wacana penambahan anggaran pembinaan olahraga untuk NPCI Kabupaten Bogor pada tahun 2022.

Namun, kata Trian, penambahan anggaran pembinaan olahraga buat NPCI kabupaten Bogor ini bukan untul kegiatan Peparda Jabar 2022 di Kabupaten Bekasi.

BACA JUGA ISSI Kabupaten Bogor Gelat TC Tahap Pertama

Jika ada penambahan anggaran untuk NPCI, sambung Trian, itupun untuk anggaran pembinaan rutin saja dan tidak ada kaitan dengan alokasi buat kontingen Peparda.

Trian juga merasa bangga, NPCI Kabupaten Bogor telah membuat Bupati Bogor gembira dan puas atas raihan medali emas para atlet paralimpik Kabupaten Bogor saat Peparnas XVI Papua 2021.

Belum lama ini, Ridwan Muhibi salah satu anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Komisi IV mewacanakan pentingnya penambahan anggaran pembinaan untuk NPCI Kabupaten Bogor.

Alasannya, para atlet NPCI Kabupaten Bogor sudah memberikan prestasi dan mengharumkan nama baik Kabupaten Bogor di kancah Peparnas XVI Papua 2021.

BACA JUGA FAJI Komitmen Gali Potensi Atlet Lokal

Selain itu, politisi Partai Golkar Kabupaten Bogor menegaskan, pihak pemerintah melalui Kemenpora sudah secara tegas bicara kesetaraan antara atlet paralimpik dan non paralimpik.

” Kami akan mendorong ke Dispora agar anggaran pembinaan NPCI Kabupaten Bogor bisa ditambah lebih besar lagi pada tahun 2022,” ucapnya, Selasa, 30 November 2021.

Disamping itu, kata Ridwan, Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor juga akan mendorong agar NPCI Kabupaten Bogor punya gedung sendiri dan ramah difabel.

**as.pangrango

ISSI Kabupaten Bogor Gelar TC Tahap Pertama

0

JURNAL INSPIRASI – Ikatan Spot Sepeda Indonesia (ISSI) Kabupaten Bogor gelar pemusatan latihan atau TC fase pertama .

Pelaksanaan TC fase pertama ihi merupakan bagian dari program ISSI Kabupaten Bogor menghadapi pelaksanaan Porprov XIV Jabar 2022.

TC tahap pertama ini dilaksanakan di sekitar Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor dan akan berlangsung hingga Januari 2022.

BACA JUGA Sebanyak 390 Peserta Meriahkan Festival Ortad 2021

Ketua Harian ISSI Kabupaten Bogor, Anwar Yasin mengatakan, semua pebalap ISSI Kabupaten Bogor saat ini sudah masuk TC di Pakansari.

Selain itu, kata Anwar, para pebalap ISSI Kabupaten Bogor itu sudah masuk Mess dan tidak pulang ke rumahnya masing masing.

Menurutnya, ISSI Kabupaten Bogor memprogramkan tiga kali menggelar TC sebagai persiapan menuju Porprov XIV Jabar 2022.

Anwar menambahkan, untuk Porprov XIV Jabar 2022 mendatang, pihaknya akan mengandalkan 100 persen pebalap adalah binaan ISSI Kabupaten Bogor saat ini.

BACA JUGA FAJI Komitmen Gali Potensi Atlet Lokal

Hal yang sama dikatakan Ade Solihin, Binpres ISSI Kabupaten Bogor yang membenarkan pentingnya program TC dalam menghadapi pelaksanaan Porprov XIV Jabar 2022.

Ade menambahkan, untuk TC tahap kedua akan dilakukan di Subang pada bulan Januari hingga Maret 2022.

“Sedangkan TC tahap ketiga akan dilakukan di Kota Solo tiga bulan sebelum pelaksanaan Porprov XIV Jabar 2022,” tegas Ade Solihin, Selasa, 30 November 2021.

Lebih lanjut, kata Ade, pengurus , jajaran pelatih dan para pebalap ISSI Kabupaten Bogor akan kerja keras dalam menggapai target medali yang dicanangkan.

**as.pangrango

Sebanyak 390 Peserta Meriahkan Festival Ortad 2021

0

JURNAL INSPIRASI – Perhelatan festival Olahraga Tradisional (Ortrad) 2021 merupakan event resmi ortrad pertama yang digelar Komite Olahraga Rekreasi Masyarkat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bogor.

Festival Ortrad yang diselenggarakan KORMI Kabupaten Bogor itu akan dilangsungkan di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor tanggal 4 Desember 2021.

Ketua Panitia Pelaksana Festival Ortrad 2021, Supoyo mengatakan, ada sekitar 390 peserta yang akan ambil bagian dalam event ortrad kali ini.

” Semua peserta yang kebanyakan usia sekolah adalah wakil dari 40 kecamatan se Kabupaten Bogor,” ucap Supoyo, Selasa, 30 November 2021.

BACA JUGA FAJI Komitmen Gali Potensi Atlet Lokal

Pria penyuka lagu lagu irama padang pasir ini menambahkan, pada hari kamis akan.dilakukan teknikal meeting.

Selanjutnya, sambung penggemar Gudeg Yogja ini menambahkan untuk gladi bersih festiva ortrad akan dilakukan pada hari jumat nanti.

Lebih lanjut, katanya, dalam festival ortrad kali ini akan menggelar 6 kategori perlombaan seperti Hadang, Tarompah Panjang, Sumpitan, Dagongan, Egrang dan Kasti.

Semua pelaksanaan festival ortrad akan dilakukan di area dalam Stadion Pakansari.

Sementara itu, Ketua Kormi Kabupaten Bogor, Usep Supratman menegaskan kesuksesan festival ini akan menjadi motivasi bagi Kormi untuk menggelar kejurnas atau festival Ortrad secara nasional tahun depan.

**as.pangrango

FAJI Komitmen Gali Potensi Atlet Lokal

0

JURNAL INSPIRASI – Nahkoda utama Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Bogor, TB Wajedi Noor menegaskan pihaknya akan terus berkomitmen dalam menggali potensi atlet lokal Kabupaten Bogor.

Wajedi menambahkan, saat ini semua atlet yang akan membela FAJI Kabupaten Bogor pada Porprov XIV Jabar 2022 adalah atlet binaan sendiri dan murni talenta asli Kabupaten Bogoe.

” Jumlah penduduk Kabupaten Bogor ini ada 5 juta lebih. Masa kami tak bisa mencari 5 sampai 20 atlet potensial.” Ucap TB Wajedi Noor, Selasa, 30 November 2021.

BACA JUGA Tim Voli Guru Swasta Tumbangkan Guru SMP Negeri

Ia menambahkan, juara Porda sampai juara dunia itu bisa dicari dan dibenruk.

Asalkan, kata TB Wajedi, semua pengurus dan pelatih mau mencari,menggali, melakukan pembibitan dan pembinaan kepada atlet yang terprogram dan terarah.

” Kami tidak mau terjebak dalam kebahagiaan yang semu saat meraih medali emas dengan atlet bukan binaan kami sendiri,” paparnya

Apapun ceritanya, tambah TB Wajedi, formula pembinaan yang.dilakukan FAJI Kabupaten Bogor akan mengacu pada rel yang telah kami bentangkan selama ini yakni mengoptimalkan dan memaksimalkan telenta lokal Kabupaten Bogor menjadi talenta nasional atau internasional.

” Tidak masalah seandianya kami meraih medali kaleng kurupuk juga.Kami akan puas karena itu hasil dari proses pembinaan yang kami lakukan. Kedepannya kami tinggal evaluasi bagaimana caranya Kaleng Kurupuk itu bisa jadi berlian di masa depan,” pungkasnya.

**as.pangrango